• Tidak ada hasil yang ditemukan

DETERMINAN DAN PENYEBAB TIMBULNYAKEMISKINAN DI INDONESIA PERIODE 1996-2013.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "DETERMINAN DAN PENYEBAB TIMBULNYAKEMISKINAN DI INDONESIA PERIODE 1996-2013."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

DETERMINAN DAN PENYEBAB TIMBULNYAKEMISKINAN DI INDONESIA PERIODE 1996-2013

Oleh:

WAEISOR WAEDRAMAE S421308001

Indonesia mengalami krisis ekonomi yang disebabkan oleh krisis hiperinflasi mata uang rupiah pada tahun 1998. Hal ini berdampak buruk pada perekonomian Indonesia, terutamanya kemiskinan di Indonesia meningkat sejak awal mulainya krisis sampai sekarang.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan di Indonesia, yaitu inflasi, pengangguran dan angka partisipasi sekolah. Penelitian ini menfokuskan pada periode 1996-2013. Data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan World Bank berbentuk time series. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa inflasi dan angka partisipasi sekolah berpengaruhi signifikan dan tingkat pengangguran tidak signifikan terhadap kemiskinan di Indonesia pada periode 1996-2013.

Referensi

Dokumen terkait

Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum, Tingkat Pengangguran Terbuka dan Inflasi Terhadap Kemiskinan di Indonesia Tahun 2009 –

Berdasarkan tabel 7 dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan ekonomi, FDR, BOPO, inflasi, dan rata-rata pembiyaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan

Hasil regresi menunjukkan bahwa Angka Melek Huruf berpengaruh negatif secara signifikan terhadap Tingkat Kemiskinan, Inflasi berpengaruh positif secara tidak

Metode analisis yang digunakan secara umum untuk menganalisis tentang pengaruh Angka Harapan Lama Sekolah, Upah Minimum Provinsi, Pengangguran dan Tingkat Kemiskinan di

Berdasarkan hasil regresi diketahui bahwa Inflasi yang diukur menggunakan persen memberikan pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan di

Pengangguran yang dialami sebagian masyarakat inilah yang membuat sulitnya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, sehingga angka kemiskinan selalu ada.Dari uraian

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan, pengangguran berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap

Pengaruh Inflasi terhadap FDR Hasil penelitian yang peneliti lakukan memperlihatkan bila variabel Inflasi tidak memengaruhi FDR pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2017-2022..