i
EFEKTIFITAS PEMBERIAN GEL LENDIR BEKICOT (Achatina fulica) SECARA TOPIKAL TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR
DERAJAT II PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) MELALUI PENGAMATAN MAKROSKOPIS
Karya Tulis Ilmiah
Untuk Memenuhi Syarat Memperoleh Derajat Sarjana Keperawatan pada Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
CECEP ISKANDAR 20080320017
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA 2012
ii
HALAMAN PENGESAHAN
Karya Tulis Ilmiah
EFEKTIFITAS PEMBERIAN GEL LENDIR BEKICOT (Achatina fulica) SECARA TOPIKAL TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR
DERAJAT II PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) MELALUI PENGAMATAN MAKROSKOPIS
Telah diseminarkan dan diujikan pada tanggal: 28 Juni 2012
Oleh:
CECEP ISKANDAR 20080320017
Penguji
Azizah Khoiriyati, S.Kep., Ns., M.Kep. ««««««««««)
Al Afik, S.Kep., Ns. ««««««««««)
SN Nurul Makiyah, S.Si., M.Kes ««««««««««
Mengetahui
iii
Halaman Persembahan
Abah dan ibu tercinta, terima kasih atas segala limpahan kasih sayangnya
NHSDGDDQDNPXLQL7LDSVDDWVHODOXPHPEHULNDQGXNXQJDQGDQGR·DDJDU
anakmu bisa selalu lancar dalam pendidikannya. Anakmu belum bisa
membalas apa yang sudah kalian berikan, semoga saja dengan kelulusan
anakmu ini bisa sedikit memberikan kebahagiaan dan kebanggaan.
Kedua kakakku tersayang, maafkan adikmu yang selalu melakukan
hal-hal yang selalu diakhiri dengan merepotkan kalian. Maaf kalau adikmu ini
tidak pernah menyadari bahwa apa yang dimiliki tidak lah sama seperti
apa yang diinginkan, namun suatu saat adikmu ini berjanji akan
menjadikan semua itu jadi nyata. Kalian memang kakak terbaik yang
pernah aku miliki.
Ari puspasari Terimakasih yang selama ini selulu mendampingi dan tidak
bosan-bosannya memberikan dukungan dan masukan dengan sabar.
Wisnu, Erlinda,Rahma, Noprian,Alvin, idoy yang selalu mengisi waktu
di saat aku lagi suntuk, kalian selalu memberikan keceriaan di
hari-hariku.Teman kontrakan Amir,Ridho, Sefin yang selalu menemani selama
di jogja. Teman-teman seangkatan yang tidak bisa disebut satu per satu,
terima kasih untuk bantuannya selama ini.
iv
KATA PENGANTAR
$VVDODPX¶DODLNXP:U:E
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan limpahan rahmat dan karuniaNya sehingga penulis dapat PHQ\HOHVDLNDQSURSRVDO.DU\D7XOLV,OPLDK\DQJEHUMXGXO³(IHNWLILWDV3HPEHULDQ Gel Lendir Bekicot (Achatina fulica) secara Topikal terhadap Penyembuhan Luka Bakar Derajat II pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) melalui Pengamatan Makroskopis ³ Dalam penyusunan laporan ini, penulis menemukan berbagai hambatan dan kesulitan, namun berkat bimbingan, dorongan, serta bantuan dari berbagai pihak akhirnya laporan ini dapat diselesaikan.
Pada kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada:
1. Allah SWT yang Maha Pengasih, atas pertolonganNya, rahmat, ridho dan hidayahNya sehingga penulis dapat mewujudkan Karya Tulis Ilmiah ini. 2. dr. Ardi Pramono. Sp.An., M.Kes. selaku dekan Fakultas kedokteran dan Ilmu
Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
3. Ibu Sri Sumaryani, Ns.,M.Kep.,Sp.Mat, selaku Kepala Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
4. Ibu Azizah Khoiriyati, SKep.,Ns.,M.Kep selaku dosen pembimbing utama yang telah bersabar dan banyak memberikan bimbingan serta dukungan kepada penulis dalam pelaksanan penelitian dan penyusunan Karya Tulis Ilmiah.
v
5. Bpk. Al Afik, S.Kep., Ns. selaku dosen pembimbing kedua yang telah banyak memberikan bimbingan dan masukan yang bermanfaat dalam studi penulisan Karya Tulis Ilmiah ini.
6. Ibu dan Ayah tercinta selaku orang tua peneliti yang telah memberikan dukungan dan doa dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah.
7. Rekan-rekan mahasiswa Ilmu Keperawatan angkatan 2008 atas dukungan dan motivasi dalam penyelesain Karya Tulis Ilmiah ini.
8. Staf Labaratorium atas informasi dan saran-saran untuk penelitian ini melakukan penelitian.
Semoga Allah memberikan nikmat yang lebih dan selalu melindungi semuanya.
Dengan keterbatasan pengetahuan dan pengalaman penulis dalam menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah ini, masih banyak kekurangan dan ketidaksempurnaan, oleh karena itu penulis sangat mengharapkan segala kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan Karya Tulis Ilmiah ini. Akhir kata penulis mengharapkan agar karya tulis ilmiah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan dapat menambah ilmu pengetahuan terutama ilmu keperawatan.
Wasalamualaikum Wr Wb
Yogyakarta, 28 Juni 2012
vi
MOTTO
Ã4WdS`Y]SfVW`YS`bW`gZ]WkS][`S`
Berjalan dengan penuh keikhlasan
;ef[ca_SZVS^S__W`YZSVSb[UaTSS`Ä
Ã<SV[^SZseperti karang di lautan yang kuat
dihantam ombak dan kerjakanlah hal yang
bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain,
karena hidup hanyalah sekali. Ingat hanya pada
Allah apapun dan di manapun kita berada kepada
vii DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
HALAMAN PENGESAHAN ... ii
HALAMAN PERSEMBAHAN ... iii
KATA PENGANTAR ... iv
MOTTO... vi
DAFTAR ISI ... vii
DAFTAR GAMBAR ... ix
DAFTAR TABEL ... x
INTISARI ... xi
ABSTRACT ... xii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang Masalah ... 1
B. Rumusan Masalah ... 4
C. Tujuan Penelitian ... 4
D. Manfaat Penelitian ... 5
E. Penelitian Terkait ... 5
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 7
A. Tinjauan pustaka ... 7
1. Luka Bakar ... 7
2. Lendir Bekicot(achatina fulica) ... 17
3. Basis Gel ... 18
4. Bioplacenton... 19
B. Kerangka Konsep... 20
C. Hipotesis Penelitian ... 21
BAB III METODE PENELITIAN ... 22
A. Desain Penelitian ... 22
B. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 22
C. Populasi dan sampel ... 22
viii
E. Instrumen Penelitian ... 24
F. Analisa Data ... 27
G. Diagram Prosedur Penelitian ... 29
H. Etik Penelitian ... 30
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 31
A. Hasil Penelitian... 31 B. Pembahasan ... 37 C.Kekuatan Penelitian ... 41 D.Kelemahan Penelitian ... 41 BAB V KESIMPULAN ... 42 A.Kesimpulan ... 42 B.Saran ... 42 DAFTAR PUSTAKA ... 44 LAMPIRAN ...
ix
DAFTAR GAMBAR
Hal
Gambar 1. Skema Kerangka Konsep Penelitian ... 20
Gambar 2. Diagram Alur Penelitian ... 31
Gambar 3. Tikus Penelitian Saat diberikan induksi ... 32
Gambar 4. Perkembangan Kesembuhan Luka Bakar ... 35
Gambar 5. Grafik Perbandingan Rerata Prosentase Penyembuhan Luka Bakar ... 37
x
DAFTAR TABEL
Hal Tabel 1. Formula Basis Gel ... 25 Tabel 2. Prosentase Kesembuhan Luka Bakar... 36
xi
Iskandar, C (2012). Efektivitas Pemberian Gel Lendir Bekicot (Achatina fulica)
secara Topikal Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Derajat II pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Melalui Pengamatan Makroskopis
Pembimbing : Azizah Khoiriyati, S.Kep., Ns., M.Kep. Al Afik, S.Kep., Ns.
INTISARI
Luka bakar sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan banyak ditemukan kasusnya di rumah sakit yang disebabkan trauma suhu dari api, cairan, listrik, radiasi. Kandungan lendir bekicot asetilkolin, dopamine, 5-hidrositriptamin,
kholinesterase, monoaminoksidase, dismutase superoksida serta glutathione-S-transferase yang bertindak sebagai antioksidan, antimikroba dalam penyembuhan
luka bakar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pemberian gel lendir bekicot (Achatina fulica) secara topikal terhadap penyembuhan luka bakar derajat II pada tikus putih (Rattus norvegicus) melalui pengamatan makroskopis. Penelitian ini menggunakan design quasy experiment. Sampel yang digunakan 30 tikus putih yang berumur 2 bulan dengan berat 200-250 gram yang dikelompokkan menjadi 6 kelompok terdiri atas kelompok kontrol negatif 1 tanpa perlakuan, kelompok negatif 2 diberikan basis gel, kelompok kontrol positif diberikan Bioplacenton®, dan kelompok lendir bekicot 5%, 10%, dan 20%. Induksi luka bakar dilakukan selama 10 detik menggunakan suhu 100oC dengan diameter luka 20 mm. Observasi dilakukan setiap hari dengan mengukur diamater dan prosentase kesembuhan luka. Data dianalisa dengan menggunakan uji
Kruskal-Wallis.
Rerata proses penyembuhan luka bakar pada gel lendir bekicot 20% sebesar 66,94% selama 19,80 hari, bioplacenton sebesar 55,78% selama 22,00 hari, gel lendir bekicot 10% sebesar 53,16% selama 22,20 hari, gel lendir bekicot 5% sebesar 57,61% selama 23,00 hari, basis gel sebesar 52,99% selama 23,20 hari, kontrol negatif sebesar 48,31% selama 25,00 hari dengan hasil uji Kruskal-Wallis p=0,489. Kesimpulannya yaitu lendir bekicot 20% paling efektif dalam penyembuhan luka bakar dan diharapkan dilakukan penelitian lanjutan dalam bentuk sediaan yang lain serta diuji coba dalam jenis luka yang lain.
x
Iskandar, C (2012). The Effectiveness of Topical Snail Mucus Gel (Achatina
fulica) on Second-Degree Burn Wound Healing in the White Rat (Rattus norvegicus) Through Macroscopic Observation
Advisor : Azizah Khoiriyati, S.Kep., Ns., M.Kep.
Al Afik, S.Kep., Ns.
ABSTRACT
Burn wound often occur in daily life and many cases are found in hospitals that caused by thermal injury of the fire, fluids, electricity, radiation. Snail mucus content of acetylcholine, dopamine, 5-hidrositriptamin, kholinesterase, monoaminoksidase, superoxide dismutase and glutathione-S-transferase which act as antioxidants, antimicrobials in the treatment of burn wound. The purpose of this study to examine the effectiveness of the provision of the mucus gel snail (Achatina fulica) topically to the healing of second-degree burn wound in the rat (Rattus norvegicus) by macroscopic observation.
This study used a design quasy experiment. The sample used 30 white rats aged 2 months body weight 200-250 gram, which are devided into 6 groups consisting of negative control group without treatment, gel base, Bioplacenton, and 5%, 10%, 20% snail mucus gel. Induction burn wound for 10 seconds using a temperature of 100oC with 20 mm diameter wound. Observations done each day by measuring the diameter and the percentage of wound healing. Data were analyzed using Kruskal-Wallis test.
Mean procentage burn wound healing of 20% of snail mucus gel 66.94% for 19.80 days, bioplacenton 55.78% for 22.00 days, 10% snail mucus gel 53.16% for 22.20 days, 5% snail mucus gel 57.61% for 23.00 days, base gel 52.99% for 23.20 days, negative control 48.31% for 25.00 days with the results of the Kruskal-Wallis p=0.489 . The conclusion obtained from the study of 20% snail mucus gel is most effective in healing burn wound and expected to further research in other dosage forms and tested in other types of injuries.