• Tidak ada hasil yang ditemukan

CONTOH LAPORAN P KL online

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "CONTOH LAPORAN P KL online"

Copied!
67
0
0

Teks penuh

(1)

CONTOH LAPORAN PKL

LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN DI BPR BKK CAB.KARANGREJA KECKARANGREJA

KAB.PURBALINGGA

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Praktek Kerja Lapangan (PKL) Pada Akademi Keuangan Perbankan Widya Buana Semarang

Disusun Oleh: MUNIRUL ANWAR

B103110487

AKADEMI KEUANGAN PERBANKAN WIDYA BUANA

SEMARANG 2014

HALAMAN PENGESAHAN

LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL)

(2)

DISUSUN OLEH: MUNIRUL ANWAR

NIM: B103110487

Telah disetujui dan disahkan di : Semarang,………april 2014 Pembimbing PKL Pimpinan Instansi

Dra.LisWidowati, MM Priyadi Sugiyatno, S

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapa tmenyelesaikan laporan Praktek Kerja Lapangan.

Penyusunan laporan praktek kerja lapangan ini tersusun atas dukungan berbagai pihak, untuk itu padakesempatan ini penulis ingin menyampaikan terimakasih kepada:

1. Bapak Yudhi K. Noorhidayat, SE.MM, selaku direktur Akademi Keuangan Perbankan

Widya Buana Semarang

2. IbuDra. LisWidowati, MM, selaku asisten direktu I Akademi Keuangan Perbankan Widya

Buana Semarang dan dosen pembimbing dalam penyusunan laporan praktek kerja lapangan

3. Bapak Priyadi Sugiyatno, SE, selaku pimpinan cabang PD BPR BKK PURBALINGGA

CAB. KARANGREJA kec. Karangreja kab. purbalingga

4. Karyawan dan Staff PD BPR BKK PURBALINGGA CAB. KARANGREJA kec.

Karangreja kab. Purbalingga yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan laporan ini

5. Orang tua, teman-teman, serta semua pihak yang membantu dan mendukung penulis dalam

menyelesaikan laporan praktek kerja lapangan.

(3)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL...………….………….….……….….……. I HALAMAN PENGESAHAN…….………..… II KATA PENGANTAR……… III DAFTAR ISI……….………...……….. IV

BAB I

PENDAHULUAN

A. LatarBelakang PKL………. 1

B. Tujuan PKL……….. 1

C. Kegunaan PKL………..………... 1

D. Pelaksanaan PKL……….. 2

E. Metodologi Pengumpulan Data……… 2

F. Sistematika Laporan………. 3

BAB II GAMBARAN UMUM PD. BPR BKK PURBALINGGA CABANG KARANGREJA A. Profil PD. BPR BKK PURBALINGGA CABANG KARANGREJA.. 4

(4)

C. Lokasi PD. BPR BKK PURBALINGGA CABANG KARANGREJA.. 5

D. Susunan Pengurus PD. BPR BKK PURBALINGGA CABANG

KARANGREJA……….... 6

E. Deskripsi Tugas dan Tanggung jawab Susunan Pengurus………… 7

BAB III

PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN

A. Pelaksanaan……….……. 10

B. Pembahasan………..…… 10

BAB IV PENUTUP

A. Simpulan……….……….. 13

B. Saran………. 13

(5)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang PKL

Untuk meningkatkan kuwalitas mahasiswa perguruan tinggi, tidaklah cukup hanya dengan dibekali sains (pengetahuan) saja, tetapi mahasiswa perlu dibekali dengan pengalaman di dunia kerja yang bersifat riil. Pengalaman ini mungkin tidak dapat diperoleh mahasiswa di bangku perguruan tinggi.

Dalam rangka memperoleh pengalaman yang bersifat riil ini, maka Akademi Keuangan Perbankan Widya Buana Semarang yang mempunyai program wajib bagi siswa untuk mengikuti kegiatan praktek kerja lapangan (PKL) atau magang di suatu instansi.

B. Tujuan PKL

Tujuan kegiatan Praktek kerja lapangan antara lain:

1. Untuk meningkatkan kuwalitas dan pengalaman mahasiswa di dalam dunia kerja yang

sesungguhnya.

2. Mendapatkan pengalaman yang sebelumnya belum pernah di dapat di bangku kuliah.

3. Melatih kedisiplinan dan tanggung jawab mahasiswa terhadap tugas yang di berikan.

C. Kegunaan PKL

Kegunaan Praktek Kerja Lapangan sangat banyak sekali mulai dari pihak Akaddemi Keuangan Perbankan Widya Buana Semarang, sampai tempat PKL berlangsung. Berikut adalah Praktek Kerja Lapangan yang telah dilaksanakan :

1. Bagi pihak Akademi Keuangan Perbankan

a. Sebagai alat ukur mahasiswa dalam memahami matari-materi kuliah dan menerapkannya.

b. Sebagai sarana untuk memperluas jaringan kerjasama antar pihak Akademi dengan pihak

tempat PKL.

c. Untuk menambah wawasan baru sebagai bahan pembanding pembelajaran terhadap pihak

instansi tempat PKL berlangsung.

d. Sebagai penilaian sejauh mana mahasiswa mampu terjun langsung didalam dunia kerja dan

masyarakaat.

2. Bagi Pihak PD BPR BKK Cabang Karangreja

a. Sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil kebijakan baru antar akademi dan lembaga.

b. Untuk menjalin kerjasama yang menguntungkan antara mahasiswa Akademi, dan Lembaga.

c. Pihak lembaga merasa terbantu oleh peserta PKL.

3. Bagi Mahasiswa

a. Untuk menabah wawasan dan pengalaman dalam dunia kerja.

b. Memperluas relasi/jaringan di dunia usaha yang nantinya menjadi tempat untuk informasi

mengenai pekerjaan.

(6)

D. Pelaksanaan PKL

Kegiatan Praktek Kerja Lapangan dilaksanakan selama 3 bulan mulai dari tanggal 06 januari 2014 sampai dengan 29 maret 2014, di PD BPR BKK Purbalingga cabang karangreja

Yaitu data yang diperoleh langsung dari Praktek Kerja Lapangan yang dicatat, diambil, dan dibahas.

Data ini diperoleh dengan cara Observasi dan Interview

a. Observasi

Yaitu pengumpulan data dengan mengamati secara langsung, dalam hal ini penyusun terlibat langsung dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dalam Praktek Kerja Lapangan.

b. Interview

Yaitu pengumpulan data dengan cara mewawancarai karyawan, mulai dari pimpinan cabang sampai staf.

2. Sumber Data Sekunder

Yaitu berdasarkan kearsipan yang ada di tempat Praktek Kerja Lapangan.

F. Sistematika Laporan

Sistematika adalah penjelasan isi dari setiap Bab, mulai dari Bab I hingga Bab IV. Dimana uraian ini memberikan gambaran langsung tentang sisi tiap-tiap Bab yang ada dalam lampiran ini, berikut sistematika dari laporan adalah:

1. BAB I PENDAHULUAN

Bab ini membahas tentang Latar Belakang PKL, Tujuan PKL, Kegunaan PKL, Metodologi Pengumpulan Data, dan Sistematika Laporan.

2. BAB II Gambaran Umum Tempat PKL

Bab ini berisi tentang profil, Fungsi dan tujuan, lokasi, susunan pengurus, system akuntansi yang di terapkan, setruktur organisasi, dan tugas masing-masing.

3. BAB III Pelaksanaan dan Pembahasn PKL

Bab ini berisi tentang proses awal pelaksanaan PKL, tugas selama PKL, dan ketrampilan yang di dapat

4. BAB IV Penutup

(7)

BAB II

GAMBARAN UMUM PD PBR BKK PURBALINGGA KEC. KARANGREJA KAB. PURBALINGGA

A. Profil PD. BPR BKK PURBALINGGA CABANG KARANGREJA

Dalam kehidupan bernegara, masyarakat Jawa Tengah khususnya kec.Karangreja kab.Purbalingga memiliki aktiva lancer maupun aktiva tetap berupa uang tunai (kas) dan mempunyai berbagai bentuk surat-surat berharga seperti SHM, BPKB motor, BPKB mobil, SK pegawai, dll.

Dalam jumlah kas yang banyak, masyarakat tidak mungkin menyimpan kas tersebut di dalam rumahnya di karenakan tidak aman bagi keselamatan jiwa dan harta benda mereka, maka masyarakat menyimpan kas tersebut di sebuah bank yang mereka percaya terhadap jasa pelayanannya agar terhindar dari tindakan kriminalitas dan mereka dapat menyimpannya dalam bentuk tabunganku, tamades maupun deposito dengan ketentuan masing-masing produk. Dan ketika mereka membutuhkan atau kekurangan modal mereka dapat meminjamnya dengan jaminan surat-surat berharga yang mereka miliki, Maka berdirilah sebuah bank yaitu BPR BKK PURBALINGGA CABANG KARANGREJA.

B. Tujuan PD. BPR BKK PURBALINGGA CABANG PURBALINGGA

Tujuan dari di dirikannya PD. BPR BKK PURBALINGGA CABANG KARANGREJA dapat dijelaskan sebagai berikut :

1. Mengurang beban masalah perekonomian masyarakat.

2. Mensejahterakan kehidupan masyarakat di berbagai bidang ekonomi.

C. LOKASI PD. BPR BKK PURBALINGGA CABANG KARANGREJA

(8)

Gambar 1.Denahlokasi PD. BPR BKK PURBALINGGA CABANG KARANGREJA

D. Susunan Pengurus PD. BPR BKK PURBALINGGA CABANG KARANGREJA

Susunan pengurusnya adalah sebagai berikut :

Gambar 2.Susunan Pengurus PD. BPR BKK PURBALINGGA CABANG KARANGREJA

E. Deskripsi Tugas dan Tanggung jawab Susunan Pengurus

a. Pimpinan Cabang

Tugas Pimpinan Cabang antara lain :

 Mengkoordinasikan semua sumber dana dibawah tanggung jawabnya untuk

memaksimalkan pencapaian laba dan meminimalkan resikosehingga tercapai pertumbuhan optimal sesuai dengan target dan sasaran.

 Mengawasi organisasi maupun administrasi keuangan

(9)

 Mencatat setiap jenis aplikasi kredit yang masuk

 Melakukan verifikasi ahir terhadap dokumen permohonan kredit dan agunan

 Mengusulkan pecairan kredit

d. Kasi Pengawasan Dan Penyelesaian Kredit

Tugas kasipengawasan dan penyelesaian kredit antara lain :

 Melakukan penanggulangan atas angsuran yang tidak lancar atau kredit bermasalah

 Membuat surat keterangan tunggakan kredit kepada nasabah kredit yang macet

 Memantau perkembangan penugasan staf kredit dan melakukan pembedayaan agar dicapai

hasil yang optimal

 Menghitung setoran pajak penghasilan karyawan, pajak free, dan pajak bunga tabungan

dan deposito

 Melayani nasabah yang akan menabung, membayar angsuran kredit, dan deposito

 Membuat pembukuan bukti penerimaan dan pengeluaran kas

g. Kasi dana dan pelayanan

Tugas kasi dana dan pelayanan antara lain :

 Mengisikan biodata pengkinian dan pembukaan rekening nasabah

 Mengarsip biodata pengkinian dan pembukaan rekening nasabah

 Melegalisasi biodata pengkinian dan pembukaan rekening nasabah

 Mengagendakan permohonan jaminan dan permohonan kredit

h. Staff

Tugas staff antara lain :

 Membantu pengarsipan bukti jaminan nasabah kredit

 Membantu pengarsipan biodata pengkinian dan pembukaan rekening nasabah

 Membantu pengarsipan biodata pengajuan permohonan kredit

 Mengisikan saldo rekening Koran kredit

(10)

BAB III

PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN

1. PELAKSANAAN

Kegiatan Praktek Kerja Lapangan dilaksanakan pada tanggal 06 januari 2014 sampai dengan tanggal 29 maret 2014 bertempat di PD. BPR BKK PURBALINGGA CABANG KARANGREJA kecamatan karangreja kabupaten purbalingga, proses induksi ini merupakan proses awal bagi mahasiswa sebelum melaksanakan kegiatan PKL, kegiatan yang dilakukan antara lain:

a. Penyusun mengambil formulir dan mendaftarkan diri untuk mengikuti PKL pada bagian

BAAK program D III Akademi Keuangan Perbankan Widya Buana Semarang, formulir tersebut di seraahkan kembali untuk dibuat surat izin PKL yang telah di tanda tangani oleh direktur Akademi Keuangan Perbankan Widya Buana Semarang.

b. Penyusun menyerahkan surat izin PKL kepada pimpinan cabang.

c. Sebelum melaksanakan kegiatan PKL, peenyusun terlebih dahulu menemui pimpinan cabang

untuk mendapatkan informasi dimana penyusun ditempatkan.

2. PEMBAHASAN

a. Pengertian PD. BPR BKK PURBALINGGA CABANG KARANGREJA

PD. BPR BKK PURBALINGGA CABANG KARANGREJA merupakan bidang usaha yang berbentuk perbankan yang di dalamnya melayani jasa simpanan nasabah dalam bentuk tabunganku, tamades, maupun deposito dan PD. BPR BKK PURBALINGGA CABANG KARANGREJA juga meminjamkan modal usaha dalam bentuk kredit dengan jaminan berupa SHM, BPKB, SK Pegawai.

b. Prosedur Pengajuan Permohonan kredit

Untuk mendapatkan kredit modal usaha, calon nasabah kredit diharuskan mengisi formulir permohonan kredit yang telah disediakan oleh PD. BPR BKK PURBALINGGA CABANG KARANGREJA dan ditandatangani oleh calon nasabah yang bersangkutan serta melengkapi persyaratan yang dibutuhkan.

Dalam pengajuan permohonan kredit ini tidak semuanya akan disetujui oleh pihak BKK, karena BKK juga berhak menolak kredit yang diajukan pemohon. BKK menolak permohonan nasabah apabila nasabah tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh BKK.

Syarat-syarat pengajuan permohonan kredit antara lain :

a. Jaminan berupa surat berharga seperti SHM, BPKB, dan SK pegawai

b. Fotocopy KTP suamiistri, fotocopy Kartu Keluarga, pas foto suami istri ukuran 3x4

c. Cek fisik aktiva tetap

Prosedurpengajuanpermohonankreditantaralain :

a. Nasabah dating kekantor PD. BPR BKK PURBALINGGA CABANG KARANGREJA

b. Nasabah mengisi formulir permohonan kredit dan menandatanganinya

(11)

Ada pun prosedur pengajuan permohonan kredit tersebut dapat dilihat pada bagan sebagai

1. Kegiatan Praktek Kerja Lapangan adalah salah satu program untuk menerapkan ilmu yang

diperoleh di bangku kuliah, dan sangat membantu penyusun untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah.

2. Proses Prakktek Kerja Lapangn selama 3 bulan di PD BPR BKK Purbalingga cabang

karangreja merupakan kegiatan yang sangat membantu penyusun untuk mengetahui dunia kerja yang sesungguhnya.

3. Karyawan PD BPR BKK cabang karangreja memiliki tim kerja yang baik dan solid, saling

membantu apabila karyawan lain membutuhkan bantuan.

4. PD. BPR BKK PURBALINGGA CABANG KARANGREJA memberikan jasa pelayanan

tabungan dan meminjamkan modal usaha kepada masyarakat di daerah purbalingga dan sekitarnya.

5. PD. BPR BKK PURBALINGGA CABANG KARANGREJA memberikan kemudahan

kepada nasabah dalam mengajukan permohonan kredit.

6. Usaha untuk memajukan PD BPR BKK sangat besar, salah satunya mereka memberi kinerja

yang baik.

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan dan pengamatan kami, kami memberikan saran sebagai berikut:

1. Sebaiknya PD. BPR BKK PURBALINGGA CABANG KARANGREJA tetap menjaga

kemudahan dalam proses pengajuan permohona nkredit agar nasabah merasa nyaman dalam meminjam modal usaha.

2. Sebaiknya pelayanan jasanya terus ditingkatkan agar nasabah merasa nyaman dalam

(12)

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Kegiatan

Berdasarkan keputusan yang ada dari Direktur Politeknik Negeri Semarang tentang peraturan akademik Nomor 304/NII/AK/99 BAB IV pasal 12 ayat 7 yang tertulis: ”Syarat untuk dapat mengikuti ujian Tugas Akhir atau Latihan Praktik/Proyek Akhir harus sudah melaksanakan KKL dan PKL”.

Praktek Kerja Lapangan adalah kegiatan pemagangan bagi mahasiswa di dunia kerja baik di bidang industri maupun pemerintahan dan merupakan mata kuliah yang wajib untuk ditempuh oleh seluruh mahasiswa Politeknik Negeri Semarang. Kegiatan ini memiliki maksud agar mahasiswa mendapatkan pengalaman sebelum mereka memasuki dunia kerja yang sesungguhnya, sehingga mahasiswa akan mendapatkan bekal dari Praktek Kerja Lapangan yang sudah dilaksanakan. Dengan adanya Praktek Kerja Lapangan, Mahasiswa akan mengetahui ketrampilan dan pengetahuan yang perlu dikembangkan dan perlu dipertahankan.

(13)

Pentingnya Praktek Kerja Lapangan padaperusahaan adalah agar mahasiswa bisa belajar bekerja dan mempraktekkann teori teori yang sudah diajarkan pada bangku kuliah. Penulis memilih PT TRANS MARGA JATENG (TMJ) Semarang sebagai tempat Praktek Kerja Lapangan karena perusahaan tersebut merupakan perusahaan yang cukup besar dan memiliki banyak kegiatan yang sesuai dengan bidang administrasi.

1.2 Ruang Lingkup Kegiatan

PT Trans Marga Jateng (TMJ) Semarang sendiri memiliki 2 (dua) divisi yang terdiri dari Bagian Teknik dan Operasi dengan Bagian Administrasi dan Keuangan.

Selama mengikuti Praktek Kerja Lapangan kurang lebih 8 minggu pada PT Trans Marga Jateng (TMJ) Semarang, Penulis ditempatkan di Divisi Administrasi Bagian Umum dan SDM. Tempat tersebut merupakan sub divisi dari Bagian Administrasi dan Keuangan. Dalam satu ruangan tersebut terdapat 8 orang karyawan yang bertugas menangani masalah SDM ( Sumber Daya Manusia ).

1.3 Tujuan dan Kegunaan Praktek Kerja Lapangan

Dalam melaksanakan Praktek Kerja Lapangan terdapat beberapa tujuan dan kegunaan. Diantaranya sebagai berikut :

1. Tujuan diadakannya Praktek Kerja Lapangan

a. Sebagai salah satu syarat pendidikan yang ditempuh di Politeknik Negeri Semarang

b. Mengetahui keadaan kerja yang sesungguhnya

c. Mempraktekkan secara langsung dengan ketrampilan yang dimiliki dan di dapat dari bangku

kuliah di suatu instansi atau perusahaan

(14)

2. Kegunaan Praktek Kerja Lapangan

a. Mendapatkan pengetahuan tentang dunia kerja yang sesungguhnya sehingga penulis tidak

canggung bila memasuki dunia kerja nantinya

b. Dapat mempraktekkan teori yang telah diajarkan pad abangku kuliah

c. Mendapat pengalaman baru yang belum pernah didapat di bangku kuliah

d. Belajar beradaptasi dna berkomunikasi dengan sekelompok orang yang sudah berpengalaman

di dunia kerja

BAB II

GAMBARAN UMUM PT TRANS MARGA JATENG ( TMJ ) SEMARANG

2.1 Sejarah Singkat Berdirinya PT TRANS MARGA JATENG Semarang

Pada tahun 2005 PT Jasa Marga (Persero) tbk mendapatkan Hak Pengusahaan Jalan Tol Semarang – Solo dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Kemudian PT Jasa Marga (Persero) yang merupakan BUMD Pemerintah Propinsi Jawa Tengah membentuk perusahaan gabungan yang bernama PT Trans Marga Jateng yang merupakan perusahaan swasta untuk melaksanakan pengelolaan Jalan Tol Semarang – Solo. PT Trans Marga Jateng berdiri tanggal 7 Juli 2007. Sahamnya dimiliki oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebesar 60 % dan PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (PT SPJT) sebesar 40 %.

PT SPJT merupakan badan Usaha Milik Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sedangkan PT Jasa Marga (Persero) Tbk merupakan perusahaan publik yang telah berpengalaman dalam mengelola ratusan kilometer Jalan Tol di Indonesia dan di Luar Negeri. Setelah PT Trans Marga Jateng terbentuk kemudian hak Pengusahaan Jalan tol Semarang – Solo yang semula dipegang oleh PT Jasa Marga kemudian diahlikan kepada PT Trans Marga Jateng.

(15)

Pemerintah dalam hal ini Oleh Departemen Pekerjaan Umum yang kemudian membentuk Tim Pengadaan Tanah (TPT). Dalam proses pembebasan tanah, TPT selaku wakil Pemerintah yang membutuhkan tanah dibantu oleh Panitia Pengadaan Tanah (P2T) yang dibentuk oleh masing masing Pemerintah Daerah yang melewati rute jalan tol.

Jalan tol Semarnag – Solo menjadi salah satu skala prioritas pembangunan Jalan Tol oleh Pemerintah saat ini, telah sesuai dengan tata ruang terpadu yang disusun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan diharapakan dapat mempercepat pengembangan wilayah tersebut. Disamping itu, investasi jalan tol Semarang – Solo berdasarkan hasil kajian mempunyai tingkat kelayakan yang cukup menguntungkan, karena menjadi salah satu sistem dengan jalan tol eksisting Semarang seksi B yang padan dan memperkuat potensi pengembangan wilayah Ungaran dan Bawen, khususnya untuk mendukung pergerakan perekonomian melalui peningkatan kelancaran arus barang dan jasa.

Dengan menjunjung tinggi misi Perusahaan, PT Trans Marga Jateng yang antara lain pembangunan jalan tol yang cepat dan tepat serta pengoperasian jalan tol yang efisien dan tepat guna, diharapkan pengguna jalan mendapatkan pelayanan yang optimal, baik pelayanan konstruksi, pelayanan lalu lintas maupun pelayanan transaksi.

Guna mewujudkan itu semua seluruh jajaran Perusahaan PT Trans Marga Jateng berkomitmen dengan seluruh kemampuan sumber daya yang ada dapat menciptakan pelayanan yang maksimal dengan memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan Tol Semarang – Solo.

2.2 Visi, Misi dan Strategi Pokok Perusahaan

Visi Perusahaan :

Pengelolaan Jalan tol yang terkemuka, profitable dan berkembang serta berperan sebagai dinamisator pembangunan wilayah Jawa Tengah.

Misi Perusahaan :

1. Memberikan layanan jalan tol yang berkualitas, handal dan memuaskan pelanggan.

2. Menjalankan usaha secara efektif, efisien dan memiiki daya saing yang memuaskan pelanggan

3. Selalu meningkatkan pendapatan tol dan pendapatan lainya dengan mendayagunakan potensi

yang ada.

4. Menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dengan pihak pemerintah daerah dan pihak

swasta.

Strategi Pokok

Strategi pokok yang ingin dicapai perusahaan adalah:

1. Menjamin kualitas kontruksi dan layanan jalan tol tidak lebih rendah dari Standar Pelayanan

Minimum (SPM);

2. Meningkatkan jumlah lalu lintas jalan tol yang bekerja sama dengan pemerintah daerah dan

instansi terkait;

3. Mendapatkan sumber pendanaan dan mengendalikan pembiayaan secara optimal;

4. Mendapat sumber daya yang digunakan secara efektif dan efisien;

5. Memanfaatkan peluang-peluang dalam menjalankan usaha lain, untuk meningkatkan

pendapatan perusahaan;

6. Menjalin kerjasama investasi dengan pihak swasta dalam rangka pengembangan usaha lain;

7. Menjalankan usaha dengan prinsip-prinsip Good Corporate Governance.

(16)

Logo perusahaan merupakan suatu identitas perusahaan yang melambangkan jati diri perusahaan disamping itu juga logo perusahaan dapat memjiwai dan menambah semangat dalam melaksanakan suatu visi dan misi perusahaan. Logo perusahaan PT TMJ

Gambar 1 : Logo PT. Trans Marga Jateng 2.4 Lokasi Perusahaan

Alamat : Jl. Murbei No 1 Sumurboto Semarang 50269 Jawa Tengah Indonesia. Nomor Telepon : (024) 7475 735, 3305 6666 Fax (024) 7475 735. Email : [email protected]

Website : transmargajateng.com

Gambar 2 : Peta Lokasi Perusahaan 2.5 Struktur Perseroan

PT TMJ memperoleh hak pengelolaan Jalan Tol Semarang-Solo dari Pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Departemen Pekerjaan Umum selama masa konsesi 45 tahun.

(17)

2.6 Bidang Usaha

Bidang Usaha dari PT Trans Marga Jateng ini adalah Pengelolaan Jalan Tol Semarang – Solo.

Jalan Tol Semarang – Solo merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Jawa yang berada di Jawa Tengah. Mempunyai panjang 72,64 km. Ujung utara Menyambung dengan Jalan Tol Semarang dan disebelah selatan terhubung dengan Jalan Tol Solo – Mantingan – Kertosono dan rencana Jalan Tol Yogyakarta – Solo.

Melalui Jalan Tol sepanjang kurang kebih 72,64 km ini, diperkirakan Semarnag – Solo dapat ditempuh dalam waktu kurang dari satu jam.

Jalan Tol Semarang- Solo dibangun dalam 2 tahap yaitu Tahap I Semarang – Bawen sepanjang 22,84 km dan Tahap II: Bawen – Solo sepanjang 49,80 km. Direncankan pada tahun 2014 Jalan Tol Semarang – Solo akan terealisasi.

2.7 Personalia

2.7.1 Karyawan

PT Trans Marga Jateng memiliki bagian yangcukup banyak. Kantor PT TMJ pun tidak hanya satu. Masih ada 2 Kantor lagi yang menjadi bagian dari PT Trans marga Jateng ( lokasi Murbei), yaitu Gerbang Tol banyumanik ( PT TMJ banyumanik ) dan Gerbang Tol Ungaran-Bawen (PT TMJ Ungaran/Proyek). Sehingga PT Trans Marga Jateng memiliki sebanyak 96 karyawan yang terbagi kedalam 3 kantor tersebut.

2.7.2 Jam Kerja

PT Trans Marga Jateng mempunyai Jam kerja yang efektif dan sama seperti perusahaan lain pada umumnya. Jam Kerja karyawan di PT TMJ ini berlaku dari hari Senin sampai dengan Jumat dan dimulai pada pukul 08.00 pagi sampai dengan 17.00 sore.

Untuk lebih jelasnya mengenai perincian dalam jam kerja dapat dilihat rincian dari tabel berikut ini :

Sumber : Divisi Administrasi Bagian Umum dan SDM

(18)
(19)

STRUKTUR ORAGANISASI PT TRANS MARGA JATENG TAHUN 2012

GENERAL MANAGER TEKNIK DAN OPERASI

DIREKTUR ADMINISTRASI DAN KEUANGAN

DIREKTUR TEKNIK DAN OPERASI

DIREKTUR UTAMA

GENERAL MANAGER ADMINISTRASI DAN KEUANGAN

PROJECT MANAGER

MANAGER DAL PELAKS.

MANAGER ADMINISTRASI

MANAGER OPERASI

MANAGER TEKNIK

MANAGER KEUANGAN

AS. MANAGER

MANAGER DAL PELAKS.

MANAGER ADM & REK.TEKNIK

AS. MANAGER

(20)

AS.MANAGER

AS.MANAGER

AS. MANAGER

AS.MANAGER

AS. MANAGER

AS. MANAGER

SENIOR SUPERVISOR PELAYANAN TRANSAKSI

SUPERVISOR PEL.LALIN

SUPERVISOR PELAYANAN TRANSAKSI

(21)

STRUKTUR DIREKTORAT ADMINISTRASI DAN KEUANGAN TAHUN 2012

MANAGER ADMINISTRASI

MANAGER KEUANGAN

_·$“#~î

ASISTEN MANAGER ANGGARAN DAN PERENCANAAN

ASISTEN MANAGER AKUNTANSI DAN PERPAJAKAN

ASISTEN MANAGER UMUM

ASISTEN MANAGER SDM DAN SMK3

DIREKTUR ADMINISTRASI DAN KEUANGAN

GENERAL MANAGER ADMINISTRASI DAN KEUANGAN

(22)

2.8.1 Deskripsi Jabatan PT Trans Marga Jateng

Dalam tiap- tiap unit kerja berisikan petugas yang melaksanakan operasional secara terperinci dan jelas agar kegiatan tersebut dapat dioptimalkan dan sukses mencapai sasaran.

Adapun uraian pekerjaan sebagai berikut :

A. Direktur Utama

Tugas : Pemimpin Perusahaan tertinggi yang bertanggung jawab atas Jalannya perusahaan secara keseluruhan

B. Direktur Teknik dan Operasi

Tugas : Bertanggung jawab atas jalannya perusahaan khususnya dalam hal perencanaan, dokumentasi, dan monitoring pengadaan tanah, Pembangunan jalan tol dan sarana pendukungnya, pengelolaan dan pengendalian kegiatan pengoperasian dan pemeliharaan jalan tol, termasuk kegiatan pengendalian atas pengoperasian dan pemeliharaan jalan tol, serta usaha lainnya yang dilaksanakan oleh mitra usaha.

1. General Manager Teknik dan Operasi

Fungsi pokok General Manager Teknik dan Operasi yaitu:

a. Menyelenggarakan kegiatan penyiapan tata laksana dan pengendalian perencanaan,

pelaksanaan pembangunan dan pemeliharaan serta monitoring pengadaan tanah, analisa dan administrasi perubahan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, koordinasi dengan Panitia dan Tim Pengadaan Tanah, Proyek pembanginan serta Pemerintah Pusat dan Daerah, pemanfaatan dan pengembangan teknologi bidang pembangunan dan pemeliharaan jalan tol. b. Menyelenggarakan kegiataan identifikasi dan evaluasi peluang usaha lain, penyusunan

strategi, analisa prospek, kelayakan dan peluang usaha, pemiliham mitra kerja, negosiasi dan analisa perjanjian pengusahaan usaha lain, monitoring dan pengedalian bisnis, pemantauan kinerja, persiapan dan pelaksanaan rapat umum pemegang saham, serta analisa risiko terhadap investasi usaha lain.

c. Menyelenggarakan kegiatan perencanaan dan pengendalian sistem teknologi peralatan tol

dan informasi lalu lintas, pengendalian proses pengadaan dan pemeliharaan peralatan tol dan informasi lalu lintas, serta analisa resiko terhadap penggunaan teknologi peralatan tol dan informasi lalu lintas.

d. Menyelenggarakan kegiatan perencanaan dan pengedalian pelayanan lalu lintas, serta

keamanan dan ketertiban lalu lintas dan traffic management, serta analisa resiko terhadap pelayanan lalu lintas, dengan berpedoman pada sistem dan prosedur yang berlaku, serta standar pelayama minimum yang telah ditetapkan.

e. Menyelenggarakan kegiatan perencanaan, penyusunan dan pengendalian sistem pelayana

transaksi, yang meliputi; proyeksi volume lalu lintas ddan pendapatan tol, pengendalian dan pengamanan pendapatan tol, penyusuaian tarif tol, pengelolaan sistem informasi bidang pelayanan transaksi dna perencanaan usulan tarif tol, serta analisa risiko terhadap operasion pelayanan transaksi

f. Menyelenggarakan kegiatan inspeksi rutin dan periodik, perencanaan penyusunan dan

(23)

pengadaan barang/jasa pemeliharaan jalan tol, pengedalian proyek pemeliharaan dan peningkatan jaln tol, pemanfaatan dan pengembangan teknologi dalam proses pemeliharaan jalan tol, serta analisa risiko terhadap program pemeliharaan jalan tol.

1.1 Manager Teknik

Fungsi pokok Manager Teknik yaitu:

a. Melaksanakan kegiatan penyusunan tata laksana, evaluasi dan monitoring perencanaan penyedian tanah, pembangunan dan pengedalian administrasi perencanaan pembangunan termasuk perubahannya, pengedalian dan evaluasi pekerjaan lingkungan dan implementasi RKL/RPL, analisa kelayakan teknik, perencanaan teknik dan pengawasan teknik, pemanfaatan dan pengembangan alternatif teknologi dalam proses pembangunan sarana pendukung jalan tol tempat istirahat pelayanan, serta alternatif resiko terhadap perencanan pembangunan.

b. Melaksanakan kegiatan penyusunan tata laksana perencanaan pembangunan dan

pengendaliaan administrasi pembangunan, termasuk perubahannya, pengendalian dan evaluasi pekerjaan lingkungan implementasi RKL/RPL, analisa kelayakan teknik, perencanaan teknik dan pengawasan teknik, pemanfaatan dan pengembangan alternative teknologi dalam proses pembangunan jalan tol.

c. Melaksanakan kegiatan inspeksi dan advis teknis, peluang usaha lain, pengembangan dan

penyiapan rancangan dokumen pengadaan proyek pemeliharaan dan peningkatan jala tol (P2JT), pengendalian dan pemanfaatan sarana pendukung untuk kegiatan usaha lain, melaksanakan kegiatan administrasi teknik proyek, pengadaan barang/jasa proyek.

1.2 Asisten Manager Manajemen Tanah dan Utilitas

Fungsi pokokAsisten Manager Manajemen Tanah dan Utilitas yaitu:

a. Melakukan kegiatan analisa kebutuhan tanah, persiapan pengadaan tanah, monitoring dan

evaluasi pelaksanaan tanah berikut administrasinya, analisa dampak penyelesaian sengketa tanah, koordinasi dengan Tim pengadaan tanah serta alternative risiko terhadap dampak pembebasan tanah.

1.3 Asisten Manager Perencanaan dan Administrasi

Fungsi pokok Asisten Manager Perencanaan dan Administrasi yaitu:

a. Melakukan kegiatan perencanaan program pembangunan dan penyiapan tata laksana

perencanaan jala tol baru, penyiapan dokumen perencanaan pembangunan, pengendalian administrasi perencanaan pembangunan dan pengawasan teknik termasuk perubahannya serta usulan alternaative risiko terhadap perencanaan pembangunan.

2. Manager Operasi

Fungsi pokok Manager Operasi yaitu:

a. Melaksanakan kegiatan perencanaan, evaluasi, monitoring volume lalu lintas dan pendapata

(24)

serta penyusynan program dan anggaran tahunan, alternatif risiko terhadap penggunaan peralatan transaksi, pengembangan alternatif penerapan teknologi pelayanan transaksi.

b. Melaksanakan kegiatan perencanaan dan pengedalian pelayanan informasi dan komunikasi,

keselamatan lalu lintas, analisa manajemen lalu lintas, sistem keamanan ketertiban lalu lintas dan gangguan perjalanan, analisa kinerja bidang pelayanan lalu lintas, perencanaan, perancangan, penerapan, pemeliharaan dan pengembangan peralatan informasi lalu lintas, monitoring dan evaluasi proses pengadaan, pelaksanaan pemeliharaan peralatan informasi lalu lintas, pengembangan alternatif penerapan teknologi manajemen lalu lintas serta analisa risiko terhadap pelayanan lalu lintas dan gangguan perjalanan.

c. Melaksanakan kegiatan inspeksi rutin dan periodik, perencanaan dan pengendalian

pemeliharaan jalan tol, penyusunan anggaran biaya pemeliharaan, persiapan dan tata laksana pemeliharaan, pengembangan sistem pemeliharaan jalan tol secara periodik, perencanaan program pemeliharaan, penyusunan anggaran biaya pemeliharaan, persiapan dan tata laksana pemeliharaan, pengembangan sistem pemeliharaan, pengadaan tata laksana pemeliharaan, pengembangan sistem pemeliharaan, pengadaan barang/jasa pemeliharaan jalan tol, pemanfaatan dan pengembangan teknologi dala, proses pemeliharaan jaln tol, serta melakukan alternatif risiko terhadap rencana pelaksanaan pemeliharaan jalan tol.

d. Melaksanakan kegiatan pengawasan, pengendalian dan evaluasi terhadap transaksi pelayanan

transaksi pendayagunan sarana elektronik dan kelistrikan di Gerbang Tol, meliputi: evaluasi pelayanan transaksi dan pendapatan tol, serta kehandalan sarana eletronik dan kesiapan kelistrikan di Gerbang Tol.

2.1 Asisten Manager Pelayanan Kontruksi

Fungsi pokok Asisten Manager Pelayanan Kontruksi

a. Melakukan kegiatan inspeksi rutin dan periodik jalan tol, pengendalian pemeliharaan dan

peningkatan jalan tol termasuk kantor perseroan dan kantor proyek, pengembangan sistem pengendalian pemeliharaan dan peningkatan jalan tol, penyusunan laporan inspeksi dan rencana pengendalian mutu.

2.2 Asisten Manager Pekayanan Lalu Lintas dan Keamanan Ketertiban

Fungsi pokok Asisten Manager Pekayanan Lalu Lintas dan Keamanan Ketertiban yaitu: a. Melakukan kegiatan pelayanan, pengaturan, dan keselamatan berlalu lintas di jalan tol,

meliputi: penanganan gangguan/hambatan perjalanan, kecelakaan, penderekan, serta informasi dan komunikasi termasuk tata laksana pengoperasian kendaraan jalan tol, kendaraan rescue dan peralatan rescue, kendaraan ambulans dan peralatan medis, kendaraan derek, pengelolaan dan pengoperasian sentral komunikasi, serta sarana dan peralatan pendukung lainnya.

2.3 Senior Supervisi Pelayanan Transaksi

Fungsi pokok Senior Supervisi Pelayanan Transaksi yaitu:

a. Melakukan kegiatan pengaturan dan pengendalian pelayanan operasional pelayanan transaksi

(25)

2.4 Asisten Manager Pelayanan Transaksi

Fungsi pokok Asisten Manager Pelayanan Transaksi yaitu:

a. Melakukan kegiatan pengendalian pelayanan transaksi meliputi: pengawasan, pengendalian,

dan evaluasi pelayanan transaksi, serta sarana elektronik dan kelistrikan di Gerbang Tol.

2.5 Supervisor Pelayanan Transaksi

Fungsi pokok Supervisor Pelayanan Transaksi yaitu:

a. Melakukan kegiatan pengaturan dan pengawasan pelaksanaan pelayanan transaksi,

pengaturan lalu lintas di gerbang serta penanganan keluhan dari pemakai jalan tol.

2.6 Supervisor Pelayanan Lalu Lintas Jalan Tol

Fungsi pokok Supervisor Pelayanan Lalu Lintas Jalan Tol yaitu:

a. Melakukan kegiatan pengaturan, pengawasan dan pengendalian pelaksanaan pengaturan lalu

lintas di jalan tol serta penanganan keluhan dari pemakai jalan tol.

C. Direktur Administrasi dan Keuangan

Tugas : Beratnggung jawab atas jalannya perusahaan khususnya dalam hal perencanaan perusahaan, pengelolaan dan pengendalian keuangan Perusahaan, Pengelolaan Sumber Daya Manusia, Pelayanan hukum dan kehumasan, serta pengelolaan administrasi perusahaan termasuk pengelolaan teknologi informasi Perusahaan.

1. General Manager Administrasi dan Keuangan

Fungsi Pokok General Manager Administrasi dan keuangan yaitu :

a. Menyelenggarakan kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian pengembangan

organisasi serta pengembangan sumber daya manusia, penyusunan dan pemeliharaan sistem pengelolaan sumber daya manusia, perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian program pembelajaran dan pengembangan serta analisa risiko terhadap dampak pengembangan organisasi dan sistem pengelolaan sumber daya manusia, dengan memperhatikan peraturan yang berlaku dan kemampuan keuangan Perusahaan agar organisasi perusahaan dapat berkembang dengan baik serta pendayagunaan karyawan dapat berjalan secara maksimal.

b. Menyelenggarakan kegiatan perekrutan, seleksi, penempatan dan hubungan industrial,

(26)

c. Menyelenggarakan kegiatan pelayanna hukum, pembuatan peraturan perusahaan dengan berkoordinasi dengan unit kerja terkait, pembuatan perikatan/ kerjasama dengan pihak lain yang mewakili perusahaan dalam penyelesaian permasalahan hukum baik di dalam maupun diluar pengadilan, pemeliharaan dan pengendalian dokumen hukum, serta analisa risiko terhadap dampak penyelesaian masalah hukum bagi perusahaan, dengan memperhatikan sistem dan peraturan perundang undangan yang berlaku, agar seluruh aktivitas perusahaan dapat memenuhi aspek hukum sesuai ketentuan perundangan yang berlaku.

d. Menyelenggarakan kegiatan membangun, mengembangkan dan meningkatkan citra

perusahaan, pengamanan asset perusahaan, bina ingkungan/CSR kehumasan, komunikasi dan informasi efektif dengan lingkungan internal dan eksternal perusahaan, serta mensosialisasikan kebijakan kebijakan strategis tingkat korporasi kepada pihak internal dan eksternal perusahaan; merencanakan, melaksanakan dan mengendalikan administrasi pimpinan perusahaan, mengelola aktifitas rapat direksi, rapat gabungan direksi dengan komisaris, mengendalikan dan mengelolal dokumen dokumen pimpinan Perusahaan, pelaksanaan kegiatan protokoler Pimpinan dan Tamu perusahaan, serta analisa risiko terhadap seluruh kegiatan yang dilakukan sekretaris Perusahaan dengan para stake holder, dengan berdasarkan pada kepentingan perusahaan, agar citra perusahaan dapat berkembang dengan baik dan terciptannya arus informasi positif kepada seluruh stake holder baik internal maupun eksternal perusahaan.

1. Manager Administrasi

Fungsi Pokok dari Manager Administrasi yaitu :

a. Melaksanakan kegiatan perhitungan kebutuhan karyawan, perekrutan, seleksi, penempatan

dan hubungan industrial, pengendalian jumlah karyawan, monitoring, evaluasi dan penegakkan hukum dan disiplin karyawan, pemrosesan dan penyelesaian kasus kasus karyawan termasuk mealui pihak ketiga, perencanaan dan pelaksanaan administrasi pemeriksaan terhadap karyawan yang diduga melakukan pelanggaran disiplin, serta alternatif risiko terhadap pendayahgunaa sumber daya manusia , dengan memperhatikan sistem dan peraturan perundang undangan yang berlaku, agar terlaksanannya pemberdayaan karyawan, terpenuhinya jumlah kebutuhan karyawan serta terjalinnya hubungan industria; yang harmonis

b. Melaksanakan kegiatan perencanaan pendidikan dan latihan untuk pengembangan

kemampuan dan pengetahuan seluruh karyawan dengan memeprhatikan kebutuhan perusahaan sesuai kemampuan perusahaan agar setiap karyawan dalam menempati masing masing jabatannya sesuai dengan kompetensinya

c. Melaksanakan kegiatan pengelolaan jaminan pemeliharaan kesehatan meliputi perencanaan

penyusunan , monitoring dan evalusais prgram kerja dan perhitungan anggaran biaya pemeliharaan kesehatan , pelaksanaan program promotif, preventif, kuratif dan rehabilitative yang meliputi kesehatan Direksi dan Karyawan beserta keluargannya dengan memeperhatikan sistem dan peraturan yang beralku, agar tercipta efidiensi dan eektivitas pelayanan jaminan kesehatan

d. Melaksanakan kegiatan pembayaran kompensasi dan kesejahteraan karyawan pelayanan dan

(27)

memeprhatikan sistem dan peraturan yang berlaku agar terpenuhinya hak karyawan secara akurat dan tepat waktu.

e. Melaksanakan kegiatan pengadministrasian, penyimpanan , pemeliharaan dan pengamanan

aset perusahaan dan pengamanan dokumen bukti kepemilkikan aset milik perusahaa, koordinasi dengan pihak terkait dengan memperhatikan ketentuan perundangan yang berlaku, agar aset milik perusahaan dan bangunanya terjamin keamanan.

1.1 Asisten Manager Umum

Fungsi Pokok Asisteb Manager Umum yaitu :

a. Melakukan kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian pengadaan barang untuk

kebutuhan kantor perseroan dan kantor proyek yang karena jenis dan sifatnya ditetapkan untuk dilaksanakan melalui kantor perseroan dan kantor proyek, inventarisasi barang bergerak, pengelolaan administrasi barang dan tata persuratan, mealkukan, mengadministrasikan dan melaksanakan pengahapusan barang inventaris , pengelolaan transportasi dan akomodasi, kerumahtanggankantor perseroan dan kantor proyek, penyedia sarana kerja dan fasilitas kantor, pemeliharaan dan penataan lingkungan kantor perseroan dan kantor proyek, pemeliharaan fasilitas dan sarana kantor perseroan dan kantor proyek, penyusunan program kerja, perhitungan dan pengendalian anggaran biaya umum, serta analisa risiko terhadap dampak pengadaan barang, dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku, serta prinsip prinsip Good Corporate Governance, agar kebutuhan perusahaan akan barang dapat terpenuhi dengan baik;

b. Melakukan kegiatan pengadministrasian, penyimpanan, pemeliharaan dan pengamanan aset

milik perusahaan termasuk tanah kelola, serta pengamanan dokumen bukti kepemilikannya, serta analisa risiko terhadap pengamanan dokumen bukti kepemilikannya, serta analisa risiko terhadap pegamanan aset milik perusahaan, dengan memperhatikan ketentuan perundang undangan yang berlaku, agar aset milik perusahaaan terjamin keamannannya.

1.2 Asisten Manager Sumber Daya Manusia

Fungsi pokok Asisten Manager Sumber Daya Manusia yaitu :

a. Melakukan kegiatan pengembangan sumber daya manusia, penyusunan dan pemeliharaan

sistem pengelolaan sumber daya manusia, perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian program pembelajaran, serta analisa risiko terhadap dampak pengembangan organisasi dan sitem pengelolaan sumber daya manusia dengan memperhatikan peraturan yang berlaku dan kemampuan keuangan perusahaan , serta prinsip psinsip Good Corporate Governance, agar organisasi perusahaan dapat berkembang dengan baik serta pendayahgunaan karyawan dapat berjalan secara maksimal

b. Melakukan kegiatan Remunerasi Karyawan, direksi dan komisaris dan pihak pihak yang

(28)

c. Melakukan kegiatan sistem manajemen keselamatan, kesehatan kerja ( SMK3) lingkungan perusahaan dengan memperhatikan kepentingan perusahaan dan pihak pihak yang terkait dengan kegiatan perusahaan, agar terpenuhi persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja dilingkungan perusahaan sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku.

2. Manager Keuangan

Fungsi Pokok Manager Keuangan yaitu :

a. Melaksanakan kegiatan perhitungan rencana dan pengendalian anggaran perusahaan serta

analisa proyeksi laba perusahaan, dengan memeperhatikan sistem dan prosedur yang telah ditetapkan serta usulan nit kerja, agar seluruh program kerja dan alokasi anggaran perusahaan dapt tertata dengan baik.

b. Melaksanakan kegiatan penyusunan rencana pendanaan, pengelolaan, pengendalian dan

analisa alternatif pendanaa, penelolaan transaksi keuanga, pengelolaan portofolio investasi perusahaan, serta alternatif risiko terhadap pendanaan investasi dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku, agar proses pendanaan perusahaan dapat mencapai target target yang telah ditetapkan.

c. Melaksanakan kegiatan manajemen perpajakan dan administrasi pembukuan proyek dengan

memperhatikan ketentuan perundangan yang berlaku, serta ketentuan lainnya, agar informasi keuangan yang dihasilkan dapat memenuhi kepentingan perpajakan dan pembukuan proyek.

2.1 Asisten Manager Anggaran dan Perencanaan Perusahaan

Fungsi Pokok Asisten Manager Anggaran dan Perencanaan Perusahaan yaitu :

a. Melakukan kegiatan perhitungan rencana dan pengendalian anggaran perusahaan, serta analisa proyeksi laba perusahaan dengan memeprhatikan sistem dan prosedur yang telah ditetapkan serta usula unit kerja agar seluruh program kerja dan alokasi anggaran perusahaan dapat tertata dengan baik

b. Melakukan kegiatan penyusunan rencana pendanaan, pengeloaan, pengendalian dan analisis

alternatif pendanaan, pengelolaan transaksi keuangan, pengelolaan portofolio investasi perusahaan, serta alternatif resiko terhadap pendaftaran investasi, dengan memeprhatika ketentuan yang berlaku, agar pendanaan perusahaan dapat mencapai target target yang telah ditetapkan.

2.2 Asisten Manager Akuntansi dan Perpajakan

Fungsi Pokok Asisten Akuntansi dan Perpajakan yaitu :

a. Melakukan kegiatan manajemen akuntansi perusahaan, pengelolaan akuntansi proyek dan

(29)

seluruh aktivitas keuangan perusahaan dapat tercatat dan termonitor dengan bai, serta tersediannya laporan keuangan yang memenuhi standar akuntansi.

b. Melaksankan kegiatan manajemen perpajakan dan administrasi pembukuan proyek dengan

(30)

BAB III

HASIL PELAKSANAAN

3.1 Diskripsi Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan

Selama pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan pada PT Trans Marga Jateng (TMJ) Semarang, Penulis telah melaksanakan tugas tugas PKL. Tugas tersebut merupakan pengaplikasian ketrampilan dan pengetahuan yang diperoleh di tempat kerja dan didukung dengan adanya ketrampilan yang sudah diperoleh di bangku kuliah Jurusan Administrasi Niaga Prodi Administrasi Bisnis.

3.1.1 Proses Induksi

Sebelum melakukan Praktek Kerja Lapangan di PT Trans Marga Jateng Semarang, penulis melewati tahap tahap birokrasi baik dari pihak Polines maupun dari pihak perusahaan. Berikut adalah tahap tahap birokrasi tersebut :

a. Mencari perusahaan untuk melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL)

b. Mengajukan Formulir Surat Permohonan PKL yang sudah disetujui oleh Pihak Kaprodi dan

dengan tembusan Ketua Jurusan

c. Menyerahkan Formulir Surat Permohonan tersebut ke BAAK untuk mendapatkan surat

(31)

d. Mengambil surat pengantar ijin PKL tersebut lalu meminta nomor surat, sampul surat dan cap polines.

e. Mengajukan Surat Permohonan ijin PKL tersebut ke PT. Trans Marga Jateng Semarang.

f. Mendapat Surat Balasan yang menyatakan bahwa perusahaan PT Trans Marga Jateng

mengijinkan mahasiswa beratas namakan : Priska Dian Anggreeni dapat melakukan PKL.

g. Menyerahkan Surat Balasan dari PT Trans Marga Jatengke Ketua Prodi Untuk Pendataan

h. Hari pertama PKL, menyerahkan surat pernyataan dari polines dan surat diterima magang

dari PT Trans Marga Jateng ke Bapak Imam Suroso (Asisten Manager SDM dan SMK3 ) untuk konfirmasi soal magang.

Penulis melaksanakan PKL pada PT Trans Marga Jateng dimulai dari tanggal 20 Januari 2014 sampai dengan 15 maret 2014. Dengan Jadwal dari Hari Senin hingga Jum’at dan jam kerja dimulai pada pukul 08.00 sampai 17.00 WIB. Selama PKL penulis di tempatkan di Divisi Administrasi Bagian Umum dan SDM yang bertugas menangani Pengarsipan surat masuk dan surat keluar. Tetapi penulis juga menangani tugas tugas lain yang diberikan oleh setiap karyawan di bagian tersebut.

Sebelum pelaksanaan PKL penulis harus memahami dan mematuhi segala peraturan dan tata tertib yang berlaku pada PT Trans Marga Jateng (TMJ) Semarang. Selama pelaksanaan PKL penulis juga harus beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang ada, baik aktivitas dan lingkungan kerja maupun individu yang berada di lingkungan kerja. Dengan beradaptasi dan bantuan dari pembimbing dan pegawai yang ada, penyusun dapat melaksanakan tugas dan aktivitas yang diberikan oleh pembimbing dengan sebaik-baiknya.

3.1.2 Tugas - Tugas Selama PKL

Selama melaksanakan Praktek Kerja Lapangan di PT Trans Marga Jateng (TMJ) Semarang, Penulis telah melakukan beberapa tugas yang telah diajarkan pada mata kuliah di Jurusan Administrasi Niaga, Antara lain :

DivisiAdministrasi Bagian Umum dan SDM a. Menangani kegiatan Surat menyurat, yaitu :

1. Mengagendakan Surat Masuk dan Surat Keluar, Serta Mengagendakan PP ( Permohonan

Pembayaran ),SPJ ( Laporan Pertanggungjawaban),IPA ( Ijin Penggunaan Anggaran ).

Surat masuk maupun surat keluar perlu diagenda supaya ada bukti penerimaan surat maupun pengiriman surat.

2. Menulis Lembar Disposisi

Setelah surat masuk diagenda, kemudian dilengkapi dengan lembar disposisi untuk diserahkan ke Asisten Manager Unit Adm dan Hukum atau Asisten Manager Adm dan SMK3.Tergantng dari keputusan Manager yang ada di lembar disposisi.

3. Mengekspidisi Surat

Sebelum surat masuk beserta lembar disposisi dikirimkan ke unit masing masing bagian yang dituju, surat tersebut perlu diekspidisi (dicatat nomer surat, tanggal surat, asal surat, tanggal terima, Perihal, ditujukan ke siapa, isi disposisi, tanggal disposisi, tanggal paraf terima disposisi).

4. Mengantar surat ke bagian yang dituju sekaligus meminta paraf sebagai tanda terima di buku

agenda.

5. Setelah itu direkap di komputer menggunakan microsoft excel dengan format yang ditujukan

pada Lampiran gambar 1.2

(32)

Oktober hngga Desember 2013 dari unit kerja driver c. Menggandakan dokumen( Fotocopy ), surat maupun berkas

d. Menerima Telepon, Melakukan Scanner dokumen atau Pengiriman dokumen lewat Fax-mail

e. Melakukan kegiatan pembagian surat undangan ke tiap sub divisi di PT Trans Marga Jateng

f. Perekapan Surat Perjanjian kontrak kerja

g. Penggantian Revisi berkas dari surat perjanjian kontrak kerja karyawan PT Trans Marga Jateng

h.Perekapan Data karyawan Bulan Januari 2014. Ditujukan di lampirangambar 1.3

i. Menjadi Panitia Tim rekrutmen dan Seleksi Petugas Operasional Jalan Tol Ruas Semarang –

Solo, Jawa Tengah dari tanggal 12 Februari 2014 sampai 7 Maret 2014

j. Menghitung Saldo Jamsostek Karyawan PT TMJ

3.2 Hasil Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan

3.2.1 Identifikasi Tugas yang Relevan

Selama pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan penulis merasa bahwa tugas-tugas yang diberikan oleh pihak PT Trans Marga Jateng Semarang telah sesuai dengan bidang disiplin ilmu yang penulis pelajari di bangku perkuliahan.

3.2.2 Identifikasi Ketrampilan Baru yang diperoleh

Selama melaksanakan PKL hanya mendapat beberapa saja ketrampilan baru tetapi juga mendapatkan pengalaman baru, karena sebagian besar pekerjaan sudah pernah diajarkan dan didapatkan di bangku kuliah Politeknik Negeri Semarang.

Salah satu ketrampilan yang diperoleh saat magang yaitu : 1. Menulis Nota Dinas

Procedure penulisan nota dinas yaitu :

a. Pengisian tanggal, nomor, perihal, dari, kepada

b. Menulis perihal mengenai dana ( BBM )

c. Menulis mengenai untuk kegiatan dan waktu yang tertera saat nota tersebut dikeluarkan

d. Menulis Nominal anggaran yang dikeluarkan dari Nota tersebut

Salah satu pengalaman baru yang diperoleh saat magang yaitu :

2. Menjadi Panitia Tim rekrutmen dan Seleksi Petugas Operasional Jalan Tol Ruas Semarang – Solo, Jawa Tengah dari tanggal 12 Februari 2014 sampai 7 Maret 2014

 Dimulai dari tanggal 12 Februari 2014 – 14 Februari 2014 dengan menjadi Panitia Penghubung Seleksi I yaitu Tahap seleksi administrasi yang di laksanakan di gedung balai diklat

 Tanggal 19 Februari 2014 menjadi Panitia Pengawas ujian tes tertulis Seleksi tahap 2 yang

dilaksanakan di gedung merapi

 Tanggal 26 Februari 2014 menjadi Panitia Pengawas Medical CheckUp (Tes Kesehatan)

Seleksi tahap III di Klinik Laboratorium Pramita, Kampung Kali Semarang

(33)

Pada umumnya pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan tidaklah semudah yang penulis bayangkan karena penulis menemukan beberapa kendala saat pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan. Tidak semua tugas yang dikerjakan karyawan PT Trans Marga Jateng Semarang dapat dipindah tugaskan untuk dikerjakan oleh penulis. Hal tersebut dikarenakan perlunya ketelitian yang sangat tinggi dan tanggung jawab yang besar dalam pengolahan data keuangan.

3.3.1 Kendala Pelaksanaan Tugas

Selama pelaksanaan tugas yang diberikan pegawai PT Trans Marga Jateng Semarang, penulis menemui sedikit kendala dalam pelaksanaan tugas diantaranya adalah:

a. Kurang teliti dalam menginput maupun mengentri data.

b. Kebingungan saat menerima tugas baru yang diberikan.

c. Sering Lupa akan tugas yang dikerjakan

3.3.2 Cara Mengatasi Kendala

Cara mengatasi kendala yang dihadapi penulis dalam pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan adalah:

a. Lebih teliti dan tidak tergesa-gesa saat menginput maupun mengentri data.( terutama nomor

surat )

b. Bertanya kepada para staf agar lebih mengerti tugas-tugas yang ada.

c. Mendengarkan dengan baik instruksi staf dan teliti saat mengerjakan tugas, serta bertanya

apabila ada hal yang lupa dan yang tidak dimengerti.

d. Diperiksa kembali apabila tugas sudah selesai dikerjakan sebelum diberikan kepada pihak

yang berwenang

e. Mencatat setiap kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan

(34)

BAB IV PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Dalam pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan ini penulis mendapatkan banyak pengetahuan secara nyata dalam menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, sehingga dapat dipraktekkan secara maksimal dan optimal ketika melaksanakan Praktek Kerja Lapangan. Selain itu Praktek Kerja Lapangan adalah sarana bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja nyata sekaligus mengenal lingkungan dan kondisi kerja yang nantinya akan dihadapi mahasiswa setelah lulus kuliah.

Berdasarkan uraian Laporan Praktek Kerja Lapangan, maka dapat disimpulkan bahwa :

1. Teori teori yang telah diajarkan saat di perkuliahan ternyata banyak yang diterapakan pada

saat praktek kerja Lapangan

2. Tidak semua teori dalam perkuliahan digunakan saat melakukan Praktek Kerja Lapangan,

hanya beberapa saja yang digunakan yaitu praktek perkantoran, pengarsipan, pengaplikasian komputer dan surat menyurat.

3. Keika mengalami kendala dalam melaksanakan praktek kerja lapanga tersebut, maka kita

harus bertanya pada karyawan lain yang lebih mengerti agar pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.

4. Dalam dunia kerja diperlukan tanggung jawab, Ketelitian, Kesabaran yangtinggi atas semua

(35)

5. Disiplin dalam mengikuti peraturan bekerja dan disiplin waktu menjadi tanggung jawab kita agar tugas- tugas yang diberikan dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

5.2 Saran

Setelah melaksanakan Praktek Kerja Lapangan pada PT Trans Marga Jateng Semarang mengetahui proses kerja sesungguhnya, penulis memiliki beberapa saran kompetensi sebagai berikut:

a. Bagi Politeknik Negeri Semarang

Agar selama pelaksanaan PKL, Semua Mahasiswa yang sedang menjalankan Kerja Praktek tersebut dapat dipantau oleh para Dosen yang bersangkutan. Jadi kemampuan dan ketrampilannya dapat dinilai oleh para dosen dikarenakan juga PKL masih masuk kedalam daftar mata kuliah Semester VI.

b. Bagi PT Trans Marga Jateng Semarang

1. Design/Layout kantor sebaiknya sedikit diubah demi kenyamanan bekerja, Dan untuk dapat

mencapai produktivitas dan efektivitas kerja demi mencapai tujuan organisasi.

2. Menjadikan Informasi saja agar para mahasiswa yang diberi kesempatan untuk Magang dapat moving setiap divisi. Jadi mahasiswa tersebut dapat mendapatkan banyak ilmu, pengalaman dan ketrampilan baru di tiap bagian pada PT Trans Marga Jateng Semarang.

 Melayani Permohonan perubahan daya.

 Melayani permohonan pasang baru.

 Melayani permohonan ubah nama pelanggan.

 Menginput Perubahan Data Pelanggan (PDL).

 Menginput hasil survei subsudi non sejahtera.

 Melayani komplen pelanggan.

 Menangguhkan pemasangan baru

(36)
(37)

Contoh Laporan PKL SMK AP

(Administrasi Perkantoran)

LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI/PKL

DI

PUSAT ARSIP KEMENTRIAN

ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

DiajukanUntukMelengkapiTugas-tugasdanUntukMemenuhiSyarat

MengikutiUjianNasional (UN)

TahunPelajaran 2013/2014

LAMBANG SEKOLAH

(38)

STUDY : Administrasi Perkantoran

PROGRAM : Bisnis dan Manajemen

MOTTO

1. Tidaklah sempurna suatu pekerjaan jikalau tidak diiringi dengan doa

2. Ikhtiar, sabar serta tawakal kunci dalam meraih kesuksesa

3. Raihlah cinta seseorang dengan kasih dan sayang, raihlah cinta kekasih dengan

kasih sayang, tapi raihlah cinta allah dengan mensyukuri kasih sayangNya

4. Teguh pendirian dan berpegang pada prinsip diri merupakan kunci menuju

kesuksesan

5. Pandai bukan berarti jago dalam matematika, fsika, kimia atau yang lainnya

tetapi pandai yang sebenarnya adalah pandai dalam mengatur waktu dan

(39)

6. Laki-laki bukan yang tampan, perempuan bukan yang cantik, tetapi mencari

pasangan hidup pilihlah yang tampan dan cantik hati dan perilakunya

PERSEMBAHAN

Penulisan dan penyusunan laporan hasil praktikum ini saya persembahkan

kepada :

1. Kedua orang tua yang telah merawat dan mendidik penulis dali lahir sampai

saat ini serta atas nafkah yang selama ini mereka berikan sehingga penulis

dapat tumbuh dan berkarya seperti sekarang ini

2. Kakak dan adik tercinta, sebagai penyemangat dalam melewati hari-hari penulis

baik dalam keadaan senang maupun sedih

3. Teman-teman yang telah menemani dan bekerjasama dengan penulis dalam

melewati tantangan selama dalam masa PKL

4. Keluarga SMK Bina Karya Insan, tempat menimba ilmu penulis disegala

pengetahuan, dari yang semula tidak tahu tentang kearsipan menjadi tahu serta

(40)

5. Pihak Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral yang telah menerima

penulis untuk mempraktekan ilmu yang penulis miliki serta menuntut ilmu dalam

pelaksanaan PKL

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang

telah memberikan hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan

Praktek Kerja Lapangan ini. Pada dasarnya, tujuan dibuatnya Laporan Praktek

Kerja Lapangan ini adalah untuk memenuhi salah satu syarat dalam mengikuti

Ujian Akhir Nasional dan Ujian Akhir Sekolah serta untuk melatih siswa/siswi

membiasakan diri untuk membaca dan memahami keadaan lingkungan di luar

sekolah penulis berharap dengan diselesaikan laporan ini, penulis dapat

mengetahui lebih dalam mengenai dunia kerja/industri dalam hal ini

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada kedua orang tua atas

izinnya, bekal dan doa yang telah diberikan dalam pelaksanaan PKL. Sekolah

serta Bapak/Ibu guru yang dengan suka rela memberikan ilmu serta dukungan,

(41)

telah menyediakan tempat serta sarana dan prasarana selama dalam proses

pelaksanaan PKL yang dilaksanakan pada tanggal 3 Desember sampai

dengan 30 januari. serta teman-teman semua yang telah menemani hai-hari

penulis dalam PKL.

Penulis berharap semoga dengan terselesaikannya laporan ini dapat

menjadi titik tolak penulis untuk menjadi lebih maju dan bersungguh-sungguh.

Penulis juga berharap semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi pembaca

dalam menuju perubahan, Amin.

Sudah tentu kekurangan-kekurangan akan terdapat dalam laporan ini.

Karena itu, saran dan kritik yang sifatnya membangun dari setiap pembaca

sangat penulis harapkan, demi kesempurnaan laporan ini

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

Tangerang, 30 Maret 2012

Penulis,

(42)

DAFTAR ISI

BAGIAN PENGANTAR

Halaman Judul

Motto

Persembahan

Kata Pengantar

Daftar Isi

Abstraksi

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Prakerin/PKL

1.2 Pengertian Prakerin/PKL

1.3 Waktu Pelaksanaan Prakerin/PKL

1.4 Tujuan Prakerin/PKL

1.5 Manfaat Prakerin/PKL

BAB II TINJAUAN UMUM KEMENTRIAN ESDM

2.1 Sejarah Singkat Kementerian ESDM

2.2 Visi dan Misi Kementerian ESDM

2.3 Struktur Organisasi

(43)

2.5 Peraturan dan Tata Tertib

BAB III TINJAUAN KHUSUS

3.1 Kegiatan Prakerin

3.2 Penjelasan Kegiatan

BAB IV PENUTUP

4.1 Kesimpulan

4.2 Saran

4.3 Penutup

4.4 Lampiran

DAFTAR PUSTAKA

ABTRAKSI

Untuk menunjang kemampuan terhadap konsep PKL. Penulis telah

melaksanakan apa yang ditugaskan oleh pejabat instansi tersebut dan

penulispun telah mendapatkan pengalaman yang belum pernah dirasakan

(44)

SPM LB.2, Arsip Tentang Perjalanan Dinas, Penulis Juga Mendapatkan Materi

Tambahan Dari Pihak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dll.

Ini hanya sedikit perincian saja dan akan penulis bahas pada bab hasil

dan pembahasan.

BAB I

PENDAHULUAN

SMK BINA KARYA INSAN adalah suatu Lembaga Pendidikan Kejuruan yang

mempunyai tugas untuk dapat menghasilkan siswa-siswi yang terampil dalam

bidang pengusaan Bisnis dan Manajemen dalam dunia kerja, tangguh,

berdedikasi tinggi serta mampu berinteraksi dalam dunia kerja.

Di dalam mencapai tujuan yang mulia tersebut, maka setiap siswa/siswi kami

harus menguasai berbagai kemampuan dan keterampilan dasar, serta harus

memiliki wawasan ilmu pengetahuan yang luas dalam Ilmu Bisnis dan

Manajemen.

Agar dapat mencapai tujuan tersebut, maka salah satu cara adalah dengan

(45)

Praktek Kerja Industri ini dilaksanakan untuk menambah keterampilan dan

pengetahuan siswa/siswi kami dalam setiap praktek dan menerapkan teori-teori

yang telah penulis dapat pada objek secara langsung.

Pengaturan pelaksanaan Praktek Kerja Industri dilakukan oleh sekolah dengan

mempertimbangkan kesediaan lembaga atau dunia kerja untuk dapat menerima

siswa/siswi kami yang akan melaksanakan Praktek Kerja Industri. Struktur

program kurikulum, kalender pendidikan pada tahun ajaran tersebut akan

disesuaikan dengan situasi dan kondisi keadaan setempat.

Dengan diadakannya Praktek Kerja Industri saat ini sangatlah baik dan

berguna bagi setiap siswa/siswi SMK BINA KARYA INSAN mendapatkan suatu

gambaran yang nyata di dalam menjajaki dunia kerja dan menerapkan apa-apa

yang telah didapatkan dari akademi pada pekerjaan yang akan digeluti,

sehingga bila mereka terjun ke dunia kerja tidak mendapatkan kesulitan untuk

menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dapat menerapkan keahlian profesi

yang dimiliki.

1.1 LATAR BELAKANG

Pada saat ini sekolah kami dituntut untuk dapat lebih memahami teori

yang didapat selama KBM di sekolah dengan mengenal dunia luar atau dunia

kerja.

Oleh karena itu, dengan kurikulum yang diterapkan di sekolah-sekolah pada

umumnya dan terutama di SMK Bina Karya Insan. Pada ahir semester dua ini

siswa SMK Bina Karya Insan diwajibkan untuk mengikuti Prakerin (Praktek

Kerja Industri).

Dimana dengan adanya PKL siswa dapat memperoleh pengalaman tentang dunia

(46)

Kegiatan PKL ini juga merupakan salah satu persyaratan di SMK dan

begitu juga di SMK Bina Karya Insan, agar siswa dapat membandingkan antara

materi di sekolah dengan dunia kerja.

1.2 PENGERTIAN PRAKERIN/PKL

Prakerin adalah singkatan dari Praktek Kerja Industri, merupakan kegiatan

yang harus dilakukan oleh siswa/siswi yang menuntut ilmu di Sekolah Menengah

Kejuruan (SMK) dimana sebagian bekal untuk terjun langsung kedalam dunia

kerja sesuai dengan program studi. Pelaksanaan prakerin ditentukan oleh pihak

sekolah dan instansi perusahaan yang akan menerima siswa/siswi SMK yang

melaksanakan Prakrin tersebut.

1.3 WAKTU PELAKSANAAN PRAKERIN/PKL

Pelaksanaan Praktek Kerja Industri ini dilaksanakan pada tanggal 3

Desember– 31 Januari 2013, di Pusat Arsip Kementerian Energi Dan Sumber

Daya Mineral.Lamanya waktu praktek kerja industri kurang lebih dua bulan.

1.4 TUJUAN PRAKERIN/PKL

Kegiatan Praktek Kerja Lapangan yang telah dilaksanakan untuk setiap siswa/

siswi merupakan program keahlian yang tentunya mempunyai tujuan yang telah

direncanakan dan diharapkan dapat dicapai oleh siswa.

Adapun tujuan penyelenggaraan Praktek Kerja Lapangan ini adalah untuk:

 Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian profesional dengan tingkat

pengetahuan, dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan kerja.

(47)

 Meningkatakan efsiensi proses pendidikan dan pelatihan-pelatihan tenaga kerja

yang berkualitas profesional.

 Memberikan pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai

bagian proses pendidikan.

 Membekali siswa dengan pengalaman-pengalaman yang sebenarnya di dalam

dunia kerja, sebagai persiapan guna menyesuaikan diri dengan dunia kerja dan

masyarakat.

 Siswa dapat meningkatkan rasa percaya dirinya, dalam memecahkan berbagai

masalah atau kesulitan yang ditemuinya.

 Untuk merealisasikan pengetahuan yang didapat dari sekolah dengan pekerjaan

yang sebenarnya di perusahaan.

 Memperluas pandangan dan wawasan siswa terhadap jenis-jenis pekerjaan yang

ada di bidang bersangkutan dan di tempat praktek dengan segala persyaratan.

1.5 MANFAAT PRAKERIN/PKL

Setiap kegiatan yang dilakukan pasti memiliki manfaat, demikian pula

dengan kegiatan praktek kerja lapangan yang telah selesai dilaksanakan.

Adapun manfaat dari kegiatan praktek kerja lapangan yang telah penulis

laksanakan adalah sebagai berikut

 Keahlian professional yang diperoleh dari praktek kerja lapangan, dapat

meningkatkan rasa percaya diri, yang selanjutnya akan mendorong untuk

(48)

 Waktu tempuh untuk mencapai keahlian professional menjadi lebih singkat.

Setelah lulus sekolah dengan praktek kerja lapangan, tidak memerlukan lagi

waktu latihan lanjutan untuk mencapai tingkat keahlian siap pakai.

 Melatih disiplin, tanggung jawab, inisiatif, kreatiftas, motivasi kerja, kerjasama,

tingkah laku, emosi dan etika.

 Menambah pengetahuan mengenai perusahaan milik pemerintah, dalam hal ini

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Kami PKL di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, memperoleh

banyak pengetahuan mengenai berbagai berkas-berkas, dokumen-dokumen

yang tersedia, dari seluruh kota di Indonesia .

NB: Tinjauan Umum Anda Dapat Menggantinya

Menjadi Profil Tempat PKL

BAB II

TINJAUAN UMUM

SEJARAH KEMENTERIAN DAN

(49)

2.1. SEJARAH SINGKAT

Bandung sejarah pertambangan dan energi di Indonesia dimulai dengan

kegiatan pertambangan yang dilakukan secara tradisional oleh penduduk

dengan seizin penguasa setempat seperti Raja ataupun Sultan.

Pada tahun 1602 Pemerintahan Belanda membangun VOC, mereka selain

menjual rempah-rempah juga mulai melakukan perdagangan hasil

pertambangan, pada tahun 1652 mulailah dilakukan penyelidikan berbagai

aspek ilmu kealaman oleh para ilmuan dari Eropa. Pada tahun 1850 Pemerintah

Hindia Belanda membentuk Dienst Van Het Mijnwejen (Mijnwezenn-Dinnas Pertambangan) yang berkedudukan di Batavia untuk lebih mengoptimalkan

penyelidikan geologi dan pertambangan menjadi ter-arah.

Menjelang tahun 1920, sesuai dengan rencana Pemerintahan Hindia

Belanda menjadikan Bandung sebagai Ibu Kota Hindia Belanda, maka dilakukan

persiapan untuk memindahkan kantorMijnwejen ke Bandung. Department Burgerlijke Openbare Werken(Departemen Pekerjaan Umum) yang membawahi Mijnwezn dan menepati gedung Sate. Pada tahun 1922, lembaga Mijnwezen ini

berganti namaDienst van den Mijnbouw.

Pada tahun 1982 Pemerintahan Hindia Belanda mulai membangun gedung

Gambar

Tabel 1.1Rincian Waktu Kerja Jam Pegawai

Referensi

Dokumen terkait

Fasilitas khusus yang ditawarkan adalah adanya pencatatan penggunaan internet di kantor Dinas Pertambangan dan Energi Kota Palopo serta pembuatan laporan

Dalam Rencana Kerja Tahunan Tahun 2013 telah ditetapkan 9 ( Sembilan ) Program dan 31 Kegiatan yang diwujudkan melalui penetapan Kinerja yang dilaksanakan dan

(3) Jenis, jenjang, dan jumlah jabatan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh Walikota berdasarkan kebutuhan dan beban kerja sesuai dengan

Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang bermaksud untuk memenuhi kebutuhan akan Dosen dan Instruktur melalui mekanisme penilaian potensi dan kompetensi yang dilaksanakan oleh

- Foto-foto pelaksanaan setiap jenis kegiatan yang dilaksanakan dalam masa dua bulan KP. - Surat-surat, tanda selesai KP dari pimpinan proyek, surat penunjukan pembimbing

Perjanjian Kinerja merupakan penjabaran sasaran dan program yang telah ditetapkan berdasarkan Renstra yang akan dilaksanakan melalui berbagai kegiatan selama 1 (satu)

Dalam Rencana Kerja Tahunan Tahun 2013 telah ditetapkan 9 ( Sembilan ) Program dan 31 Kegiatan yang diwujudkan melalui penetapan Kinerja yang dilaksanakan dan

Berikut adalah ikhtisar Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2012 dan 2011 yang telah diaudit oleh