Informasi Dokumen
- Penulis:
- Nur Dwi Satika
- Pengajar:
- Bapak Wanhendra Manihuruk, M.SI.
- Ibu Hetty Mulyani, ST
- Sekolah: Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia
- Mata Pelajaran: Sistem Informasi
- Topik: Sistem Informasi Pengiriman Barang Berbasis Web Dengan Metode Transshipment
- Tipe: Skripsi
- Tahun: 2014
- Kota: Tanjungpinang
Ringkasan Dokumen
I. PENDAHULUAN
Bagian ini menjelaskan latar belakang pentingnya sistem informasi pengiriman barang berbasis web. Dengan kemajuan teknologi, penggunaan komputer dalam perusahaan semakin meluas, termasuk dalam bidang pengiriman barang. Sistem manual yang masih digunakan saat ini menyebabkan banyak masalah, seperti keterlambatan dan kesalahan dalam pengolahan data. Oleh karena itu, pengembangan sistem informasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan pengiriman barang.
1.1 Latar Belakang
Latar belakang membahas tentang pergeseran teknologi yang mempengaruhi cara kerja perusahaan, terutama dalam pengiriman barang. Dengan adanya sistem informasi berbasis web, perusahaan dapat mempermudah proses pengiriman dan pelaporan, sehingga mengurangi kesalahan manusia. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dan efisiensi operasional.
1.2 Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah menguraikan berbagai kendala yang dihadapi oleh perusahaan dalam pengolahan data pengiriman barang. Proses manual yang masih diterapkan, seperti pencatatan laporan dan transaksi, menyebabkan keterlambatan dan kebingungan dalam pelacakan barang. Sistem yang diusulkan diharapkan dapat mengatasi masalah ini dengan menyediakan platform yang lebih terintegrasi.
1.3 Tujuan Tugas Akhir
Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk mengembangkan sistem informasi pengiriman barang yang dapat mempermudah proses pengolahan data, meningkatkan kecepatan pelayanan, serta memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam memantau pengiriman barang. Sistem yang diusulkan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan operasional perusahaan secara efektif.
1.4 Batasan Masalah
Batasan masalah penting untuk mengarahkan fokus penelitian agar lebih terarah. Dalam hal ini, pembatasan mencakup ruang lingkup pengiriman barang yang hanya dilakukan di cabang tertentu, serta metode pembayaran yang diterima. Dengan batasan ini, sistem yang dirancang dapat lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna.
1.5 Metode Penelitian Tugas Akhir
Metode penelitian yang digunakan dalam tugas akhir ini mencakup studi kepustakaan dan studi lapangan. Studi kepustakaan dilakukan untuk mengumpulkan teori-teori yang relevan, sedangkan studi lapangan melibatkan observasi langsung di perusahaan untuk mendapatkan data yang akurat mengenai masalah yang dihadapi.
1.6 Perencanaan Jadwal Tugas Akhir
Perencanaan jadwal tugas akhir mencakup tahapan-tahapan yang akan dilakukan selama proses penelitian dan pengembangan sistem. Setiap kegiatan dijadwalkan secara rinci untuk memastikan bahwa semua aspek penelitian dan implementasi dapat dilakukan tepat waktu.
1.7 Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan memberikan gambaran tentang struktur laporan yang akan dibahas. Setiap bab dalam laporan ini dirancang untuk menjelaskan aspek-aspek penting dari penelitian, mulai dari pengenalan hingga kesimpulan, sehingga memudahkan pembaca dalam memahami isi laporan.
II. LANDASAN TEORI
Bab ini membahas teori-teori dasar yang mendukung pengembangan sistem informasi pengiriman barang. Penjelasan mengenai sistem, informasi, dan sistem informasi sangat penting untuk memahami bagaimana sistem yang diusulkan dapat berfungsi dengan baik. Teori-teori ini juga memberikan landasan yang kuat untuk analisis dan perancangan sistem.
2.1 Pengertian Sistem
Sistem didefinisikan sebagai kesatuan yang terdiri dari dua atau lebih komponen yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu. Pemahaman tentang elemen-elemen sistem, seperti input, proses, output, dan umpan balik, sangat penting dalam merancang sistem informasi yang efektif.
2.2 Konsep Dasar Informasi
Informasi merupakan data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih berarti. Kualitas informasi sangat bergantung pada akurasi, ketepatan waktu, dan relevansi. Siklus informasi yang melibatkan pengolahan data menjadi informasi yang berguna juga dijelaskan dalam bagian ini.
2.3 Konsep Dasar Sistem Informasi
Sistem informasi adalah kombinasi dari orang, fasilitas, teknologi, dan prosedur yang bertujuan untuk memproses informasi. Komponen sistem informasi, termasuk input, model, keluaran, dan basis data, berperan penting dalam pengelolaan informasi yang efisien.
2.4 Teori Transshipment
Teori transshipment menjelaskan metode pengiriman barang yang memungkinkan pengiriman tidak langsung dari sumber ke tujuan. Model ini sangat relevan dalam konteks pengiriman barang, di mana barang dapat dipindahkan melalui berbagai titik sebelum mencapai tujuan akhir.
2.5 Konsep Basic Data
Database merupakan komponen penting dalam sistem informasi. Desain basis data yang baik dapat mengatasi masalah redundansi, keamanan, dan integrasi data. Pemahaman tentang normalisasi dan struktur tabel juga dibahas untuk memastikan basis data yang efisien.
2.6 Perangkat Lunak Pembangun Sistem
Penggunaan perangkat lunak seperti PHP, MySQL, dan Navicat dalam pengembangan sistem informasi sangat penting. Penjelasan mengenai kelebihan dan fungsionalitas dari masing-masing perangkat lunak ini memberikan gambaran tentang alat yang digunakan dalam pengembangan sistem.
III. ANALISA SISTEM
Analisis sistem bertujuan untuk mengevaluasi kelemahan sistem yang ada saat ini dan merumuskan kebutuhan sistem baru yang lebih efisien. Dalam bab ini, berbagai metode analisis digunakan untuk mengidentifikasi masalah dan merumuskan solusi yang tepat untuk pengembangan sistem informasi pengiriman barang.
3.1 Analisis Sistem
Analisis sistem dilakukan untuk memahami prosedur yang sedang berjalan dan mengidentifikasi kelemahan dalam sistem yang ada. Dengan melakukan analisis ini, penulis dapat merumuskan solusi yang tepat untuk meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.
3.2 Analisis Transshipment
Analisis transshipment menjelaskan bagaimana metode ini dapat diterapkan dalam sistem pengiriman barang. Dengan memahami proses pengiriman yang kompleks, sistem informasi dapat dirancang untuk mendukung pengiriman yang lebih efisien.
3.3 Analisis yang sedang berjalan
Analisis ini mengevaluasi bagaimana sistem yang ada saat ini berfungsi dan mengidentifikasi masalah yang sering terjadi. Dengan informasi ini, pengembangan sistem baru dapat lebih terfokus pada solusi yang tepat untuk masalah yang ada.
3.4 Analisis Dokumen
Analisis dokumen melibatkan evaluasi dokumen yang digunakan dalam proses pengiriman barang. Dengan memahami dokumen yang ada, sistem informasi baru dapat dirancang untuk memudahkan akses dan pengolahan informasi.
3.5 Analisis kebutuhan data
Analisis kebutuhan data penting untuk menentukan jenis data yang harus dikumpulkan dan dikelola dalam sistem informasi. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa sistem dapat memberikan informasi yang relevan dan akurat.
3.6 Analisis kebutuhan sistem
Analisis kebutuhan sistem mencakup identifikasi fungsionalitas yang dibutuhkan oleh sistem informasi. Dengan memahami kebutuhan ini, pengembangan sistem dapat lebih terarah dan sesuai dengan harapan pengguna.
3.7 Analisis perangkat lunak
Analisis perangkat lunak dilakukan untuk menentukan perangkat lunak yang paling sesuai untuk pengembangan sistem. Pemilihan perangkat lunak yang tepat sangat berpengaruh terhadap keberhasilan implementasi sistem informasi.
IV. PERANCANGAN SISTEM
Bab ini membahas tentang perancangan aplikasi sistem informasi pengiriman barang. Berbagai diagram dan model digunakan untuk menggambarkan alur kerja sistem, termasuk diagram aliran data, diagram konteks, dan diagram ERD. Desain sistem yang baik akan memudahkan implementasi dan penggunaan sistem oleh pengguna.
4.1 Perancangan Proses
Perancangan proses mencakup penggambaran alur kerja sistem informasi yang akan dikembangkan. Dengan menggunakan diagram aliran data, proses-proses yang terlibat dalam pengiriman barang dapat dijelaskan secara visual, sehingga memudahkan pemahaman pengguna.
4.2 Diagram Use Case
Diagram use case menggambarkan interaksi antara pengguna dan sistem. Dengan memahami kebutuhan pengguna, sistem dapat dirancang untuk memenuhi harapan dan mempermudah proses pengiriman barang.
4.3 Activity Diagram
Activity diagram digunakan untuk menggambarkan langkah-langkah dalam proses pengiriman barang. Dengan diagram ini, alur kerja sistem dapat dipahami dengan lebih baik, sehingga memudahkan dalam pengembangan dan implementasi.
4.4 Sequence Diagram
Sequence diagram menggambarkan urutan interaksi antara komponen dalam sistem. Dengan memahami urutan ini, pengembang dapat merancang sistem yang lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan pengguna.
4.5 Class Diagram
Class diagram digunakan untuk menggambarkan struktur data dalam sistem. Dengan memahami relasi antar kelas, pengembang dapat merancang basis data yang efisien dan mendukung kebutuhan sistem.
4.6 Perancangan Struktur Tabel
Perancangan struktur tabel penting untuk memastikan bahwa data yang disimpan dalam basis data terorganisir dengan baik. Dengan struktur yang tepat, pengolahan data dapat dilakukan dengan lebih efisien.
4.7 Struktur Program
Struktur program mencakup pengorganisasian kode dalam sistem informasi. Dengan struktur yang baik, pemeliharaan dan pengembangan sistem di masa mendatang dapat dilakukan dengan lebih mudah.
4.8 Struktur Menu
Perancangan struktur menu bertujuan untuk memudahkan navigasi dalam sistem informasi. Menu yang intuitif akan meningkatkan pengalaman pengguna dan mempermudah akses ke berbagai fitur sistem.
4.9 Perancangan Antar Muka (Interface)
Perancangan antar muka sangat penting untuk menciptakan pengalaman pengguna yang baik. Dengan desain yang menarik dan fungsional, pengguna dapat dengan mudah berinteraksi dengan sistem.
V. IMPLEMENTASI SISTEM
Bab ini membahas tahap implementasi sistem informasi pengiriman barang. Proses ini mencakup pengujian sistem, pelatihan pengguna, dan pengendalian sistem untuk memastikan bahwa sistem dapat berfungsi dengan baik setelah diterapkan. Implementasi yang baik akan menjamin keberhasilan sistem dalam jangka panjang.
5.1 Definisi Implementasi Sistem
Implementasi sistem adalah tahap di mana desain sistem diterjemahkan ke dalam kode yang dapat dijalankan. Proses ini melibatkan pengujian dan penyesuaian untuk memastikan bahwa sistem berfungsi sesuai dengan yang diharapkan.
5.2 Tujuan Implementasi Sistem
Tujuan implementasi sistem adalah untuk memastikan bahwa semua fungsionalitas yang dirancang dapat beroperasi dengan baik. Hal ini juga mencakup pelatihan pengguna agar mereka dapat menggunakan sistem dengan efektif.
5.3 Fasilitas Program
Fasilitas program mencakup semua fitur yang disediakan oleh sistem informasi. Dengan memahami fasilitas ini, pengguna dapat memanfaatkan sistem secara maksimal untuk mendukung kegiatan pengiriman barang.
5.4 Kegiatan Implementasi
Kegiatan implementasi mencakup semua langkah yang diambil untuk menerapkan sistem informasi. Ini termasuk pengujian, pelatihan, dan penyesuaian yang diperlukan agar sistem dapat berfungsi dengan baik.
5.5 Pengendalian Dan Sistem Pengamanan Data
Pengendalian dan pengamanan data sangat penting untuk melindungi informasi yang dikelola oleh sistem. Dengan sistem pengamanan yang baik, risiko kehilangan data dapat diminimalkan.
5.6 Kebutuhan Sistem Pengoprasian
Kebutuhan sistem pengoperasian mencakup perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan untuk menjalankan sistem informasi. Memahami kebutuhan ini penting untuk memastikan bahwa sistem dapat beroperasi dengan baik.
5.6.1 Kebutuhan Perangkat Keras
Kebutuhan perangkat keras mencakup spesifikasi komputer dan perangkat lainnya yang diperlukan untuk menjalankan sistem. Dengan perangkat keras yang memadai, sistem dapat beroperasi dengan optimal.
5.6.2 Kebutuhan Perangkat Lunak (software)
Kebutuhan perangkat lunak mencakup semua aplikasi yang diperlukan untuk mendukung operasional sistem. Memilih perangkat lunak yang tepat sangat penting untuk keberhasilan implementasi.
5.6.3 Pemakaian (Brainware)
Pemakaian brainware mencakup pelatihan dan pengembangan keterampilan pengguna. Dengan pengguna yang terampil, sistem informasi dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan efisiensi operasional.
VI. PENUTUP
Bab ini memberikan kesimpulan dari penelitian dan saran untuk pengembangan sistem di masa depan. Kesimpulan merangkum hasil penelitian dan menekankan pentingnya sistem informasi dalam meningkatkan efisiensi pengiriman barang. Saran diberikan untuk perbaikan lebih lanjut agar sistem dapat berkembang sesuai dengan kebutuhan pengguna.
6.1 Kesimpulan
Kesimpulan menyatakan bahwa sistem informasi pengiriman barang berbasis web yang dikembangkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan pengiriman barang. Dengan sistem ini, perusahaan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan.
6.2 Saran
Saran diberikan untuk pengembangan lebih lanjut dari sistem informasi ini. Hal ini mencakup peningkatan fitur, pengembangan antarmuka pengguna yang lebih baik, dan pelatihan berkelanjutan bagi pengguna untuk memastikan sistem dapat dimanfaatkan secara optimal.
Referensi Dokumen
- Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi ( H. Jogiyanto, M. )
- Analisis dan Disain Sistem Informasi: Pendekatan Terstruktur Teori dan aplikasi bisnis ( Hartono )
- Analisis dan Disain Sistem Informasi : Pendekatan Terstruktur Teori dan Aplikasi Bisnis ( H. Jogiyanto, M. )
- Membuat Aplikasi Database dengan Dreamweaver 8 ( Jayanto )
- Perancangan Sistem Informasi ( Kristanto )
- Membuat aplikasi web menggunakan mysql & vb.net secara professional ( Suprianto, dodi )
- Konsep Dan Tuntunan Praktis Basis Data ( Kadir, Abdul )
- Analisis Dan Perancangan Sistem dengan metode transshipment ( Andi Nugroho, Adi )