• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Store Atmosphere terhadap Minat Beli Konsumen pada Noah's Barn Coffeenery Dago di Kota Bandung.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Store Atmosphere terhadap Minat Beli Konsumen pada Noah's Barn Coffeenery Dago di Kota Bandung."

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

vi

Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK

Kemajuan bisnis di Kota Bandung yang semakin pesat terutama dalam bidang kuliner membuat persaingan semakin ketat di antara para pelaku bisnis. Sehingga para pelaku bisnis dituntut secara terus menerus berimprovisasi dan berinovasi dalam mempertahankan pelanggannya. Sehingga hal ini memacu banyaknya restoran atau cafe baru yang muncul dengan konsep yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Pada saat sekarang ini masyarakat cenderung lebih memilih restoran dimana mereka dapat berkumpul bersama teman, saudara, dan keluarga dengan lebih nyaman seperti mereka sedang berada dirumah mereka sendiri. Minat beli konsumen ini dapat dipengaruhi oleh store atmosphere yang menjadi pertimbangan dalam memilih restoran atau café. Salah satu restoran atau

café yang nyaman yaitu Noah’s Barn Coffeenery Dago di Kota Bandung. Tujuan

dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Pengaruh Store Atmosphere Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Noah’s Barn Coffeenery Dago di Kota Bandung. Teknik pengambilan sampel dalam penilitian ini adalah non probability

sampling dengan prosedur purposive sampling dimana penulis mengambil sampel

sebanyak 170 orang konsumen yang pernah mendatangi Noah’s Barn Coffeenery Dago di Kota Bandung.Hasil penelitian menunjukkan bahwa store atmosphere

(eksterior, general interior, store layout & interior display) berpengaruh terhadap

minat beli sebesar 3,00%.

(2)

ABSTRACT

Business progress in Bandung growing rapidly, especially in the culinary field that make competition increasingly fierce among businesses. So businesses are required improvise continuously and innovate to retain customers. It is spurring many new restaurant or cafe appear with different concept. At the moment people tend to prefer come to comfortable restaurants where they can gather with friends, relatives, and families like their own home. Consumer’s interest may be affected by the store atmosphere that considered in choosing a restaurant or café. One of the cozy restaurant or café in Bandung is Noah's Barn Coffeenery Dago. The aim

of this study to analyze The Store Atmosphere Influence To Consumer’s Buying

Interests In Noah's Barn Coffeenery Dago in Bandung. The sampling technique in this research is non probability sampling with purposive sampling procedure in

which the author took a sample of 170 consumers who’ve ever go to Noah's Barn

Coffeenery Dago in Bandung. The result shows that the store atmosphere (exterior, interior general, store layout and display interest) affect the buying interest is 3.00%.

(3)

viii

Universitas Kristen Maranatha DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PENGESAHAN ... ii

PERNYATAAN ORISINALITAS LAPORAN PENELITIAN ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

ABSTRAK ... vi

ABSTRACT ... vii

DAFTAR ISI ... viii

DAFTAR GAMBAR ... x

DAFTAR TABEL ... xi

DAFTAR LAMPIRAN ... xiii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 3

1.3 Tujuan Penelitian ... 3

1.4 Manfaat Penelitian ... 4

BAB II KAJIAN PUSTAKA, RERANGKA TEORITIS, DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS ... 5

2.1 Kajian Pustaka ... 5

2.1.1 Manajemen Pemasaran ... 5

2.1.2 Manajemen Ritel ... 6

2.1.3 Bauran Ritel ... 8

2.1.4Store Atmosphere ... 10

2.1.4.1 Tujuan dan Faktor-faktor Store Atmosphere ... 11

2.1.4.2 Elemen Store Atmosphere ... 13

2.1.5 Minat Beli ... 24

2.2 Rerangka Teoritis ... 27

2.3 Rerangka Pemikiran ... 28

2.4 Model Penelitian ... 29

2.5 Pengembangan Hipotesis ... 29

2.6 Hasil Riset Empiris ... 30

BAB III MODEL PENELITIAN ... 31

3.1 Jenis Penelitian ... 31

3.2 Populasi dan Sampel ... 31

3.3 Teknik Pengambilan Sampel ... 32

3.4 DOV (Definisi Operasional Variabel) ... 33

3.5 Teknik Pengumpulan Data ... 35

3.6 Uji Instrumen ... 36

3.6.1 Uji Validitas ... 36

3.6.2 Uji Reliabilitas ... 37

3.7 Uji Data ... 37

(4)

3.7.2 Uji Heteroskedastisitas ... 38

3.8 Metode Analisis data ... 38

3.9 Uji Hipotesis Penelitian ... 39

3.9.1 Uji F ... 39

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 41

4.1 Hasil Penelitian ... 41

4.1.1 Tanggapan Responden Tentang Variabel X (Store Atmosphere) ... 45

4.1.2 Tanggapan Responden Terhadap Variabel Y (Minat Beli) ... 59

4.1.3 Hasil Uji Instrumen Penelitian (Validitas dan Reliabilitas) ... 62

4.1.3.1 Hasil Pengujian Validitas ... 62

4.1.3.2 Hasil Pengujian Reliabilitas ... 64

4.1.4 Hasil Uji Asumsi Klasik ... 65

4.1.4.1 Uji Normalitas ... 65

4.1.4.2 Uji Heteroskedastisitas ... 67

4.1.5 Analisis Data ... 68

4.1.6 Hasil Uji Hipotesis Penelitian ... 69

4.1.6.1 Uji F (ANOVA) ... 69

4.2 Pembahasan ... 70

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 72

5.1 Kesimpulan ... 72

5.2 Saran ... 72

DAFTAR PUSTAKA ... 74

LAMPIRAN ... 75

(5)

x

Universitas Kristen Maranatha DAFTAR GAMBAR

(6)

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu ... 30

Tabel 3.1 Definisi Operasional Variabel ... 33

Tabel 3.2 Skala Likert ... 36

Tabel 4.1 Profil Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ... 41

Tabel 4.2 Profil Responden Berdasarkan Usia ... 42

Tabel 4.3 Profil Responden Berdasarkan Jenis Pekerjaan ... 43

Tabel 4.4 Profil Responden Berdasarkan Sumber Informasi ... 44

Tabel 4.5 Profil Responden Berdasarkan Kunjungan ... 45

Tabel 4.6 Logo Noah’s Barn Coffeenery Dago di Kota Bandung Menarik (Eksterior 1) ... 45

Tabel 4.7 Pintu Masuk Noah’s Barn Coffeenery Dago di Kota Bandung Cukup Lebar (Eksterior 2) ... 46

Tabel 4.8 Desain Bangunan Noah’s Barn Coffeenery Dago di Kota Bandung Menarik (Eksterior 3) ... 47

Tabel 4.9 Penerangan Noah’s Barn Coffeenery Dago di Kota Bandung Baik (General Interior 1) ... 48

Tabel 4.10 Sirkulasi Udara Noah’s Barn Coffeenery Dago di Kota Bandung Baik (General Interior 2) ... 49

Tabel 4.11 Dekorasi Noah’s Barn Coffeenery Dago di Kota Bandung Menarik (General Interior 3) ... 50

Tabel 4.12 Aroma Ruangan Noah’s Barn Coffeenery Dago di Kota Bandung Nyaman( General Interior 4 ) ... 51

Tabel 4.13 Alunan Musik Noah’s Barn Coffeenery Dago di Kota Bandung Menjadikan Suasana Lebih Santai (General Interior 5) ... 52

Tabel 4.14 Penempatan Meja dan Kursi Noah’s Barn Coffeenery Dago di Kota Bandung Menarik (Store Layout 1) ... 53

Tabel 4.15 Walkway Menuju Toilet, Kassa dan Arus Keluar Masuk di Noah’s Barn Coffeenery Dago di Kota Bandung Cukup Lebar (Store Layout 2) ... 54

Tabel 4.16 Pembagian Ruangan Consumer Area dan Staff Area di Noah’s Barn Coffeenery Dago di Kota Bandung Terlihat Jelas (StoreLayout 3) ... 55

Tabel 4.17 Pilihan Menu Noah’s Barn Coffeenery Dago di Kota Bandung Lengkap(Interior Display 1) ... 56

Tabel 4.18 Penyajian Makanan dan Minuman di Noah’s Barn Coffrenery Dago di Kota Bandung Terlihat Menarik (Interior Display 2) ... 57

Tabel 4.19 Dekorasi di Noah’s Barn Coffeenery Dago di Kota Bandung Terlihat Menarik (Interior Display 3) ... 58

Tabel 4.20 Memilih Makan di Noah’s Barn Coffeenery Dago di Kota Bandung karena Produk Makanan Beragam ... 59

(7)

xii

Universitas Kristen Maranatha Tabel 4.22 Memilih Makan di Noah’s Barn Coffeenery Dago di

Kota Bandung karena Lokasi yang Strategis ... 61

Tabel 4.23 Hasil Uji Validitas Akhir ... 62

Tabel 4.24 Hasil Koefisien Reliabilitas ... 64

Tabel 4.25 Hasil Uji Normalitas ... 66

Tabel 4.26 Hasil Uji Heteroskedastisitas ... 67

Tabel 4.27 Tabel Coefficients Regresi Linier Sederhana ... 68

(8)

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran A Kuesioner Penelitian ... 75

Lampiran B Data Frequencies... 78

Lampiran C Data Uji Validitas ... 84

(9)

1

Universitas Kristen Maranatha BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Saat ini Kota Bandung merupakan salah satu kota yang cukup berkembang perekonomiannya di Indonesia. Sebagai kota yang terus berkembang, laju

pertumbuhan perekonomian dalam bidang kuliner pun berkembang dengan pesat. Hal ini menjadikan Kota Bandung kaya akan beragam jenis kuliner dan membuat

Kota Bandung mendapat julukan kota kuliner, sehingga mendorong terciptanya persaingan ketat di dalam dunia bisnis kuliner.

Kota Bandung merupakan tujuan wisata masyarakat luas karena menawarkan berbagai macam pilihan hiburan wisata untuk semua kalangan. Mulai dari wisata sejarah, wisata alam, wisata belanja, hingga wisata kuliner

ditawarkan di kota ini. Wisata kuliner di Kota Bandung merupakan salah satu jenis wisata yang paling menarik dan diminati oleh masyarakat luas.

Dengan berkembangnya bisnis kuliner di Kota Bandung, banyak para pelaku bisnis untuk membuka wisata kuliner yang menarik. Hal ini menimbulkan banyaknya persaingan antara pelaku bisnis satu dengan pelaku bisnis yang lain.

Dengan begitu suatu pelaku bisnis harus bisa mempromosikan produknya dengan lebih unik dan lebih inovatif untuk dapat bertahan dalam persaingan.

Bisnis yang semakin berkembang di Kota Bandung, mendorong para pelaku bisnis untuk terus berimprovisasi dan berinovasi untuk menarik minat pelanggan dan mempertahankan para pelanggannya. Pemasaran aktif yang lebih

(10)

BAB I PENDAHULUAN 2

sehingga dapat memberikan daya tarik yang mampu mengundang konsumen

untuk terus berbelanja dan memberikan kesan yang menarik.

Hal ini sangat dibutuhkan bagi perkembangan bisnis kuliner karena bisnis

kuliner di kota Bandung cukup berkembang dengan sangat baik. Masyarakat lebih memilih untuk bertemu di restoran atau cafe untuk bercengkerama bersama teman,keluarga dan rekan bisnis. Restoran atau cafe juga bisa dijadikan sebagai

tempat untuk bersantai dan untuk mengisi waktu luang. Store atmosphere restoran atau cafe yang bagus dapat memberikan rasa nyaman kepada konsumen dan dapat

menarik minat konsumen untuk terus - menerus mengkonsumsi, sehingga dapat meningkatkan profit restoran atau cafe tersebut.

Store atmosphere adalah suatu suasana, perasaan , rancangan visual dan

bau yang sengaja dibuat oleh orang-orang yang cukup kreatif untuk menciptakan dorongan terhadap konsumen agar terjadi munculnya minat beli terhadap produk

yang ditawarkan (Kotler, 2000).

Ada beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi store atmosphere yaitu

karyawan, suara, perlengkapan tetap, barang dagangan, aroma dan faktor visual (Lamb, Hair, & McDaniel, 2001).

Store atmosphere itu sendiri memiliki dampak yang berpengaruh terhadap

minat beli konsumen. Minat beli merupakan suatu dorongan atau keinginan yang dilakukan konsumen untuk melakukan pembelian dengan tujuan memenuhi

(11)

BAB I PENDAHULUAN 3

Universitas Kristen Maranatha Salah satu cafe yang memiliki store atmosphere atau suasana yang nyaman dan menarik yaitu Noah’s Barn Coffeenery Bandung. Noah’s Barn Coffeenery

terletak di jalan Dayang Sumbi No.2, Dago, Bandung, merupakan cafe yang

berada di sekitar kawasan factory outlet dan kawasan wisata kuliner. Store

atmosphere yang dimiliki Noah’s Barn Coffeenery memiliki suasana yang cukup

nyaman dan menarik contoh seperti sirkulasi udara yang baik, dekorasi yang cukup unik, penataan tata letak meja, kursi dan peralatan di dalam Noah’s Barn

Coffeenery cukup rapih, pencahayaan yang diberikan cukup membuat mata nyaman. Dengan penataan store atmosphere yang diciptakan Noah’s Barn

Coffeenery dapat membuat minat beli konsumen timbul saat memasukinya. Maka

penulis tertarik untuk menganalisis Pengaruh Store Atmosphere Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Noah’s Barn Coffeenery Dago di Kota Bandung.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang, rumusan masalah yang dapat diambil adalah Apakah

store atmosphere berpengaruhterhadap minat beli konsumen pada Noah’s Barn

Coffeenery Dago di Kota Bandung?

1.3 Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah maka dapat dirumuskan tujuan penelitian adalah

(12)

BAB I PENDAHULUAN 4

1.4 Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan berguna dan bermanfaat bagi: 1. Perusahaan

Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi Noah’s Barn

Coffeenerymengenai sejauh mana pengaruh store atmosphere terhadap minat beli konsumen Sehingga Noah’s Barn Coffeneery dapat merancang dan

menambahkan strategi pemasaran untuk meningkatkan volume penjualan di masa akan datang.

2. Akademisi

Hasil penelitian ini diharapkan memberikan informasi secara ilmiah sehingga

memperluas wawasan mengenai pengaruh store atmosphere terhadap minat beli konsumen. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan gambaran untuk peneliti selanjutnya dalam bidang manajemen pemasaran.

(13)

72

Universitas Kristen Maranatha BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan pada hasil analisis data, kesimpulan yang dapat diambil dari hasil penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengaruh store atmosphere(eksterior,general interior,store layout & interior display) terhadap

minat beli konsumen Noah’s Barn Coffeenery Dago di Kota Bandung sebesar 3,00% dan sisanya sebesar 97,00% dipengaruhi faktor lain di luar store

atmosphere seperti kualitas pelayanan, promosi dan harga serta pengaruh

pengaruh lainnya.

2. Berdasarkan pernyataan Store Atmosphere yaitu Exterior, General Interior,

Store Layout & Interior Display pada Noah’s Barn Coffeenery Dago di Kota

Bandung, mayoritas responden menjawab setuju dan sangat setuju atas pernyataan masing – masing item pernyataan yang diajukan.

3. Berdasarkan pernyataan minat beli konsumen Noah’s Barn Coffeenery Dago di Kota Bandung mayoritas konsumen menjawab setuju untuk masing-masing

item pernyataan yang diajukan.

5.2 Saran

(14)

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 73

1. Bagi Perusahaan, penelitian ini memiliki kontribusi bagi

perusahaan-perusahaan yang bergerak pada industry rumah makan/ café terutama untuk Noah’s Barn Coffeenery Dago di Kota Bandung, terkait dengan hasil penelitian

ini yang menunjukan bahwa adanya pengaruh store atmosphere terhadap minat beli konsumen, diharapkan mampu mempertahankan serta mengelola dan meningkatkan strategi persaingan yang dimiliki, bahkan agar perusahaan

mampu memiliki keunggulan yang dapat menjadi strength bagi perusahaan sehingga perusahaan akan tetap dapat bersaing dengan pesaingnya, serta penelitian ini dapat membantu perusahaan khususnya Noah’s Barn Coffeenery

Dago di Kota Bandung sebagai pertimbangan keputusan manajemen

khususnya pada bagian store atmosphere.

2. Bagi penelitian selanjutnya, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dengan menambah faktor – faktor lain yang dapat mempengaruhi minat beli

konsumen, misalnya bauran pemasaran seperti harga, kualitas produk, kualitas pelayanan, dan sebagainya, serta dapat menambah jumlah sampel penelitian

(15)

74

Universitas Kristen Maranatha DAFTAR PUSTAKA

Berman, Barry, and J.R. Evans. (2007). Retail management, Edisi Kesepuluh. Pearson International Edition

Boyd dan Walker. (2000). Manajemen Pemasaran. Jakarta : PT. Erlangga.

Cooper, D.R., dan Schindler, P.S. 2011. Business Research Methods. Singapore: The McGraw-Hill Companies, Inc.

Dwityanti, E. (2008). Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Beli

Konsumen Terhadap Layanan Internet Banking Mandiri

(StudiKasusPadaKaryawanDepartemenPekerjaanUmum Jakarta).

Foster, Bob. (2008). ManajemenRitel.Alfa Beta. Bandung.

Ghozali, Imam. (2008). AplikasiAnalisis Multivariate dengan Program

SPSS.Badan.

Gilbert, David. 2003. Retailing Marketing Management. Edition 2. England,

Endinburgh Gate: Pearson Educated Limited.

Hair, J.F., W.C. Black, B.J. Babin, R.E. Anderson, R.L. Tatham. (1998).

Multivariate Data Analysis. New Jersey : Pearson Education, Inc.

Hartono, Jogiyanto. 2005. Analisis dan Desain Sistem Informasi. Edisi III. Yogyakarta: Andi.

Henry Simamora. (2005), Manajemen Sumber Daya Insani, Jakarta: PT Bumi Aksara,

Kotler, Philip & Kevin Lane Keller. (2009). ManajemenPemasaran. Edisi 13, Jilid 1, Penerbit Erlangga, Jakarta.

Kotler, Philip. (2000). Marketing Management: Analysis, Planning, Implementation and Control. Prentice Hall Int, Inc., Millenium Edition,

Englewood Cliffs, NewJersey.

Lamb, Hair, dan McDaniel.(2001).Pemasaran, Edisi Pertama. Jakarta: Salemba Empat.

(16)

Marissa. (2010). Pengaruh Store Atmosphere Treehouse Café Terhadap Minat

Beli Konsumen. PenerbitUniversitasDiponegoro, Semarang.

Masson, Mayer, & F.Ezeel dalam Foster (2008).

McCarthy, E Jerome dan Wiliam D. Pereault Jr., 2003, Dasar-dasar Pemasaran, Edisi Bahasa Indonesia, Jakarta : Penerbit Erlangga.

Mulia, P. 2008. Pengaruh Store Atmosphere Terhadap Minat Beli Konsumen

Pada Swalayan Sanmart. Universitas Widyatama, Bandung: Tugas akhir

yang tidak diterbitkan.

Priyatno, D. 2009. SPSS Untuk Analisis Korelasi, Regresi, dan Multivariate,

Penerbit Gava Media, Yogyakarta.

Schiffman, Leon.G dan Kanuk, Leslie. (2004). Costomer Behaviour. Jakarta: Prentice hal internasional.

Staton (2001). Pengertian, Konsep, Definisi Pemasaran. Halaman 1, majidbsz.wordpress.com.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif,

Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta

Gambar

Gambar 2.2   Gambar 2.3
Tabel CoefficientsTabel Model Summary dan ANOVA Regresi Linier   Regresi Linier Sederhana ........................
gambaran untuk peneliti selanjutnya dalam bidang manajemen pemasaran.

Referensi

Dokumen terkait

Bird densities and habitat variables were measured in four habitat types (cereal fields, fallow land, stubbles, and ploughed land) during 1997/1998, and detrended

We, the participants of the Global Health Security Agenda Action Package Coordination Meeting held in Jakarta, 23-25 August 2016, appreciate the role of all participating

yang dilakukan oleh Anggraeni (2003), yang menyebutkan dari 69 responden 59 orang ibu melaksanakan stimulasi bermain pada bayi dengan baik. Hal ini disebabkan karena sebagai

Maka dari itu mahasiswa berusaha untuk memberikan solusi dengan program awal yaitu “ Rekapitulasi Data Peserta dalam Pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka

Berdasarkan data yang diperoleh, desain pembelajaran IPA Terpadu dengan topik Sistem Kapilaritas Membantu Proses Fotosintesis Tumbuhan yang dibuat dapat dijalankan

Penelitian tentang kombinasi IL-6 dan CRP ini dilakukan bersamaan dengan penelitian tentang “ C-Reactive Protein sebagai parameter diagnostik dan luaran sepsis pada anak

Bagi Negara-negara yang bersengketa ini akan memberikan kepastian hukum, apalagi mengingat sengketa yang diajukan ke Mahkamah adalah sengketa yang membawa dampak luas

According to the prioritizing analysis using Analysis Hierarchy Process (AHP), alternative 1 has the highest priority for the criteria of educational, recreational and