• Tidak ada hasil yang ditemukan

MARIA ANINDITA DHANESWARI D 1608045

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "MARIA ANINDITA DHANESWARI D 1608045"

Copied!
101
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Maria Anindita Dhaneswari
  • Pengajar:
    • Ibu Tanti Hermawati, S.Sos, M.Si
    • Bapak Prof. Drs. Pawito, Ph.D
    • Bapak Drs. A. Eko Setyanto, M.Si
    • Bapak Drs. Ign. Agung Satyawan, SE, S.Ikom, M.Si
    • Ibu Dra. Prahastiwi Utari, M.Si, Ph.D
    • Bapak Drs. Purnomo Subagyo
  • Sekolah: Universitas Sebelas Maret
  • Mata Pelajaran: Public Relations
  • Topik: Pengorganisasian Humas Dalam Pelaksanaan Kerjasama Dan Promosi Oleh Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Surakarta
  • Tipe: Tugas Akhir
  • Tahun: 2011
  • Kota: Surakarta

I. PENDAHULUAN

Bab ini menjelaskan latar belakang pentingnya pengorganisasian humas dalam pelaksanaan kerjasama dan promosi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta. Pariwisata sebagai sektor andalan ekonomi memerlukan strategi promosi yang efektif untuk menarik wisatawan. Penulis menggarisbawahi bahwa pengorganisasian humas yang baik dapat meningkatkan citra positif daerah dan memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Melalui Kuliah Kerja Media, penulis berupaya menerapkan teori yang telah dipelajari di bangku kuliah untuk memahami lebih dalam mengenai praktik di lapangan.

1.1 Latar Belakang

Latar belakang penelitian ini menjelaskan pentingnya pariwisata sebagai sumber devisa dan tantangan dalam mengelola potensi wisata. Penulis menyoroti perlunya perencanaan yang matang dan kerjasama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Dengan adanya dukungan yang baik, diharapkan sektor pariwisata dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi daerah.

1.2 Tujuan Pelaksanaan Praktek Kuliah Kerja Media

Tujuan dari pelaksanaan Kuliah Kerja Media adalah untuk memahami pengorganisasian kerjasama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam menarik minat wisatawan serta bentuk promosi yang dilakukan. Penulis berharap dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk meningkatkan efektivitas promosi pariwisata di Kota Surakarta.

II. TINJAUAN PUSTAKA

Bab ini membahas berbagai konsep dan teori yang relevan dengan Public Relations (Humas) dan pariwisata. Penulis menguraikan definisi Humas, tugas-tugasnya dalam pemerintahan, serta pengertian pariwisata berdasarkan peraturan yang berlaku. Tinjauan pustaka ini memberikan landasan teoritis yang kuat untuk memahami peran Humas dalam mempromosikan pariwisata.

2.1 Pengertian Public Relations / Humas

Public Relations merupakan suatu proses komunikasi yang bertujuan untuk membina hubungan baik antara organisasi dan publik. Humas memiliki peran preventif dalam mencegah masalah serta membangun goodwill. Penulis mengutip berbagai definisi dari para ahli untuk memperjelas konsep ini dan menunjukkan pentingnya Humas dalam mencapai tujuan organisasi.

2.2 Tugas Humas Dinas Pemerintah

Tugas Humas dalam pemerintahan meliputi pemberian informasi kepada masyarakat tentang tujuan dan layanan pemerintah. Humas juga berperan dalam menanamkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Dengan pendekatan komunikasi dua arah, Humas dapat mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program pemerintah.

2.3 Pengertian Pariwisata

Pariwisata didefinisikan sebagai kegiatan perjalanan yang dilakukan untuk tujuan rekreasi dan pengembangan pribadi. Penulis menjelaskan bahwa pariwisata melibatkan interaksi antara wisatawan dan masyarakat setempat, serta mencakup berbagai kegiatan yang mendukung industri pariwisata.

III. DESKRIPSI LEMBAGA

Bab ini memberikan gambaran umum tentang Kota Surakarta dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Penulis menjelaskan sejarah berdirinya dinas ini serta fungsi dan tugasnya dalam mengelola pariwisata di daerah. Informasi ini penting untuk memahami konteks operasional Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

3.1 Sekilas Gambaran Umum Kota Solo

Kota Surakarta, juga dikenal sebagai Solo, memiliki sejarah yang kaya dan merupakan pusat budaya. Penulis menjelaskan bagaimana kota ini berkembang dari masa kesultanan hingga menjadi kota otonom. Keberadaan berbagai peninggalan sejarah dan budaya menjadikan Solo sebagai destinasi wisata yang menarik.

3.2 Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta didirikan untuk mengelola dan mengembangkan sektor pariwisata. Penulis menguraikan tugas dan fungsi dinas ini dalam mempromosikan pariwisata dan melestarikan budaya. Dinas ini berperan penting dalam meningkatkan PAD melalui pengembangan pariwisata.

IV. PELAKSANAAN MAGANG

Bab ini menjelaskan pengalaman penulis selama melaksanakan Kuliah Kerja Media di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Penulis mencatat berbagai tugas yang dilakukan dan tantangan yang dihadapi. Pengalaman ini memberikan wawasan praktis tentang penerapan teori di lapangan.

4.1 Tempat Pelaksanaan KKM

Kuliah Kerja Media dilaksanakan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta. Penulis ditempatkan di bagian Sekretariat dan Seksi Promosi dan Informasi. Lokasi ini memberikan kesempatan untuk terlibat langsung dalam kegiatan promosi pariwisata.

4.2 Deskripsi Pekerjaan

Selama magang, penulis terlibat dalam berbagai kegiatan promosi, termasuk penyusunan materi promosi dan pengorganisasian acara. Tugas ini memungkinkan penulis untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh di kelas ke dalam praktik nyata di lapangan.

V. PENUTUP

Bab ini menyimpulkan hasil penelitian dan memberikan rekomendasi untuk Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Penulis menekankan pentingnya pengorganisasian Humas yang baik untuk meningkatkan efektivitas promosi pariwisata. Rekomendasi ini diharapkan dapat membantu dinas dalam mencapai tujuan pengembangan pariwisata.

5.1 Kesimpulan

Kesimpulan menyatakan bahwa pengorganisasian Humas yang efektif dapat meningkatkan citra pariwisata Kota Surakarta. Penulis menekankan bahwa kerjasama antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam mencapai tujuan pariwisata.

5.2 Saran

Penulis memberikan saran agar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata terus meningkatkan strategi promosi dan memperkuat kerjasama dengan berbagai pihak. Hal ini diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan dan meningkatkan PAD Kota Surakarta.

Gambar

  Gambar 2.4

Referensi

Dokumen terkait

Terkait branding Kota Solo sebagai Kota Kreatif, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta serta Solo Creative City Network (SCCN) memasarkan kota

SERVICE QUALITY EVALUATION TOURIST INFORMATION CENTRE OF DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KOTA SURAKARTA.. BULAN PURNAMI

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi pariwisata dalam kegiatan promosi pariwisata yang dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Binjai terhadap

Duta Wisata kota Salatiga merupakan salah satu upaya promosi pariwisata Salatiga dibawah naungan Dinas Perhubungan Komunikasi Kebudayaan dan

Duta Wisata kota Salatiga merupakan salah satu upaya promosi pariwisata Salatiga dibawah naungan Dinas Perhubungan Komunikasi Kebudayaan dan

Terkait branding Kota Solo sebagai Kota Kreatif, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta serta Solo Creative City Network (SCCN) memasarkan kota

Promosi yang sudah pernah dilakukan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) dalam bidang pariwisata di Kota Magelang antara lain

Strategi Promosi Banyuwangi Sebagai Destinasi Wisata (Studi Kasus Pada Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata).. Strategi Pengelolaan Pariwisata Dalam Rangka