• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUJUAN DAN MANFAAT MEMPELAJARI PENDAPATAN NASIONAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "TUJUAN DAN MANFAAT MEMPELAJARI PENDAPATAN NASIONAL"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

PENDAPATAN NASIONAL

(2)

Pendapatan nasional merupakan jumlah seluruh pendapatan yang diterima oleh masyarakat atau

produk yang dihasilkan masy dalam suatu negara selama satu

tahun

Marshall:”The labour and capital of country acting on its natural resources produce annualy a certain net aggregate of commodities, material and immaterial including services of all kinds. This is the true net annual income or revenue of the

country or national devidend”

Simon Kuznet:”the net output of commodities and services flowing during

the year from the country’s productive system in the hands of ultimate

consumers”

(3)

TUJUAN DAN MANFAAT MEMPELAJARI PENDAPATAN NASIONAL

Tujuan

1. Mengetahui kemampuan pemerataan perekonomian masyarakat dan negara

2. Memperoleh taksiran yang baik tentang nilai barang dan jasa dalam satu tahun

3. Membantu pemerintah dalam perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan

4. Mengkaji dan mengendalikan faktor-faktor yang mempengaruhi perekonomian negara

Manfaat

1. Mengetahui struktur

perekonomian negara (agraris, industri, jasa)

2. Mengetahui pertumbuhan

perekonomian negara, dengan cara membandingkan pendapatan

nasional dari waktu ke waktu 3. Dapat membandingkan

perekonomian antar daerah 4. Dapat dijadikan dasar

perbandingan dengan perekonomian negara lain 5. Dapat membantu kebijakan

pemerintah di bidang ekonomi

(4)

KONSEP PENDAPATAN NASIONAL

GDP GNP

NNP

NNI

PI

DI

(5)

GROSS DOMESTIC PRODUCT (GDP)

“Nilai barang-barang dan jasa-jasa yang diproduksi di dalam negara tersebut dalam satu tahun tertentu baik yang diproduksi oleh faktor-faktor produksi milik warga

negara tersebut maupun milik warga asing.”

KONSEP PENDAPATAN NASIONAL

(6)

PENDEKATAN YANG DIGUNAKAN UNTUK

MENGHITUNG GROSS DOMESTIC PRODUCT (GDP)

1. Barang dan jasa apa dan berapa yang telah dihasilkan oleh seluruh bangsa Indonesia selama satu tahun?

2. Siapa saja yang membeli hasil produksi, dan berapa uang yang mereka keluarkan atau belanjakan untuk itu?

3. Berapa penghasilan yang diterima oleh pemilik faktor produksi sebagai hasil atau balas karyanya?

Produk Nasional

Pengeluaran Nasional

Penerimaan Nasional

(7)

PRODUK NASIONAL

Cara menghitung dengan menjumlah hasil produksi sejumlah masyarakat

selama satu tahun menurut lapangan usahanya

(8)

Penggolongan Sektor Produksi atau Lapangan Usaha dlm Perekonomian di Indonesia

1. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 2. Pertambangan dan Penggalian

3. Industri Pengolahan

4. Pengadaan Listrik dan Gas

5. Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Daur Ulang 6. Konstruksi

7. Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 8. Transportasi dan Pergudangan

9. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 10. Informasi dan Komunikasi

11. Jasa Keuangan dan Asuransi 12. Real Estate

13. Jasa Perusahaan

14. Administrasi Pemerintahan. Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib 15. Jasa Pendidikan

16. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial

17. Jasa Lainnya

(9)

PDB Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha (Miliar Rupiah), 2014-2019

PDB Lapangan Usaha (Seri 2010) 2014 2015 2016 2017 2018 2019

A. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 1,409,655.70 1,555,207.00 1,671,597.80 1,787,963.20 1,900,803.60 2,013,626.90 B. Pertambangan dan Penggalian 1,039,423.00 881,694.10 890,868.30 1,029,554.60 1,198,987.10 1,149,913.50 C. Industri Pengolahan 2,227,584.00 2,418,891.70 2,545,203.60 2,739,711.90 2,947,450.80 3,119,617.30 D. Pengadaan Listrik dan Gas 114,905.10 129,833.70 142,344.40 162,339.80 176,640.30 185,115.30 E. Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah,

Limbah dan Daur Ulang 7,840.60 8,546.30 8,909.40 9,438.60 10,024.20 10,736.30

F. Konstruksi 1,041,949.50 1,177,084.10 1,287,600.80 1,410,513.60 1,562,297.00 1,701,741.20 G. Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi

Mobil dan Sepeda Motor 1,419,239.40 1,532,876.70 1,635,410.40 1,768,865.20 1,931,818.70 2,060,772.60 H. Transportasi dan Pergudangan 466,968.90 578,464.30 644,993.90 735,229.60 797,846.90 881,662.60 I. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 321,062.10 341,555.80 363,055.50 387,013.10 412,709.70 440,267.70 J. Informasi dan Komunikasi 369,457.30 406,016.50 449,188.70 513,715.90 558,938.00 626,424.70 K. Jasa Keuangan dan Asuransi 408,438.80 464,399.90 520,206.80 571,203.60 616,315.10 671,356.00

L. Real Estate 294,573.40 327,601.40 350,488.20 382,259.20 406,013.70 439,367.10

M,N. Jasa Perusahaan 165,990.60 190,267.90 211,623.60 238,217.00 267,094.00 304,285.50 O. Administrasi Pemerintahan, Pertahanan

dan Jaminan Sosial Wajib 404,629.60 449,382.40 476,490.90 499,343.60 542,028.70 572,456.90

P. Jasa Pendidikan 341,818.40 387,611.40 417,344.80 447,137.60 481,724.30 522,745.50

Q. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 109,147.20 123,191.50 132,100.50 144,830.70 158,063.60 174,801.70 R,S,T,U. Jasa lainnya 163,548.80 190,581.00 211,427.90 239,258.60 268,625.80 308,839.60 A. NILAI TAMBAH BRUTO ATAS HARGA

DASAR 10,306,232.40 11,163,205.70 11,958,855.50 13,066,595.80 14,237,381.50 15,183,730.40 B. PAJAK DIKURANG SUBSIDI ATAS PRODUK 263,472.90 363,127.10 442,873.00 523,229.90 600,930.00 650,213.00 C. PRODUK DOMESTIK BRUTO 10,569,705.30 11,526,332.80 12,401,728.50 13,589,825.70 14,838,311.50 15,833,943.40

Sumber: BPS, 2020

(10)

Yang Harus Diperhatikan …

1. Tidak dapat langsung volume atau jumlahnya.

Harus “diuangkan” baru dijumlahkan

2. Proses produksi kebanyakan melalui beberapa tahap sebelum dijual. Maka harus diperhatikan agar tidak terjadi perhitungan rangkap

3. Angka Produk Domestik Bruto masih perlu

dikoreksi untuk sampai pada Pendapatan

Nasional

(11)

Misalnya …

Rp 100.000,00

Rp 30.000,00 Rp 40.000,00 Rp 60.000,00 Rp 80.000,00

Rp 100.000,00

Berapakah PDB negara tersebut?

(12)

Perhitungan

Sektor Produksi Nilai Output Nilai Input Nilai Tambah

1. Pertanian Kapas 30.000 0 30.000

2. Pabrik Benang 40.000 30.000 10.000

3. Pabrik Tekstil 60.000 40.000 20.000

4. Industri Garmen 80.000 60.000 20.000

5. Perdagangan (Pakaian) 100.000 80.000 20.000

JUMLAH 310.000 210.000 100.000

𝑃𝐷𝐵 2017 = 𝑁𝑇 =

𝑛

𝑖=1

30.000 + 10.000 + 20.000 + 20.000 + 20.000 = 100.000

(13)

PENGELUARAN NASIONAL

RTK

RTP

Pemerintah

Masy. LN

C I

G Xn

PDB

(14)

PDB Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Pengeluaran (Miliar Rupiah), 2014-2019

PDB Lapangan Usaha (Seri 2010) 2014 2015 2016 2017 2018 2019

1. Pengeluaran Konsumsi

Rumahtangga

5,915,194.23 6,490,929.68 7,027,023.46 7,623,056.11 8,274,211.74 8,965,837.14

2. Pengeluaran Konsumsi LNPRT

124,242.00 130,950.57 144,499.38 160,594.43 180,815.16 206,013.17

3. Pengeluaran Konsumsi

Pemerintah

996,197.44 1,123,749.88 1,181,613.14 1,239,469.72 1,336,613.10 1,385,881.54

4. Pembentukan Modal Tetap

Domestik Bruto

3,436,923.74 3,782,011.86 4,040,201.81 4,370,574.77 4,789,384.68 5,119,490.64

5. Perubahan Inventori

220,230.64 144,178.93 158,867.11 210,636.31 338,633.58 226,922.80

6. Ekspor Barang dan Jasa

2,501,424.83 2,438,992.68 2,367,365.19 2,742,060.50 3,111,923.42 2,914,635.60

7. Dikurangi Impor Barang dan Jasa

2,580,508.04 2,394,879.30 2,273,528.02 2,606,282.95 3,268,839.00 2,991,963.31

8. PRODUK DOMESTIK BRUTO

10,569,705.30 11,526,332.80 12,401,728.50 13,589,825.70 14,838,311.50 15,833,943.40

Sumber: BPS, 2020

(15)

Tenaga Kerja Teknologi

(Barang Modal) Modal Kewirausahaan

w r i π

PDB

PENERIMAAN NASIONAL

(16)

GROSS NATIONAL PRODUCT (GNP)

“Nilai barang dan jasa yang dihitung hanyalah yang diproduksi oleh faktor-faktor produksi milik warga

negara baik yang ada didalam negeri maupun di luar negeri.”

KONSEP PENDAPATAN NASIONAL

𝑮𝑵𝑷 = 𝑮𝑫𝑷 − 𝑷𝒓𝒐𝒅𝒖𝒌 𝑵𝒆𝒕𝒕𝒐 𝒕𝒉𝒅 𝑳𝑵

(17)

NET NATIONAL PRODUCT (NNP)

“Nilai barang-barang dan jasa-jasa yang diproduksi oleh masyarakat dalam periode tertentu, setelah dikurangi penyusutan (deperesiasi) dari barang-barang modal.”

KONSEP PENDAPATAN NASIONAL

𝑵𝑵𝑷 = 𝑮𝑵𝑷 − 𝑫𝒆𝒑𝒓𝒆𝒔𝒊𝒂𝒔𝒊 𝑩𝒂𝒓𝒂𝒏𝒈 𝑴𝒐𝒅𝒂𝒍

(18)

NET NATIONAL INCOME (NNI)

“Jumlah seluruh penerimaan yang diterima oleh masyarakat sebagai pemilik faktor produksi setelah

dikurangi pajak tidak langsung ( indirect tax ) dan ditambah subsidi.”

KONSEP PENDAPATAN NASIONAL

𝑵𝑵𝑰 = 𝑵𝑵𝑷 − 𝑷𝒂𝒋𝒂𝒌 𝑻𝒊𝒅𝒂𝒌 𝑳𝒂𝒏𝒈𝒔𝒖𝒏𝒈 + 𝑺𝒖𝒃𝒔𝒊𝒅𝒊

(19)

PERSONAL INCOME (PI)

“Jumlah pendapatan yang diterima oleh setiap masyarakat sehingga harus dikurangi dengan laba yang ditahan, iuran

asuransi, iuran jaminan sosial, dan ditambah dengan pembayaran pindahan/transfer ( transfer payment ).”

KONSEP PENDAPATAN NASIONAL

𝑷𝑰 = 𝑵𝑵𝑰 + 𝒕𝒓𝒂𝒏𝒔𝒇𝒆𝒓 𝒑𝒂𝒚𝒎𝒆𝒏𝒕 − (𝒍𝒂𝒃𝒂 𝒅𝒊𝒕𝒂𝒉𝒂𝒏 + 𝒊𝒖𝒓𝒂𝒏

𝒂𝒔𝒖𝒓𝒂𝒏𝒔𝒊 + 𝒊𝒖𝒓𝒂𝒏 𝒋𝒂𝒎𝒊𝒏𝒂𝒏 𝒔𝒐𝒔𝒊𝒂𝒍 + 𝒑𝒂𝒋𝒂𝒌 𝒑𝒆𝒓𝒔𝒆𝒓𝒐𝒂𝒏

(20)

DISPOSABLE INCOME (DI)

“Pendapatan yang siap untuk dimanfaatkan untuk membeli barang dan jasa beserta tabungan yang

disalurkan menjadi investasi.”

KONSEP PENDAPATAN NASIONAL

D𝑰 = 𝑷𝑰 − 𝑷𝒂𝒋𝒂𝒌 𝑳𝒂𝒏𝒈𝒔𝒖𝒏𝒈

(21)

KAITAN ANTAR KONSEP PENDAPATAN NASIONAL

GDP GNP NNP NNI

PI DI

+ Pendapatan WNI di LN - Pendapatan WNA di DN

- Depresiasi Barang Modal

- Pajak Tidak Langsung + Subsidi

+ Transfer Payment - Laba Ditahan - Iuran Asuransi

- Iuran Jaminan Sosial - Pajak Perseroan

- Pajak Langsung

(22)

PERTIMBANGAN PENTING DALAM PENGUKURAN PENDAPATAN NASIONAL

• Pendapatan Nasional (GNP) tidak terbatas pada batas teritorial suatu negara. Ini termasuk pendapatan semua penghuni suatu negara bahkan jika mereka berada di luar negeri

• Penghasilan yang diperoleh melalui kegiatan ilegal tidak termasuk dalam pendapatan nasional

• Layanan yang diberikan secara gratis tidak termasuk dalam perhitungan Pendapatan Nasional. Dengan

meninggalkan layanan ini, pendapatan nasional akan berkurang.

• Keuntungan dan kerugian modal tidak termasuk dalam Pendapatan Nasional (NNI) karena bukan merupakan hasil dari kegiatan ekonomi saat ini

• Dalam perhitungan Pendapatan Nasional waktu luang sudah tidak berlaku dalam proses produksi

• Pendapatan Nasional mengabaikan semua transaksi di mana uang atau barang

berpindah tangan karena tidak ada barang dan jasa baru yang diproduksi dalam

proses tersebut.

(23)

Terimakasih …

Referensi

Dokumen terkait

Oleh karena itu program jaminan kesehatan untuk masyarakat miskin dan tidak mampu dengan sasaran 76,4 juta jiwa ini akan dilanjutkan pada tahun 2009 dengan menggunakan manajemen

Alhamdulillah puji dan syukur penulis ucapkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmatNya, karya tulis ilmiah yang berjudul ” Hubungan Psoriasis Dengan Profil

Data Flow Diagram adalah sebuah teknis grafis yang menggambarkan aliran informasi dan transformasi yang diaplikasikan pada saat data bergerak dari input

• Pasal 20 ayat (1) : Pendayagunaan tanah wakaf untuk pembangunan rumah susun: dilakukan dengan cara sewa atau kerja sama pemanfaatan. sesuai dengan

Perum Lingkar Permai Lingkungan Sembalun Kel.Tanjung Karang, Kec.Sekarbela Kota Mataram.. Lingkungan

Penelitian oleh Sarip Usman menunjukkan hasil jumlah perenang memperoleh hubungan yang cukup erat dengan penurunan sisa klor yang terkandung dalam air kolam

Salah satunya dengan mengambil hasil pemikiran Adam Smith (Teori Klasik), yang berbicara mengenai : mekanisme pasar, teori nilai, teori pembagian

Kasryno, et al (1993) memandang diversifikasi pangan sebagai upaya yang sangat erat kaitannya dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan pertanian di