Tinjauan Yuridis Terhadap Pelaksanaan Dan Pengelolahan Wakaf Tanah Berdasarkan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 Di Kotamadya Medan
Teks penuh
Dokumen terkait
Skripsi ini dibuat agar dapat mengurangi kegiatan yang menyimpang yang berkaitan dengan tanah wakaf dan agar tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan terhadap
Penyusunan skripsi dengan judul ”pelaksanaan wakaf tanah berdasarkan undang-undang nomor 41 tahun 2004 ( studi kasus dikecamatan teras kabupaten boyolali tahun 2004 )
Untuk menciptakan tertib hukum dan administrasi wakaf guna melindungi harta benda wakaf, Pemerintah dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat pada tanggal 27 Oktober 2004
Berdasarkan analisa di atas penulis ingin mengetahui efektivitas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang wakaf (khususnya wakaf uang) serta strategi lembaga Tabung
Alih fungsi tanah wakaf di mulai dari permohonan yang di sampaikan oleh nazir wakaf beserta persetujuan jamaah dalam bentuk tertulis, kemudian diajukan ke KUA
Kemudian pengertian nazhir dalam Pasal 1 butir (4) Undang-undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf menyatakan Nazhir adalah pihak yang menerima harta benda
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan wakaf di Indonesia menurut Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf dan bagaimana peran Badan Wakaf
Berdasarkan hasil penelitian pelaksanaan pendaftaran tanah wakaf di Kantor Pertanahan Kabupaten Rembang dapat diambil kesimpulan sebagi berikut: Syarat tanah