• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

1 1.1 Latar Belakang

Dukungan infrastruktur jaringan yang makin memadai mendorong perusahaan-perusahaan mulai banyak mengimplementasikan penggunaan Storage Area Network (SAN). SAN sendiri merupakan sebuah jaringan berkecepatan tinggi

yang menggabungkan beberapa media penyimpanan di dalam satu server pada jaringan yang sama, dan dapat diakses oleh komputer klien yang tidak memiliki data- data yang krusial dan dapat diakses pula oleh banyak user yang menggunakan media penyimpanan tersebut. Melalui teknologi SAN, media penyimpanan kelihatan transparan kepada pengguna, sehingga pengguna seolah-olah melihat media penyimpanan tersebut berada di lokalnya, padahal sebenarnya media penyimpanan tersebut tersentralisasi pada satu server.

Untuk mengintegrasikan komputer-komputer dalam SAN maka dapat digunakan protokol Network File System (NFS), Linux Terminal Server Project (LTSP) atau ATA over Ethernet (AoE). Masing-masing protokol tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing dan berikut pertimbangan penulis kenapa memilih protokol AoE untuk mengintegrasikan komputer-komputer dalam SAN yaitu karena AoE berjalan pada layer dua sesuai standar Open System Interconnection Layer (OSI Layer), sehingga proses booting sistem operasi yang

dilakukan lebih cepat, karena sistem operasi dimuat ke dalam memori dan bukan dimuat ke dalam media penyimpanan, sedangkan NFS dan LTSP berjalan pada layer tiga menggunakan thin client dan ONC RPC (Remote Desktop). Oleh karena AoE berjalan di layer dua maka AoE mampu membungkus perintah-perintah akses ke drive SATA melalui Ethernet, sehingga dapat mereduksi ongkos CPU TCP/IP sekaligus melekatkan faktor keamanannya sejak dari awal. Jadi, kemungkinan adanya intruder hanya dapat dilakukan dari dalam jaringan.

(2)

AoE memiliki lisensi kode terbuka serta memiliki tingkat overhead yang sangat rendah sehingga beban kerja prosesor pun semakin rendah pula. Dan untuk proses implementasi protokol AoE dalam prototipe SAN untuk booting image sistem operasi Windows XP, maka penulis menggunakan modul GPXE/PXE, Suse Linux dan vblade untuk level userspace. Adapun salah satu fungsi protokol AoE dan modul GPXE/PXE itu sendiri yaitu untuk mengatur proses booting sistem operasi di komputer klien setelah requestnya diterima oleh server dengan kondisi klien dan server terhubung dalam satu jaringan yang sama.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, maka permasalahan tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut :

1. Bagaimana membuat prototipe SAN menggunakan modul GPXE/PXE berbasis AoE pada sistem operasi Microsoft Windows XP sebagai media penghubung ke server?

2. Bagaimana menampilkan sistem operasi Microsoft Windows XP komputer klien menggunakan protipe SAN dengan baik dan benar?

3. Bagaimana membuat konfigurasi server dan klien agar image sistem operasi Microsoft Windows XP yang dibuat dapat berjalan pada prototipe SAN menggunakan modul GPXE/PXE berbasis AoE?

1.3 Pembatasan Masalah

Dengan tetap mempertahankan keutuhan dari pokok permasalahan yang telah dikemukakan di atas, batasan masalah dari Tugas Akhir ini adalah :

1. Menggunakan jaringan Local Area Network (LAN) dan image sistem operasi Microsoft Windows XP.

2. Menggunakan aplikasi desktop yang dibuat dengan Visual Basic 6 dan Bash script sebagai pembuatan alat yang akan digunakan pada tahap pengujian kinerja dari sistem operasi yang dibandingkan.

(3)

1.4 Tujuan dan Manfaat

Tujuan yang hendak dicapai dari tugas akhir ini, yaitu :

1. Menghasilkan rancangan SAN untuk booting image sistem operasi Microsoft Windows XP pada jaringan LAN menggunakan protokol AoE.

2. Membuat file konfigurasi dhcpd.conf, tftp.conf dan vblade yang dapat digunakan untuk implementasi SAN.

3. Menghasilkan ImageMaster.img yang akan digunakan untuk proses booting by server pada komputer klien.

Sedangkan manfaatnya dari tugas akhir ini, yaitu :

1. Memberikan gambaran tentang efisiensi penggunaan media penyimpanan pada rancangan SAN berbasis protokol AoE dibandingkan jika memasang media penyimpanan di tiap tiap komputer klien.

2. Implementasi rancangan SAN berbasis protokol AoE dapat mengurangi Total Cost Ownership (TCO) sekaligus penghematan waktu.

1.5 Metodologi Penelitian

Dalam penulisan tugas akhir ini, menggunakan dua metode yaitu metode penelitian dan metode perancangan aplikasi.

1. Metode Penelitian

Metode penelitian yang digunakan pada pembuatan rancangan SAN menggunakan modul GPXE/PXE berbasis AoE yaitu meliputi studi pustaka, riset digital dan pengujian (testbed).

a. Studi Pustaka

Studi pustaka adalah menghimpun informasi dari buku-buku ilmiah, laporan penelitian, karangan ilmiah, tesis dan disertasi, peraturan-peraturan, ketetapan-ketetapan, buku tahunan, ensiklopedia, dan sumber-sumber tertulis yang relevan tentang topik atau permasalahan yang diteliti. Metode ini dilakukan dengan cara mencari pengetahuan mengenai rancangan media penyimpanan pada jaringan

(4)

lokal, teknologi SAN, AoE, konfigurasi dhcp server, tftp klien dan vblade.

b. Riset Digital

Riset digital adalah menghimpun informasi dari sumber- sumber digital dan media elektronik dari berbagai alamat situs yang relevan dengan topik atau permasalahan yang diteliti. Metode ini dilakukan dengan mengumpulkan informasi digital melalui internet.

Beberapa alamat situs yang dapat dipergunakan untuk menunjang tugas akhir ini, dijadikan sumber data yang dapat dipertahankan kebenarannya.

c. Pembuatan prototipe

Pembuatan prototipe adalah melakukan perancangan dan pembuatan prototipe secara cepat dan rancangan mewakili aspek- aspek perangkat lunak yang akan nampak bagi pengguna baik dengan pendekatan masukan maupun format keluaran.

2. Metode Perancangan Aplikasi Pengujian Perangkat Lunak

Dalam penyusunan tugas akhir ini, metode perancangan yang digunakan dalam membuat analisis rancangan SAN menggunakan modul GPXE/PXE berbasis AoE pada sistem operasi Microsoft Windows XP adalah rekayasa perangkat lunak model Prototyping. Rekayasa perangkat lunak model Prototyping merupakan perancangan yang cepat yang berfokus pada representasi dari aspek-aspek perangkat lunak yang dibuat yang bisa dilihat oleh pengguna dengan pendekatan masukan ataupun format keluaran.

Tahapan-tahapan dalam model Prototyping, yaitu : a. Pengumpulan kebutuhan.

Pengumpulan kebutuhan yaitu menentukan tujuan-tujuan umum dan kebutuhan antara pengembang dan pelanggan.

b. Membangun prototipe.

(5)

Membangun prototipe adalah melakukan perancangan dan pembuatan prototipe secara cepat yang mewakili aspek-aspek perangkat lunak baik format masukan maupun keluaran.

c. Evaluasi prototipe.

Evaluasi prototipe adalah melakukan evaluasi terhadap prototipe untuk menyaring kebutuhan pengembangan perangkat lunak.

3. Implementasi dan Pengujian

Dalam penyusunan tugas akhir ini ,implementasi dan pengujian yang digunakan dalam membuat analisis rancangan SAN menggunakan modul GPXE/PXE berbasis AoE pada system operasi Microsoft Windows XP terbagi menjadi tiga bagian.Bagian pertama yaitu Komputer Client,terdiri dari sebuah unit komputer yang dilengkapi dengan peralatan input output lainya.Bagian yang kedua adalah komputer Server yang mengatur pembagian system operasi yang akan dikirimkan pada saat komputer client melakukan permintaan system operasi untuk melakukan booting serta mencatat semuga kegiatan yang berasal dan menuju setiap komputer client .Server juga sebagai mesin utama penentu berjalannya komputer client untuk dapat melakukan proses booting system operasi. Bagian terahir adalah merupakan sebuah program kecil yang digunakan untuk mengetahui serta berfungsi untuk mencatat hasil dari uji coba yang dilakukan pada komputer klien pada saat mengamati kinerja dari system yang dihasilkan menggunakan teknologi protocol AoE dan protocol standar yang digunakan pada saat penggunaan istem operasi. Program kecil ini dibuat menggunakan bahasa pemogram Visual Basic v.6(VB) dan Bash script.

1.6 Sistematika Penulisan

Untuk memudahkan dalam memahami permasalahan yang akan dibahas maka tugas akhir ini disusun dengan sistematika sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini membahas tentang latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, batasan masalah, metodologi, dan sistematika penulisan.

(6)

BAB II LANDASAN TEORI

Bab ini membahas tentang teori pendukung dan penjelasan tentang SAN, AoE, dhcp, tftp, vblade, booting, shell scripting, MAC Address daur hidup pengembangan sistem dan diagram alir.

BAB III PENGUMPULAN ANALISA DAN PERANCANGAN

Bab ini membahas tentang apa saja yang dibutuhkan dalam melakukan analisa sebuah rancangan SAN menggunakan modul GPXE/PXE berbasis AoE pada sistem operasi Microsoft Windows XP.

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

Bab ini membahas tentang implementasi dan pengujian terhadap booting image melalui server apakah telah bekerja dengan baik dan apakah hasilnya sesuai dengan yang diharapkan.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

Bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran yang dikemukakan dari hasil penelitian yang dilakukan.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil seleksi Panitia Rekrutmen Tenaga Pendamping LKK Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Koperasi dan Usaha Mikro Kota Madiun Tahun

Tinea pedis adalah infeksi dermatofita pada kaki terutama mengenai sela jari kaki dan telapak kaki, dengan lesi terdiri dari beberapa tipe, bervariasi dari ringan, kronis

Syahbandar juga bertugas menaksir barang dagangan yang dibawak menarik pajak, serta menentukan bentuk dan jumlah persembahan yang harus diserahkan kepada pejabat kerajaan dengan

algoritma kompresi LZW akan membentuk dictionary selama proses kompresinya belangsung kemudian setelah selesai maka dictionary tersebut tidak ikut disimpan dalam file yang

Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan objek dan fenomena yang diteliti yaitu bagaimana peranan perempuan peduli pedila medan

menurut tokoh masyarakat, jika air tersebut diminum kepada orang yang salah.. akan mengalami sakit perut yang parah. Hal ini dilakukan apabila kedua belaha. pihak

Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana pada Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan. © Putu Anastasya Nurfitri Matahari 2014

Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang pemenuhannya setelah kebutuhan primer terpenuhi, namun tetap harus dipenuhi, agar kehidupan manusia berjalan dengan baik. Contoh: pariwisata