Bismillahirrakhmanirrakhiim,
Alhamdulillah, segala puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan nikmat dan karunia-Nya, sehingga penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto Tahun 2018-2023 dapat diselesaikan.
Rencana Strategis (Renstra) ini dilakukan untuk menyesuaikan program dan kegiatan yang telah dilaksanakan dan rencana pelaksanaan selama tahun 2019 sampai dengan 2023 sebagai pedoman bagi seluruh aparat Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto dalam melaksanakan tugasnya di bidang Kepariwisataan.
Kami menyadari masih banyaknya kekurangan dalam Rencana Strategis ini, untuk itu kami sangat mengharapkan masukan-masukan positif dari semua pihak.
Akhirnya kami berharap semoga Rencana Strategis (Renstra) periode Tahun 2018-2023 ini dapat bermanfaat, khususnya bagi Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto.
Wassalamu’alaikum wr,wb.
Jeneponto, Juni 2019 KEPALA DINAS,
ELLY ISRIANI ARIEF,SH,M.Si Pangkat : Pembina TK I
NIP. : 19740321 200003 2 002
KATA PENGANTAR ... i DAFTAR ISI ... ... ii DAFTAR TABEL ... ... iv BAB I PENDAHULUAN ... 1 1.1. Latar Belakang ... 1 1.2. Landasan Hukum ... 3
1.3. Maksud dan Tujuan ... 5
1.4. Sistematika Penulisan ... 6
BAB II GAMBARAN PELAYANAN DINAS PARIWISATA ... 9
2.1. Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Dinas Pariwisata ... 9
2.2. Sumber Daya Dinas Pariwisata ... 17
2.3. Kinerja Pelayanan Dinas Pariwisata ... 19
2.4. Tantangan dan Pelung Pengembangan Pelayanan Dinas Pariwisata ... 23
BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI 24 3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas Dan Fungsi Pelayanan Dinas Pariwisata ... 24
3.2. Telaahan Visi, Misi, dan Program Bupati dan Wakil Bupati Terpilih ... 25
3.3 Telaahan Renstra Kementrian dan Renstra Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan ... 28
3.5 Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis ... 28
3.6. Penentuan Isu-Isu Strategis ... 29
BAB IV TUJUAN, dan SASARAN ... 32
4.1. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Pariwisata ... 32
BAB V STRATEGI dan ARAH KEBIJAKAN... 34
5.1. Strategi dan Kebijakan Dinas Pariwisata ... 34
BAB VI RENCANA PROGRAM Dan KEGIATAN serta PENDANAAN .. 36
BAB VII INDIKATOR KINERJA DINAS PARIWISATA YANG
MENGACU Pada TUJUAN dan SASARAN RPJMD... 39 BAB VIII PENUTUP ... 42
Tabel 2.1 Pencapaian kinerja pelayanan Dinas Pariwisata ... 22 Tabel 2.2 Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan
Dinas Pariwisata ... 23
Tabel 4.1 Tujuan dan Sasaran jangka Menengah Pelayanan………… 36
Tabel 5.1 Keterkaitan Tujuan Sasaran dan Strategi Serta Arah
Kebijakan Dinas Pariwisata ……….. 39
Tabel 6.1 Matriks Program dan kegiatan Perangkat Daerah………… 44
Tabel 7.1 Indikator Kinerja Dinas Pariwisata yang mengacu
Pada Tujuan dan sasaran RPJMD ……… 46
1.1. Latar Belakang
Rencana strategis (Renstra) Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto merupakan dokumen perencanaan untuk periode 5 (lima) tahun yang berisi tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, program dan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto berpedoman pada RPJMD dan bersifat indikatif. Proses penyusunan Renstra Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto daerah meliputi:
a. Persiapan Penyusunan Renstra Dinas pariwisata Kabupaten Jeneponto b. Penyusunan rancangan Renstra Dinas pariwisata Kabupaten Jeneponto c. Penyusunan Rancangan Akhir Renstra Dinas Pariwisata Kabupaten
Jeneponto
d. penetapan Renstra Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto.
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah membawa perubahan yang signifikan terhadap pembentukan Perangkat Daerah, yakni dengan prinsip tepat fungsi dan tepat ukuran (rightsizing) berdasarkan beban kerja yang sesuai dengan kondisi nyata di masing- masing Daerah. Hal ini juga sejalan dengan prinsip penataan organisasi Perangkat Daerah yang rasional, proporsional, efektif, dan efisien. Dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah pasal 280 menyatakan bahwa Bupati/Wali Kota sebagai kepala daerah kabupaten/kota berkewajiban melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap Perangkat Daerah kabupaten/kota. Dalam melaksanakan pembinaan dan pengawasan dimaksud, Bupati/Wali Kota dibantu oleh Jajaran SKPD Kabupaten/Kota.
Renstra Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto memiliki keterkaitan dengan dokumen perencanaan baik ditingkat nasional, provinsi maupun Kabupaten/Kota. Keterkaitan Renstra Dinas Pariwisata Kabupaten
Provinsi Sulawesi Selatan, dan dengan Renja Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto diuraikan sebagai berikut. Penyusunan Renstra Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto mengacu pada tugas dan fungsi Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto sesuai dengan Peraturan Daerah tentang Perangkat
Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota, Peraturan Kepala Daerah
Provinsi/Kabupaten/Kota tentang Tugas dan Fungsi Dinas Pariwisata
Kabupaten Jeneponto, RPJMD Provinsi/Kabupaten/Kota, dan
memperhatikan Renstra Kementerian/Lembaga, Renstra Perangkat Daerah Provinsi, Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi/Kabupaten/Kota, dan Hasil
Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RPJMD
Provinsi/Kabupaten/Kota.
Pelaksanaan pembinaan urusan penyelenggaraan pemerintahan di daerah sebagaimana dimaksud Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang
Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan
Daerah.Terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan berwibawa, profesional dan bertanggungjawab yang diwujudkan dengan sosok dan perilaku birokrasi yang efisien dan efektif serta dapat memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh masyarakat merupakan sasaran dari penyelenggaraan Rencana Strategis tahun 2018-2023.
Dinas pariwisata Kabupaten Jeneponto sebagai satuan kerja perangkat daerah dibentuk dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsi penyelenggaraan pemerintahan daerah sebagaimana dimaksud Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 serta berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Jeneponto Nomor 04 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Jeneponto (Lembaran Daerah Kabupaten Jeneponto Tahun 2016 Nomor 246) yang dijabarkan dalam Peraturan Bupati Jeneponto Nomor 20 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto merupakan unsur Teknis penyelenggaraan pemerintahan daerah yang
dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.
Dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi sesuai dengan peran dan kedudukannya, maka Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto merumuskan Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2018-2023, sebagai bentuk pelaksanaan Undang-undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Undang-Undang ini secara substansi mengamanatkan penyusunan Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra SKPD) untuk periode 5 (lima) tahun dan juga sebagai instrumen untuk menyusun dan mengukur kinerja sesuai tugas dan fungsi SKPD.
Renstra SKPD merupakan dokumen perencanaan jangka menengah SKPD yang tidak terpisahkan dengan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD). Renstra SKPD disusun guna memberikan masukan bagi penyempurnaan penyusunan dokumen RPJMD. Rancangan akhir Renstra SKPD disusun dengan mengacu kepada RPJMD yang sudah ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.
Penyusunan Rencana Strategis SKPD terdiri dari tahapan sebagai berikut: persiapan penyusunan Rencana Strategis SKPD, penyusunan rancangan Rencana Strategis SKPD, penyusunan rancangan akhir Rencana Strategis SKPD dan penetapan Rencana Strategis SKPD. Rencana Strategis SKPD merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang merupakan perwujudan visi dan misi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih untuk periode Tahun 2018– 2023. Selanjutnya keberadaan Renstra SKPD harus menjadi pedoman dalam menyusun Rencana Kerja (Renja) SKPD yang merupakan dokumen rencana kerja Tahunan SKPD.
Berkaitan dengan penerapan Otonomi Daerah, maka Pemerintah Daerah Kabupaten Jeneponto melalui Dinas Pariwisata perlu penekanan Prioritas Kebijakan Program Pembangunan di bidang Kepariwisataan sesuai
dirancang sebagai dokumen perencanaan yang memberikan ruang gerak yang lebih luas untuk mengelola dan mengembangkan bidang pariwisata di daerah Kabupaten Jeneponto. Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto sebagai Unsur Pelaksana Urusan Pemerintahan di bidang Pariwisata yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan yang diberikan kepada
kabupaten jeneponto sehingga dapat terlaksana unsur
pelaksanaan,pelayanan,pembinaan dan pengendalian urusan bidang pariwisata secara efektif,efisien dan ekonomis.
1.2. Landasan Hukum
Landasan hukum Rencana Strategis (Renstra) Dinas pariwisata Kabupaten Jeneponto adalah:
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat II di Sulawesi (Lembar Negara RI Tahun 1959 Nomor 74, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor : 1822);
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (LNRI 2003 No. 7 TLNRI No. 4286);
3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (LNRI 2004 No. 5 TLNRI No. 4081);
4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pelaksanaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan (LNRI 2004 No. 66 TLNRI No. 4400);
5. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
6. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No. 5587), sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan
Undang-Undang Nomor 09 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
7. Peraturan Pemerintah No. 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (LNRI 2005 No. 140 TLNRI No. 4578);
8. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 Tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota;
9. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);
10. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah; 11. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 73, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6041);
12. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;
13. Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007;
14. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik IndonesiaNomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan
Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;
15. Peraturan Daerah Kabupaten Jeneponto Nomor 02 Tahun 2006 tentang Tata Cara Penyusunan Dokumen Perencanaan Kabupaten Jeneponto (Lembaran Daerah Kabupaten Jeneponto Tahun 2006 Nomor 150);
16. Peraturan Daerah Kabupaten Jeneponto Nomor 03 Tahun 2006 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Jeneponto Tahun 2006-2026 (Lembaran daerah Kabupaten Jeneponto Tahun 2006 Nomor 151);
17. Peraturan Daerah Kabupaten Jeneponto Nomor 17 Tahun 2006 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan keuangan Daerah Kabupaten Jeneponto; 18. Peraturan Daerah Kabupaten Jeneponto Nomor 4 tahun 2016 tentang
Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Daerah kabupaten Jeneponto Tahun 2016 Nomor 246);
19. Peraturan Bupati Jeneponto Nomor 20 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Inspektorat Daerah Kabupaten Jeneponto;
1.3. Maksud dan Tujuan
Maksud dari penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto adalah menyediakan dokumen perencanaan perangkat daerah untuk kurun waktu lima tahun yang
mencakup gambaran kinerja,permasalahan,isu
strategis,tujuan,sasaran,strategi,kebijakan,program dan kegiatan Dinas Pariwisata Jeneponto sebagai penjabaran dari RPJMD sesuai dengan tugas dan fungsi Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto.
Adapun tujuan penyusunan Renstra Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto Tahun 2018–2023 adalah:
program dan kegiatan pembangunan untuk jangka waktu lima tahun ke depan sesuai tugas dan fungsi Pariwisata dalam rangka membangun daerah dan sinkronisasi serta sinergitas perencanaan.
b. Memberikan arahan tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, program dan kegiatan pembangunan selama kurun waktu lima tahun dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto dalam mendukung Visi dan Misi kepala daerah
c. Menyediakan tolok ukur kinerja pelaksanaan program dan kegiatan Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto untuk kurun waktu tahun lima tahun dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya sebagai dasar dalam melakukan pengendalian dan evaluasi kinerja Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto
d. Sebagai arah dan sasaran yang akan dituju Dinas pariwisata Kabupaten Jeneponto dalam mewujudkan serta melaksanakan target kinerja dan sasaran dalam 5 (lima) tahun kedepan.
e. Menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan.
1.4. Sistematika Penulisan
Rencana Strategis (Renstra) Dinas pariwisata Kabupaten Jeneponto tahun 2018 - 2023 ini, secara garis besar disusun dengan sistematika sebagai berikut:
Bab I Pendahuluan
Memuat Latar Belakang, Landasan Hukum, Maksud dan Tujuan dan Sistematika Penulisan Renstra Inspektorat Kabupaten Jeneponto tahun 2014-2018.
Bab II Gambaran Pelayanan Dinas Pariwisata
Memuat Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Dinas pariwisata, Sumber Daya yang dimiliki oleh Pariwisata, Kinerja Pelayanan Pariwisata saat ini, tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Pariwisata.
Memuat Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Pariwisata Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih, Telaahan Renstra K/L dan Renstra Dinas Pariwisata Provinsi, serta Penentuan Isu-isu Strategis .
Bab IV Tujuan dan Sasaran
Memuat tentang tujuan dan sasaran menengah perangkat daerah selama 5 (Lima) Tahun yang akan Datang.
Bab V Strategi dan Arah kebijakan
Memuat penjelasan tentang rumusan pernyataan strategi dan arah kebijakan Pariwisata.
Bab VI Rencana Program dan Kegiatan, serta Pendanaan
Memuat rencana program dan kegiatan Dinas Pariwisata selama 5 (lima) tahun kedepan yang dilengkapi dengan indikator kinerja, kelompok sasaran dan pendanaan indikatif.
Bab VII Indikator Kinerja Penyelenggaraan Bidang Urusan
Bab ini memuat indikator kinerja Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto terkait langsung atau mendukung pencapaian tujuan dan sasaran RPJMD Kabupaten Jeneponto.
Bab VIII Penutup
Berisi ringkasan singkat dari maksud dan tujuan penyusunan dokumen Renstra Dinas Pariwisata, disertai dengan harapan bahwa dokumen ini mampu menjadi pedoman pembangunan 5 (lima) tahun ke depan oleh Dinas Pariwisata.
2.1 Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Dinas Pariwisata
Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto terbentuk berdasarkan Peraturan Bupati Kabupaten Jeneponto Nomor 46 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan susunan perangkat daerah,dan peraturan Bupati Jeneponto Nomor 44 Tahun 2016 Tentang Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto, sebagai berikut
Dinas Pariwisata merupakan unsur pelaksana urusan bidang pariwisata, yang dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang bertanggungjawab langsung kepada Bupati dan secara teknis administratif mendapat pembinaan dari Sekretaris Daerah. Dinas Pariwisata memiliki tugas untuk melakukan tugas pembantuan terhadap pelaksanaan urusan pariwisata di daerah, pelaksanaan,Pelayanan,pembinaan dan pengendalian urusan pemerintahan Bidang Pariwisata
Susunan Organisasi Dinas Pariwisata terdiri dari : 1. Kepala Dinas (Eselon IIa)
2. Sekretaris (Eselon IIIa) yang membawahi : a. Sub Bagian Perencanaan (Eselon IVa)
b. Sub Bagian Perencanaan Dan keuangan (Eselon IVa) 3. Bidang Promosi Dan Pemasaran Pariwisata:
a. Seksi Promosi Pariwisata; b. Seksi Pemasaran;
c. Seksi Sarana Promosi Pariwisata
4. Bidang Pariwisata:
a. Seksi Sarana Pariwisata b. Seksi Pengembangan Wisata
c. Seksi Pembinaandan Perizinan Usaha Wisata
BAB II. GAMBARAN PELAYANAN
DINAS PARIWISATA
5. Bidang Ekonomi Kreatif
a. Seksi Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya
b. Seksi ekonomi Kreatif Berbasis Media Desain Dan Iptek c. Seksi Sarana Pengembangan Ekonomi Kreatif
Sedangkan untuk rincian tugas dan fungsi Satuan Organisasi di Dinas Pariwisata sesuai dengan yang tercantum dalam Peraturan Bupati Jeneponto Nomor 28 Tahun 2009 yang kemudian diubah menjadi Peraturan Bupati Nomor 20 Tahun 2016 tentang Keudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Pariwisata Daerah Kabupaten Jeneponti adalah sebagai berikut :
Kepala Dinas
(1) Dinas Pariwisata dipimpin oleh seorang Kepala Dinas mempunyai tugas membantu Bupati dalam memimpin dan melaksanakan fungsi penunjang urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dibidang Pariwisata dan tugas pembantuan yang ditugaskan kepada daerah dibidang Pariwisata berdasarkan pedoman yang berlaku untuk kelancaran tugas.
(2) Dalam menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Kepala Dinas mempunyai fungsi :
a. Pengoordinasian, perencanaan, perumusan kebijakan, pelaksanaan, monitoring, evaluasi, pengendalian di Bidang Pariwisata
b. Pengoordinasian, perencanaan, perumusan kebijakan, pelaksanaan, monitoring, evaluasi, pengendalian di Bidang Promosi dan Pemasaran
c. Pengoordinasian, perencanaan, perumusan kebijakan, pelaksanaan, monitoring, evaluasi, pengendalian di Bidang Ekonomi Kreatif
d. Pengoordinasian, perencanaan, perumusan kebijakan, palaksanaan, monitoring, evaluasi, pengendalian dan pelaporan kegiatan kesekretariatan yang menunjang tugas pokok organisasi
(3) Rincian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Sebagai berikut:
a. menyusun kebijakan, merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan dan mengendalikan penyelenggaraan kebijakan serta menyusun renstra dinas sesuai dengan visi dan misi daerah;
b. merumuskan program kerja sesuai renstra dinas;
c. mengkoordinasikan pelaksanaan program dan kegiatan lingkup dinas;
d. membina kepala sekretariat dan para kepala bidang dalam melaksanakan tugasnya;
e. mengarahkan pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup dinas;
f. menyelia pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup dinas;
g. memecahkan masalah dalam pelaksanaan tugas pokok organisasi agar senantiasa berjalan optimal;
h. mengevaluasi pelaksanaan tugas pokok organisasi agar senantiasa sesuai dengan rencana dan target yang ditetapkan;
i. melaporkan dan memberi saran kepada atasan terkait capaian pelaksanaan tugas pokok organisasi;
j. melaksanakan pemberian dukungan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah dibidang pariwisata;
k. menyelenggarakan pembinaan dan pelaksanaan tugas dibidang ekonomi kreatif;
l. membina, mengkoordinasikan dan melaksanakan program dan kegiatan dibidang promosi dan pemasaran;
m. mengkoordinasikan dan melaksanakan program dan kegiatan dibidang kesektariatanr;
n. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas.
o. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diperintahkan oleh pimpinan baik lisan maupun tertulis.
SEKRETARIS
(1) Sekretariat dipimpin oleh seorang Sekretaris, mempunyai tugas memimpin dan melaksanakan penyiapan bahan dalam rangka penyelenggaraan dan koordinasi pelaksanaan sub bagian Umum dan Kepegawaian, Perencanaan dan Keuangan serta memberikan pelayanan administrasi dan fungsional kepada semua unsur dalam lingkungan Dinas Pariwisata berdasarkan pedoman yang berlaku untuk kelancaran tugas.
(2) Dalam menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Sekretaris mempunyai fungsi :
a. Perumusan kebijakan teknis,perencanaan,monitoring Dan pelaporan kebijakan umum dan kepegawaian. b. pemberian dukungan atas penyelenggaraan urusan di
bidang perencanaan dan pelaporan;
c. perumusan kebijakan teknis, monitoring dan pelaporan realisasi kegiatan pada bidang keuangan .
(3) Dalam menyelenggarakan tugasnya Sekretaris mempunyai fungsi : a. Perumusan kebijakan teknis, perencanaan, monitoring dan
pelaporan kegiatan pada bagian perencanaan
b. Perumusan kebijakan teknis, perencanaan, monitoring dan pelaporan kegiatan umum dan kepegawaian
c. Perumusan kebijakan teknis, perencanaan, monitoring dan pelaporan kegiatan pada bagian keuangan
(4) Rincian tugas sebagai berikut:
a. Merencanakan kegiatan tahunan sebagai pedoman pelaksanaan tugas.
b. Merencanakan, mengkoordinasikan, melaksanakan,
mengendalikan serta menetapkan kebijakan di bidang umum kepegawaian, program dan keuangan Perumusan kebijakan
teknis, perencanaan, monitoring dan pelaporan kegiatan pada bagian keuangan
c. Mengelola dan mengkoordinasikan pelaksanaan pelayanan teknis dan administratif kepada seluruh satuan organisasi dalam lingkup Dinas.
d. Mengelola dan mengkoordinasikan pelaksanaan urusan umum dan kepegawaian.
e. Menilai prestasi kerja para kepala sub bagian dalam rangka pembinaan dan pengembangan karier
f. Mengkoordinasikan penyiapan bahan dan penyusunan RKA, DPA, RENSTRA, RENJA dan/atau dokumen perencanaan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
g. Mengelola dan mengkoordinasikan urusan keuangan h. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan
SUB BAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN
(1) Sub Bagian Umum dan kepegawaian dipimpin seorang Kepala Sub Bagian mempunyai tugas pokok melakukan urusan kepegawaian, keuangan, penatausahaan surat menyurat dan urusan rumah tangga. (2) Dalam menyelenggarakan tugas, Kepala Sub Bagian Umum dan
Administrasi mempunyai fungsi :
a. penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis Sub Bagian Umum dan Admnistrasi;
b. pengelolaan administrasi, inventarisasi, pengkajian, analisis pelaporan;
c. pemberian dukungan atas pelaksanaan tugas Sub Bagian Umum dan Admnistrasi;
d. pembinaan dan pengkoordinasian pelaksanaan tugas Sub Bagian Umum dan Admnistrasi.
(3) Rincian tugas sebagai berikut :
a. menyusun rencana kerja tahunan Sub Bagian Umum dan Administrasi untuk dijadikan acuan kerja;
b. pengelolaan urusan keuangan;
c. pengelolaan urusan tata usaha surat menyurat dan kearsipan; d. pengelolaan administrasi, inventarisasi, pengkajian, analisis
pelaporan;
e. pengelolaan urusan kepegawaian;
f. mengontrol penerimaan dan pengelolaan surat-surat masuk dan keluar;
g. Pengelolaan urusan perlengkapan dan rumah tangga;
h. menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas Sub Bagian Umum dan Administrasi;
i. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai tugas pokoknya.
SUB BAGIAN PERENCANAAN
(1) Sub Bagian Perencanaan dipimpin seorang Kepala Sub Bagian mempunyai tugas pokok menyiapkan bahan, menghimpun, mengelola dan melaksanakan administrasi urusan perencanaan program serta melakukan pembinaan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan perencanaan program dalam lingkup Dinas.
(2) Dalam menyelenggarakan tugas, Kepala Sub Bagian Program mempunyai fungsi :
a. penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis Sub Bagian Perencanaan;
b. pengelolaan administrasi program dan analisis pelaporan;
c. pemberian dukungan atas pelaksanaan tugas Sub Bagian Perencanaan;
d. pembinaan dan pengkoordinasian pelaksanaan tugas Sub Bagian Perencanaan;
(3) Rincian tugas sebagai berikut :
a. Menyusun rencana pelaksanaan perencanaan dan kegiatan sebagai
pedoman pelaksanaan tugaspengoordinasian penyiapan
rencana/program kerja pengawasan dan fasilitasi;
b. Menghimpun dan mempersiapkan bahan penyusunan program dan kegiatan
c. Menghimpun dan mempersiapkan bahan penyusunan laporan d. Mengkoordinasikan rencana program dan kegiatan untuk periode
lima tahunan dan tahunan lingkup Dinas
e. Menyusun RENSTRA, RKA, DPA dan LAKIP lingkup badan
f. menginventarisasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan bidang penyusunan Perencanaan;
g. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan sesuai dengan tugas pokoknya.
BIDANG PROMOSI DAN PEMASARAN PARIWISATA:
(1) Bidang Promosi dan Pemasaran Pariwisata dipimpin oleh seorang Kepala Bidang, mempunyai tugas memimpin dan melaksanakan perumusan kebijakan teknis, memberikan dukungan atas
penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, membina,
mengkoordinasikan dan melaksanakan program dan kegiatan seksi promosi pariwisata,seksi pemasaran pariwisata dan seksi sarana promosi pariwisata berdasarkan petunjuk yang ada untuk kelancaran tugas.
(1) Dalam menyelenggarakan tugas sebagaimana dimak sud pada ayat (1), Kepala Bidang mempunyai fungsi :
a. perumusan kebijakan teknis, pemberian dukungan, pembinaan, monitoring dan evaluasi pelaksanaan tugas seksi promosi pariwisata;
b. perumusan kebijakan teknis, pemberian dukungan, pembinaan, monitoring dan evaluasi pelaksanaan tugas seksi pemasaran pariwisata;
c. perumusan kebijakan teknis, pemberian dukungan, pembinaan, monitoring dan evaluasi pelaksanaan tugas seksi sarana promosi pariwisata .
(2) Rincian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat ( 1) sebagai berikut :
a. merencanakan operasional kegiatan tahunan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
b. membagi tugas kepada bawahan agar tercipta distribusi tugas yang merata;
c. memberi petunjuk kepada bawahan terkait perumusan kebijakan, operasionalisasi dan pelaporannya.
d. menyedia pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup bidang Promosi dan pemasaran pariwisata
e. mengatur pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup bidang promosi dan pemasaran pariwisata
f. mengkoordinasikan dan mengevaluasi pelaksanaan program dan kegiatan dalam lingkup bidang promosi dan pemasaran pariwisata.
g. menyusun laporan dan memberi saran kepada atasan terkait pelaksanaan tugas;
h. melaksanakan penyusunan dan menetapkan kebijakan tekhnis di bidang promosi dan pemasaran pariwisata;
i. menyelenggarakan urusan pemerintahan dan pelayanan informasi di bidang promosi dan pemasaran pariwisata;
j. melaksanakan pembinaan dan pelaksanaan program dan kegiatan di bidang promosi dan pemasaran pariwisatai;
k. melaksanakan Koordinasi atas penyelenggaraan program dan kegiatan di bidang promosi dan pemasaran pariwisata;
l. melaksanakan penghimpunan dan pengolahan data dalam rangka perencanaan teknis serta pembinaan dan pembimbingan teknis seksi promosi pariwisata,seksi pemasaran pariwisata dan seksi sarana promosi pariwisata;
m. melaksanakan Monitoring program dan kegiatan di bidang promosi dan pemasaran pariwisata ;
n. melaksanakan evaluasi program dan kegiatan di bidang promosi dan pemasaran pariwisata;
o. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diperintahkan oleh pimpinan baik lisan maupun tertulis.
BIDANG PARIWISATA
(1) Bidang Pariwisata dipimpin oleh seorang Kepala Bidang, mempunyai tugas memimpin dan melaksanakan perumusan kebijakan teknis, memberikan dukungan atas penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, membina, mengkoordinasikan dan melaksanakan program
dan kegiatan dibidang sarana pariwisata,pengembangan
wisata,pembinaan dan perizinan usaha wisata berdasarkan petunjuk yang ada untuk kelancaran tugas.
(2) Dalam menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud
pada ayat (1), Kepala Bidang mempunyai fungsi :
a. perumusan kebijakan teknis, pemberian dukungan,
b. perumusan kebijakan teknis, pemberian dukungan, pembinaan, monitoring dan evaluasi pelaksanaan tugas seksi pengembangan wisata ;
c. perumusan kebijakan teknis, pemberian dukungan,
pembinaan, monitoring dan evaluasi pelaksanaan tugas seksi pembinaan dan perizinan usaha wisata .
(3) Rincian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat ( 1) sebagai berikut a. merencanakan operasional kegiatan tahunan sebagai pedoman
pelaksanaan tugas;
b. membagi tugas kepada bawahan agar tercipta distribusi tugas yang merata;
c. memberi petunjuk kepada bawahan terkait perumusan kebijakan, operasionalisasi dan pelaporannya;
d. menyelia pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup Bidang pariwisata; e. mengatur pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai
rencana, tepat waktu, berkualitas dalam lingkup Bidang pariwisata; f. mengkoordinasikan dan mengevaluasi pelaksanaan program dan
kegiatan dalam lingkup Bidang pariwisata;
g. menyusun laporan dan memberi saran kepada atasan terkait pelaksanaan tugas;
h. melaksanakan penyusunan dan menetapkan kebijakan teknis
perumusan kebijakan teknis di bidang sarana
pariwisarta,pengembangan wisata,pembinaan dan perizinan usaha pariwisata dalam tata kelola destinasi pariwisata ;
i. melaksanakan penyiapan bahan penyusunan rencana dan program,pemantauan,evaluasi,pelaporan dan analisis kegiatan di bidang pengembangan wisata,pembinaan dan perizinan usaha pariwisata dalam tata kelola destinasi pariwisata
j. melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang pariwisata,pengembangan wisata,pembinaan dan perizinan usaha pariwisata dalam tata kelola destinasi pariwisata
k. melaksanakan kebijakan di bidang pembangunan sarana dan prasarana destinasi dan perintisan daya tarik wisata dalam rangka pertumbuhan destinasi pariwisata dan pengembangan daerah serta peningkatan kualitas dan daya saing pariwisata
l. melaksanakan penyusunan norma,prosedur,kriteria dan pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi di sarana pariwisarta,pengembangan wisata,pembinaan dan perizinan usaha pariwisata dalam tata kelola destinasi pariwisata ;
m. melaksanakan monitoring program dan kegiatan di bidang pengembangan sarana pariwisata,pengembangan wisata,serta pembinaan perizinan usaha wisata.
n. melaksanakan evaluasi program dan kegiatan di bidang pengembangan sarana pariwisata,pengembangan wisata,serta pembinaan perizinan usaha wisata;
o. melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diperintahkan oleh pimpinan baik lisan maupun tertulis.
BIDANG EKONOMI KREATIF :
(1). Bidang ekonomi kreatif dipimpin oleh kepala bidang,mempunyai tugas
memimpin dan melaksanakan perumusan kebijakan
teknis,memberikan dukungan atas penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah,membina,mengoordinasikan dan melaksanakan program dan kegiatan dibidang ekonomi kreatif berbasis seni dan budaya,ekonomi kreatif berbasis media,desian dan iptek,serta sarana pengembangan ekonomi kreatif berdasarkan petunjuk yang ada untuk kelancaran tugas
(2).Dalam menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat(1), Kepala bidang mempunyai fungsi:
a.Perumusan kebijakan teknis pemberian
dukungan,pembinaan,monitoring dan evaluasi pelaksanaan tugas seksi ekonomi kreatif berbasis seni dan budaya;
b.Perumusan kebijakan teknis pemberian
dukungan,pembinaan,monitoring dan evaluasi pelaksanaan tugas seksi ekonomi kreatif berbasis media,desian dan iptek;
c.Perumusankebijakanteknispemberiandukungan,pembinaan,monitoring, dan evaluasi pelaksanaan tugas seksi sarana pengembangan ekonomi kreatif;
(3). Rincian tugas pokok yang dimaksud ayat(1)sebagai berikut:
a. Merencanakan operasional kegiatan tahunan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
b. Membagikan tugas kepada bawahan agar tercipta distribusi tugas yang merata;
c Memberi petunjuk kepada bawahan terkait perumusan kebijakan,operasional dan pelaporannya;
d. Mengawasi pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana,tepat waktu,berkualitas dalam lingkup bidang ekonomi kreatif;
e. Mengatur pelaksanaan tugas pokok organisasi agar berjalan sesuai rencana,tepat waktu,berkuaitas dalam lingkup bidang ekonomi kreatif;
f. Mengoordinasikan dan mengevaluasi pelaksanaan program dan kegiatan dalam lingkup bidang ekonomi kreatif;
g. Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas dan memberikan saran kepada atasan terkait pelaksanaan tugas;
h. Melaksanakan penyusunan dan menetapkan kebijakan teknis seksi ekonomi kreatif berbasis seni dan budaya,seksi ekonomi kreatif
berbasis media,desian dan iptek,serta seksi sarana pengembangan ekonomi kreatif;
i. Melaksanakan penyusunan kebijakan terkait proses
kreasi,produksi,distribusi ataupun komersialisasi produk/karya kreatif dan kegiatan perizinan;
j. Melaksanakan pengembangan dan penelitian ekonomi kreatif sehingga tercipta jejaring kreatif untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas karya kreatif yang sudah ada serta mendorong penciptaan karya kreatif baru;
k. Melaksanakan pemberian rekomendasi dan izin pelaksanaan even-even kreatif berbasis seni dan buday sera media,desain dan iptek; L. Mengiventarisir permasalahan yang berhubungan dengan ekonomi
kreatif berbasis seni dan budaya,ekonomi kreatif berbasis media,desian dan iptek,serta sarana pengembangan ekonomi kreatif.Dan menyiapkan bahan petunjuk pemecahan masalah; m. Melaksanakan monitoring program dan kegiatan sera memfasilitasi
dan kerja sama industry kreatif melalui
forum,gathering,festival,diskusi,talkshow,coaching kreasi dan produksi atau kegiatan lainnya;
n. Melaksanakan peningkatan apresiasi dan kebanggan masyarakat terhadap karya-karya kreatif;
0. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diperintahkan oleh pimpinan baik lisan maupun tertulis.
Struktur Organisasi Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto (Peraturan Bupati Jeneponto Nomor 20 Tahun 2016))
v
2.2. Sumber Daya Dinas Pariwisata
Sumber Daya Manusia di Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto dalam menjalankan tugas dan fungsinya memiliki berbagai macam jenjang pendidikan formal maupun pendidikan non formal. a. Data Berdasarkan Jabatan
No. Jabatan Formasi Jumlah Terisi Kurang Ket. 1 Eselon II 1 1 - 2 Eselon III 4 4 - 3 Eselon IV 11 11 - 4 Fungsional Umum 17 12 5 Jumlah Jumlah 33 28 5 Kepala Dinas
Bidang Promosi dan pemasaran pariwisata
Bidang Ekonomi Kreatif
Seksi Promosi Pariwisata
Seksi Pemasaran Pariwisata
Seksi Ekonomi Kreatif berbasis Seni dan Budaya
Seksi Ekonomi Kreatif berbasis Media Desain & Iptek
Sekretaris
Subag Umum dan Kepegawaian Subag Perencanaan dan Keuangan
Seksi Sarana Promosi Pariwisata
Seksi Sarana
Pengembangan Ekonomi Bidang Pariwisata
Seksi Sarana Pariwisata
Seksi Pengembangan Wisata
Seksi Pembinaan dan Perizinan usaha Wisata
b. Data Berdasarkan Golongan
No. Gol/Ruang L Jumlah P Jumlah Ket.
1. Golongan IV/c 1 2 3 2. Golongan IV/b 3 2 5 3. Golongan IV/a 1 7 8 4. Golongan III/d - 5 5 5. Golongan III/c 3 2 5 6. Golongan III/b - - - 7. Golongan III/a - - - 8. Golongan II/d - - - 9. Golongan II/c 1 - 1 10. Golongan II/b 1 - 1 11. Golongan II/a 10 18 28 Jumlah 35 1 2 3
c. Data Berdasarkan Pendidikan Formal
No. Pendidikan L Jumlah P Jumlah Ket.
1. S3 - - - 2. S2 4 8 12 3. S1 4 8 12 4. D IV - - - 5. D III - - - 6. D 2 - - - 7. D 1 - - - 8. SLTA 2 1 3 9. SLTP - - - 10. SD - - -
Jumlah Jumlah 10 17 27
Sumber Daya berupa asset pada Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto keadaan bulan Desember 2018 dapat dilihat dalam daftar dibawah ini :
No Jenis Aset Jumlah Nilai
1 Tanah 1 669.000.000,-
2 Peralatan dan Mesin 620.752.000,-
3 Gedung dan Bangunan 2 5.822.781.000,-
4 Jalan, Irigasi, dan Jaringan 732.809.000,-
5 Aset Tetap Lainnya 321.445.000,-
Jumlah 8.166.787.000,-
2.3. Kinerja Pelayanan Dinas Pariwisata
Dalam bagian ini kami akan mengemukakan mengenai pencapaian kinerja Pariwisata Kabupaten Jeneponto Berdasarkan Rencana Strategis periode sebelumnya 2014-2018 (tersaji dalam tabel 2.1), dalam tabel pencapaian kinerja pariwisata ini dapat kami simpulkan, bahwa masih terdapat kesenjangan dari masing-masing indikator kinerja sesuai dengan tugas pokok, fungsi Pariwisata. Yang mana terdapat indikator yang baru dilaksanakan di tahun ke 4 dan tahun ke 5 Renstra.
Selain itu berdasarkan data target dan realisasi pencapaian kinerja selama periode yang lalu 2014-2018 secara umum telah tercapai namun belum maksimal. Masih terdapat indikator yang pencapainnya masih kurang dari target yang diharapkan. Dalam tahun berjalan terdapat indikator yang harus dilaksanakan namun tidak ditargetkan pada renstra sebelumnya dikarenakan adanya regulasi terbaru terkait indikator yang harus dicapai dalam bidang pariwisata. Namun data terkait realisasi dapat disajikan meskipun tidak memiliki target.
Selain itu kami pun mecoba untuk melakukan analisis pengelolaan pendanaan pelayanan SKPD menggunakan pelaksanaan Renstra Pariwisata Periode sebelumnya 2014-2018, agar dapat mengidentifikasi potensi dan permasalahan khusus pada aspek pariwisata. (tersaji dalam tabel 2.2) secara umum pendanaan bagi Dinas pariwisata Kabupaten Jeneponto masih kurang baik, hal ini dapat terlihat dari rata-rata rasio perbandingan target dan realisasi pendanaan untuk setiap tahunnya, hal ini dikarenakan fluktuatifnya target sasaran kegiatan pariwisata.
Tabel 2.1
Pencapaian Kinerja Pelayanan Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto
No. Indikator Kinerja Target SPM Target IKK
Target Kinerja
Tahun Ke. Realisasi Capaian Tahun Ke. Rasio Capaian Tahun Ke.
2014 2015 2016 2017 2018 2014 2015 2016 2017 2018 2014 2015 2016 2017 2018
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19
1 Jumlah Capaian Kinerja Kunjungan wisata Se-kab/kota - - 13,840 15,550 16,430 17,335 17,335 12.000 16.000 16,500 17.500 16.000 86,70 1,032 1,05 1,95 92,3
2 Lama Kunjungan Wisata
se-kab/kota - - 13.940 15,650 16,540 17,455 17,455 14.000 15.500 16.70 0 17.50 0 17.80 0 1,05 9,9 10,9 1,25 1,20
3 Persentase PAD Sektor
Pariwisata - - 10.000 .000 15.000 .000 20.00 0.000 25.000 .000 30.00 0.000 2.900 .000 2.000 .000 500. 000 2.782. 000 0 0,29 0,13 0,25 0,12 0
Tabel 2.2
Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto
(dalam ribuan rupiah) Program dan
Kegiatan
Anggaran Pada Tahun Ke.. Realisasi Pada Tahun Ke. Rasio Antara Realisasi dan Anggaran
Tahun Ke. Rata-Rata Pertumbuhan
2014 2015 2016 2017 2018 2014 2015 2016 2017 2018 2014 2015 2016 2017 2018 Anggaran Realisasi 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 2,435,200 2,750,436 3,250,000 3,383,000 2,703,750 2,115,935 2,612,075 3,009,813 3,343,890 2,682,124 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 224,601 367,789,8 330,455,0 323,580 40,960 169,201,5 350,00,4 378,722,6 456,372,9 428,057,2 49 99 96 95 99 1,973,337,8 1,878,816,6 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 180,901 141,490 37.315.00 1,022,815 133,125 169,566 141,200 96,600 91,800 81,599 94 100 42 100 98 727,517 580,765 Program Peningkatan Disiplin Aparatur 14,700 23,000 63,570 34,920 - 14,700 23,000 25,760 13,750 - 100 100 100 100 - 77,210 77,210 Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur - - - 30,261 - 14,899 - - 86 - 99 50,000 45,160 Program Peningkatan Pengembangan sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan 25,060 99,313 21,450 17,025 15,300 25,060 94,257 59,924 16,500 12,000 100 95 100 100 100 212,797 207,741
Program Perencanaan Pembangunan - 20,021 15,390 - 250,000 - 20,021 23,228 15,500 14,250 - 100 100 100 100 72,999 72,999 Program Pengembangan Data/Informasi - - - 5,500 4,000 - - - 100 100 9,500 9,500 Program Pengembangan Pemasaran pariwisata 6,735 - 128,850 124,800 75,500 6,735 - - - - 100 - - - - 6,735 6,735 Program Pengembangan Destinasi Pariwisata 1,736,096, 1,733,895,4 250,000 1,912,060 255,000,0 1,548,131 1,668,354 2,143,527 2,535,477 1,978,979 89 96 96 100 99 10,231,530,4 9,874,468 Program Pengembangan wisata Seni dan Budaya 91,855 181,784,7 51,600 411,070,0 92,700 17,550 117,078,7 141,414,8 149,240,2 55,000 19 64 98 99 100 622,639,7 480,283,7 Program Pengembangan Ekonomi Kreatfi Berbasis Seni dan Budaya 155,252 183,142 51,600 61,165,00 114,900,0 155,252 182,442 39,376 59,750 93,340 100 100 100 89 100 538,120 530,160 Program Pengembangan Ekonomi Kreatfi Berbasis Media Desain Iptek - - 115,250,0 469,760 23,210,00 - - 105,035,0 447.660 22,150,0 - - 97 87 100 245.432 217.412
2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Dinas Pariwisata
Pencapaian kinerja pelayanan Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto tersebut di atas menggambarkan kinerja pelayanan yang belum optimal. Kondisi tersebut tidak terlepas dari kemampuan pendanaan, sarana dan prasarana yang masih terbatas, kuantitas dan kualitas SDM pengawasan harus terus ditingkatkan. Selain itu, komitmen pelaksanaan tindak lanjut oleh SKPD atau obyek pemeriksaan terhadap temuan hasil pengawasan masih rendah. Hal tersebut menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh Dinas Pariwisata pada lima tahun kedepan, tantangan yang apabila dapat diselesaikan dengan baik akan menjadi alat/peluang untuk meningkatkan kinerja Dinas Pariwisata diwaktu yang akan datang.
Di sisi lain, Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto memiliki berbagai peluang yang dapat menunjang pengembangan pariwisata. Peluang-peluang dimaksud, antara lain lebih mengoptimalkan sumber daya yang tersedia pada dinas pariwisata dengan potensi sumber daya eksternal selaku pemangku kepentingan bidang pariwisata. Peluang-peluang tersebut diharapkan dapat dikelola dengan baik untuk menjawab tantangan yang ada sehingga Dinas Pariwisata pada lima tahun mendatang dapat menjadi pariwisata yang kinerja pelayanannya dapat dibanggakan serta dapat mendukung terwujudnya kepemerintahan yang baik dan bersih di Kabupaten Jeneponto.
...
3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Pariwisata
a. Belum optimalnya pengamalan nilai-nilai agama dan budaya
b. Kurang memadainya sarana dan prasarana umtuk menunjang pelayanan perangkat daerah.
c. Belum optimalnya tata kelola keuangan daerah yang efektif, efesien, produktif, transparan dan akuntabel
Permasalahan tersebut dipengaruhi oleh faktor – faktor internal dan eksternal sebagai berikut :
a. Rendahnya dukungan sarana dan prasarana terkait banyaknya tugas-tugas pemerintahan yang harus diselesaikan.
b. Belum optimalnya pengembangan potensi destinasi dan daya Tarik wisata
c. Masih rendahnya tingkat dukungan dan partisipasi promosi pariwisata
d. Belum optimalnya capaian jumlah kunjungan wisata yang berdampak pada penyelenggaraan even tahunan yang belum berskala nasional
e. Masih sulitnya mengetahui tingkat perkembangan kepariwisataan sebagai bahan untuk perencanaan pembangunan.
f. Implementasi pengendalian intern pada OPD masih belum berjalan dengan baik, sehingga aparatur pada OPD belum maksimal dalam melaksanakan tupoksinya.
g. Masih kurangnya Dukungan penganggaran terkait pembangunan fisik pariwisata.
Untuk mengatasi permasalahan yang ada, Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto mengharapkan adanya kebijakan Pejabat yang berwenang agar:
BAB III. ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN
a. Memberikan dukungan anggaran Dinas Pariwisata untuk melengkapi sarana dan prasarana yang diperlukan dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tupoksi kepariwisataan.
b. Meningkatkan sarana dan prasarana wisata yang tersusun dalam program pembangunan daerah
c. Mempromosikan potensi-potensi yang ada di Kab jeneponto melalui media cetak, media elektronik.
d. Meningkatkan website tentang gambaran Kab jeneponto dan objek-objek wisata yang ada di Kab jeneponto yang ada di Dinas Pariwisata agar dapat dilihat di mancanegara maupun domestik.
e. Meningkatkan hubungan kerjasama dan kemitraan dengan investor. f. Meningkatkan kemitraan dengan masyarakat lokal guna
mengembangkan usaha wisata.
3.2. Telaahan Visi, Misi, dan Program Bupati dan Wakil Bupati Terpilih
Penelaahan visi, misi, dan program Kepala dan Wakil Kepala Daerah ditujukan untuk memahami arah pembangunan yang akan dilaksanakan selama kepemimpinan kepala daerah dan wakil kepala daerah dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dan pendorong pelayanan Perangkat Daerah yang dapat mempengaruhi pencapaian visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah tersebut.
Bupati Jeneponto terpilih periode 2018-2023, mempunyai Visi : “JENEPONTO SMART 2023” (BerdayaSaing, Maju, Religius dan Berkelanjutan). Dalam rumusan visi kami tersebut terdapat beberapa kata kunci sebagai pokok-pokok visi yaitu “SMART” yang merupakan akronim dari BERDAYA SAING, MAJU, RELIGIUS DAN BERKELANJUTAN.
Kabupaten Jeneponto yang SMART Secara utuh “Jeneponto SMART” dapat dimaknai sebagai suatu konsep dan strategi pembangunan perkotaan kekinian yang kita kenal dengan “SMART CITY/SMART REGENCY” yang akan ditransformasikan menjadi konsep pembangunan Kabupaten Jeneponto sesuai dengan kondisi dan lingkungan strategis daerah. SMART REGENCY kita maknai sebagai kabupaten yang mampu mengelola Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) dan
...
sumber daya lainnya sehingga warganya mampu hidup nyaman aman dan berkelanjutan dengan berbasis ICT.
Penjabaran lebih lanjut mengenai visi ini merupakan salah satu upaya untuk mempertegas kembali perwujudan Kabupaten Jeneponto yang telah memiliki aspek mendasar sebagai kabupaten yang SMART. Tidak lepas dari memperkuatnya nilai daya saing daerah dengan pijakan nilai keistimewaan sebagai penekanan harapan menjadi suatu ideal kabupaten di masa depan ada pun penjelasan dari kata kunci visi diatas adalah :
1. Kabupaten Jeneponto yang “Berdaya Saing”
Berdaya saing dapat dimaknai sebagai kondisi dimana Kabupaten Jeneponto memiliki keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif yang tinggi diantara daerah-daerah lain, baik dalam lingkup lokal maupun nasional. Disamping itu, daya saing Kabupaten Jeneponto merupakan sebuah gambaran akan tingginya produktivitas daerah, yang diwujudkan secara efektif, efisien, dan dilakukan secara pintar (smart) dengan penguasaan TIK.
2. Kabupaten Jeneponto yang “Maju”:
Maju dapat dimaknai sebagai kondisi dimana masyarakat Jeneponto memiliki tingkat kesejahteraan dan kelayakan hidup yang tinggi, serta terwujudnya keadilan sosial. Kemajuan juga dapat dimaknai sebagai penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang maju dan mutakhir untuk mengatasi permasalahan pembangunan daerah, maupun untuk menjamin terwujudnya kesejahteraan dan keadilan sosial.
3. Kabupaten Jeneponto yang “Religius”
Religius dimaknai sebagai kondisi dimana terwujudnya pemahaman dan pengamalan terhadap nilai-nilai keagamaan, khususnya agama islam, serta pembinaan bagi warga masyarakat dan ASN baik secara formal maupun secara informal.
4. Kabupaten Jeneponto yang “Berkelanjutan”:
Berkelanjutan dapat dimaknasi sebagai kondisi dimana terjaminnya masa depan yang lebih baik, serta kelestarian lingkungan hidup dengan segala keanekaragaman hayatinya. Disamping itu, berkelanjutan juga dapat
dimaknai sebagai terwujudnya kesadaran kolektif terhadap kebersinambungan pembangunan daerah dan tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).
Adapun yang menjadi Misi Bupati Jeneponto 2018-2023 adalah : 1. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia
2. Mewujudkan peradaban birokrasi melalui tata kelola pemerintahan yang profesional, aspiratif, partisipatif dan transparan
3. Mengoptimalkan pengelolaan lingkungan hidup secara berkelanjutan 4. Melaksanakan pengembangan wilayah dan pembangunan infrastruktur
wilayah secara merata
5. Meningkatkan perekonomian daerah melalui pengelolaan sumber daya daerah dan investasi yang berkeadilan
6. Meningkatkan tata kelola keuangan daerah yang efektif, efesien, produktif, transparan dan akuntabel
7. Meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan nilai-nilai budaya 8. Menegakkan supremasi hukum, keamanan dan ketertiban
Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto sebagai Unsur pelaksana urusan pemerintahan Bidang pariwisata yang menjadi kewenangan Daerah dan tugas pembantuan yang di berikan kepada kabupaten sehingga dapat terlaksana unsur pelaksanaan, pelayanan,pembinaan dan pengendalian urusan bidang pariwisata secara efektif,efisien dan ekonomis. mempunyai keterkaitan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi dengan Misi “5. Meningkatkan perekonomian daerah melalui pengelolaan sumber daya daerah dan investasi yang berkeadilan
Misi ini untuk menciptakan sinergitas pencapaian tujuan pemerintah untuk “Meningkatkan perekonomian daerah melalui SDM yang berkualitas”.
Misi 5: Meningkatkan Perekonomian Daerah Melalui Pengelolaan Sumber Daya Daerah Dan Investasi Yang Berkeadilan
T U J U A N S A S A R A N S T R A T E G I
Meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya perekonomian daerah Meningkatnya produktivitas dan pendapatan masyarakat Optimalisasi Tata Kelola Kepariwisataan daerah secara inovatif
...
Adapun Misi Ke “7
Misi 7: Meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan nilai-nilai budaya
T U J U A N S A S A R A N S T R A T E G I
Meningkatkan Pemahaman dan pengamalan terhadap nilai-nilai agama dan budaya
Meningkatnya pelestarian
nilai-nilai budaya Mengedepankan kekayaan kebudayaan Lokal sebagai bagian komprehensif dari usaha pengembangan pariwisata dengan mengedapankan kearifan Lokal dan menjaga kelestarian budaya asli daerah
3.3. Telaahan Renstra Kementerian dan Renstra Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan
Berdasarkan Visi dan Misi Pembangunan Nasional 2015-2019 dan dalam 9 (sembilan) Agenda Prioritas “Nawa Cita” tersebut, disusunlah 4 (empat) Misi Pembangunan Pariwisata Tahun 2015-2019, dengan mengadaptasi empat elemen pengembangan kepariwisataan, yakni pengembangan destinasi, pemasaran, industri, dan kelembagaan, Misi Pembangunan Pariwisata Tahun 2015-2019 adalah :
1. Mengembangkan destinasi pariwisata yang berdaya saing, berwawasan lingkungan dan budaya dalam meningkatkan pendapatan nasional, daerah dan mewujudkan masyarakat yang mandiri;
2. Mengembangkan produk dan layanan industtri pariwisata yang berdaya saing internasional, meningkatkan kemitraan usaha, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan alam sosial budaya;
3. Mengembangkan pemasaran pariwisata acara strategis, unggul, dan bertanggung jawab untuk meningkatkan perjalanan wisatawan nusantara dan kunjungan wisatawan mancanegara sehingga berdaya saing di pasar internasional; dan
4. Mengembangkan organisasi Pemerintah, Pemerintah Daerah, swasta dan masyarakat, sumber daya manusia, regulasi, dan mekanisme operasional yang efektif dan efisien serta peningkatan kerjasama internasional dalam rangka meningkatkan produktifitas pengembangan kepariwisataan dan
mendorong terwujudnya pembangunan kepariwisataan yang
Berdasarkan Misi Pembangunan Pariwisata Tahun 2015-2019, maka berikut ini adalah tujuan pembangunan pariwisata tahun 2015-2019 dalam Rencana Strategis Kementerian Pariwisata yaitu :
1. Meningkatkan kualitas dan kuantitas destinasi pariwisaya yang berdaya saing di pasar internasional;
2. Mewujudkan industri Pariwisata yang mampu menggerakkan perekonomian nasional sehingga Indonesia dapat mandiri dan bangkit Bersama bangsa Asia lainnya;
3. Memasarkan destinasi pariwisata Indonesia dengan menggunakan strategi pemasaran terpadu secara efektif, efisien, dan bertanggung jawab serta yang intensif, inovatif dan interaktif sehingga pemasaran pariwisata mencapai produktifitas maksimal; dan
4. Mengembangkan Kelembagaan Kepariwisataan dan tata kelola pariwisata yang mampu mensinergikan Pembangunan Destinasi Pariwisata, Pemasaran Pariwisata, dan Industri Pariwisata secara professional, efektif dan efisien, dan mencapai produktifitas maksimal.
Dengan telah ditelaahnya Renstra Dinas Pariwisata Propinsi Sulawesi Selatan Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto akan mensinkronkan program dan kegiatan yang telah diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
3.4. Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis
Dalam mewujudkan tujuan utama renstra Dinas pariwisata Kabupaten Jeneponto, dijabarkan dalam sasaran, strategi, kebijakan, program dan kegiatan. Sesuai tugas dan fungsi Dinas pariwisata selaku unsur pemerintahan bidang kepariwisataan, maka program dan kegiatan yang dilaksanakan dalam mencapai tujuan tidak terkait langsung dengan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis. Namun demikian dalam melaksanakan tugas pemerintahannya, RTRW dan KLHS yang menjadi pedoman bagi semua pemangku kepentingan dalam pelaksanaan pembangunan di berbagai sektor/bidang dan bersifat saling melengkapi serta selaras serta sebagai matra spasial bagi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Pembangunan
...
Jangka Panjang Daerah (RPJPD) serta rencana pembangunan lainnya menjadi bagian pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Jeneponto.
Dinas pariwisata Kabupaten Jeneponto melakukan telaahan rencana tata ruang wilayah dan kajian lingkungan hidup strategis hal ini erat kaitannya dengan bidang pariwisata dalam pembangunan kawasan pariwisata yang nantinya akan di jadikan sebagai lokasi dari usaha pengembangan pariwisata kreatif di kabupaten jeneponto.Mengacu pada RTRW yang ada saat ini,arah pembangunan kota dipusatkan untuk
mewujudkan jeneponto sebagai kota dengan ciri khas
kulinernya,aman,nyaman,produktif,hijau,berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.
3.5. Penentuan Isu-isu Strategis
Analisis isu-isu strategis merupakan bagian penting dan sangat menentukan dalam proses penyusunan rencana pengawasan daerah untuk melengkapi tahapan-tahapan yang telah dilakukan sebelumnya. Identifikasi isu yang tepat dan bersifat strategis akan meningkatkan kesesuaian penentuan prioritas pengawasan sehingga dapat dioperasionalkan dan secara moral serta etika birokrasi dapat dipertanggungjawabkan.
Berdasarkan identifikasi permasalahan sebagaimana telah diuraikan sebelumnya tentang Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Dinas pariwisata, maka perlu diidentifikasi Faktor Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Tantangan.
Faktor Kekuatan :
a. Tersedianya Infrastruktur (Sarana Prasarana) usaha industry pariwisata b. Tersedianya SDM yang berkompeten
c. Tersedianya kawasan wisata Bahari,sejarah dan budaya d. Tersedianya Hoten dan restoran yang representative. Faktor Kelemahan :
a. Belum tersedianya Data Base yang akurat tentang aspek kepariwisataan. b. Lemahnya pengelolaan destinasi pariwisata khususnya dalam pengemasan daya Tarik wisata ke dalam produk pariwisata dan paket-paket wisata
c. Ketertiban masyarakat dalam pembangunan pariwisata belum maksimal.
d. Rendahnya pemahaman masyarakat tentang sdar wisata dan sapta pesona.
e. Kesadarann wajib retribusi pariwisata masih kurang.
f. Belum adanya peraturan Bupati tentang petunjuk pelaksanaan kegiatan usaha kepariwisataan
Faktor Tantangan :
a. Belum optimalnya sarana pelayanan informasi kepariwisataan.
b. Belum optimalnya fasilitas sarana dan prasarana pendukung obyek daya Tarik wisata unggulan.
c. Masih rendahnya peran serta masyarakat akan sadar wisata d. Terbatasnya SDM professional di bidang Kepariwisataan Faktor Peluang :
a. Terbentuknya kelompok sadar wisata dan sapta pesona disetiap kecamatan.
b. Tersedianya ajang promosi dan pemasaran pariwisata di dalam negeri dan luar negeri.
c. Menjadi kota alternative tempat penyelenggaraan event /kegiatan yang berskala nasional dan internasional.
d. Adanya political wiil dari pemerintah untuk pengembangan destinasi e. Tersedia ruang dan waktu untuk penyelenggaraan atraksi seni dan
budaya.
Dari faktor-faktor diatas, Dinas pariwisata mengangkat beberapa isu-isu strategis, antara lain:
1. Masih kurangnya kebijakan untuk mempromosikan pariwisata berkelanjutan yang menciptakan lapangan kerja dan mempromosikan budaya dan produk lokal.
2. Belum kuatnya mobilisasi sumber daya domestik, termasuk melalui dukungan internasional kepada negara berkembang, untuk
meningkatkan kapasitas lokal bagi pengumpulan pajak dan pendapatan lainnya.
3. Peningkatan kualitas SDM bagi pelaku usaha pariwisata 4. Menciptakan Branch image positif bagi pariwisata
...
5. Peningkatan promosi dari berbagai media.
6. Peningkatan kerjasama dengan daerah –daerah tujuan wisata yang telah maju
7. Peningkatan atraksi seni dan budaya di berbagai daerah
8. Peningkatan pelayanan investasi serta pembinaan pengelolaan sector kepariwisataan.
4.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Pariwisata
Tujuan dan sasaran merupakan salah satu penjabaran dari visi dan misi daerah yang dirumuskan secara implementatif, dan menjadi acuan dalam merumuskan strategi dan arah kebijakan pembangunan. Tujuan dan sasaran juga menjadi prioritas tertinggi dalam perencanaan pembangunan jangka menengah daerah yang selanjutnya akan menjadi dasar penyusunan Rencana Strategis Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto secara keseluruhan. Tujuan dan sasaran merupakan dampak (impact) keberhasilan pembangunan daerah yang diperoleh dari pencapaian berbagai program prioritas Dinas pariwisata Kabupaten Jeneponto. Perumusan tujuan dan sasaran, selain menerjemahkan visi dan misi serta menjawab permasalahan pembangunan daerah dan isu-isu strategis, dilakukan untuk menyerasikan ketercapaian indikator kinerja pembangunan daerah dengan indikator kinerja Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto.
Untuk mewujudkan hasil yang akan dicapai selama periode perencanaan, maka Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto merumuskan tujuan yang terkait dengan misi, yaitu:
1. Meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya perekonomian daerah
2. Meningkatkan Pemahaman dan pengamalan terhadap nilai-nilai agama dan budaya
Untuk mendapatkan hasil nyata yang lebih spesifik, dan terukur maka Dinas pariwisata Kabupaten Jeneponto menjabarkannya dalam suatu sasaran, yang mencakup:
1. Meningkatnya produktivitas dan pendapatan masyarakat 2. Meningkatnya pelestarian nilai-nilai budaya
Tabel 4.1
Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan Perangkat Daerah Tahun 2018 – 2023
...
No. Tujuan Sasaran Indikator
Sasaran Satuan
Kondis
i Awal Target Kinerja Sasaran
Target Akhir Renstra 2018 2019 2020 2021 2022 2023 1 Meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya perekonomian daerah Meningkatny a produktivitas dan pendapatan masyarakat Pendapatan per kapita (Rupiah/tah un) % 30.000.0 00 39 39 10 20 25 30 80 2 Meningkatkan Pemahaman dan pengamalan terhadap nilai-nilai agama dan budaya Meningkatny a pelestarian nilai-nilai budaya Jumlah Penyelengga raan Festival Seni dan Budaya Kali 6 5 5 5 5 5 7
5.1 Strategi dan Kebijakan Dinas Pariwisata
Strategi dan Kebijakan Dinas Pariwisata untuk 5 (Lima) tahun mendatang merupakan faktor penting dalam proses perencanaan strategik, karena untuk memudahkan implementasi dan untuk mengetahui bagaimana cara merealisasikan Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran sebagaimana telah diuraikan sebelumnya, Adapun Strategi yang dilakukan oleh Dinas pariwisata Kabupaten Jeneponto adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan produktivitas pemanfaatan pengelolaan sumber daya alam dengan pengembangan ekonomi kreatifPeningkatan sarana dan prasarana obyek wisata.
2. Optimalisasi Tata Kelola Kepariwisataan daerah secara inovatif.
3. Mengemas mendiversifikasi, dan mengembangkan atraksi budaya yang ada maupun yang belum tergali sebagai daya Lokal pariwisata dengan penguatan promosi daerah berskala nasional dan global.
4. Mengedepankan kekayaan kebudayaan Lokal sebagai bagian komprehensif dari usaha pengembangan pariwisata dengan mengedapankan kearifan Lokal dan menjaga kelestarian budaya asli daerah
Serangkaian kebijakan telah ditetapkan dalam rangka memberikan batasan dan petunjuk bagi segenap Aparatur Dinas pariwisata Kabupaten Jeneponto untuk melangkah. Kebijakan dimaksud berkaitan dengan arah, ruang lingkup, dan sasaran pengawasan, serta penetapan dan penggunaan sumber daya yang ada.
Kebijakan dimaksud adalah sebagai berikut :
1. Meningkatkan pendapatan asli daerah melalui retribusi dan pajak daerah sesuai dengan Perda dan Perbup retribusi dan pajak daerah. 2. Penyelenggaraan Even-even kebudayaan, olah raga, seni dan
keagamaan yang berkualitas
3. Peningkatan dan pengembangan destinasi wisata.
BAB V. STRATEGI DAN ARAH
KEBIJAKAN
...
Tabel 5.1
Keterkaitan Tujuan Sasaran dan Strategi serta Arah Kebijakan Dinas Pariwisata Pariwisata Tahun 2018-2023
Tujuan Sasaran Indikator
sasaran
Strategi Arah Kebijakan
Meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya perekonomian daerah Meningkatnya produktivitas dan pendapatan masyarakat Pendapatan per kapita (Rupiah/tahun) Meningkatkan produktivitas pemanfaatan pengelolaan sumber daya alam dengan pengembangan ekonomi kreatifPeningkatan sarana dan prasarana obyek wisata. Meningkatkan pendapatan asli daerah melalui retribusi dan pajak
daerah sesuai
dengan Perda dan Perbup retribusi dan pajak daerah.
Meningkatkan Pemahaman dan pengamalan terhadap nilai-nilai agama dan budaya Meningkatnya pelestarian nilai-nilai budaya Jumlah Penyelenggaraan Festival Seni dan Budaya Optimalisasi Tata Kelola Kepariwisataan daerah secara inovatif. Penyelenggaraan Even-even kebudayaan, olah raga, seni dan keagamaan yang berkualitas Mengemas mendiversifikasi, dan mengembangkan atraksi budaya yang ada maupun
yang belum tergali sebagai daya Lokal pariwisata dengan penguatan promosi daerah berskala nasional dan global Peningkatan dan pengembangan destinasi wisata. Mengedepankan kekayaan kebudayaan Lokal sebagai bagian komprehensif dari
usaha
pengembangan pariwisata dengan mengedapankan kearifan Lokal dan menjaga
kelestarian
budaya asli
...
Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto dalam upaya pencapaian tujuan dan sasarannya menetapkan beberapa kegiatan yang terhimpun menjadi sebuah program. Program dan kegiatan ini diharapkan dapat menuntun Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto kepada hasil-hasil yang diinginkan sesuai dengan Tujuan dan Sasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto. Adapun program dan kegiatan pada Dinas Pariwisata kabupaten Jeneponto adalah sebagai berikut:
1. Program dan Kegiatan Prioritas
Program 1 :Program Pengembangan Promosi dan pemasaran pariwisata
Kegiatan : 1. Festival Wisata seni Budaya
2. Penyelenggaraan pesta-pesta adat kab jeneponto 3. Penjemputan secara adat Tamu-tamu Daerah 4. Pagelaran Musik dan Tari
5. Pemilihan Putri Pariwisata dan Putri Sutra TK Prov Sul-Sel
6. Pemilihan Putri Bahari dan Maritim TK Prov Sul-Sel
5. Lomba Paduan Suara Gita Bahana Nusantara TK Prov sul-sel
8. Pameran/expo TK Prov Sul-sel dan skala Nasional 9. Pameran dekranasda TK prov sul-sel
10. Pelaksanaan Peringatan hari pariwisata 11. Pengadaan sarana Promosi Pariwisata
12. Penyusunan Travel Pattern/pola perjalanan wisata Program 2 : Program Pengembangan Pariwisata
Kegiatan : 1. Pengadaan sarana dan prasarana obyek wisata 2. Operasional Pengelolaan obyek wisata
3. Forum diskusi Pariwisata 4. Pengembangan obyek wisata
5. Fasilitasi dan kerjasama industry pariwisata dengan instansi terkait.
6. Monitoring dan pengawasan usaha pariwisata 7. Pembinaan saka pramuka pariwisata