• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Mekanisme Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2012-2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Mekanisme Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2012-2014"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

i ABSTRAK

PENGARUH MEKANISME GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

TAHUN 2012-2014

Nama : Winda Rotua Uli Lumbantobing

NIM : 120907033

Program Studi : Ilmu Administrasi Niaga/Bisnis Fakultas : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Dosen Pembimbing : Melanthon Rumapea, SE, M.Si,Ak.CA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah mekanisme Good Corporate Governanceyang terdiri dari ukuran dewan komisaris, dewan direksi, proporsi komisaris independen dan komite audit berpengaruh terhadap kinerja keuangan (ROA) pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2014.

Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebanyak 38 perusahaan dan dengan menggunakan metode populasi sasaran sesuai dengan kriteria terdapat 29 perusahaan perbankan yang terpilih dengan menggunakan tahun penelitian 2012-2014 (3 tahun), maka akan diperoleh 87 data sebagai sampel dalam penelitian ini.

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh persamaan regresi sebagai berikut: Y= -2,674 + 0,235X1 + 0,189X2 + 0,021X3 + 0,014 X4. Pada pengujian asumsi klasik, model regresi bebas autokorelasi dan multikolineritas, tidak terjadi heteroskedastisitas dan berdistribusi normal. Urutan secara individu dari masing-masing variabel yang paling berpengaruh adalah variabel dewan direksi dengan koefisien regresi sebesar 0,283, lalu dewan komisaris dengan koefisien regresi sebesar 0,249, kemudian diikuti dengan proporsi komisaris independen dengan koefisien sebesar 0,130. Sedangkan variabel yang berpengaruh paling rendah adalah komite audit dengan koefisien regresi sebesar 0,102.

Hasil analisis menemukan bahwa ukuran dewan komisaris, dewan direksi, proporsi komisaris independen dan komite audit berpengaruh positif tetapi tidak signifikan secara parsial terhadap ROA. Tetapi secara simultan, ukuran dewan komisaris, dewan direksi, proporsi komisaris independen dan komite audit berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA.

Kata kunci : Kinerja Keuangan (ROA), Good Corporate Governance, Dewan Komisaris, Dewan Direksi, Proporsi Komisaris Independen dan Komite Audit

(2)

ii ABSTRACT

THE EFFECT OF GOOD CORPORATE GOVERNANCE’S MECHANISM TO THE FINANCIAL PERFOMANCE OF THE BANKING COMPANIES THAT LISTED ON THE INDONESIA STOCK EXCHANGE PERIOD

2012-2014

Nama : Winda Rotua Uli Lumbantobing

NIM : 120907033

Program Studi : Science Business Administration Fakultas : Social Science and Politic Science Dosen Pembimbing : Melanthon Rumapea, SE, M.Si,Ak.CA

This research aims to determine whether the mechanism of Good Corporate Governance that are, Board of Comimissioners, Board of Directors, Independent Comimissioner and Audit Committee effect on the financial perfomance (ROA) banking companies are listed on the Indonesia Stock Exchange on the period 2012-2014.

The population used in this research were banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange as many as 38 companies and using target population method in accordance with the criteria contained 29 baning companies selected, and by using the observations of 2012-2014 (3 years), it will be obtained 87 observations as sampling the data in this research.

Based on the research results, obtained regression equation as follows: Y= -2,674 + 0,235 X1 + 0,189 X2 + 0,021 X3 + 0,014 X4. In the classic asumtion

test, regression model autocorrelation and multicoloniarity free, does not occur heteroskedastisitas, and normal distribution. The sequence individually on each of the most influential variable is the variable Board of Directors which a regression coefficient of 0,283, and Board of Comimissioners with a regression coefficient of 0,249, followed by Independent Comimissioner with a regression coefficient of 0,130. While influential variable the lowest is Audit Committee with a regression coefficient of 0,102.

The research the size of Board of Comimissioners, Board of Directors, Independent Comimissioner and Audit Committee is a positive but no significant effect partially on the banking perfomance (ROA). But with simultaneously, Board of Comimissioners, Board of Directors, Independent Comimissioner and Audit Committee is a positive and significant on the banking perfomance (ROA).

Keywords: Financial Perfomance (ROA), Good Corporate Governance, Board of Comimissioners, Board of Directors, Independent Comimissioner and Audit Committee.

Referensi

Dokumen terkait

Proksi mekanisme good corporate governance lainnya (leverage, kepemilikan institusional, proporsi dewan komisaris independen dan komite audit) juga tidak berpengaruh

Hasil uji hipotesis pada penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Good Corporate Governance yang diproksikan kedalam ukuran dewan komisaris, proporsi dewan komisaris independen

Hasil pengujian hipotesis, didapatkan hasil bahwa pengaruh penerapan good corporate governance yang diproksikan dengan ukuran dewan komisaris, ukuran dewan direksi, ukuran

Simpulan dari hasil penelitian ini adalah mekanisme good corporate governance yang digunakan yaitu dewan komisaris independen, komite audit independen, dan

Apakah good corporate governance dengan indikator yang terdiri dari kepemilikan institusional, Kepemilikan Direksi, proporsi dewan komisaris independen , ukuran

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengarug Good Corporate Governance ( GCG) yang menggunakan proxy Proporsi komisaris independen, Komite Audit, Dewan Direksi, dan

Hasil uji hipotesis pada penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Good Corporate Governance yang diproksikan kedalam ukuran dewan komisaris, proporsi dewan komisaris independen

Untuk mengetahui apakah good corporate governance dengan indikator yang terdiri dari kepemilikan institusional, kepemilikan direksi, proporsi dewan komisaris independen ,