BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. antara agen (manajemen suatu usaha) dan principal (pemilik usaha). Menurut
Teks penuh
Dokumen terkait
Dewan komisaris, kepemilikan manajerial, kepemilikan istitutional, ukuran komite audit, laverage tidak berpengaruh terhadap financial distress , sedangkan dewan
Komite audit adalah komite yang dibentuk oleh dewan komisaris untuk melakukan tugas pengawasan pengelolaan perusahaan. Keberadaan komite audit sangat penting bagi
Sistem Pengendalian Intern Pemerintah akan berjalan baik apabila ada pengawasan kinerja yang memastikan sistem berjalan sesuai dengan rencana, untuk mendukung kualitas
Proxy yang diambil dari tata kelola dalam penelitian ini adalah dewan komisaris dan komite audit. Pengambilan dewan komisaris dan komite audit dikarenakan kedua
Komite audit merupakan salah satu unsur penting dalam mewujudkan good corporate governance (tata kelola perusahaan yang baik), dimana keberadaan komite audit ini
Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa komisaris independen, anggota komite audit independen, reputasi auditor, serta remunerasi dewan komisaris dan direksi merupakan
Khafid (2012) dan Briliana (2014) menyatakan Good Corporate Governance dengan indikator komite audit, dewan direksi, dan komisaris independen memiliki pengaruh yang
CGDI meliputi 72 indikator dalam 7 dimensi mekanisme tata kelola perusahaan, yaitu: Dewan Pengawas Syariah, Dewan Komisaris, Direksi, komite dewan, pengendalian internal dan audit