• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kumpulan Rumus Matematika Lengkap LOGIKAMATEMATIKA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kumpulan Rumus Matematika Lengkap LOGIKAMATEMATIKA"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Irvan Dedy Bimbingan Belajar SMA Dwiwarna

LOGIKA MATEMATIKA

1. Pernyataan

Pernyataan adalah kalimat yang bernilai benar atau salah tetapi tidak sekaligus benar dan salah.

Pernyataan dilambangkan dengan huruf kecil, misalnya p, q, r dan seterusnya. Pernyataan dibedakan menjadi:

1. Pernyataan Tunggal, yaitu penrnyataan yang mengandung satu gagasan. 2. Pernyataan Majemuk, yaitu pernyataan yang mengandung dua gagasan atau

lebih. Dapat pula dikatakan bahwa pernyataan majemuk adalah gabungan dua atau lebih pernyataan tunggal yang dihubungkan dengan kata gabungan logika.

2. Pernyataan Berkuantor

2.1 Pernyataan Berkuantor Universal (umum)

Pernyataan berkuantor universal adalah pernyataan yang memuat kata semua atau setiap.

Notasi: p dibaca semua/setiap.

Contoh:

1) Semua siswa ingin lulus ujian 2) Setiap bilangan genap habis dibagi 2

2.2 Pernyataan Berkuantor Eksistensial (Khusus)

Pernyataan berkontur eksistensial adalah pernyataan yang memuat kata ada atau beberapa.

Notasi: p dibaca ada /beberapa p.

Contoh:

(1). Ada ikan bernafas dengan paru-paru (2). Beberapa siswa hari ini tidak hadir

3. Pernyataan Majemuk

3.1 Konjungsi

Konjungsi dari dua pernyataan tunggal p dan q adalah “p dan q” yang dibaca “p dan q”

Tabel kebenaran Konjungsi:

p q p q B

B S S

B S B S

B S S S

(2)

Irvan Dedy Bimbingan Belajar SMA Dwiwarna

abel Kebenaran Disjungsi: T

Tabel Kebenaran Implikasi:

Implikasi (Pernyataan Bersyarat)

Implikasi dari dua pernyataan tunggal p dan q adalah “p

1) jika p maka q 3) p syarat cukup bagi q Ekivalensi (Biimplikasi)

Eki alensi dari dua pernyata 1) p jika dan hanya jika q

Tabel Kebenaran Ekivalensi:

p q p q

nyataan p ditulis ~p dan dibaca:

i  alnya  benar. Selain dari itu p  q bernilai salah.

eadaan, kecuali  apabila p benar dan q salah.

 

tunggalnya sama selain dari itu salah.

Negasi dari Pernyataan Tunggal Negasi dari per

Dari tabel dapat disimpulkan bahwa: p  q bernila benar apabila salah satu pernyataan tungg

Dari tabel dapat disimpulkan bahwa: p  q  bernilai benar untuk semua k

(3)

Irvan Dedy Bimbingan Belajar SMA Dwiwarna

1) Tidak p

2) Bukan p

3) Tidak benar p

Tabel kebenaran:

p ~p

B

S B

S

4.2 n B

h y

~p : ada x tidak y ~p : semua x tidak y

Contoh 1)

2)

anjil 3)

negatif

4) 7

~p : semua x berlaku x  7

4.3 Negasi dari Pernyataan Majemuk

4.3.1 N si

~(p  q)  ~p  ~q

4.3.2 Negasi dari Diskonjugasi

~(p  q)  ~p  ~q

4.3.3 Negasi dai Implikasi

~(p  q)  p  ~q

4.3.4 N

(q  p)]

 p  ~q  q  ~p

. Variasi Pernyataan Bersyarat

tiga buah pernyataan bersyarat lainnya yaitu n kontraposisi.

Negasi dari Pernyataa erkuantor

p : semua x adala p : ada x adalah y

:

p : Semua siswa hadir di kelas ini ~p : Ada siswa tidak hadir di kelas ini p : Semua bilangan prima adalah ganjil ~p : Ada bilangan prima yang tidak g p : Ada bilangan prima yang negatif ~p : Semua bilangan prima tidak p : Ada harga x sehingga x <

egasi dari Konjuga

egasi dari Ekivalensi

~(p  q)  ~[(p  q) 

 ~(p  q)  (q  p)

5

Dari implikasi p  q dapat dibuat

invers, konvers, da

(4)

Irvan Dedy Bimbingan Belajar SMA Dwiwarna

Invers : ~ p  ~q Kontraposisi : ~q  ~p

Tabel kebenaran

p q ~p ~q p q ~p ~q q p ~q ~p

1) dengan kontraposisi:

2) gan konvers

~p  ~q  q  p

sukses

Kontraposisi: Jika kamu tidak sukses, maka kamu tidak rajin

. Tautologi dan Kontradiksi

pernyataan yang selalu benar

Contoh : p  ~p

Dari tabel terlihat bahwa: Implikasi ekivalen

p  q  ~q  ~p

Invers ekivalen den

Contoh:

Implikasi : Jika kamu rajin belajar, maka kamu sukses Invers : Jika kamu tidak rajin, maka kamu tidak

Konvers : Jika kamu sukses, maka kamu rajin

6

7. Sifat operasi Logika

7.1 Sifat Id

(2). p  p  p

ifat Komutatif

(1). p  q  q  p

ifat Assosiatif

(1). p  (q  r)  (p  q)  r

(5)

7.4 S

(2). p  (q  r)  (p  q)  r

7.5 S d

(2). (4). p  k  k

k : kontradiksi

7.6 Sifat Komplemen

(5). ~k = t

. Penarikan Kesimpulan

8.1

p  q … premis 1

ifat Distributif

(1). p  (q  r)  (p  q)  r

ifat I entitas

(1). p  t  t (3). p  t  p

p  k  p

t : tautologi

(1). p  ~p  t (4). ~t = k

(2). p  ~p  k

ifat Idempoten

(1). p~(p  q)  ~p  ~q

ifat Implikasi

8

odus Tollens

kesimpulan

Gambar

Tabel Kebenaran Implikasi:
Tabel kebenaran:
Tabel kebenaran Invers : ~ p

Referensi

Dokumen terkait

Adapun dasar pemikiran yang digunakan dalam menganalisis kata majemuk bahasa Simalungun adalah bahwa kata majemuk merupakan gabungan dari dua kata atau lebih yang menimbulkan

• Tembung camboran (kata majemuk) adalah gabungan dua kata atau lebih mempunyai makna baru.. • Kata majemuk berdasarkan bentuknya ada tiga macam, yaitu satu kata

Frasa idiomatik atau ungkapan adalah gabungan dua kata atau lebih membentuk satu kesatuan dengan suatu makna yang baru, dan makna barunya itu tidak dapat

bidang empat beraturan merupakan bangun ruang yang terdiri atas empat bidang sisi yang bentuknya berupa segitiga sama sisi.. Bidang empat beraturan lebih umum

Implikasi adalah pernyataan majemuk yang diawali dengan kata jika dan dihubungkan dengan kata hubung maka yang disimbolkan dengan ( → )..

Pernyataan tunggal atau pernyataan sederhana adalah pernyataan yang tidak memuat pernyataan lain atau sebagai bagiannya, sedangkan pernyataan majemuk dapat merupakan

Pernyataan tunggal atau pernyataan sederhana adalah pernyataan yang tidak memuat pernyataan lain atau sebagai bagiannya, sedangkan pernyataan majemuk

pernyataan, negasi, pernyataan majemuk, dan penarikan kesimpulan  Konsep logika matematika yang mencakup pernyataan majemuk, dan penarikan kesimpulan  Penalaran dan metode