A
A’
g
Step 2 : Rangkuman Geometri Dimensi Tiga
1. Kubus
(a) Luar permukaan kubus ( L ) = 6.a2 cm2 (b) Volume kubus ( V ) = a3 cm3
(c) Panjang diagonal sisi = a√2 cm (d) Panjang diagonal ruang = a√3 cm
2. Balok
a) Luas permukaan balok ( L ) = 2 (p.l + p.t + l.t) cm2 b) Volume balok ( V ) = p.l.t cm3
3. Prisma
a) Luas selubung prisma segi-n beraturan = keliling bidang alas x panjang rusuk tegak b) Luas sisi prisma segi-n beraturan = luas bidang alas + luar selubung + luas bidang atas c) Luas selubung prisma segi-n miring = keliling irisan siku-siku x panjang rusuk tegak d) Volume prisma tegak = luas alas x panjang rusuk tegak
e) Volume prisma miring = luas irisan siku-siku x panjang rusuk tegak
4. Limas
a) Luas = luas alas + jumlah luas sisi tegak
b) Volume =
3
1
x luas alas x tinggi
5. Kedudukan Titik, Garis, Bidang dalam Ruang a) Jarak titik ke garis
Jarak A ke garis g = AA’
b) Jarak titik ke bidang
Jarak A ke bidang
α
= AA’
1 A
A
α
Bimbingan Belajar SMES © www.bimbelSMES.com
Garis g dan h berpotongan di A Garis g dan h berhimpit
Garis g & h sejajar Garis g & h bersilangan (garis h menembus bidang
α
di A) c) Kedudukan garis-garis1) 2)
3) 4)
d) Sudut antara 2 garis bersilangan
- Buat garis yang sejajar dengan garis g & sekaligus memotong garis h - Sudut yang dibentuk itulah hasilnya
e) Sudut antara garis dan bidang yang berpotongan
f) Sudut antara 2 bidang berpotongan
α
gh A
g h
α
g h
α
h
g
h
g’ g
α
g’ g
α
β
α
,
β
k
ℓ
α
h g
A
1. Buat garis g' yang merupakan proyeksi g thd bidang
α
.2. Sudut yang dibentuk antara g dan g' adalah hasilnya.
1. Tentukan garis potong antara α dan β yaitu di (α, β) 2. Buat garis pada bidang
α
yang ┴ (α, β) yaitu garisℓ
3. Buat garis pada bidang
β
yang ┴ (α, β) sekaligus memotong ℓ yaitu k4. Sudutnya adalah sudut yang dibentuk oleh garis ℓ dan k
6. Menggambar Bangun Ruang
a) Bidang gambar = bidang yang dipakai untuk menggambar b) Bidang frontal = bidang yang sejajar dengan bidang gambar c) Bidang ortogonal = bidang yang ┴ dengan bidang frontal
d) Sudut surut = sudut yang dibentuk oleh garis frontal horizontal ke kanan dengan garis
ortogonal ke belakang
e) Perbandingan ortogonal = panjang garis yang dilukis dibagi dengan garis sebenarnya
7. Irisan
Langkah-langkah menggambar irisan dengan sumbu afinitas (1) Hubungkan titik-titik pada bidang yang diiris menjadi garis (2) Tembuskan 2 garis pada bidang alas yaitu pada titik P dan Q
(3) Garis PQ itulah sumbu afinitasnya, lalu perpanjanglah garis tersebut
(4) Melalui sb afinitas, hubungkan titik-titik yang ada dan buatlah bidang irisannya Contoh : Kubus ABCD.EFGH. Gambar bidang irisan yang melalui titik K, L, H !
Langkah-langkah :
(1) Buat garis KL, HL dan HK
(2) Garis KL diperpanjang dan dipotongkan dengan perpanjangan garis AB yaitu perpotongan di P
(3) Garis HL diperpanjang dan dipotongkan dengan perpanjangan paris DB yaitu perpotongan di Q
(4) Sumbu afinitas yaitu garis yang melalui PQ
(5) Garis BC diperpanjang dan dipotongkan dengan sumbu afinitas yaitu di R
(6) Dari R buat garis melalui L dan terus diperpanjang sampai memotong garis GC di ititk M. inilah titik yang kita cari-cari.
(7) Bidang HKLM inilah bidang irisan tersebut. D
sumbu afinitas
Bimbingan Belajar SMES © www.bimbelSMES.com
Tambahan Dimensi Tiga
1. Garis Bagi Dalam
4. Dalil Manelaus
Bujursangkar istimewa Persegi panjang istimewa
Berlaku Hubungan :
• AE : EB = AC : BC
Berlaku Hubungan :
• c1 + c2 = c
Berlaku Hubungan :
•
⋅
⋅
=
1
Berlaku Hubungan :
• AD : DB = AC : CB