• Tidak ada hasil yang ditemukan

Unsur TUGAS UTAMA Kepsek

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Unsur TUGAS UTAMA Kepsek"

Copied!
65
0
0

Teks penuh

(1)

INDIKATOR PENILAIAN

KINERJA KEPALA SEKOLAH

Mas

(2)

U

a. Menyusun perencanaan sekolah untuk berbagai

tingkatan perencanaan

[1-4]

b. Memimpin sekolah dalam rangka pendayagunaan

sumber daya sekolah secara optimal

[5-8]

c. Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah

menuju organisasi pembelajar yang efektif

[9-12]

d. Menciptakan budaya dan iklim sekolah yg kondusif dan

inovatif bagi pembelajaran peserta didik

[13-16]

e. Mengelola guru dan staf dalam rangka pendayagunaan

sumber daya manusia secara optimal

[17-20]

f. Mengelola peserta didik dalam rangka penerimaan

peserta didik beru, penempatan dan pengembangan

kapasitas peserta didik

[21-24]

g. Mengelola pengembangan kurikulum dan kegiatan

pembelajaran sesuai dengan arah dan tujuan

pendidikan nasional

[25-29]

(3)

U

a. Menyusun perencanaan sekolah untuk berbagai

tingkatan perencanaan

[1-4]

1. Kepala Sekolah mengembangkan RKJM, RKT/RKAS dengan program lainnya berdasarkan data hasil evaluasi dalam pemenuhan 8 SNP.

2. Kepala Sekolah merumuskan visi misi sebagai arah

pengembangan program RKJM, RKT/RKAS dan program lainnya.

3. Kepala Sekolah menentukan strategi pencapaian tujuan sekolah, dilengkapi dengan indikator pencapaian yang terukur.

(4)

S

a. Menyusun perencanaan sekolah untuk berbagai

tingkatan perencanaan

[1-4]

1. Kepala Sekolah mengembangkan RKJM, RKT/RKAS dengan program lainnya berdasarkan data hasil evaluasi dalam pemenuhan 8 SNP.

a. Program pengembangan sekolah berdasarkan hasil evaluasi terdahulu dan/atau EDS.

b. RKJM,RKT/RKAS disusun bersama dan mendapat

persetujuan warga sekolah yang disahkan oleh dinas pendidikan atau yayasan penyelenggara.

(5)

U

a. Menyusun perencanaan sekolah untuk berbagai

tingkatan perencanaan

[1-4]

2. Kepala Sekolah merumuskan visi misi sebagai arah

pengembangan program RKJM, RKT/RKAS dan program lainnya.

a. Penyusunan visi misi sekolah melibatkan semua warga sekolah .

b. Visi misi tertulis dan dipublikasikan di tempat yang strategis.

c. Pengembangan program sekolah sesuai dengan visi misi dengan indikator yang jelas.

d. Visi misi ditinjau dan dirumuskan kembali secara

(6)

S

a. Menyusun perencanaan sekolah untuk berbagai

tingkatan perencanaan

[1-4]

3. Kepala Sekolah menentukan strategi pencapaian tujuan sekolah, dilengkapi dengan indikator pencapaian yang terukur.

a. Rancangan strategi pencapaian tujuan terdapat pada tiap kegiatan pemenuhan standar.

b. Penentuan tujuan sekolah melibatkan pemangku kepentingan.

c. Tujuan sekolah dilengkapi indikator pencapaian yang spesifk, terukur, realistik, dan berbatas waktu.

(7)

U

a. Menyusun perencanaan sekolah untuk berbagai

tingkatan perencanaan

[1-4]

4. Kepala Sekolah menentukan strategi pencapaian tujuan sekolah, dilengkapi dengan indikator pencapaian yang terukur.

a. Rencana evaluasi program sekolah yang disusun berdasarkan kebutuhan evaluasiprogram.

b. Instrumen evaluasi pengukuran keterlaksanaan dan ketercapaian program.

c. Rencana pelaporan program dalam RKAS dan program lainnya.

d. Rencana tindak lanjut berdasarkan rekomendasi hasil evaluasi.

(8)

S

b. Memimpin sekolah dalam rangka pendayagunaan

sumber daya sekolah secara optimal

[5-8]

5. Kepala Sekolah berdisiplin; hadir tepat waktu, disiplin

menggunakan waktu, dan tepat waktu mengakhiri pekerjaan. 6. Kepala Sekolah berdisisiplin dalam melaksanakan peraturan. 7. Kepala Sekolah menjadi teladan dalam memanfaatkan

sumber daya secara efektif dan efsien.

(9)

U

b. Memimpin sekolah dalam rangka pendayagunaan

sumber daya sekolah secara optimal

[5-8]

5. Kepala Sekolah berdisiplin; hadir tepat waktu, disiplin

menggunakan waktu, dan tepat waktu mengakhiri pekerjaan.

a. Hasil wawancara dengan guru, TAS dan peserta didik tentang kedisiplinan menggunakan waktu, dan data kehadiran.

b. Hasil wawancara dengan guru, TAS dan peserta didik tentang kedisiplinan kepala sekolah dalam

berpenampilan.

c. Hasil wawancara dengan guru, TAS dan peserta didik tentang kedisiplinan melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan.

(10)

U

b. Memimpin sekolah dalam rangka pendayagunaan

sumber daya sekolah secara optimal

[5-8]

6. Kepala Sekolah berdisisiplin dalam melaksanakan peraturan.

a. Peraturan tentang pemenuhan Standar Nasional Pendidikan sebagai modal dasar berkreasi dan berinovasi.

b. Program yang memuat unsur-unsur pembaruan dalam tujuan, strategi, motode, alat, tim kerja, dan target sesuai dengan kebutuhan pengembangan sekolah. c. Gagasan pembaruan pembelajaran seperti

(11)

U

b. Memimpin sekolah dalam rangka pendayagunaan

sumber daya sekolah secara optimal

[5-8]

7. Kepala Sekolah menjadi teladan dalam memanfaatkan sumber daya secara efektif dan efsien.

a. Penggerak dalam aktiftas tim kerja pengembang sekolah dalam mencapai target program.

b. Pembagian tugas sesuai dengan kompetensi.

c. Pengadaan dan pemberdayaan sarana prasarana dalam peningkatan mutu pembelajaran.

d. Kolaborasi dalam pemanfaatan sumber belajar. e. Pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan

(12)

S

b. Memimpin sekolah dalam rangka pendayagunaan

sumber daya sekolah secara optimal

[5-8]

8. Kepala Sekolah menunjukkan kedisiplinan sebagai insan pembelajar.

a. Daftar buku yang dibaca.

b. Resume dari buku yang dibaca.

c. Karya tulis (Buku, Makalah, Modul, dll)

d. Sertifkat/keterangan sebagai pemateri dalam publikasi ilmiah.

(13)

U

c. Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah

menuju organisasi pembelajar yang efektif

[9-12]

9. Kepala Sekolah mengembangkan program baru untuk meningkatkan pencapaian target yang lebih tinggi.

10.Kepala Sekolah terampil dalam membangun tim kerja yang efektif untuk mendapatkan produk kinerja yang lebih unggul. 11.Kepala Sekolah menerapkan berbagai teknik pembaharuan

dalam pengelolaan pembelajaran.

12.Kepala Sekolah menunjukkan kemampuan dalam

(14)

S

c. Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah

menuju organisasi pembelajar yang efektif

[9-12]

9. Kepala Sekolah mengembangkan program baru untuk meningkatkan pencapaian target yang lebih tinggi.

a. Hasil wawancara terhadap guru dan peserta didik tentang peran kepala sekolah terhadap pencapaian prestasi peserta didik.

b. Tim pengembang prestasi peserta didik. c. Rekapitulasi prestasi peserta didik.

(15)

U

c. Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah

menuju organisasi pembelajar yang efektif

[9-12]

a. Struktur Organisasi Sekolah dan uraian tugas yang sesuai dengan kebutuhan.

b. Distribusi tugas dalam pemenuhan beban kerja minimal pendidik dan tenaga kependidikan.

c. Tim Kerja yang efektif.

d. Catatan penilaian dan perbaikan hasil kinerja tim, dan rekomendasi perbaikan pelaksanaan kegiatan.

(16)

S

c. Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah

menuju organisasi pembelajar yang efektif

[9-12]

a. Penerapan strategi pembaharuan mutu pembelajaran. b. Catatan hasil pemantauan perkembangan pelaksanaan

strategi.

c. Teamwork pelaksana strategi.

d. Penguatan Kepala sekolah terhadap tim kerja.

(17)

U

c. Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah

menuju organisasi pembelajar yang efektif

[9-12]

12.Kepala Sekolah menunjukkan kemampuan dalam

mengembangkan potensi dan meningkatkan prestasi sekolah.

a. Profl sekolah pada awal kepemimpinan.

b. Deskripsi perkembangan prestasi akademik nonakademik peserta didik.

c. Deskripsi perkembangan prestasi pendidik.

(18)

S

d. Menciptakan budaya dan iklim sekolah yg kondusif

dan inovatif bagi pembelajaran peserta didik

[13-16]

13.Kepala Sekolah menjadi contoh berbudaya mutu yang

kompetitif dalam mendorong peningkatan prestasi akademik dan nonakademik peserta didik ……

14.Kepala Sekolah melengkapi sarana dan prasarana untuk menciptakan suasana belajar kondusif dan inovatif bagi peserta didik.

15.Kepala Sekolah memfasilitasi kegiatan kegitan untuk

meningkatkan budaya baca dan budaya tulis peserta didik. 16.Kepala Sekolah memfasilitasi kegiatan kegiatan lomba di

(19)

U

d. Menciptakan budaya dan iklim sekolah yg kondusif

dan inovatif bagi pembelajaran peserta didik

[13-16]

13.Kepala Sekolah menjadi contoh berbudaya mutu yang

kompetitif dalam mendorong peningkatan prestasi akademik dan nonakademik peserta didik

a. Target KKM dibandingkan dengan pencapaiannya.

b. Rekapitulasi perkembangan nilai ulangan peserta didik secara berkala.

c. Rekapitulasi perkembangan nilai UN tiap tahun.

(20)

S

d. Menciptakan budaya dan iklim sekolah yg kondusif

dan inovatif bagi pembelajaran peserta didik

[13-16]

14.Kepala Sekolah melengkapi sarana dan prasarana untuk menciptakan suasana belajar kondusif dan inovatif bagi peserta didik.

a. Hasil pengamatan suasana lingkungan sekolah yang asri, bersih, rindang, aman, dan menyenangkan .

b. Pemamfaatan lingkungan sekolah sebagai media pembelajaran.

(21)

U

d. Menciptakan budaya dan iklim sekolah yg kondusif

dan inovatif bagi pembelajaran peserta didik

[13-16]

15.Kepala sekolah memfasilitasi kegiatan-kegiatan untuk

meningkatkan budaya baca dan budaya tulis peserta didik.

a. Peran kepala sekolah dalam memfasilitasi kegiatan peningkatan budaya baca dan tulis peserta didik. b. Buku kunjungan perpustakaan.

c. Catatan peminjaman buku perpustakaan. d. Buku Elektronik,internet, Infocus,

e. Ketersediaan buku pelajaran sesuai dengan ketentuan (1 : 1).

f. peningkatan jumlah buku di perpustakaan, koleksi karya tulis ilmiah guru dan peserta didik di perpustakaan .

(22)

S

d. Menciptakan budaya dan iklim sekolah yg kondusif

dan inovatif bagi pembelajaran peserta didik

[13-16]

16.Kepala sekolah memfasilitasi kegiatan-kegiatan lomba di bidang akademik dan nonakademik bagi peserta didik.

a. Kegiatan kompetisi akademik dan nonakademik.

b. Dokumen hasil kegiatan kompetisi mulai tingkat kelas atau sekolah.

c. Bukti fsik hasil kompetisi (penghargaan, trof, piala dsb).

(23)

U

e. Mengelola guru dan staf dalam rangka

pendayagunaan sumber daya manusia secara optimal

[17-20]

17.Kepala Sekolah menyusun perencanaan pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan.

18.Kepala Sekolah melakukan pembinaan berkala untuk meningkatkan mutu SDM sekolah.

19.Kepala Sekolah memfasilitasi guru dan staf administrasi untuk meningkatkan kegiatan pembinaan kompetensi. 20.Kepala Sekolah memantau dan menilai penerapan hasil

(24)

S

e. Mengelola guru dan staf dalam rangka

pendayagunaan sumber daya manusia secara optimal

[17-20]

17.Kepala Sekolah menyusun perencanaan pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan.

a. Kegiatan kompetisi akademik dan nonakademik.

b. Dokumen hasil kegiatan kompetisi mulai tingkat kelas atau sekolah.

c. Bukti fsik hasil kompetisi (penghargaan, trof, piala dsb).

(25)

U

e. Mengelola guru dan staf dalam rangka

pendayagunaan sumber daya manusia secara optimal

[17-20]

18.Kepala Sekolah melakukan pembinaan berkala untuk meningkatkan mutu SDM sekolah.

a. SK Tugas Mengajar. b. SK tugas tambahan.

c. Notula rapat pembinaan.

(26)

S

e. Mengelola guru dan staf dalam rangka

pendayagunaan sumber daya manusia secara optimal

[17-20]

19.Kepala Sekolah memfasilitasi guru dan staf administrasi untuk meningkatkan kegiatan pembinaan kompetensi.

a. Tujuan pembinaan pengelolaan administrasi.

b. Materi pembinaan kepala sekolah untuk meningkatkan mutu administrasi sekolah.

c. Pemantauan pelaksanaan pengelolaan administrasi sekolah.

(27)

U

e. Mengelola guru dan staf dalam rangka

pendayagunaan sumber daya manusia secara optimal

[17-20]

20.Kepala Sekolah memantau dan menilai penerapan hasil pelatihan dalam pekerjaan di sekolah.

a. Tujuan pelatihan pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan.

b. Program pengelolaan dan pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan.

c. Evaluasi pelaksanaan program pengelolaan dan pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan.

(28)

S

f.

Mengelola peserta didik dalam rangka penerimaan

peserta didik beru, penempatan dan pengembangan

kapasitas peserta didik

[21-24]

21.Kepala Sekolah menyusun perencanaan penerimaan,

pengelolaan dan pengembangan kompetensi peserta didik. 22.Kepala Sekolah memiliki program pengembangan potensi

diri dan prestasi peserta didik.

23.Kepala Sekolah memfasilitasi kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan pembiasaan melalui penanaman nilai-nilai. 24.Kepala Sekolah memfasilitasi kegiatan pengembangan diri

(29)

U

f.

Mengelola peserta didik dalam rangka penerimaan

peserta didik beru, penempatan dan pengembangan

kapasitas peserta didik

[21-24]

21.Kepala Sekolah menyusun perencanaan penerimaan,

pengelolaan dan pengembangan kompetensi peserta didik.

a. Program penerimaan peserta didik baru. b. Persyaratan penerimaan peserta didik baru.

c. Dukungan administrasi yang tertib dan akuntabel. d. Program pengembangan kompetensi peserta didik

(30)

S

f.

Mengelola peserta didik dalam rangka penerimaan

peserta didik beru, penempatan dan pengembangan

kapasitas peserta didik

[21-24]

22.Kepala Sekolah memiliki program pengembangan potensi diri dan prestasi peserta didik.

a. Tujuan pengembangan potensi diri peserta didik yang terukur.

b. Penerapan strategi untuk mewujudkan tujuan pengembangan potensi peserta didik.

(31)

U

f.

Mengelola peserta didik dalam rangka penerimaan

peserta didik beru, penempatan dan pengembangan

kapasitas peserta didik

[21-24]

23.Kepala Sekolah memfasilitasi kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan pembiasaan melalui penanaman nilai-nilai.

a. Program pendidikan karakter, wawasan kebangsaan, wawasan global, tanggap isu strategis lokal, nasional dan/atau global.

b. Instrumen pemantauan pelaksanaan kegiatan dan hasil kegiatan pengembangan karakter, wawasan

kebangsaan, wawasan global, tanggap isu strategis lokal, nasional dan/atau global.

c. Hasil pemantauan kegiatan pengembangan karakter, wawasan kebangsaan, wawasan global, tanggap isu strategis lokal, nasional dan/atau global.

d. Pelaksanaan perbaikan kegiatan dan hasil kegiatan pengembangan karakter, wawasan kebangsaan,

(32)

S

f.

Mengelola peserta didik dalam rangka penerimaan

peserta didik beru, penempatan dan pengembangan

kapasitas peserta didik

[21-24]

24.Kepala Sekolah memfasilitasi kegiatan pengembangan diri bagi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan

lainnya secara optimal.a. Program kegiatan pengembangan diri.

b. Pelaksanaan kegiatan pengembangan diri. c. Dampak kegiatan pengembangan diri.

(33)

U

g. Mengelola pengembangan kurikulum dan kegiatan

pembelajaran sesuai dengan arah dan tujuan

pendidikan nasional

[25-29]

25.Kepala Sekolah mengarahkan secara efektif dalam

menerapkan prinsip-prinsip pengengembangan KTSP dalam kegiatan IHT, Workshop, Rapat Koordinasi, dan kegiatan

MGMP/KKG.

26.Kepala Sekolah mengendalikan pelaksanaan KTSP

berlandaskan kalender pendidikan, menerbitkan surat keputusan pembagian tugas mengajar, dan menerapkan aturan akademik.

27.Kepala Sekolah memfasilitasi efektivitas tim kerja guru dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran.

28.Kepala Sekolah mengembangkan pelayanan belajar yang inovatif melalui pengembangan perangkat dan sumber belajar yang terbarukan.

29.Kepala Sekolah memfasilitasi peserta didik dalam

(34)

S

g. Mengelola pengembangan kurikulum dan kegiatan

pembelajaran sesuai dengan arah dan tujuan

pendidikan nasional

[25-29]

25.Kepala Sekolah mengarahkan secara efektif dalam

menerapkan prinsip-prinsip pengengembangan KTSP dalam kegiatan IHT, Workshop, Rapat Koordinasi, dan kegiatan

MGMP/KKG.

a. Notula rapat.

b. Program IHT, Warkshop, dan Kegiatan MGMP. c. Silabus dan RPP hasil revisi.

(35)

U

g. Mengelola pengembangan kurikulum dan kegiatan

pembelajaran sesuai dengan arah dan tujuan

pendidikan nasional

[25-29]

26.Kepala Sekolah mengendalikan pelaksanaan KTSP

berlandaskan kalender pendidikan, menerbitkan surat keputusan pembagian tugas mengajar, dan menerapkan aturan akademik.

a. Kalender pendidikan.

b. Surat Keputusan pembagian tugas mengajar. c. Jadwal pelajaran.

(36)

S

g. Mengelola pengembangan kurikulum dan kegiatan

pembelajaran sesuai dengan arah dan tujuan

pendidikan nasional

[25-29]

27.Kepala Sekolah memfasilitasi efektivitas tim kerja guru dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran.

a. Program kerja sama peningkatan mutu pembelajaraan. b. Kolaborasi peningkatan mutu pembelajaran melalui

MGMP/KKG.

c. Penilaian dalam pelaksanaan pembelajaraan.

(37)

U

g. Mengelola pengembangan kurikulum dan kegiatan

pembelajaran sesuai dengan arah dan tujuan

pendidikan nasional

[25-29]

28.Kepala Sekolah mengembangkan pelayanan belajar yang inovatif melalui pengembangan perangkat dan sumber belajar yang terbarukan.

a. Alat peraga pembelajaran.

b. Alat peraga pembelajaran berbasis TIK. c. Produk hasil belajar peserta didik.

d. Perangkat dan sumber belajar.

e. Buku pedoman penilaian yang dikembangkan oleh sekolah.

(38)

S

g. Mengelola pengembangan kurikulum dan kegiatan

pembelajaran sesuai dengan arah dan tujuan

pendidikan nasional

[25-29]

29.Kepala Sekolah memfasilitasi peserta didik dalam

mengembangkan kolaborasi dan kompetisi bidang akademik dan non-akademik.

a. Program kegiatan lomba bidang akademik.

b. Program kegiatan lomba bidang nonakademik.

c. partisipasi peserta didik dalam mengikuti lomba bidang akademik/nonakademik dalam berbagai tingkat.

(39)

U

h. Mengelola sumber daya sekolah sesuai dg prinsip

pengelolaan yg efektif, efsien dan akuntabel

[30-36]

30.Kepala Sekolah mengarahkan pengelolaan administrasi persuratan dan kearsipan secara efektif.

31.Kepala Sekolah mengarahkan pengelolaan administrasi sarana prasarana secara efektif.

32.Kepala Sekolah mengarahkan pengelolaan administrasi kepegawaian sesuai dengan perkembangan pembinaan kepegawaian.

33.Kepala Sekolah mengarahkan pengelolan administrasi

keuangan secara efektif, efsien, transparan, dan akuntabel. 34.Kepala Sekolah mengarahkan pengelolaan adminstrasi

peserta didik secara efektif.

35.Kepala Sekolah mengarahkan pengelolaan administrasi perpustakaan secara efektif.

(40)

S

h. Mengelola sumber daya sekolah sesuai dg prinsip

pengelolaan yg efektif, efsien dan akuntabel

[30-36]

30.Kepala Sekolah mengarahkan pengelolaan administrasi persuratan dan kearsipan secara efektif.

a. Materi pembinaan dalam pengelolaan administrasi persuratan dan kearsipan.

b. Buku agenda surat masuk. c. Buku agenda surat keluar. d. Buku ekspedisi.

(41)

U

h. Mengelola sumber daya sekolah sesuai dg prinsip

pengelolaan yg efektif, efsien dan akuntabel

[30-36]

31.Kepala Sekolah mengarahkan pengelolaan administrasi sarana prasarana secara efektif.

a. Materi pembinaan dalam pengelolaan administrasi sarana prasarana.

b. Buku inventaris barang.

c. Buku catatan pengadaan barang.

(42)

S

h. Mengelola sumber daya sekolah sesuai dg prinsip

pengelolaan yg efektif, efsien dan akuntabel

[30-36]

32.Kepala Sekolah mengarahkan pengelolaan administrasi kepegawaian sesuai dengan perkembangan pembinaan kepegawaian.

a. Materi pembinaan dalam pengelolaan administrasi kepegawaian.

b. Buku rekapitulasi kehadiran pendidik/tenaga kependidikan.

(43)

U

h. Mengelola sumber daya sekolah sesuai dg prinsip

pengelolaan yg efektif, efsien dan akuntabel

[30-36]

33.Kepala Sekolah mengarahkan pengelolan administrasi

keuangan secara efektif, efsien, transparan, dan akuntabel.

a. RKAS.

b. Buku jurnal.

c. Buku Kas Umum.

d. SPJ Pengggunaan keuangan. e. Buku catatan belanja barang.

f. Kwitansi, faktur, surat pesanan barang. g. Buku Kas Khusus.

h. Leger Gaji.

i. Buku catatan honor pegawai.

j. Buku catatan bantuan keuangan di luar RKAS. k. Buku catatan penggunaan spesimen.

(44)

S

h. Mengelola sumber daya sekolah sesuai dg prinsip

pengelolaan yg efektif, efsien dan akuntabel

[30-36]

34.Kepala Sekolah mengarahkan pengelolaan administrasi peserta didik secara efektif.

a. Buku Induk diisi secara berkala. b. Buku klaper terisi lengkap.

c. Buku mutasi peserta didik terisi lengkap. d. Buku leger diisi secara berkala.

e. Buku Laporan Hasil Belajar diisi secara berkala.

(45)

U

h. Mengelola sumber daya sekolah sesuai dg prinsip

pengelolaan yg efektif, efsien dan akuntabel

[30-36]

35.Kepala Sekolah mengarahkan pengelolaan administrasi perpustakaan secara efektif.

a. Strategi pembinaan pengelolaan administrasi perpustakaan.

b. Laporan pengelolaan per bulan, semester, dan tahunan. c. SK penugasan pengelola perpustakaan, struktur

organisasi perpustakaan, dan rincian tugasnya. d. Tata tertib pengunjung dan peminjam buku

perpustakaan.

(46)

S

h. Mengelola sumber daya sekolah sesuai dg prinsip

pengelolaan yg efektif, efsien dan akuntabel

[30-36]

36.Kepala Sekolah mengarahkan pengelolaan adminstrasi laboratorium.

a. SK penugasan pengelola laboratorium, struktur organisasi laboratorium, dan uraian tugas.

b. Tata tertib pengguna laboratorium.

c. pengelolaan laboratorium (jadwal, inventaris barang, kartu pengadaan barang).

(47)

U

i.

Memanfaatkan kemajuan teknologi informasi bagi

peningkatan pembelajaran dan manajemen sekolah

[37-39]

37.Kepala Sekolah mengembangkan sistem administrasi pengelolaan secara efektif dengan dukungan penerapan teknologi informasi dan komunikasi.

38.Kepala Sekolah mengelola adminsistasi pembelajaran secara efektif dengan dukungan penerapan teknologi informasi dan komunikasi.

39.Kepala Sekolah mengembangkan sistem pengelolaan

(48)

S

i.

Memanfaatkan kemajuan teknologi informasi bagi

peningkatan pembelajaran dan manajemen sekolah

[37-39]

37.Kepala Sekolah mengembangkan sistem administrasi pengelolaan secara efektif dengan dukungan penerapan teknologi informasi dan komunikasi.

a. Sistem informasi manajemen persuratan.

b. Penggunaan TIK dalam pengelolaan sarana prasarana. c. Penggunaan TIK dalam pengelolaan kepegawaian.

(49)

U

i.

Memanfaatkan kemajuan teknologi informasi bagi

peningkatan pembelajaran dan manajemen sekolah

[37-39]

38.Kepala Sekolah mengelola adminsistasi pembelajaran secara efektif dengan dukungan penerapan teknologi informasi dan komunikasi.

a. Rancang bangun aplikasi TIK dalam sistem pengelolaan administrasi pembelajaran.

b. Peningkatan mutu kompetensi SDM, pengelola administrasi pembelajaran.

c. Tata kelola informasi sitem administrasi dokumen 1 dan 2 KTSP dan data hasil belajar peserta didik.

(50)

S

i.

Memanfaatkan kemajuan teknologi informasi bagi

peningkatan pembelajaran dan manajemen sekolah

[37-39]

39.Kepala Sekolah mengembangkan sistem pengelolaan

perpustakaan secara efektif dengan dukungan penerapan teknologi informasi dan komunikasi.

a. Rancang bangun aplikasi TIK dalam sistem pengelolaan perpustakaan.

b. Peningkatan mutu kompetensi SDM, pengelola perpustakaan.

(51)

U

a. Merencanakan program supervisi akademik dalam

rangka peningkatan profesionalisme guru

[40-42]

b. Melaksanakan supervisi akademik terhadap guru

dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi

yang tepat

[43-46]

c. Menindak lanjuti hasil supervisi akademik dalam rangka

peningkatan profesionalisme guru

[47-50]

(52)

S

a. Merencanakan program supervisi akademik dalam

rangka peningkatan profesionalisme guru

[40-42]

40.Kepala Sekolah mengidentifkasi masalah yang guru hadapi dalam pelaksanaan pembelajaran.

41.Kepala Sekolah merumuskan tujuan yang dilengkapi dengan target pencapaian yang terukur.

(53)

U

a. Merencanakan program supervisi akademik dalam

rangka peningkatan profesionalisme guru

[40-42]

40.Kepala Sekolah mengidentifkasi masalah yang guru hadapi dalam pelaksanaan pembelajaran.

a. Hasil pemantauan perencanaan, pelaksanaan , dan penilaian pembelajaran.

b. Permasalahan hasil identifkasi dari supervisi pembelajaran.

c. Rekomendasi pemecahan masalah.

(54)

S

a. Merencanakan program supervisi akademik dalam

rangka peningkatan profesionalisme guru

[40-42]

41.Kepala Sekolah merumuskan tujuan yang dilengkapi dengan target pencapaian yang terukur.

a. program supervisi yang memuat rumusan tujuan, target pencapaian yang terukur dan jadwal.

b. Tujuan supervisi spesifk dan terukur.

c. Tujuan supervisi sesuai dengan masalah yang dihadapi pendidik.

(55)

U

a. Merencanakan program supervisi akademik dalam

rangka peningkatan profesionalisme guru

[40-42]

42.Kepala Sekolah mengembangkan instrumen supervisi.

a. Instrumen sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan. b. Instrumen berfungsi sebagai penghimpun data

pemenuhan standar perencanaan pembelajaran. c. Instrumen berfungsi sebagai penghimpun data

kesesuaian standar isi.

d. Instrumen berfungsi sebagai penghimpun data kesesuaian standar proses.

e. Instrumen berfungsi sebagai penghimpun data kesesuaian standar penilaian.

f. Instrumen berfungsi sebagai penghimpun data

(56)

S

b. Melaksanakan supervisi akademik terhadap guru

dengan menggunakan pendekatan dan teknik

supervisi yang tepat

[43-46]

43.Kepala Sekolah mengadakan pertemuan awal untuk menjaring data rencana pembelajaran dan menetapkan fokus kegiatan supervisi.

44.Kepala Sekolah melaksanakan kegiatan pemantauan pembelajaran dan membuat catatan yang objektif dan selektif sebagai bahan pemecahan masalah supervisi.

(57)

U

b. Melaksanakan supervisi akademik terhadap guru

dengan menggunakan pendekatan dan teknik

supervisi yang tepat

[43-46]

43.Kepala Sekolah mengadakan pertemuan awal untuk menjaring data rencana pembelajaran dan menetapkan fokus kegiatan supervisi.

a. Pertemuan awal kepala sekolah dengan pendidik menyepakati masalah pembelajaran.

b. Pertemuan awal kepala sekolah menyepakati tujuan supervisi.

c. Pertemuan awal kepala sekolah menyepakati fokus utama yang disupervisi.

(58)

S

b. Melaksanakan supervisi akademik terhadap guru

dengan menggunakan pendekatan dan teknik

supervisi yang tepat

[43-46]

44.Kepala Sekolah melaksanakan kegiatan pemantauan pembelajaran dan membuat catatan yang objektif dan selektif sebagai bahan pemecahan masalah supervisi.

(59)

U

b. Melaksanakan supervisi akademik terhadap guru

dengan menggunakan pendekatan dan teknik

supervisi yang tepat

[43-46]

45.Kepala Sekolah melakukan pertemuan refeksi, menganalisis catatan hasil observasi, dan menyimpulkan hasil observasi.

a. catatan pelaksanaan kegiatan, dan refeksi.

b. catatan pelaksanaan himpunan data hasil superivisi dan analisis data serta penafsiran data.

c. catatan pelaksanaan himpunan data hasil superivisi. d. catatan pelaksanaan penilaian keunggulan dan

(60)

S

b. Melaksanakan supervisi akademik terhadap guru

dengan menggunakan pendekatan dan teknik

supervisi yang tepat

[43-46]

46.Kepala Sekolah bersama guru menyusun rekomendasi

tindaklanjut perbaikan dalam bentuk kegiatan analisis butir soal, remedial, dan pengayaan.

a. Bukti rencana tindak lanjut hasil evaluasi supervisi. b. Jadwal kegiatan dan materi remedial.

(61)

U

c. Menindak lanjuti hasil supervisi akademik dalam

rangka peningkatan profesionalisme guru

[47-50]

47.Kepala Sekolah memfasilitasi guru dalam merencanakan tindak lanjut perbaikan sistem penilaian hasil belajar.

48.Kepala Sekolah mengecek ulang keterlaksanaan rekomendasi oleh guru.

49.Kepala Sekolah melaksanakan pembinaan dan

pengembangan guru sebagai tindaklanjut kegiatan supervisi. 50.Kepala Sekolah menggunakan data hasil supervisi untuk

(62)

S

c. Menindak lanjuti hasil supervisi akademik dalam

rangka peningkatan profesionalisme guru

[47-50]

47.Kepala Sekolah memfasilitasi guru dalam merencanakan tindak lanjut perbaikan sistem penilaian hasil belajar.

a. Pedoman/panduan sistem penilaian.

b. Pedoman dan format-format pembuatan kisi-kisi.

c. Catatan guru-guru yang telah melakukan ulangan dan hasil pemeriksaannya.

(63)

U

c. Menindak lanjuti hasil supervisi akademik dalam

rangka peningkatan profesionalisme guru

[47-50]

48.Kepala Sekolah mengecek ulang keterlaksanaan rekomendasi oleh guru.

(64)

S

c. Menindak lanjuti hasil supervisi akademik dalam

rangka peningkatan profesionalisme guru

[47-50]

49.Kepala Sekolah mengecek ulang keterlaksanaan rekomendasi oleh guru.

a. Laporan hasil pelaksanaan tindak lanjut dari supervisi. b. Bukti pembinaan guru sesuai dengan permasalahan

(65)

U

c. Menindak lanjuti hasil supervisi akademik dalam

rangka peningkatan profesionalisme guru

[47-50]

50.Kepala Sekolah menggunakan data hasil supervisi untuk pemetaan ketercapaian progam sebagai dasar perbaikan siklus berikutnya.

a. Hasil supervisi.

b. Rekomendasi tindak lanjut program supervisi. c. Program penilaian dan pemetaan profl guru.

Referensi

Dokumen terkait

RKS/RKJM dan RKAS/RKT adalah suatu dokumen yang memuat rencana program kerja dan kegiatan sekolah empat tahun dan satu tahun ke depan dengan mempertimbangkan

RKJM, RKT, dan RKAS harus disetujui dalam rapat dewan guru setelah memperhatikan pertimbangan Komite Sekolah dan disahkan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)

RKJM, RKT, dan RKAS harus disetujui dalam rapat dewan guru setelah memperhatikan pertimbangan Komite Sekolah dan disahkan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)

Sekolah merumuskan dan menetapkan misi serta mengembangkannya, sebagai berikut: (1) Memberikan arah dalam mewujudkan visi sekolah sesuai dengan tujuan

RKJM, RKT, dan RKAS harus disetujui dalam rapat dewan guru setelah memperhatikan pertimbangan Komite Sekolah dan disahkan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)

Berdasarkan data yang diperoleh melalui wawancara dengan Bapak Hasnan Syarief Panggabean, terkait visi misi Kepala Sekolah dalam mengembangkan budaya Islami. Kepala Sekolah

sekolah yang bermutu sudah baik, karena kepala sekolah terbukti: a) mampu menjabarkan visi dan misi ke dalam program sekolah, b) mampu merumuskan program sekolah yang

sekolah, dan tuntutan dunia pendidikan 2 Sekolah/madrasah telah merumuskan dan menetapkan, Rencana Kerja Jangka Menengah RKJM dan Rencana Kerja Tahunan RKT sesuai ketentuan,