• Tidak ada hasil yang ditemukan

renstra RSTN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "renstra RSTN"

Copied!
103
0
0

Teks penuh

(1)

renstra RSTN

2012-2017

iii

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT karena atas rahmat dan karunia-Nya jua kami dapat menyelesaikan penyusunan Rencana Strategis Rumah Sakit Umum Daerah Tani Dan Nelayan, Kabupaten Boalemo Tahun 2012 – 2017 dengan baik.

Dokumen Rencana Starategis Rumah Sakit Umum Daerah Tani Dan Nelayan, Kabupaten Boalemo disusun sebagai acuan bagi penyelenggaraan pemerintahan khususnya di bidang kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat selama kurun waktu perencanaan yaitu tahun 2012 – 2017 dan sebagai tindak lanjut dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Boalemo Tahun 2012 – 2017.

Akhirnya saya sampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang telah bekerja keras dalam penyusunan dokumen rencana strategis ini. Semoga Allah. SWT senantiasa memberikan petunjuk serta memberikan kekuatan kepada kita semua dalam melaksanakan pembangunan kesehatan.

Tilamuta, April 2012 Ka. BP. RSUD Tani dan Nelayan

Kabupaten Boalemo

dr. Muh. Jamal, MPH. AAAK

(2)

renstra RSTN

2012-2017

iii DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ... i DAFTAR ISI... ii

DAFTAR LAMPIRAN... iii

BAB I . PENDAHULUAN A. Latar Belakang ... 1

B. Pengertian ……….. 1

C. Maksud dan Tujuan Penyusunan ... 2

D. Landasan Penyusunan... 2

E. Sistematika Penulisan ………... …. 2

BAB II. GAMBARAN UMUM A. Kondisi Umum SKPD... 4

B. Permasalahan ……….…... 6

C. Proyeksi Lima Tahun Ke Depan ... 7

D. Capaian Pelayanan berdasarkan Indikator Kinerja ... 8

BAB.III TUGAS POKOK DAN FUNGSI A. Tugas Pokok Dan Fungsi... 10

BAB IV. VISI, MISI DAN KEBIJAKAN A. Visi Dan Misi Kepala Daerah... 20

B. Visi Dan Misi SKPD ... . 26

C. Tujuan Dan sasaran ………..……… 28

D. Analisis Faktor Internal Dan Eksternal ... 28

E. Isu-Isu Pengembangan ………. 60

F. Kebijakan ………... 79

BAB V. RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN INDIKATIF A. Perspektif Strategi Program Rumah Sakit... 65

B. Progam dan kegiatan ... 66

(3)

renstra RSTN

2012-2017

iii

DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN :

1. Matriks 1 Rencana Strategi RSUD Tani Dan Nelayan Tahun 2012 - 2017 2. Matriks 2 Pentahapan Kegiatan Berdasarkan Program

3. Matriks 3 Rencana Program Lima Tahunan SKPD 4. Matriks 4 Rencana Dana Indikatif Lima Tahun SPKD

(4)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 1

BAB I.

PENDAHULUAN

A. Latar belakang Penyusunan Renstra SKPD

Sebagai salah satu pelaku pembangunan kesehatan di Daerah Kabupaten Boalemo, maka RSUD Tani dan Nelayan telah menyusun Rencana Strategi (Renstra) yang merupakan dokumen kerja SKPD untuk masa kerja lima tahun mendatang. Dokumen ini menjadi penting karena dalam masa lima tahun tersebut, SKPD berkewajiban untuk mempertanggung jawabkan kinerjanya sesuai dengan dokumen perencanaan ini. Selain itu urgensi penyusunan Renstra SKPD ini adalah :

1. Menjadi acuan penyusunan Renja SKPD 2. Dasar penilaian kinerja Kepala SKPD 3. Menjadi acuan penyusunan Lakip SKPD

Renstra SKPD dapat juga dijadikan sebagai bahan evaluasi yang penting agar pembangunan dapat berjalan secara lebih sistematis, komprehensif dan tetap fokus pada pemecahan masalah-masalah mendasar yang dihadapi Kabupaten Boalemo khususnya di bidang pelayanan kesehatan rujukan.

Dokumen Renstra ini bersifat jangka pendek dan menengah namun tetap di-letakkan pada jangkauan jangka panjang, dan mengacu kepada visi misi Bupati Boa-lemo sehingga rumusan visi, misi & arah kebijakan pembangunan bidang kesehatan Kabupaten Boalemo untuk lima tahun mendatang dapat bersinergi dengan arah pembangunan Bupati sebagai Kepala Daerah terpilih untuk periode 2012- 2017.

Usaha mewujudkan visi, misi dan arah kebijakan yang tertuang dalam dokumen renstra ini perlu didukung dengan strategi umum, yang kemudian diterjemahkan ke dalam program-program pembangunan kemudian diuraikan kedalam kegiatan-kegiatan yang mendukung masing-masing program tersebut.

Renstra ini merupakan dokumen perencanaan yang bersifat indikatif, memuat program-program kerja yang akan dilaksanakan oleh RSUD Tani dan Nelayan dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan masyarakat melalui upaya pelayanan kesehatan rujukan, untuk kurun waktu 2012 – 2017.

B. Pengertian

Rencana Strategi atau disingkat Renstra adalah sebuah dokumen

perencanaan lima tahunan yang menggambarkan visi, misi, tujuan, kebijakan, program dan kegiatan daerah yang merupakan tolak ukur penilaian Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP).

(5)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 2

C. Maksud Dan Tujuan Penyusunan

Maksud penyusunan Renstra SKPD ini adalah tersedianya dan tersusunnya dokumen perencanaan kesehatan. Sedangkan tujuan penyusunan Renstra SKPD ini adalah tersedianya suatu dokumen yang strategik dan komprehensif yang menjamin adanya konsistensi perumusan kondisi atau masalah daerah, perencanaan arah kebijaksaan, pembuatan strategi hingga pemilihan program strategis yang sesuai dengan kebutuhan daerah di bidang kesehatan.

Dengan demikian ini dapat dijadikan acuan dan pegangan RSUD Tani Dan Nelayan Boalemo dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan & pembangunan. D. Landasan Penyusunan

Landasan Normativ Penyusunan Rencana Strategi RSUD Tani & Nelayan ada-lah UU nomor. 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional E. Sistematika Penulisan.

Dokumen Renstra SKPD tahun 2012 – 2017 RSUD TN Boalemo ini disusun sebagai berikut :

BAB I. PENDAHULUAN.

1. Latarbelakang penyusunan Renstra SKPD 2. Pengertian

3. Maksud dan tujuan penyusunan 4. Landasan penyusunan

5. Sistematika penulisan. BAB II. GAMBARAN UMUM.

1. Kondisi Umum SKPD 2. Permasalahan

3. Proyeksi 5 Tahun Ke Depan

4. Capaian Pelayanan Berdasarkan Indikator Kinerja BAB III. TUGAS POKOK DAN FUNGSI.

BAB IV. VISI, MISI, TUJUAN, KEBIJAKAN DAN STRATEGI 1. Visi dan Misi Kepala Daerah

2. Visi dan Misi SKPD 3. Tujuan dan Sasaran

4. Analisis Faktor Internal dan Eksternal 5. Isu-Isu Pengembangan

5. Kebijakan

BAB V. RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN INDIKATIF. BAB VI. PENUTUP.

(6)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 3

BAB II.

GAMBARAN UMUM

A. Kondisi Umum SKPD

Rumah Sakit Umum Daerah Tani dan Nelayan memiliki sarana dan prasarana sesuai kualifikasi type c, penyediaan fasilitas pendukung untuk masing-masing sarana menjadi perhatian penuh pihak manajemen, dalam setiap tahun anggaran senantiasa dilakukan penyempurnaan demi peningkatan kualitas pelayanan perawatan.

Pertimbangan penambahan sarana pelayanan mempertimbangkan indikator-indikator pelayanan dan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran pemerintah daerah. Sarana dan prasarana saat ini yang dimiliki oleh RSUD Tani dan Nelayan sebagai mana digambarkan berikut ini :

1. Bangunan

Rumah Sakit Umum Daerah Tani dan Nelayan (RSTN) telah memiliki sarana gedung yang terdiri dari :

a. Gedung A : Gedung Administrasi b. Gedung B : Gedung Poliklinik

c. Gedung C : Gedung Central Medical Unit (CMU) d. Gedung D : Gedung Perawatan 1 dan 2

e. Gedung E : Gedung Loundry f. Gedung F : Gedung Kitchen g. Gedung Perawatan 2 Lantai h. Gedung Perawatan Isolasi i. Gedung UTD

j. Gedung Administrasi Pelayanan Medis k. Gedung Serba Guna

l. Rumah Dinas Direktur 1 Unit m. Rumah Dinas Dokter Ahli 3 Unit n. Rumah Dinas Para Medis 2 Unit

Setiap gedung di atas pada umumnya sudah dilengkapi oleh fasilatas furniture dan alat-alat kesehatan. Untuk alat-alat kesehatan di gedung UTDRS akan diedakan tahun ini dengan sumber dana DAK.

2. Sarana Penunjang

Beberapa Sarana penunjang yang tersedia yaitu : a. Mobil Ambulance 4 Unit

(7)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 4

b. Mobil Operasional 1 Unit c. Mobil Direktur 1 Unit d. Motor Opersional 3 Unit e. Generator 1 Unit

f. Water Reservoar 1 Unit g. Incinerator 1 Unit h. PHBS

i. Jaringan Komputerisasi (Wireles) & SIM j. Sound Sistem

3. Pelayanan Medis meliputi :

a) Pelayanan Rawat Jalan terdiri dari :  UGD  Poli Umum  Poli Interna  Poli Gigi  Poli Bedah  Poli Mata  Poli Obgyn  Poli Anak  Poli Jantung  Fisiotherapy

b) Pelayanan Rawat Inap terdiri dari :  Perawatan Bedah

 Interna Kelas I  Interna Kelas II  Interna Kelas III  VK/Persalinan  R Ibu dan Bayi  R. Anak

 R. Isolasi

4. Penunjang Medis meliputi :

a). Penunjang Perawatan terdiri dari :  Instalasi Gizi

 Instalasi Farmasi

 Instalasi House Keeping  UTD (Unit Transfusi Darah)

(8)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 5

b). Penunjang Diagnostik terdiri dari :  Instalasi Radiologi

 Instalasi Laboratorium  Instalasi USG/EKG

5. Penyusunan Program dan Informasi RS meliputi :

a). Perencanaan b). SP2RS dan SIM RS c). Instalasi Rekam Medis

6. Pelayanan Ketatausahaan meliputi : a). Kepegawaian, umum dan perlengkapan. b). Keuangan.

B. Permasalahan

Beberapa masalah yang dihadapi oleh RSUD Tani Dan Nelayan meliputi :

1. Keteresedian Sarana Dan Prasarana

Sarana dan prasarana di RSUD Tani Dan Nelayan sampai saat ini belum memenuhi tipe Rumah Sakit kelas C, antara lain belum memiliki ruang ICU dan peralatannya, Instalasi Farmasi, Gedung Perawatan Bedah kurang memadai, ruang VIP belum dilengkapi oleh fasilitas yang sesuai.

2. Sumber Daya Manusia Kesehatan

a. Profesionalisme Sumber Daya Manusia/ SDM di rumah sakit dan jumlah tenaga kesehatan yang masih minim/kurang

b. Dokter spesialis merangkap kerja di SKPD lain.

c. Kepala RS/ direktur masih merangkap sebagai tenaga fungsional RS . d. Belum memiliki dokter spesialis anesthesia, dokter spesialis radiolo-gi,

dokter Spesialis Patologi Klinik untuk mendukung pelayanan.

e. Sistem informasi Manajemen (SIM) rumah sakit yang belum terkoneksi ke semua pelayanan.

f. Biaya pemeliharaan sarana dan prasarana RS sangat tinggi, yang tidak diimbangi oleh anggaran yang memadai.

C. Proyeksi 5 Tahun Ke depan

Berdasarkan kemampuan sumber daya dan permasalahan yang ada, maka dapat diproyeksikan pencapaian program 5 tahun kedepan sebagai berikut :

1. Meningkatnya cakupan pelayanan rumah sakit secara bertahap dari tahun 2012 – 2017, yang dicerminkan dalam :

(9)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 6

- Kunjungan UGD menjadi 698 kunjungan.

- Kunjungan Rawat Inap menjadi 2621 kunjungan.

- Jumlah pemeriksaan instalasi Radiologi menjadi 2100 pemeriksaan - Jumlah pemeriksaan instalasi Laboraratorium 2621 pemeriksaan - Jumlah resep yang dilayanani di instalasi farmasi menjadi 94.729

resep.

- Penerimaan meningkat sampai dengan sejumlah Rp. 1,476,297,760. 2. Efisiensi pelayanan yang semakin meningkat secara bertahap dari

tahun 2012 - 2017 yang ditunjukan dalam :

- Peningkatan jumlah rata-rata pemanfaatan tempat tidur / Bed Ocupancy Rate (BOR) mencapai 60 %.

- Rata-rata lama tinggal di rumah sakit / Average Length Of Stay (ALOS) menjadi 4-9 Hari.

- Frekwensi pemakaian TT / Bed Turn Over (BTO) menjadi 50 kali. - Rata-rata lama tempat tidur tidak terpakai / Turn Over Interval (TOI)

menjadi 1 hari.

3. Mutu pelayanan yang semakin meningkat dicerminkan dalam : - Angka kematian bersih / Net Death Rate (NDR) < 25 ‰ - Angka kematian umum / Gross Death Rate (GDR) < 40 ‰

- Hasil survey kepuasan pelanggan berupa Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) > 80 %

4. Terlaksananya pelayanan prima : cepat, tepat, akurat dan ramah. Serta Pola tarif yang menarik.

5. Tersedianya sarana dan prasarana serta sumber daya manusia yang sesuai perkembangan pelayanan.

6. Rasio ketenagaan semakin mendekati standar 7. Kompentensi SDM sesuai dengan tuntutan layanan.

(10)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 7

D. Capaian Pelayanan berdasarkan Indikator Kinerja

Perbandingan Ralisasi Out Put Pelayanan Thn 2009 - 2011

Berdasarkan tabel diatas bahwa capaian indikator pada:

1. Kunjungan Rawat Jalan pada tahun 2011 meningkat 1625 orang (32%) dari tahun 2010 . Peningkatan jumlah kunjungan pasien terjadi disemua unit pelayanan Rawat Jalan. Sedang untuk unit pelayanan Rawat Jalan bertambah pada Poliklinik THT dan Poliklinik Syaraf, dimana dokter spesialis THT & Spesialis Syaraf merupa-kan kerjasama dengan DInas Kesehatan Provinsi. Sehingga unit pelayanan rawat jalan mampu meningkatkan kinerja dari thn sebelumnya hingga mencapai 132 %. 2. Kunjungan Pasien Rawat Inap pada tahun 2011 meningkat menjadi 808 orang atau

sebanyak 139 % artinya unit pelayanan rawat inap mampu meningkatkan kinerja dari tahun sebelumnya hingga mencapai persentase 139 %.

3. BOR, pada tahun 2011 naik 53,62 (40 %), hal ini disebabkan adanya kenaikan jumlah kunjungan pasien yang dirawat. Terutama pasien rawat inap pada instalasi perawatan interna dan perawatan anak.

4. ALOS, pada tahun 2011 sama dengan tahun 2010 yaitu 5 hari artinya kinerja rumah sakit sama baik / cepat dengan tahun sebelumnya.

5. TOI, menurun pada tahun 2011 dengan angka 4 hari dari tahun 2010, artinya interval penggunaan tempat tidur pada tahun 2011 lebih cepat dari tahun 2010, karena adanya peningkatan jumlah pasien secara signifikan.

6. BTO, tahun 2011 meningkat menjadi 42 dari tahun 2010 (30 X) artinya frekuensi penggunaan TT bertambah 12x dibandingkan dengan penggunaan pd thn 2010. 7. NDR, pada tahun 2011 menurun menjadi 50 %. Penurunan ini masih dalam

kategori ideal, karena kurang dari 25/1000 penderita yang keluar.

8. GDR, pada tahun 2011 menurun 97 %. Penurunan ini masih dalam kategori ideal, karena kurang 45/1000 pasien yang keluar yaitu dengan capaian 33/1000

2010 2011

1 Kunj. Pasien Rawat Jalan Org 5054 6679 132

2 Kunj. Pasien Rawat Inap Org 2053 2861 139

3 B O R 60 - 85 % 40.53 56.62 140 4 ALOS 4--9 Hari 5 5 100 5 T O I 1 - 3 Hari 7 4 57 6 B T O 40-50 Kali 30 42 140 7 N D R < 25 % 14 7 50 8 G D R ≤ 45 % 34 33 97 % STANDAR RATIO SATUAN INDIKATOR NO REALISASI

(11)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 8

BAB III

TUGAS POKOK DAN FUNGSI

Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi)

A. Direktur RSUD-TN Mempunyai Tugas sebagai Berikut:

a. Menyusun rencana program dan kebijakan tekhnis RSUD-TN dalam rangka penerapan kebijakan Bupati.

b. Merumuskan kebijakan Operasional RSUD-TN sesuai peraturan Perundang-Undangan.

c. Mendistribusikan tugas, Sumber daya dan tanggung Jawab kepada Sekertaris, para Kepala bidang, Komite Medik, Komite Perawatan dan para bawahan lainnya guna kelancaran RSUD-TN.

d. Memimpin Sekertaris Para Kepala Bidang, Komite Medik, Komite Perawatan dan para bawahan lainnya dalam menyelenggarakan urusan operasional RSUD-TN.

e. Mengkoordinir Sekretaris, para Kepala Bidang, Komite Medik, Komite Perawatan dan para bawahan lainnya untuk menjalin kerjasama yang sinergis dan harmonis dalam penyelenggaraan operasional RSUD-TN. f. Memberikan petunjuk dan bimbingan teknis kepada kepala sub bagian

umum perlengkapan dan kepegawaian dan kepala sub bagian keuangan serta para bawahan lainnya dalam pelaksanaan tugas agar sesuai dengan rencana yang di harapkan.

g. Mengawasi, Mengendalikan dan membina pelaksanaan tugas-tugas bagian Sekretariat RSUD-TN agar sesuai dengan ketentuan Perundang-Undangan yang berlaku.

h. Menilai prestasi bawahan sebagai bhn pertimbangan pengembangan karir i. Mengevaluasi hasil kegiatan RSUD-TN secara keseluruhan.

j. Membuat laporan hasil kegiatan RSUD-TN sebagai bahan informasi dan pertanggung jawaban kepada Bupati.

k. Melakukan koordinasi lintas sektoral baik tingkat pusat maupun tingkat daerah dalam rangka penerapan kebijakan Bupati.

l. Memberikan saran dan pertimbangan kepada Bupati tentang kebijakan RSUD-TN.

m. Melaksanakan Tugas dinas lainnya yang di berikan oleh Bupati. B. Sekertaris

(12)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 9

a. Menysun rencana kegiatan Sekertaris dalam rangka penerapan kebijakan RSUD-TN berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan.

b. Menyusun rencana kebutuhan sumber daya berupa sarana, prsarana, tenaga, peralatan bahan dan kebutuhan lainnya sesuai prosedur dan ketentuan Peraturan Perundang-Undangan.

c. Mendistribusikan tugas sumber daya dan tanggung jawab kepada Kepala Sub Bagian Keuangan serta para bawahan lainnya guna kelancaran tugas Sekertaris.

d. Memimpin kepada Kepala Sub Bagian Umum, Perlengkapan dan Kepegawaian dan Kepala Sub Bagian Keuangan serta para bawahan lainnya dalam menyelenggarakan urusan Sekertaris RSUD-TN.

e. Mengkoordinir kepada Kepala Sub Bagian Umum, Perlengkapan dan Kepegawaian dan Kepala Sub Bagian Keuangan serta para bawahan lainnya untuk menjalin kerja sama yang sinergis dan harmonis dalam penyelenggaraan tugas Sekertaris RSUD-TN

f. Memberikan petunjuk dan bimbingan tekhnis Kepala Sub Bagian Umum, Perlengkapan dan Kepegawaian dan Kepala Sub Bagian Keuangan serta para bawahan lainnya dalam pelaksanaan tugas agar sesuai dengan rencana yang diharapkan.

g. Mengawasi, mengendalikan dan membina pelaksanaan tugas-tugas Sekertaris RSUD-TN agar sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku.

h. Menilai prestasi bawahan sebagai bahan pertimbangan pengembangan karir.

i. Mengevaluasi hasil kegiatan Sekertaris RSUD-TN secara keseluruhan j. Membuat hasil laporan kegiatan sekertaris RSUD-TN Sebagai bahan

informasi dan pertanggung jawaban Kepada Ka. Badan Pengelola RSUD-TN k. Melakukan koordinasi lintas bidang dalam rangka penerapan kebijakan

Kepala Badan Pengelola RSUD-TN.

l. Melaksanakan tugas dinas lainnaya yang diberikan oleh Kepala Badan Pengelola RSUD-TN.

C. Sub Bagian Umum, Perlengkapan, dan Kepegawaian

a. Menyusun rencana kegiatan Sub Bagian Umum, perlengkapan dan Kepegawaian dalam rangka penerapan kebijakan strategis Sekretaris RSUD-TN berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan.

(13)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 10

b. Menyusun rencana kebutuhan sumber daya berupa sarana, prasarana, tenaga, peralatan bahan dan kebutuhan lainnya sesuai prosedur dan ketentuan Perundang-Undangan.

c. Menerima, menginventarisir, menyimpan dan melakukan pemeliharaan barang berupa alat medis, non medis, kenderaan dinas dan bangunan RSUD-TN.

d. Mengawasi dan mendistribusikan barang dan logistik serta bertanggung jawab atas keamanan segala jenis perlengkapan kegiatan RSUD-TN.

e. Melaksanakan kegiatan administrasi, penomoran, pendistribusian, pengarsipaan agenda surat masuk keluar.

f. Melaksanakan kegiatan protokoler, transfortasi, keamanan, dan ketertiban serta urusan rumah tangga lainnya.

g. Melaksanakan administrasi kepegawaian, menyusun dan memelihara data-data kepegawaian, menyusun daftar urut kepangkatan, menyusun formasi dan anggaran belanja pegawai, menyusun buku induk pegawai dan membuat laporan kepegawaian secara periodik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

h. Membuat data kehadiran pegawaai, DP3 dan perjalanan dinas.

i. Membuat persiapan pengembangan kemampuan dan keterampilan tenaga kesehatan di lingkungan RSUD-TN

j. Mempersiapakan usulan pemberian hukuman jabatan/ hukuman disiplin PNS, usulan Bebas tugas, mutasi dan lain-lain yang berhubungan dengan demosi pegawai sesuai Peraturan Perundang-Undangan

k. Mempersiapakan usulan kenaikan pangkat, pemberian gaji, insentif, cuti, pensiun pemeriksaan kesehatan, jaminan keselamatan kerja dan lain-lain yang berhubungan dengan hak pegawai

l. Mengevaluasi hasil kegiatan Sub Bagian Umum, Perlengkapan dan kepegawaian secara keseluruhan

m. Membuat laporan hasil kegiatan Sub Bagian Umum, Perlengkapan dan Kepegawaian sebagai bahan Informasi dan pertanggung jawaban kepada atasan

n. Melaksanakan Tugas lain yang di berikan atasan. D. Sub Bagian Keuangan Mempunyai tugas sebagai berikut:

a. Menyusun rencana Kegiatan sub Bagian Keuangan dalam rangka penerapan kebijakan strategis sekertaris berdasarkan peraturan Perundang-Undangan.

(14)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 11

b. Menyusun rencana kebutuhan sumber daya berupa sarana, prasarana, tenaga, peralatan bahan dan kebutuhan lainnya sesuai prosedur dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

c. Mengumpulkan, mengolah, menyajikan dan menganalisa data-data keuangan secara akurat untuk informasi perencanaan dan pengambilan keputusan manajemen

d. Menerima, memferivikasi, membukukan dan melaksanakan penyetoran pendapatan fungsional RSUD-TN ke kas daerah sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan yang berlaku

e. Mengelola anggaran rutin maupun anggaran pembangunan yang bersumber dari APBD maupun APBN secara efektif, efisien transfaran dan akuntabel berdasarkan peraturaan Perundang-Undangan yang berlaku f. Melaksanakan pemotongan dan pembayaran pajak sesuai ketentuan

Perundang-Undangan yang berlaku

g. Mengevaluasi hasil kegiatan Sub Bagian Keuangan sebagai bahan informasi dan pertaanggung jawaban kepada atasan

h. Membuat laporan hasil kegiatan Sub Bagian Keuangan sebagai bahan informasi dan pertanggung jawaban kepada Atasan.

i. Melaksanakan tugas lain yang di berikan atasan. E. Bidang Pelayanan Medis mempunyai tugas sebagai berikut:

a. Menyusun rencana kegiatan Bidang Pelayanan Medis dalam rangka penerapan kebijakan strategis RSUD-TN berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan.

b. Menyusun Rencana Kebutuhan Sumber daya berupa Sarana, prasarana, tenaga, peralatan, bahan dan kebutuhan lainnya sesuai prosedur dan ketentuan Peraturan Perundang-Undangan.

c. Mendistribusikan tugas, sumber daya dan tanggung jawab kepada para kepala seksi dan para kepala Instalasi terkait guna kelancaran Tugas Bidang Pelayanan Medis.

d. Memimpin para kepala seksi dan para kepala Instalasi terkait dalam menyelenggrakan urusan Bidang Pelayanan medis RSUD-TN.

e. Mengkoordinir para kepala seksi dan para kepala instalasi terkait untuk menjalin kerjasama yang sinergis dan harmonis dalam penyelenggaraan tugas Bidan Pelayanan Medis RSUD-TN.

(15)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 12

f. Memberikan petunjuk dan bimbingan tekhnis kepada para kepala seksi dan para kepala instalasi terkait dalam pelaksanaan tugas agar sesuai dengan rencanan yang diharapkan.

g. Mengawasi, mengendalikan dan membina pelaksanaan tugas-tugas bidang pelayanan medis RSUD-TN agar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

h. Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan pengembangan karir.

i. Mengevaluasi hasil kegiatan bidang Pelayanan Medis RSUD-TN secara keseluruhan.

j. Membuat laporan hasil kegiatan bidang pelayanan Medis RSUD-TN sebagai bahan informasi kepada direktur RSUD-TN.

k. Melakukan Koordinasi lintas bidang dan sekretaris di lingkungan RSUD-TN dalam rangka penerapan kebijakan direktur RSUD-RSUD-TN.

l. Melaksnakan tugas dinas lainnya yang di berikan oleh direktur RSUD-TN. F. Seksi Rawat Jalan mempunyai tugas sebagai berikut:

a. Menyusun rencana kegiatan Seksi Rawat Jalan dalam rangka penerapan kebijakan strategis RSUD-TN berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan.

b. Menyusun rencana kebutuhan sumber daya berupa sarana, prasarana, tenaga, peralatan bahn dan kebutuhan lainnya sesuai prosedur dan ketentuan Perundang-Undangan.

c. Mengumpulkan, mengolah menyajikan dan menganalisis data-data pelayanan rawat jalan secara akurat untuk informasi perencanaan dan pengambilan keputusan manajemen.

d. Melakukan koordinasi dengan para kepala instalasi terkait dalam rangka penerapan kebijakan strategis kepala Biidang Pelayanan Medis.

e. Melakukan koordinasi dengan para kepala instalasi terkait dalam rangka Pelayanan Medis, Pelayanan Asuhan Keperawatan dan pelayanan lainnya, melakukan pencatatan Rekam Medis dan catatan lainnya, memberikan informasi/penjelasan dan meminta persetujuan tindakan medis atau terapi yang di berikan kepada pasien/wali keluarga sesuai standar dan prosedur pelayanan yang berazaskan Patient safety dan kode etik profesi serta kode etik Rumah Sakit.

f. Memfasilitasi dan memediasi kebutuhan instalasi terkait sesuai ketentuan Peraturan Perundang-Undangan.

(16)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 13

g. Mengevaluasi hasil kegiatan Seksi Rawat Jalan secara keseluruhan.

h. Membuat laporan hasil kegiatan Seksi Rawat Jalan sebagai bahan informasi dan pertanggungjawaban kepada atasan.

i. Melaksanakan tugas lain yang di berikan oleh atasan. G. Seksi Rawat Inap mempunyai tugas sebagai berikut:

a. Menyusun rencana kegiatan Seksi Rawat Inap dalam rangka penerapan kebijakan strategis RSUD-TN berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan.

b. Menyusun rencana kebutuhan sumber daya berupa sarana, prasarana, tenaga, peralatan bahan dan kebutuhan lainnya sesuai prosedur dan ketentuan Peraturan Perundang-Undangan.

c. Mengumpulkan, mengolah menyajikan dan menganalisis data-data pelayanan Rawat Inap secara akurat untuk informasi perencanaan dan pengambilan keputusan manajemen.

d. Melakukan koordinasi dengan para kepala instalasi dalam rangka penerapan kebijakan strategi kepala Bidang Pelayanan Medis,

e. Melakukan koordinasi dengan para kepala Instalasi terkait dalam rangka Pelayanan Medis, Pelayanan Asuhan Keperawatan dan pelayanan lainnya, melaksanakan pencatatan Rekam Medis dan catatan lainnya, memberikan informasi/penjelasan dan meminta persetujuan tindakan medis atau terapi yang di berikan kepada pasien/wali/keluarga sesuai standar dan prosedur pelayanan yang berazaskan Patient safety dan kode etik profesi serta kode etik rumah sakit,

f. Memfasilitasi dan memediasi kebutuhan Instalasi terkait sesuai ketentuan Peraturan Perundang-Undangan

g. Mengevaluasi hasil kegiatan Seksi Rawat Inap secara keseluruhan

h. Membuat laporan hasil kegiatan Seksi rawat Inap sebagai bahan informasi dan pertanggung jawaban kepada atasan.

i. Melaksanakan tugas lain yang di berikan oleh atasan. H. Bidang Penunjang Medis mempunyai tugas sebagai berikut:

a. Menyusun rencana kegiatan Bidang Penunjang Medis dalam rangka penerapan kebijakn strategis RSUD-TN berdasarkan aturan Perundang-Undangan.

(17)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 14

b. Menyusun rencana kebutuhan sumber daya berupa sarana, Prasarana, tenaga, peralatan bahan dan kebutuhan lainnya sesuai prosedur dan ketentuan Peraturan Perundang-Undangan.

c. Mendistribusikan tugas, sumber daya dan tanggung jawab kepada para Kepala Seksi dan Para Kepala Instalasi terkait guna kelancaran tugas Bidang Penunjang Medis.

d. Memimpin para Kepala Seksi dan para kepala Instalasi terkait dalam menyelenggarakan urusan bidang Penunjang medis RSUD-TN

e. Mengkoordinir Para Kepala Seksi dan para kepala instalasi terkait untuk menjalin kerja sama yang sinergis dan harmonis dalam penyelenggaraan tugas Bidang Penunjang Medis RSUD-TN

f. Memberikan petunjuk dan bimbingan tekhnis kepada para kepala seksi dan para kepala instalasi terkait dalam pelaksanaan tugas agar sesuai dengan rencana yang di harapkan

g. Menagawasi, mengendalikan dan membina pelaksanaan tugas-tugas Bidang Penunjang Medis RSUD-TN agar sesuai dengan ketentuan peraturan Perundang-Undangan yang berlaku.

h. Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan pengembangan karir

i. Mengevaluasi hasil kegiatan Bidang Penunjang Medis RSUD-TN secara keseluruhan

j. Membuat laporan hasil kegiatan bidang Penunjang Medis sebagai bahan informasi kepada Kepala Badan RSUD-TN

k. Melakukan koordinasi lintas bidang dan sekretaris di lingkungan RS dalam rangka kebijakan Kepala Badan Pengelola RSUD-TN

l. Melaksanakan tugas dinas lainnya yang di berikan oleh Ka. BP. RSUD-TN. I. Seksi Penunjang Diagnostik mempunyai tugas sebagai berikut:

a. Menyusun rencana kegiatan Seksi Penunjang diagnostik dalam rangka penerapan kebijakan strategis RSUD-TN berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan

b. Menyusun Rencana kebutuhan sumber daya berupa sarana, prasaranaa, tenaga, peralatan, bahan dan kebutuhan lainnya sesuai prosedur dan ketentuan Perundang-Undangan.

c. Mengumpulkan, mengolah menyajikan dan menganalisis data-data pelayanan penunjang diagnostik secara akurat untuk informasi perencaanaan dan pengambilan keputusan manajemen

(18)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 15

d. Melakukan koordinasi dengan para kepala instalasi terkait dalam rangka penerapan kebijakan strategis kepala Bidang Penunjang Medis

e. Melakukan koordinasi dengan kepala instalasi terkait dalam rangka pelayanan penunjang diagnostik, melaksanakan pencatatan Rekam Medis dan catatan lainnya serta memberikan informasi/ penjelasan atas pemeriksaan penunjang diagnostik yang di berikan kepada pasien/ wali keluarga sesuai standar dan prosedur pelayanan yang berazaskan Patient

safety dan kode etik profesi serta kode etik Rumah Sakit.

f. Memfasilitasi dan memediasi kebutuhan instalasi terkait sesuai ketentuan Peraturan Perundang-Undangan.

g. Mengevaluasi hasil kegiatan Seksi Penunjang Diagnostik secara keseluruhan

h. Membuat laporan hasil kegiatan Seksi Penunjang Diagnostik sebagai bahan informasi dan pertanggung jawaban kepada atasan

i. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan. J. Seksi Penunjang Keperawatan mempunyai tugas sebagai berikut:

a. Menyusun rencana kegiatan Seksi penunjang keperawatan dalam rangka penerapan. kebijakan strategis RSUD-TN berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan

b. Menyusun rencana kebutuhan sumber daya berupa sarana, prasarana, tenaga, peralatan bahan dan kebutuhan lainnya sesuai prosedur dan ketentuan Peraturan Perundang-Undangan

c. Mengumpulkan, mengolah, menyajikan dan menganalisis data-data pelayanan penunjang keperawatan secara akurat untuk informasi perencanaan dan pengambilan keputusan manajemen.

d. Melakukan koorrdinasi dengan para Kepala Instalasi terkait dalam rangka penerapan kebijakan strategis Kepala Bidang Penunjang Medis

e. Melakukan koordinasi dengan para Kepala Instalasi terkait dalam rangka pelayanan penunjang keperawatan, melaksanakan Pencatatan Rekam Medis dan catatan lainnya serta memberikan informasi/penjelasan atas pelayanan penunjang keperawatan yang di berikan kepada pasien pasien/wali keluarga sesuai standar dan prosedur pelayanan yang berazaskan patient safety dan kode detik profesi serta kode etik RS.

f. Memfasilitasi dan memediasi kebutuhan instalasi terkait sesuai ketentuan Peaturan Perundang-Undangan.

(19)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 16

g. Mengevaluasi hasil kegiatan seksi penunjang keperawatan sebagai bahan informasi dan pertanggung jawaban kepada atasan

h. Membuat laporan hasil kegiatan seksi Penunjang keperawatan sebagai bahan informasi dan pertanggung jawaban kepada atasan

i. Melaksanakan tugas lain yang di berikan oleh atasan.

K. Bidang Penyusunan Program dan Informasi Rumah Sakit mempunyai tugas sebagai berikut:

a. Menyusun rencana kegiatan bidang Perencanaan dan informasi Rumah Sakit dalam rangka penerapan kebijakan strategis RSUD-TN berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan

b. Menyusun rencana kebutuhan sumber daya berupa Sarana, Prasarana, Tenaga, Peralatan bahan Dan Kebutuhan Lainnya sesuai prosedur dan ketentuan Peraturan Perundang-Undangan

c. Mendistribusikan tugas sumber daya dan Tanggung jawab kepada para Kepala Seksi dan para Kepala Instalasi terkait guna kelancaran tugas Bidang Perencanaan dan Informasi RSUD-TN.

d. Memimpin para Kepala Seksi dan para kepala instalasi terkait dalam menyelenggarakan urusan Bidang Perencanaan dan Informasi RSUD-TN e. Mengkoordinir para kepala seksi dan para Kepala Instalasi dalam

penyelenggaraan tugas bidang Perencanaan dan Informasi RSUD-TN. f. Memberikan petunjuk dan bimbingan tekhnis kepada para Kepala Seksi

dan para Kepala Instalasi terkait dalam pelaksanaan tugas agar sesuai dengan rencana yang di harapkan.

g. Mengawasi, mengendalikan dan membina pelaksanaan tugas-tugas Bidang Perencanaan dan Informasi RSUD-TN agar sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku

h. Mengkoordinir penyusunan Program perencanaan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang, pembangunan dan pengembangan RSt i. Mengkoordinir sistem pencatatan, pelaporan dan sistem informasi Rumah

Sakit sesuai ketentuan Peraturan Perundang-Undangan.

j. Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan pengembangan karir .

k. Mengevaluasi hail kegiatan Bidang Perencanaan dan Informasi RSUD-TN secara keseluruhan

l. Membuat laporan hasil kegiatan sebagai bahan informasi dan pertanggung jawaban kepada atasan

(20)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 17

m. Melakukan koordinasi lintas bidang dan sekertaris dilingkungan RSUD-TN dalam rangka penerapan kebijakan Kepala Badan RSUD-TN

n. Melaksnakan tugas dinas lainnya yang di berikan oleh Kepala Badan Pengelola RSUD-TN.

L. Seksi Perencanaan dan Penelitian dan Pengembangan (Litbang)

a. Menyusun rencana kegiatan Seksi Perencanaan dan Litbang dalam rangka penerapan kebijakan straategis RSUD-TN berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan.

b. Menyusun rencana kebutuhan sumber daya berupa sarana, Prasarana, tenaga, peralatan, bahan dan kebutuhan lainnya sesuai prosedur dan ketentuan Peraturan Perundaang-Undangan

c. Mengumpulkan, mengolah, menyajikan dan menganalisis usulan kebutuhan Sekertaris dan msing-masing bidang Sub Bagian, Seksi dan instalasi fungsional yang ada di lingkungan kerja RSUD-TN.

d. Melakukan koordinasi dengan lintas Bidang, Bagian, Seksi dalam menyusun rancangan kegiatan jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang sesuai kebutuhan operasional RSUD-TN

e. Melakukan Koordinasi dengan lintaas bidang, bagian, seksi, dan sub bagian dalam menyusun rencana penggunaan anggaran, baik yang bersumber dari APBD maupun APBN sesuai kebutuhan operasional RSUD-TN berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan

f. Melakukan penelitian terkait dengan pengembangan RSUD-TN g. Mengevaluasi hasil kegiatan Seksi Perencanaan dan Litbang

h. Membuat laporan hasil kegiatan Seksi Perencanaan dan Penelitian Pengembangan sebagai bahan Informasi dan pertanggung jawaban kepada atasan.

i. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

M. Seksi Sistem Pencatatan dan pelaporan Rumah sakit dan sistem Informasi Manajemen rumah sakit (SP2RS dan SIM RS) mempunyai tugas sebagai berikut:

a. Menyusun rencana kegiatan Seksi SP2RS dan SIM RS dalam rangka penerapan kebijakan strategis RSUD-TN berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan

b. Menyusun rencana kebutuhan sumber daya berupa Sarana, Prasarana, tenaga, peralatan bahan daan kebutuhan lainnya sesuai prosedur dan ketentuan Peraturan Perundang-Undangan

(21)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 18

c. Melakukan koordinasi dengan Instalasi Rekam Medis dalam mengumpulkan, mengolah, menganalisis dan menyajikan data-data medis dan non medis terkait dengan operasional rumah sakit secara keseluruhan sebagai bahan informasi bahan evaluasi dan perencanaan serta bahan pengumpulan keputusan manajemen RSUD-TN

d. Membuat laporan internal dan eksternal pelayanan Rumah sakit secara periodik dan berjenjang

e. Melakukan koordinasi dengan Instalasi Rekam Medis dalam membangun dan mengembangkan sistem Informasi Manajemen rumah sakit yang ber-basis teknologi elektronik guna menunjang pelayanan Rumah Sakit sesuai kode etik informasi RS berdasarkan peraturan Perundang-Undangan f. Membangun dan mengembangkan sistem komunikasi efektif dalam

menunjang pelayanan rumah sakit sesuia kode etik Rumah Sakit berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan

g. Mengevaluasi hasil kegiatan Seksi SP2RS dan SIM secara keseluruhan h. Membuat laporan hasil kegiatan Seksi SP2RS dan SIM RS sebagai bahan

Informasi dan pertanggung jawaban kepada atasan i. Melaksanakan tugas lain yang di berikan oleh atasan.

N. Instalasi dan Unit pelayanan Fungsional merupakan perangkat fungsional operasional Rumah Sakit yang meliputi :

a. Pelayanan Medis rawat jalan dan rawat inap

b. Pelayanan penunjang diagnostik dn penunjang Keperawatan c. Sistem Pencatatan Rekam Medis

d. Pemeliharaan Sarana RSUD-TN. O. Komite Medis yaitu :

a. Kelompok tenaga Medis yang keanggotaannya dipilih dari anggota staf medis fungsional,

b. Mempunyai hubungan advokasi dengan kepala badan RSUD-TN

c. Merupakan satuan pengawas intern yaitu kelompok fungsional yang bertugas melaksanakan pengawasan terhadap pengelola sumber daya manusia RSUD-TN

d. Mempunyai tugas membantu kepala badan pengelola RSUD-TN menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP), memantau pelaksanaannya, melaksanakan pembinaan etika profesi, mengatur kewenangan profesi anggota staf medis fungsional

(22)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 19

e. Dalam melaksanakan tugasnya komdis dapat dibantu oleh panitia-panitia yang yang dibentuk untuk mengatasi masalah khusus

f. Pembentukan panitia ditetapkan oleh kepala badan RSUD-TN

g. Pembentukan komite medis ditetapkan dengan kepala Badan RSUD-TN. P. Komite keperawatan yaitu :

h. kelompok Tenaga paramedis keperawatan yang keanggotaannya dipilih dari anggota staf para medis keperawatan fungsional

i. Komite keperawatan bersama-sama komite medis berada mempunyai hubungan advokasi dengan kepala badan pengelola RSUD-TN

j. Komite keperawatan merupakan satuan pengawas intern yaitu kelompok fungsional yang bertugas melaksanakan pengawasan terhadap sumber daya manusia RSUD-TN khususnya tenaga medis keperawatan.

k. Komite Keperawatan bersama komite medis mempunyai tugas membantu Kepala badan RSUD-TN menyusun standar asuhan Keperawatan (SAK), memantau pelaksanaannya, melaksanakan pembinaan etika profesi, mengatur kewenangan profesi tenaga keperawatan.

l. Mengevaluasi kompetensi tenaga keperawatan sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan karir

m. Mengevaluasi dan membuat laporan hasil kerja komite keperawatan secara keseluruhan

n. Pembentukan Komite Medis di tetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Badan Pengelola RSUD-TN

Q. Dewan Penyantun Bertugas sebagai:

o. Kelompok pengarah / penasehat yang keanggotaannya terdiri dari unsur pemerintah daerah dan tokoh masyarakat

p. Mengarahkan Kepala Badan RSUD-TN dalam melaksanakan Visi dan misi RSUD-TN dalam memperhatikan kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah daerah

q. Dewan penyantun di tetapkan oleh Bupati Boalemo untuk masa bakti tiga tahun atas usul kepala Badan RSUD-TN melalui Sekretaris Daerah.

(23)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 20

BAB IV

VISI, MISI, TUJUAN, KEBIJAKAN DAN STRATEGI

A. Visi dan Misi Kepala Daerah

Visi Kabupaten Boalemo periode 2012-2017 yaitu:

“Terwujudnya Boalemo sebagai Kabupaten Produktif dan Mandiri”

Penjelasan dari visi ini diuraikan sebagai berikut :

(a) Boalemo sebagai Kabupaten Produktif

Mengandung arti suatu kondisi dimana seluruh potensi sumberdaya yang dimiliki mampu dioptimalkan dengan mengelola secara baik dan benar untuk menghasilkan produk pembangunan daerah yang berkualitas dan berkelanjutan. Untuk mewujudkan visi tersebut, pemerintah daerah dan seluruh masyarakat akan menggerakan energinya dalam melakukan ekonomisasi terutama sektor pertanian dan perikanan kelautan dengan memperhatikan faktor dominan seperti komoditas unggulan, permintaan pasar, dukungan industri hulu-hilir, pola usaha, jaringan dan kelembagaan usaha serta manajemen permodalan.

(b) Boalemo sebagai Kabupaten Mandiri

Mengandung arti suatu kondisi dimana kebutuhannya terpenuhi, mampu mengambil keputusan dan tindakan dalam penanganan masalahnya, mampu merespon dan berkontribusi terhadap upaya pembangunan dan tantangan zaman secara otonom dengan mengandalkan potensi dan sumberdaya yang dimiliki. Untuk mewujudkan visi ini, pemerintah daerah akan berupaya agar tidak terlalu bergantung pada pemerintah pusat, sementara masyarakat sudah tidak bergantung sepenuhnya kepada pemerintah daerah dalam menyelesaikan masalah dan permasalahannya dalam upaya meningkatkan kesejahteraannya.

Misi

Untuk mewujudkan Visi di atas, maka pemerintah daerah akan melaksanakan Misi sebagai berikut:

“Membangun Masyarakat Boalemo yang Cerdas, Berkualitas dan Sejahtera”.

Penjelasan Misi tersebut diuraikan sebagai berikut :

(a) Membangun Masyarakat Boalemo yang Cerdas

Artinya suatu upaya pemerintah dan masyarakat dalam mengembangkan potensi sumber daya manusia agar menjadi manusia berilmu pengetahuan,

(24)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 21

menguasai teknologi dan informasi, sehat jasmani dengan dasar keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

(b) Membangun Masyarakat Boalemo yang Berkualitas

Artinya suatu upaya pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan mutu pelayanan secara efektif dan efisien berdasarkan prinsip transparansi, akuntabilitas, demokrasi, adil dan penegakan supremasi hukum melalui pengembangan pola kemitraan antara pihak pemerintah daerah, DPRD, penegak hukum dan masyarakat untuk kemajuan daerah.

(c) Membangun Masyarakat Boalemo yang Sejahtera

Artinya suatu upaya pemerintah dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam dan sumber daya teknologi (buatan) guna memenuhi kebutuhan masyarakat Boalemo secara lahir dan batin. Dalam konteks ini,

pemerintah daerah melakukan pengembangan ekonomi produktif,

pembangunan infrastruktur yang merata, dan peningkatan iklim investasi yang kondusif menuju Boalemo yang produktif dan mandiri.

Tujuan

Mengacu pada visi dan misi Kabupaten Boalemo tahun 2012-2017 yang telah ditetapkan, maka tujuan yang hendak dicapai atau dihasilkan dalam kurun waktu 5 tahun sebagai berikut:

(a) Meningkatkan kuantitas sumber daya manusia yang berkualitas. (b) Meningkatkan produktifitas sumber daya manusia.

(c) Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. (d) Meningkatkan kapasitas pembiayaan pembangunan daerah. (e) Meningkatkan kualitas kehidupan demokrasi.

(f) Menciptakan ketaatan dan penegakan supremasi hukum.

(g) Meningkatkan perekonomian dan kemandirian daerah berbasis pertanian dengan komoditi unggulan jagung dan kakao.

(h) Meningkatkan produktifitas perikanan dan kelautan serta pembangunan wisata bahari di kawasan Teluk Tomini wilayah Kabupaten Boalemo.

(i) Membangun sarana dan prasarana infrastruktur strategis daerah secara merata dan fungsional.

Sasaran

Berdasarkan tujuan tersebut di atas, maka telah ditetapkan sasaran pembangunan Kabupaten Boalemo tahun 2012-2017 sebagai berikut :

(a) Tujuan Pertama; Meningkatkan kuantitas sumber daya manusia yang berkualitas. Sasarannya adalah:

(25)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 22

1. Meningkatnya implementasi norma agama dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat.(Bag. KESRA)

2. Meningkatnya aksesibilitas pendidikan oleh seluruh masyarakat pada semua jenjang dan jalur pendidikan dalam suasana yang kondusif.(Dinas PENDIDIKAN)

3. Meningkatnya penguasaan ilmu pengetahuan penduduk usia sekolah tamat SLTA dan sederajat dengan tambahan keterampilan wirausaha (agribisnis), komputer dan IT, serta kemampuan bahasa inggris. .(Dinas PENDIDIKAN) dan (NAKERTRANS)

4. Meningkatnya kuantitas guru dan tenaga pendidik yang berkualitas serta profesional.(Dinas PENDIDIKAN)

5. Meningkatnya sarana dan prasarana infrastruktur pendidikan pada semua jenjang pendidikan di seluruh kecamatan secara proporsional.(Dinas PENDIDIKAN)

6. Terpenuhinya standar kecukupan gizi individu dan keluarga.(Dikes)

7. Mengendalikan angka kelahiran dengan meningkatkan kualitas reproduksi. (Kantor KB & PP)

8. Pusat layanan kesehatan telah memenuhi standar mutu pelayanan dan dapat menjangkau serta dijangkau oleh masyarakat. (Dinas KESEHATAN) 9. Meningkatnya kuantitas dokter dan tenaga medis yang berkualitas serta

profesional. (Dinas KESEHATAN)

10. Meningkatnya jumlah desa siaga. (Dinas KESEHATAN)

11. Meningkatnya sarana dan prasarana infrastruktur kesehatan di semua wilayah secara proporsional. (Dinas KESEHATAN)

(b) Tujuan Kedua; Meningkatkan produktifitas sumber daya manusia.

Sasarannya adalah:

1. Meningkatnya motivasi, etos kerja dan produktifitas masyarakat. (NAKERTRANS)

2. Meningkatnya penduduk usia produktif menjadi tenaga kerja produktif yang bebas buta aksara. (NAKERTRANS)

3. Terbangunnya sarana dan prasarana peningkatan ketrampilan masyarakat yang produktif, berdaya guna dan berhasil guna. (NAKERTRANS)

4. Meningkatnya pemberdayaan perempuan & perlindungan Anak. ( KB & PP) 5. Meningkatnya kapasitas generasi muda berprestasi pada skala lokal,

regional, nasional dan internasional di bidang olah raga, kesenian dan kebudayaan.(PERHUBUNGAN)

(26)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 23

6. Terbangunnya sarana dan prasarana olah raga, kesenian dan kebudayaan. (PERHUBUNGAN)

7. Tertanggulanginya permasalahan kemiskinan melalui pemberdayaan rumah tangga dan masyarakat.(SOSIAL & PM)

(c) Tujuan Ketiga; Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, Sasarannya adalah:

1. Meningkatnya hubungan yang harmonis antara pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten, serta antar pemerintah daerah. (BKD)

2. Tertatanya organisasi pemerintahan daerah dan keseimbangan beban kerja setiap SKPD.(BKD)

3. Meningkatnya penerapan good governance dalam sistem pemerintahan di daerah dengan prinsip responsif, transparan, dan akuntabel dalam memberikan pelayanan prima serta suasana lingkungan kondusif. .(BKD) 4. Tersedianya data dan sistem informasi daerah berbasis e-goverment. .(BKD) 5. Terlaksananya pengelolaan pemerintahan yang terstruktur, sistematis dan

terintegrasi serta tepat waktu berdasarkan data yang akurat, valid dan terkini.(BKD)

6. Tersedianya sumber daya aparatur yang kapabel dan kompeten sesuai kebutuhan dan penempatannya dengan kinerja yang produktif. .(BKD) 7. Meningkatnya kapasitas aparatur pemerintahan desa sebagai garda

terdepan pengelolaan administrasi pemerintahan dan pelayanan masyarakat.(BKD)

8. Meningkatnya pelayanan publik yang terintegrasi secara online, cepat, tepat dan memenuhi standar pelayanan minimal serta mampu menjangkau seluruh masyarakat. (BKD)

(d) Tujuan Keempat; Meningkatkan kapasitas pembiayaan pembangunan daerah. Sasarannya adalah:

1. Meningkatnya kapasitas fiskal daerah (BPKAD)

2. Meningkatnya kualitas pengelolaan keuangan dan aset daerah (BPKAD) 3. Tercapainya predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) karena rendahnya

penyimpangan pengelolaan administrasi dan keuangan daerah. (INSPEKTORAT)

(27)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 24

(e) Tujuan Kelima; Meningkatkan kualitas kehidupan demokrasi. Sasarannya

adalah:

1. Terciptanya masyarakat yang demokratis. (KESBANG)

2. Meningkatnya partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan.(KESBANG) 3. Terbinanya organisasi masyarakat dan organisasi kepemudaan yang aktif dan produktif dalam pembangunan berdasarkan UU Dasar 1945 dan berasaskan Pancasila. (KESBANG)

(f) Tujuan Keenam; Menciptakan ketaatan dan penegakan supremasi hukum.

Sasarannya adalah:

1. Adanya kepastian hukum bagi seluruh masyarakat. (Bag. HUKUM)

2. Meningkatnya kesadaran dan ketaatan seluruh masyarakat terhadap hukum yang berlaku. (Bag. HUKUM)

3. Meningkatnya penegakan supremasi hukum. (Bag. HUKUM)

(g) Tujuan Ketujuh; Meningkatkan perekonomian dan kemandirian daerah berbasis pertanian dengan komoditi unggulan jagung dan kakao.

Sasarannya adalah:

1. Meningkatnya kuantitas penyuluh pertanian dan petani yang handal, berkualitas serta produktif.(PERTANIAN)

2. Terlindunginya lahan pertanian produktif demi ketahanan pangan daerah dan nasional. .(PERTANIAN)

3. Lestarinya lingkungan yang rentan degradasi lahan dan bencana alam.(KEHUTANAN)

4. Berkembangnya sentra-sentra produksi pertanian berbasis pewilayahan komoditi pertanian. (PERTANIAN)

5. Terciptanya Agropolitan berbasis jagung dan kakao sebagai komoditi unggulan daerah. (PERTANIAN)

6. Meningkatnya pendapatan petani. (PERTANIAN)

7. Tersedianya kelompok usahatani, UMKM dan koperasi pada setiap desa yang mampu meningkatkan pendapatan petani dan memajukan desanya.(KOPERINDAG)

8. Terciptanya agro industri dan kawasan industri berbasis kopetensi inti daerah. (KOPERINDAG)

9. Terciptanya kawasan perdagangan yang representative bagi pedagang. (KOPERINDAG)

(28)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 25

10. Tersedianya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi daerah. (BID)

11. Meningkatnya iklim investasi dan perekonomian daerah berbasis pertanian dan peternakan. (BID)

12. Meningkatnya ketahanan pangan yang berbasis pemberdayaan masyarakat. (PERTANIAN)

13. Tertanggulanginya kemiskinan dan pengangguran di pedesaan dengan memprioritaskan pemberdayaan masyarakat desa untuk mencapai tujuan Millenium Development Goal’s. (SELURUH SKPD)

14. Tersedianya sarana dan prasarana infrastruktur pertanian untuk memudah-kan akses dari ke sentra produksi pertanian. (PERTANIAN) dan (PU)

15. Terlaksananya intensifikasi, eksplorasi dan pendayagunaan potensi-potensi sumber daya alam dan pemanfaatan sumber energi dengan memperhatikan keberlanjutan serta kelestarian lingkungan hidup. (KEHUTANAN)

(h) Tujuan Kedelapan; Meningkatkan produktifitas perikanan dan kelautan serta pembangunan wisata bahari di kawasan Teluk Tomini wilayah Kabupaten Boalemo. Sasarannya adalah:

1. Meningkatnya kuantitas penyuluh perikanan dan nelayan yang handal, berkualitas serta produktif. (PERIKANAN)

2. Lestarinya hutan mangrove untuk menjaga habitat ikan laut dan kehidupan nelayan. (PERIKANAN)

3. Berkembangnya sentra-sentra produksi perikanan laut sebagai mata rantai yang terintegrasi dalam kawasan Minapolitan Teluk Tomini wilayah Kabupaten Boalemo. (PERIKANAN)

4. Berkembangnya sentra-sentra produksi perikanan air tawar yang terintegrasi. (PERIKANAN)

5. Tersedianya kelompok usaha nelayan, UMKM dan koperasi pada setiap desa pesisir yang mampu meningkatkan pendapatan nelayan dan memajukan desanya. (KOPERINDAG)

6. Terciptanya Produk Unggulan dan Kerajinan Khas Kabupaten Boalemo (DEKRANASDA). (KOPERINDAG)

7. Terciptanya Teluk Limba sebagai kawasan pariwisata bahari nasional. (PERHUBUNGAN)

8. Meningkatnya iklim investasi dan perekonomian daerah berbasis perikanan dan kelautan. (PERIKANAN)

(29)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 26

9. Tertanggulanginya kemiskinan dan pengangguran di kawasan pesisir dengan memprioritaskan pemberdayaan masyarakat nelayan untuk mencapai tujuan Millenium Development Goal’s.(KOPERINDAG) dan (PERIKANAN)

10. Tersedianya sarana dan prasarana infrastruktur perikanan dan kelautan untuk memudahkan akses dari ke sentra produksi. (PERIKANAN).

(i) Tujuan Kesembilan; Membangun sarana dan prasarana infrastruktur strategis daerah secara merata dan fungsional. Sasarannya adalah:

1. Terlaksananya pembangunan dan peningkatan sarana prasarana wilayah seperti jalan dan jembatan, listrik, air bersih, telekomunikasi dan sanitasi pada pusat perkotaan, pusat pemerintahan desa sdan pusat pemerintahan kecamatan.(PU)

2. Terlaksananya pembangunan sarana dan prasarana jalan dan jembatan, listrik, air bersih, telekomunikasi dan sanitasi pada kawasan agribisnis dan kawasan wisata bahari. (PERHUBUNGAN) dan (PU)

3. Meningkatkan sarana dan prasarana teknologi informasi guna mendukung pertumbuhan ekonomi (PU)

4. Terwujudnya jaringan transportasi regional dan nasional. (PERHUBUNGAN) 5. Tertatanya kawasan permukiman perkotaan pada pusat kegiatan wilayah

(PKW), pusat kegiatan lokal (PKL), & pusat pelayanan kawasan (PPK).(PU) 6. Terlaksananya optimalisasi fungsi kawasan, perencanaan tata ruang,

pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang serta pelestarian lingkungan hidup. (PU) dan (KEHUTANAN)

7. Terbangunnya sarana dan prasarana penanggulangan bencana alam, serta mitigasi bencana alam. (PU) dan BPBD).

B. Visi dan Misi SKPD

Visi merupakan pandangan jauh ke depan, ke mana dan bagaimana instansi pemerintah harus dibawa dan berkarya agar konsisten dan dapat eksis, antisipatif, inovatif serta produktif. Visi adalah suatu gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan yang berisikan cita dan citra yang ingin diwujudkan oleh instansi pemerintah. Berdasarkan pemikiran tersebut, maka Rumah Sakit Umum Daerah Tani dan Nelayan Kabupaten Boalemo telah ditetapkan visi sebagai berikut:

(30)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 27

V I S I

“Mewujudkan Rumah Sakit Umum dengan Mutu Pelayanan Terbaik setelah 5 Tahun di Provinsi Gorontalo, 10 Tahun di Sulawesi (Sulut, Sulteng dan Gorontalo) dan 15 Tahun di Indonesia Timur”.

Sebagai penggambaran dan pengejawantahan aspirasi, harapan dan cita-cita Rumah Sakit Umum Daerah Tani dan Nelayan Kabupaten Boalemo, Visi ini mempunyai arti dan makna yang sangat mendalam, yaitu :

1. Bahwa Rumah Sakit Umum Daerah Tani dan Nelayan Kabupaten Boalemo akan menjadikan rumah sakit dengan mutu pelayanan terbaik sehingga di masa depan merupakan salah satu Rumah Sakit terkemuka di provinsi Gorontalo setelah lima tahun , Sulut/Sulteng/Gorontalo setelah sepuluh tahun, kawasan Timur Indonesia setelah lima belas tahun.

2. Dalam mewujudkan mutu pelayanan, RSUD Tani dan Nelayan Kabupaten Boalemo akan menampakkan jatidirinya sebagai Rumah Sakit yang siap memasuki kompetisi dalam tata kehidupan global dan pasar bebas.

3. Kebulatan tekad RSUD Tani dan Nelayan Kabupaten Boalemo untuk mencapai kemandirian adalah merupakan wujud masa depan itu sendiri.

Agar Visi di atas dapat terwujud sesuai dengan yang diharapkan, maka RSUD Tani dan Nelayan Kabupaten Boalemo mencanangkan Misi :

M I S I

1. Melakukan pelayanan sesuai standar pelayanan minimal rumah sakit. 2. Menjadikan RSUD Tani dan Nelayan terakreditas.

3. Mengutamakan pelayanan yang berazas pada patien safety.

Filosofih :

BISMILLAH yang artinya :

B = Benar/Jujur, dalam prosedur pengelolaan dan pelayanan

I = Indah, dalam penampilan dan penataan RSTN

S = Sopan/Sabar, melayani pasien/tamu RSTN

M = Mandiri, dalam tugas yang di emban

I = Ikhlas, menerima kritik dan saran

L = Loyal, terhadap tugas dan amanah

L = Luhur Budi, dalam perilaku lahir dan bathin

A = Adil, dalam pelayanan tanpa pilih kasih

H = Hati-Hati, menangani setiap pasien/pelayanan secara sendiri

(31)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 28

Motto :

Azas pelayanan kesehatan adalah profesional, religius dengan maklumat pelayanan SENYUM, SALAM, SAPA (3 S).

C. Tujuan dan Sasaran

Tujuan :

Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit secara bermutu dan terjangkau.

Sasaran :

Mengutamakan pelayanan yang berazas patient safety, memberikan pelayanan yang bermutu, profesional dan manusiawi, membangun kebersamaan dan harmonis dalam memberikan pelayanan, mengembangkan sumber daya yang strategis dan memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan mutu, efisiensi dan daya saing.

D. Analisis Faktor Internal dan Eksternal

Pendekatan SWOT (Strength , weakness, Opportunity, Threat) disajikan untuk melihat kompleksitas permasalahan yang dihadapi RSUD –Tani dan Nelayan, sehingga dapat dirumuskan strategi untuk mengatasi dan menghilangkan atau mengurangi kelemahan dan ancaman serta memperkuat dan meningkatkan kekuatan/peluang yang ada.

1. Faktor Internal

Kekuatan (Strength )

a. Tersedianya 4 pelayanan spesialis dasar dan 2 pelayanan spesialis lainnya. b. Adanya Komite Medik dan Komite Keperawatan sebagai penjamin kualitas

pelayanan yang professional (QA).

c. Pelayanan Instalasi Gawat Darurat/IGD selama 24 jam.

d. Adanya pelayanan penunjang medis dan non medis selama 24 jam.

e. Tersedianya dokter spesialis untuk pelayanan medik spesialistik rawat jalan maupun rawat inap yang didukung oleh tenaga kesehatan.

f. Komitmen pimpinan untuk pengembangan SDM tinggi.

g. Kualifikasi SDM sesuai dengan kompetensi pekerjaan yang di persyaratkan.

(32)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 29

i. Komitmen manajemen RS untuk menggunakan pola PPK-BLUD untuk dapat menggunakan pendapatan operasional secara langsung.

j. Masih Mendapat Subsidi Pemerintah.

k. Lokasi rumah sakit cukup strategis dan mudah diakses dari berbagai tempat di kota Boalemo dan sekitarnya dengan menggunakan berbagai jenis alat transportasi umum.

l. Adanya system pengelolaan keuangan yang terkoneksi dan dapat diakses dengan cepat ke SIMDA Daerah.

m. Masih tersedia lahan untuk pengembangan rumah sakit.

n. Tersedianya peralatan medis dan penunjang medis yang memenuhi standar.

o. Adanya Koneksi Internet di kompleks rumah sakit.

p. Rumah Sakit mempunyai beberapa fasilitas antara lain Insinerator, laundry, mobil Ambulance/ jenazah.

Kelemahan (Weakness)

g. Standar Operating Prosedur (SOP) pelayanan belum lengkap.

h. Peraturan perundang-undangan mengenai pengadaan barang dan jasa pada saat ini seringkali menjadi penghambat kegiatan operasional, misalnya untuk pengadaan obat/ bahan habis pakai dan sebagainya.

i. Cost Recovery rendah. j. Likuiditas rendah.

k. Sistem informasi Manajemen (SIM) rumah sakit yang belum terkoneksi ke semua pelayanan.

l. Alur penyelesaian administrasi dan pembayaran pasien yang masih hilir mudik, belum efisien, dan bisa membingungkan dan melelahkan.

m. Profesionalisme Sumber Daya Manusia/ SDM di rumah sakit dan Jumlah tenaga kesehatan yang masih minim/kurang

n. Dokter spesialis yang merangkap kerja di SKPD lain.

o. Kepala RS/ direktur masih merangkap sebagai tenaga fungsional RS (spesialis).

p. Belum memiliki dokter spesialis anesthesi untuk mendukung pelayanan bedah.

q. Take home pay dirasakan masih kurang sehingga kinerja para tenaga medis kurang maksimal.

r. Tarif retribusi pelayanan kesehatan di rumah sakit masih dibawah dari unit cost.

(33)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 30

t. Belum memiliki Billing sistem.

u. Peralatan rumah sakit masih ada yang belum bisa dipergunakan dengan optimal

v. Pemanfaatan lahan belum optimal. w. Keterbatasan daya listrik.

x. Biaya pemeliharaan tinggi.

y. Pemasaran sarana pelayanan medik belum optimal. 2. Eksternal

Peluang (Opportunity)

a. Adanya Peraturan Daerah yang mengatur tarif rumah sakit.

b. Ada dukungan dari Pemeritah Daerah dan subsidi dalam pembiayaan kesehatan masyarakat miskin.

c. Dari segi pasar RSUD memiliki peluang untuk membuka poliklinik sore atau klinik dengan perjanjian.

d. Angka rujukan dari Kabupaten tetangga dan pusat pelayanan kesehatan lain cukup tinggi.

e. Tingginya angka penyakit degeratif (Diabetus Melitus, Hipertensi) dan banyaknya kasus kecelakaan merupakan peluang untuk peningkatan jumlah angka kunjungan rumah sakit.

f. Adanya Organisasi Profesi baik IDI, PPNI, dan IBI dalam pengembangan rumah sakit

g. Adanya dukungan atau komitmen dari stakeholder dan karyawan untuk pengembangan rumah sakit.

h. Undang-undang nomor 1 Tahun 2004 tentang Badan Layanan Umum (BLU) dan PP Nomor 23/ 2005 yang mengatur tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum membuka peluang lebih luas bagi rumah sakit untuk mengelola keuangannya secara lebih leluasa dan fleksibel.

i. Pendapatan perkapita masyarakat Kab.Boalemo mulai meningkat serta kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan berpeluang untuk meningkatnya jumlah kunjungan dan pelayanan dirumah sakit.

j. Kerjasama dengan Universitas Sam Ratulangi untuk pelayanan spesialis kebidanan, Penyakit dalam bentuk residen dan spesialis Penyakit jantung. k. Adanya kerja sama dengan institusi pendidikan seperti D3 Keperawatan,

Kebidanan di Provinsi Gorontalo untuk pengembangan rumah sakit.

l. Adanya subsidi pemerintah dalam pembiayaan kesehatan masyarakat miskin.

(34)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 31

m. Kerjasama dengan Perusahaan Asuransi Kesehatan

n. Pengembangan Kerjasama Operasional dengan Perusahan Pabrik Gula Tolangohula Gorontalo merupakan peningkatan kunjungan RS.

o. Adanya bantuan dari pemerintah pusat dan daerah untuk pembangunan gedung rumah sakit, penambahan alat medis dan penunjang medis serta penyempurnaan Sistem Informasi Manajemen (SIM) RS.

p. Adanya kemungkinan pengembangan dan pemanfaatan potensi sarana dan prasarana yang belum termanfaatkan.

Ancaman (Threat)

a. Masyarakat masih banyak memilih pengobatan alternative seperti : dukun, pembelian obat-obat secara bebas di pasar dan praktek pengobatan tanpa izin.

b. Masyarakat semakin kritis terhadap mutu pelayanan kesehatan sebagai akibat dari mudahnya mendapat informasi.

c. Adanya pesaing rumah sakit lainnya.

d. Pengetahuan dan perilaku masyarakat tentang Kesehatan masih rendah . e. Stigma dari masyarakat terhadap RS pemerintah cenderung negative. f. Peraturan Daerah mengenai TOKD sangat kecil bagi jabatan pungsional

dibandingkan dengan jabatan structural, menyebabkan tenaga professional perawat banyak yang kurang berminat bekerja di RS.

g. Peraturan mengenai kepegawaian (PNS) yang rigid membuat rumah sakit tidak bisa merekrut sendiri sumber daya manusia (SDM) sesuai dengan kebutuhan.

h. Rendahnya motivasi untuk dapat bekerja dan berprestasi secara optimal. Hal ini salah satunya adalah sebagai akibat dari belum adanya kompensasi penerimaan jasa pelayanan yang memuaskan seperti yang di harapkan provider sebagai akibat dari tarif retribusi pelayanan kesehatan di rumah sakit yang lebih kecil apabila dibandingkan tarif sejenis dirumah sakit lain. i. Belum baiknya sistem pembiayaan kesehatan bagi masyarakat miskin dan

banyaknya Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

j. Masih ada piutang yang tidak tertagih terutama untuk pasien yang mennggunakan SKTM.

k. Subsidi pemerintah melalui APBN dan APBD semakin berkurang. l. Kondisi perekonomian masyarakat yang masih belum stabil.

m. Perkembangan teknologi peralatan medis yang pesat sehingga membuat peralatan yang ada menjadi ketinggalan zaman.

(35)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 32

n. Lingkungan rumah sakit yang tidak berpagar menjadikan keamanan rumah sakit terganggu berpotensi kehilangan asset rumah sakit.

1. Posisi Rumah Sakit Sesuai dengan Analisis SWOT

Pada pokoknya analisis ini mencakup peninjauan dan evaluasi atas masalah-masalah yang dianggap sebagai kekuatan (Strength ), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan ancaman (threats). Setelah mendapatkan suatu potret/ posisi organisasi saat ini, maka langkah selanjutnya adalah memaksimalkan kekuatan dan memanfaatkan peluang yang ada serta

meminimalkan kelemahan dan mengatasi ancaman yang ada. Gambaran posisi perusahaan berdasarkan analisis SWOT adalah sebagai

berikut :

Gambar 1 : Posisi Perusahaan Berdasarkan Analisis SWOT

1. Anatomi Kuadran

a. Kuadran I (Pengembangan dan Pertumbuhan) Growth, rapid growth, stabel growth (Pertumbuhan, pertumbuhan yang cepat, pertumbuhan yang stabil)

Kekuatan Ancaman IV DIVERSIFIKASI Conglomerat Diversification Rapid Growth Stable Growth III DEFENSIF I GROWTH II STABIL

(36)

renstra RSTN

2012-2017

RENSTRA RSUD – TN TAHUN 2012 - 2017 Page 33

Dalam hal ini pengembangan dan pertumbuhan secara agresif sangat dimungkinkan karena organisasi memiliki kekuatan-kekuatan untuk memanfaatkan peluang-peluang yang ada. Pengembangan dan pertumbuhan ini dapat dilakukan dengan salah satu atau dengan mengkombinasikan alternatif-alternatif seperti dibawah ini :

1) Penetrasi pasar, yaitu meningkatkan volume usaha dengan usaha pemasaran yang lebih agresif pada pasar yang ada.

2) Pengembangan pasar, yaitu meningkatkan volume usaha dengan meluaskan pasar.

3) Pengembangan produk, yaitu meningkatkan volume usaha dengan mengembangkan produk-produk baru yang berhubungan atau dengan menyempurnakan produk pasar yang sudah ada.

b. Kuadran II (Stabilisasi/ Rasionalisasi)

Organisasi pada kuadran ini tetap masih dapat berkembang, asalkan pandai dalam memilih segmen pasar untuk bersaing atas dasar kekuatan yang dimiliki.

c. Kuadran III (Defensif/ Penciutan Kegiatan)

Organisasi yang berada pada kuadran ini kemungkinan untuk tumbuh dan berkembang sangat kecil karena terlampau banyak kelemahanya. Dalam kondisi demikian satu-satunya pilihan adalah bertahan hidup serta menjaga agar apa yang sudah ada tidak hilang.

d. Kuadran IV (Diversifikasi)

Usaha diversifikasi atau pengembangan usaha-usaha baru perlu dilakukan apabila peluang-peluang pengembangan lebih lanjut dalam usaha yang sekarang ada, kurang menarik atau terbatas.

Analisis kinerja RSUD Tani & Nelayan dilakukan dengan cara analisis SWOT terhadap ke empat faktor yang dianggap berpengaruh yaitu pada bidang Pelayanan, Organisasi dan SDM, Keuangan, serta Sarana dan Prasarana.

Faktor Internal

Analisis internal organisasi dilakukan dengan cara mengidentifikasi ke empat faktor yaitu Pelayanan, Organisasi dan SDM, Keuangan, serta Sarana dan Prasarana sehingga dapat ditemukan kekuatan dan kelemahan organisasi.

Gambar

Gambar 1 : Posisi Perusahaan Berdasarkan Analisis SWOT  1.  Anatomi Kuadran
Gambar 2.  Posisi RSUD TN Kab.Boalemo

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Demi mendapatkan gelar Sarjana Akuntansi saya melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Motivasi, Modal Minimal, Pengetahuan Investasi, Return dan Risiko Terhadap Minat

Strategi Program Rumusan Tujuan Rumusan Sasaran Target Capaia n Indikator Nilai data Dasar Sumber dan Thn Data Dasar Program Kegiatan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

Arah kebijakan kerja sama perdagangan internasional yang sesuai dengan Pokok Pikiran pada Rencana Strategis Kementerian Perdagangan 2010 – 2014 adalah pengembangan

Nilai OR dari hasil di atas menunjukkan bahwa ibu dengan tingkat pendidikan rendah lebih berisiko memiliki pengetahuan yang kurang tentang tumbuh kembang anak

Dari tabel di atas, dapat diketahui bahwa implementasi SRG tidak semulus yang dibayangkan dan mengalami fluktuasi baik itu jumlah resi gudang, volume komoditi, nilai barang

Dalam kondisi tersebut, timbul suatu pertanyaan yang sekaligus menjadi permasalahan dalam makalah ini bahwa apakah perjanjian baku tersebut dapat dikatakan

Ukuran perilaku menyimpang bukan pada ukuran baik buruk a tau benar salah menurut pengertian umum, tau benar salah menurut pengertian umum, melainkan berdasarkan ukuran

TENS (Transcutaneus electrical nerve stimulation) adalah cara alami yang digunakan untuk mengatasi rasa sakit dengan menggunakan mesin TENS yang dipasang di bagian pinggang,