• Tidak ada hasil yang ditemukan

(ABSTRAK) EFEKTIVITAS MEDIA PERAGA VISUAL DALAM PEMBELAJARAN FISIKA MODEL CTL PADA SISWA SMA NEGERI 2 WONOSOBO POKOK BAHASAN BESARAN DAN SATUAN.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "(ABSTRAK) EFEKTIVITAS MEDIA PERAGA VISUAL DALAM PEMBELAJARAN FISIKA MODEL CTL PADA SISWA SMA NEGERI 2 WONOSOBO POKOK BAHASAN BESARAN DAN SATUAN."

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

EFEKTIVITAS MEDIA PERAGA VISUAL

DALAM PEMBELAJARAN FISIKA MODEL CTL PADA

SISWA SMA NEGERI 2 WONOSOBO POKOK BAHASAN

BESARAN DAN SATUAN

SKRIPSI

disajikan sebagai salah satu syarat

untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan

Jurusan Fisika

Oleh

Widyasari

4201406524

JURUSAN FISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

(2)

ii ABSTRAK

Widyasari. 2011. Efektivitas Media Peraga Visual Dalam Pembelajaran Fisika

Model CTL Pada Siswa SMA Negeri 2 Wonosobo. Skripsi. Pendidikan Fisika

Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Semarang. Sukiswo S.Edie, M.Si dan Bambang Subali, M.Pd.

Kata Kunci: Efektivitas, Media Peraga Visual , CTL, Hasil Belajar

Penelitian ini diadakan dengan latar belakang bahwa pada dasarnya masih terdapat kesulitan dalam belajar fisika siwa Sekolah Menengah Atas di SMA Negeri 2 Wonosobo kaitannya dalam memahami materi yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Adanya kesulitan ini pendekatan CTL dapat digunakan sebagai salah satu model pembelajaran alternatif untuk menuntut keaktivan guru dan siswa atau menuntun siswa untuk menemukan sendiri kandungan materi dengan pengalaman, dalam hal ini didukung adanya media peraga dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian media peraga dalam pembelajaran fisika model Contextual Teaching

Learning maka dari itu digunakan penelitian quasi eksperimen .

Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA N 2 Wonosobo dan sampel penelitian diambil dua kelas yaitu kelas X.6 sebagai kelas kontrol dengan model pembelajaran Contextual Teaching Learning dan kelas X.7 sebagai kelas eksperimen dengan model pembelajaran Contextual Teaching Learning disertai

media perga visual. Penelitian dilakukan dengan memberikan pre test, dilanjutkan

dengan pembelajaran, dan diakhiri dengan post test. Berdasarkan hasil analisis normalitas dan homogenitas data hasil belajar, kedua kelas berdistribusi normal dan mempunyai variansi yang sama, sedangkan pada uji perbedaan dua rata-rata dua pihak dihasilkan thitung sebesar 3,028 > ttabel sebesar 2,047 yang berarti ada perbedaan yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pre test pada kelas eksperimen adalah 71,61 sedangkan kelas kontrol adalah 72,13. Setelah dilakukan uji perbedaan dua rata-rata diperoleh hasil yang rata-rata nilai

post test kelas eksperimen adalah 80,65 dan kelas kontrol adalah 74,93. Hasil

Referensi

Dokumen terkait

kinematika gerak lurus di kelas X semester I SMA Negeri 14 Medan T.P. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X yang terdiri dari 9 kelas berjumlah

Penelitian ini mengambil populasi siswa SMA Negeri 04 Pekalongan kelas 2 (dua) dengan jumlah 200 siswa. Guna keperluan penelitian, diambil 40 siswa untuk sampel uji coba

IMPLEMENTASI MODUL PEMBELAJARAN FISIKA KELAS X SEMESTER I MATERI POKOK BESARAN DAN SATUAN BERBASIS CTL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF FISIKA SISWA.. Skripsi,

2016.. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas X SMA Negeri 10 Medan yang berjumlah 198 Siswa. Sampel penelitian ini

Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas X (203 siswa) SMA Negeri 2 Bauy bahuga Lampung dan sampel dalam penelitian siswa kelas X IPS.2 (kelas eksperimen) X

Subjek penelitian pengembangan ini adalah siswa kelas X-3 SMA Negeri 1 Jember yang berjumlah 34 orang. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan purposive

Sampel dari penelitian ini berasal dari populasi penelitian yang diambil dengan menggunakan simple random sampling, diambil 2 kelas secara acak, dan dipilih dua kelas

Sampel diambil dua kelas dari keenam kelas populasi yaitu siswa kelas X TGB 1 sebagai siswa kelas kontrol dan siswa kelas X TGB 5 sebagai siswa kelas eksperimen dengan