• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS BANDURA buletin PSIKOLOGI PENDIDIKAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "TUGAS BANDURA buletin PSIKOLOGI PENDIDIKAN"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

TEORI KOGNITIF-SOSIAL

(2)

Latar Belakang A.Bandura

Latar Belakang A.Bandura

Albert Bandura lahir pada 4

Desember 1925 di Mundare, kota kecil di Alberta, Canada. Dia

mendapat gelar B. A. dari University of British Columbia, kemudian M. A. pada 1951, dan Ph.D pada 1952 dari University of Iowa. Dia ikut magang pascadoktoral di Witchita Guidance Center pada 1953 dan kemudian bergabung di Stanford University.

Pada 1969-1970 dia sempat di Center for the Advanced Study in the

Behavioral Sciences. Bandura kini menjabat sebagai David Starr Jordan Professor of Social Science di

(3)

Latar Belakang A.Bandura

Latar Belakang A.Bandura

Saat di University of Iowa,

Bandura membaca buku Social Learning and Imitation karya Miller dan Dollard (1941).

Penjelasan tentang belajar sosial dan imitatif Miller dan Dollard mendominasi literatur psikologi selama lebih dari dua dekade. Baru pada tahun 1960-an

Bandura mulai menulis

serangkaian artikel dan buku yang menentang penjelasan lama

tentang belajar imitatif dan

memperluas topik itu ke apa yang kini dinamakan belajar

(4)

Disebut Teori Kognitif Sosial karena ia menekankan

fakta bahwa hampir semua informasi kita peroleh dari interaksi kita dengan orang lain.

Manusia sebagai organisme yang dinamis dalam

memproses informasi dan sebagai organisme sosial.

Belajar secara langsung atau tak langsung,

kebanyakan proses belajar biasanya melibatkan orang lain dalam setting sosial.

Teori Kognitif Sosial

(5)

Berdasarkan observasi dan interaksi dengan orang

lain inilah kognisi, termasuk standar performa dan penilaian moral, terus berkembang.

Kemampuan manusia untuk membuat simbol

membuat mereka “bisa merepresentasikan kejadian, menganalisis pengalaman sadarnya,

berkomunikasi dengan orang lain yang dipisahkan oleh jarak dan waktu, merencanakan, menciptakan, membayangkan, dan melakukan tindakan yang

penuh pertimbangan”.

Teori Kognitif Sosial

(6)

Konsep utama dari teori belajar Albert

Bandura

Pemodelan

Belajar Vicarious

Perilaku Diatur-Sendiri (Self-Regulated

(7)

Teori Bandura mengandung banyak implikasi bagi pendidikan. Menurut Bandura, proses mengamati dan meniru perilaku dan sikap orang lain sebagai model merupakan tindakan belajar. Bandura percaya bahwa segala sesuatu yang dapat dipelajari melalui

pengalaman langsung juga bisa dipelajari secara tak

langsung lewat observasi. Bandura juga percaya bahwa model akan amat efektif jika dilihat sebagai memiliki

kehormatan, kompetensi, status tinggi, atau kekuasaan. Jadi, dalam kebanyakan kasus, guru dapat menjadi

model yang berpengaruh besar. Namun, guru juga perlu mempertimbangkan proses atensional,

retensional, motor, dan motivasional dari siswa.

Referensi

Dokumen terkait

Dengan internet, kita bisa dengan mudah mendapatkan berbagai informasi pendidikan yang dibutuhkan juga memudahkan kita untuk saling berinteraksi satu sama lain, apalagi hampir

Bahasa lahir karena perlunya interaksi dan komunikasi, baik antara individu dengan individu lain, antara individu dengan kelompok, antara individu dengan yang bukan manusia,

Dengan mempelajari psikologi sosial, kita dapat mengetahui perilaku manusia sebagai upaya menyesuaikan diri dan berhubungan dengan orang lain, sehingga

Sedangkan menurut Frey & Carlock (Anindyajati & Karima, 2004) mengemukakan faktor-faktor dari harga diri, yaitu:.. a) Interaksi dengan manusia lain. Awal

Konsep diri pada dasarnya merupakan pandangan kita mengenai siapa kita dan itu hanya bisa kita peroleh lewat informasi yang diberikan orang lain kepada kita (Rakhmat,2003:

• Psikologi juga akan sangat membantu untuk melihat bagaimana proses mamahami diri sendiri dan orang lain atau bagaimana kita dapat menjadikan interaksi kita lebih bermakna

Manusia membuat sejarah; sejarah yang kita buat selalu terjadi dalam suasana interaksi dengan orang lain. Manusia adalah mahluk sosial yang keberadaannya diciptakan

Sang penguasa seperti halnya orang lain yang kejam dan melanggar moral etika dan aturan dasar dari semua hukum-hukum sosial umat manusia, adalah sebanding sebagai sasaran hukuman