• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN UJI KARBOHIDRAT HASIL FOTOSINTES

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "LAPORAN UJI KARBOHIDRAT HASIL FOTOSINTES"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN

UJI KARBOHIDRAT HASIL FOTOSINTESIS

Oleh:

KELOMPOK 2

1. Dwi Rahmawanti

2. Farel Al Ghany

3. Indah Barliani B.

4. Lisawati

(2)

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Suatu ciri hidup yang hanya dimiliki oleh tumbuhan hijau ialah kemampuan dalam menggunakan karbon dari udara untuk diubah menjadi bahan organik serta diasimilasi dalam tubuh tumbuhan.

Oleh karena proses pengubahan tersebut memerlukan eenergi cahaya, maka asimilasi zat karbon disebut fotosintesis.

Fotosintesis berasal dari bahasa yunani yaitu foto adalah “cahaya” dan sintesis, yang artinya “menyusun”. Fotosintesis tak hanya terjadi pada tumbuhan namun juga organisme.

Meskipun proses penting ini telah ada sejak awal waktu, semua orang benar-benar menyadari keberadaannya, dan itu tidak ditemukan sampai tahun 1800-an. Beberapa ilmuwan yang berbeda selama periode lebih dari 200 tahun memberikan kontribusi terhadap penemuan fenomena alam tentang fotosintesis ini.

Pada tahun 1860, Sachs membuktikan bahwa pada proses fotosintesis dihasilkan karbohidrat atau amilum. Amilum ini dapat dibuktikan keberadaannya dengan pengujian menggunakan iodine. Hasil dari reaksi kedua senyawa tersebut ialah warna hitam. Amilum ini hanya terdapat pada daun yang terkena cahaya matahari, dengan kata lain pada daun yang tidak terkena cahaya matahari tidak terdapat amilum di dalamnya.

B. RUMUSAN MASALAH

1. Apakah proses fotosintesis menghasilkan karbohidrat?

2. Apakah daun yang terkena dan tidak terkena cahaya matahari mengandung amilum?

C. TUJUAN

(3)

2. Mengetahui apakah daun yang terkena cahaya matahari dan yang tidak terkena cahaya matahari mengandung amilum.

D. MANFAAT

1. Membuat siswa mengetahui bagaimana proses fotosintesis.

(4)

BAB II

LANDASAN TEORI

Fotosintesis adalah proses pengubahan zat organik H2O dan CO2 oleh klorofil menjadi

zat organik (karbohidrat) dengan bantuan cahaya.

Peristiwa fotosintesis dapat dinyatakan dengan persamaan reaksi kimia:

6CO2 + 6H2O C6H12O6 + 6O2

Fotosintesis merupakan proses dimana tanaman hijau dan beberapa ganggang (Kerajaan Protista), ganggang dan beberapa bentuk bakteri membuat karbohidrat dari

karbondioksida, air dan garam anorganik, dengan adanya klorofil, menggunakan energi cahaya ditangkap dari matahari.Tanaman sendiri hanya perlu energi cahaya, CO2, dan H2O dalam membentuk gula. Proses fotosintesis terjadi di kloroplas, secara khusus menggunakan klorofil, klorofil merupakan pigmen hijau daun yang terlibat dalam proses fotosintesis tersebut.

1. Reaksi tergantung cahaya (terang)

 Tahap pertama fotosintesis adalah reaksi tergantung cahaya. Reaksi ini

berlangsung pada membran tilakoid di dalam kloroplas. Selama ini energi cahaya panggung diubah menjadi ATP (energi kimia) dan NADPH (mengurangi daya).

 Cahaya diserap oleh dua fotosistem yang disebut fotosistem I dan fotosistem II.

Protein kompleks ini mengandung molekul cahaya klorofil dan pigmen aksesori yang disebut antena kompleks. Fotosistem juga dilengkapi dengan reaksi pusat. Ini adalah protein kompleks dan pigmen yang bertanggung jawab dalam

konversi energi. Klorofil a pada molekul fotosistem I menyerap cahaya dengan panjang gelombang puncak 700 nm dan disebut molekul P700. Klorofil a

molekul fotosistem II menyerap cahaya dengan panjang gelombang puncak 68O nm dan disebut molekul P68O.

 Reaksi tergantung cahaya dimulai pada fotosistem II. Ketika sebuah foton

(5)

menjadi tidak stabil dan dilepaskan lalu ditransfer dari satu molekul P68O ke yang lain dalam rantai pembawa elektron disebut rantai transpor elektron (ETC). Molekul P68O menjadi bermuatan positif pada kehilangan elektron.

 Elektron yang hilang diganti dengan cara pemisahan air dengan cahaya dalam

proses tersebut yang disebut fotolisis. Air digunakan sebagai donor elektron dalam fotosintesis oksigenik dan dibagi menjadi elektron (e), ion hidrogen (H +, proton) dan oksigen (O2). Ion hidrogen dibawa ke ATP dan digunakan untuk menyediakan energi yang dibutuhkan untuk menggabungkan ADP untuk menghasilkan ATP. Oksigen dilepaskan ke udara sebagai produk sampingan dari fotosintesis.

 Proses di mana ATP dibuat menggunakan energi matahari disebut

Fotofosforilasi. Jenis fotofosforilasi digunakan oleh tanaman dan Cyanobacteria

disebut fotofosforilasi nonsiklik. Ini tidak hanya fotosistem II, tetapi juga fotosistem I.

 Elektron dari fotosistem II diteruskan ke sitokrom b6-f kompleks dan untuk

fotosistem I. Lagi, menerima energi dari foton cahaya yang diserap oleh klorofil molekul (P700). Elektron dibawa oleh rantai transpor elektron (ETC) ke NADP reduktase, yang merupakan akseptor elektron terakhir. Pada titik ini energi yang digunakan untuk menghasilkan NADPH.

2. Reaksi tidak tergantung cahaya (gelap)

Tahap kedua dari fotosintesis adalah reaksi tidak tergantung cahaya.

 Nama lain yang sering diberikan untuk reaksi ini adalah Siklus Calvin-Benson.

Hal ini terjadi di stroma dari kloroplas. Selama ini energi reaksi dari ATP dan NADPH digunakan untuk mengubah karbondioksida menjadi karbohidrat seperti glukosa.

 Satu molekul karbon dioksida bereaksi dengan gula 5-karbon yang disebut

(6)

 3 gula phosphoglycerate diubah menjadi gliseraldehida 3 fosfat (G3P)

menggunakan energi dari ATP dan kekuatan mengurangi dari NADPH. Sebagian besar G3P yang dihasilkan digunakan untuk membuat RuBP yang kemudian digunakan untuk memulai siklus Calvin-Benson lagi. Beberapa G3P, bagaimanapun, digunakan untuk membuat glukosa pada tanaman yang

digunakan sebagai sumber energi.

Struktur Tanaman Daun

 Daun memiliki ciri khas meliputi berikut ini . Epidermis atas dan bawah,

epidermis atas adalah lapisan luar sel yang mengurangi jumlah air yang hilang melalui transpirasi oleh tanaman daun. Epidermis bawah mengandung stomata. fungsi stomata pada daun ini adalah pori-pori (lubang) yang ada di daun yang bertanggung jawab untuk pertukaran gas antara daun dan atmosfer. Karbon dioksida diserap dari udara dan oksigen dilepaskan. Mesofil, ini adalah sel-sel jaringan parenkim yang terletak di antara epidermis atas dan bawah. Sel-sel ini mengandung kloroplas.

 Ikatan pembuluh, ikatan pembuluh ini adalah jaringan yang membentuk bagian

(7)

BAB III

METODE PRAKTIKUM

A. ALAT DAN BAHAN

1. Keladi hias 2. Kertas timah 3. Alkohol 4. Iodin/lugol 5. Air

6. Penangas air

B. LANGKAH KERJA

1. Tutuplah sebagian daun-daun pada suatu tanaman keladi hias dengan kertas timah, dan yang lain dibiarkan terbuka. Percobaan dimulai sebelum matahari terbit.

2. Letakkan tanaman di tempat yang mendapat cukup cahaya matahari. 3. Pada sore hari, petiklah daun-daun tanaman tersebut.

4. Masukan daun-daun tersebut ke dalam air dan direbus. 5. Ambil dan cucilah daun-daun itu dengan air.

6. Masukkan ke dalam alkohol (supaya klorofilnya larut). 7. Tetesi daun-daun itu dengan iodine atau lugol.

(8)

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

Perlakuan Terhadap Daun Warna Daun

Terbuka Ditutup Aluminium Foil

Direbus Hijau Hijau

Direndam Alkohol Hijau Hijau

Ditetesi Lugol Hijau Hijau

Daun yang telah ditutupi oleh aluminium foil dan juga yang tidak tertutupi, tidak mengalami perubahan warna. Baik setelah direbus, direndam alkohol, maupun ditetesi lugol. Hanya sedikit perubahan setelah daun-daun tersebut direbus, yaitu warna hijaunya sedikit memudar.

Percobaan ini bisa dikatakan telah gagal, dan hal ini mungkin karena:

1. Kurang lamanya daun-daun tersebut terkena cahaya matahari setelah ditutupi dengan aluminium foil.

2. Daun yang digunakan merupakan daun yang tidak cocok dipakai dalam sebuah percobaan.

3. Daun yang digunakan merupakan daun tua yang hampir menguning, sehingga tidak bisa lagi digunakan dalam percobaan.

Sebenarnya jika percobaan ini berhasil, maka akan didapati bahwa daun yang ditutupi oleh aluminium foil akan tetap pucat, karena tidak ada amilum yang dihasilkannya. Sedangkan daun yang tak tertutupi oleh aluminium foil akan berubaha warna menjadi hitam. Hal ini membuktikan bahwa daun tersebut mengandung amilum.

(9)

PENUTUP

A. KESIMPULAN

Cahaya matahari sangat berpengaruh dalam proses fotosintesis, tanpa cahaya maka amilum atau karbohidrat yang merupakan hasil akhir dari fotosintesis tidak akan terbentuk. Amilum yang ditetesi oleh iodine atau lugol setelah sebelumnya direbus dan direndam alkohol akan berubah menjadi hitam, dan yang tak terkena cahaya akan tetap pucat.

Banyak kesalahan yang dapat terjadi ketika melakukan percobaan ini, baik dari daun itu sendiri yang kurang bagus digunakan ataupun cara siswa melakukan percobaan tersebut.

B. SARAN

1. Ada baiknya menggunakan daun yang memang bagus digunakan dalam percobaan fotosintesis, seperti daun ubi.

2. Lakukan percobaan dengan hati-hati, dan tanpa kesalahan.

3. Baca baik-baik langkah-langkah percobaan sebelum mempraktekkannya, agar terhindar dari kesalahan.

4. Sebelumnya baca materi yang berkaitan dengan proses fotosintesis, agar menambah wawasan sebelum praktek dilakukan.

(10)

D.A. Pratiwi, dkk.2012.Biologi Untuk SMA/MA Kelas XII.

Jakarta: Penerbit Erlangga

www.education.net

(11)

1. Bagian daun manakah yang berwarna hitam dan yang tetap berwarna putih pucat? Jawab:

Seandainya percobaan ini berhasil, bagian daun yang berwarna hitam adalah bagian daun yang tidak ditutupi oleh amilum. Sedangkan bagian daun yang tetap pucat adalah daun yang ditutupi oleh kertas aluminium.

2. Mengapa dapat terjadi demikian? Jawab:

Daun itu berubah menjadi warna hitam karena amilum yang terkandung di dalamnya tercampur dengan iodine atau lugol. Sedangkan daun yang pucat tidak mengandung amilum, sehingga tak terpengaruh ketika dicampur iodine.

Referensi

Dokumen terkait

Tumbuhan kacang hijau pada tempat bebas cahaya matahari lebih cepat tumbuh dari pada tumbuhan pada tempat yang terkena cahaya matahari.Hal ini terjadi karena pada tumbuhan

Pembungkusan dengan kertas timah ini bertujuan untuk menghalangi cahaya matahari agar tidak diserap oleh daun, sehingga pada bagian daun yang ditutup tidak dapat

Dengan menguji kedua daun diatas, praktikan dapat mengidentifikasi bahwa hasil fotosintesis adalah glukosa yang nantinya menjadi amilum / pati yang dapat dibuktikan dari

Bagian hijau daun menggunakan cahaya matahari,CO2 dari udara dan air dari tanah untuk menghasilkan persenyawaan organik untuk fotosintesis yang diperlukan untuk perkembangan

Pengaruh perbedaan intensitas cahaya matahari terhadap jaringan epidermis tanaman Anggrek adalah adanya perbedaan jumlah stomata, dimana daun yang terkena sinar

Tanaman ini akan lebih sedikit memperoleh sinar matahari bahkan bisa tidak memperoleh sinar sama sekali, oleh karena itulah dalam praktikum kali ini, tanaman yang terkena sinar

Dengan menguji kedua daun diatas, praktikan dapat mengidentifikasi bahwa hasil fotosintesis adalah glukosa yang nantinya menjadi amilum / pati yang dapat dibuktikan dari

Dengan menguji kedua daun diatas, praktikan dapat mengidentifikasi bahwa hasil fotosintesis adalah glukosa yang nantinya menjadi amilum / pati yang dapat dibuktikan dari permukaan daun