• Tidak ada hasil yang ditemukan

MEMBANGUN MEREK Building A Brand

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "MEMBANGUN MEREK Building A Brand"

Copied!
43
0
0

Teks penuh

(1)

MEMBANGUN MEREK

Building A Brand

(2)

Marketing Mix-7P (Produk, Price, Promotion, Place, Partisipant,

Process , dan Physical Evidence)

Marketing mix (Bauran Pemasaran Jasa)

 Salah satu strategi yang berhubungan dengan kegiatan pemasaran

perusahaan adalah marketing mix strategy yang didefinisikan oleh Kotler dan Armstrong (1997) yang menyatakan bahwa marketing mix as the set of controllable marketing variables that the firm bleads to produce the

response it wants in the target market”.

Dari definisi diatas dapat diartikan bahwa bauran pemasaran merupakan

variable-variabel terkendali yang digabungkan untuk menghasilkan

(3)

Product (produk)

 Produk merupakan elemen penting dalam sebuah program pemasaran.

Strategi produk dapat mempengaruhi strategi pemasaran lainnya.

Pembelian sebuah produk bukan hanya sekedar untuk memiliki produk tersebut tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen.

Price (Harga)

Menurut Monroe (2005) menyatakan bahwa harga merupakan pengorbanan

(4)

Promotion (promosi)

 Promosi adalah kegiatan mengkomunikasikan informasi dari penjual kepada

konsumen atau pihak lain dalam saluran penjualan untuk mempengaruhi sikap dan perilaku. Melalui periklanan suatu perusahaan mengarahkan

komunikasi persuasif pada pembeli sasaran dan masyarakat melalui media-media yang disebut dengan media-media massa seperti Koran, majalah, tabloid, radio, televise dan direct mail (Baker, 2000:7).

Media promosi yang dapat digunakan pada bisnis ini antara lain (1) Periklanan, (2) Promosi penjualan, (3) Publisitas dan hubungan masyarakat, dan (4) Pemasaran langsung. Penentuan media promosi yang akan digunakan didasarkan pada jenis dan bentuk produk itu sendiri.

Place (Saluran Distribusi)

Kotler (2000: 96) menyatakan bahwa “Saluran distribusi terdiri dari

seperangkat lembaga yang melakukan segala kegiatan (Fungsi) yang

(5)

People (Partisipan)

 Yang dimaksud partisipan disini adalah karyawan penyedia jasa layanan

maupun penjualan, atau orang-orang yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam proses layanan itu sendiri, misalnya dalam jasa

kecantikan :diantaranya adalah para reception, dokter, dan beauty therapis.

Process (Proses)

Proses adalah kegiatan yang menunjukkan bagaimana pelayanan diberikan

(6)

Physical evidence (Lingkungan fisik)

 Lingkungan fisik adalah keadaan atau kondisi yang di dalamnya juga

termasuk suasana. Karakteristik lingkungan fisik merupakan segi paling nampak dalam kaitannya dengan situasi. Yang dimaksud dengan situasi ini adalah situasi dan kondisi geografi dan lingkungan institusi, dekorasi,

ruangan, suara, aroma, cahaya, cuaca, pelatakan dan layout yang nampak atau lingkungan yang penting sebagai obyek stimuli (Belk 1974 dalam

Assael 1992).

Dari ketujuh elemen marketing mix tersebut yang merupakan kunci sukses

(7)

Sun Tzu dalam “The Art of War”

Orang Bodoh tidak pernah belajar

dari kesalahannya sendiri

Orang Pintar belajar dari

kesalahannya sendiri

Orang Bijak belajar dari kesalahan

(8)

Merek (Brand) ?

Nama, istilah, tanda, simbol atau desain

(atau kombinasi darinya) yang digunakan

untuk mengidentifikasi suatu produk dan

membedakannya dari produk lainnya

Sesuatu yang digunakan untuk

(9)

Tahap Kesetiaan Merek

Pengakuan Merek (brand recognition)

“pelanggan ingat akan merek”

Merek Pilihan

(brand preference)

“pelanggan pilih merek tertentu dan meninggalkan yang lain”

Kesetiaan Merek (brand insistence)

(10)
(11)

The 22 Immutable Laws of

Branding (Al Ries)

Prinsip-prinsip dasar dalam

branding

(pembangunan merek) yang berhasil

Sudah teruji oleh banyak perusahaan

Tidak bersifat mutlak, namun disesuaikan

dengan situasi & kondisi

(12)

Aspek Ekspansi

Semakin luas cakupan suatu merek,

semakin lemah merek tersebut

Maspion: panci metal, baskom plastik,

kipas angin, TV (?), …

Samsung: HP, TV, traktor, mobil truk, …

Jangka pendek OK, jangka panjang NO

(13)

Aspek Kontraksi

Merek akan semakin kuat apabila fokus

dipertajam

Kratingdaeng & Bata: Adakah hal lain?

Samarinda Pos, koran khusus kriminal

Banyak sekali perusahaan tergoda untuk

(14)

Aspek Publisitas

Kelahiran merek yang kuat diperoleh

bukan dari iklan, tetapi dari publisitas

Promosi terbaik datang dari perkataan

orang lain tentang merek anda (misalnya

berita di TV)

Blue Band: Menjadi sponsor di berbagai

(15)

Aspek Pengiklanan

Merek harus terus dijaga agar tidak mati

dengan pengiklanan

Rinso, Indomie: Masih perlu iklan kah?

Iklan diarahkan untuk membentuk

(16)

Aspek Kata

Merek harus diusahakan terasosiasikan

dengan sebuah kata di benak konsumen

Mercedes-Benz: mobil mewah

Indomie: mie instan, Aqua: air mineral

Honda: sepeda motor, Kodak: kamera

Perlu waktu panjang & biasanya produk

(17)

Aspek Klaim Otentik

Merek akan sangat berhasil apabila ada

keotentikan (keaslian) yang berbeda

dengan yang lain

Merek anda adalah yang asli, yang lain

hanya meniru saja

(18)

Aspek Kualitas

Kualitas penting, namun merek tidak hanya

dibangun oleh kualitas

Apakah benar jam Rolex lebih tepat dibanding

Seiko? Yakin?

Apakah oli Top1 lebih unggul dibanding

Mesran?

Hasil riset: hampir tidak ada korelasi antara

(19)

Aspek Kategori Baru

Perkenalkan kategori baru di pasar, maka merek

anda akan menang

Xerox: pencipta kategori pasar baru yaitu mesin

fotokopi

Indomie: kategori mie instan siap makan

Daihatsu Xenia: mobil murah yang bagus (?)

Dawet Ayu: minuman segar siap saji di pinggir

(20)

Aspek Nama

Secara jangka panjang, nama merek yang

baik akan lebih berhasil

Baik bukan berarti manis, indah, dll,

namun mampu menggambarkan persepsi

yang ingin ditampilkan dari merek

Kijang: lincah, tahan banting, sederhana

(21)

Aspek Perluasan Usaha

Cara termudah menghancurkan merek

adalah menaruh namanya pada semua

produk

Hyundai: membuat segala sesuatu kecuali

uang…

Aqua rasa buah: sukses atau jalan menuju

(22)

Aspek Perkawanan

Biarkan merek lain masuk, karena pangsa

pasar akan tumbuh apabila digarap secara

bersama-sama

Kategori pasar ”minuman kekuatan”

tumbuh pesat karena semua merek

(23)

Aspek Nama Generik

Memberi nama generik pada merek akan

memperlemah

Bandingkan Televisi Pendidikan Indonesia

dengan SCTV

Nama generik cenderung mudah

(24)

Aspek Perusahaan

Merek adalah merek, perusahaan adalah

perusahaan, keduanya berbeda

Konsumen membeli merek, bukan

perusahaan

Perusahaan: Gudang Garam, Telkomsel

Merek: Surya, Simpati

(25)

Aspek Anak Merek

Anak merek dapat menghancurkan merek

induknya

Gudang Garam Nusantara yang

mengganggu persepsi GG sebagai rokok

“berat”

BMW tidak akan membuat mobil versi

(26)

Aspek Saudara Sekandung

Merek kedua bisa memperkuat dan

memperluas pangsa pasar apabila tepat

waktu dan tempat

Toyota dan Lexus

Djarum dan LA Lights

Simpati dan Kartu As

(27)

Aspek Bentuk

Logo sebaiknya didesain enak dilihat oleh

(28)

Aspek Warna

Suatu merek harus menggunakan warna

yang berlawanan dengan pesaing

utamanya

Mentari = kuning, Simpati = merah

Lalu pra bayar XL ?

(29)

Aspek Batas

Tidak ada batas dalam mengembangkan

merek secara global

Heineken (bir dari Belanda), Lippo (merek

lokal Indonesia), Kratingdaeng (bahasa

Thailand), Nokia (HP dari Finlandia)

(30)

Aspek Konsistensi

Suatu merek tidak dibangun semalam,

keberhasilan diukur dalam puluhan tahun,

bukan tahunan

BMW telah mampu mempertahankan citra

yang sama selama 35 tahun

(31)

Aspek Perubahan

Merek dapat berubah posisi, namun hanya

sesekali dan dilakukan dengan ekstra

hati-hati

Marlboro (dari rokok wanita menjadi rokok

(32)

Aspek Kefanaan

Merek tidak bisa kekal selamanya, ada

saatnya akan “mati”

HP merek Ericsson “dibunuh” dan

digantikan dengan Sony Ericsson

Ditemukannya kategori baru biasanya

(33)

Aspek Ketunggalan Arti

Merek akan kuat apabila memiliki

kekhasan tertentu dan tidak diasosiaskan

dengan banyak hal sekaligus

(34)

Perlindungan Hukum

UU No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta

Pelanggaran Hak Cipta dapat dipidana

hingga 7 tahun penjara dan/atau denda

hingga Rp 5 milyar

Awalnya dianggap membuat bisnis lesu

Secara jangka panjang akan mendorong

(35)

PROSES KOMUNIKASI PEMASARAN

Komunikasi Pemasaran :

Merupakan suatu perantara dimana perusahaan menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan konsumen, secara langsung atau tidak langsung, mengenai produk dan merk yang mereka jual (Kottler & Keller : 2007).

Bauran Komunikasi Pemasaran 1.Iklan

2.Promosi penjualan

3.Acara khusus dan pengalaman

4.Hubungan masyarakat dan pemberitaan 5.Pemasaran langsung

6.Penjualan pribadi 7.Penjualan interaktif

(36)

Tujuan Komunikasi Pemasaran :

Membangkitkan Keinginan akan suatu Kategori Produk

Brand Awarness

Intention

Memfasilitasi Pembelian

Fungsi Komunikasi Pemasaran

Konsumen dapat diberitahu atau ditunjuk bagaimana dan mengapa

sebuah produk digunakan oleh orang seperti apa, dan dimana serta

kapan.

Konsumen dapat belajar tentang siapa yang membuat produk dan apa

yang dipertahankan perusahaan dan merek.

Dan konsumen dapat diberikan satu insentif atau imbalan untuk

(37)

Model Proses Komunikasi 1. Model Makro Proses Komunikasi

Model ini menekankan faktor-faktor kunci dalam komunikasi efektif, antara lain:

Pihak utama dalam komunikasi (pengirim dan penerima) Alat komunikasi utama (pesan dan media)

Fungsi komunikasi utama (penyandian, pengartian, respons, dan umpan

balik)

2. Model Mikro Respons Konsumen

(38)

Komunikasi Pemasaran Terpadu

Integrated Marketing Communications (IMC)

Terdapat beberapa definisi lain tentang Komunikasi Pemasaran Terpadu:

Belch, George E & Belch, Michael A. dalam buku Advertising Management; chapter 3 : sebuah konsep dari perencanaan komunikasi pemasaran yang memperkenalkan nilai tambah dari rencana komprehensif yang mengevaluasi peran strategis dari berbagai disiplin komunikasi mengombinasikan disiplin-disiplin ini untuk memberikan kejelasan, konsistensi dan dampak komunikasi yang maksimal.

Koordinasi antara marketing dan promotional tools agar dapat

mengkomunikasikan produk (barang dan jasa) secara efektif dan merepresentasikan image dari produk (barang dan jasa) kepada target pasar.

Merupakan upaya perusahaan memadukan dan mengkoordinasikan semua

(39)

Komunikasi Pemasaran Terpadu

Integrated Marketing Communications

(IMC)

Dari ketiga definisi diatas dapat kita simpulkan bahwa :

(40)

Komunikasi Pemasaran Terpadu

Integrated Marketing Communications (IMC)

Kegiatan IMC Mencakup

Pemasangan iklan (media advertising)

Pemasaran langsung (direct marketing)

Promosi penjualan (sales promotion)

Penjualan personal (personal selling)

Pemasaran interaktif

(41)

Proses Komunikasi

3 unsur penting dalam Proses Komunikasi Pemasaran:

Pelaku Komunikasi : adanya pengirim pesan dan penerima pesan

Material Komunikasi : adanya pesan, media, respon, maupun feedback

diantara pelaku komunikasi.

(42)

Pentingnya Pengembangan Komunikasi Pemasaran Terpadu

Membentuk identitas merek yang kuat di pasar dan memperkuat semua

citra dan pesan komunikasi perusaahaan

Membantu perusahaan mengidentifikasi metode yang paling tepat dan

efektif untuk mengkomunikasikan dan membangun hubungan dengan customer mereka termasuk dengan para stakeholder (supplier, investor, karyawan,dll)

Dengan mengkoordinasikan bentuk-bentuk komunikasi marketing

perusahaan bisa menghindari duplikasi, yaitu pengulangan metode yang sama

Meningkatkan efisiensi dan efektivitas program komunikasi marketingMengkoordinasikan semua pesan, positioning dan citra, serta identitas

perusahaan melalui semua bentuk komunikasi pemasaran

Adanya hubungan yang lebih erat antara perusahaan (melalui produk)

(43)

Referensi

Dokumen terkait

Yang membedakan proses sintesis kimia secara tradisional dengan proses secara kombinatorial adalah bahwa dalam proses dengan kimia kombinatorial, pereaksi (reaktan)

Fisioterapis melakukan asuhan fisioterapi dengan pendekatan penyelesaian masalah dan atau pemenuhan kebutuhan , menggunakan metode ilmiah, berpegang teguh pada sumpah dan kode

Hasil analisis dari penelitian ini adalah nilai tukar rupiah tidak mempengaruhi secara parsial terhadap return saham, tetapi jika menggunakan roa sebagai variabel

Dengan menggunakan teori Pro- gram Dinamik perhitungan mundur maka jumlah jam kerja efektif 573.460 jam dapat dioptimalkan menjadi 468.714,27 jam dengan jumlah tenaga kerja (orang)

GCF | Rangkuman Pertemuan Tahunan Kalimantan Tengah | 20-22 September 2011 4 Sesi ini menyoroti perlunya mengembangkan peluang peningkatan kapasitas tambahan pada

Berdasarkan hasil uji statistik terhadap volume perdagangan saham untuk ISRA tahun 2009 menunjukan adanya perbedaan antara sebelum dan setelah tanggal pengumuman

 Bijih timah Ingin menguasai NNM yg kaya ini  Emas krn bimbang dgn campur tangan kuasa  Bijih besi Barat yg lain.. 

Pada tahap selanjutnya dilakukan tahap Develop, yaitu tahap validasi ahli media dan materi, serta uji keterbacaan oleh mahasiswa yang telah menempuh matakuliah