RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Oleh : Sutrisno,S.E.
Satuan Pendidikan : SMP Negeri 1 Kalimanggis Kelas / Semester : IX / 1
Tema Sub Tema
: :
Globalisasi
Pengaruh dan Upaya Menghadapi Globalisasi di Kehidupan Masyarakat
Pembelajaran ke : Ke-3 Alokasi Waktu : 10 menit
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti pembelajaran dengan pendekatan Saintifik dan menggunakan model Problem Based Learning, peserta didik diharapkan mampu:
1. Menelaah bentuk-bentuk globalisasi dengan seksama 2. Menganalisis dampak globalisasi dengan tepat.
3. Menemukan upaya menghadapi globalisasi dengan benar.
4. Menyajikan laporan tentang upaya menghadapi dampak negatif globalisasi dengan percaya diri dan bertanggung jawab.
No. Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
1. 3.2 Menganalisis perubahan kehidupan sosial budaya bangsa Indonesia dalam menghadapi arus
globalisasi untuk memperkokoh kehidupan kebangsaan.
3.2.1 Menganalisis dampak positif dan dampak negatit globalisasi dalam kehidupan bangsa Indonesia.
3.2.2 Mendeskripsikan upaya menghadapi globalisasi untuk memperkokoh kehidupan kebangsaan.
2. 4.2 Menyajikan hasil analisis tentang perubahan kehidupan sosial budaya bangsa Indonesia dalam menghadap arus globalisasi untuk memperkokoh kehidupan kebangsaan.
4.2.1 Menyajikan hasil analisis perubahan kehidupan sosial budaya dalam arus globalisasi untuk
memperkokoh kebangsaan..
B. KEGIATAN PEMBELAJARAN
KEGIATAN AKTIFITAS PEMBELAJARAN ALOKASI
WAKTU PENDAHULUAN
Persiapan/
Apersepsi/
Motivasi
1. Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam (Religiusitas – PPK)
2. Guru bersama siswa berdoa bersama yang dipimpin oleh ketua kelas. (Religiusitas – PPK)
3. Guru mengkondisikan peserta didik untuk memeriksa kebersihan kelas. Jika masih ditemukan sampah, maka peserta didik diminta untuk mengambil dan membuangnya ke tempat sampah (Integritas – PPK)
4. Guru memeriksa kehadiran peserta didik dengan memeriksa presensi kelas (Integritas – PPK)
5. Guru mengingatkan kembali tentang materi bentuk – bentuk globalisasi pada pertemuan sebelumnya.
6. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada hari ini
7. Guru menyampaikan metode pembelajaran dan teknik penilaian yang akan digunakan.
1 menit
KEGIATAN INTI 1. Orientasi
peserta didik pada masalah
1. Guru mengkoordinasikan peserta didik untuk memusatkan peserta didik pada LCD Proyektor.
2. Peserta didik mengamati beberapa gambar tentang dampak negatif globalisasi
8 menit
3. Guru mengarahkan peserta didik untuk membuat pertanyaan sesuai dengan hasil pengamatan gambar tersebut.
4. Pertanyaan yang diharapkan :
a. Akibat apa yang ditimbulkan dari dampak negatif globalisasi tersebut ?
b. Bagaimana upaya menghadapi dampak globalisasi tersebut?
5. Guru dan peserta didik dan menyeleksi pertanyaan-pertanyaan tersebut serta menyesuaikannya dengan tujuan pembelajaran 6. Guru dan peserta didik menyeleksi pertanyaan – pertanyaan
yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.
7. Guru memotivasi peserta didik untuk berperan aktif dan terlibat dalam pemecahan masalah.
2. Mengorganisa sikan peserta didik untuk belajar
1. Guru membagi peserta didik menjadi lima kelompok. Masing- masing kelompok beranggotakan 4 orang
2. Guru menayangkan video tentang dampak globalisasi yang ada di Indonesia .
3. Peserta didik memperhatikan dengan cermat video tersebut 4. Guru menjelaskan jalannya pelaksanaan diskusi kelompok.
5. Guru membagikan LKPD kepada setiap kelompok.
3. Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok
1. Peserta didik mengumpulkan informasi dan data – data untuk menjawab pertanyaan pada LKPD.
2. Guru mengingatkan untuk menggunakan berbagai sumber seperti buku paket, video atau internet dan mengingatkan untuk menyertakan sumber referensinya.
3. Peserta didik diminta aktif berdiskusi dengan anggota kelompoknya.
4. Guru berkunjung ke kelompok – kelompok untuk membimbing proses diskusi kelompok
5. Guru melakukan penilaian keaktifan dalam proses diskusi kelompok
PENUTUP
a. Peserta didik diminta melakukan refleksi.
b. Guru menginformasikan kepada peserta didik bahwa pertemuan selanjutnya akan diadakan Penilaian Harian (PH).
c. Guru menginformasikan persiapan menghadapi Penilaian Akhir Semester (PAS).
d. Peserta didik dan guru mengucapkan salam dan berdoa.
1 menit
C. PENILAIAN PEMBELAJARAN
1. Penilaian Sikap : menggunakan teknik observasi dalam bentuk jurnal.
2. Penilaian Pengetahuan : tes tertulis
3. Penilaian Keterampilan : praktik presentasi dan diskusi kelompok.
D. Alat, Media, dan Sumber Belajar
1. Alat : Smartphone, laptop, kertas, dan alat tulis.
2. Media : Internet, video.
Sumber belajar : Buku paket IPS kls IX revisi 2018, media masa cetak, dan media masa online
1. Materi
2. Lembar Kerja Siswa 3. Lembar Penilaian
Kalimanggis, Juli 2022
Mengetahui : Guru Mata Pelajaran IPS Kepala SMPN 1 Kalimanggis
Drs Wowo Wibawa, M.M.Pd. SUTRISNO,S.E.
NIP: 196401111998021001 NIP: 197809272008011009 E. Lampiran - Lampiran
Lampiran 1: Materi Ajar Globalisasi
Pengertian globalisasi adalah keseluruhun pengaruh perubahan sosial yang memberikan dampak yang nyata, baik dalam budaya, sosial, hubungan masyarakat, ataupun dalam dampak perekonomian. Perubahan sosial ini menjadikan hubungan antara manusia tidak terbatas oleh geografis dan tata letak negara. Dalam perkembangannya, tehapan terbentuknya globalisasi ini, melalui serangkaian proses atau pengkelompokkan fase, yang dimulai dari perdagangan internasional, hal ini lak luput dari sejarah lahirnya globalisasi yang pertama kali di pengraruhi oleh faktor penyebab globalisasi adalah ekonomi.
Dampak Positif dan Negatif Globalisasi
Globalisasi tidak dimungkiri mampu menjangkau seluruh aspek kehidupan manusia.
Meskipun globalisasi banyak membawa dampak positif, faktanya juga terdapat beberapa dampak negatif yang ditimbulkan, antara lain yaitu:
Dampak Positif
■ Globalisasi memungkinkan individu antar negara untuk saling berkomunikasi secara mudah dan juga murah;
■ Globalisasi memungkinkan terjadinya pertukaran informasi dan diseminasi pengetahuan secara cepat dan tepat;
■ Globalisasi memungkinkan masyarakat dari berbagai komunitas, negara serta latar belakang budaya dan agama yang berbeda untuk saling mengenal dan memahami perbedaan satu sama lainnya;
■ Globalisasi membawa nilai-nilai universal, misalnya mengenai isu-isu kemanusiaan seperti kesetaraan, keadilan, demokrasi dan lain sebagainya, serta isu-isu agenda pembangunan dunia.
Dampak Negatif
■ Globalisasi memunculkan perilaku budaya masyarakat konsumtif. Sebagai contoh, kemudahan untuk mengakses media masa serta kehadiran media sosial mendorong individu untuk terus membeli barang-barang terkini sebagaimana tren yang berkembang;
■ Globalisasi membawa pengaruh pada bahasa dan kebudayaan lokal. Dalam hal ini, Bahasa Inggris yang dikenal dengan bahasa internasional memiliki kemungkinan untuk mengikis bahkan menghilangkan bahasa-bahasa lokal;
■ Globalisasi memiliki kemungkinan untuk menghilangkan tradisi, kebiasaan dan adat istiadat masyarakat;
■ Globalisasi memperlebar kesenjangan sosial pada skala lokal, nasional dan global.
Dalam hal ini, masyarakat perdesaan terpencil yang kesulitan dalam mengakses internet akan semakin tertinggal jika dibandingkan dengan masyarakat perkotaan.
Begitupun dalam skala global, negara yang tidak memiliki kemampuan mengembangkan teknologi akan jauh tertinggal dengan negara-negara maju lainnya
dalam aspek pertumbuhan ekonomi;
■ Globalisasi berpotensi menghasilkan kriminalitas skala lintas batas. Contohnya yaitu seperti perdagangan narkoba, perdangan manusia, penipuan dan lain sebagainya.
Upaya Menghadapi Globalisasi
Tidak dapat dipungkiri, globalisasi sangat identik dengan nilai-nilai modernitas.
Sebagian besar komunitas masyarakat berlomba-lomba menjadi masyarakat modern, sebagian besar manusia pun pada hakikatnya berupaya merubah diri menjadi manusia modern.Pada prinsipnya, tidak ada yang salah dengan globalisasi dan peradaban modern, malah faktanya masyarakat kita banyak terbantu dengan kemudahan berkomunikasi dan kemajuan teknologi. Fakta lainnya yaitu kita kemungkinan besar tidak akan mampu menghindari arus globalisasi dengan cakupannya yang begitu luas disetiap aspek kehidupan manusia. Oleh karena itu menjadi penting bagi kita sebagai individu untuk pintar-pintar bersikap guna terhindar dari perilaku yang menggerus nilai, budaya, adat dan kebiasaan lokal yang kita miliki. Dalam hal ini, melatih kemampuan berpikir kritis dengan cara menyaring setiap informasi yang kita konsumsi sehari-hari melalui media massa dapat dikatakan salah satu upaya untuk menghadapi globalisasi. Kemampuan berpikir kritis merupakan kemampuan berpikir kembali dan mempertimbangkan informasi yang diperoleh sebelum menerapkan suatu tindakan. Dengan berpikir kritis, individu akan memiliki kontrol yang lebih baik atas perilaku dan tindakannya sehari-hari, dibandingkan sekedar mengikuti arus tren semata.
Bagaimana upaya yang dapat dilakukan dalam menghadapi globalisasi? Upaya tersebut bukan saja upaya menghadapi hal negatif dari globalisasi, namun juga upaya yang harus disiapkan secara positif menghadapi era globalisasi.
а. Upaya Menghadapi Gobalisasi Budaya
Dalam globalisasi yang merambah bidang budaya, masyarakat seharusnya selektif memilih budaya dari luar dengan mengambil kebudayaan-kebudayaan yang sesuai dengan kebudayaan lokal. Budaya lokal juga harus diangkat kembali agar tidak tergerus dan hilang akibat globalisasi. Upaya yang dapat dilakukan di antaranya dengan mengadakan berbagai macam pameran, seminar, lomba kebudayaan, dan masih banyak lagi. Kebudayaan yang diwariskan secara turun temurun harus pula tetap dilestarikan agar tidak ada bagian yang tertinggal. Untuk mendukung hal tersebut dapat pula dilakukan dengan menjaga tempat bersejarah, wisata budaya, wisata alam, dan berbagai hal yang berkaitan dengan adat istiadat daerah.
Apa saja cara yang mungkin dapat kita lakukan bersama agar globalisasi dalam bidang budaya di Indonesia tetap membawa pengaruh positif terhadap kebudayaan asli bangsa Indonesia? Adapun cara yang dapat dilakukan untuk menghadapi globalisasi di bidang budaya adalah.
1. Menyaring setiap budaya asing yang masuk ke Indonesia untuk kemudian diadaptasi dan digunakan bersama- sama.
2. Mempromosikan budaya asli Indonesia ke kancah internasional untuk menumbuhkan rasa cinta budaya Indonesia.
3. Menyukai dan menggunakan produk-produk asli Indonesia.
4. Memperkuat persatuan dan kesatuan antar warga Indonesia yang memiliki budaya beragam untuk bersatu melindungi budaya asli Indonesia agar tidak luntur terbawa arus globalisasi juga tidak hilang karena diklaim negara lain.
5. Mematenkan setiap budaya Indonesia serta mempublikasikannya agar tetap terjaga dan menjadikan masyarakat Indonesia bangga memilikinya.
б. Berpegang teguh pada nilai religius, spiritual dan memupuk rasa kebhinekaan agar Indonesia tetap berjaya dengan budayanya.
7. Meningkatkan kualitas nilai keimanan dan moralitas masyarakat.
b. Upaya Menghadapi Globalisasi IPTEK
Upaya menghadapi globalisasi di bidang IPTEK diantaranya dapat ditempuh dengan menyaring informasi yang baik dan bermanfaat. Selain itu diperlukan adanya pengawasan dari semua pihak agar informasi yang beredar di masyarakat tidak membawa dampak negatif terutama untuk kalangan muda. Masyarakat juga harus berusaha mengikuti perkembangan IPTEK agar tidak tertinggal dari negara lain serta tidak mudah terpengaruh informasi- informasi yang masuk dari luar. Sudah banyak contoh siswa Indonesia yang mampu berkompetisi di berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi di kancah internasional.
Bahkan kemenangan mereka raih dalam kompetisi mereka. Prestasi ini menunjukkan bahwa bangsa Indonesia dalam menghadapi globalisasi di bidang IPTEK tidak kalah dengan negara lain. Namun masih diperlukan banyak upaya untuk menghadapi globalisasi yang melanda bidang IPTEK. Tahukah kamu apa saja upaya tersebut? Upaya yang dapat dilakukan diantaranya adalah :
1. Berkompetisi dalam kemajuan iptek.
2. Meningkatkan motif berprestasi.
3. Meningkatkan kualitas/mutu Sumber Daya Manusia terutama di bidang penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi agar kita mampu bersaing.
4. Selalu berorientasi ke masa depan.
5. Meningkatkan penguasaan kita terhadap teknologi modern di segala bidang sehingga tidak tertinggal dan bergantung pada bangsa lain.
c. Upaya Menghadapi Globalisasi Ekonomi
Pada dasarnya negara-negara di dunia terdapat dua kutub dalam menyikapi globalisasi ekonomi ini. Kutub yang pertama adalah negara-negara yang mendukung pelaksanaan globalisasi. Negara-negara ini terdiri dari negara negara maju dan negara-negara yang memiliki perekonomian yang kuat. Di kutub yang lain terdapat negara-negara yang menolak pemberlakuan perdagangan bebas di dunia. Negara-negara ini biasanya merupakan negara-negara yang memiliki Sumber Daya Alam yang banyak tetapi Sumber Daya Manusia yang mengolahnya terbatas.
Indonesia memberanikan untuk berkecimpung dalam perdagangan bebas. Dengan ditandatangani AFTA berarti Indonesia telah siap ikut ambil bagian dalam perdagangan bebas. Beberapa upaya yang harus dilakukan dalam menghadapi globalisasi dalam bidang ekonomi adalah.
Indonesia memberanikan untuk berkecimpung dalam perdagangan bebas. Dengan ditandatangani AFTA berarti Indonesia telah siap ikut ambil bagian dalam perdagangan bebas. Beberapa upaya yang harus dilakukan dalam menghadapi globalisasi dalam bidang ekonomi adalah.
1. Menyiapkan SDM yang kompeten, kompetitif dan memiliki kemampuan yang baik dalam menghadapi kompetisi globalisasi.
2. Melaksanakan standarisasi dan sertifikasi bagi perusahaan dan lembaga pemerintah untuk citra, kesungguhan dan kualitas produk.
3. Menghilangkan praktek-praktek korupsi, kolusi, nepotisme dan manipulasi.
4. Mendorong pengusaha-pengusaha lokal khususnya pengusaha kecil dan menengah untuk berkompetisi secara sehat.
5. Mendorong munculnya produk-produk kreatif dan inovatif dari masyarakat Indonesia.
d. Upaya Menghadapi Globalisasi Komunikasi
Komunikasi yang berkembang di era globalisasi sangat besar manfaatnya dalam kehidupan masyarakat. Namun demikian penggunaan alat komunikasi juga sebaiknya di lihat
kebermanfaatannya. Upaya apa yang dapat dilakukan dalam upaya globalisasi di bidang komunikasi?
1. Memilih dan memanfaatkan alat komunikasi secara tepat dan sebaik-baiknya sesuai dengan fungsi dan kebutuhan.
2. Memanfaatkan alat komunikasi demi kemajuan masa depan dan tidak menyalah gunakannnya.
3. Memilih informasi dengan tepat dan bijaksana agar tidak mudah terpengaruh dan terhasut oleh informasi yang salah.
e. Upaya Menghadapi Globalisasi Tranportasi
Globalisasi di bidang transportasi telah membawa pengaruh yang sangat besar dalam pemilihan alat transportasi. Alat transportasi yang modern dan cepat dalam membantu mobilitas manusia menjadi salah satu pertimbangan dalam pemilihan alat transportasi.
Sehingga alat transportasi lokal atau yang kurang modern menjadi tersisih. Untuk menjangkau tempat yang dekat saja terkadang mereka tetap memanfaatkan alat transportasi, padahal dapat dijangkau dengan jalan kaki. Lalu bagaimana cara menghadapi agar globalisasi di bidang transportasi lebih tepat dan efisien?
Upaya yang dilakukan dalam menghadapi globalisasi tersebut hanya bersifat mengantisipasi agar tidak terjadi pengaruh globalisasi yang negatif. Globalisasi agar dimanfaatkan secara tepat dan bermanfaat. Melalui upaya dan sikap yang tepat diharapkan dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Dapatkah kamu menemukan cara lain dalam upaya menghadapi globalisasi?
Sumber : Buku IPS Kelas 9 Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan 2018 https://www.studiobelajar.com/globalisasi/
https://ruangkelas17.blogspot.com/2019/11/upaya-menghadapi-globalisasi.html
SMPN 1KALIMANGGIS
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Nama Siswa :………..
Mata Pelajaran : IPS
Materi Pokok : Globalisasi
Sub Materi : Dampak Globalisasi
Upaya Menghadapi Globalisasi
TUGAS 1 :Amati gambar di bawah ini yang berkaitan dampak globalisai ! Deskripsikanlah tentang Dampak globalisasi
………
………
………
………
………
………
………
………
………
Tugas 2: Amati gambar di bawah ini yang berkaitan dampak globalisai !
Deskripsikanlah tentang Dampak globalisasi dan usaha-usaha apa yang harus dilakukan untuk menghidari perilaku yang tidak baik akibat pengaruh globalisasi.
Lampiran 2: LKPD
https://assets-a1.kompasiana.com/statics/crawl/556178fc0423bd000d8b4567.jpeg
………
………
………
………
………
………
………
………
………..
Tugas 3. Buatlah hasil kesimpulan berdasarkan deskripsi yang telah dibuat pada tugas 1 dan 2 !
………
………
………
………
………
………
………
………
………
………
Tugas 4. Carilah informasi mengenai contoh yang terjadi sebagai akibat dari globalisasi di bidang budaya!
………
………
………
………
………
………
1. Penilaian Sikap
LEMBAR OBSERVASI SIKAP SISWA Mata pelajaran: IPS
Kelas/Semester: IX/1
No Nama Siswa
Spiritual Sosial Total
Nilai Bersyukur Jujur Kerja
sama
Percaya diri
Bertanggung jawab 1.
2.
3.
4
5
https://www.daftarinformasi.com/dampak-negatif-globalisasi/
6 7 8 9 10
Rubrik:
A = 4 : Baik Sekali B = 3 : Baik
C = 2 : Cukup D = 1 : Kurang
Skor maksimal: 4 x 5 = 20
sekor yang diperoleh
Nilai: x 100 sekor maksimal
Penilaian Kelompok:
Setiap jawaban yang benar, per nomor soalnya diberi skor 50 Skor maksimal adalah 100 No Aspek
yang dinilai
Pedoman Penskoran
1 Bersyukur 4: Siswa sangat baik sekali dalam mensyukuri nikmat yang ada 3: Siswa baik dalam mensyukuri nikmat yang ada
2: Siswa cukup dalam mensyukuri nikmat yang ada 1: Siswa kurang dalam mensyukuri nikmat yang ada 2 Jujur 4: Siswa sangat baik sekali dalam menerapkan sikap jujur
3: Siswa baik dalam menerapkan sikap jujur 2: Siswa cukup dalam menerapkan sikap jujur 1: Siswa kurang dalam menerapkan sikap jujur
3 Kerja sama 4: Siswa sangat baik sekali dalam bekerjasama dan memecahkan masalah 3: Siswa sangat baik dalam bekerjasama dan memecahkan masalah 2: Siswa sangat cukup dalam bekerjasama dan memecahkan masalah 1: Siswa sangat kurang dalam bekerjasama dan memecahkan masalah 4 Percaya diri 4: Siswa sangat percaya diri sekali dalam mengeluarkan ide dan gagasan
3: Siswa dinilai baik dalam mengeluarkan ide dan gagasan 2: Siswa dinilai cukup dalam mengeluarkan ide dan gagasan 1: Siswa dinilai kurang dalam mengeluarkan ide dan gagasan 5 Bertanggun
g jawab
4: Siswa sangat bertanggungjawab sekali dalam menyelesaikan tugas 3: Siswa dinilai bertanggungjawab dalam menyelesaikan tugas 2: Siswa dinilai cukup bertanggugjawab dalam menyelesaikan tugas 1: Siswa dinilai kurang bertanggugjawab dalam menyelesaikan tugas
2. Penilaian pengetahuan
Kisi-Kisi Penulisan Soal
Sekolah SMP N 1 Kalimanggis : Mata Pelajaran IPS :
Kelas/ Semester IX/ 1 : Sub Materi Pokok Globalisasi :
No Kompetensi
Dasar Materi Indikator Soal
Level Kognitif
No.
Soal
Bentuk Soal 1
Menganalisis perubahan kehidupan sosialbudaya BangsaIndonesia dalam menghadapiarus globalisasiuntuk memperkokoh kehidupan kebangsaan
Dampak Globalisasi
Disajikan ilustrasi, peserta didik mampu memilih cara menghadapi dampak negatif globalisasi
Menganalis is (C4)
1 Uraian
2
Menyajikan hasilanalisis tentang perubahan kehidupan sosialbudaya Bangsa Indonesia dalammenghadapiarus globalisasi untuk memperkokoh kehidupan kebangsaan Menemukan cara menghadapi dampak negatif globalisasi
Menganalis is (C4)
2 Uraian
1. Penilaian Keterampilan
LEMBAR OBSERVASI KINERJA DISKUSI Mata pelajaran : IPS
Kelas/Semester : IX/1
No. Nama Siswa
Aspek Penilaian Rata-
rata Nilai Kerjasama Inisiatif Gagasan Keaktifan
4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 1.
2.
3.
4
5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
Rubrik Penilaian:
No Aspek yang dinilai
Pedoman Penskoran
1 Kerjasama 4: Siswa dapat kerjasama dengan baik sekali bersama anggota kelompok 3: Siswa dapat kerjasama dengan baik bersama anggota kelompok 2: Siswa dapat kerjasama dengan cukup baik bersama anggota kelompok 1: Siswa dapat kerjasama dengan kurang baik bersama anggota kelompok 2 Inisiatif 4: Siswa sangat baik sekali dalam mengeluarkan gagasan
3: Siswa baik dalam mengeluarkan gagasan 2: Siswa cukup baik dalam mengeluarkan gagasan 1: Siswa kurang baik dalam mengeluarkan gagasan
3 Gagasan 4: Siswa sangat sering mengeluarkan ide dan gagasan untuk kelas dan kelompok 3: Siswa sering mengeluarkan ide dan gagasan untuk kelas dan kelompok 2: Siswa cukup sering mengeluarkan ide dan gagasan untuk kelas dan kelompok
1: Siswa sangat kurang mengeluarkan ide dan gagasan untuk kelas dan kelompok 4 Keaktifan 4: Siswa sangat aktif dalam diskusi
3: Siswa dinilai aktif dalam diskusi 2: Siswa dinilai cukup aktif dalam diskusi 1: Siswa dinilai kurang aktif dalam diskusi 3.
Apa Itu Globalisasi?
Globalisasi adalah proses mendunianya suatu hal sehingga batas antara negara menjadi hilang. Globalisasi didukung oleh berbagai faktor, seperti perkembangan teknologi, transportasi, ilmu pengetahuan, telekomunikasi, dan sebagainya yang kemudian berpengaruh pada perubahan berbagai aspek kehidupan dalam masyarakat.
Misalnya dalam aspek ekonomi, globalisasi menimbulkan terbentuknya pasar bebas yang membuat perdagangan antar negara dapat dilakukan lebih bebas.
Globalisasi ekonomi pada intinya adalah suatu kegiatan ekonomi atau perdagangan internasional yang terintegrasi dan terjadi tanpa batas batasan wilayah negara. Globalisasi perekonomian ini memudahkan keluar masuknya barang dari dalam maupun luar negeri.
Seiring berjalannya waktu, globalisasi memberikan pengaruh yang besar terhadap kesejahteraan sosial dan ekonomi banyak negara.
Faktor Penyebab Globalisasi
Berikut pendorong terjadinya proses globalisasi:
Perkembangan teknologi informasi dan transportasi. Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan transportasi membuat kegiatan jual beli antar negara menjadi lebih mudah. Kini kita bisa transaksi dengan pembeli/penjual di negara lain tanpa tatap muka lewat e-commerce.
Meningkatnya kerja sama internasional. Kerja sama internasional memudahkan terjadinya transaksi antar negara, yang kemudian turut meningkatkan jumlah produk yang masuk dari luar negeri dan juga sebaliknya. Proses globalisasi pun terus terjadi lebih perdagangan internasional ini.
Kemudahan Transportasi. Pengiriman barang dan jasa antar negara menjadi lebih mudah sehingga banyak produk asing yang masuk dan menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat. Tidak jarang produk asing ini kemudian diadaptasi oleh masyarakat setempat sehingga terjadi penggabungan kebudayaan.
Ekonomi Terbuka. Perdagangan global yang terjadi saat ini dikarenakan negara- negara di dunia semakin terbuka satu sama lain sehingga terjadi pertukaran produk dari satu negara ke negara lain. Produk ini sendiri tidak lepas dari elemen dan budaya negara asalnya, yang kemudian bisa saja mempengaruhi negara lain. Misalnya produk kecantikan asal Korea yang mengandung bahan-bahan yang tidak umum ditemukan di Indonesia, namun karena popularitas produk kecantikan ini membuat anggapan “cantik ala Korea” banyak diadaptasi oleh produk-produk lokal.
Faktor Penyebab Globalisasi
Berikut pendorong terjadinya proses globalisasi:
Perkembangan teknologi informasi dan transportasi. Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan transportasi membuat kegiatan jual beli antar negara menjadi lebih mudah. Kini kita bisa transaksi dengan pembeli/penjual di negara lain tanpa tatap muka lewat e-commerce.
Meningkatnya kerja sama internasional. Kerja sama internasional memudahkan terjadinya transaksi antar negara, yang kemudian turut meningkatkan jumlah produk yang masuk dari luar negeri dan juga sebaliknya. Proses globalisasi pun terus terjadi lebih perdagangan internasional ini.
Kemudahan Transportasi. Pengiriman barang dan jasa antar negara menjadi lebih mudah sehingga banyak produk asing yang masuk dan menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat. Tidak jarang produk asing ini kemudian diadaptasi oleh masyarakat setempat sehingga terjadi penggabungan kebudayaan.
Ekonomi Terbuka. Perdagangan global yang terjadi saat ini dikarenakan negara- negara di dunia semakin terbuka satu sama lain sehingga terjadi pertukaran produk dari satu negara ke negara lain. Produk ini sendiri tidak lepas dari elemen dan budaya negara asalnya, yang kemudian bisa saja mempengaruhi negara lain.
Misalnya produk kecantikan asal Korea yang mengandung bahan-bahan yang tidak umum ditemukan di Indonesia, namun karena popularitas produk kecantikan ini membuat anggapan “cantik ala Korea” banyak diadaptasi oleh produk-produk lokal.
Aspek Globalisasi
Dalam perkembangannya, globalisasi mempengaruhi 3 aspek yaitu:
Aspek Ekonomi, yang dapat dilihat dari meningkatnya perdagangan internasional di mana kini segala transaksi jual beli antar negara dapat dilakukan dengan mudah melalui berbagai macam e-commerce seperti Tokopedia, Amazon, e-bay, dll.
Aspek Sosial Budaya, yang dapat dilihat dari proses masuknya nilai, norma, cara hidup, hingga praktik kebudayaan secara terintegrasi dalam kehidupan masyarakat.
Hal ini merujuk kepada berbagai perilaku masyarakat yang tengah dipengaruhi oleh budaya global. Contohnya seperti pengaruh tren musik dari Amerika Serikat,
kecantikan dan fashion ala Korea karena adanya pengaruh K-Pop, dll.
Aspek Politik, era globalisasi membuat banyak terciptanya kerja sama politik seperti World Trade Organization (WTO), world bank, dll. Aspek politik di era globalisasi juga dapat dilihat dari maraknya kegiatan politik untuk mempromosikan nilai - nilai
universal secara luas atau global, yakni seperti masalah lingkungan, kesetaran, hak asasi manusia, dan lain sebagainya.
Ciri - Ciri Globalisasi
Globalisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Terjadinya kemajuan dan perkembangan teknologi dalam berbagai aspek, contohnya saja dengan kehadiran internet yang memudahkan komunikasi antar satu sama lain menjadi lebih efisien
Terjadinya kerjasama ekonomi antar negara di dunia yang menyebabkan adanya ketergantungan antara pasar dan produksi ekonomi negara. Kesepakatan kerjasama inilah yang membuat proses globalisasi terus berjalan tanpa henti.
Munculnya berbagai macam masalah bersama yang harus diselesaikan, contohnya seperti pencemaran lingkungan, krisis multinasional, dan lain sebagainya.
Terjadinya interaksi yang mengakibatkan adanya pertukaran budaya atau akulturasi tanpa disadari. Seiring berkembangnya zaman dan perkembangan teknologi,
pertukaran budaya semakin mudah terjadi dan cepat mempengaruhi satu sama lain.
Misalnya saja budaya K-Pop yang tengah ramai bukan hanya di Indonesia, namun juga di dunia.
Dampak Globalisasi
Globalisasi memiliki dampak positif dan negatif dalam kehidupan masyarakat, berikut di antaranya:
Dampak Positif
Masyarakat antar negara dapat berinteraksi lebih mudah dengan kemajuan teknologi.
Peningkatan perdagangan internasional dan kegiatan wisata ke luar negeri karena kemajuan transportasi.
Pengembangan ilmu pengetahuan yang semakin pesat.
Penyebaran informasi yang tidak dibatasi oleh jarak antar negara.
Terjalinnya hubungan internasional antar negara yang semakin baik.
Dampak Negatif
Lunturnya nilai-nilai kebudayaan asli masyarakat karena mulai melebur dengan budaya asing dari luar.
Nilai-nilai kehidupan masyarakat dari luar negeri ikut masuk seperti konsumerisme dan hedonisme.
Masuknya pola hidup yang berbeda dengan gaya hidup masyarakat lokal, khususnya pola hidup dari negara Barat.
Kehidupan pertanian yang mulai ditinggalkan karena masyarakat agraris yang beralih menjadi masyarakat industri.
Kerusakan lingkungan dan peningkatan polusi udara
Upaya Menghadapi Globalisasi
Pada dasarnya, globalisasi bukanlah hal yang buruk dan memiliki banyak manfaat, yaitu seperti semakin berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi yang tentu memudahkan proses interaksi dan pencarian wawasan atau ilmu pengetahuan yang lebih efisien. Cara paling penting untuk menghadapi era globalisasi adalah untuk mengatur cara berpikir agar tetap kritis dalam menerima berbagai informasi dari media massa, sehingga tidak menghilangkan nilai, budaya, dan adat istiadat yang kita miliki.
Mempelajari budaya asing menjadi salah satu hal yang penting untuk dilakukan dan dipelajari, namun harus tetap disaring untuk mencegah hilang atau pudarnya budaya lokal yang dimiliki. Beberapa upaya menghadapi globalisasi dapat dicontohkan dengan tetap mencintai produk dalam negeri, mengembangkan usaha mikro, meningkatkan pemanfaatan potensi sumber daya nasional, dan lain sebagainya.
https://kamus.tokopedia.com/g/globalisasi/