5 BAB II
TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI
2.1. Tinjauan Pustaka
Tinjauan Pustaka yang berhubungan dengan topik yang penulis bahas adalah sistem penerimaan siswa baru SMA Al-Muayyad Surakarta (http://psb.sma-almuayyad.sch.id/), dijelaskan bahwa setelah melakukan pendaftaran secara online, selanjutnya pendaftar melakukan konfirmasi ke panitia melalui telepon atau SMS. Sedangkan pada tugas akhir milik Risa Fersiamesti yang berjudul Web PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) Program RSBI (Rintisan Sekolah Berbasis Internasional) dan Program Akselerasi Berbasis PHP dan MySQL SMA Negeri 1 Surakarta, dijelaskan bahwa setelah pendaftar mendapatkan username dan password untuk dapat melakukan pendaftaran secara online, selanjutnya pendaftar dapat mencetak kartu bukti pendaftaran.
Pengumuman penerimaan hanya dilakukan pada web tersebut. Selain itu pada sistem ini tidak menggunakan framework dan sms gateway.
Namun pada penelitian ini, penulis membuat sistem informasi penerimaan siswa baru online dimana sebelum melakukan pendaftaran, pendaftar diminta untuk membayar biaya pendaftaran melalui bank tertentu. Lalu pendaftar akan diberikan username dan password agar dapat mengisi formulir pendaftaran.
Setelah mengisi data serta nilai yang terdapat di dalam formulir pendaftaran, maka pendaftar juga dapat mencetak hasil pendaftaran berupa PDF yang dapat langsung dicetak oleh pendaftar yang berisi nomor pendaftaran, foto dan data diri. Hasil pendaftaran ini akan menjadi kartu ujian tes tertulis dan wawancara yang sudah dijadwalkan. Pengumuman hasil seleksi diumumkan melalui web dan melalui pesan singkat yang akan dikirimkan ke pendaftar. Pesan singkat tersebut berisi nomor pendaftaran dan nama pendaftar serta keterangan apakah pendaftar diterima atau tidak diterima. Fitur pesan singkat inilah yang membedakan dengan produk sebelumnya.
6 2.2. Landasan Teori
2.2.1 Pengertian Sistem Informasi
Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasasi, dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan - laporan yang diperlukan (Jogiyanto, 2005 :11).
2.2.2 Pengertian Website
Website adalah keseluruhan halaman-halaman web yang terdapat dalam sebuah domain yang mengandung informasi. Sebuah website biasanya dibangun atas banyak halaman web yang saling berhubungan. Jadi dapat dikatakan bahwa, pengertian website adalah kumpulan halaman-halaman yang digunakan untuk menampilkani informasi teks, gambar diam atau gerak, animasi, suara, dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait, yang masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman. Hubungan antara satu halaman website dengan halaman website lainnya disebut dengan hyperlink, sedangkan teks yang dijadikan media penghubung disebut hypertext (Hidayat, 2010:6).
2.2.3 SMS Gateway
SMS Gateway merupakan suatu alat yang fungsinya sebagai sebuah penghubung atau jembatan antara aplikasi atau sistem dengan mobile phone.
Pesan-pesan SMS dikirim dari sebuah telepon genggam ke pusat pesan yaitu Short Message Service Centre (SMSC) (Ardana, 2008:35).
2.2.4 MySQL
Menurut Anhar (2010:45), MySQL adalah salah satu databases management sistem (DBMS) dari sekian banyak DBMS seperti Oracle, MS SQL, Postagre SQL, dan lainya. MySQL berfungsi untuk mengolah database menggunakan bahasa SQL. MySQL bersifat open source sehingga kita bisa
7
menggunakannya secara gratis. Pemograman PHP juga sangat mendukung dengan database MySQL.
2.2.5 PHP
Menurut Kustiyahningsih (2011:114), PHP (atau resminya PHP: Hypertext Preprosesor) adalah skrip bersifat Bersifat server-side yang di tambahkan ke dalam HTML. PHP sendiri merupakan singkatan dari Personal Home Page Tools.
Skrip ini akan membuat suatu aplikasi dapat diintegrasikan ke dalam HTML sehingga suatu halaman web tidak lagi bersifat statis, namun menjadi bersifat dinamis. Sifat server side berarti pengerjaan script dilakukan di server, baru kemudian hasilnya dikirimkan ke browser.
2.2.6 Codeigniter
Codeigniter (CI) (www.codeigniter.com) adalah salah satu framework php yang tangguh dan popular. Codeigniter tergolong framework dengan ukuran kecil dan cukup mudah di kuasai. CI juga datang dengan manual yang tergolong lengkap.
Menurut Hakim (2010:8), Codeigniter adalah sebuah framework PHP yang dapat membantu mempercepat developer dalam pengembangan aplikasi web berbasis PHP dibanding jika menulis semua kode program dari awal.
2.2.7 Database
Database adalah kumpulan data-data yang mempunyai kaitan antara satu data dengan data lain sehingga membentuk satu bangunan data untuk menginformasikan suatu perusahaan instansi, dalam batasan tertentu (Kristanto, 2004:10).
2.3. UML (Unified Modeling Language)
Menurut Nugroho (2010:6), UML (Unified Modeling Language) adalah
„bahasa‟ pemodelan untuk sistem atau perangkat lunak yang berparadigma
„berorientasi objek”. Pemodelan sesungguhnya digunakan untuk penyederhanaan
8
permasalahan-permasalahan yang kompleks sedemikian rupa sehingga lebih mudah dipelajari dan dipahami.
2.3.1 Use case
Use case menurut Martin Fowler (2005:141) adalah teknik untuk merekam persyaratan fungsional sebuah sistem. Use case mendeskripsikan interaksi tipikal antara para pengguna sistem dengan sistem itu sendiri, dengan memberi sebuah narasi tentang bagaimana sistem tersebut digunakan. Pada Tabel 2.1 akan menjelaskan atribut yang dimiliki oleh use case.
Tabel 2. 1 Use Case
Simbol Keterangan
Use case
Fungsi yang disediakan sistem sebagai unit–unit yang saling bertukar pesan antar unit atau aktor.
Aktor / Actor
Manusia, proses, atau sistem lain yang akan dibuat di luar sistem informasi yang akan dibuat itu sendiri.
Asosiasi / Association
Komunikasi antara aktor dan use case yang terdapat pada use case atau use case memiliki interaksi dengan aktor.
<<extend>>
Ekstensi / Extend
Relasi use case tambahan ke sebuah use case dimana use case yang ditambahkan dapat berdiri sendiri walaupun tanpa use case tambahan Nama Use Case
9
Simbol Keterangan
itu (mirip dengan prisnsip inheritance pada pemrograman berorientasi objek). Biasanya use case tamabahan memiliki nama depan yang sama dengan use case yang ditambahkan.
Generalisasi / Generalization Hubungan generalisasi dan spesialisasi (umum - khusus) anatara dua buah use case diman fungsi yang satu adalah fungsi yang lebih umum dari yang lainnya.
<<include>>
<<use>>
Menggunakan / include / uses Fungsinya atau sebagai syarat dijalankan use case ini. Ada dua buah sudut pandang yang cukup besar menggunakan include di use case.
Include yang berarti use case yang ditambahkan akan selalu dipanggil saat use case tambahan dijalankan.
Include berarti use case yang tambahan akan selalu melakukan pengecekan apakah use case yang ditambahkan telah dijalankan sebelum use case tambahan dijalankan.
10 2.3.2 Entity Relationship Diagram (ERD)
Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan teknik yang digunakan untuk memodelkan kebutuhan data dari suatu organisasi, biasanya oleh Sistem Analis dalam tahap analisis persyaratan proyek pengembangan sistem. Sementara seolah-olah teknik diagram atau alat peraga memberikan dasar untuk desain database relasional yang mendasari sistem informasi yang dikembangkan. ERD bersama-sama dengan detail pendukung merupakan model data yang pada gilirannya digunakan sebagai spesifikasi untuk database (Brady dan Loonam:
2010). Pada tabel 2.2 akan dijelaskan komponen utama ERD.
Tabel 2. 2 Entity Relationship Diagram
2.3.3 Sequence Diagram
Sequence diagram menurut Munawar (2005:187) adalah grafik dua dimensi dimana obyek ditunjukkan dalam dimensi horizontal, sedangkan lifeline ditunjukkan dalam dimensi vertikal. Pada tabel 2.3 akan dijelaskan komponen utama sequence.
Nama Simbol Simbol Keterangan
Entitas
Digunakan untuk menggambarkan obyek yang dapat diidentifikasikan dalam lingkungan pemakai.
Atribut
Digunakan untuk menggambarkan elemen-elemen dari suatu entitas, yang menggambarkan karakter entitas.
Hubungan Entitas dapat berhubungan satu sama
lain. Hubungan disebut dengan relasi.
Garis Digunakan untuk menghubungkan
entitas dan entitas dengan atribut.
11 Tabel 2. 3 Simbol Sequence
Bentuk Komponen Keterangan
Aktor
Objek (orang atau sistem lain yang berinteraksi), proses. Jadi, walaupun simbol dari aktor adalah gambar orang;
biasanya dinyatakan menggunakan kata benda diawal frase nama aktor.
Aktor / Actor
Aktor adalah manusia, organisasi, atau sistem lain yang akan dibuat di luar sistem informasi yang akan dibuat itu sendiri,
Asosiasi / Association
Komunikasi antara aktor dan use case yang berpartisipasi pada use case atau use case memiliki interaksi dengan aktor.
<<extend>>
Ekstensi / Extend
Relasi use case tambahan ke sebuah use case dimana use case yang ditambahkan dapat beridiri sendiri walaupun tanpa use case tambahan itu;
mirip dengan prisnsip inheritance pada
12
Bentuk Komponen Keterangan
pemrograman berorientasi objek;
biasanya use case tamabahan memiliki nama depan yang sama dengan use case yang ditambahkan.
Generalisasi / Generalization
Hubungan generalisasi dan spesialisasi (umum - khusus) anatara dua buah use case diaman fungsi yang satu adalah fungsi yang lebih umum dari yang lainnya.
<<include>>
<<use>>
Menggunakan / include / uses Fungsinya atau sebagai syarat
dijalankan use case ini. Ada dua buah sudut pandang yang cukup besar menggunakan include di use case.
Include yang berarti use case yang ditambahkan akan selalu dipanggil saat use case
tambahan dijalankan.
Include berarti use case yang tambahan akan selalu
melakukan pengecekan apakah use case yang ditambahkan telah dijalankan sebelum use case tambahan dijalankan.
2.3.4 Class Diagram
Class diagram menurut Munawar (2005:28) merupakan himpunan dari
13
objek-objek yang sejenis. Sebuah objek memiliki keadaan sesaat (state) dan perilaku (behavior). State sebuah objek adalah kondisi objek tersebut yang dinyatakan dalam attribute atau properties. Sedangkan perilaku suatu objek mendefinisikan bagaimana sebuah objek bertindak atau beraksi dan memberikan reaksi.
Tabel 2. 4 Simbol Class Diagram
Bentuk Komponen Keterangan
nama_kelas +atribut + operasi()
Kelas
Kelas pada struktur sistem
Antarmuka / Interface Sama dengan konsep interface dalam pemrograman berbasis objek.
Asosiasi / Association Relasi antar kelas, asosiasi biasanya disertai dengan multiplicity.
Asosiasi Terarah / Directed Association
Relasi antar kelas dengan makna kelas yang satu digunakan oleh kelas yang lain, asosiasi biasanya disertai dengan multiplicity.
Generalisasi / Generalization Relasi antar kelas dengan makna generalisasi-spesialisasi (umum khusus).
14
Bentuk Komponen Keterangan
Kebergantungan / Dependency Relasi antar kelas dengan makna kebergantungan
Agregasi / Aggregation
Relasi antar kelas dengan makna semua bagian.
2.3.5 Activity Diagram
Activity diagram menurut Martin Fowler (2005 : 163) adalah teknik untuk
menggambarkan logika prosedural, proses bisnis, dan jalur kerja. Dalam beberapa hal, activity diagram memainkan peran mirip diagram alir, tetapi perbedaan prinsip antara notasi diagram alir adalah activity diagram mendukung behavior paralel. Node pada sebuah activity diagram disebut sebagai action, sehingga diagram tersebut menampilkan sebuah activity yang tersusun dari action.