• Tidak ada hasil yang ditemukan

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) REVISI BPBD PROVINSI KEPRI Page 1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) REVISI BPBD PROVINSI KEPRI Page 1"

Copied!
71
0
0

Teks penuh

(1)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) REVISI 2017-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 1

(2)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) REVISI 2017-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 2

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah dengan memanjatkan puji syukur kehadirat ALLAH SWT atas limpahan rahmat dan karunianya, sehingga kami dapat menyelesaikan Rencana Strategis (Renstra) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2016 – 2021 dengan penuh keterbukaan dan senang hati kami sangat mengharapkan saran dan kritik dari semua pihak demi kesempurnaan penyusunan Renstra pada masa yang akan datang.

Renstra ini memuat Visi, Misi dan Tujuan, Sasaran, Strategi, Kebijakan, Program dan Kegiatan pembangunan yang disusun sesuai dengan tugas dan fungsi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kepulauan Riau, serta berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016 – 2021 yang diharapkan mampu memberikan kontribusi akseleratif pada pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau melalui penyelenggaraan penanggulangan bencana.

Akhir kata, semoga Rencana Strategis yang sederhana ini dapat bermanfaat khususnya bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau pada umumnya.

Tanjungpinang, Februari 2018 KEPALA PELAKSANA

BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU

H. MURAMIS Pembina Utama Madya NIP. 19591113 198101 1 003

(3)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) REVISI 2017-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 3

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

………...

1.2. Landasan Hukum

………...

1.3. Maksud dan Tujuan

………

1.4. Sistematika Penulisan

………

BAB II GAMBARAN PELAYANAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH

2.1. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi

……….

2.2. Sumber daya BPBD

………..

2.3. Kinerja Pelayanan BPBD

………...

2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan BPBD

………

BAB III ISU-ISU STRATEGIS

3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan BPBD …………...

3.2. Telaah Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah

………...

3.3. Telaahaan Renstra BNPB

……….

3.4. Telaahaan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis …….

3.5. Penentuan Isu-isu Strategis

………

BAB IV TUJUAN DAN SASARAN STRATEGI DAN KEBIJAKAN

4.1. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah BPBD Provinsi Kepulauan Riau

……….

4.2. Strategi dan Kebijakan BPBD Provinsi Kepulauan Riau

………..

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF

(4)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) REVISI 2017-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 4

5.1. Rencana Program dan Kegiatan

……….

5.2. Indikator Kinerja Program, Kelompok Sasaran dan Pendanaan Indikatif

……….

BAB VI INDIKATOR KINERJA PEMERINTAH DAERAH YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD

6.1. Indikator Kinerja BPBD

………

BAB VII PENUTUP 7.1. Pedoman Transisi

………...

7.2. Kaidah Pelaksanaan

………...

(5)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) REVISI 2017-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 5

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Pelaksanaan Otonomi Daerah sebagai wujud pelaksanaan kebijakan Pemerintah melalui Undang - Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, maka dalam rangka penyelenggaraaan Pemerintahan Daerah disusun Perencanaan Pembangunan Daerah sebagai satu kesatuan dalam sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Dalam konteks sistem Perencanaan Pembangunan maka Pemerintah telah menetapkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional yang dalam salah satu materinya mengamanatkan Kepada Daerah untuk menyusun sistem Perencanaan Pembangunan Daerah yang meliputi : Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJOPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Strategis Revisi Perangkat Daerah (Renstra OPD), Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKOPD).

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau sebagai penanggungjawab dan simpul koordinasi pembangunan telah menyusun Rencana Strategis Revisi Daerah (Renstrada) sebagai salah satu dokumen yang menunjukan arah pembangunan yang ingin dituju bagi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau beserta masyarakat selama kurun waktu 5 (lima) Tahun 2016 - 2021.

Undang-undang No. 23 Tahun 2014 mengamanatkan bahwa Urusan Bencana merupakan Urusan Wajib yang berkaitan dengan Pelayanan Dasar.

Selanjutnya Urusan Penanggulangan Bencana ditegaskan penyelenggaraan dalam Undang - Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana diharapkan semakin baik karena Pemerintah Daerah menjadi penanggungjawab dalam penyelenggaraan Penanggulangan Bencana sebagaimana ditegaskan pada Peraturan Pemerintah No. 21 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Riau yang dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Nomor 6 Tahun 2010 sebagaimana ditegaskan kembali dalam Peraturan Daerah No. 7 Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah, memiliki tugas dan tanggungjawab sebagai penyelenggara Penanggulangan Bencana di Daerah yang dilakukan secara

(6)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) REVISI 2017-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 6

terarah, terkoordinasi dan terpadu mulai sejak Pra Bencana, Tanggap Darurat dan Pasca Bencana.

Wilayah Provinsi Kepulauan Riau berdasarkan Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) Tahun 2013 memiliki tingkat indek Risiko Bencana dalam kategori Sedang, dengan Rician per kabupaten/kota sebagai berikut:

Table: Indeks Risiko Bencana per Kabupaten/kota Provinsi Kepulauan Riau

NO Kabupaten/kota Skor Kelas Risiko

(1) (2) (3) (4)

1 Bintan 132 Sedang

2 Karimun 120 Sedang

3 Batam 120 Sedang

4 Natuna 112 Sedang

5 Anambas 112 Sedang

6 Lingga 108 Sedang

7 Tanjungpinang 108 Sedang

Sumber: Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) BNPB Tahun 2013

Provinsi Kepulauan Riau memliki wilayah laut paling luas di Pulau Sumatera yaitu 241.215,3 Km2 atau hampr mencapai 96% dari total wilayah seluas 251. 819,7 Km2. Posisi Geografisnya terletak antara 04o15‟ Lintang Utara dan 0o48‟

Lintang Selatan, serta antara 103o1‟ – 109o10‟ Bujur Timur, Daratan Provinsi Kepulauan Riau merupakan gugusan pulau besar dan kecil yang berjumlah lebih kurang 2.4087 pulau dengan luas keseluruhan daratan 10.595,41 km2 (4,2%) dan panjang garis pantai diperkirakan 2.367,6 km2.

Wilayah perairan Provinsi Kepulauan Riau meliputi laut Cina Selatan (laut Natuna) yang berbatasan dengan Wilayah perairan Thailand, Malaysia dan Viatnam. Perairan Provinsi Kepulauan Riau bagian barat umumnya mempunyai kedalaman yang relative dangkal yaitu sekitar 40 meter dengan dasar berpasir dan berkarang. Dibagian timur, perairan yang dimulai dari timur Pulau Bintan dan Pulau Singkep dengan dasar pasir campur, pasir lumpur dan karang. Perairan di wilayah ini banyak dipengaruhi oleh laut cina selatan dan laut jawa.

Kondisi iklim Provinsi Kepulauan Riau adalah beriklim tropis dengan temperatur udara rata-rata terendah 23,9o C dan tertinggi rata-rata 31,8oC dengan kelembapan udara sekitar 87% tekanan udara 911,5-1.010,9 mm. Setiap setengah tahun berubah antara musim kemarau dan musim hujan. Berdasarkan arah mata angin berlaku musim utara, musim selatan, musim barat dan musim timur.

(7)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) REVISI 2017-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 7

Pada umumnya musim utara mulai masuk pada bulan November-Februari (4 bulan) ditandai hembusan angin yang sangat kencang dengan kecepatan antara 20 – 35 Knots. Pada umumnya musim angin selatan dimulai pada bulan Juli-Agustus (2 dulan) ditandai dengan udara yang panas, dan kecepatan angin berkisar antara 8 – 20 Knots. Pada umumnya musim timur pada bulan Maret-Juni (4 bulan) ditandai udara yang panas dan rata-rata angin berhembus pada kecepatan 12 Knots. Sedangkan musim angin barat pada bulan September- Oktober (2 bulan) dengan ciri-ciri udara yang lembab (teduh) dan laut tenang.

Namun dari keseluruhan angin tersebut, pada setiap penggantiannya sering berlaku situasi peralihan yang disebut musim pancaroba.

Data penduduk Provinsi Kepulauan Riau berdasakan database hasil konsulidasi 21 Agustus 2016 Bappelitbang Provinsi Kepulauan Riau, bahwa penduduk Provinsi Kepulauan Riau kondisi per-Agustus 2016 Rata-rata pertumbuhan penduduk di Provinsi Kepri adalah 4,5 persen dan merupakan salah satu provinsi yang memiliki pertumbuhan penduduk tertinggi di Indonesia, lebih rinci sebagaimana dalam Tabel berikut :

Table: Pertumbuhan Penduduk per Kabupaten/kota Provinsi Kepulauan Riau NO KABUPATEN/

KOTA

TAHUN

2011 2012 2013 2014 2015

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

Bintan 149.554 151.510 149.176 151.123 153.020

Karimun 223.397 225.861 220.884 223.117 225.298

Lingga 90.641 91.054 87.887 88.274 88.591

Natuna 72.521 74.615 72.519 73.470 74.520

Kep. Anambas 39.318 39.784 39.342 39.892 40.414

Tanjungpinang 196.910 199.618 196.986 199.723 202.215

Batam 992.397 1.065.036 1.094.579 1.141.816 1.188.985

1.764.738 1.847.478 1.861.373 1.917.415 1.973.043 Sumber: http://bappeda.kepriprov.go.id (Last modification: Min 21 Agustus 2016)

Data penduduk di atas yang tersebar di tujuh Kab/kota harus mendapat perlindungan dari Negara. Pemerintah dan Pemerintah Daerah sebagai penanggungjawab Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana sebagaimana diamatkan oleh Undang-undang No 23 Tahun 2014 dan Undang-undang No 24 Tahun 2007 wajib memberikan perlindungan bagi setiap warganya, agar tercipta Rasa Aman dari setiap potensi ancaman Bencana. Adapun Potensi ancaman bencana di Provinsi Kepulauan Riau adalah; Banjir, Longsor/tanah bergerak,

(8)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) REVISI 2017-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 8

Angin Putting Beliung/cuaca ekstrim, Gelombang pasang, Abrasi, Sambaran Petir, Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan, Kebakaran Permukiman, Zoonosis, Konflik sosial.

Untuk menindaklanjuti penjabaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2016- 2021, maka Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Riau diwajibkan menyusun Rencana Strategis Revisi untuk untuk menyempurnakan Rencana Strategis sebelum revisi agar dapat dijadikan dokumen Perencanaan yang lebih terarah dalam menggambarkan Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana di Provinsi Kepulauan Riau serta merencanakan indikator, program dan kegiatan yang akan dilaksanakan secara terencana dan terarah melalui sumber pembiayaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) maupun Swasta/masyarakat yang tidak mengikat.

1.2. Landasan Hukum

1. Undang - Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);

2. Undang - Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421 );

3. Undang - Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);

4. Undang - Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Nasional Tahun 2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700 );

5. Undang – Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 66);

6. Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan

(9)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) REVISI 2017-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 9

Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah, dengan Undang- Undang Nomor 2 tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintahan Pengganti Undang – Undang Nomor 2 Tahun 2014 Tentang perubahan atas Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah menjadi Undang - Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 24, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5657 );

7. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Reublik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);

8. Peraraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana;

9. Peraraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2008 Tentang Pendanaan dan Pengelolaan Bantuan Bencana;

10. Peraraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2008 Tentang Peran serta Lembaga Asing Non Pemerintah dalam Penanggulangan Bencana;

11. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangungan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;

12. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah (Berita Negara Tahun 2011 Nomor 310);

13. Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 4

(10)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) REVISI 2017-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 10

Tahun 2008 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana;

14. Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Nomor 2 Tahun 2009 tentang RPJOPD Provinsi Kepri 2005-2025;

15. Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Nomor 1 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021;

16. Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Nomor 6 Tahun 2010 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah sebagaimana telah dipertegas dalam Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Lembaran Daerah Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2016 Nomor 7, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Kepulauan Riau Nomor 41);

17. Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 60 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Perangkat Daerah (Berita Daerah Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2016 Nomor 374).

1.3. Maksud dan Tujuan 1. Maksud

a. Maksud dari penyusunan Rencana Strategis Revisi (Renstra revisi) 2017-2021 ini adalah sebagai Penyempurnaan dari Renstra Sebelum Rivisi dalam penyusunan kebijakan, Sasaran, indikator program, kegiatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Riau guna mencapai Tujuan, Visi, dan Misi Gubernur Provinsi Kepulauan Riau;

b. Untuk mengembangkan strategi dalam menanggulangi bencana baik prabencana, saat tanggap darurat, dan/atau pascabencana dan memanfaatkan peluang yang ada melalui proses analisis, perumusan dan evaluasi.

(11)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) REVISI 2017-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 11

2. Tujuan

a. Untuk melihat secara obyektif kondisi-kondisi internal dan eksternal ancaman potensi bencana, sehingga dapat mengantisipasi dampak bencana yang lebih besar dengan terus mengembangkan strategi melalui inovasi yang ditindaklanjuti dengan Program dan Kegiatan prioritas, untuk mencapai keberhasilan dalam Penanggulangan Bencana di Provinsi Kepulauan Riau;

b. Menciptakan keterpaduan pelaksanaan akuntabilitas kinerja dan pencapaian realisasi kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Riau sebagai wujud pertanggungjawaban dalam mewujudkan Visi dan Misi Gubernur Kepulauan Riau terpilih.

c. Memberikan pedoman alat pengendali kinerja dalam pelaksanaan program dan kegiatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Riau tahun 2017-2021.

1.4. Sistematika Penulisan

Memperhatikan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tahapan dan Tata Cara Penyusunan Rencana Strategis Revisi Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra Revisi OPD), maka struktur OPD yang menjadi acuan penyusunan Renstra Revisi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Riau tahun 2017-2021 adalah sebagai berikut :

Bab I Pendahuluan

Pada bab ini menjelaskan mengenai latar belakang, landasan hukum, maksud dan tujuan serta sistematika penulisan.

Bab II Gambaran Pelayanan Perangkat Daerah

Pada bab ini menjelaskan mengenai Struktur Organisasi, Tugas Pokok dan Fungsi, Sumber Daya Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kinerja Pelayanan Badan Penanggulangan Bencana dan Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Badan Penanggulangan Bencana Daerah;

(12)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) REVISI 2017-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 12

Bab III Permasalahan dan Isu Strategis Perangkat Daerah

Pada bab ini menjelaskan mengenai Identifikasi permasalahan berdasarkan Tugas Pokok dan Fungsi Pelayanan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Telaahan Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih, Telaahan Renstra K/L, Telaahan KLHS dan Penentuan Isu-isu Strategis.

Bab IV Tujuan, Sasaran

Pada bab ini menjelaskan mengenai pernyataan, Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kepulauan Riau tahun 2017- 2021.

Bab V Strategi dan Arah Kebijakan

Pada bab ini menjelaskan Strategi dan Kebijakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kepulauan Riau tahun 2017- 2021.

Bab VI Rencana Program dan Kegiatan Serta Pendanaan

Pada bab ini menjelaskan mengenai program dan kegiatan lokalitas Badan Penanggulangan Bencana Daerah, program lintas Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan program kewilayahan disertai indikator kinerja, kelompok sasaran dan pendanaan indikatif yang ada di Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk periode tahun 2017 - 2021.

Bab VII Kinerja penyelenggaraan bidang urusan; dan

Pada bab ini dikemukakan indikator kinerja OPD yang secara langsung menunjukkan kinerja yang akan dicapai OPD dalam lima tahun mendatang sebagai komitmen untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran RPJMD.

Bab VIII Penutup

Pada bab ini memuat Pedoman Transisi dan Kaidah Pelaksanaan.

(13)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) REVISI 2017-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 13

BAB II

GAMBARAN PELAYANAN

BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH

2.1 Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi 2.1.1 Tugas BPBD

Melaksanakan penyelenggaran Penanggulangan Bencana di Provinsi Kepulauan Riau secara sistematis, terpadu dan terkoordinasi agar efektif dan efisien sesuai dengan ketentuan yang berlaku baik dalam situasi tidak terjadi bencana ataupun pada saat terjadi bencana dan/atau setelah terjadi bencana merupakan salah satu prinsip dasar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Riau. Sebagai unsur pendukung penyelenggaraan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Riau mempunyai tugas sebagai berikut:

1. Menetapkan pedoman dan pengarahan terhadap usaha penanggulangan bencana yang mencakup pencegahan bencana, penanganan darurat, rehabilitasi, serta rekonstruksi secara adil dan setara;

2. Menetapkan standarisasi serta kebutuhan penyelenggaraan Penanggulangan Bencana berdasarkan peraturan perundang-undangan;

3. Menyusun, menetapkan dan menginformasikan peta rawan bencana;

4. Menyusun dan menetapkan Prosedur Tetap Penanggulangan Bencana;

5. Melaksanakan menyelenggarankan Penanggulangan Bencana;

6. Melaporkan menyelenggarankan Penanggulangan Bencana kepada Gubernur sekurang-kurangnya setiap bulan sekali dalam keadaan normal dan setiap saat dalam keadaan darurat bencana;

7. Mengendalikan pengumpulan dan penyaluran bantuan uang dan barang;

8. Mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran yang diterima dari anggaran pendapatan dan belanja daerah, anggaran pendapatan dan belanja negara dan sumber dana lainnya; dan

9. Melaksanakan kewajiban lain sesuai dengan peraturan perundang- undangan.

(14)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) REVISI 2017-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 14

2.1.2 Fungsi BPBD

Dalam melaksanakan tugas tersebut di atas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Riau mempunyai fungsi : 1. Perumusan dan penetapan kebijakan Penanggulangan Bencana dan

penanganan pengungsi dengan bertindak cepat, tepat, efektif dan efisien; dan

2. Koordinasi kegiatan Penanggulangan Bencana secara terencana, terpadu dan menyeluruh.

2.1.3 Struktur Organisasi BPBD

Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2010 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah sebagaimana telah dipertegas dalam Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Kepulauan Riau terdiri dari Unsur Pengarah dan Unsur Pelaksana dengan rincian sebagai berikut:

A. Kepala Penanggulangan Bencana Daerah dijabat secara rangkap (Ex- Officio) oleh Sekretaris Daerah;

B. Pengarah Penanggulangan Bencana, terdiri dari : 1. Pejabat/instansi terkait;

2. Anggota masyarakat profesional dan ahli di bidangnya.

C. Pelaksana Penanggulangan Bencana dipimpin oleh seorang kepala yang berkedudukan di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Badan.

Pelaksana Penanggulangan Bencana mempunyai tugas melaksanakan Penanggulangan Bencana secara terintegrasi yang meliputi Pra Bencana, Tanggap Darurat dan Pasca Bencana.

Untuk melaksanakan tugas tersebut Pelaksana Penanggulangan Bencana mempunyai fungsi :

a. Komando penyelenggaraan penanggulangan bencana daerah;

b. Melakukan perumusan program dan kegiatan serta pelaksanaan pencegahan bencana;

c. Melakukan perumusan program dan kegiatan serta pelaksanaan tanggap darurat terjadinya bencana;

(15)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) REVISI 2017-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 15

d. Melakukan perumusan program dan kegiatan serta pelaksanaan rehabilitasi dan rekontruksi bencana ; dan

e. Pengelolaan Kesekretariatan.

Susunan organisasi serta tugas pokok dan fungsi Pelaksanaan Penanggulangan Bencana terdiri dari ;

1. Sekretariat :

Sekretariat unsur pelaksana dipimpin oleh Kepala Sekretariat yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Pelaksana. Untuk melaksanakan tugas Sekretariat mempunyai fungsi:

1. Penyusunan program, pembinaan, pengaturan, evaluasi kegiatan dan rencana kegiatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah;

2. Penyusunan program, pembinaan, pengaturan dan evaluasi kegiatan penyusunan rencana anggaran, pengelolan penatausahaan keuangan dan penyusunan laporan pertanggung jawaban keuangan;

3. Penyusunan program, pembinaan, pengaturan dan evaluasi pengelolaan urusan ketatausahaan, rumah tangga dan perlengkapan hubungan masyarakat dan keprotokolan ; dan

4. Penyusunan program pembinaan, pengaturan dan evaluasi efektifitas organisasi dan ketatalaksanaan serta pengelolaan administrasi kepegawaian. Sekretariat terdiri dari :

a. Sub.bagian program;

b. Sub.bagian keuangan;

c. Sub.bagian umum dan kepegawaian.

2. Bidang Pencegahan Dan Kesiapsiagaan

Bidang pencegahan dan kesiagaan yang dipimpin oleh Kepala Bidang mempunyai tugas melaksanakan koordinasi, pembinaan dan fasilitasi penyelenggaraan pencegahan pada situasi tidak terjadi bencana dan kesiapsiagaan dalam situasi terdapat ancaman bencana. Untuk melaksanakan tugas bidang pencegahan dan kesiapsiagaan mempunyai fungsi:

1. Penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengendalian dan evaluasi penyusunan rencana Penanggulangan Bencana.

(16)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) REVISI 2017-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 16

2. Penyusunan program koordinasi, pembinaan, pengendalian dan evaluasi kegiatan pengurangan resiko bencana.

3. Penyusunan program koordinasi, pembinaan, pengendalian dan evaluasi kegiatan pencegahan bencana.

4. Penyusunan program koordinasi, pembinaan, pengendalian dan evaluasi kegiatan penetapan standar teknis Penanggulangan Bencana.

5. Penyusunan program koordinasi, pembinaan, pengendalian dan evaluasi kegiatan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana.

6. Penyusunan program koordinasi, pembinaan, pengendalian dan evaluasi kegiatan peringatan dini terjadinya bencana.

7. Evaluasi kegiatan mitigasi bencana.

Bidang pencegahan dan kesiapsiagaan terdiri dari : a. Seksi pencegahan;

b. Seksi kesiapsiagaan.

3. Bidang Kedaruratan Dan Logistik

Bidang kedaruratan dan logistik mempunyai tugas melaksanakan koordinasi, pembinaan, pengkajian, penentuan wilayah bencana, status keadaan darurat dan fasilitasi penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, perlindungan, bantuan dan kebutuhan dasar dan logistik pada saat tanggap darurat.

Untuk melaksanakan tugas bidang kedaruratan dan logistik mempunyai fungsi :

1. Penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengendalian dan evaluasi kegiatan pengkajian terhadap lokasi, kerusakan dan kerugian terjadinya bencana.

2. Penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengendalian dan evaluasi penentuan status keadaan darurat bencana.

3. Penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengendalian dan evaluasi kegiatan penyelamatan dan evakuasi masyarakat terkena bencana.

4. Penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengendalian dan evaluasi pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terkena bencana.

(17)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) REVISI 2017-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 17

5. Penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengendalian dan evaluasi kegiatan perlindungan terhadap kelompok rentan.

6. Penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengendalian dan evaluasi kegiatan pemberian bantuan kebutuhan dasar dan logistik.

Bidang kedaruratan dan logistik terdiri dari : a. Seksi Kedaruratan;

b. Seksi Logistik.

4. Bidang Rehabilitasi Dan Rekonstruksi

Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi mempunyai tugas melaksanakan koordinasi, pembinaan dan pengendalian kegiatan rehabilitasi dan rekontruksi akibat bencana. Untuk melaksanakan tugas bidang rehabilitasi dan rekontruksi mempunyai fungsi :

1. Penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, pengendalian, dan evaluasi kegiatan perbaikan lingkungan, sarana dan prasarana umum.

2. Penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, pengendalian, dan evaluasi kegiatan pemulihan sosial psikologis, sosial ekonomi dan sosial budaya serta pelayanan kesehatan.

3. Penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, pengendalian, dan evaluasi kegiatan pemulihan fungsi pemerintahan, layanan publik, keamanan serta ketertiban.

4. Penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, pengendalian, dan evaluasi kegiatan pembangunan kembali prasarana dan sarana sosial masyarakat dan keagamaan.

5. Penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, pengendalian, dan evaluasi kegiatan pembangkitan kembali kehidupan sosial budaya masyarakat dan pengembangan partisipasi lembaga dan organisasi kemasyarakatan, dunia usaha dan masyarakat.

6. Penyusunan program, koordinasi, pembinaan, pengaturan, pengendalian, dan evaluasi kegiatan peningkatan kegiatan fungsi pelayanan publik dan kondisi sosial, ekonomi dan budaya.

Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Terdiri dari : a. Seksi Rehabilitasi ;

(18)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) REVISI 2017-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 18

b. Seksi Rekonstruksi.

5. Kelompok Jabatan Fungsional, terdiri dari sejumlah tenaga fungsional yang diatur dengan Peraturan Gubernur.

Secara lengkap Struktur Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah, disajikan pada Gambar 2.1. berikut ini :

(19)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) 2016-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 14

(20)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) 2016-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 15

2.2 Sumber Daya Manusia

Dalam melaksanakan tugas pokok, fungsi dan kewenangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kepulauan Riau sangat memerlukan ketersediaan sumber daya manusia yang handal, kompeten dan profesional yang berjiwa kemanusiaan. Saat ini pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kepulauan Riau, berjumlah 58 (lima puluh delapan) orang yang terdiri dari PNS 23 (dua puluh tiga) orang, PTT 13 (tiga belas), orang dan PHL/TRC 22 (dua puluh dua) orang, dimana jumlah pegawai berdasarkan Gender, Tingkat Pendidikan, dan golongan, dapat dilihat pada tabel berikut ini :

Tabel 2.2.

Kondisi Kepegawaian BPBD Provinsi Kepulauan Riau.

NO NAMA PEGAWAI

JENIS

KELAMIN PENDIDIKAN

GOLONGAN

L P SMA D.3 S.I S.2

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (10)

A. JUMLAH PEGAWAI

NEGERI SIPIL 18 5 1 4 15 3

1 H. MURAMIS IV.d

2 Drs. HEMAT GIRSANG, M.Si IV.b

3 ACHMAD DANI, ST IV.b

4 TENGKU MURSAL IV.b

5 NAHARI, S. Sos IV.a

6 Drs. ABDUL LATIF IV.b

7 FENTY OCTRIANA, A. Mk III.b

8 DEWI SARTIKA EFENDHY,

S. Sos III,d

9 YUDHI SUSANTA III.c

10 Ir. ABDULLAH IV.a

11 FAHMY YANDRA BASRY, S.

Pi III.d

12 SAYED WAHIDIN

SUDIROHUSODO, ST III.d

13 HARDIN NAFII, S.Gz III.b

14 SAID SHAFWAN, SE III.d

15 ERWAN, SE III.d

16 MURYONO III.d

17 TRISNA MUZAHAR, SE. MM III.c

18 EKA BUDHI SAPUTRA, ST III.b

19 IRMAN FAUZI, SE III.b

20 NURFITRIANI, S. Ap III.b

21 MARULI, A .Md III.a

22 HETI BARKUN, A. Md III.a

23 ROHMAN SYAFRUDIN, A.

Md II.c

B JUMLAH PEGAWAI TIDAK

TETAP (PTT) 11 2 6 2 5 0

1 SITI MARLIYAH, S.Sos -

2 SYAFRUDIN -

3 SUGIANTO, A.Md -

(21)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) 2016-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 16 4 MUHAMMAD AZMI YANDI,

SH -

5 REPI INDRA, ST -

6 RINU ADI PUTRA -

7 STELLA, S.Sos -

8 MAHMUDIN -

9 DIDIN SAMSUDIN -

10 BUDI SANTOSO -

11 DUDY KUSMAYADI -

12 NOVAN ENDRIANTO -

13 SUPRIADI -

C JUMLAH PEGAWAI

HARIAN LEPAS 15 7 16 2 4 0

1 RONY CHAERUDDIN -

2 MARITA SAMOSIR -

3 BAYU -

4 NAZRIKA FEBRIYANTI,

S.Kep.Ns -

5 LUKMAN ABDUL HAKIM -

6 NURTIANA NOZA -

7 MARDIANSYAH,SE -

8 PAHLAWI SYAH -

9 RONI CAHYA SAPUTRA -

10 MUHAMMAD JUHARI -

11 ACMAD DAMYATI -

12 SESRI YENTI -

13 ABD. GAFAR -

14 WASLAN H. SIHOMBING -

15 DEWA SYAHREZA -

16 RICKY SYAPUTRA -

17 DODY PURWANTO -

18 EKA AGUSTINA HERAWATI -

19 EGA YOLANDA OKTAFIANA -

20 SHAFRIANDI -

21 YULIHILMA, S.Pd -

22 JUNAIDI ISMAIL YATIM -

Sumber: Data Absensi BPBD 12 Februari 2017

Kualitas dan kuantitas sumber daya manusia BPBD Provinsi Kepulauan Riau merupakan salah satu faktor kunci dalam menopang pemberdayaan dan penguatan peran BPBD dalam Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana di daerah. Berdasarkan kondisi pegawai BPBD saat ini dibandingkan kebutuhan pegawai, perlu adanya penambahan pegawai terutama Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mempunyai keahlian khusus di bidang Penanggulangan Bencana. Oleh sebab itu pola rekruitmen PNS untuk BPBD Provinsi Kepulauan Riau perlu dibenahi dengan melakukan rekruitmen melalui uji kompetensi.

2.2.2 Sarana dan Prasarana

Sarana dan prasarana d a n a r m a d a yang dimiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Provinsi Kepulauan Riau dalam meningkatkan Penanggulangan Bencana sampai dengan tahun 2017, dapat diuraikan sebagai berikut :

(22)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) 2016-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 17 Tabel.2.2.3

Inventarisasi Sarana dan Prasarana BPBD Provinsi Kepulauan Riau

NO

NAMA SARANA DAN

PRASARANA

MEREK JUMLAH SATUAN

KONDISI

TAHUN RUSAK

BERAT

RUSAK RINGAN BAIK

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

1 Mobil water

treatment Isuzu nkr 71

HD, E2 1 Unit - - 2010

2 Mobil dapur lapangan

Mitsubisi PE74HDV4

X2 M/T 1 Unit - - 2010

3 Mobile Rescue Mitsubisi STR CR2.5 A

DC GLS MT 1 Unit - - 2010

4 Motor Rescue Kawasaki LX

150 C 6 Unit - - 2010,

2013, 2015 5 Motor

Operasional Yamaha Xeon

Gt 125 1 Unit - - 2014

6 Mobile Rescue Comando

Mitsubisi STR GLS

Double Cabin 1 Unit - - 2011

7 Mobil Truck

Serba Guna Isuzu Eif

NKR 71 1 Unit - - 2011

8 Mobil

Ambulance Izuzu NKR 55 1 Unit - - 2011

9 Mobil

Operasional Isuzu Panter 1 Unit - - 2013

10 Mobil Tangki

Air Isuzu NKR 2 Unit - - 2013,

2016 11 Mobil Toilet Isuzu NKR 71

E2-2 1 Unit - - 2013

12 Mobil

Komunikasi N/A 1 Unit - - 2014

13 Speed Boat fiber N/A 1 Unit - - 2014

14 Kendaraan Roda

empat Toyota Inova

A new Luxury 1 Unit - - 2012

15 Mobil barang

Pick Up Mitsubishi

L300 1 Unit - - 2012

16

Alat ukur Universal GPS (Global Positioning Unit)

N/A 2 Unit - - 2016

17 Alat ukur Universal

Antennna Tower N/A 1 Unit - - 2016

18 Pengadaan Meubelair-

Drybox N/A 2 Unit - - 2016

19

Pengadaan Alat Pemadam Kebakaran- Mesin Pompa Pemadam Kebakaran

N/A 1 Unit - - 2016

20

Pengadaan Alat Pemadam Kebakaran- Baju Pemadam kebakaran

N/A 2 Unit - - 2016

21 Tabung Pemadam

Kebakaran N/A 1 Unit - - 2016

22 Peralatan Studio

Visual- Drone N/A 1 Unit - - 2016

24 Peralatan Studio

Visual- UPS N/A 2 Unit - - 2016

24 Peralatan Studio Visual-

Handycame N/A 1 Unit - - 2016

25 Peralatan Studio

Visual dan Film- N/A 1 Unit - - 2016

(23)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) 2016-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 18 Kamera Nikon

D5500

26

Peralatan Studio Visual Lensa Tele Kamera AF 70-300 mm f/4- 5.6G-Black

N/A 1 Unit - - 2016

27

Pengadaan Alat Komunikasi Telephone- Handy Talky (HT)

N/A 8 Unit - - 2016

28

Pengadaan Alat Komunikasi Telephone- Repiter Transpiter

N/A 1 Unit - - 2016

29

Pengadaan Alat Komunikasi Telephone- Alat Komunikasi lain- lain- Pengadaan RIG

N/A 2 Unit - - 2016

30

Pengadaan Alat Laboratorium Biologi Peralatan Alat Selam- Belanja Peralatan Renang dan Selam

N/A 1 Unit - - 2016

31

Pengadaan Alat Laboratorium Biologi Peralatan Alat Selam- Belanja Modal Kompresor

N/A 3 Unit - - 2016

32

Pengadaan Alat Kesehatan Kerja - Energency Resusitasi

N/A 1 Unit - - 2016

33

Pengadaan Alat Kesehatan Kerja - Compact Stretcher

N/A 2 Unit - - 2016

34

Pengadaan Alat Kesehatan Kerja- Belanja Peralatan P3K di Perairan-Belanja Modal Life jaket

N/A 20 Unit - - 2016

35

Peralatan Senjata Lain- Teropong Bidik/Tropong Infrared

N/A 1 Unit - - 2016

36

Pengadaan bangunan Rambu Tidak Bersuar- Rambu Papan Tambahan (Konstruksi Baleho)

N/A 1 Unit - - 2016

Sumber: Data Inpentaris Barang BPBD 13 Februari 2017

Berdasarkan tabel diatas, kuantitas sarana dan prasarana yang ada di BPBD Provinsi Kepulauan Riau masih jauh dari harapan atau sesuai kebutuhan yang seharusnya, seperti Gudang Logistik dan peralatan belum ada. Diharapkan masa yang akan datang tidak adanya pengurangan anggaran dan adanya peningkatan anggaran agar program

(24)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) 2016-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 19

dan kegiatan yang telah direncanakan dapat terealisasi dengan baik sebagaimana amanat Undang-undang 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah bahwa Penanggulangan Bencana merupakan Urusan Wajib yang berkaitan dengan Pelayanan Dasar. Anggaran peningkatan sarana dan prasarana perkantoran, terutama sarana dan prasarana Penanggulangan Bencana dapat menjadi prioritas untuk meningkatkan kinerja aparatur dalam memberikan pelayanan Penanggulangan Bencana daerah.

2.3 Kinerja Pelayanan BPBD

Capaian Kinerja Pelayanan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Riau Secara rinci dapat dilihat dari hasil Pencapaian Renstra Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tahun 2016 - 2017 terlihat pada Tabel 2.3

(25)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) 2016-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 19 Tabel 2.3

Capaian Kinerja Pelayanan Badan Penanggulangan Bencana Daerah pada Tahun 2016 dan 2017

Urusan Pemerintahan Daerah Dan Program/ Kegiatan

(2016-2017)

Indikator Kinerja Kegiatan (output)

(2016)

Satuan

Target Kinerja Akhir Renstra Perangkat Daerah

Tahun 2016-2021 Realisasi Kinerja s/d Tahun 2016

Target dan Realisasi Kinerja Kegiatan Tahun Lalu (2016)

Urusan Pemerintahan Daerah Dan Program/

Kegiatan (2018-2021)

Indikator Kinerja Kegiatan

(output)

(2017-2021) Target kegiatan

Renja Perangkat Daerah tahun

2017

Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra

Perangkat Daerah s/d

tahun 2017 Target Kinerja Akhir Renstra Perangkat Daerah

Tahun 2016-2021 Target

Kinerja Renja tahun

2016

Realisasi Kinerja

Renja tahun 2016

Tingkat Capaian Realisasi Kinerja Tahun 2016 (%)

Realisasi Capaian Kegiatan s/d tahun 2017

Tingkat Capaian Realisasi Renstra s/d Tahun 2017

(%)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)

Urusan Ketenteraman, Ketertiban Umum, Dan Perlindungan Masyarakat

Urusan Ketenteraman, Ketertiban Umum, Dan Perlindungan Masyarakat Program Penanggulangan Bencana Persentase Kab/ kota yang sadar

bencana % 100 N/A 57.14 57.14 57.14 Program Pencegahan dan

Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana

Persentase desa/ kel

tangguh bencana 0,72 1,20 1,20 2,64

Persentase kab/ kota yang tangguh dalam menghadapi

bencana % 100 N/A 57.14 57.14 57.14

Persentase desa/kel yang terlayani informasi peringatan dini bencana

0,72 1,20 1,20 2,64

Kecepatan (Respontime) dalam

mengatasi bencana Jam 1 .30 N/A 2 2 2

Program Penanganan Tanggap Darurat Bencana

Kecepatan (Respontime) dalam

mengatasi bencana 1x24 1x24 1x24 1x24

Persentase kejadian bencana kab/

kota yang tertangani dengan baik % 100 N/A 100 100 100

Persentase kejadian bencana kab/ kota yang tertangani dengan baik

% 100 100 100

Persentase wilayah pasca bencana yang terpulihkan sesuai

SOP Lokasi 14.29 N/A 14.29 14.29 14.29 Program Pemulihan Pasca

Bencana Jumlah tahapan

pemulihan wilayah

pasca bencana 1 1 1 3

Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Terpenuhinya kebutuhan

administrasi perkantoran Bulan 72 12 12 12 12

Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Terpenuhinya kebutuhan administrasi perkantoran

12 12 24

72

Program Peningkatan Sarana dan

Prasarana Aparatur Terpenuhinya kebutuhan sarana

dan prasarana aparatur Bulan 72 12 12 12 12 Program Peningkatan

Sarana dan Prasarana Aparatur

Terpenuhinya kebutuhan sarana dan

prasarana aparatur 12 12 24 72

Program Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur

Jumlah SDM aparatur yang mengikuti pelatihan/ diklat/

bimtek dalam rangka

penanggulangan bencana Orang 72 4 4 4 4

Program Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur

Jumlah SDM aparatur yang mengikuti pelatihan/ diklat/

bimtek dalam rangka penanggulangan bencana

0 0 4

72

Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

Tersusunnya laporan capaian

kinerja dan keuangan Bulan 72 12 12 12 12

Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

Tersusunnya laporan capaian kinerja dan

keuangan 12 12 24

72

Program Perencanaan Pembangunan

Daerah Tersusunnya dokumen

perencanaan perangkat daerah

Bulan 72 12 12 12 12

Program Perencanaan

Pembangunan Daerah Tersusunnya dokumen perencanaan perangkat daerah

12 12 24

72

(26)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) 2016-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 19

Kinerja pelayanan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2016 dan tahun 2017 secara keseluruhan relatif baik. Hal ini terlihat dari sebanyak 10 indikator program yang ditargetkan dalam Renja tahun 2016 dan tahun 2017, semuanya telah tercapai sesuai dengan target. Kondisi ini menunjukkan bahwa pencapaian target kinerja pada urusan perencanaan pembangunan dan urusan Penelitian dan Pengembangan tergolong baik.

Namun hal ini akan menjadi perhatian untuk tahun-tahun yang akan datang untuk lebih terus meningkatkan kinerja OPD, terutama dalam capaian indikator kinerja prioritas pada tahun ini yang harus ditingkatkan, seperti :

1. Persentase Kab/ kota yang sadar bencana (2016) mengalami perubahan menjadi Persentase desa/ kel tangguh bencana (2017 s/d 2021) pencapaian pada tahun 2016 mencapai target yang dibuat yaitu 57,14%

(4 kab/kota dibagi 7 kab/kota dikali 100%), sedangkan pencapaian pada tahun 2017 sangat baik yaitu 1,20% (4 desa/kel dibagi 416 desa/kel dikali 100%) melebihi target yang dibuat 0,72% (3 desa/kel dibagi 416 desa/kel dikali 100%).

2. Persentase kab/ kota yang tangguh dalam menghadapi bencana (2016) mengalami perubahan menjadi Persentase desa/kel yang terlayani informasi peringatan dini bencana (2017 s/d 2021) pencapaian pada tahun 2016 mencapai target yang dibuat yaitu 57,14% (4 kab/kota dibagi 7 kab/kota dikali 100%), sedangkan pencapaian pada tahun 2017 sangat baik yaitu 1,20% (4 desa/kel dibagi 416 desa/kel dikali 100%) melebihi target yang dibuat 0,72% (3 desa/kel dibagi 416 desa/kel dikali 100%).

3. Kecepatan (Respontime) dalam mengatasi bencana, pencapaian pada tahun 2016 dan tahun 2017 mencapai target yang dibuat yaitu 1x24jam (jarak tempuh dibagi lokasi kejadian bencana).

4. Persentase kejadian bencana kab/ kota yang tertangani dengan baik, pencapaian pada tahun 2016 dan tahun 2017 mencapai target yang dibuat yaitu 100% (Jumlah korban yg Tertangani / Jumlah Kejadian Bencana x 100%).

(27)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) 2016-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 20

Jumlah tahapan pemulihan wilayah pasca bencana pencapaian pada tahun 2016 dan tahun 2017 mencapai target yang dibuat yaitu 1 lokasi (lokasi pasca bencana dibagi lokasi yang dipulihkan)

(28)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) 2016-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 19

(29)

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) 2016-2021 BPBD PROVINSI KEPRI Page 19 Tabel 2.4

Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja dan Pencapaian Renstra Badan Penanggulangan Bencana Daerah pada Tahun 2016 dan 2017

Kode Urusan Pemerintahan Daerah

Dan Program/Kegiatan Indikator

Kinerja Kegiatan (output) Satuan

Target Kinerja Akhir Renstra Perangkat

Daerah Tahun 2016-

2021

Realisasi Kinerja s/d dengan tahun 2016

Target dan Realisasi Kinerja Tahun Lalu (2016)

Target kegiatan Renja Perangkat Daerah tahun

2017

Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra Perangkat Daerah s/d tahun

2017 Target

Kinerja Renja tahun

2016

Realisasi Kinerja

Renja tahun 2016

Tingkat Capaian Realisasi Kinerja Tahun 2016

(%)

Realisasi Capaian s/d tahun 2017

Tingkat Capaian Realisasi Renstra s/d Tahun 2017

(%)

1 2 3 3a 4 5 6 7 8=(7/6) 9 10 11=(10/4)

Program Pencegahan dan Kesiapsiagaan

Penanggulangan Bencana 1 1 1 1 Bintek sekolah/ Madrasah

tangguh bencana Kab/kota Jumlah Guru dan Muridsekolah/

Madrasah Yang mendapat Pelatihan dalam menghadapi bencana

Orang 105

1 1 1 2 Fasilitasi Pembentukan Desa Tangguh Bencana Se-Provinsi Kepri

Jumlah Orang Tangguh Bencana

Se-Provinsi Kepri Orang 140 0 0 0 0.00% 0 0 0.00%

1 1 1 3 Pemetaan potensi Rawan

Bencana Kab/kota Jumlah Dokumen Peta Rawan

Bencana Dokumen 1 0 0 0 0.00% 0 0 0.00%

1 1 1 4 Partisipasi dalam Rangka Memperingati Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) / Tahun 2016 (Pameran Penanggulangan Bencana BPBD Provinsi

Kepulauan Riau Tentang Pengurangan Risiko Bencana)

Jumlah Pameran PRB yang diikuti Kali 2 1 1 1 100.00% 1 2 100.00%

1 1 1 5 Publikasi kebencanaan BPBD Jumlah Publikasi Kebencanaan Titik 1 1 1 1 100.00% 0 1 100.00%

1 1 1 6 Sosialisasi Penyelenggaran

Penanggulangan Bencana Jumlah Orang yang mendapat Sosialisasi Penyelenggaran Tentang Penanggulangan Bencana

Orang 100 0 0 0 0.00% 0 0 0.00%

1 1 1 7 Pembentukan dan pemantapan Forum Pengurangan Risiko Bencana Kab/kota

Jumlah Pembentukan dan pemantapan Forum Pengurangan Risiko Bencana Kab/kota

Kali 2 0 0 0 0.00% 0 0 0.00%

1 1 1 8 Jumlah Pembentukan dan pemantapan Forum Pengurangan Risiko Bencana Kab/kota

Jumlah FGD Pembentukan Desa

Tangguh Bencana Kab/kota Kali 2 0 0 0 0.00% 0 0 0.00%

1 1 1 9 Pembuatan Brosur dan Poster Jumlah Brosur dan Poster tentang Kali 3 0 0 0 0.00% 1 1 33.33%

Referensi

Dokumen terkait

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Solok tahun 2016 – 2021 adalah dokumen perencanaan yang merupakan penjabaran lebih lanjut Rencana Pembangunan Jangka Menengah

Dokumen Rencana Strategis (Renstra) Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo disusun berdasarkan dan berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), sesuai

Penyusunan Perubahan Renstra Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batam Tahun 2016 – 2021 berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Batam

– 2023 dimaksudkan untuk menjabarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Mojokerto tahun 2018 – 2023, khususnya pada fungsi koordinasi

Peraturan Daerah Kota Bengkulu Nomor 1 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bengkulu Tahun 2019-2023,.. Peraturan Walikota Bengkulu Nomor

Revisi Rencana Strategis (Renstra) Dinas Sosial Kota Banjarmasin disusun dengan berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Banjarmasin yang

Rencana Strategis Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik merupakan dokumen perencanaan jangka menengah yang mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah

Guna mendukung dan mensukseskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lumajang tahun 2018-2023 merupakan bagian dari Rencana Pembangunan