• Tidak ada hasil yang ditemukan

KOLEKSI E-DEPOSIT PERPUSTAKAAN NASIONAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KOLEKSI E-DEPOSIT PERPUSTAKAAN NASIONAL"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

KUMPULAN ABSTRAK JURNAL

KOLEKSI E-DEPOSIT PERPUSTAKAAN

NASIONAL

TEMA KEPERAWATAN 2020

Penyusun : Juju Nurul Hendrawati

Penyunting : Juliarti

(2)

KEMAMPUAN PERAWATAN DIRI

ANAK TUNA GRAHITA BERDASARKAN FAKTOR EKSTERNAL DAN INTERNAL ANAK

Dian Ramawati, Allenidekania Allenidekania, Besral Besral

ABSTRAK

Kemampuan perawatan diri anak tuna grahita, kemampuan perawatan diri dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik faktor eksternal (karakteristik orangtua dan lingkungan) maupun faktor internal (karakteristik anak). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kemampuan perawatan diri anak tuna grahita. Rancangan penelitian cross sectional dengan sampel adalah 65 orangtua anak tuna grahita di Sekolah Luar Biasa (SLB). Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik ganda menunjukkan kemampuan perawatan diri pada anak tuna grahita masih rendah.Terdapat hubungan bermakna antara pendidikan orang tua, umur, dan kekuatan motorik pada anak tuna grahita dengan kemampuan perawatan diri (p < 0,005). Faktor paling dominan yang mempunyai hubungan adalah faktor kekuatan motorik anak tuna grahita dengan OR= 4,77.

Kata kunci : perawatan diri, faktor yang berhubungan, tuna grahita

Nama jurnal : Jurnal Keperawatan Indonesia Volume : Vol 15, No 2 (2012)

Doi : https://doi.org/10.7454/jki.v15i2.32

Link pdf : http://jki.ui.ac.id/index.php/jki/article/view/32/32

(3)

PENGALAMAN IBU TERHADAP KEHADIRAN ANAK DENGAN GANGGUAN KESEHATAN KRONIK

Elfy Syahreni, Siti Chodidjah

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menggali respon ibu yang mempunyai anak dengan gangguan kesehatan kronik. Manfaat penelitian ini adalah sumber pengetahuan baru bagi perawat tentang pengalaman, arti pengalaman tersebut bagi ibu dan pengaruhnya pada ibu. Pengetahuan ini akan dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan perawat dalam melakukan pengkajian dan memberikan asuhan keperawatan kepada ibu. Pengambilan sampel menggunakan teknik “purposive sample”, yaitu ibu yang memiliki anak dengan gangguan kesehatan kronis. Jumlah sampelnya adalah lima orang, yang diwawancara dengan mendalam selama satu jam. Metode penelitian yang digunakan adalah fenomenologi, yang merupakan metoda yang paling sesuai untuk menggali pengalaman seorang ibu tentang suatu kejadian. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dengan menggunakan beberapa pertanyaan tentang bagaimana perasaan, pikiran dan perasaan menjadi ibu dari seorang anak yang mengalami gangguan perkembangan atau menderita penyakit kronis. Hasil wawancara direkam dengan menggunakan tape recorder dan kemudian dibuat transkripnya. Setelah itu data tersebut dianalisa dengan menggunakan “Colaizzi’s phenomenology methods”. Hasil analisa data menggambarkan lima kategori yaitu respon emosi, keyakinan atau spiritual, kerja keras, sistim pendukung, dan interaksi dengan tenaga kesehatan.

Kata kunci : gangguan tidur, klien, kualitas tidur, lansia

Nama jurnal : Jurnal Keperawatan Indonesia

Volume : Vol 9, No 2 (2005)

(4)

Doi : https://doi.org/10.7454/jki.v9i2.160

Link pdf : http://jki.ui.ac.id/index.php/jki/article/view/160/341

(5)

PERILAKU PERAWAT TERHADAP ORANG DENGAN HIV/AIDS DI RUMAH SAKIT DAN PUSKESMAS

Agung Waluyo, Prima Agustia Nova, Chiyar Edison

ABSTRAK

Diskriminasi dan stigmatisasi terhadap ODHA telah dilaporkan terjadi di beberapa rumah sakit di Jakarta.\Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan HIV, keyakinan agama, dan persepsi perawat tentang HIV-stigma mempengaruhi sikap terhadap ODHA. Studi deskriptif korelatif dengan menggunakan mix method dalam pengumpulan data yang digunakan.

Sampel 326 perawat yang merawat ODHA dari 4 rumah sakit dan 5 pusat kesehatan masyarakat di Jakarta, direkrut menggunakan teknik convenience.

Hasilnya menunjukkan bahwa sikap terhadap ODHA secara signifikan berbeda antara perawat yang memiliki pelatihan HIV dan yang tidak (p= 0,001; α= 0,05), bekerja di rumah sakit dan Puskesmas (p= 0,01; α= 0,05), perawat dengan latar belakang pendidikan yang berbeda (p= 0,05; α= 0,05), dan perawat yang merasa kompeten atau tidak kompeten untuk merawat ODHA (p= 0,001; α= 0,05).

Peningkatan pengetahuan HIV diperlukan perawat untuk menurunkan stigma pasien ODHA.

Kata kunci : Indonesia, perawat, stigma HIV

Nama jurnal : Jurnal Keperawatan Indonesia Volume : Vol 14, No 2 (2011)

Doi : https://doi.org/10.7454/jki.v14i2.320

Link pdf : http://jki.ui.ac.id/index.php/jki/article/view/320/479

(6)

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN DIABETES SELF- MANAGEMENT DENGAN TINGKAT STRES PASIEN DIABETES

MELITUS YANG MENJALANI DIET

Kusnanto Kusnanto, Putri Mei Sundari, Candra Panji Asmoro, Hidayat Arifin

ABSTRAK

Pengetahuan sangat penting dalam mengembangkan diabetes self-management untuk mencegah resiko komplikasi jangka panjang dengan diet yang ketat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan diabetes self- management dengan tingkat stress pasien diabetes melitus yang menjalani diet.

Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Jumlah total sampel didapatkan sebesar 106 responden dengan multistage sampling, Kriteria inklusi meliputi pasien DM <5 tahun dengan rentang usia 35-55 tahun, tidak menggunakan insulin injeksi, Pasien DM masih berkeluarga dan tinggal dengan keluarganya. Data didapatkan dengan kuesioner Knowledge of Diabetic Diet Questionnaire, Self-Management Dietary Behaviors Questionnaire, dan tingkat stress menjalani diet. Kemudian dianalisis dengan uji Spearman test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan (p=0,049; r=-0,192) dan diabetes self-management (p=0,000; r=-0,341) memiliki hubungan terhadap tingkat stress saat menjalani diet. Diabetes self-management memiliki hubungan yang sangat kuat dari pada tingkat pengetahuan terhadap tingkat stress pasien diabetes yang menjalani diet. Penelitian selanjutnya diharapkan bisa menggunakan responden dengan wilayah yang lebih luas dan serta mengembangkan intervensi yang lebih baik untuk meningkatkan pengetahuan tentang diet pada pasien diabetes melitus.

Kata Kunci : diabetes melitus, diet, self-management, tingkat stres

(7)

Nama jurnal : Jurnal Keperawatan Indonesia Volume : Vol 22, No 1 (2019)

Doi : https://doi.org/10.7454/jki.v22i1.780

Link pdf : http://jki.ui.ac.id/index.php/jki/article/view/780/632

(8)

PENINGKATAN KEPUASAN DAN KINERJA PERAWAT MELALUI SUPERVISI KEPALA RUANGAN

Estelle Lilian Mua, Rr Tutik Sri Hariyati, Efy Afifah

ABSTRAK

Fenomena di sebuah Rumah Sakit di Palu, supervisi, kepuasan kerja, dan kinerja perawat belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pelatihan supervisi klinik terhadap kepuasan kerja dan kinerja perawat di RS tersebut.

Penelitian menggunakan quasi experiment pre-post test design with control group.

Sampel tiap kelompok 32 perawat dan 56 dokumen. Intervensi yang dilakukan adalah pelatihan supervisi klinik. Hasil penelitian menunujukkan adanya peningkatan yang bermakna (p= 0,000; α= 0,05) pada supervisi klinik. Supervisi klinik berdampak pada kepuasan kerja dan kinerja perawat (p= 0,000; α= 0,05).

Analisis lanjut menunjukkan ada perbedaan kepuasan kerja dan kinerja perawat (p= 0,000; α= 0,05) antara kelompok intervensi dan kontrol. Penelitian menyimpulkan ada pengaruh pelatihan supervisi klinik terhadap kepuasan kerja dan kinerja perawat. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah untuk terus mempertahankan penerapan supervisi klinik kepala ruangan dengan cara pembinaan, monitoring, dan evaluasi secara berkelanjutan..

Kata kunci : kepuasan kerja, kinerja, supervisi, perawat

Nama jurnal : Jurnal Keperawatan Indonesia Volume : Vol 14, No 3 (2011)

Doi : https://doi.org/10.7454/jki.v14i3.64

Link pdf : http://jki.ui.ac.id/index.php/jki/article/view/64/64

(9)

ANALISIS FENOMENOLOGI TANTANG PENGALAMAN PERAWAT DALAM MEMBERIKAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN

DENGAN AVIAN INFLUENZA

Sri Yona, Astuti Yuni Nursasi

ABSTRAK

Perawat adalah tenaga kesehatan yang paling sering kontak dengan pasien.

Ketakutan akan tertular penyakit dalam merawat pasien dengan penyakit yang mudah menular, dapat melahirkan sikap dan perilaku perawat yang tidak profesional dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Penelitian fenomenologi ini bertujuan mengidentifikasi pengalaman perawat selama merawat pasien dengan Avian Influenza. Data kualitatif yang diperoleh melalui wawancara mendalam pada tujuh perawat di sebuah rumah sakit di Jakarta. Hasil penelitian menemukan empat tema utama yaitu pengetahuan tentang AI yang minimal, profesionalisme yang tinggi, perasaan merawat pasien, serta upaya mencegah penularan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa perlunya pelatihan mengenai Avian Influenza dengan menggunakan pendekatan keperawatan.

Kata kunci : avian influenza, merawat, pasien, perawat.

Nama jurnal : Jurnal Keperawatan Indonesia Volume : Vol 12, No 1 (2008)

Doi : https://doi.org/10.7454/jki.v12i1.192

Link pdf : http://jki.ui.ac.id/index.php/jki/article/view/192/303

(10)

KECEMASAN DAN LAMANYA WAKTU MENJALANI HEMODIALISIS BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA PASIEN

GAGAL GINJAL KRONIK

Ida Rosdiana, Krisna Yetty, Luknis Sabri

ABSTRAK

Insomnia merupakan gangguan tidur yang paling sering terjadi pada pasien hemodialisis, prevalensinya lebih tinggi dibanding pada populasi umum. Berbagai faktor yang diduga berhubungan dengan terjadinya insomnia pada pasien hemodialisis adalah demografi, gaya hidup, psikologis, biologis, dan faktor dialisis. Tujuan penelitian potong lintang ini untuk mengidentifikasi faktor yang berhubungan dengan kejadian insomnia pada pasien yang menjalani hemodialisis.

Sebanyak 106 responden yang berasal dari RSUD Kota Tasikmalaya dan Garut dilibatkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa insomnia dialami oleh 58 (54,7%) responden, dengan rerata usia 47,66±13,36 tahun. Tidak ditemukan hubungan antara insomnia dengan faktor demografi, gaya hidup, faktor biologis, shift HD dan Kt/V hemodialisis. Insomnia berhubungan dengan kecemasan (p=

0,007; OR= 3,3), dan lama waktu menjalani hemodialisis (p= 0,040; OR=2,48).

Kecemasan dan lama waktu menjalani hemodialisis merupakan faktor independen yang berhubungan dengan kejadian insomnia. Perlu dilakukan penelitian lanjutan, yaitu menguji variabel lain seperti keluhan fisik akibat kondisi uremia yang sering dialami pasien hemodialisis.

Kata kunci : gagal ginjal kronik; hemodialisis; insomnia; kecemasan

Nama jurnal : Jurnal Keperawatan Indonesia Volume : Vol 17, No 2 (2014)

Doi : https://doi.org/10.7454/jki.v17i2.440

Link pdf : http://jki.ui.ac.id/index.php/jki/article/view/440/538

(11)

PENGEMBANGAN DAFTAR PENGUNGKAP SUMBER STRESS DAN PROSES KOPING BAGI MAHASISWA KEPERAWATAN DEPKES/DAS

DI JAWA BARAT

Endeh Nurgiwiati, Desmaniarti Z.

ABSTRAK

Faktor pendidikan keperawatan, keluarga dan tugas perkembangan berkontribusi terhadap proses koping mahasiswa dan akan berpengaruh terhadap penampilan akademik. Insidensi kasus terjadi di Akper dr. Otten Bandung (3%) pada tahun 1996 dan kecenderungan akan terjadi di Akper lain serta hal ini akan meningkat jika institusi pendidikan tidak melakukan pencegahan. Sampai saat ini belum ada daftar pengungkap/inventori yang bersifat diagnostic untuk mengidentifikasi sumber-sumber stress dan koping berdasarkan kultur Indonesia. Keperawatan di Jawa Barat berdasarkan kultur Indonesia. Penelitian ini juga merupakan studi lanjutan dari pilot studi di Akper se Jawa barat (1996) dengan jumlah responden 400 orang dan memiliki reliabilitas 0,65 – 0,77 untuk stress inventori dan 0,72 – 0,83 untuk koping inventori, dan diharapkan dapat mencapai reliabilitas pada bats yang memadai (≥0,80). Studi psikometrik ini mrnggunakan metodologikal desain dan sampel purposive dengan jumlah responden 1255. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket yang terdiri dari dua bagian; bagian pertama untuk mengungkapkan sumber-sumber strss terdiri dari 45 pertanyaan dan bagian kedua untuk mengungkapkan proses koping terdiri dari 31 pertanyaan.

Data di analisis untuk menguji reliabilitas dengan menggunakan teknik Cronbach

(alpha). Sedangkan untuk validitas analisis, validitas konstruk menggunakan

faktor analisis, dan validitas konten melalui judgment oleh tiga orang ahli

berdasarkan pengukuran normatik. Hasil penelitian menunjukkan reliabilitas alat

pengungkap sumber-sumber stress 0,87 – 0,88 dan reabilitas alat pengungkap

proses koping 0,81. Sedangkan validitas konstruk alat dari hasil faktor analisis

didapatkan faktor loading berkisar antara 0,30 sampai dengan 0,73 untuk sumber

(12)

stress dan 0,41 sampai dengan 0,84 untuk proses koping, selanjutnya validitas konten melalui tiga orang ahli diperoleh hasil 0,98 untuk sumber stress dan 0,90 untuk proses koping. Daftar pengungkap ini diharapkan membantu para pembimbing akademik dalam proses bimbingan kepada mahasiswa keperawatan di Indonesia.

Kata kunci : Penyebab stress, psikometrik dan cara penyelesaian masalah

Nama jurnal : Jurnal Keperawatan Indonesia Volume : Vol 2, No 8 (1999)

Doi : https://doi.org/10.7454/jki.v2i8.96

Link pdf : http://jki.ui.ac.id/index.php/jki/article/view/96/288

(13)

KEMAMPUAN MELAKUKAN PENATALAKSANAAN HIPOGLIKEMIA BERDASARKAN KARAKTERISTIK DAN PENGETAHUAN PASIEN

DIABETES MELITUS

Ernawati Ernawati

ABSTRAK

Kadar glukosa darah terlalu rendah akan membahayakan tubuh karena dapat merusak jaringan otak yang bersifat irreversible. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara karakteristik dan pengetahuan pasien diabetes dengan kemampuan melakukan penatalaksanaan hipoglikemia. Metode penelitian ini adalah cross sectional dengan sampel 50 pasien diabetes yang pernah mengalami hipoglikemia. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden kurang mendapatkan dukungan keluarga dan memiliki pengetahuan yang kurang tentang penatalaksanaan hipoglikemia sebesar 30 orang (60%). Sebagian besar responden yaitu 28 orang (56%) tidak mampu melakukan penatalaksanaan hipoglikemia dengan baik. Hasil penelitian juga menunjukkan karakteristik pasien diabetes yang berhubungan dengan kemampuan penatalaksanaan hipoglikemia meliputi usia (r = - 0,28, p= 0,046, α= 0,05), lama menderita diabetes (r = 0,424, p= 0,002, α= 0,05), dukungan keluarga (p= 0,035, α= 0,05), pendidikan (p= 0,034, α= 0,05), pengetahuan hipoglikemia (p= 0,0005, α= 0,05). Peneliti menyarankan pemberian asuhan keperawatan berupa pendidikan kesehatan tentang hipoglikemia, hendaknya dilakukan secara dini sejak pasien terdeteksi diabetes dan berfokus pada kemandirian dalam mendeteksi dan penanganan hipoglikemia.

Kata kunci : penatalaksanaan hipoglikemia, pengetahuan hipoglikemia, usia, lama menderita diabetes, dukungan keluarga

Nama jurnal : Jurnal Keperawatan Indonesia

Volume : Vol 13, No 1 (2010)

(14)

Doi : https://doi.org/10.7454/jki.v13i1.224

Link pdf : http://jki.ui.ac.id/index.php/jki/article/view/224/436

(15)

PERENCANAAN PULANG EFEKTIF MENINGKATKAN KEMAMPUAN IBU MERAWAT ANAK DENGAN PNEUMONIA DI RUMAH

Eva Yuliani, Nani Nurhaeni, Fajar Tri Waluyanti

ABSTRAK

Pneumonia merupakan salah satu penyebab tingginya morbiditas dan mortalitas anak di Indonesia. Salah satu faktor risiko terjadinya pneumonia dan meningkatnya risiko anak untuk dirawat inap adalah kurang mampunya ibu merawat anak di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh perencanaan pulang terhadap kemampuan ibu merawat anak pneumonia di rumah.

Penelitian ini merupakan studi quasi-experiment dengan rancangan post-test only group. Sampel penelitian adalah 26 responden di dua rumah sakit di Sulawesi Barat. Hasil post-test menggambarkan tingkat pengetahuan dan keterampilan masing-masing kelompok berbeda secara bermakna (p< 0,05), dan ibu pada kelompok intervensi mampu merawat anak pneumonia di rumah, berbeda secara bermakna dengan kelompok kontrol (p< 0,05). Perencanaan pulang anak dengan pneumonia hendaknya diberikan secara terstruktur guna mendukung terlaksananya asuhan keperawatan anak yang berpusat pada keluargadi rumah sakit.

Kata kunci : kemampuan ibu; perencanaan pulang; pneumonia

Nama jurnal : Jurnal Keperawatan Indonesia Volume : Vol 19, No 2 (2016)

Doi : https://doi.org/10.7454/jki.v19i2.461

Link pdf : http://jki.ui.ac.id/index.php/jki/article/view/461/562

Referensi

Dokumen terkait

Adapun praktik komunikasi internal banyak menggunakan teori Komunikasi Antar Pribadi, Komunikasi Persuasi, Komunikasi Budaya, Komunikasi Organisasi yang dalam keilmuannya ada

Penelitian ini bertujuan menghasilkan panduan untuk meningkatkan kompetensi guru bimbingan dan konseling dalam mengembangkan kecerdasan sosial siswa SMP kelas VII,

Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh komposisi campuran minyak tersebut terhadap karakteristik lemak bubuk yang dihasilkan, terutama sifat daya alir.. Hasil

Hasil penelitian menunjukkan bahwa peluang terjadinya gempa bumi di wilayah Pulau Sumatera dengan lompatan magnitudo pada interval tertentu cenderung menjadi semakin

Untuk menguji adanya reaksi harga dilakukan tes abnormal return selama periode peristiwa dengan analisis perhitungan berdasarkan konsep model-model keseimbangan yaitu

Diperoleh hasil bahwa di pusat teras reaktor memiliki nilai panas gamma yang cukup tinggi (11,75 W/g), jauh lebih besar dari reaktor RSG-GAS Akan tetapi penempatan semua

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh latihan daya ledak otot tungkai untuk meningkatkan kemampuan mae geri chudan karateka putra kota Lemkari Dojo Bato

Pengaruh Senam Kaki Diabetes Melitus terhadap Tingkat Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2.. Hubungan Penerapan Program Cerding dengan Self Care pada Pasien Diabetes