PROSES PRODUKSI SELAI PEPAYA (CARICA PAPAYA L.) DENGAN PENAMBAHAN BELIMBING WULUH.
Teks penuh
Dokumen terkait
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui organoleptik dan kandungan vitamin C pada selai jambu biji yang ditambahkan ekstrak kelopak bunga rosella dan buah belimbing
Parameter yang diukur adalah kandungan vitamin C dan organoleptik selai jambu biji dengan penambahan ekstrak kelopak bunga rosella dan buah belimbing wuluh2.
Bagaimana hasil kandungan vitamin C terhadap selai belimbing wuluh yang ditambahkan buah kersen dan bunga rosela dengan jumlah berat yang bervariasi2. Bagaimana uji
Berdasarkan hasil uji KLT ekstrak etanol biji pepaya mengandung senyawa tanin, tetapi pada uji bioautografi zona hambat tidak dapat teramati dengan jelas
Penambahan sari belimbing wuluh ke dalam sirup dapat meningkatkan nilai gizi sirup karena belimbing wuluh merupakan bahan pangan bergizi yang banyak mengandung asam-asam
Buah pepaya memiliki rasa yang enak, disamping untuk buah segar juga dapat diolah menjadi bahan pangan olahan seperti dodol, sirup, dan selai lembaran.. Buah pepaya
Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil penambahan sari buah jeruk nipis dan gula berpengaruh nyata terhadap nilai pH, Kandungan Vitamin C, Rasa, Aroma, Warna dan
Dari hal tersebut maka timbul pemikiran penulis untuk melakukan penelitian mengenai pengaruh tingkat kematangan (mengkal dan matang) buah pepaya terhadap selai