• Tidak ada hasil yang ditemukan

S TB 0705848 Chapter5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S TB 0705848 Chapter5"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Abdul Aziz Amirullah, 2014

Pengaruh Derajat Kejenuhan terhadap Pengujian Kuat Geser Tanah dengan Metode Triaksial Cinconsoundated Undrained

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

62 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1.KESIMPULAN

Berdasarkan pengujian dan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

1. Tanah yang diuji termasuk kedalam jenis lempung berplastisitas tinggi (CH) dengan nilai LL sebesar 72.35 % dan Ip sebesar 43.72. Konsistensi

lempung termasuk kedalam tanah lunak (soft clay) dengan nilai berat isi

tanah basah (γd) sebesar 1.63 gr/cm3. Tanah masih berada pada kondisi plastis dikarenakan memiliki nilai indeks likuiditas (IL) sebesar 0.39.

2. Terjadi peningkatan yang cukup signifikan pada nilai kohesi (cu) pada

kondisi jenuh 100%. Pada kondisi natural, besarnya nilai kohesi (cu)

didapat sekitar 0.12 kg/cm2 dan besarnya nilai kohesi saat kondisi jenuh 100% didapat sekitar 0.25 kg/cm2. Kemudian terjadi penurunan/hilangnya nilai sudut geser dalam (ϕ) pada kondisi jenuh 100%. Pada kondisi natural didapat nilai sudut geser dalam (ϕ) sebesar 1.78o dan pada kondisi terjenuhkan 100% nilai sudut geser dalam (ϕ) menurun hingga mencapai 0o.

3. Terjadi perubahan volume pada tanah yang tersaturasi sebagian akibat dari tekanan cell. Dengan kata lain terjadi konsolidasi.

5.2.SARAN

1. Disarankan menambahkan tahap penjenuhan sebelum dilakukan tahap penggeseran. Ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya konsolidasi saat tahap pemberian tekanan cell maupun saat tahap penggeseran.

Referensi

Dokumen terkait

sarana duduk yang mencukupi untuk mewadahi aktivitas mahasiswa. Di zona 4 yaitu di lingkungan FPMIPA dan FPOK disarankan

berada pada titik A dengan pertimbangan pada sisi sebelah timur tapak merupakan jalan arteri sekunder. kemudian untuk lokasi peletakan gate

Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk melihat pengaruh yang lebih nyata terhadap jumlah anak pada mencit dengan penambahan waktu pemberian jus daun Jati

1) Pasien mendapat obat setiap hari dan perlu diawasi secara langsung untuk mencegah terjadinya resistensi obat. 2) Bila pengobatan tahap intensif tersebut diberikan secara

Pencampuran Serbuk Limbah Pecahan Genteng (Limbah Puing) Untuk Stabilitas Lempung Ekspansif.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |

Pengarsipan didapat dari penilaian hasil praktik (produk) melalui jobsheet dan judgement expert pada saat proses berlangsung, dimana penilaian mencakupi 3 ranah

dimaksudkan untuk mencegah terjadinya suatu kesalahan. Pengendalian ini dirancang untuk mencegah hasil yang tidak diinginkan sebelum kejadian itu terjadi. Pengendalian pencegahan

Pencegahan sekunder merupakan pencegahan tahap kedua, dimana pada tahap ini kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan yang spesifik untuk mencegah terjadinya