Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN
TERHADAP KREATIVITAS TUGAS
(Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur
JPTA FPTK UPI)
SKRIPSI
Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari syarat Memperoleh Gelar
Sarjana Pendidikan Teknik Arsitektur
Di Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur FPTK UPI
Oleh
MUHAMMAD FAUZI EFENDIE
0905737
JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR
FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
LEMBAR PERSETUJUAN
Diajukan kepada Dewan Penguji
Sidang Sarjana Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur
FPTK Universitas Pendidikan Indonesia
Mengetahui, Pembimbing I,
Drs. Suprian AS.
NIP. 130 188 267
Pembimbing II,
Fauzi Rahmanullah, S.Pd., M.T.
NIP. 19761207 200501 1 003
Ketua Prodi Pendidikan Teknik Arsitektur
FPTK UPI
LilisWidaningsih, S.Pd., M.T.
NIP. 19711022 199802 2 001
Ketua Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur
FPTK UPI
Dra. RR. Tjahyani Busono, M.T.
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
PERNYATAAN
Saya menyatakan bahwa skripsi yang berjudul “Pengaruh Kunjungan Ke
Pameran Terhadap Kreativitas Tugas” sepenuhnya karya saya sendiri. Tidak
ada bagian di dalamnya yang merupakan plagiat dari karya orang lain dan saya
tidak melakukan penjiplakan atau pengutipan dengan cara-cara yang tidak sesuai
dengan etika keilmuan yang berlaku dalam masyarakat keilmuan. Atas pernyataan
ini, saya siap menanggung resiko/sanksi yang dijatuhkan kepada saya apabila
dikemudian adanya pelanggaraan terhadap etika keilmuan dalam karya saya ini,
atau ada klaim dari pihak lain terhadap keaslian karya saya ini.
Bandung, Agustus 2014
Yang membuat pernyataan,
Muhammad Fauzi Efendie
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT. Yang
senantiasa memberikan berkah, rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat
menyelesaikan skripsi ini.
Skripsi yang berjudul Pengaruh Kunjungan Ke Pameran Terhadap
Kreativitas Tugas disusun untuk memenuhi sebagian dari syarat memperoleh
gelar sarjana pendidikan teknik arsitektur di Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur
FPTK UPI.
Ucapan Terima kasih penulis sampaikan kepada :
1. Drs. Suprian AS., sebagai Dosen Pembimbing I.
2. Fauzi Rahmanullah, S.Pd., M.T., sebagai Dosen Pembimbing II
3. Prof. Dr. MS. Barliana, M.Pd., MT., selaku dosen pembimbing akademik.
4. Dra. RR. Tjahayani Busono, MT., selaku ketua Jurusan Pendidikan Teknik
Arsitektur.
5. Lilis Widaningsih, S.Pd., MT., selaku ketua Program Studi Pendidikan
Teknik Arsitektur.
6. Seluruh dosen dan staff tata usaha Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur.
7. Semua pihak yang telah membantu memberikan doa, inspirasi dan bantuan
lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu.
Penulis menyadari bahwa setiap usaha tidak akan luput dari kekhilafan dan
kekurangan. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan kritik serta saran yang
membangun sehingga bisa menjadi acuan untuk proses penelitian selanjutnya
yang lebih baik lagi nanti.
Bandung, Agustus 2014
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
UCAPAN TERIMA KASIH
Selama proses penyusunan skripsi, tentunya tidak lepas dari bantuan dan
bimbingan berbagai pihak, baik secara moril maupun materil. Oleh karena itu,
pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan ucapan terimakasih kepada:
1. Ibu Eriyani dan Ayah Apen Ependi, kedua orang tua, serta keluarga yang
selalu membimbing dan memberikan dukungan baik moril maupun materil.
2. Bapak Drs. Suprian AS., selaku Dosen Pembimbing I.
3. Bapak Fauzi Rahmanullah, S.Pd., M.T., selaku Dosen Pembimbing II.
4. Bapak Prof. Dr. MS. Barliana, M.Pd., MT., selaku Dosen Pembimbing
Akademik mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur angkatan 2009.
5. Ibu Tutin Ariyanti, Ph.D., Ibu Dr. Sri Handayani, M.Pd., Bapak Dr. Asep
Yudi Permana, S.Pd., M.Des., dan Ibu Lucy Yosita, M.T., selaku dosen
penguji pada seminar dan sidang skripsi .
6. Bapak Ibu dosen serta seluruh staf tata usaha JPTA FPTK UPI.
7. Staf pengajar dan mahasiswa mata kuliah SPA III, yang telah bersedia
menjadi narasumber pada penelitian ini.
8. Serenada Suciati Karlina, yang telah mendampingi sebagian besar waktu
selama berkuliah dan selama penyusunan skripsi.
9. Rekan-rekan mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur, yang turut
membantu baik secara langsung maupun tidak langsung.
10. Semua pihak yang tidak mungkin disebutkan satu-persatu.
Jazakumullah khairan katsiran wa jazakumullah ahsanal jaza, semoga Allah
SWT. membalas dengan kebaikan yang banyak dan dengan balasan yang terbaik.
Aamiin.
Bandung, Agustus 2014
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS
TUGAS
(Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur, Jurusan
Pendidikan Teknik Arsitektur, Universitas Pendidikan Indonesia)
Muhammad Fauzi Efendie (0905737)
ABSTRACT
The process of designing is a process that will produce something new, that has not been created before. The term design are familiar in the world of architecture, because the architecture is the science of designing the built environment. In the design process of much-needed creativity. One of the factors that affect the creativity factor is experience, which in this case is experience in architecture, one of them by visiting the exhibition architecture.
Research conducted on the students study architectural engineering at the Indonesia University Of Education aims to find out how big the influence of a visit to an exhibition of the students ' creativity in doing a task portion. This research uses descriptive method quantitative approach, with data collection techniques using question form and test.
The results showed that the experience of a visit to the exhibition is included in the categories high, whereas whereas creativity is quite a task. Based on the results of research conducted can be known that visits to the positive effect of the exhibition creativity tasks, but the effect was not significant, with the correlation coefficient of low-categories include all. Visit to the exhibition influence against creativity task gets a very small value, the remaining creativity more determined by other factors.
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS
TUGAS
(Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur, Jurusan
Pendidikan Teknik Arsitektur, Universitas Pendidikan Indonesia)
Muhammad Fauzi Efendie (0905737)
ABSTRAK
Proses mendesain merupakan suatu proses yang akan menghasilkan sesuatu yang baru, yang belum tercipta sebelumnya. Istilah desain sudah tidak asing lagi di dunia arsitektur, karena arsitektur adalah ilmu merancang lingkungan binaan. Dalam proses desain tentu sangat dibutuhkan kreativitas. Salah satu faktor yang mempengaruhi kreativitas adalah faktor pengalaman, yang mana dalam hal ini adalah pengalaman dalam berarsitektur, salah satunya dengan mengunjungi pameran arsitektur.
Penelitian yang dilakukan terhadap mahasiswa program studi teknik arsitektur, Universitas Pendidikan Indonesia ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kunjungan ke pameran terhadap kreativitas mahasiswa dalam mengerjakan tugas perkuliahannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket dan tes.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman kunjungan ke pameran termasuk dalam kategori tinggi, sedangkan sedangkan kreativitas tugas tergolong cukup. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa kunjungan ke pameran berpengaruh positif terhadap kreativitas tugas, namun pengaruh tersebut tidak signifikan, dengan koefisien korelasi yang termasuk kategori rendah sekali. Pengaruh kunjungan ke pameran terhadap kreativitas tugas mendapatkan nilai yang sangat kecil, sisanya kreativitas lebih banyak ditentukan oleh faktor lain.
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR ISI
B.Identifikasi Masalah ... 2
C.Pembatasan dan Perumusan Masalah ... 3
D.Penjelasan Istilah Dalam Judul ... 3
E. Tujuan Penelitian ... 4
F. Kegunaan Penelitian ... 4
G.Topik Terkait Peneltian ... 5
BAB II LANDASAN TEORITIS DAN HIPOTESIS ... 7
A.Kajian Pustaka ... 7
a. Definisi Kreativitas ... 12
b. Kriteria Kreativitas... 14
c. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kreativitas ... 17
d. Kreativitas Tugas ... 18
3. Studio Perancangan Arsitektur III ... 20
4. Prinsip Perancangan dan Desain ... 20
B.Anggapan Dasar ... 23
C.Hipotesis ... 24
BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 25
A.Metode Penelitian ... 25
B.Varibel dan Paradigma Penelitian ... 26
C.Data dan Sumber Data ... 27
D.Populasi dan Sampel ... 27
E. Teknik Pengumpulan Data Dan Kisi-kisi Instrumen ... 28
F. Teknik Analasis Data ... 31
1. Pengujian Instrumen ... 31
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
3. Koefisien Korelasi ... 33
4. Koefisiensi Determinasi... 34
5. Uji Hipotesis ... 35
6. Analisis Regresi ... 35
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 37
A.Deskripsi Data ... 37
1. Gambaran Kunjungan Ke Pameran ... 37
2. Gambaran Kreativitas Tugas ... 40
B.Hasil Analisis Data ... 42
1. Uji Instrumen ... 43
2. Uji Normalitas ... 45
3. Koefisien Korelasi ... 45
4. Koefisiensi Determinasi... 46
5. Uji Hipotesis ... 46
6. Analisis Regresi ... 48
C.Pembahasan Hasil Penelitian ... 48
1. Kunjungan Ke Pameran (Variabel X) ... 48
2. Kreativitas Tugas (Variabel Y) ... 50
3. Pengaruh Kunjungan Ke Pameran Terhadap Kreativitas Tugas ... 51
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 53
A.Kesimpulan ... 53
B.Saran ... 53
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR TABEL
Tabel 3.1 Populasi Penelitian ... 27
Tabel 3.2 Sampel Penelitian ... 28
Tabel 3.3 Kisi-Kisi Instrumen ... 30
Tabel 3.4 Kriteria Tingkat Uji Reliabilitas ... 32
Tabel 3.5 Tabel Makna Korelasi ... 34
Tabel 4.1 Frekuensi Kunjungan Ke Pameran ... 37
Tabel 4.2 Kategori Variabel X ... 37
Tabel 4.3 Hasil Perhitungan Skor Variabel X ... 38
Tabel 4.4 Kategori Variabel Y ... 40
Tabel 4.5 Rekapitulasi Nilai Tes Kreativitas Berdasarkan Frekuensi kunjungan ke pameran ... 40
Tabel 4.6 Hasil Perhitungan Skor Variabel Y ... 41
Tabel 4.7 Tabel Validitas Instrumen Angket ... 43
Tabel 4.8 Hasil Uji Reliabilitas ... 45
Tabel 4.9 Hasil Uji Normalitas Data ... 45
Tabel 4.10 Perhitungan Analisis Korelasi ... 46
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR GAMBAR
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu DAFTAR ISTILAH
JPTA UPI : Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur Universitas Pendidikan
Indonesia ... 3
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG MASALAH
Proses mendesain disebut juga proses pengolahan ide karena termasuk
proses pengolahan ide berdasarkan input atau masalah yang ada untuk kemudian
menghasilkan output berupa hasil rancangan atau desain. Proses ini pasti dilalui
oleh setiap arsitek serta mahasiswa bidang arsitektur dalam rangka mengerjakan
dan menyelesaikan tugasnya. Salah satu faktor yang menentukan proses
pengolahan ide tersebut adalah kreativitas.
Kreativitas sangat berpengaruh untuk menemukan jawaban dari setiap
masalah. Kreativitas sendiri dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, salah
satunya adalah pengalaman. Pengalaman terhadap bidang yang berkaitan dapat
meningkatkan kemampuan kreativitas seseorang. Pengalaman dalam bidang
arsitektur dapat diperoleh dari berbagai kegiatan, seperti study tour, seminar,
diskusi, workshop hingga pameran arsitektur.
Dewasa ini, kita tidak akan sulit untuk menemukan kegiatan pameran.
Hampir setiap tahun selalu ada kegiatan pameran arsitektur, baik yang
menampilkan karya peserta didik yang diadakan oleh lembaga pendidikan
maupun organisasi kemahasiswaan, ataupun pameran karya arsitektur ternama
yang diadakan oleh ikatan arsitektur atau konsultan perancangan.
Pelaksanaan pameran tersebut mempunyai empat fungsi, yaitu sebagai ajang
apreasi, edukasi, rekreasi dan prestasi. Ajang apresiasi sebagaimana dikemukakan
di galeri nasional, bahwa: “Pengertian pameran adalah suatu kegiatan penyajian karya seni rupa untuk dikomunikasikan sehingga dapat diapresiasi oleh
masyarakat luas.” (http://www.galeri-nasional.or.id). Sementara ajang edukasi, pameran dapat berfungsi sebagai tempat untuk memperoleh pengalaman serta
pengetahuan diri. Dengan banyaknya pengetahuan yang dimiliki maka diharapkan
nantinya mampu memancing kreativitas diri sehingga dapat menghasilkan karya
2
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
pengetahuan yang diperoleh anak, semakin baik dasar untuk mencapai hasil yang
kreatif. Oleh karena itu, penyelenggaraan pameran tugas mempunyai manfaat
yang bagus baik bagi peserta maupun pengunjungnya.
Sebagai seorang mahasiswa, sudah sewajarnya, bahkan sudah merupakan
kebutuhan untuk mencari pengalaman sebanyak mungkin selama berkuliah.
Pengalaman ini tidak hanya akan berguna dalam rangka penyelesaian studinya
tapi juga akan sangat berguna hingga setelah lulus nanti. Dalam upaya
memperoleh pengalaman tersebut, mahasiswa jangan terbatasi hanya dalam
perkuliahan saja, tetapi juga harus aktif menambah pengalaman di luar
perkuliahan, mengikuti atau mengunjungi kegiatan pameran arsitektur adalah
salah satunya.
Hanya saja, yang seringkali terjadi adalah masih banyak mahasiswa yang
merasa apa yang diperolehnya dalam kegiatan perkuliahan sudah cukup untuk
menunjang kegaiatan akademisnya, sehingga cenderung malas untuk menambah
pengalaman atau mengikuti kegiatan di luar perkuliahan. Padahal apa yang
diberikan oleh dosen hanya sebagian kecil saja dari apa yang ada di luar sana.
Akibat dari kurangnya pengalaman tersebut, potensi kreativitasnya pun tidak
berkembang secara maksimal, dan akhirnya tidak sedikit yang mengalami
kesulitan untuk mengerjakan dan menyelesaikan tugas perkuliahan.
Berdasarkan uraian di atas, maka penulis bermaksud mengadakan
penelitian dengan judul, “Pengaruh Kunjungan Ke Pameran Terhadap
Kreativitas Tugas”..
B. IDENTIFIKASI MASALAH
Berdasarkan latar belakang di atas maka identifikasi masalah pada
penelitian ini adalah:
1. Pentinganya pengalaman mengunjungi pameran arsitektur untuk menambah
pengetahuan untuk meningkatkan kreativitas mengerjakan dan
3
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
2. Adanya mahasiswa yang belum memahami pentingnya menambah
pengetahuan di luar perkuliahan untuk meningkatkan kreativitas
mengerjakan dan menyelesaikan tugas perkuliahan.
C. PEMBATASAN DAN PERUMUSAN MASALAH
1. Pembatasan Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah di atas, maka pembatasan masalah pada
penelitian ini yaitu:
a. Pengalaman Kunjungan ke Pameran.
Pengalaman kunjungan ke pameran termasuk ke dalam Pengalaman
ber-arsitektur ditinjau dari dua aspek diantaranya, yaitu : mengalami dan
memahami.
b. Kreativitas Tugas.
Kreativitas Tugas ditinjau berdasarkan dimensi proses, yaitu terdiri dari
aspek kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), elaborasi (elaboration),
dan keaslian (originality).
c. Mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur Universitas Pendidikan
Indonesia (JPTA UPI)
Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur
JPTA UPI pada semester genap tahun ajaran 2013/2014.
2. Perumusan Masalah
Berdasarkan identifikasi dan pembatasan masalah di atas, maka peneliti
merumuskan masalah yang akan diteliti sebagai berikut:
a. Bagaimana gambaran kunjungan ke pameran?
b. Bagaimana gambaran kreativitas tugas?
c. Seberapa besar pengaruh kunjungan ke pameran terhadap kreativitas tugas?
D. PENJELASAN ISTILAH DALAM JUDUL
Judul perlu dijelaskan istilah-istilahya untuk menyamakan presepsi
mengenai arah penulisan agar tidak terjadi salah pengertian. “Pengaruh
4
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
1. Pengaruh adalah daya yang ada atau timbul dari sesuatu (orang atau benda)
yang ikut membentuk watak, kepercayaan atau perbuatan seseorang.
(Kamus Besar Bahasa Indonesia: 2002)
2. Kunjungan ke pameran adalah kegiatan mendatangi atau menghadiri suatu
kegiatan penyajian karya arsitektur baik karya mahasiswa maupun karya
arsitek ternama.
3. Kretivitas tugas adalah kemampuan mahasiswa untuk menghasilkan
pemecahanan masalah atas masalah yang ada, atau kemampuan
menghasilkan produk atau karya yang merupakan tugas perkuliahan.
E. TUJUAN PENELITIAN
Adapun tujuan penelitian ini yang ingin dicapai adalah:
1. Untuk mengetahui gambaran kunjungan ke pameran mahasiswa program
Studi Teknik Arsitektur di luar perkuliahan.
2. Untuk mengetahui gambaran kreativitas tugas mahasiswa program Studi
Teknik Arsitektur.
3. Untuk mengetahui berapa besar pengaruh kunjungan ke pameran terhadap
kreativitas tugas.
F. KEGUNAAN PENELITIAN
Adapun kegunaan dari peneltian ini ditujukan kepada beberapa pihak, yaitu
mahasiswa, dosen, jurusan dan peneliti sendiri.
1. Mahasiswa
Penelitian ini dapat membantu meningkatkan kreativitas yang dimiliki
terutama kreativitas dalam hal mengerjakan dan menyelesaikan tugasnya.
2. Dosen dan Praktisi Pendidikan
Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam
penyusunan proses pembelajaran dalam upaya meningkatkan kreativitas
mahasiswa dalam mengerjakan dan menyelesaikan tugasnya.
5
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan kajian dalam mengembangkan
dan mengkreasikan proses pembelajaran secara optimal terutama dalam
meningkatkan kreativitas.
4. Peneliti dan Pembaca
Penelitian ini menambah pengetahuan umum dan wawasan baik dari segi
teori maupun praktis.
G. TOPIK TERKAIT PENELITIAN
1. Judul:
“ Hubungan Pengalaman Berarsitektur Dengan Kreativitas Desain Mahasiswa ”
Penulis: Elin Sekar Marlinda
Universitas: Universitas Pendidikan Indonesia
Tahun: 2012
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengalaman berarsitektur,
tingkat kreativitas desain, dan kontribusi pengalaman berarsitektur mahasiswa
terhadap kreativitas desain arsitektur. Penelitian menggunakan metode deskriptif
korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data, untuk
pengukuran variabel pengalaman berarsitektur, menggunakan teknik angket,
sedangkan pengukuran variabel kreativitas desain memakai tes. Populasi adalah
mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Arsitektur, Universitas Pendidikan
Indonesia (UPI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman berarsitektur
mahasiswa termasuk dalam kategori cukup tinggi, sedangkan sedangkan
kreativitas desain mahasiswa tergolong rendah. Uji hipotesis, memperlihatkan
bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pengalaman
berarsitektur mahasiswa dengan kreativitas desain arsitektur mahasiswa, dengan
koefisien korelasi sebesar 0,66 yang termasuk kategori tinggi. Kontribusi
pengalaman berasitektur terhadap kreativitas desain mahasiswa sebesar 43,76%,
sisanya ditentukan oleh faktor lain.
6
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
“ Konstribusi Kemampuan Berpikir Kreatif Terhadap Prestasi Belajar MahasiswaPada Mata Kuliah Studio Perancangan Arsitektur I ”
Penulis: Achmad Bahrulhayat Y
Universitas: Universitas Pendidikan Indonesia
Tahun: 2011
Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi tentang kemampuan
berpikir kreatif mahasiswa dan konstribusinya terhadap prestasi belajar. Penelitian
menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data, untuk
pengukuran variabel kemampuan berpikir kreatif menggunakan kuesioner,
sedangkan prestasi belajar menggunakan data nilai hasil belajar. Populasi adalah
mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Arsitektur, Universitas Pendidikan
Indonesia (UPI) yang mengontrak mata kuliah Studio Perancangan Arsitektur I
(SPA I) pada tahun 2010/2011. Uji hipotesis, memperlihatkan bahwa terdapat
hubungan yang positif dan signifikan antara kemampuan berpikir kreatif terhadap
prestasi belajar mahasiswa, dengan koefisien korelasi sebesar 0,445 yang
termasuk kategori tinggi. Konstribusi kemampuan berpikir kreatif terhadap
prestasi belajar mahasiswa sebesar 48,9%.
Perbedaan penelitian ini dengan penelitian terdahulu terletak pada variabel
dan objek penelitian, berikut adalah perbedaan yang membedakan penelitian
tersebut:
1. Varibel dalam penelitian yang peneliti lakukan adalah kunjungan ke
pameran dan kreativitas tugas.
2. Objek Penelitian adalah mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
A. METODE PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang berjenis korelasi
sebab-akibat. Arikunto (2010) menyatakan bahwa metode penelitian deskriptif adalah
deskriptif adalah penelitian yang berusaha mendeskripsikan suatu gejala, peristiwa
dan kejadian yang terjadi pada saat sekarang yang bertujuan untuk
menggambarkan suatu fakta, sifat, serta hubungan antar komponen yang diteliti.
Penelitian deskriptif berusaha mendeskripsikan suatu peristiwa atau kejadian yang
menjadi pusat perhatian tanpa memberikan perlakuan khusus terhadap peristiwa
tersebut. Tujuan penelitian deskriptif, yakni untuk menjelaskan secara sistematis,
faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi tertentu.
Mengenai penelitian metode deskriptif korelasi sebab-akibat yang digunakan
penulis, Arikunto (2010) mengungkapkan bahwa, penelitian korelasi atau
korelasional atau penelitian hubungan adalah penelitian yangdilakukan oleh
peneliti untuk mengetahui tingkat hubungan antara dua variabel atau lebih, tanpa
melakukan perubahan, tambahan, atau manipulasi terhadap data yang sudah ada.
Sedangkan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah
pendekatan kuantitatif, yaitu pendekatan yang dilakukan dituntut dengan
menggunakan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data
tersebut, serta penampilan dari hasilnya. Untuk memperoleh data yang objektif,
maka digunakan dua bentuk penelitian, yaitu:
1. Penelitian Kepustakaan (Library Research), yaitu penelitian yang dilakukan
dengan mengumpulkan, membaca dan menganalisa buku yang ada
relevansinya dengan masalah yang dibahas.
2. Penelitian Lapangan (Field Research), yaitu penelitian untuk memperoleh
data-data lapangan langsung. Dengan cara mendatangi langsung lokasi yang
26
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
B. VARIABEL DAN PARADIGMA PENELITIAN
1. Variabel Penelitian
Variabel adalah subyek yang sifatnya berhubungan antara yang satu dengan
yang lainnya,. Dalam penelitian ini, terdapat dua variabel, yaitu:
a. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu kunjungan ke pameran (X).
b. Variabel dependen dalam penelitian ini yaitu kreativitas tugas (Y).
2. Paradigma Penelitian
Setelah memfokuskan pada dua variabel yang telah dijelaskan sebelumnya,
maka selanjutnya akan ditentukan hubungan antar variabel tersebut atau yang
biasa disebut paradigma penelitian. Dalam penelitian ini paradigma penelitian
27
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
C. DATA DAN SUMBER DATA
1. Data
Data dalam penelitian ini terdiri dari dua data, yaitu data primer dan data
sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh dari sumber data melalui survey
atau observasi serta wawancara di lapangan, data primer dalam penelitian ini
adalah data tentang kunjungan ke pameran dan kreativitas tugas.
Sementara data sekunder adalah data yang relevan dengan permasalahan
penelitian. Data sekunder dalam penelitian ini bahan pustaka dan segala informasi
yang relevan dengan masalah penelitian.
2. Sumber Data
Sumber data pada penelitian ini yaitu mahasiswa Program Studi Teknik
Arsitektur JPTA UPI.
D. POPULASI DAN SAMPEL
1. Populasi
Adapun populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi
Teknik Arsitektur JPTA UPI.
Tabel 3.1 Populasi Penelitian
No. Angkatan Jumlah Responden
1 2011 33
2 2012 33
3 2013 57
Jumlah Total 123
Pemilihan ini berdasar karena mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur
lebih dituntut untuk menjadi kreatif dalam menghasilkan karya desain yang baik
28
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
diarahkan menjadi seorang pendidik atau mahasiswa Program Studi Teknik
Perumahan yang menjadi seorang drafter.
2. Sampel
Teknik sampling yang peneliti gunakan adalah non-probality sampling
dengan teknik sampling purposive.
Sampel yang dipilih dalam penelitian ini, yaitu mahasiswa Program Studi
Teknik Arsitektur JPTA UPI yang mengontrak mata kuliah Studio Perancangan
Arsitektur III (SPA III) semester genap tahun ajaran 2013/2014.
Tabel 3.2 Sampel Penelitian
No. Angkatan Jumlah Responden
1. 2012 31
Jumlah Total 31
Pemilihan ini berdasar karena mahasiswa yang mengontrak mata kuliah
SPA III pada semester genap tahun ajaran 2013/2014 adalah mahasiswa angkatan
2012 atau tingkat 2, artinya mahasiswa tersebut dianggap sudah memiliki
pengalaman dalam mengikuti pameran arsitektur selama mengikuti perkuliahan di
Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur.
E. TEKNIK PENGUMPULAN DATA DAN KISI-KISI INSTRUMEN
1. Teknik Pengumpulan Data
Data primer penelitian ini adalah data mengenai kunjungan ke pameran dan
data kreativitas tugas. Data tersebut diperoleh melalui penggunaan angket atau
kuesioner dan tes yang disebar dan diuji kepada sampel.
a. Angket
Peneliti menggunakan instrumen angket untuk mendapatkan data tentang
kunjungan ke pameran. Sementara skala pengukuran yang digunakan dalam
29
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
digunakan untuk mengukur sikap, pendapat atau persepsi seseorang atau
sekelompok orang tentang fenomena sosial”.
Untuk pemberian skor pada instrumen angket ini diberi ketentuan sebagai
berikut:
1) Sangat Setuju = 4
2) Setuju = 3
3) Tidak Setuju = 2
4) Sangat Tidak Setuju = 1
b. Tes
Peneliti menggunakan instrumen tes untuk mendapatkan data tentang
kreativitas tugas. Tes ini berupa pertanyaan-pertanyaan yang berakitan dengan
proses kreativitas
Penilaian terhadap tes ini akan dilakukan oleh Expert Judgement. Penilai
ahli dalam tes ini terdiri dari dosen mata kuliah studio perancangan arsitektur
yang ahli di bidangnya. Penilaian dari ahli ini dilakukan untuk menghindari
penilaian yang bersifat subjektif. Kriteria penilaian pada tes ini berdasar pada
kriteria kreativitas yang diteliti yang dipadukan dengan prinsip desain dalam
perancangan arsitektur.
Sementara skala pengukuran yang digunakan dalam tes adalah skala Likert.
Untuk pemberian skor pada instrumen tes ini diberi ketentuan sebagai berikut:
1) Sangat Baik = 4
2) Baik = 3
3) Cukup = 2
4) Kurang = 1
2. Kisi-kisi Instrumen
Instrumen penelitian yang akan di kembangkan yaitu berupa angket untuk
30
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
terhadap kreativitas tugas. Adapun instrumen yang akan dikembangkan sebagai
kisi-kisi yang menjadi acuan penyusunan angket yang akan dipergunakan dalam
penelitian ini sebagai berikut:
Tabel 3.3 Kisi-kisi Instrumen Variabel
Penelitian Aspek Indikator
Jumlah
Item Instrumen Responden
31
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu Elaborasi
Menguraikan ide menjadi lebih detail dan rinci
Originalitas Originalitas dan
keunikan ide
F. TEKNIK ANALISIS DATA
1. Pengujian Instrumen
Instrumen yang baik harus memenuhi dua persyaratan penting yaitu valid
dan reliabel.
a. Pengujian Validitas Instrumen
Uji validitas digunakan untuk mengetahui apakah tiap-tiap butir soal pada
instrumen valid atau tidak. Suatu instrumen dikatakan valid bila instrumen
tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang seharusnya diukur (Sugiyono,
2012). Untuk menguji tingkat validitas instrumen ini, menggunakan rumus
korelasi yang dikemukakan oleh Pearson Brown mengenai korelasi product
moment, yakni:
Keterangan:
: Koefisien korelasi
n : Jumlah Responden
X : Jumlajh Skor Suatu Item/Butir
Y : Jumlah skor total
(Saputra, 2007)
Setelah diketahui besarnya koefisien korelasi (r), dilanjutkan dengan taraf
32
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu Keterangan:
r : Koefisien korelasi product moment
n : Jumlah responden
t : Uji signifikasi korelasi (thitung)
(Saputra, 2007)
Harga t yang diperoleh dari perhitungan ini kemudian dibandingkan dengan
harga t dari tabel pada derajat kepercayaan (dk) tertentu. Korelasi akan signifikan
bila thitung > ttabel, dan korelasi tidak signifikan bila thitung < ttabel.
b. Pengujian Reliabilitas Instrumen
Uji reliabilitas digunakan untuk mengetahui apakah instrumen yang
digunakan reliabel atau tidak. Dikatakan reliabel apabila instrumen tersebut dapat
digunakan beberapa kali untuk mengukur objek yang sama dan akan
menghasilkan data yang sama pula. Untuk mengukur reliabilitas dalam penelitian
ini menggunakan rumus Alfa Cronbach, yaitu:
Keterangan:
= reliabilitas instrumen
k = banyaknya butir soal
= mean kuadrat kesalahan
= varian total
(Arikunto, 2010)
Harga r yang diperoleh dari perhitungan ini kemudian dibandingkan dengan
harga r dari tabel pada derajat kepercayaan (dk) tertentu. Bila rhitung > rtabel, maka
soal pada instrumen dinyatakan reliabel. Selanjutnnya r yang didapatkan dari
perhitungan, akan dikategorikan tingkat reliabilitasnya.
Tabel 3.4: Kriteria tingkat uji reliabilitas
Sumber : Saputra (2011)
33
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu r11 < 0,20 relibilitas sangat rendah
0,20 – 0,399 relibilitas rendah
0,40 – 0,699 relibilitas sedang / cukup
0,70 – 0,899 relibilitas tinggi
0,90 – 1,00 relibilitas sangat tinggi
2. Uji Normalitas
Uji normalitas dilakukan untuk apakah data yang diperoleh berdistribusi
normal atau tidak. Uji normalitas ini menggunakan rumus chi-kuadrat. Rumus
chi-kuadrat untuk menghitung uji normalitas, yaitu:
Keterangan:
x² : nilai chi-kuadrat
: frekuensi yang diobservasi (frekuensi empiris)
: frekuensi yang diharapkan (frekuensi teoritis)
(Saputra, 2007)
Adapun kriteria normalitas yang telah ditetapkan adalah sebagai berikut
Kuncoro (Ekasari, 2010).
a. Signifikansi atau Probabilitas <0,05 data tidak normal
b. Signifikansi atau Probabilitas >0,05 data normal
3. Koefisien Korelasi
Pengujian korelasi berfungsi untuk mengetahui arah dan besar hubungan
antara dua variabel. Jika hasil uji normalitas menujukkan distribusi normal pada
kedua variabel, maka analisis korelasi dalam penelitian menggunakan rumus
34
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Keterangan :
(Saputra, 2007)
Setelah koefisien korelasi didapatkan dari perhitungan, akan dikategorikan
tingkat korelasinya berdasarkan tabel kategori berikut.
Tabel 3.5: Tabel Makna Korelasi
Sumber : Suprian (2007)
Koefisien korelasi Makna koefisien korelasi
r = -1 Korelasi negatif sempurna
-1 < r ≤ -0,80 Korelasi negatif tinggi sekali
-0,80 < r ≤ -0,60 Korelasi negatif tinggi
-0,60 < r ≤ -0,40 Korelasi negatif sedang
-0,40 < r ≤ -0,20 Korelasi negatif rendah
-0,20 < r ≤ 0 Korelasi negatif rendah sekali
r = 0 Tidak mempunyai koelasi linier
0 < r ≤ 0,20 Korelasi rendah sekali
0,20 < r ≤ 0,40 Korelasi rendah
0,40 < r ≤ 0,60 Korelasi sedang
0,60 < r ≤ 0,80 Korelasi tinggi
0,80 < r ≤ 1 Korelasi tinggi sekali
r = 1 Korelasi sempurna
35
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Perhitungan koefisien determinasi ini digunakan untuk mengetahui besarnya
pengaruh antara satu variabel dengan variabel yang lain. Perhitungan koefisien
determinasi ini menggunakan rumus koefisien determinasi, yaitu:
Keterangan :
KD : koefisien determinasi
r : koefisien korelasi
(Saputra, 2007)
5. Uji Hipotesis
Uji hipotesis dilakukan untuk mengetahui diterima atau tidaknya hipotesis
yang telah dibuat. Apabila jumlah responden lebih dari 30 orang, maka uji
hipotesis ini dilakukan dengan rumus t-student, yaitu:
Keterangan :
: Koefisien korelasi
n : Jumlah responden
t : Uji hipotesis (thitung)
(Sugiyono, 2012)
Harga t yang diperoleh dari perhitungan ini kemudian dibandingkan dengan
harga t dari tabel pada derajat kepercayaan (dk) tertentu. Bila t hitung > t tabel,
maka Ha diterima dan Ho ditolak. Bila thitung < t tabel, maka Ha ditolak dan Ho
diterima.
36
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
6. Analisis Regresi
Analisis regresi digunakan untuk mengukur derajat keeratan hubungan antar
variabel dan mengukur besarnya hubungan antar variabel tersebut. Menduga besar
serta arah dari hubungan tersebut. Analisis regresi ini menggunakan rumus regresi
linear sederhana, yaitu:
Keterangan :
Ŷ : harga variabel Y yang diramalkan a : perpotongan garis regresi bila X = 0
b : koefisien regresi, yaitu besarnya perubahan pada Y
jika satu unit perubahan terjadi pada X
X : harga variabel X
(Saputra, 2007)
Untuk mencari harga a dan b berdasarkan metode kuadrat terkecil dari
pasangan data X dan Y, digunakan rumus:
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A. KESIMPULAN
Berdasarkan pembahasan yang sudah pada bab sebelumnya, adapun
kesimpulan dari penelitian skripsi dengan judul “Pengaruh Kunjungan ke Pameran Terhadap Kreativitas Tugas” adalah sebagai berikut :
1. Gambaran umum hasil analisis data penelitian mengenai kunjungan ke
pameran menunjukan bahwa kunjungan ke pameran mahasiswa program
studi teknik arsitektur JPTA UPI berada pada kategori tinggi. Hal ini
berdasarkan pada hasil perhitungan angket bahwa kunjungan ke pameran
yang mencakup mengalami dan memahami pameran berada pada kategori
tinggi. Sementara, berdasarkan hasil analisis data mengenai kreativitas
tugas, dapat disimpulkan bahwa kreativitas tugas mahasiswa tergolong pada
kategori cukup. Hal ini terlihat pada hasil tes kreativitas yang melalui uji
coba dan penilaian ahli, menghasilkan skor yang cukup.
2. Berdasarkan perhitungan dan analisis data, dapat ditarik kesimpulan bahwa
hipotesis yang menyatakan “Terdapat pengaruh positif dan signifikan dari kunjungan ke pameran terhadap kreativitas tugas” tidak dapat diterima.
3. Pada penelitian ini pengaruh kunjungan ke pameran terhadap kreativitas
tugas termasuk dalam kategori rendah sekali.Hal ini dikarenakan kreativitas
lebih banyak dipengaruhi pengalaman di bidang arsitektur selain dari
kegiatan pameran, seperti study tour, seminar, diskusi, workshop hingga
studi literatur dari buku dan internet. Karena pengalaman serta wawasan
melalui cara-cara tersebut lebih mudah didapat, serta dapat diakses
kapanpun, dari pada pameran yang biasanya bersifat temporer.
B. SARAN
Berdasar pembahasan pada bab sebelumnya dan kesimpulan di atas, maka
54
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu 1. Bagi Mahasiswa
Sebagai mahasiswa, mendapatkan pengalaman serta pengetahuan tidak
boleh hanya dibatasi hanya dengan kegiatan di dalam kelas, tetapi juga harus
diimbangi dengan pengalaman di luar kelas, salah satunya yaitu dengan
mengunjungi kegiatan pameran arsitektur.
Dengan mengunjungi pameran, maka mahasiswa akan banyak mendapatkan
referensi yang nantinya akan mendukung dalam pengerjaan dan penyelesaian
tugas perkuliahan terutama tugas perancangan desain. Hanya saja nilai aspek
pemahaman yang lebih kecil dari nilai aspek pengalaman menunjukkan
mahasiswa hanya sampai mengunjungi saja, tetapi belum memahami setiap
pengalaman kunjungan tersebut. Mahasiswa harus lebih memahami pengalaman
kunjungan ke pameran agar manfaat yang dirasakan lebih maksimal.
2. Bagi Dosen dan Praktisi Pendidikan
Berdasarkan hasil penelitian, menggambarkan bahwa kreativitas tugas
mahasiswa program studi teknik arsitektur JPTA UPI tergolong cukup. Meskipun
demikian, karena kreativitas sangat diperlukan dalam proses perancangan
arsitektur, maka mahasiswa arsitektur perlu diarahkan dan diberi stimulus untuk
lebih meningkatkan kreativitasnya.
Hanya saja nilai aspek pemahaman yang lebih kecil dari nilai aspek
pengalaman menunjuukkan masih ada mahasiswa yang belum merasakan manfaat
kunjungan ke pameran tersebut. Oleh karena itu berdasarkan prinsip learning by
doing maka dosen perlu mendorong mahasiswa untuk lebih rutin melaksanakan
kegiatan pameran, terutama pada mata kuliah yang mendorong mahasiswa untuk
berkreativitas, tentunya dengan persiapan dan pelaksanaan yang baik. Dengan
begitu mahasiswa akan menjadi lebih terbiasa dengan pameran dan lebih
55
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu 3. Bagi Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur
Dengan diketahuinya gambaran umum mengenai kunjungan ke pameran dan
pengaruhnya terhadap kreativitas tugas, maka penelitian ini dapat dijadikan
masukan dalam upaya untuk meningkatkan kreativitas tugas mahasiswa.
4. Bagi Peneliti dan Pembaca
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumbangan pengetahuan baik dari
segi teoritis dan segi praktis berkaitan dengan objek yang diteliti. Apabila
penelitian ini hendak dilanjutkan diharapkan dapat lebih mendalami mengenai :
a. Efektivitas pelaksanaan berbagai jenis pameran
Nilai aspek pemahaman yang lebih kecil dari aspek pengalaman
menunjukkan adanya yang hanya sampai pada tahap mengunjungi saja
tanpa merasakan manfaatnya. Perlu diteliti kenapa hal tersebut bisa terjadi.
b. Penggunaan tes kreativitas yang tepat
Sangatlah penting menentukan instrumen yang akan digunakan untuk
mengukur kreativitas. Hal ini agar hasil dari pengujian bisa menunjukkan
hasil seobjektif mungkin yang sesuai diharapkan. Beberapa tes kreativitas
yang bisa digunakan, yaitu : Tes kreativitas verbal (ciptaan Utami
Munandar), The Torrance, Test of creativity thinking (ciptaan Paul
Torrance), dan Creativity Assesment Packet (ciptaan Williams) yang terdiri
dari dua macam tes, yaitu Test of divergent thinking dan Test of divergent
feeling. Selain itu penggunaan expert judgment juga seharusnya berasal dari
bidang yang memang ahli dalam hal kreativitas atau psikologi, misalnya
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
DAFTAR PUSTAKA
Ali, M. dan Asrori, M. 2004. Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik. Jakarta : Bumi Aksara.
Akbar. R., Hawadi, Wihardjo, Wiyono. 2001. Kreativitas. Jakarta : Gramedia.
Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rinneka Cipta.
Atmadjaja, S.J. dan Dewi, M.S. 1999. Estetika Bentuk. Jakarta : Gunadarma.
Bahrulhayat, Achmad. 2011. Konstribusi Kemampuan Berpikir Kreatif Terhadap
Prestasi Mahasiswa Pada Mata Kuliah Sutsio Perancangan Arsitektur I.
Skripsi JPTA FPTK UPI Bandung: Tidak Diterbitkan.
Cahyono, A. 2002. Pameran dan Pergelaran : Materi dan Pembelajaran
Kertakes SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Halim, D. 2005. Psikologi Arsitektur. Jakarta : Grasindo.
Gintings, A. 2012. Esensi Praktis : Belajar dan Pembelajaran. Bandung : Humaniora.
Evelina, L. 2005. Event Organizer Pameran. Jakarta : Indeks.
Marlinda, Elin Sekar. 2011. Hubungan Pengalaman Berarsitektur Dengan
Kreativitas Desain Mahasiswa. Skripsi JPTA FPTK UPI Bandung: Tidak
Diterbitkan.
Munandar, U. 2009. Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta : Rineka Cipta.
Munandar, U. 2002. Kreativitas dan Keterbakatan. Jakarta : Gramedia.
Pengertian dan Jenis Pameran” tersedia: http://www.galeri-nasional.or.id/ page.php?lang =in&mod=exhibition&smod=content.php [25 Februari 2014].
Pramitasari, Amelia. 2011. Dasar Teori Kreativitas. Tersedia : http://www.scribd.com/doc/60785566/dasar-teori-kreativitas [23 April 2013]
57
Muhammad Fauzi Efendie, 2014
PENGARUH KUNJUNGAN KE PAMERAN TERHADAP KREATIVITAS TUGAS : Penelitian Terhadap Mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur JPTA FPTK UPI
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Saputra, S. A. 2007. Statistika : Materi Perkuliahan pada FPTK UPI. Bandung. Tidak diterbitkan.
Sendjaja, D. 1994. Teori Komunikasi. Jakarta : Universitas Terbuka.
Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta : Rineka Cipta.
Snyder, James C., I. Catanese, Anthony. 1984. Pengantar Arsitektur. Jakarta : Erlangga.
Sobandi, Bandi. 2011. Penyelenggaraan Pameran Di Sekolah. Tersedia : http://file.upi.edu/direktori/fpbs/jur._pend._seni_rupa/197206131999031-
bandi_sobandi/2-bbm_seni_rupa_lanjutan/modul_6/01-ruang_lingkup_pameran.pdf [25 Februari 2014]
Sobandi, Bandi. 2011. Penyelenggaraan Pameran. Tersedia : http://file.upi.edu/direktori/fpbs/jur._pend._seni_rupa/197206131999031-
bandi_sobandi/2-bbm_seni_rupa_lanjutan/modul_6/03-penyelenggaraan_pameran.pdf [25 Februari 2014]
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : Alfabeta.
Supriadi, Dedi. 1994. Kreativitas, Kebudayaan dan Perkembangan Iptek. Bandung : Alfabeta.
Universitas Pendidikan Indonesia. 2013. Panduan Penulisan Skripsi Program
Studi Arsitektur. Bandung : UPI
West, M. 2000. Developing Creativity in Organizations : Mengembangkan