• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Semiotika Pada Ornamen Masjid Raya AL-Mashun Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Semiotika Pada Ornamen Masjid Raya AL-Mashun Medan"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

Aart, van Zoest. 1993. Semiotika: Tentang Tanda, Cara Kerjanya dan Apa yang Kita Lalukan Dengannya. Jakarta: Yayasan Sumber Agung.

Anom, I.G.N., dkk. 1999. Masjid Kuno Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Ensiklopedi Islam. 1994.Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve.

Halliday, M.A.K. 1992. Bahasa, Konteks dan Teks (Aspek-aspek Bahasa Dalam Pandangan Semiotik Sosial). Yogyakarta : Gadjah Mada University Press

Israr, C.1978. Sejarah Kesenian Islam Jilid I. Jakarta: Bulan Bintang Mukhtar Umar, Ahmad. 2006. Ilmu Dilalah.

Suchari, Dr.Agus. 2003. Pengantar Metodologi Penelitian Budaya Rupa: Desain, Arsitekture, Seni Rupa dan Kriya. Jakarta: Erlangga.

Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatid dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susanta, Gatut. 2007. Membangun Masjid dan Mushola. Jakarta : Griya Kreasi Sumalyo, Yulianto. 2006. Arsitektur Mesjid dan Monumen Sejarah Muslim.

Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.

Salehudin, Ahmad. “Mesjid Raya Al-Mashun.” http://www.wisatamelayu.com/id/tour/397-Masjid-Raya-Al-Mashun/navgeo diakses 5 Agustus 2009)

Aziz, Abdul. “Sejarah, Pengertian, Motif, Teknik, Corak, Fungsi Ornamen.”

(http://sen1budaya.blogspot.com/2012/10/blog-post.html, diakses Oktober 2012),

“Sejarah Mesjid Raya Medan.” (http://mesjidmesjid.blogspot.com/2009/08/7.html diakses 14 Agustus 2009).

(2)

E Prawoto, Amran. Makna Simbolik Ragam Hias pada Arsitektur Rumah Melayu Dharma, htpp://staffsite.gunadarma.ac.id/agus_dh/ diakses 2012

Supriyadi, Bambang. “Kajian Ornamen Pada Masjid Bersejarah Kawasan Pantura Jawa Tengah,” Jurnal Ilmiah Perencanaan Kota dan Permukiman, 7 (Juni , 2008), hal 106.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa keindahan ornamen-ornamen yang melekat pada masjid Al-Mashun di kota Medan tidak hanya sekedar sebagai nilai visual belaka, tetapi

yang melekat pada masjid Al-Mashun di kota Medan tidak hanya sekedar sebagai. nilai visual belaka, tetapi merupakan sebuah fakta

Sebagaimana pokok masalah yang telah menjadi acuan penelitian ini yaitu: (1) latar belakang sejarah Kesultanan Deli Untuk menghiasi masjid Al-Mashun mengambil sejumlah

Istana Maimun merupakan bentuk kejayaan budaya Melayu Deli yang beragama Islam, maka masjid didirikan dalam kawasan istana, berjarak dari istana lebih kurang dua ratus

Universitas Sumatera Utara.. Masjid Azizi di Langkat dan Masjid Raya Al-Mashun di Medan. Masjid Raya Al-Mashun yang terletak di Kelurahan Masjid, Kecamatan Medan Kota, Kota

Budaya rupa, desain, arsitektur, seni rupa dan kriya.. Jakarta: Kementrian

Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa keindahan ornamen-ornamen yang melekat pada masjid Al-Mashun di kota Medan tidak hanya sekedar sebagai nilai visual belaka, tetapi

Penelitian ini membahas tentang ornamen pada bangunan Masjid Raya Al-Osmani Medan Labuhan Kota Medan melalui pendekatan Semiotika dengan menggunakan teori Thomas Sanders