STANDAR PELAYANAN PUBLIK
DOKUMEN
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PELAYANAN PERIZINAN DAN NON PERIZINAN
STANDAR PELAYANAN PERIZINAN DAN NON PERIZINAN
PAMAHANUNUSA
DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU
KABUPATEN MALUKU TENGAH
PERATURAN BUPATI MALUKU TENGAH NOMOR 23 TAHUN 2018
TENTANG
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PELAYANAN PERIZINAN DAN NON PERIZINAN PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN
TERPADU SATU PINTU KABUPATEN MALUKU TENGAH dan
KEPUTUSAN
KEPALA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU
KABUPATEN MALUKU TENGAH NOMOR 570/25/SK/V/2018
TENTANG
PENETAPAN STANDAR PELAYANAN PERIZINAN DAN NONPERIZINAN PADA PELAYANAN TERPADU SATU PINTU
KABUPATEN MALUKU TENGAH
BUPATI MALUKU TENGAH PROVINSI MALUKU
PERATURAN BUPATI MALUKU TENGAH NOMOR 23 TAHUN 2018
TENTANG
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PELAYANAN
PERIZINAN DAN NONPERIZINAN PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU
KABUPATEN MALUKU TENGAH BUPATI MALUKU TENGAH, Menimbang : a.
b.
bahwa dalam rangka meningkatkan efisiensi, efektifitas, transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pelayanaan perizinan, maka diperlukan Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai pedoman teknis dalam penyelenggaraan tugas-tugas pelayanan
bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan Bupati Maluku Tengah tentang Standar Operasional Prosedur pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Maluku Tengah.
Mengingat : 1.
2.
3.
Undang-Undang Nomor 60 Tahun 1958 tentang Penetapan Undang-Undang Darurat Nomor 23 Tahun 1957 tentang Pembentukan Daerah Swatantra Tingkat II se-Maluku (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1957 Nomor 80, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1645);
Undang-Undang Nomor 46 Tahun 1999 tentang pembentukan Provinsi Maluku Utara, Kabupaten Buru dan Kabupaten Maluku Tenggara Barat jo. Undang- Undang Nomor 6 Tahun 2000 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 46 Tahun 1999 tentang Pembentukan Provinsi Maluku Utara, Kabupaten Buru dan Kabupaten Maluku Tenggara Barat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 174, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3896);
Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang
Bangunan Gedung (Lembaran Negara Republik
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
Indonesia Tahun 2002 Nomor 134, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4247);
Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat, dan Kabupaten Kepulauan Aru di Provinsi Maluku (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 155, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4350);
Undang-Undang Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 150, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4585);
Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 67, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4724);
Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 67, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725);
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4843), sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang- Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 251,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5952);
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 61, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4846);
Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5038);
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5059);
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5494);
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587), sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang- Undang Nomor 9 Tahun 2015 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 292, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5601);
Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 1979 tentang Perubahan Batas Wilayah Kotamadya Daerah Tingkat II Ambon (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1979 Nomor 20, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3137);
Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2008 tentang Pedoman Pemberian Insentif dan Pemberian Kemudahan Penanaman Modal di Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 88, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4861);
Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 189, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 348);
Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 215, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5357);
Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5887);
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 76 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 191);
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 97 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 221);
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 210);
Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal
Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2017 tentang
Pedoman dan Tata Cara Perizinan dan Fasilitas
24.
25.
26.
27.
28.
29.
Penanaman Modal (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 1767);
Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman dan Tata Cara Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 1768) ;
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 100 Tahun 2016 tentang Pedoman Nomenklatur Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi dan Kabupaten/Kota (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1906);
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 138 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 1956);
Peraturan Daerah Kabupaten Maluku Tengah Nomor 04 Tahun 2016 tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Maluku Tengah (Lembaran Daerah Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2016 Nomor 183);
Peraturan Bupati Maluku Tengah Nomor 43 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten Maluku Tengah (Berita Daerah Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2016 Nomor 265);
Peraturan Bupati Nomor 22 Tahun 2017 tentang Penjabaran Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Berita Daerah Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2016 Nomor 293).
MEMUTUSKAN
Menetapkan : PERATURAN BUPATI MALUKU TENGAH TENTANG STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PERIZINAN DAN NONPERIZINAN PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN MALUKU TENGAH.
BAB I
KETENTUAN UMUM Pasal 1
Dalam Peraturan Bupati ini yang dimaksud dengan : 1.
2.
3.
Daerah adalah Daerah Kabupaten Maluku Tengah;
Pemerintah Daerah adalah Bupati dan Perangkat Daerah sebagai unsur penyelenggara Pemerintah Daerah ;
Bupati adalah Bupati Kabupaten Maluku Tengah;
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
Sekretaris Daerah adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tengah;
SOP adalah tahapan yang dilalui untuk menyelesaikan tugas pelayanan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Maluku Tengah;
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu selanjutnya disingkat DPMPTSP adalah Satuan Kerja Perangkat Daerah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Maluku Tengah;
Kepala DPMPTSP adalah Kepala DPMPTSP Kabupaten Maluku Tengah;
Pajak Daerah adalah kontribusi wajib pajak kepada daerah oleh pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan Pemerintahan Kabupaten Maluku Tengah dalam menunjang kemakmuran rakyat;
Surat Ketetapan Pajak Daerah, yang selanjutnya disingkat SKPD adalah surat ketetapan pajak yang menentukan besarnya jumlah pokok pajak yang terutang;
Retribusi adalah pungutan sebagai pembayaran atas jasa atau pemberian izin yang khusus disediakan dan/atau diberikan oleh Pemerintahan Kabupaten Maluku Tengah untuk kepentingan orang pribadi atau badan;
Surat Ketetapan Retribusi Daerah, yang selanjutnya disingkat SKRD, adalah surat ketetapan retribusi yang menentukan besarnya jumlah pokok retribusi yang terhutang;
Izin adalah dokumen yang dikeluarkan oleh Bupati atau Kepala DPMPTSP berdasarkan peraturan daerah atau peraturan lainnya yang merupakan bukti legalitas, menyatakan sah atau diperbolehkannya seseorang atau badan untuk melakukan usaha atau kegiatan tertentu;
Perizinan adalah pemberian izin kepada orang pribadi atau badan usaha yang dimaksudkan untuk pembinaan, pengaturan, pengendalian dan pengawasan atas kegiatan pemanfaatan ruang, serta penggunaan sumber daya alam, barang, prasarana, sarana dan fasilitas tertentu guna melindungi kepentingan umum dan menjaga kelestarian lingkungan tertentu, baik dalam bentuk izin maupun tanda daftar usaha;
Nonperizinan adalah segala bentuk kemudahan
pelayanan, fasilitas, fiskal dan informasi mengenai
kegiatan tertentu sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undang;
15. Obyek perizinan adalah semua jenis perizinan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota yang pengelolaannya pada perangkat daerah.
BAB II
JENIS PELAYANAN Pasal 2
Jenis Pelayanan di DPMPTSP terdiri dari : a.
b.
Pelayanan perizinan;
Pelayanan nonperizinan.
Pasal 3
Jenis Pelayanan Perizinan sebagaimana dimaksud pada Pasal 2 huruf a, meliputi :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
Pendaftaran Penanaman Modal;
Izin Pembukaan Kantor Cabang;
Izin Mendirikan Bangunan (IMB);
Surat Izin Usaha Jasa Kontruksi (SIUJK);
Surat Izin Tempat Usaha (SITU);
Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP);
Tanda Daftar Perusahaan (TDP);
Tanda Daftar Gudang (TDG);
Izin Usaha Industri (Kecil/Menengah);
Surat Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol Untuk Gol A, B, dan C;
Izin Usaha Industri Melalui Persetujuan Prinsip;
Izin Usaha Industri Tanpa Melalui Persetujuan Prinsip;
Izin Penyelenggaraan Angkutan Orang dalam Trayek Perdesaan dan Perkotaan (Perizinan Usaha Angkutan Umum dan Izin Trayek};
Izin Usaha Angkutan Laut (Surat Izin Perusahaan Angkutan Laut/SUPAL);
Izin Usaha Angkutan Laut Pelayaran Rakyat (Surat Izin Usaha Pelayaran Rakyat/SIUPER);
Izin Usaha Jasa Perawatan dan Perbaikan Kapal;
Surat Izin Tempat Mendirikan Reklame;
Surat Izin Reklame;
Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP);
Izin Pembukaan Kantor Cabang Koperasi;
Izin Pendirian Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam;
Izin Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Permukiman;
Izin Usaha Perkebunan Untuk Budidaya IUP-B);
Izin Usaha Perkebunan untuk Pengolahan (IUP-P);
25.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.
33.
34.
35.
36.
37.
38.
Izin Usaha Perkebunan (IUP);
Izin Usaha Produksi Bibit Ternak;
Izin Usaha Pakan Ternak;
Izin Usaha Pemeliharaan Hewan;
Izin Usaha Rumah Sakit Hewan;
Izin Usaha Pasar Hewan;
Izin Pemotongan Ternak;
Izin Usaha Rumah Potong Hewan:
Izin Usaha Pengecer/Sub Distributor Obat Hewan;
Izin Usaha Pemasukan dan Pengeluaran Ternak;
Izin Usaha Peternakan;
Surat Izin Usaha Perikanan Budidaya;
Izin Pelayanan Sehat Pakai Air (SPA);
Izin Pengelola Pestisida.
Pasal 4
Jenis Pelayanan Nonperizinan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 Hurub b, meliputi :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11 12.
13.
Perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA);
Pembatalan/Pencabutan Perizinan Penanaman Modal;
Pemberian Insentif;
Pelayanan Informasi dan Pengaduan;
Rekomendasi Persyaratan Administrasi dan
Kelayakan Data Teknis Terhadap Pemohonan Izin Penyelenggaraan Radio;
Surat Keterangan Penyimpanan Barang (SKPB);
Surat Keterangan Lokasi;
Rekomendasi Penerbitan PKAPT dan Pelaporan Rekapitulasi Perdagangan Kayu Antarpulau;
Tanda Pencatatan Usaha Pembudidayaan Ikan (TPUPI);
Tanda Pencatatan Kapal Pengangkut Ikan Hidup (TPKPIH);
Sertifikat Kursus Kemanan Pangan Industri Rumah Tangga (PKP-IRT);
Sertifikat Laik Makanan Dan Minuman Jasa Boga, Restoran, Rumah Makan, Makanan Jajanan;
Sertifikat Laik Sehat Depot Air Minum;.
BAB III
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR Pasal 5
(1) Standar Operasional Prosedur terdiri dari ; a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.
k.
l.
m.
n.
Dasar Hukum;
Persyaratan Pelayanan;
Sistem, Mekanisme, dan Prosedur;
Jangka Waktu Penyelesaian;
Biaya/Tarif, Produk Layanan;
Sarana, Prasarana, dan/atau Fasilitas;
Kompetensi Pelaksana;
Pengawasan Internal;
Penanganan Pengaduan;
Saran dan Masukan;
Jumlah Pelaksana;
Jaminan Pelayanan;
Jaminan Keamanan dan Keselamatan Pelayanan;
Evaluasi Kinerja pelaksana.
(2) Persyaratan yang sama dalam pelayanan perizinan yang bersifat paralel cukup satu.
Pasal 6 (1)
(2)
Bupati melakukan evaluasi dan monitoring atas pelaksanaan penyelenggaraan pelayanan Perizinan terpadu di Dinas Penanaman Modal dan pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setiap 6 (enam) bulan sekali.
Kepala DPMPTSP melaporkan hasil evaluasi atas pelaksanaan penyelenggaraan pelayanan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu kepada Bupati setiap 6 (enam) bulan sekali.
BAB V PEMBIAYAAN
Pasal 7
Semua biaya yang timbul sebagai akibat ditetapkannya
peraturan Bupati ini dibebankan kepada Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Maluku
Tengah.
BAB VI
KETENTUAN PENUTUP Pasal 8
Pada saat berlakunya Peraturan Bupati ini, maka Peraturan Bupati Maluku Tengah Nomor 42 Tahun 2015 tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) dinyatakan tidak berlaku lagi.
Pasal 9
Peraturan Bupati ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan
pengundangan Peraturan Bupati ini dengan
penempatannya dalam Berita Daerah Kabupaten Maluku
Tengah.
PEMERINTAH KABUPATEN MALUKU TENGAH DINAS PENANAMAN MODAL DAN
PELAYANAN TERPADU SATU PINTU
Jln. Imam Bonjol No. 6 Telp. (0914) 22543 fax. (0914) 22852 MASOHI Kode Pos 97511
KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU
KABUPATEN MALUKU TENGAH NOMOR 570/25/V/2018
PENETAPAN STANDAR PELAYANAN PERIZINAN DAN NONPERIZINAN PADA PELAYANAN TERPADU SATU PINTU
KABUPATEN MALUKU TENGAH KEPALA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU
KABUPATEN MALUKU TENGAH,
Menimbang : a. bahwa dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan pelayanan publik sesuai dengan asas penyelenggaraan pemerintahan yang baik, dan guna mewujudkan kepastian hak dan kewajiban berbagai pihak yang terkait dengan penyelenggaraan pelayanan, setiap penyelenggaraan pelayanan publik wajib menetapkan Standar Pelayanan;
b. bahwa untuk memberikan acuan dalam penilaian ukuran kinerja dan kualitas penyelenggaraan pelayanan dimaksud huruf a, maka perlu ditetapkan Standar Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu dengan Keputusan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Maluku Tengah.
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 60 Tahun 1958 tentang Penetapan Undang-Undang Darurat Nomor 23 Tahun 1957 tentang Pembentukan Daerah Swatantra Tingkat II Dalam Wilayah Tingkat I Maluku (Lembaran Negara Tahun 1957 Nomor 80, Tambahan Lembaran Negara Nomor 1645);
2. Undang-Undang Nomor 46 Tahun 1999 tentang pembentukan
Provinsi Maluku Utara, Kabupaten Buru dan Kabupaten
Maluku Tenggara Barat jo. Undang-Undang Nomor 6 Tahun
2000 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 46
Tahun 1999 tentang Pembentukan Provinsi Maluku Utara,
Kabupaten Buru dan Kabupaten Maluku Tenggara Barat
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 174,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3896);
3. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat, dan Kabupaten Kepulauan Aru di Provinsi Maluku (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 155, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4350);
4. Undang-Undang Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 150, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4585) 5. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan
Publik (Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5038);
6. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5587);
7. Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2014 tentang Penyelenggaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu;
8. Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2017 tentang Pedoman dan Tatacara Perizinan dan Fasilitas Penanaman Modal (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 1767);
9. Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman dan Tata Cara Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 1768);
10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 100 Tahun 2016 tentang Pedoman Nomenklatur Dinas Penanaman Modal dan pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsin dan Kabupaten/Kota;
11. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 138 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 1956);
12. Peraturan Daerah Nomor 04 Tahun 2016 tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Maluku Tengah;
13. Peraturan Bupati Maluku Tengah Nomor 41 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu;
14. Peraturan Bupati Maluku Tengah Nomor 22 Tahun 2018 tentang Pendelegasian Kewenangan Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan Kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu satu Pintu Kabupaten Maluku Tengah;
15. Peraturan Bupati Maluku Tengah Nomor 23 Tahun 2018 tentang Standar Operasional Prosedur Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Maluku Tengah.
MEMUTUSKAN : Menetapkan:
KESATU : Standar Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Maluku Tengah sebagaimana tercantum dalam Lampiran Keputusan ini.
KEDUA : Standar Pelayanan sebagaimana dimaksud diktum KESATU meliputi ruang lingkup pelayanan administrasi perizinan dan nonperizinan.
KETIGA : Standar Pelayanan sebagaimana dalam Lampiran Keputusan ini wajib dilaksanakan oleh penyelenggara/pelaksana dan sebagaimana acuan dalam penilaian kinerja pelayanan oleh pimpinan penyelenggara, aparat pengawasan, dan masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
KEEMPAT : Keputusan ini mulai berlaku sejak ditetapkan dan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan, maka akan diperbaiki sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di : Masohi Pada Tanggal : 30 Mei 2018
KEPALA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU
KABUPATEN MALUKU TENGAH,
EFENDI LATUCONSINA,S.Sos., MSi Pembina Utama Muda
NIP. 19671225 199403 1 019
Lampiran : Keputusan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Maluku Tengah
Nomor : 570/25/V/2018 Tanggal : 30 Mei 2018
Tentang : Penetapan Standar Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan Pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu
A. PENDAHULUAN
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Maluku Tengah dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Maluku Tengah Nomor 04 Tahun 2016 dengan tugas melakukan penyusunan dan pelaksanaan urusan pemerintahan daerah di bidang penanaman modal dan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan lingkup tugas dan fungsinya.
Berdasarkan Peraturan Bupati Maluku Tengan Nomor 41 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Maluku Tengah mengelola dan melaksanakan penerbitan Perizinan dan Nonperizinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah berdasarkan prinsip Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
B. STANDAR PELAYANAN
NO KOMPONEN URAIAN
1. Dasar
Hukum a. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2019 tentang pelayanan Publik.
b. Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Terpadu Satu Pintu
c. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 138 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu d. Peraturan Bupati Maluku Tengah Nomor 41 Tahun 2015
tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
e. Peraturan Bupati Maluku Tengah Nomor 22 Tahun 2018 tentang Pendelegasian Kewenangan Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan Kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Teradu Satu Pintu Kabupaten Maluku Tengah.
f. Peraturan Bupati Maluku Tengah Nomor 23 Tahun 2018 tentang Standar Operasional Prosedur Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Teradu Satu Pintu Kabupaten Maluku Tengah.
2. Persyaratan
Pelayanan a. Persyaratan Administratif; yaitu dokumen yang
digunakan untuk mengetahui identitas pemohon, status
legal atau tidaknya kegiatan usaha dan hak atas tempat
usaha yang digunakan seperti KTP, NPWP, Akta
Pendirian Perusahaan dan Perubahannya, Bukti
Kepemilikan tanah, Keputusan Pengesahan /
Persetujuan / Perubahan.
NO KOMPONEN URAIAN
b. Persyaratan Teknis; yaitu dokumen yang digunakan untuk menilai aspek teknis yang teerkait dengan Kegiatan usaha seperti Gambar Sketsa Lokasi, Gambar Teknis Bangunan, Surat Keterangan Pemberitahuan kepada Tetangga, AMDAL.UKL-UPL, SPPL
3. Sistem, Mekanisme dan
Prosedur
Keterangan Gambar :
1. Pemohon Menyampaian Berkas Permohonan pada Bagian Informasi Front Office.
2. Berkas Pemohon diterima dan diperiksa oleh petugas Informasi, jika lengkap ditindak lanjuti dan tidak lengkap dikembalikan.
3. Customer Service melakukan entri data di SIMYANDU/SiCANTIK.
4. Pemeriksaan lapangan dilakukan oleh Tim Teknis terkait dan memberikan Rekomendasi Penolakan atau Persetujuan untuk proses penerbitan izin.
5. Petugas Menerbitkan SKRD dan menyerahkan SKRD kepada Pemohon untuk melakukan pembayaran.
6. Petugas Mencetak Konsep Produk Izin dan disampaikan kepada kepala Dinas untuk penandatangan.
7. Produk Izin dikembalikan kepada petugas.
8. Penyerahan Produk Izin kepada Pemohon.
4. Jangka Waktu
Penyelesaian
a. Untuk perizinan yang memerlukan pembahasan Tim Teknis ditetapkan maksimal 14 hari kerja.
b. Untuk perizinan yan tidak memerlukan pembahasan Tim Teknis ditetapkan maksimal 7 Hari Kerja
c. Apabila terjadi penolakan dalam pemrosesan,
pemberitahuan dilakukan segera kepada pemohon pada
hari yang sama.
NO KOMPONEN URAIAN 5. Biaya/Tarif Sesuai Lampiran Lembar Kerja 6. Produk
Pelayanan Surat Izin 7. Sarana,
Prasarana, dan / atau Fasilitas
- Ruang tunggu yang memadai - Ruang Rapat
- Ruang Pemrosesan Izin
- Ruang Informasi, Pengaduan dan Konsultasi - Touchscreen informasi
- Televisi - Toilet
- Lapangan parkir - Rak arsip
- Meja dan Kursi - AC
- Komputer - Scanner - Internet - Printer
- Telepon/Faximili - Alat tulis kantor - Mushola
8. Kompetensi
Pelaksana - Sarjana Sosial/Ekonomi/Sastra/Pemerintahan
- Memahami Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku
- Lulus Diklat PTSP
- Mampu mengoperasikan computer 9. Pengawasan
Internal a. Dilakukan oleh atasan langsung secara berjenjang.
b. Dilakukan oleh aparat fungsional.
c. Dilaksanakan secara kontinyu.
10. Penanganan Pengaduan, Sarana, dan Masukan
a. Melalui kotak saran
b. Melalui petugas khusus Penanganan Pengaduan, Saran, dan Masukan
11. Jumlah
Pelaksana Jumlah personil sebanyak 18 (delapan belas) orang.
12 Jaminan
Pelayanan Pelayanan didukung oleh petugas yang berkompeten dengan prinsip pelayanan prima.
13. Jaminan Keamanan dan
Keselamatan Pelayanan
a. Surat Izin dibubuhi tanda tangan serta cap basah sehingga dijamin keasliannya.
b. Surat Izin menggunakan kertas khusus berkop instansi.
NO KOMPONEN URAIAN 14. Evaluasi
Kinerja Pelaksana
Evaluasi Kinerja Pelayanan dilakukan melalui pengukuran penerapan 14 komponen standar pelayanan yang dilakukan sekurang-kurangnya setiap 1 tahun (dalam bentuk laporan secara berkala dan periodik).
KEPALA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU
KABUPATEN MALUKU TENGAH,
EFENDI LATUCONSINA,S.Sos., MSi Pembina Utama Muda
NIP. 19671225 199403 1 019
NO JENIS LAYANAN PRODUK PELAYANAN PIHAK TERKAIT
1 Pelayanan Administrasi Pendaftaran Penanaman Modal (PPM)
1 Undang-undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal DPMPTSP 2 Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 13 Tahun 2017
tentang Tata cara pendaftaran dan Fasilitas Penanaman Modal
2 Pelayanan Administrasi Izin Pembukaan Kantor Cabang 1 Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 13 Tahun 2017 tentang Tata cara pendaftaran dan Fasilitas Penanaman Modal
sda 3 Pelayanan Administrasi 1 Undang-Undang Nomor 28 tahun 2002 Tentang Bangunan Gedung;
2 Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2005 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung;
3 Permen PU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Izin Mendirikan Bangunan Gedung;
4 Permen PU Nomor 05/PRT/M/2016 tentang Izin Mendirikan Bangunan Gedung;
5 Perda Nomor 15 Tahun 2009 tentang Bangunan Gedung;
6 Peraturan Daerah Kabupaten Maluku Tengah Nomor 25 Tahun 2012 tentang Retribusi Izin Mendirikan Bangunan;
4 Pelayanan Administrasi 1 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi
2 Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2000 tentang Usaha dan Peran Masyarakat Jasa Konstruksi
3 Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi
4 Peraturan Menteri PU Nomor 4 Tahun 2011 tentang IUJK
5 Pelayanan Administrasi Surat Izin Tempat Usaha (SITU) 1 Undang-undang Nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah;
2 Surat Keputusan bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Perdagangan dan Koperasi Nomor 56/TH/1971 dan Nomor 103A/KP/5/1971 tenteng ketentuan kewenangan dalam memberikan ijin tempat usaha dan ijin usaha 6 Pelayanan Administrasi Surat Izin Usaha Perdagangan
(SIUP)
1 Peraturan Menteri Perdangan RI Nomor: 46/M-DAG/PER/2009 tentang Surat Ijin Usaha Perdangan (SIUP);
Dinas Perdagangan dan Perindustrian
7 Pelayanan Administrasi 1
LEMBAR KERJA 1
JENIS LAYANAN, PRODUK LAYANAN, DASAR HUKUM PENYELENGGARAAN DAN PIHAK TERKAIT
DASAR HUKUM PENYELENGGARAAN
Dinas PU dan Penataan Ruang
Dinas PU dan Penataan Ruang
Bagian Ekonomi Pembangunan SETDA
Nomor 8/M-DAG/2/2017 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 37/M-DAG/PER/9/2007 tentang Penyelenggaraan Pendaftaran Perusahaan
sda Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK)
Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
NO JENIS LAYANAN PRODUK PELAYANAN DASAR HUKUM PENYELENGGARAAN PIHAK TERKAIT
8 Pelayanan Administrasi Tanda Daftar Gudang (TDG) 1 Peraturan Daerah Nomor : 07/2003 tentang Ijin Gudang; sda 9 Pelayanan Administrasi Surat Izin Tempat Penjualan
Minuman Beralkohol Golongan A, B, dan C
1 Keputusan Presidan Republik Indonesia Nomor : 3 Tahun 1997 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol (MB);
Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor : 43/M-dag/per/9/2009 Jo Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor : 53/M-DAG/PER/12/2010 tentang Ketentuan Pengadaan, Penjualan, Pengawasan, dan Pengendalian MB;
sda
2 Peraturan daerah Nomor 26 Tahun 2012 tentang Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol
10 Pelayanan Administrasi Izin Usaha Industri 1 Permenperin No. 41/M-IND/PER/6/2008 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pemberian Ijin Usaha Industri, Ijin Perluasan dan Tanda Daftar Industri;
sda 11 Pelayanan Administrasi Izin Usaha Industri Melalui
Persetujuan Prinsip
1 Permenperin No. 41/M-IND/PER/6/2008 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pemberian Ijin Usaha Industri, Ijin Perluasan dan Tanda Daftar Industri;
sda
12 Pelayanan Administrasi Izin Usaha Industri Tanpa Melalui Persetujuan Prinsip
1 Permenperin No. 41/M-IND/PER/6/2008 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pemberian Ijin Usaha Industri, Ijin Perluasan dan Tanda Daftar Industri;
sda
13 Pelayanan Administrasi Penerbitan Izin Penyelenggaraan Angkutan Orang dalam Trayek Pedesaan dan Perkotaan
1 Perda No. 06 tahun 2009 tentang ijin usaha angkutan umum dan Ijin Trayek ; Dinas Perhubungan
14 Pelayanan Administrasi 1 UU No 17 tahun 2008 tentang Pelayaran sda
2 Peraturan Bupati No 24 tahun 2009 tentang lalu lintas angkutan laut;
15 Pelayanan Administrasi 1 UU No 17 tahun 2008 tentang Pelayaran sda
2 Peraturan Bupati No 24 tahun 2009 tentang lalu lintas angkutan laut;
Pelayanan Administrasi 1 UU No 17 tahun 2008 tentang Pelayaran sda
2 Peraturan Bupati No 24 tahun 2009 tentang lalu lintas angkutan laut;
17 Pelayanan Administrasi Surat Izin Tempat Mendirikan Reklame
1 UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang;
2 UU Nomor 28 Tahun 2009 tentang Perubahan atas UU Nomor 34 Tahun 2000 tentang Pajak dan Retribusi Daerah;
18 Pelayanan Administrasi Surat Izin Reklame 1 UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang; sda
2 UU Nomor 28 Tahun 2009 tentang Perubahan atas UU Nomor 34 Tahun 2000 tentang Pajak dan Retribusi Daerah;
Badan Pendapatan Daerah Surat Izin Usaha Angkutan Laut
(SIUPAL)
Surat zin Usaha Angkutan Laut Pelayaran Rakyat (SIUPER)
16 Izin Usaha Jasa Perawatan
Perbaikan Kapal
NO JENIS LAYANAN PRODUK PELAYANAN DASAR HUKUM PENYELENGGARAAN PIHAK TERKAIT
19 Pelayanan Administrasi Tanda Daftar Usaha Pariwisata 1 Permen Par No. 18 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pendaftraran Usaha Jasa Pariwisata
Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga 20 Pelayanan Administrasi Izin Pembukaan Kantor Cabang
Koperasi;
1 Permenkop dan UKMK N0.15/Per/M.KUKM/IX/2015 tentang Usaha Simpan Pinjam oleh Koperasi;
Dinas Koperasi dan UKM 21 Pelayanan Administrasi Izin Pendirian Koperasi Simpan
Pinjam dan Unit Simpan Pinjam
1 Permenkop dan UKMK N0.15/Per/M.KUKM/IX/2015 tentang Usaha Simpan Pinjam oleh Koperasi;
sda
22 Pelayanan Administrasi 1 UU No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman; sda
2 Peraturan Pemerintah No. 88 Tahun 2014 tentang Pembinaan Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Pemukiman;
3 Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Pemukiman;
4 Instruksi Presiden No. 3 Tahun 2016 tentang Penyederhanaan Perizinan Pembangunan Perumahan;
5 Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 5/PRT/M/2016 tentang Izin Mendirikan Bangunan Gedung;
23 Pelayanan Administrasi Izin Usaha Perkebunan untuk budidaya (IUP-B)
1 Peraturan Menteri Pertanian No. 98/Permentan /OT.140/9/2013 tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan
Dinas Perkebunan dan Peternakan 24 Pelayanan Administrasi Izin Usaha Perkebunan untuk
Pengolahan (IUP-P)
1 Peraturan Menteri Pertanian No. 98/Permentan /OT.140/9/2013 tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan
sda 25 Pelayanan Administrasi Izin Usaha Perkebunan (IUP) 1 Peraturan Menteri Pertanian No. 98/Permentan /OT.140/9/2013 tentang
Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan
sda
26 1 UU No. 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan; sda
2 PP No. 48 Tahun 2011 tentang Sumber Daya Genetik Hewan dan Pembibitan Ternak;
3 Permentan No. 19/Permentan/PK.140/3/2012 tentang Persyaratan Mutu Benih, Bibit Ternak dan SDG;
27 Pelayanan Administrasi Izin Usaha Pakan Ternak 1 UU No. 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan; sda 2 PP. No. 48 Tahun 2011 tentang Sumber Daya Genetik Hewan dan
Pembibitan;
3 Permentan No. 65 /Permentan/OT.140/9/2007 tentang Pedoman Pengawasan Mutu Pakan Ternak;
Pembangunan dan
Pengembangan Kawasan Permukiman
Izin Usaha Produksi Bibit Ternak Pelayanan Administrasi
NO JENIS LAYANAN PRODUK PELAYANAN DASAR HUKUM PENYELENGGARAAN PIHAK TERKAIT
28 Pelayanan Administrasi Izin Pemeliharaan Hewan 1 UU No. 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan; sda 2 PP. No. 48 Tahun 2011 tentang Sumber Daya Genetik Hewan dan
Pembibitan;
Pelayanan Administrasi Izin Usaha Rumah Sakit Hewan 1 UU No. 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan sda 2 PP. No. 48 Tahun 2011 tentang Sumber Daya Genetik Hewan dan
Pembibitan;
30 Pelayanan Administrasi Izin Usaha Pasar Hewan 1 UU No. 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan sda 2 PP. No. 48 Tahun 2011 tentang Sumber Daya Genetik Hewan dan
Pembibitan;
31 1 UU No. 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan; sda
2 Peraturan Bupati Maluku Tengah Nomor 26 a Tahun 2012 tentang Retribusi Rumah Potong Hewan
32 Pelayanan Administrasi Izin Pemotongan Ternak 1 Peraturan Bupati No. 26a tentang Retribusi Rumah Potong Hewan sda
33 1 UU No. 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan; sda
2 Permentan No. 74/Permentan/OT.140/12/2007
34 1 UU No. 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan; sda
2 PP No. 48 Tahun 2011 tentang Sumber Daya Genetik Hewan dan Pembibitan Ternak;
3 Permentan No. 49/Permentan/PK.440/10/2016 tentang Pemasukan dan Pengeluaran RUMINANSIA.
35 Pelayanan Administrasi Izin Usaha Peternakan 1 Kepmentan No. 404/Kpts/OT.210/6/2002 tentang Pedoman Perizinan dan Pendaftaran Usaha Peternakan
sda 36 Pelayanan Administrasi Surat Izin Usaha Perikanan
Budidaya
1 Permen Kelautan Perikanan No 49 Tahun 2014 tentang Usaha Perikanan Budidaya
Dinas Perikanan 37 Pelayanan Administrasi Izin Sehat Pakai Air (SPA) 1 Permen Kesehatan No. 37 Tahun 2017 tentang Standar Baku Mutu
Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan Air untuk Keperluan Higiene Santasi Kolam Renang, Solus Per Aqua , dan Pemandian Umum.
sda
38 Pelayanan Administrasi Izin Pengelola Pestisida 1 sda
Izin Usaha Pengecer/Sub Distributor Obat Hewan
Izin Usaha Pemasukan dan Pengeluaran Ternak
29
Izin Usaha Rumah Potong Hewan
Pelayanan Administrasi
Pelayanan Administrasi Pelayanan Administrasi
Unit/Satker Pelayanan : Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jenis Perizinan : Administrasi Perizinan
No Waktu
1 Pendaftaran Penanaman Modal a. Bagi Pemohon yang belum berbadan Hukum Indonesia Rp. 0,- 3 Hari Kerja
1 Foto Copy KTP 2 Foto Copy NPWP
Keterangan Rencana Penanaman Modal
- Untuk Industri berupa Diagram alir Produksi dilengkapi dengan penjelasan detail uraian proses produksi dengan mencantukan jenis bahan baku.
- Untuk sektor Jasa, berupa uraian kegiatan yang akan dilakukan dan penjelasan produk jasa yang dihasilkan.
3 Surat Kuasa apabila permohonan tidak dilakukan secara langung oleh Pimpinan Perusahaan
b. Bagi Pemohon yang telah Berbadan Hukum Indonesia 1 Foto Copy Akta Pendirian Perusahaan dan Perubahannya 2 Foto Copy Pengesahan Anggaran Dasar Perusahaan, 3 Foto copy KTP dan NPWP Pemegang Saham
4 Foto Copy NPWP yang telah dikonfirmasi Status WAJIB pajak c. Dalam hal terjadi Perubahan
1 Perizinan yang dimiliki (Foto copy PPM/IP/Izin Investasi/ ip Perluasan/ Izin Usaha dan Perubahannya bila ada)
2 Keterangan Rencana Penanaman Modal
a. Untuk Industri berupa Diagram alir Produksi dilengkapi dengan penjelasan detail uraian proses produksi dengan mencantukan jenis bahan baku.
b. Untuk sektor Jasa, berupa uraian kegiatan yang akan dilakukan dan penjelasan produk jasa yang dihasilkan.
c. Rekomendasi dari instansi Pemerintah apabila disyaratkan.
d. Khusus untuk proyek perluasan dalam bidang usaha industri, melampirkan rekapitulasi kapasitas produksi.
Lembar Kerja 2
Produk Pelayanan, Sarana Prasarana Pelayanan, Biaya, dan Waktu
Persyaratan Perizinan Biaya
Produk Pelayanan
No Produk Pelayanan Persyaratan Perizinan Biaya Waktu 3 Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Periode Laporan terakhir
(Untuk Permohonan yang sebelumnya telah memiliki izin.
4 Hasil Pemeriksaan Lapangan apabila diperlukan
5 Surat Kuasa apabila permohonan tidak dilakukan secara langsung oleh Pimpinan Perusahaan.
6 Apabila terjadi perubahan rencana penanaman Modal, ditambah dengan:
- Kesepakatan para pemegang saham dalam Perseroan yang dituangkan dalam bentuk :
a. Foto Copy Risalah rapat umum pemegang saham atau :
b. Foto Copy pernyataan keputusan rapat/berita acara rapat dalam bentuk Akta Notaris
- Bukti dari Pemegang Saham yang baru
7 Apabila terjadi perubahan nama perusahaan, ditambah dengan:
a. Foto Copy pernyataan keputusan rapat/berita acara rapat dalam bentuk Akta Notaris
b. Bukti Pemesanan data isian Akta Notaris (perubahan) dengan status diterim oleh Kementrian Hukum dan HAM
8 Apabila terjadi Perubahan NPWP, ditambah dengan NPWP yang baru.
9 Apabila terjadi perubahan alamat perusahaan dan/atau lokasi proyek, ditambah dengan :
- Surat Keterangan Domisili - Perjanjian Sewa Menyewa - Dokumen Pendukung lainnya
10 Apabila terjadi perubahan bidang usaha dan jenis produksi, ditambah dengan :
- Untuk Industri, berupa alir produksi berupa uraian kegiatan yang akan dilakukan dan penjelasan produk jasa yang dihasilkan
- Untuk sektor Jasa, berupa uraian kegiatan yang akan dilakukan dan penjelasan produk jasa yang dihasilkan.
- Rekomendasi dari instansi Pemerintah terkait
No Produk Pelayanan Persyaratan Perizinan Biaya Waktu 11 Apabila terjadi perubahan nilai investasi, luas tanah atau tenaga kerja,
ditambah dengan:
- Alasan detail dan jelas mengenai peruabahan dari pimpinan perusahaan
- Dokumen Pendukung lainnya
12 Apabila terjadi perpanjangan masa berlaku, ditambah dengan : - Bukti progres kegiatan yang dilakukan selama ini
- Alasan detail dan jelas mengenai permohonan perpanjangan jangka waktu penyelesaian proyek dari pimpinan perusahaan
- Hasil Pemeriksaan lapangan bila diperlukan - Dokumen pendukung lainnya
- Foto copy KTP Pemohon - Map Hijau
13 Form Permohonan ditanda tangani diatas meterai cukup oleh direksi perusahaan
2 Izin Pembukaan Kantor Cabang 1 Fotocopy Akta Pendirian Perusahaan dan Perubahanya, beserta pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM untuk permohonan adalah badan usaha Indonesia.
Rp. 0,- 3 Hari Kerja
2 Fotocopy KTP pemohon/direksi perusahaan 3 Fotocopy NPWP Perusahaan
4 Surat Kuasa bermeterai cukup untuk pengurusan permohonan yang tidak dilakukan secara langsung oleh pemohon/direksi perusahaan.
5 Fotocopy KTP penerima kuasa 6 Surat Keterangan Domisili Usaha 7 Surat kuasa bila diurus orang lain.
3 1 Foto Copy KTP Pemohon 14 Hari Kerja
2 Foto Copy PBB Tahun berjalan
3 Foto Copy Sertifikat Tanah yang dilegalisir 4 Keterangan membangun dari Desa/Kelurahan 5 Gambar Sketsa Lokasi
6 Gambar Teknis ( Untuk bangunan usaha dan bangunan bertingkat, gambar teknis harus disahkan oleh DPUPR)
7 Permohonan Izin mendirikan bangunan
8 Surat Pernyataan Pemberitahuan Kepada Tetangga/Masyarakat
Tingkat
Harga Dasar/m2 x Luas Bangunan x
Penggunaan Jasa x 0,6%
Izin Mendirikan Bangunan
No Produk Pelayanan Persyaratan Perizinan Biaya Waktu
9 Surat Pernyataan Perencana
10 Surat Peryataan Kesanggupan mematuhi Persyaratan Teknis Pendirian bangunan
11 Meterai 6000 12 Map Kuning
4 Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) 1 Foto Copy KTP Direktur Rp. 0,- 3 Hari Kerja
2 Foto Copy NPWP Perusahaan
3 Foto Copy Surat Badan Usaha telah diregistrasi oleh Asosiasi/Lembaga
4 Foto Copy KTA (Kartu Tanda Anggota) dan SKT (Surat Keterangan Teknik)
5 Daftar Tenaga Ahli dilampiri Surat Pernyataan dari setiap Tenaga Ahli tetap diatas meterai 6000
6 Daftar tenga teknik perusahaan yang sesuai dengan bidang pekerjaannya dilampiri Fotocopy ijazah, Sertifikat tenaga teknik dan KTP
7 Kartu Penanggung Jawab Teknik (KPJT) 8 Foto Copy Surat Izin Tempat Usaha 9 Foto Copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) 10 Foto Copy Akta Pendirian Perusahaan
11 Phas Foto Direktur Warna Ukuran 4x6 (2 lembar)
1 Daftar Pengalaman Perusahaan (3 Tahun terakhir) 2 Neraca Perusahaan Terakhir
3 Daftar Upah Tenaga Kerja
5 Surat Izin Tempat Usaha (SITU) 1 Foto Copy KTP Pemohon Rp. 0,- 3 Hari Kerja
2 Foto Copy NPWP Pemohon/Perusahaan 3 Foto Copy Akta Notaris dan/atau Perubahannya 4 Foto Copy Pengesahan Kementrian Hukum dan HAM 5 PBB Tahun berjalan
6 Foto Copy Izin Lingkungan AMDAL, UKL-UPL (untuk Usaha Industri)
7 NPWPD
8 SITU Asli bagi Pengurusan Perpanjang 9 BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan Untuk Permohonan Perpanjang dilampirkan :
No Produk Pelayanan Persyaratan Perizinan Biaya Waktu 10 Surat Kuasa dan Foto Copy KTP apabila Pengurusannya diwakilkan
11 Retribusi sampah 12 Foto Lokasi 13 Map Merah Muda
14 Meterai 6000 2 (dua) Lembar
6 Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) 1 Foto Copy KTP Pemohon Rp. 0,- 3 Hari Kerja
2 Foto Copy NPWP Pemohon/Perusahaan 3 Foto Copy Akta Notaris dan/atau Perubahannya 4 Foto Copy Pengesahan Kementrian Hukum dan HAM 5 Foto Copy Surat Izin Tempat Usaha
6 Surat Permohonan Perubahan Jenis Usaha 7 Izin Usaha Industri (Untuk usaha industri) 8 Rekomendasi dari Instansi teknis 9 Meterai 6000
10 Foto Warna Ukuran 3x4 (2 Lembar) 11 Map Merah Mudah
7 Tanda Daftar Perusahaan (TDP) 1 Foto Copy KTP Pemohon Rp. 0,- 3 Hari Kerja
2 Foto Copy NPWP Pemohon/Perusahaan 3 Foto Copy Akta Notaris dan/atau Perubahannya 4 Foto Copy Pengesahan Kementrian Hukum dan HAM 5 Foto Copy Surat Izin Tempat Usaha
6 Surat Permohonan Perubahan Jenis Usaha 7 Izin Usaha Industri (Untuk usaha industri) 8 Rekomendasi dari Instansi teknis 9 Meterai 6000
10 Map Merah Mudah
8 1 Foto Copy KTP Pemohon Rp. 0,- 3 Hari Kerja
2 Foto Copy NPWP Pemohon/Perusahaan 3 Rekomendasi dari Instansi teknis 4 Surat Pernyataan Pengelolaan Ligkungan 5 Foto Copy Surat Izin Tempat Usaha 6 Meterai 6000
7 Map Merah Mudah
9 1 Fotocopy Akte Pendirian Perusahaan dan Perubahannya (khusus untuk
PT, Akte telah disahkan oleh Menhuk dan HAM.
Rp. 0,- 3 Hari Kerja
2 Fotocopy Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Tanda Daftar Gudang (TDG)
Izin Usaha Industri (Kecil/Menengah)
No Produk Pelayanan Persyaratan Perizinan Biaya Waktu 3 Fotocopy Persetujuan Prinsip (Pi-I)
4 Formulir Model Pm-II tentang Informasi Pembangunan Pabrik dan Sarana Produksi (Proyek)
5 Fotocopy Izin Lokasi
6 Fotocopy Izin Teknis dan Dokumen Lingkungan Hidup (AMDAL, UKL, UPL)
7 Dokumen/Rekomendasi apabila RUSAK dilampiri dengan Izin Usaha Industri yang telah rusak, jika HILANG dilampiri dengan Surat Keterangan dari Kepolisian Setempat (khusus bagi jenis industri tertentu yang dipersyaratkan
10 1 Foto Copy KTP Pemohon 1 3 Hari Kerja
2 Foto Copy NPWP Pemohon/Perusahaan
3 SK Bupati untuk Outlet Penjualan Minuman Beralkohol Gol A ( Rp. 150.000/thn)
4 Bukti Pembayaran Retribusi MB Gol B (Rp. 200.000/thn)
5 Surat Penunjukan Distributor Khusus Gol B dan C Gol C ( Rp. 250.000/thn) 6 Phas Foto Direktur Warna Ukuran 3x4 (2 lembar) 2 Supermarket dan Pertokoan
Gol A ( Rp. 100.000/thn) Gol B (Rp. 150.000/thn) Gol C ( Rp. 200.000/thn 3 Tempat Tertentu lainnya
Gol A ( Rp. 75.000/thn) Gol B (Rp. 125.000/thn) Gol C ( Rp. 150.000/thn)
11 1 Surat Permohonan kepada Bupati Maluku Tengah Rp. 750.000 untuk retribusi ijin 3 Hari Kerja
cq. Kepala DPMPTSP usaha/ijin trayek
2 Foto Copy KTP Penanggung jawab Rp. 250.000 untuk rekomendasi
3 Foto Copy NPWP Pemohon/Perusahaan ijin trayek
4 Foto Copy Akta Notaris dan/atau Perubahannya Rp. 15.000 untuk kartu pengawasan 5 Foto Copy Bukti Kepemilikan Kendaraan (BPKB)
6 Rekomendasi dari Instansi teknis 7 Bukti Setoran Izin Trayek 8 Foto Warna Ukuran 3x4 (2 Lembar) 9 Map Warna Biru
Surat Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol Gol A. B dan C
Izin Penyelenggaraan Angkutan Orang dalam Trayek Perdesaan dan Perkotaan (Perizinan Usaha Angkutan Umum dan Izn Trayek)
Hotel, Restoran, Bar, Klub Malam, Diskotik
No Produk Pelayanan Persyaratan Perizinan Biaya Waktu
12 1 Surat Permohonan kepada Bupati Maluku Tengah Rp. 25.000/GT 3 - 14 Hari Kerja
cq. Kepala DPMPTSP
2 Foto Copy KTP Penanggung jawab 3 Foto Copy NPWP Pemohon/Perusahaan 4 Foto Copy Akta Notaris dan/atau Perubahannya
Bukti kepemilikan Kapal meliputi : a. Surat Ukur Kapal (< 175 GT) b. Gros Akte
c. Sertifikat Kesempurnaan 5 Foto Copy SITU 6 Foto Copy SIUP 7 Foto Copy TDP
8 Surat Pernyataan Pertanggung Jawaban Mutlak 9 Pakta Integritas
10 Map Warna Biru
13 1 Surat Permohonan kepada Bupati Maluku Tengah Rp. 25.000/GT 3 - 14 hari Kerja
cq. Kepala DPMPTSP
2 Foto Copy KTP Penanggung jawab 3 Foto Copy NPWP Pemohon/Perusahaan 4 Foto Copy Akta Notaris dan/atau Perubahannya
Bukti kepemilikan Kapal meliputi : a. Surat Ukur Kapal (< 35 GT) b. Gros Akte
c. Sertifikat Kesempurnaan 5 Foto Copy SITU 6 Foto Copy SIUP 7 Foto Copy TDP 8 Pakta Integritas
9 Surat Pernyataan Pertanggung Jawaban Mutlak 10 Map Warna Biru
14 1 Foto Copy KTP Penanggung jawab Rp. 0,- 3 Hari Kerja
2 Foto Copy NPWP Pemohon/Perusahaan 3 Foto Copy Akta Notaris dan/atau Perubahannya 4 Bukti Kepemilikan Lahan (Sertifikat)
Izin Usaha Angkutan Laut (Surat Izin Perusahaan Angkutan Laut/SIUPAL)
Izin usaha Jasa Perawatan dan Perbaikan Kapal Izin Usaha Pelayaran Rakyat (SIUPER)
No Produk Pelayanan Persyaratan Perizinan Biaya Waktu 5 Dukungan Personil Berupa :
a. Tenaga Ahli (Foto Copy Izasah/Sertifikat) b. Pakta Integritas
6 Surat Pernyataan Pertanggung Jawaban Mutlak 7 Foto Copy SITU
8 Foto Copy SIUP 9 Foto Copy TDP 10 Map Warna Biru
15 Surat Izin Tempat Pendirian Reklame 1 Foto Copy KTP Penanggung jawab 3 hari Kerja
2 Surat Kuasa bermeterai (apabila dikuasakan) 3 Foto Copy Akte Notaris bagi Badan Hukum 4 Bukti Pelunasan PBB
5 Surat Pernyataan tidak keberatan Reklame dipasang dari Pemilik Lokasi Pemasangannya
6 Surat Keterangan dari Kelurahan/Desa
16 Surat Izin Reklame 1 Foto Copy KTP Penanggung jawab 3 hari Kerja
2 Surat Kuasa bermeterai (apabila dikuasakan) 3 Foto Copy Akta Notaris dan/atau Perubahannya 4 Bukti Pelunasan PBB
5 Foto Terbaru Rencana Lokasi Penempatan Reklame 6 Surat Pernyataan Reklame belum terpasang 7 Surat Keterangan dari Kelurahan/Desa 8 Foto Reklame yang lalu (untuk perpanjang)
9 Foto copy SKRD Tahun sebelumnya (Untuk perpanjang) 10 Surat Pernyataan tidak merubah bentuk, baik fisik maupun ukuran 11 Surat Pernyataan tidak keberatan Reklame dipasang dari Pemilik Lokasi
Pemasangannya
17 1 Copy Akte Pendirian Perusahaan dan Perubahannya (khusus untuk PT,
Akte telah disahkan oleh Menhuk dan HAM.
Rp. 0,- 7 hari Kerja
2 Copy Izin Mendirikan Bangunan (IMB) 3 Copy Persetujuan Prinsip (Pi-I)
4 Formulir Model Pm-II tentang Informasi Pembangunan Pabrik dan Sarana Produksi (Proyek)
5 Copy Izin Lokasi
6 Izin Undang-Undang Gangguan Izin Usaha Industri melalui Persetujuan Prinsip
No Produk Pelayanan Persyaratan Perizinan Biaya Waktu
7 Copy Izin Teknis dan Dokumen Lingkungan Hidup (AMDAL, UKL, UPL)
8 Dokumen/Rekomendasi apabila RUSAK dilampiri dengan Izin Usaha Industri yang telah rusak, jika HILANG dilampiri dengan Surat Keterangan dari Kepolisian Setempat (khusus bagi jenis industri tertentu yang dipersyaratkan berdasarkan peraturan perundang-undangan)
18 1 Copy Akte Pendirian Perusahaan dan Perubahannya (khusus untuk PT,
Akte tersebut harus telah disahkan oleh Menhuk dan HAM).
Rp. 0,- 5 Hari Kerja
2 Copy Izin Undang-Undang Gangguan bagi Jenis Industri yang tercantum dalam Surat Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 148/M/SK/7/1985 yang berlokasi di luar kawasan industry/kawasan berikat.
3 Copy Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
4 Surat Keterangan dan Pengelola kawasan industri/kawasan berikat.
5 Dokumen yang dipersyaratkan berdasarkan peraturan perundang- undangan bagi industri tertentu.
19 1 Fotocopy akte pendirian (Badan Hukum) dan perubahan terakhir (bila
ada) bagi pengusaha yang
Rp. 0,- 7 hari Kerja
a. Biro Perjalanan Wisata berbentuk badan usaha atau Fotocopy KTP bagi
b. Agen Perjalanan Wisata pengusaha perorangan
2 Fotocopy NPWP Perusahaan/Perorangan
3 Surat Pemberitahuan Pendirian Usaha untuk Usaha mikro dan kecil (dari yang bersangkutan kepada kepala Kelurahan/Desa)
4 Surat Pernyataan Keabsahan dan Kebenaran atas Dokumen pendaftaran
5 Rekomendasi/keterangan dari instansi berwenang yang membidangi UMKM untuk usaha perorangan mikro dan kecil
6 Fotokopy izin teknis sesuai peraturan perundang-undangan :
- IMB atau IPB atau Perjanjian Penggunaan Bangunan atau Tempat Usaha
- HO, untuk usaha menengah atau besar dikecualikan usaha menengah dan besar yang berada di kawasan yang telah memiliki HO
Izin Usaha Industri Tanpa melalui Persetujuan Prinsip
TDUP untuk Izin Usaha Perjalanan Wisata
No Produk Pelayanan Persyaratan Perizinan Biaya Waktu - SPPL, dibuat oleh pemohon dan disetujui oleh petugas instansi yang
berwenang, sedangkan untuk usaha yang berada di dalam kawasan yang telah memiliki izin lingkungan, tidak membutuhkan persetujuan dari petugas instansi yang berwenang (untuk usaha mikro dan kecil) dan
- Izin Lingkungan, untuk usaha menengah dan besar, dikecualikan usaha menengah dan besar berada di kawasan yang telah memiliki Izin Lingkungan.
1 Fotokopi akte pendirian (Badan Hukum) dan perubahan terakhir(bila ada) bagi pengusaha yang
Rp. 0,- 7 hari Kerja
a. Hotel Bintang / Non Bintang berbentuk badan usaha atau Fotocopy KTP bagi
b. Bumi Perkemahan pengusaha perorangan
c. Persinggahan Karavan 2 Fotokopi NPWP Perusahaan/Perorangan
d. Villa 3 Surat Pemberitahuan Pendirian Usaha untuk Usaha
e. Pondok Wisata mikro dan kecil (dari yang bersangkutan kepada
f. Akomodasi Lain (Motel) kepala Kelurahan/Desa)
4 Surat Pernyataan Pemilik/Pimpinan Perusahaan/Usaha akan mengurus Sertifikat/Rekomendasi/ Keterangan Laik Sehat dari instansi yang berwenang paling lama dari instansi yang berwenang paling lama 3 bulan sejak TDUP diterbitkan, untuk usaha penyediaan akomodasi yang memiliki fasilitas makanan dan minuman
5 Surat Pernyataan Pemilik/Pimpinan Perusahaan/Usaha akan mengurus Sertifikat/Rekomendasi/Keterangan Kualitas air paling lama 3 bulan sejak TDUP diterbitkan
6 Surat Pernyataan Keabsahan dan kebenaran atas dokumen pendaftaran
7 Rekomendasi/keterangan dari instansi berwenang yang membidangi UMKM untuk usaha perorangan mikro dan kecil, dan
8 Fotokopi izin teknis sesuai peraturan perundang-undangan :
- IMB atau IPB atau Perjanjian Penggunaan Bangunan atau Tempat Usaha - HO, untuk usaha menengah atau besar dikecualikanan usaha menengah
dan besar yang berada di kawasan yang telah memiliki HO TDUP untuk Usaha Penyediaan Akomodasi
g. Usaha Lainnya dari Jenis Akomodasi lain yang ditetapkan oleh Bupati
No Produk Pelayanan Persyaratan Perizinan Biaya Waktu - SPPL, dibuat oleh pemohon dan disetujui oleh petugas instansi yang
berwenang, sedangkan untuk usaha yang berada di dalam kawasan yang telah memiliki izin lingkungan, tidak membutuhkan persetujuan dari petugas instansi yang berwenang (untuk usaha mikro dan kecil) dan - Izin Lingkungan, untuk usaha menengah dan besar, dikecualikan usaha
menengah dan besar berada di kawasan yang telah memiliki Izin Lingkungan.
1 Fotocopy akte pendirian (Badan Hukum) dan perubahan terakhir (bila ada) bagi pengusaha yang berbentuk badan usaha atau Fotocopy KTP bagi pengusaha perorangan
Rp. 0,- 7 hari Kerja
a. Restoran 2 Fotocopy NPWP Perusahaan/Perorangan
b. Rumah Makan 3 Surat Pemberitahuan Pendirian Usaha untuk Usaha
c. Bar/Rumah Minum mikro dan kecil (dari yang bersangkutan kepada kepala Kelurahan/Desa)
d. Kafe 4
e. Pusat Jajanan Makanan f. Jasa Boga
5 Surat Pernyataan Pemilik/Pimpinan Perusahaan/Usaha akan mengurus Sertifikat/Rekomendasi/Keterangan Kualitas air paling lama 3 bulan sejak 6 Surat Pernyataan Keabsahan dan kebenaran atas dokumen pendaftaran
7 Rekomendasi/keterangan dari instansi berwenang yang membidangi UMKM untuk usaha perorangan mikro dan kecil, dan
8 Fotokopy izin teknis sesuai peraturan perundang-undangan :
- IMB atau IPB atau Perjanjian Penggunaan Bangunan atau Tempat Usaha
- HO, untuk usaha menengah atau besar dikecualikanan usaha menengah dan besar yang berada di kawasan yang telah memiliki HO
Surat Pernyataan Pemilik/Pimpinan Perusahaan/Usaha akan mengurus Sertifikat/Rekomendasi/ Keterangan Laik Sehat dari instansi yang berwenang paling lama dari instansi yang berwenang paling lama 3 bulan sejak TDUP diterbitkan
g. Jenis Usaha Lain di Bidang Usaha Jasa Makanan dan Minuman yang ditetapkan oleh Bupati.
TDUP untuk Usaha Jasa Makanan dan Minuman