• Tidak ada hasil yang ditemukan

Materi PPL IAPI Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual | Dwi Martani

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Materi PPL IAPI Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual | Dwi Martani"

Copied!
45
0
0

Teks penuh

(1)

KSAP

KSAP

PSAP NO. 07

ASET TETAP

(2)

KSAP

RUANG LINGKUP PSAP 07

PSAP 07 diterapkan untuk seluruh unit pemerintahan yang

menyajikan laporan keuangan untuk tujuan umum dan mengatur tentang perlakuan akuntansiny, termasuk

pengakuan, penilaian, penyajian dan pengungkapan yang diperlukan

PSAP 07 tidak diterapkan untuk:

Hutan dan sumber daya alam yang dapat diperbaharui

(regenerative natural resources)

Kuasa pertambangan, eksplorasi dan penggalian mineral,

(3)

KSAP

KLASIFIKASI ASET TETAP

Tanah

Peralatan dan Mesin

Gedung dan Bangunan

Jalan, Irigasi, dan Jaringan

Aset Tetap Lainnya

(4)

KSAP

PENGAKUAN ASET TETAP

 Aset Tetap diakui pada saat manfaat ekonomi masa depan

dapat diperoleh dan nilainya dapat diukur dengan handal;

 Kriteria suatu aset diakui sebagai aset tetap :

 Berwujud;

 Mempunyai masa manfaat lebih dari 12 (dua belas) bulan;  Biaya perolehan aset dapat diukur secara andal;

 Tidak dimaksudkan untuk dijual dalam operasi normal entitas;

dan

 Diperoleh atau dibangun dengan maksud untuk digunakan.

 Pengakuan aset tetap akan andal bila aset tetap telah diterima

(5)

KSAP

PENGUKURAN ASET TETAP

aset tetap dinilai dengan biaya

perolehan

Aset tetap yang tidak diketahui harga

(6)

KSAP

PENILAIAN AWAL ASET TETAP

Penilaian awal aset tetap harus diukur

berdasarkan biaya perolehan

Bila aset tetap diperoleh dengan tanpa nilai,

biaya aset tersebut adalah sebesar nilai

wajar pada saat aset tersebut diperoleh

Untuk penyusunan neraca awal suatu

(7)

KSAP

KOMPONEN BIAYA

Biaya perolehan suatu aset tetap terdiri dari

harga belinya atau konstruksinya, termasuk bea

impor dan setiap biaya yang dapat diatribusikan

secara langsung dalam membawa aset tersebut

ke kondisi yang membuat aset tersebut dapat

(8)

KSAP

CONTOH BIAYA YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN SECARA LANGSUNG

Biaya persiapan tempat

Biaya pengiriman awal (

initial delivery

) dan

biaya simpan dan bongkar muat (

handling

cost

)

Biaya pemasangan (

instalation cost

)

Biaya profesional seperti arsitek dan insinyur

(9)

KSAP

KOMPONEN BIAYA PEROLEHAN TANAH

Tanah diakui pertama kali sebesar biaya perolehanBiaya perolehan mencakup:

Harga pembelian atau biaya pembebasan tanah

Biaya yang dikeluarkan dalam rangka memperoleh hakBiaya pematangan, penimbunan, dan

biaya lainnya yang dikeluarkan ,aupun yang masih harus

dikeluarkan sampai tanah tersebut siap pakai

Nilai tanah juga meliputi nilai bangunan tua yang terletak

(10)

KSAP

KOMPONEN BIAYA PEROLEHAN PERALATAN DAN MESIN

Biaya perolehan peralatan dan mesin menggambarkan jumlah

pengeluaran yang telah dan yang masih harus dilakukan untuk memperoleh peralatan dan mesin tersebut sampai siap pakai

Biaya perolehan peralatan dan mesin antara lain meliputi:Harga pembelian

Biaya pengangkutanBiaya instalasi

Serta biaya langsung lainnya untuk memperoleh dan

(11)

KSAP

KOMPONEN BIAYA PEROLEHAN GEDUNG DAN

BANGUNAN

Biaya perolehan gedung dan bangunan

menggambarkan seluruh biaya yang

dikeluarkan dan yang mas masih harus

dikeluarkan untuk memperoleh gedung dan

bangunan sampai siap pakai

Biaya perolehan gedung dan bangunan antara

lain meliputi:

Harga pembelian atau biaya konstruksi,

(12)

KSAP

KOMPONEN BIAYA PEROLEHAN JALAN, IRIGASI

DAN JARINGAN

Biaya perolehan jalan, irigasi, dan jaringan

menggambarkan seluruh biaya yang dikeluarkan dan

masih harus dikeluarkan untuk memperoleh gedung

dan bangunan sampai siap pakai.

Biaya perolehan jalan, irigasi, dan jaringan antara lain

meliputi:

Biaya perolehan atau biaya konstruksi, dan

(13)

KSAP

KOMPONEN BIAYA PEROLEHAN ASET TETAP LAINNYA

Biaya perolehan aset tetap lainnya menggambarkan

seluruh biaya yang dikeluarkan dan yang masih

(14)

KSAP

PENGECUALIAN KOMPONEN BIAYA PEROLEHAN

ASET TETAP

Biaya Administrasi dan biaya umum lainnya

bukan merupakan suatu komponen biaya aset

tetap sepanjang biaya tersebut tidak dapat

diatribusikan secara langsung pada biaya

perolehan aset atau membawa aset ke kondisi

kerjanya.

Biaya permulaan (

start-up cost

) dan

(15)

KSAP

PEROLEHAN SECARA GABUNGAN

Biaya perolehan dari masing-masing aset

tetap yang diperoleh secara gabungan

ditentukan dengan mengalokasikan harga

gabungan tersebut berdasarkan perbandingan

nilai wajar masing-masing aset yang

(16)

KSAP

PERTUKARAN ASET

Biaya suatu aset tetap yang diperoleh melalui pertukaran yang

tidak serupa atau aset lainnya diukur berdasarkan nilai wajar aset yang diperoleh yaitu nilai ekuivalen atas nilai tercatat aset yang dilepas setelah disesuaikan dengan jumlah setiap kas atau setara kas dan kewajiban lain yang ditransfer/diserahkan.

Suatu aset tetap dapat diperoleh melalui pertukaran atas

(17)

KSAP

ASET DONASI

Aset tetap yang diperoleh dari sumbangan (donasi)

harus dicatat sebesar nilai wajar pada saat perolehan.

Perolehan suatu aset tetap yang memenuhi kriteria

perolehan aset donasi, maka perolehan tersebut diakui

(18)

KSAP

PENGELUARAN SETELAH PEROLEHAN

Pengeluaran setelah perolehan awal suatu

(19)

KSAP

PENYUSUTAN

 Penyusutan adalah alokasi yang sistematis atas nilai suatu

aset tetap yang dapat disusutkan (depreciable assets) selama masa manfaat aset yang bersangkutan.

 Nilai penyusutan untuk masing-masing periode diakui sebagai

pengurang nilai tercatat aset tetap dalam neraca dan beban penyusutan dalam laporan operasional.

 Selain tanah dan konstruksi dalam pengerjaan, seluruh aset

(20)

KSAP

PRASYARAT PENYUSUTAN

(Bultek SAP No. 05)

Diketahui

nilai buku

yang dapat disusutkan

Identifikasi aset yang nilainya menurun.

Harus diketahui masa manfaatnya

Diketahui Kondisi yang menyebabkan

(21)

KSAP

METODE PENYUSUTAN

Metode garis lurus (

straight line method

); atau

Metode saldo menurun ganda (

double declining

method

); atau

Metode unit produksi (

unit of production method

)

(22)

KSAP

Penetapan Masa Manfaat Aset Tetap

PSAP 07 Par 57 :

Masa manfaat aset tetap yang dapat disusutkan harus ditinjau secara periodik dan jika terdapat perbedaan besar dari estimasi sebelumnya, penyusutan periode sekarang dan yang akan datang harus dilakukan penyesuaian

Bultek SAP No. 05:

(23)

KSAP

PENILAIAN KEMBALI

(REVALUATION)

Penilaian kembali atau revaluasi aset tetap pada

umumnya tidak diperkenankan karena Standar

Akuntansi Pemerintahan menganut penilaian aset

berdasarkan biaya perolehan atau harga pertukaran.

Penyimpangan dari ketentuan ini mungkin dilakukan

berdasarkan ketentuan pemerintah yang berlaku

secara nasional.

Selisih antara nilai revaluasi dengan nilai tercatat

(24)

KSAP

ASET BERSEJARAH

Aset bersejarah merupakan aset tetap yang dimiliki

atau dikuasai oleh pemerintah yang karena umur

dan kondisinya aset tetap tersebut harus dilindungi

oleh peraturan yang berlaku dari segala macam

tindakan yang dapat merusak aset tetap tersebut

Diungkapkan dalam CaLK saja tanpa nilai

Beberapa aset bersejarah juga memberikan potensi

(25)

KSAP

ASET INFRASTRUKTUR

Karakteristik aset infrastruktur:

Merupakan bagian dari satu sistem atau jaringan

Sifatnya khusus dan tidak ada alternatof lain penggunaannyaTidak dapat dipindah-pindahkan, dan

Terdapat batasan-batasan untuk pelepasannya

Aset infrastruktur memenuhi definisi aset tetap dan harus

diperlakukan sesuai dengan prinsip-prinsip yang ada pada PSAP No. 07

Contoh dari aset infrastruktur adalah jaringan, jalan dan

(26)

KSAP

ASET MILITER

Peralatan militer baik Karakteristik aset infrastruktur:Merupakan bagian dari satu sistem atau jaringan

Sifatnya khusus dan tidak ada alternatof lain penggunaannyaTidak dapat dipindah-pindahkan, dan

Terdapat batasan-batasan untuk pelepasannya

Aset infrastruktur memenuhi definisi aset tetap dan harus

diperlakukan sesuai dengan prinsip-prinsip yang ada pada PSAP No. 07

Contoh dari aset infrastruktur adalah jaringan, jalan dan

(27)

KSAP

PENGHENTIAN/PELEPASAN

Suatu aset tetap dieliminasi dari neraca ketika

dilepaskan atau bila aset secara permanen

dihentikan penggunaannya dan tidak ada manfaat

ekonomi masa yang akan datang.

Aset tetap yang secara permanen dihentikan atau

dilepas harus dieliminasi dari Neraca dan

diungkapkan dalam Catatan atas Laporan Keuangan.

Aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif

(28)

KSAP

PENGUNGKAPAN

Laporan Keuangan harus mengungkapkan untuk

masing-masing jenis aset tetap sbb:

(a) Dasar penilaian yang digunakan untuk menentukan nilai tercatat (carrying amount);

(b) Rekonsiliasi jumlah tercatat pada awal dan akhir periode yang menunjukkan:

(1) Penambahan; (2) Pelepasan;

(3) Akumulasi penyusutan dan perubahan nilai, jika ada; (4) Mutasi aset tetap lainnya.

(c) Informasi penyusutan, meliputi:

(1) Nilai penyusutan;

(2) Metode penyusutan yang digunakan;

(3) Masa manfaat atau tarif penyusutan yang digunakan;

(29)

KSAP

PENGUNGKAPAN

Laporan keuangan juga harus mengungkapkan:

(a) Eksistensi dan batasan hak milik atas aset

tetap;

(b) Kebijakan akuntansi untuk kapitalisasi yang

berkaitan dengan aset tetap;

(c) Jumlah pengeluaran pada pos aset tetap

dalam konstruksi; dan

(30)

KSAP

JURNAL PEROLEHAN ASET

Pada 1 Juli 20X2 SKPD ABC membeli tanah dengan harga 850juta ditambah biaya untuk pengurusan surat-surat kepemilikan sebesar 50juta, LS.

Pada 1 Juli 20X2 SKPD ABC membeli tanah dan bangunan dengan harga 1.000juta. Nilai tanah dan bangunan jika dijual terpisah nilai tanah 480juta dan bangunan 720 juta, LS.

Tanggal Finansial Anggaran

1 Juli Tanah 850.000.000 Belanja modal 850.000.000

R/K PPKD 850.000.000 Estimasi Perubahan SAL 850.000.000 1 Juli Tanah 400.000.000 Belanja modal 1.000.000.000

Bangunan 600.000.000 Estimasi Perubahan SAL 1.050.000.000 Pendapatan bunga – LO 10.000.000

Nilai tanah 480 / (480+720) x 1.000 = 400juta

(31)

KSAP

JURNAL DEPRESIASI ASET

Pada 1 Juli 20X2 SKPD ABC mengakui dan menghitung depresiasi. Bangunan nilai perolehan 6.000 juta disusutkan 20 tahun. Kendaraan 800 juta disusutkan 8 tahun, peralatan A 400juta disusutkan 8 tahun dan peralatan B 200 juta disusutkan 4 tahun. Penyusutan dengan menggunakan metode garis lurus

Pada 1 Juli 20X2 SKPD ABC mengakui dan menghitung depresiasi. Bangunan nilai perolehan 6.000 juta disusutkan 20 tahun. Kendaraan 800 juta disusutkan 8 tahun, peralatan A 400juta disusutkan 8 tahun dan peralatan B 200 juta disusutkan 4 tahun. Penyusutan dengan menggunakan metode garis lurus

Tanggal Finansial Anggaran

1 Juli Beban depresiasi 140.000.000 Tidak ada jurnal Akumulasi Depresiasi 140.000.000

Bangunan 6.000 / 20 x 6/12 = 30juta Kendaraan 800 / 8 x 6/12 = 50

Peralatan A 480 / 8 x 6/12 = 30 Peralatan B 240 / 4 x 6/12 = 30

Bangunan 6.000 / 20 x 6/12 = 30juta Kendaraan 800 / 8 x 6/12 = 50

(32)

KSAP

JURNAL PENJUALAN ASET

Pada 30 Desember 20X2 SKPD ABC menjual kendaraan dengan harga 40 juta. Kendaraan tersebut dibeli 10 tahun yang lalu dengan harga 200juta, telah disusutkan semua sehingga nilai buku 0.

Pada 30 Desember 20X2 SKPD ABC menjual kendaraan dengan harga 40 juta. Kendaraan tersebut dibeli 10 tahun yang lalu dengan harga 200juta, telah disusutkan semua sehingga nilai buku 0.

Tanggal Finansial Anggaran

30 Des Kas 40.000.000 Estimasi Perubahan SAL 40.000.000

Akumulasi Depresiasi 200.000.000 Pendapatan lain-lain 40.000.000 Kendaraan 200.000.000

Surplus penjualan

kendaraan 40.000.000

(33)

KSAP

JURNAL PENJUALAN ASET

Pada 30 Desember 20X2 SKPD ABC menjual peralatan dengan harga 30 juta. Peralatan harga perolehan 80juta, telah didepresiasikan 4 tahun (dari 8 tahun masa mafaat), nilai buku tersisa 40 juta.

Pada 30 Desember 20X2 SKPD ABC menjual peralatan dengan harga 30 juta. Peralatan harga perolehan 80juta, telah didepresiasikan 4 tahun (dari 8 tahun masa mafaat), nilai buku tersisa 40 juta.

Tanggal Finansial Anggaran

30 Des Kas 30.000.000 Estimasi Perubahan SAL 10.000.000

Akumulasi Depresiasi 40.000.000 Pendapatan lain-lain 10.000.000 Defisit penjualan

peralatan 10.000.000

Peralatan 80.000.000

(34)

KSAP

JURNAL PENGHAPUSAN ASET

Pada 30 Desember 20X2 SKPD ABC melakukan penghapusan peralatan yang hilang karena banjir besar yang terjadi pada tahun tersebut. Nilai aset yang dihapuskan sebesar 400juta dengan akumulasi depreasiasi 300juta. Penghapusan aset dilakukan dengan mengikuti prosedur penghapusan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Pada 30 Desember 20X2 SKPD ABC melakukan penghapusan peralatan yang hilang karena banjir besar yang terjadi pada tahun tersebut. Nilai aset yang dihapuskan sebesar 400juta dengan akumulasi depreasiasi 300juta. Penghapusan aset dilakukan dengan mengikuti prosedur penghapusan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Tanggal Finansial Anggaran

30 Des Akumulasi Depresiasi 300.000.000 Tidak ada jurnal Defisit penghapusan

(35)

KSAP

JURNAL PENERIMAAN HIBAH ASET

Pada 30 Juni 20X2 SKPD ABC menerima kendaraan senilai 200juta hibah dari sebuah perusahaan. Kendaraan tersebut didepresiasikan selama 8 tahun.

Pada 30 Juni 20X2 SKPD ABC menerima kendaraan senilai 200juta hibah dari sebuah perusahaan. Kendaraan tersebut didepresiasikan selama 8 tahun.

Tanggal Finansial Anggaran

30 Juni Kendaraan 200.000.000 Tidak ada jurnal Pendapatan hibah LO 200.000.000

(36)

KSAP

JURNAL PENYELESAIAN KDP

Pada 30 Juni 20X2 SKPD ABC menyelesaikan KDP berbentuk gedung yang telah dibangun mulai tahun 20X0. Saldo KDP pada 1 Januari 20X2 sebesar 800juta. Penyelesaian KDP di tahun 20X2 sebesar 200juta. Gedung didepresiasikan 20 tahun.

Pada 30 Juni 20X2 SKPD ABC menyelesaikan KDP berbentuk gedung yang telah dibangun mulai tahun 20X0. Saldo KDP pada 1 Januari 20X2 sebesar 800juta. Penyelesaian KDP di tahun 20X2 sebesar 200juta. Gedung didepresiasikan 20 tahun.

Tanggal Finansial Anggaran

30 Juni KDP 200.000.000 Belanja Modal 200.000.000

Kas 200.000.000 Estimasi Perubahan SAL 200.000.000 30 Juni Bangunan 1.000.000.000 Tidak ada jurnal

KDP 1.000.000.000

(37)

KSAP

JURNAL REVALUASI ASET

Pada 30 Desember 20X2 SKPD ABC melakukan revaluasi bangunan karena berdasarkan hasil pemeriksaan, bangunan tersebut nilainya tidak mencerminkan keadaan yang sebenarnya. Nilai bangunan tersebut saat ini 400juta dan akumulasi depresiasi 400juta. Hasil penilaian menyatan nilai bangunan tersebut 200juta. Bangunan hasil revaluasi diyakini masih memiliki masa manfaat 10 tahun ke depan Pada 30 Desember 20X2 SKPD ABC melakukan revaluasi bangunan karena berdasarkan hasil pemeriksaan, bangunan tersebut nilainya tidak mencerminkan keadaan yang sebenarnya. Nilai bangunan tersebut saat ini 400juta dan akumulasi depresiasi 400juta. Hasil penilaian menyatan nilai bangunan tersebut 200juta. Bangunan hasil revaluasi diyakini masih memiliki masa manfaat 10 tahun ke depan

Tanggal Finansial Anggaran

30 Des Akumulasi depresiasi 200.000.000 Tidak ada jurnal Ekuitas 200.000.000

METODE Eliminasi

(38)

KSAP

KLASIFIKASI ASET TETAP

Tanah

Peralatan dan Mesin

Gedung dan Bangunan

Jalan, Irigasi dan jaringan

Aset Tetap Lainnya

(39)

KSAP

KASUS-KASUS KEPEMILIKAN TANAH

Dikuasai dan/atau digunakan oleh pemerintah namun belum ada bukti kepemilikan yang sah

 Tanah tersebut tetap harus dicatat dan disajikan sebagai aset tetap tanah pada neraca pemerintah.

Diungkapkan secara memadai dalam CaLK

Tanah dimiliki oleh pemerintah, namun dikuasai dan/atau digunakan oleh pihak lain

 Tanah tersebut tetap harus dicatat dan disajikan sebagai aset tetap tanah pada neraca pemerintah

Diungkapkan secara memadai dalam CaLK

bahwa tanah tersebut dikuasai pihak lain

Tanah dimiliki oleh suatu entitas pemerintah, namun dikuasai dan/atau digunakan oleh entitas

pemerintah yang lain

 Dicatat dan disajikan pada neraca entitas pemerintah yang mempunyai bukti

kepemilikan, serta diungkapkan di CaLK.

Entitas pemerintah yang menguasai dan/atau

menggunakan tanah cukup mengungkapkan tanah tersebut secara memadai dalam CaLK

2

3

4

(40)

KSAP

TANAH WAKAF

• Tanah yang digunakan/dipakai oleh

instansi pemerintah yang berstatus tanah

wakaf tidak disajikan dan dilaporkan

sebagai aset tetap tanah pada neraca

pemerintah, melainkan cukup diungkapkan

secara memadai pada CaLK.

(41)

KSAP

RENOVASI ASET TETAP

• Merupakan perbaikan aset tetap dilingkungan satuan kerja pada K/L yang memenuhi syarat kapitalisasi.

• Dicatat sebagai penambah nilai perolehan aset tetap terkait.

• Apabila sampai dengan tanggal pelaporan renovasi tersebut belum selesai dikerjakan, atau sudah selesai pengerjaannya namun belum

diserahterimakan, maka akan dicatat sebagai KDP

Renovasi aset tetap milik sendiri

• Apabila renovasi telah selesai sebelum tanggal pelaporan akan dibukukan sebagai aset tetap lainnya-aset renovasi dan disajikan di neraca sebagai kelompok aset tetap.

• Apabila sampai dengan tanggal pelaporan renovasi tersebut belum selesai dikerjakan, atau sudah selesai pengerjaannya namun belum

diserahterimakan, maka akan dicatat sebagai KDP.

• Pada akhir tahun anggaran, aset renovasi ini seyogyanya diserahkan pada pemilik Renovasi aset tetap bukan milik-dalam lingkup entitas pelaporan

• Apabila renovasi telah selesai dilakukan sebelum tanggal pelaporan akan dibukukan sebagai aset tetap lainnya-aset renovasi dan disajikan di neraca sebagai kelompok aset tetap.

Renovasi aset tetap bukan

(42)

KSAP

REKLASIFIKASI ASET TETAP

Aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif

pemerintah tidak memenuhi definisi aset tetap dan

harus dipindahkan ke pos aset lainnya sesuai dengan

nilai tercatatnya

.

Contoh: Aset Tetap yang rusak berat dan akan

dihapuskan

Reklasifikasi aset tetap ke aset lainnya dapat

dilakukan sepanjang waktu, tidak tergantung periode

laporan.

(43)

KSAP

ASET TETAP KERJASAMA

Aset tetap dapat dikerjasamakan dengan pihak lain.

Dipengaruhi bentuk kontrak, aset diakui jika sudah

diserahterimakan, diberikan penjelasan jika aset

tersebut dalam kerjasama.

Kerjasama dapat berbentuk pemakaian aset,

pengelolaan operasi bersama atau pengelolaan

entitas.

Terkait aset

aset tetap,

pengelolaan entitas

investasi

(44)

KSAP

ASET TETAP KERJASAMA

Bentuk kerjasama:

BTO Built Transfer Operate, Bangun Serah Operasi

Dibangun mitra, setelah selesai aset diserahkan, Mitra atau pemerintah mengoperasikan

Aset diakui saat penyerahan, diberikan klasifikasi khusus aset kerjasama dan

dicatat utang sebesar nilai kini pembayaran di masa depan .

Setelah kontrak selesai, dikembalikan menjadi aset tetap

BOT Built Operate Transfer, Bangun Operasi Serah

Dibangun mitra, setelah selesai digunakan sampai akhir kontrak, baru

diserahkan

Mitra mengoperasikan, pemerintah memperoleh pendapatan

Aset diakui setelah penyerahan,, selama kontrak bangunan tidak diakui, tanah

diklasifikasikan aset kerjasama,.

Setelah kontrak selesai tanah dan bangunan yang diserahkan akan

(45)

KSAP

TERIMA KASIH

Komite Standar

Akuntansi Pemerintahan

(KSAP)

Gedung Prijadi Praptosuhardjo III, Lt. 2, Kementerian Keuangan Jl. Budi Utomo No. 6, Jakarta

Referensi

Dokumen terkait

barang atau perlengkapan yang digunakan dalam proses produksi, barang yang disimpan untuk dijual atau diserahkan kepada. masyarakat, dan barang yang masih dalam proses produksi yang

Pendanaan Aktivitas pendanaan adalah penerimaan dan pengeluaran kas yang berhubungan dengan pemberian piutang jangka panjang dan/atau pelunasan utang jangka panjang

Belanja Semua pengeluaran dari Rekening Kas Umum Negara/Daerah yang mengurangi saldo anggaran lebih dalam periode tahun anggaran bersangkutan yang tidak akan

Umum Negara/Daerah yang mengurangi Saldo Anggaran Lebih dalam periode tahun anggaran bersangkutan yang tidak akan diperoleh pembayarannya kembali oleh pemerintahd.

• Produk agrikultur yang dipanen dari aset biologis milik entitas diukur pada nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual pada titik panen.. PSAK 70 Akuntansi atas Aset dan Liabilitas

aset tetap yang memperpanjang masa manfaat atau yang kemungkinan besar memberi manfaat ekonomi di masa yang akan datang dalam bentuk kapasitas, mutu produksi, atau

Pengakuan awal aset tetap diakui sebesar biaya perolehan aset tersebut, biaya peroelehan mencakupi harga beli, biaya-biaya yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi

tetap sering terjadi permasalahan karena untuk menentukan harga perolehan suatu aset tetap tidak hanya dipandang dari harga belinya saja, melainkan biaya yang dikeluarkan sampai aset