• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGELOLAAN PEMETIKAN TANAMAN TEH (Camellia sinensis (L.) O. Kuntze) DI UNIT PERKEBUNAN TAMBI, PT. TAMBI, WONOSOBO, JAWA TENGAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGELOLAAN PEMETIKAN TANAMAN TEH (Camellia sinensis (L.) O. Kuntze) DI UNIT PERKEBUNAN TAMBI, PT. TAMBI, WONOSOBO, JAWA TENGAH"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari pembibitan yaitu mempersiapkan bahan tanaman yang memenuhi kriteria layak tanam, sehingga dapat digunakan untuk penanaman baru ( new planting )

Hasil magang menyatakan bahwa kriteria pangkasan yaitu tinggi tanaman < 120 cm dan persentase pucuk burung > 70%; jenis pangkasan yang dilakukan yaitu pangkasan bersih

Menurut Rosyadi (2008) hal lainnya yang mempengaruhi ketersediaan pucuk peko adalah sistem petikan berat dengan gunting yang dilakukan secara terus-menerus menyebabkan

Gilir petik panjang akan menyebabkan hanca petik semakin kecil, hal ini menyebabkan pucuk di lapang menjadi lewat petik (kaboler). Penanganan pucuk setelah

Kriteria tanaman yang akan dipangkas juga telah memenuhi standar PPTK seperti, tinggi bidang petik tanaman kurang dari 120 cm, diameter bidang petik yang lebar

Tinggi bidang petik tersebut lebih ideal dibandingkan dengan pengamatan Martini (2011) yaitu tinggi bidang petik di Unit Perkebunan Rumpun Sari Kemuning dengan umur

Hasil magang menunjukan bahwa kriteria pangkasan yaitu tinggi tanaman < 120 cm dan persentase pucuk burung > 70%; jenis pangkasan, waktu pelaksanaan

Beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam kegiatan pemetikan, yaitu tinggi bidang petik, diameter bidang petik, tinggi jendangan, tebal daun pemeliharaan, gilir petik, hanca petik,