ABSTRAK
Bisnis rental mobil merupakan salah satu kegiatan bisnis yang dapat berkembang, seiring meningkatnya kebutuhan akan kendaraan, terutama roda empat. CV RAJ merupakan sebuah perusahan yang begerak dalam bidang rental mobil di kota Sukabumi. Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh peneliti, maka dalam kegiatan yang terjadi di CV RAJ, maka peneliti menemukan bahwa pasar yang dimiliki oleh CV. RAJ masih besar, disebabkan karena tingginya permintaan masyarakat akan kendaraan roda empat.
CV. RAJ menawarkan jumlah kendaraan yang lebih banyak, dengan jenis yang lebih beragam dibandingkan dengan rental mobil lain. Pilihan waktu sewa yang lebih beragam (harian, mingguan, ataupun bulanan). Memberikan solusi rental kendaraan untuk para karyawan bagi perusahaan. Penggunaan instumen GPS untuk menjamin keamanan setiap unit kendaraannya.
Aktivitas pemasaran yang dilakukan oleh para staff, dalam bentuk WOM (Word of
Mouth), yang dilakukan dengan cara menginformasikan kepada para calon
konsumen mengenai pelayanan yang diberikan. WOM dilakukan oleh para staff dan supir yang ada dalam lingkungan perusahaan.
Bisnis ini layak dijalankan karena memiliki peluang yang besar dan penilaian kelayakan investasi yang baik seperti profitability index lebih dari 1, net present
value lebih dari 0, dan nilai Profitability Index > 1.
ABSTRACT
Car rental business is one business activities can thrive, with increasing demand for vehicles, especially four wheels. RAJ CV is a company that stir in the field of car rental in the city of Sukabumi. Based on an analysis conducted by researchers, then the activities going on in CV RAJ, the researchers found that the market is owned by CV. RAJ still great, due to the high demand for four-wheel vehicles. CV. RAJ offers a number of vehicles more, the kind that is more diverse than any other car rental. Options are more diverse lease time (daily, weekly, or monthly). Provides vehicle rental solutions for the employees for the company. The use of GPS instrument to ensure the safety of every vehicle unit.
Marketing activities carried out by the staff, in the form of WOM (Word of Mouth), which is done in a way to inform potential customers about the services provided. WOM is done by the staff and drivers who are in a corporate environment.
This business is eligible to run because it has a great opportunity and a good investment appraisal as profitability index is more than 1, the net present value of more than 0, and Profitability Index values> 1.
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL ... i
LEMBAR JUDUL ... ii
PERNYATAAN KEASLIAN TUGAS AKHIR ... iii
PERNYATAAN PUBLIKASI TUGAS AKHIR ... iv
KATA PENGANTAR ... v
BAB I RINGKASAN EKSEKUTIF ... 1
1.1. Definsi Konsep Bisnis ... 1
1.2. Deskripsi Bisnis ... 5
1.3. Profil usaha ... 6
BAB II ANALISIS PELUANG DAN ASPEK PRODUK ... 7
2.1. Analisis Peluang ... 7
2.1.1. Analisis SWOT ... 7
2.1.2. Analisis Matrix BCG (Boston Consulting Group) ... 16
2.1.3. Analisis Product Life Cycle ... 20
2.1.3. Analisis Marketing Mix Jasa ... 24
BAB III ASPEK PEMASARAN ... 57
3.1. Pemasaran ... 57
3.1.1. Definisi Pemasaran ... 57
3.1.2. Strategi Pemasaran ... 60
3.2. Segmenting, targetting, dan Positioning ... 61
2.2.1. Segmentasi Pasar ... 61
3.2.2. Targetting ... 66
3.2.3. Positioning ... 69
BAB IV ASPEK OPERASIONAL ... 75
4.1 Peralatan dan Kapasitas Produksi / Operasi ... 75
4.2. SOP Operasional dalam kegiatan kerja. ... 78
BAB V ASPEK MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA ... 88
5.1. Manajemen Sumber Daya Manusia ... 88
5.2. Bagan organisasi ... 93
BAB VI ASPEK KEUANGAN ... 98
6.1.Proyeksi neraca ... 98
6.2 Proyeksi laba rugi ... 101
6.3Proyeksi Arus Kas ... 102
6.4.Penilaian kelayakan investasi ... 108
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 1.1 Logo Perusahaan... 6
Gambar 2.1 Analisis SWOT ... 8
Gambar 2.2 Komponen Matrix BCG (Bostonntor Consulting Group) ... 18
Gambar 2.3 Siklus Hidup Produk ... 22
Gambar 2.4 Peta Lokasi Kantor CV. RAJ ... 49
Gambar 3.1 Strategi Pemasaran ... 60
Gambar 4.1 Peralatan dan Kapasitas Produksi/Operasional ... 75
Gambar 4.2 Rancangan SOP Dalam Kegiatan Sewa ... 82
Gambar 4.3 Sewa Kendaraan Harian Perseorangan dari Luar Kota ... 83
Gambar 4.4 Sewa Kendaraan Harian Perseorangan dari Dalam Kota... 85
Gambar 4.5 Perawatan Kendaraan ... 86
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 2.1 Tabel SWOT ... 12
Tabel 2.1 Tipe dan Harga Mobil Avanza ... 41
Tabel 2.2 Tipe dan Harga Mobil Innova ... 44
Tabel 2.3 Daftar harga Mobil yang disewakan CV. RAJ ... 47
Tabel 2.4 Lokasi penyediaan segala kebutuhan ... 51
Tabel 4.1 Peralatan dan Kapasitas Produksi/Operasi ... 75
Tabel 4.2 Peralatan Pendukung ... 76
Tabel 5.1 AKTIVA ... 99
Tabel 5.2 PASSIVA ... 100
Tabel 6.2 Proyeksi Laba-Rugi ... 101
Tabel 6.3 Perhitungan Proyeksi Tahun ke 1 ... 103
Tabel 6.4 Perhitungan Proyeksi Tahun ke 2 ... 104
Tabel 6.5 Perhitungan Proyeksi Tahun ke 3 ... 105
Tabel 6.6 perhitungan Proyeksi Tahun ke 4 ... 106
Tabel 6.7 Perhitungan Proyeksi Tahun ke 5 ... 107
BAB I
RINGKASAN EKSEKUTIF
1.1. Definsi Konsep Bisnis
Kebutuhan masyarkat akan kendaraan, semakin meningkat dari waktu ke waktu. Mobilitas orang dan barang akan menimbulkan kebutuhan untuk penyediaan alat transportasi publik maupun pribadi yang aman dan nyaman serta ekonomis. Selain itu sebanyak 60 juta pemilik kendaraan roda 2 mengidamkan kepemilikan kendaraan roda 4 dengan harga terjangkau serta hemat bahan bakar minyak sebagai alat transportasi untuk keperluan produktif dan keluarga (dalam Kemenperin, 2013, dikses pada 21 juni 2016). Berkembangnya kebutuhan ini, membuat semakin besarnya permintaan masyarakat akan kendaraan roda 4, untuk dapat menjalankan aktivitas hariannya, maupun aktvitas bisnis yang dilakukan sehari-hari.
pembelian untuk kendaraan, terutama roda empat, yang kini harganya sudah mendekati 100 juta rupiah per unit
Karena itulah, bisnis rental mobil merupakan salah satu kegiatan bisnis yang dapat berkembang, seiring meningkatnya kebutuhan akan kendaraan, terutama roda empat. Tidak sedikit juga orang rela mengeluarkan uang lebih untuk menyewa mobil dibandikan harus naik angkutan umum. Seperti yang umum diketahui, saat ini sudah banyak jasa rental mobil yang bisa menjadi salah satu alternatif. Hidayat, (Dalam Elib.unikom.ac.id, 2016), mengungkapkan bahwa Usaha rental mobil adalah bisnis yang menawarkan jasa penyewaan mobil kepada pihak yang membutuhkan, baik perorangan, maupun perusahaan. Usaha rental mobil akhir-akhir ini berkembang dengan pesat, khususnya di kota-kota besar seperti di kota Bandung. Selain prospek yang bagus, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu perkembangan yang terjadi di dunia bisnis dan industri yang menyebabkan para pelaku usaha sekaligus orang-orang yang terkait dengan kepentingan mereka meningkat mobilitasnya. Sehingga peran serta perusahaanperusahaan penyewaan mobil menjadi besar artinya, terutama didasari atas kenyataan bahwa, bagi sebagian atau kelompok orang, menggunakan mobil secara menyewa dirasa akan lebih efisien daripada membeli.
Jumlah penduduk yang besar ini, mendukung juga potensi berbagai bidang usaha. Laporan struktur perekonomian kota Sukabumi, sektor perdagangan merupakan sektor yang paling dominan dan memberikan kontribusi paling besar terhadap PDRB kota Sukabumi yaitu, mencapai 47,80 % pada tahun 2013.Selain itu berdasarkan data Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kota Sukabumi pada tahun 2013, diketahui bahwa Pertambahan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) di kota Sukabumi adalah sebanyak 528 perusahaan, sedangkan pada tahun 2012 sebanyak 526 perusahaan. Dari sebanyak 528 perusahaan yang memiliki SIUP tersebut terdiri dari 2 perusahaan besar, 96 perusahaan menengah, 380 perusahaan kecil, dan 50 perusahaan mikro (dalam sukbumikota.go.id, 2014). Hal ini menggambarkan, seklain adanya pertambahan penduduk yang pesat, perkembangan bidang perdagangan dan industri juga dapat memiliki potensi bagi pengembangan usaha rental kendaraan.
Dari observasi penulis, usaha rental mobil mengalami perkembangan yang pesat karena banyak pengguna tidak mau direpotkan dengan urusan mengurus mobil pribadi, dimana kendaraan mobil yang setiap hari digunakan memerlukan perawatan rutin seperti cuci mobil, service berkala, pengurusan surat-surat kendaraan, dan banyak lagi perawatan lainnya, yang cukup menyita waktu. Karena, untuk service mobil saja, sekarang ini memerlukan waktu minimal 2-3 jam karena antrian di bengkel. Selain itu, usaha rental mobil juga banyak dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan sebagai kendaraan oprasional karyawannya, karena alasan mencari kepraktisan untuk kendaraan dinas bagi karyawan.
Kebutuhan business plan ini menjaid semakin mendesak juga, dengan semakin pesatnya ekspansi yang dilakukan oleh perushaan-perusahaan besar ke daerah perkotaan kecil, yang masih belum banyak rental kendaraannya. Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa perusahaan rental berlamba-lomba membuka usaha rental di daerah sekitar kota Sukabumi, yang menjadikan munculnya kompetiti yang pesat di bidang rental mobil. Untuk itu, peneliti merasa perlu untuk membuat suatu bentuk business plan yang dapat mendorong CV RAJ untuk memiliki keuntungan bersaing jika dibandingkan dengan perusahaan lain.
1.2. Deskripsi Bisnis
CV RAJ merupakan sebuah perusahan yang begerak dalam bidang rental mobil di kota Sukabumi. Nama RAJ merupakan nama yang diturunkan dari nama sang pemiliki, yaitu Rizki Arif Johari, dengan mengambil inisial dari nama tersebut sebagai nama perusahaan.
Nama RAJ sendiri diambil, sebagai cerminan dari keinginan pemilik, untuk dapat menjadikan bisnis ini sebagia bisnis yang berkembang, dimana menjadi saran mendapatkan Rizki dan Anugerah, dan tetap jaya dalam melaukan aktivitasnya.
RAJ, maka bentuk persekutuan komanditer dibuat oleh pemilik, bersama orang-orang yang dipercayai saja.
CV RAJ memiliki visi:
Menjadi perusahaan rental mobil terbaik di kota Sukabumi, dan menjadi penyedia jasa transportasi yang berkualitas, dengan misi mengutamakan kepuasan pelanggan, dan melauani pelanggan dengan profesionelisme.
Sebagai sebuah entitas hukum, CV RAJ didirikan atas dasar perizinan yang dibuat sebagai berikut:
Nama notaris : Luciana tirtaman, S.H.
Nomor SIUP : 503/39/PK/II/BMPT/2013
Nomor TDP : 100554503961
1.3. Profil usaha
Gambar: Logo Perusahaan
Bidang kerja : Rental Mobil
Nama usaha : CV. Rizky Anugerah Jaya Tanggal pendirian : 31 Oktober 2009
BAB VI
ASPEK KEUANGAN
Bagian ini akan menjelaskan tentang kebutuhan dana, sumber dana,
proyeksi neraca, proyeksi laba rugi, proyeksi arus kas, dan penilaian kelayakan
investasi. Proyeksi keuangan ini akan dibuat dalam jangka waktu lima tahun.
Berikut adalah perkiraan perhitungannya :
6.1. Proyeksi Neraca
Laporan Neraca adalah laporan dengan posisi keuangan perusahaan yang
menggambarkan posisi aktiva, kewajiban dan modal. Elemen-elemen dalam
neraca :
• Asset
• Kewajiban
• Equitas
Berikut ini merupakan neraca dari seluruh kegiatan transaksi yang dilakukan oleh
perusahaan dalam jangka waktu 1 tahun, yaitu pada tahun 2015. Neraca ini akan
AKTIVA
PASSIVA IV HUTANG JANGKA PENDEK
HUTANG USAHA Rp. 1,315,551,360
HUTANG PAJAK Rp. 0
HUTANG LAINNYA Rp. 0
JUMLAH HUTANG JANGKA PENDEK Rp. 1,315,551,360
V HUTANG JANGKA PANJANG
Rp. 0
Rp. 0
Rp. 0
JUMLAH KEWAJIBAN JANGKA PANJANG Rp. 0
VI LABA Rp. 130,853,618
VII MODAL Rp. 1,114,355,022
JUMLAH TOTAL
6.2 Proyeksi Laba Rugi
I PENDAPATAN Rp. 2,616,627,740
JUMLAH TOTAL PENDAPATAN Rp. 2,616,627,740
II BIAYA
BIAYA GAJI Rp. 437,886,089
BIAYA PEMELIHARAAN
KENDARAAN Rp. 67,200,000
BIAYA OPERASIONAL
KENDARAAN Rp. 134,072,502
BIAYA PAJAK KENDARAAN Rp. 42,000,000
BIAYA PENYUSUTAN GEDUNG Rp. 62,500,000
BIAYA PENYUSUTAN
KENDARAAN Rp. 323,250,000
BIAYA PENYUSUTAN
PERALATAN Rp. 1,250,000
BIAYA LISTRIK Rp. 4,800,000
BIAYA LAINNYA Rp. 800,000
BUNGA DAN BIAYA BANK Rp. 460,442,976
PENYUSUTAN AKTIVA
GEDUNG Rp. 62,500,000
PERALATAN Rp. 2,500,000
KENDARAAN Rp. 834,240,000
JUMLAH TOTAL BIAYA Rp. 2,433,441,567
LABA/RUGI SEBELUM PAJAK Rp. 183,186,173
PAJAK PPH PSL 23 (2%) Rp. 52,332,555
LABA/RUGI BERSIH Rp. 130,853,618
*) Sesuai dengan Pasal 17 ayat 1, Undang-Undang No. 36 tahun 2008 (Undang-Undang tentang Pajak Penghasilan), maka tarif (potongan) pajak penghasilan pribadi adalah sebagai berikut. (http://www.putra-putri-indonesia.com/tarif-pajak-penghasilan.html)
Lapisan Penghasilan Kena Pajak (Rp) Tarif Pajak
Sampai dengan 50 juta 5%
Di atas 250 juta s/d 500 juta 25%
Di atas 500 juta 30%
Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)
Untuk wajib pajak orang pribadi Rp 24.300.000,- .
(http://www.pajak.go.id/content/article/cara-penghitungan-pph-pasal-21-terbaru).
6.3 Proyeksi Arus Kas
Analisis arus kas (cash flow) adalah laporan yang disusun guna menunjukkan perubahan bertambahnya atau berkurangnya uang kas selama satu periode. Pengeluaran uang kas suatu perusahaan dapat bertambah terus, misalnya untuk pengeluaran pembelian bahan mentah, pembayaran gajki, upah, honor, dan lain sebagainya.
Akan tetapi ada juga aliran uang kas yang sifatnya tidak terus menerus (Cash
outflow), contohnya untuk pembayaran pajak pendapatan, angsuran hutang,
dividen, bunga dan lain sebagainya. Dengan perkataan lainnya, setiap usulan pengeluaran modal selalu mengandung dua macam aliran kas (Cash flow) yaitu :
a. Aliran uang kas neto (net outflow of cash) Net outflow of cash adalah dana yang diperlukan untuk investasi baru
b. Aliran uang kas masuk neto tahunan (net annual inflow of cash) Net
annual inflow of cash adalah sebagai hasil dari investasi
dan menggambarkan perusahaan kurang efektif di dalam menggunakan uang kas. Agar uang kas jangan terlalu tinggi atau terlalu rendah, maka dana dalam kas perlu direncanakan dan dikendalikan, baik penerimaannya maupun pengeluarannya.
PERHITUNGAN PROYEKSI TAHUN 1
55,472,508 BIAYA PAJAK KENDARAAN
LABA/RUGI BERSIH
BIAYA PAJAK KENDARAAN
3,303,432,235 BIAYA PAJAK KENDARAAN
Operational Cash Flow (Proyeksi selama 5 tahun). Asumsi kenaikan
pendapatan maupun biaya sebesar 6% tiap tahun--> sesuai dengan tingkat
-pertumbuhan-ekonomi-nasional-pada-2013-berada-pada-level-6.html)
6.4. Penilaian Kelayakan Investasi
Net Present Value (NPV)
Net present value (NPV) adalah : metode penilaian usulan investasi yang
sama dengan nilai sekarang dari arus kas di masa depan yang didiskontokan
menggunakan biaya modal. Metode NPV di pandang sebagai pengukur
profitabilitas suatu proyek karena metode ini memfokuskan pada kontribusi
proyek terhadap kemakmuran pemegang saham
- Perhitungan NPV (dengan discount factor 20%)
Tahun Operational Cash Flow Discount Factor Present Value
Tahun 1 130,853,618.00 0.8333
Profitability Index (PI)
PI (Profitability Index) adalah : Rasio biaya manfaat dari suatu proyek dimana PI
menghitung rasio dari nilai sekarang arus kas bersih dimasa mendatang dengan arus kas keluar awalnya.
Profitability Index = Total Present Value
Initial Investment
= 413,091,510.46
350,000,000.00
= 1.180261458
BUSINESS PLAN
RENTAL MOBIL
(RIZKI ANUGRAH JAYA)
TUGAS AKHIR
Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat menempuh
Sidang Sarjana Strata 1 (S-1)
Oleh
FREDY DWI SUGITA
0952260
PROGRAM STUDI MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA
BANDUNG
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan izin dan kekuatan kepada penulis, untuk dapat menyelesaikan Tugas akhir Business Plan ini tepat pada waktunya.
Tugas Akhir Business Plan adalah salah satu mata kuliah wajib yang harus diambil oleh mahasiswa tingkat akhir Fakultas Ekonomi Program Studi Managemen yang mengambil konsentrasi pada bidang kewirausahaan.
Dalam penyusunan laporan ini tidak terlepas dari dukungan dan bantuan baik berupa moril maupun spritual dari berbagai pihak, oleh karena itu penulis ingin mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada:
1. Bapak Drs. H. Soetarno S. Poespoatmodjo selaku dosen pembimbing penulis yang telah membimbing penulis selama menyusun Tugas Akhir dan telah meluangkan waktunya untuk mengarahkan dan memberikan bimbingan selama penulisan hingga terselesaikannya Tugas Akhir ini.
2. Bapak Dr. Mathius Tandiontong S.E., M.M., Ak., CA., selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Maranatha Bandung.
3. Bapak Peter S.E., M.T., selaku Pembantu Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Maranatha Bandung sekaligus Dosen Wali dari Penulis yang telah membimbing setiap semester dalam perwalian.
4. Ibu Nonie Magdalena, S.E., M.Si., selaku Ketua Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Maranatha Bandung.
5. Bapak Rully Arlan Tjahyadi S.E., M.Si., selaku Sekretaris Program Studi Manajemen Ekonomi Universitas Kristen Maranatha Bandung.
6. Ibu Asni Harianti, Dra., M.si selaku dosen wali penulis yang telah membimbing selama ini dalam setiap semester dalam perwalian.
7. Seluruh dosen pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Maranatha Bandung yang telah memberikan ilmunya selama perkuliahan.
8. Seluruh staf Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Maranatha Bandung yang telah membantu dalam kelancaran proses belajar dan selama penyusunan Tugas Akhir ini.
9. Kepada ibu dan almarhum ayah tercinta yang selalu memberikan dukungan, cinta, motivasi, keceriaan, kehangatan dan kasih sayang.
10. Teman-teman terbaik, terima kasih untuk persahabatan kita selama awal masuk ke Universitas Kristen Maranatha Bandung sampai sekarang.
11. Teman-teman Sukabumi, keluarga mangboel, RAJ, penyu balap, yang telah memberikan semangat selama saya kuliah.
12. Seluruh pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, yang langsung maupun tidak langsung telah membantu dan memberikan inspirasi kepada penulis selama ini.
Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dari Business Plan ini, baik dari materi maupun teknik penyajiannya, mengingat kurangnya pengetahuan dan pengalaman penulis. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan.
DAFTAR PUSTAKA
Echdar, S. (2013). Manajemen Entrepreneurship: Kiat Sukses Menjadi
Wirausaha. Jogyakarta: Penerbit Andi.
Idrus, Muhammad. (2009). Metode Penelitian Ilmu Sosial: Pendekatan Kualitatif
dan Kuantitatif, Cetakkan 13. Jakarta: Erlangga.
Kuncoro, Mudrajat. (2009). Metode Riset Untuk Ekonomi dan Bisnis: Bagaimana
Meneliti dan Menulis Tesis. Jakarta: Erlangga.
Rauch, Andreas, Wiklund, Johan, dan Lumpkin, G.T. (2004). Entrepreneurial Orientation and Business Performance: an Assessment of Past Research and Suggestions for the Future.
Reswanda. (2011). Pengaruh Orientasi Kewirausahaan terhadap Pembelajaran Organisasi, Keunggulan Daya Saing Berkelanjutan dan Kinerja Pemasaran. Saiman, L. (2014). Kewirausahaan (Teori, Praktik, dan Kasus-kasus). Edisi 2.
Jakarta: Salemba Empat.
Situmorang, Syafrizal Helmi dan Muslich Lutfi. (2011). Analisis Data Untuk
Riset Manajemen dan Bisnis, Edisi 2. Medan: USU Press.
Sugiyono. (2005). Metode Penelitian Bisnis, Cetakan 8. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Penerbit Alfabeta. Sugiyono. (2012). Metodologi Penelitian Bisnis, Cetakan 16. Bandung: Penerbit
Alfabeta.
Suryana. (2006). Kewirausahaan: Pedoman Praktis, Kiat dan Proses Menuju
Sukses. Edisi 3. Bandung: Penerbit Salemba Empat.
Wiklund, J. And Shepherd, D. (2005). Entrepreneurial Orientation and Small Business Performance: A Configurational Approach. Journal of Business
Venturing.20, 71-91.
Zimmerer, Thomas W dan Norman M. Scarborough. (2005). Essential of
Entrepreneurship and Small business Management, Edisi 4. United States
of America: Pearson Prentice Hall.
Sumber dari internet:
http://www.kemenperin.go.id/artikel/7478/Latar-Belakang-yang-Mendasari- Pengembangan-Industri-Komponen-Otomotif-serta-Mobil-Hemat-Energi-dan-Harga-Terjangkau-Buatan-Dalam-Negeri-