• Tidak ada hasil yang ditemukan

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ONE STOP SERVICE TERHADAP PENANAMAN MODAL DI KABUPATEN SRAGEN TESIS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ONE STOP SERVICE TERHADAP PENANAMAN MODAL DI KABUPATEN SRAGEN TESIS"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

i

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ONE STOP SERVICE TERHADAP PENANAMAN MODAL

DI KABUPATEN SRAGEN

TESIS

Diajukan Kepada Program Studi Ilmu Hukum

Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Guna Memperleh

Gelar Magister dalam Ilmu Hukum

Disusun oleh : TAUFIQ NUGROHO

NIM. R 100070013

PROGRAM STUDI ILMU HUKUM PROGRAM PASCASARJANA

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

2017

(2)
(3)

iii

(4)
(5)

v

(6)

MOTTO

“Tak akan berhenti menolong orang”

( Taufiq Nugroho )

(7)

vii

PERSEMBAHAN

Dengan Rahmat Allah SWT saya persembahkan Tesis ini kepada:

Allah SWT

Atas limpahan Taufiq dan Kasih Sayang-Nya pada seluruh alam Istri dan Anakku Tercinta

Untuk setiap kehangatan dan keceriaan yang kalian berikan setiap ku buka mata Ibu dan Bapak Tersayang

Setiap kemudahan dan keberuntungan yang saya alami, adalah hasil dari doa-doa Ibu Bapak yang dikabulkan Allah SWT

Saudara, Adek dan Kakak Terkasih

Untuk setiap doa terindah yang memuliakan kita di dunia dan akhirat Para Client yang istimewa

Terimakasih tak terhingga telah bersedia menjadi perantara rejeki yang berlimpah yang Allah berikan untuk keluarga kami ☺

(8)

KATA PENGANTAR

Tak ada yang lebih meneduhkan hati selain simphoni dzikir dan syukur kepada Allah SWT sebaik-baik Pencipta Hukum, Hakim paling adil dan paling bijaksana sehingga hanya dengan Kemurahan dan Ridlo-Nya lah penelitian hukum yang berjudul “IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ONE STOP SERVICE TERHADAP PENANAMAN MODAL DI KABUPATEN

SRAGEN” ini dapat dirampungkan menjadi sebuah Tesis.

Penelitian ini membahas mengenai peranan Pemerintah sebagai pelayan publik dalam pelaksanaan kebijakan One Stop Servis terhadap Penanaman Modal di Kabupaten Sragen. Selain itu dalam penelitian ini juga dipaparkan mengenai kendala-kendala yang dihadapi dalam melaksanakan kebijakan One Stop Service dalam perijinan penanaman modal di Kabupaten Sragen.

Tesis ini menjadi menarik untuk dikaji karena di era otonomi daerah ini masing-masing Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota diberikan kewenangan penuh dalam menarik investor di daerah untuk mengatasi pelbagai persoalan pembangunan seperti pengangguran, kemiskinan dan ketimpangan di daerahnya masing-masing. Dengan adanya investasi tentu akan tercipta banyak lapangan pekerjaan baru. Dengan begitu, para investor diharap akan mendirikan pabrik-pabrik baru, yang pada gilirannya akan banyak menyerap tenaga dan mengurangi pengangguran.

(9)

ix

Untuk menarik investasi ke daerah diperlukan adanya kemudahan dalam proses perijinan karena pada keselanjutannya penanam modal akan menanamkan modalnya hanya dengan daerah yang memberikan fasilitas dan kemudahan dalam proses perijinan, sebagaimana yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen yang telah menerapkan kebijakan One Stop Servis dalam perijinan berbagai ijin usaha dan penanaman modal.

Harapannya penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dan rekomendasi bagi Pemerintah Daerah dalam menentukan kebijakan peningkatan pelayanan publik untuk menunjukkan komitmen dan political will Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berbagai hambatan dan persoalan yang penulis hadapi dalam penulisan hukum ini tidak akan teratasi tanpa Pertolongan dan Ridlo Allah SWT yang telah mengirimkan orang-orang baik yang dengan tulus membantu dan memotivasi penulis dalam menyelesaikan Tesis ini. Untuk itu penulis sampaikan terimakasih kepada:

1. Bapak Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta.

2. Bapak Prof. Dr. Bambang Sumardjoko, M.Pd. selaku Direktur Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta.

3. Ibu Wardhah Yustin, Ph.D selaku Ketua Program Studi Ilmu Hukum Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta.

4. Bapak Prof. Dr. Absori, SH.,M.Hum. selaku Dosen Pembimbing Utama yang telah membimbing penulis dalam penyelesaian penelitian hukum ini.

(10)

5. Bapak Dr. Nur Hadiantomo selaku Dosen Pembimbing Pendamping yang telah dengan sabar memotivasi penulis dalam merampungkan Tesis ini.

6. Bapak Tugiyono, SH selaku Kepala BPTPM Kabupaten Sragen beserta seluruh jajaran dan staf Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen yang telah dengan sangat baik menerima dan membantu penulis serta banyak memberikan fasilitas dan kemudahan dalam mencari dan memperoleh data dalam penyelesaian tesis ini.

Titik terakhir dalam Tesis ini bukanlah dalam pengertian mati dan tidak ada follow up lebih lanjut, namun guna kesempurnaan tulisan ini, kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan. Akhirnya penulis hanya berharap, semoga penelitian hukum ini dapat bermanfaat bagi umat manusia.

Amin.

Surakarta, Oktober 2017

Taufiq Nugroho

(11)

xi

ABSTRAK

TAUFIQ NUGROHO, IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ONE STOP SERVICE

TERHADAP PENANAMAN MODAL DI KABUPATEN SRAGEN,

PENELITIAN HUKUM, 2016.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Pemerintah sebagai pelayan publik dalam pelaksanaan kebijakan One Stop Servis terhadap Penanaman Modal di Kabupaten Sragen. Selain itu dalam penelitian ini juga dipaparkan mengenai kendala-kendala yang dihadapi dalam melaksanakan kebijakan One Stop Service dalam perijinan penanaman modal di Kabupaten Sragen.

Dilihat dari tujuannya, penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif dan eksplanatoris, dengan menggunakan metode pendekatan non doktrinal (socio legal research) yang bersifat kualitatif. Lokasi penelitian ini di fokuskan di Kabupaten Sragen, dengan Sumber data berasal dari sumber primer melalui wawancara secara langsung pada Pejabat atau Pegawai Negeri Sipil setempat. Selain itu dalam penelitian ini juga menggunakan sumber data sekunder, diantaranya peraturan perundang-undangan, jurnal, literatur, buku, internet, laporan penelitian dan sebagainya berkaitan dengan kebijakan One Stop Service dan penanaman modal di Kabupaten Sragen.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa; pertama, Implementasi kebijakan One Stop Service terhadap penanaman modal di Kabupaten Sragen dilahirkan untuk memberikan kemudahan pelayanan dibidang perijinan dengan prinsip dapat dipercaya, mudah, murah, cepat dan transparan melalui satu pintu (one stop service). Kedua, bertolak dari hasil evaluasi dalam pelaksanaan kebijakan One Stop Servis di Kabupaten Sragen, meski manfaat sudah sangat dirasakan, namun masih terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi. Ketiga, sebagai upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, perlu dirumuskan kebijakan-kebijakan strategis untuk mewujudkan model ideal kebijakan One Stop Service kedepan yang sesuai perkembangan zaman.

Manfaat teoritis penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat pada pengembangan ilmu pengetahuan di bidang ilmu hukum pada umumnya dan Hukum Administrasi Negara pada khususnya, memperkaya referensi dan literatur dalam dunia kepustakaan tentang mekanisme perijinan dan pelayanan publik yang dilakukan pemerintah dan dapat dipakai sebagai acuan terhadap penelitian- penelitian sejenis untuk tahapan berikutnya. Manfaat Praktis penelitian ini, diharapkan dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dan rekomendasi bagi Pemerintah Daerah dalam menentukan kebijakan peningkatan pelayanan publik untuk menunjukkan komitmen dan political will Pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat sebagaimana dijelaskan dalam konsep welfare state.

Kata Kunci : Pelayanan Publik, One Stop Servis, Penanaman Modal.

(12)

ABSTRACT

TAUFIQ NUGROHO, ONE STOP SERVICE POLICY IMPLEMENTATION OF INVESTMENT IN THE DISTRICT SRAGEN, RESEARCH LAW, 2016.

This study aims to determine the role of the Government as a public servant in the execution of the One Stop Services policy to Investment in Sragen.

Additionally in this study were also presented regarding obstacles encountered in implementing the One Stop Service policy in licensing investment in Sragen.

Judging from its purpose, this study included qualitative descriptive research and explanatory, using non-doctrinal approach (socio legal research) are qualitative. The location of this research focused in Sragen, with the source information comes from primary sources by direct interviews on officials or the local Civil Servants. Also in this study used secondary sources information, including legislation, journals, literature, books, internet, research reports and so on related to One Stop Service policy and investment in Sragen.

Based on the results of research and discussion, it can be concluded; First, implementation of the One Stop Service policy towards investment in Sragen was born to provide service in the field of licensing with the principle of credible, easy, inexpensive, fast and transparent through one door (one stop service).

Second, the evaluation results in implementation One Stop Service policy in Sragen, although the benefits are already keenly felt, but there are still some problems faced. Third, as an effort Sragen Local Government to address these issues, is necessary to formulate strategic policies to realize the ideal model of the future policy of One Stop Service which according to the times.

Benefits of theoretical research is expected to provide benefits in the development of legal science in general and the State Administration Law in particular, ensuring that references and literature in the world literature on the mechanism of licensing and public services by the government and as a reference to research similar to the next stage. Practical benefits of this study, expected to be used as consideration and recommendation for regional government in determining policies for improving public services demonstrate the commitment and political will on the Government in the welfare of society as described in the concept of the welfare state.

Keywords: Public Service, One Stop Services, Investment.

(13)

xiii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PERSETUJUAN ... ii

PERNYATAAN ORISINALITAS ... v

MOTTO ... vi

PERSEMBAHAN ... .. vii

KATA PENGANTAR ... viii

ABSTRAK ... xi

ABSTRACT ... xii

DAFTAR ISI ... xiii

DAFTAR TABEL ... xv

DAFTAR SINGKATAN ... xvi

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ... 1

B. Rumusan Masalah ... 10

C. Orisinalitas Penelitian ... 10

D. Tujuan Penelitian ... 12

E. Manfaat Penelitian ... 13

BAB II METODE PENELITIAN A. Metode Pendekatan... 15

B. Jenis Penelitian ... 16

C. Lokasi Penelitian ... 17

D. Jenis Data dan Sumber Data ... 18

(14)

E. Teknik Pengumpulan Data ... 20

F. Teknik Analisis Data ... 22

BAB III TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan tentang Kebijakan Publik ... 25

B. Tinjauan tentang Implementasi Kebijakan ... 30

C. Tinjauan tentang Pemerintah Daerah ... 34

D. Tinjauan tentang One Stop Service ... 38

E. Tinjauan tentang Penanaman Modal ... 40

F. Kerangka Pemikiran ... 42

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Implementasi Kebijakan One Stop Service Terhadap Penanaman Modal di Kabupaten Sragen ... 45

B. Kendala dan Permasalahan yang Dihadapi Dalam Pelaksanaan Kebijakan One Stop Service Dalam Perijinan Penanaman Modal di Kabupaten Sragen ... 63

C. Model Ideal Kebijakan One Stop Service ke Depan Yang Sesuai Dengan Perkembangan Zaman ... 78

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan ... 96

B. Saran ... 98

DAFTAR PUSTAKA ... 100

(15)

xv

DAFTAR TABEL

Tabel 1 Perbedaan setelah OSS dan sebelum OSS Hal. 60 Tabel 2 Kendala-kendala yang terjadi dalam

pelaksanaan kebijakan One Stop Service dalam penanaman modal di Kabupaten Sragen.

Hal. 70

Tabel 3 Jenis Perizinan One Stop Service yang dikelola BPTPM Kabupaten Sragen.

Hal. 86

(16)

DAFTAR SINGKATAN

BKPM : Badan Koordinasi Penanaman Modal

BPT : Badan Pelayanan Terpadu

BPTPM : Badan Perijinan Terpadu Dan Penanaman Modal

BUMN : Badan Usaha Milik Negara

DPRD : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah

DPR : Dewan Perwakilan Rakyat

IFC : International Finance Corporation IMB : Izin Mendirikan Bangunan IPK : Indeks Persepsi Korupsi

KPPOD : Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah KPT : Kantor Pelayanan Terpadu

LSM : Lembga Swadaya Masyarakat

LKPM : Laporan Kegiatan Penanaman Modal

MBO : Managemen By Objectives

OD : Organisasional Development/ pengembangan organisasi

OSS : One Stop Service

PERC : Political & Economic Risk Consultancy PROPENAS : Program Pembangunan Nasinal

PMA : Penanaman Modal Asing

PMDN : Penanaman Modal Dalam Negeri PNS : Pegawai Negeri Sipil

(17)

xvii

PTSP : Pelayanan Terpadu Satu Pintu SIUJK : Surat ijin Usaha Jasa Konstruksi

SDM : Sumber Daya Manusia

SDA : Sumber Daya Alam

SEKDA : Sekretaris Daerah SETDA : Sekretariat Daerah

SPM : Standar Pelayanan Minimal SIUP : Surat Izin Usaha Perdagangan TDP : Tanda Daftar Perusahaan

TII : Tranparency Internasional Indonesia UPT : Unit Pelayanan Terpadu

UPT : Unit Pelaksana Teknis

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil pembahasan yang dilakukan, maka disimpulkan bahwa implementasi kebijakan penyusunan Aanggaran Pendapatan dan Belanja Daerah di Kabupaten Mamuju

Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Sragen menerapkan konsep One Stop Service dalam pelayanan perizinan dengan tujuan pelayanan perizinan menjadi

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Implementasi Kebijakan Sistem Pelayanan Informasi dan Perizinan Investasi Secara Elektronik (SPIPISE) di Dinas Penanaman Modal

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Implementasi Kebijakan Sistem Pelayanan Informasi dan Perizinan Investasi Secara Elektronik (SPIPISE) di Dinas Penanaman Modal

Perencanaan Media Komunikasi Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) dalam Menerapkan Kebijakan Sistem OSS Pada Masyarakat Kota Pekanbaru. Perencanaan

Vehicle Registration Online Service at The One-Stop Administration Services Office of South Surabaya By Fierda

Berdasarkan latar belakang, menjadi permasalahan dalam Implementasi Kebijakan Pelayanan Publik Dalam Pengelolaan Izin Mendirikan Bangunan Pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan

Profil dan arah kebijakan penanaman modal Kabupaten