• Tidak ada hasil yang ditemukan

DOKUMEN RENCANA KERJA (RENJA) TAHUN 2021

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DOKUMEN RENCANA KERJA (RENJA) TAHUN 2021"

Copied!
31
0
0

Teks penuh

(1)

DOKUMEN RENCANA KERJA

(RENJA)

TAHUN 2021

DINAS PENANAMAN MODAL DAN

PELAYANAN TERPADU SATU PINTU

(2)
(3)

DAFTAR ISI Kata Pengantar ... i Daftar Isi ... ii BAB I PENDAHULUAN...…………. 1 1.1. Latar Belakang ... ...……….. .1 1.2. Landasan Hukum...……….... 2

1.3. Maksud dan Tujuan ………...………... 5

1.4. Sistematika Penulisan …... 6

BAB II HASIL EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA KERJA TAHUN LALU………... 7

2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Tahun Lalu dan Capaian Renstra Perangkat Daerah………7

2.2. Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah ……….15

2.3. Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah………..17

2.4 Review Terhadap Rancangan Awal RKPD……….. 17

2.5. Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat…. 18 BAB III TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH ………19

3.1. Telaahan terhadap Kebijakan Nasional….………... 19

3.2. Tujuan dan Sasaran Renja Perangkat Daerah……….. 20

3.3. Program dan Kegiatan……….. 21

BAB IV RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH……….. 27

(4)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Rencana Kerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu merupakan perwujudan UU No 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Seiring dengan terjadinya perubahan yang cepat di era otonomi/desentralisasi telah menjadi peluang sekaligus tantangan yang besar bagi Pemerintah Daerah dalam menjalankan roda pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Tuntutan masyarakat terhadap perubahan kearah yang lebih baik yang tercermin dalam proses pemilihan Kepala Daerah secara langsung menjadi dasar yang kuat bagi terwujudnya cita-cita reformasi di negara ini. Dengan ditetapkannya pasangan Walikota dan Wakil Walikota terpilih Kota Mojokerto secara aman, tertib dan lancar semakin memberikan keyakinan dan dorongan yang kuat bagi seluruh stakeholders untuk bersama-sama seiring dan sejalan melaksanakan pembangunan sesuai dengan peranannya masing-masing. Kelancaran Penyelenggaraan Tugas Pemerintahan dan Pembangunan Nasional sangat tergantung pada substansi perencanaan. Renja ini adalah salah satu dokumen perencanaan terpenting sebagai pedoman tahunan perangkat daerah dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya.

Sejalan dengan berlakunya UU Nomor 32 Tahun 2004, yang sudah diperbarui dengan UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah maka pelaksanaan Otonomi Daerah harus diikuti dengan desentralisasi urusan. Untuk memberi landasan yang kuat bagi pelaksanaan desentralisasi tersebut diperlukan adanya pengaturan kebijakan manajemen PNS secara Nasional tentang norma, standart serta prosedur yang sama dan bersifat Nasional dalam setiap unsur manajemen organisasi. Kebijakan-kebijakan tersebut harus terangkum dalam rencana strategis lima tahunan dan rencana kerja tahunan. Renja.

Dengan ditetapkannya dokumen Rencana Strategis (Renstra) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu tahun 2019-2023 sebagai penjabaran dari visi dan misi Walikota terpilih telah memberikan arahan yang jelas untuk mengoptimalkan sumber daya yang terbatas melalui penyusunan prioritas program-program Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan menjadi pedoman bagi Dinas Penanaman

(5)

Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dalam menyusun dokumen Rencana Kerja (Renja) Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Renja memiliki fungsi yang sangat fundamental karena merupakan produk perencanaan unit terkecil.

Dalam Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), seluruh Perangkat Daerah memiliki kewajiban menyusun Rencana Program Kerja tahunan yang akan digunakan sebagai acuan dalam penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) secara menyeluruh, yang nantinya menjadi acuan penyusunan RAPBD Kota Mojokerto Tahun 2021. Program dan Kegiatannya disusun berdasarkan penjabaran dari rencana strategis DPM-PTSP, yang telah melalui analisa mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

Dokumen Rencana Kerja (Renja) Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu tahun 2021, disusun untuk menjabarkan visi, misi, tujuan strategi dan kebijakan Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu yang memuat tugas pokok dan fungsi, gambaran kondisi capaian kinerja dan hasil kinerja yang ingin dicapai serta program dan kegiatan pokok yang bersifat indikatif. Rencana Kerja (Renja) Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu meliputi uraian Hasil Evaluasi Pelaksanaan Renja tahun lalu, Prioritas dan Sasaran Program berdasarkan tujuan dan sasaran perangkat daerah, serta Rencana Program dan Kegiatan Tahun Rencana. Demikian pula tuntutan dan kebutuhan program pembangunan yang berorientasi perkembangan masa depan, termasuk tuntutan dan

aspirasi yang berkembang saat ini baik dari lingkungan sejawat

Dinas/Lembaga/Instansi Pemerintah maupun dari stakeholder lainnya.

1.2 Landasan Hukum

Renja Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Mojokerto disusun berdasarkan:

1. Undang-Undang Nomor 12 tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten dalam Lingkungan Propinsi Jawa Timur, (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1950 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 9);

(6)

2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Negara Republik Nomor 4285);

3. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Negara Republik Nomor 4386);

4. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Negara Republik Nomor 4421);

5. Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Negara Republik Nomor 4437);

6. Undang-Undang Nomor 33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pusat dan Pemerintah Daerah. (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Negara Republik Nomor 4438);

7. Peraturan Pemerintah No 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengedalian Dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

8. Peraturan Pemerintah No 6 Tahun 2008 tentang Evaluasi penyelenggaraan Pemerintahan Daerah;

9. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 54, Tambahan Lembaran Negara Negara Republik Nomor 3952);

10. Peraturan Pemerintah Nomor 108 Tahun 2000 tentang Tata Cara Pertanggungjawaban Kepala Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 209, Tambahan Lembaran Negara Negara Republik Nomor 4027);

11. Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2004 tentang Rencana Kerja Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 74, Tambahan Lembaran Negara Negara Republik Nomor 4405);

12. Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2004 tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara / Lembaga (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Negara Republik Nomor 4406);

(7)

13. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 22, Tambahan Lembaran Negara Negara Republik Nomor 4480);

14. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2005 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 6 Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 22, Tambahan Lembaran Negara Negara Republik Nomor 4480);

15. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 14, Tambahan Lembaran Negara Negara Republik Nomor 4578);

16. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Negara Republik Nomor 4593);

17. Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2004-2009 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 11);

18. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah; 19. Peraturan Daerah Propinsi Jawa Timur Nomor 8 Tahun 2005 tentang Rencana

Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah Propinsi Jawa Timur Tahun 2006-2008;

20. Peraturan Daerah Propinsi Jawa Timur Nomor 8 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah Propinsi Jawa Timur Tahun 2006-2008;

21. Peraturan Daerah Kota Mojokerto Nomor 2 Tahun 2009 tentang Perencanaan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Mojokerto Tahun 2005-2025;

(8)

22. Peraturan Daerah Kota Mojokerto Nomor 3 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Mojokerto Tahun 2009-2014;

1.3 Maksud dan Tujuan

Rencana Kerja (Renja) Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu merupakan penjabaran Rencana Strategis (Renstra) Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu tahun 2019-2023 yang gambaran kondisi capaian kinerja dan hasil kinerja yang telah dicapai pada periode rencana kerja sebelumnya dan hasil serta capaian kinerja yang ingin dicapai serta program dan kegiatan yang menjadi alat untuk mencapai kinerja tersbut.

Maksud dari Rencana Kerja (Renja) Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu adalah sebagai acuan dalam pelaksanaan program dan kegiatan tahunan menyesuaikan acuan pembiayaan yang ada, dimana nantinya menjadi acuan Penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Mojokerto Tahun 2021.

Adapun tujuan dari penyusunan Renja Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu adalah:

a. Terlaksananya koordinasi antar bidang/unit kerja di lingkungan Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu yang tercipta melalui penyusunan rencana kerja yang yang bersinergi dengan visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota terpilih.

b. Menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi dan sinergi dalam mendukung tugas dan fungsi di lingkungan Dinas Penanaman Mopdal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

c. Sebagai pedoman, landasan, serta petunjuk bagi setiap unsur pelaksana tugas dalam melaksanakan kewajiban dan kewenangannya sesuai dengan Tugas dan Fungsinya, sehingga dalam penyelenggaraan kegiatan dapat terencana, terarah, dan terpadu agar seluruh indikator yang telah dirumuskan dapat tercapai secara optimal dan maksimal sesuai tujuan dan sasaran perangkat daerah.

(9)

1.4 Sistematika Penulisan

Rancangan Rencana Kerja (RENJA) DPMPTSP Kota Mojokerto Tahun 2020 ini disusun dengan sistematika penulisan sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar belakang

1.2. Landasan hukum

1.3. Maksud dan tujuan

1.4. Sistematika penulisan

BAB II HASIL EVALUASI RENJA PERANGKAT DAERAH TAHUN LALU

2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Tahun Lalu dan Capaian Renstra

Perangkat Daerah.

2.2. Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah

2.3. Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah

2.4. Review Terhadap Rancangan Awal RKPD

Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat

BAB III TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH

3.1. Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional

3.2. Tujuan dan Sasaran Renja Perangkat Daerah

3.3. Program dan Kegiatan

BAB IV RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH

(10)

BAB II

HASIL EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA KERJA TAHUN LALU

2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Tahun Lalu dan Capaian Renstra Perangkat Daerah

Renja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu tahun lalu, dari segi pelaksanaannya, telah sesuai dengan rencana kerja yang telah disusun pada tahun sebelumnya.

Pada tahun 2019 capaian Renstra dan Renja sebagai berikut ... mintak data di lkjip bab iii bisa pakai narasi atau tabel

Secara umum pelaksanaan Program dan Kegiatan pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Mojokerto Pada Tahun 2020 dapat dikatakan telah dilaksanakan dengan baik karena hampir mencapai 100%. Evaluasi Rencana Kerja Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Mojokerto Tahun 2019 dan 2020 dijadikan dasar dalam menyusun Rencana Kerja Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Mojokerto tahun 2021. Namun, Beberapa arah perencanaan yang membutuhkan pembenahan, yaitu adalah kegiatan-kegiatan rutin, terutama pada kebutuhan perlengkapan dan peralatan kantor. Prediksi dan proyeksi ini terutama berkaitan dengan makin cepat pula tuntutan layanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, pada Renja Perubahan 2020, kegiatan-kegiatan rutin seperti Pengadaan Perlengkapan Gedung Kantor dan Pengadaan Peralatan Gedung Kantor menjadi prioritas penting. Selain itu, kegiatan rutin seperti Penyediaan Sumber Daya Air dan Listrik juga menjadi prioritas utama karena DPMPTSP mulai Tahun 2020 telah menjadi pengelola Mall Pelayanan Publik Kota Mojokerto (GMSC). Prediksi maupun proyeksi kebutuhan pembiayaan listrik dan air pada Tahun 2020 dapat dikatakan kurang tepat. Di satu sisi kebutuhan pembiayaan listrik diprediksi terlalu besar, sehingga menambah beban pagu anggaran, namun di sisi lain, kebutuhan pembiayaan air malah kurang dari yang seharusnya dianggarkan.

(11)
(12)

Target Renja Perangkat Daerah Tahun (n-2) Realiasasi Renja Perangkat Daerah Tahun (n-2) Tingkat Realisasi (%) Realisasi Capaian Program dan Kegiatan

s/d Tahun Berjalan (tahun n-1)

Tingkat Capaian Realisasi Target Renstra (%) 2 3 4 5 6 7 8=(7/6) 9 10=(5+7+9) 11=(10/4) Urusan Wajib Bidang Urusan Penanaman Modal Program Pelayanan Adminitrasi Perkantoran Persentase kecukupan adminitrasi perkantoran 100% 100% 100% Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik

Jumlah pembayaran listrik,air,dan telepon

3 Rekening 3 Rekening 3 Rekening 100%

Penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor Jumlah pembayaran jasa peralatan dan perlengkapan gedung kantor

1 Kegiatan 1 Kegiatan 1 Kegiatan 100%

Penyediaan jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan dinas/operasional Jumlah kendaraan dinas

roda 4 2 Unit 2 Unit 2 Unit 100%

Penyediaan jasa adminitrasi keuangan

Jumlah honor petugas keuangan

11 Orang/Bln 11 Orang/Bln 11 Orang/Bln 100%

Penyediaan jasa kebersihan kantor

Jumlah petugas kebersihan

32 orang/bulan 32 orang/bulan 32 orang/bulan 100%

Penyediaan jasa perbaikan peralatan kerja Jumlah peralatan kantor yang diperbaiki

11 unit / tahun 11 unit / tahun 11 unit / tahun

100%

Penyediaan alat tulis kantorJumlah kebutuhan alat tulis kantor

56 macam 56 macam 56 macam

100%

Penyediaan barang cetakan dan pengadaan

Jumlah cetakan dan penggandaan

14 macam 14 macam 14 macam

100% Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan banguanan kantor Jumlah pembelian komponen instalasi listrik

12 macam 12 macam 12 macam

100% Penyediaan bahan

bacaan dan peraturan perundang-undangan

Jumlah langganan koran

10 macam 10 macam 10 macam

100% Penyediaan bahan logistik kantor Jumlah pembelian logistik kantor

25 macam 25 macam 25 macam

100% Penyediaan makanan dan minuman Jumlah makanan dan minuman rapat

520 kotak 520 kotak 520 kotak

100% Rapat-rapat koordinasi

dan konsultasi ke luar daerah

Jumlah perjalanan dinas keluar daerah

23 orang 23 orang 23 orang

100% 1

TABEL T-C. 29

Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah dan Pencapaian Renstra Perangkat Daerah KotaMojokerto

Nama Perangkat Daerah : DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU

Kode Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcomes) / Kegiatan (output) Target Kinerja Capaian Program (Renstra Perangakat Daerah) Tahun Realisasi Target Kinerja Hasil Program

dan Keluaran Kegiatan s/d dengan

Tahun (n-3)

Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun Lalu (n-2)

Target Program dan Kegiatan (Renja Perangkat

Daerah Tahun n-1)

Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra Perangkat Daerah s/d Tahun Berjalan

2.12.01.01 2.12.01.01.02 2.12.01.01.03 2.12.01.01.06 2.12.01.01.07 2.12.01.01.08 2.12.01.01.09 2.12.01.01.10 2.12.01.01.11 2.12.01.01.12 2.12.01.01.15 2.12.01.01.16 2.12.01.01.17 2.12.01.01.18

(13)

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Persentase sarana prasarana aparatur yang layak fungsi 100% 100% 100% 100% Pengadaan perlengkapan gedung kantor Jumlah perlengkapan gedung kantor

2 unit 2 unit 2 unit

100% Pengadaan peralatan

gedung kantor

Jumlah peralatan gedung kantor

11 unit 11 unit 11 unit 100% Pengadaan mebeleur

Jumlah mebeleur 163 unit 163 unit 163 unit 100% Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor Jumlah pembayaran jasa petugas keamanan

32 orang/bulan 32 orang/bulan 32 orang/bulan

100% Program Peningkatan Disiplin Aparatur Persentase menurunnya pelanggaran disiplin aparatur 100% 100% 100% 100% Pengadaan pakaian khusus hari-hari tertentu Jumlah seragam khusus

3 stel / orang 3 stel / orang 3 stel / orang

100%

Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur Persentase sumber daya aparatur yang dikembangan kapasitasnya 100% 100% 100% 100% Pendidikan dan pelatihan formal Jumlah pegawai yang dikirim diklat

23 orang 23 orang 23 orang

100%

Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

Persentase penatausahaan keuangan yang mendukung kinerja SKPD 1 1 1 100% Penyusunan RENJA dan

RKA SKPD

Jumlah dokumen Renja dan RKA

2 dok 2 dok 2 dok

100% Penyusunan RENSTRA

SKPD

Jumlah dokumen renstra

1 dok 1 dok 1 dok

100% Penyusunan SOP SKPD Jumlah dokumen

SOP

1 dok 1 dok 1 dok

100%

Program Peningkatan Promosi dan Kerjasama Investasi Prosentase peningkatan promosi dan kerjasama investasi 100% 100% 100% 100% Pengembangan potensi unggulan daerah Jumlah dokumen informasi potensi investasi

1 dokumen 1 dokumen 1 dokumen

100% Koordinasi perencanaan dan pengembangan penanaman modal Jumlah sarana promosi investasi

10 unit 10 unit 10 unit

100% Peningkatan kegiatan pemantauan, pembinaan dan pengawasan pelaksaan penanaman modal Jumlah kegiatan pemantauan dan pengawasan oleh tim teknis

12 bulan 12 bulan 12 bulan

100% Penyelenggaraan

pameran investasi

Jumlah pameran investasi

2 kali 2 kali 2 kali

100% 2.12.01.02 2.12.01.02.07 2.12.01.02.09 2.12.01.02.10 2.12.01.02.22 2.12.01.03 2.12.01.03.05 2.12.01.05 2.12.01.05.01 2.12.01.05 2.12.01.06.09 2.12.01.06.11 2.12.01.06.12 2.12.01.15 2.12.01.15.02 2.12.01.15.05 2.12.01.15.08 2.12.01.15.10

(14)

Program Peningkatan Iklim Investasi dan Realisasi Investasi Prosentase ketersedaiaan program dan kegiatan 100% 100% 1 100% Memfasilitasi dan Koordinasi Kerjasama di Bidang Investasi Jumlah peserta sarasehan pelaku usaha dan masyarakat

80 orang 80 orang 80 orang

100% Penyusunan cetak biru

( Master Plan ) pengembangan penanaman modal Jumlah dokumen cetak biru (masterplan) penataan penyelenggaraan reklame

1 dokumen 1 dokumen 1 dokumen

100%

Pengembangan Sistem Informasi Penanaman Modal

Jumlah dokumen perizinan yang di-digitalkan

1 dokumen 1 dokumen 1 dokumen

100% Fasilitasi pembinaan dan pengembangan pelayanan investasi Jumlah kegiatan pelatihan penyusunan Laporan Penanaman Modal

1 kegiatan 1 kegiatan 1 kegiatan

100% Monitoring, evaluasi dan pelaporan investasi Jumlah kegiatan sosialisasi pelaku usaha yang dilakukan

2 kali 2 kali 2 kali

100% Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksaan Kebijakan KDH Prosentase OPD yang melaporkan kegiatan tepat waktu 100% 100% 100% 100% Pengendalian Manajemen Pelaksanaan Kebijakan KDH Jumlah kegiatan pengendalian dan pengawasan di bidang penanaman modal 4 kegiatan 4 kegiatan 4 kegiatan 100% Penyusunan indeks kepuasan masyarakat ( IKM ) Jumlah dokumen IKM yang dihasilkan

1 dokumen 1 dokumen 1 dokumen

100% Program Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi Prosentase peningkatan aplikasi yang digunakan dalam pengelolahan pajak daerah 100% 100% 100% 100% Penyusunan sistem informasi terhadap layanan publik Jumlah aplikasi yang disusun

1 aplikasi 1 aplikasi 1 aplikasi

100% Penyelenggaraan

sosialisasi dan promosi pelayanan publik

Jumlah sosialisasi mobil hias yang dilakukan

1 kali 1 kali 1 kali

100% Penyusunan Tata Kelola Teknologi Informasi dan Komunikasi Jumlah kegiatan untuk peningkatan pelayanan perizinan

1 kegiatan 1 kegiatan 1 kegiatan

100% Program Penataan Peraturan Perundang-Undangan Persentase Peraturan Perundang-Undangan Daerah yang ditetapkan 100% 100% 100% 100% Penyusunan rencana kerja rancangan peraturan perundang-undangan Jumlah dokumen rancangan peraturan perundang-undangan

1 dokumen 1 dokumen 1 dokumen

100% 2.12.01.16.02 2.12.01.16.03 2.12.01.16.03 2.12.01.26.02 2.12.01.23 2.12.01.23.01 2.12.01.23.02 2.12.01.23.02 2.12.01.26 2.12.01.16.10 2.12.01.16.14 2.12.01.20 2.12.01.20.03 2.12.01.20.12 2.12.01.16

(15)

Program Pelayanan Kesekretariatan Persentase sarana dan prasarana perangkat daerah yang tersedia secara cukup dan dengan kualitas baik 86,00% 86,00% Dana pembayaran listrik, telepon, dan internet 3 Rekening 3 rekening Pemeliharaan dan pemenuhan bahan bakar kendaraan dinas roda 4 2 Unit 2 unit Honor petugas administrasi keuangan, tim teknis perizinan, dan belanja kesehatan aparatur 11 Orang/bln 11 orang Jumlah peralatan kantor yang diperbaiki 1 Kegiatan 11 unit/tahun Jumlah ATK kantor 56 Macam 56 macam Jumlah cetakan

dan penggandaan 14 Macam 14 macam

Jumlah pembelian komponen instalasi listrik 12 Macam 12 macam Jumlah

langganan koran 10 Exsempal

1 macam Jumlah pembelian logistik kantor 25 Macam 25 macam Jumlah mamin rapat 520 Kotak 520 kotak Jumlah perjalanan dinas keluar daerah 23 Orang 23 orang Honor petugas kebersihan kantor 32 Orang 28 orang Jumlah pegawai yang dikirim diklat 23 Orang 23 orang Jumlah perlengkapan gedung kantor 20 Unit 6 unit Jumlah peralatan

gedung kantor 11 Unit

20 unit Jumlah pembayaran jasa petugas keamanan 32 Orang 38 orang Jumlah bagian gedung yang dipelihara 163 Unit 4 Unit Jumlah seragam khusus 3 Stel 4 Stel Peningkatan sarana dan prasarana aparatur 2.12.01.12.02 2.12.01.12 Kegiatan Pelayanan Administrasi Perkantoran 2.12.01.12.01

(16)

Pengelola administrasi keuangan Jumlah dokumen laporan keuangan (Nereca, CALK, RKA, DPA) 3 Dokumen 3 dokumen Penyusunan dokumen perencanaan dan pelaporan Jumlah dokumen perencanaan dan pelaporan 10 Dokumen 10 dokumen Program Peningkatan Iklim Investasi dan Realisasi Investasi Persentase perusahaan yang tertib melaporkan LKPM 50% 50% Penyusunan data potensi unggulan Jumlah dokumen pengembangan

potensi unggulan 1 Dokumen

1 dokumen

Updating potensi data unggulan Jumlah Updating dokumen pengembangan potensi unggulan _ -Promosi Investasi/ Penanaman Modal Jumlah kegiatan promosi penanaman modal 48 Kali 48 kali Pengelolahan prasarana dan sarana promosi investasi/penanaman modal Jumlah sarana dan prasarana promosi investasi yang dibangun dan direvitalitas 3 Macam 3 macam Monitoring dan evaluasi pelaksanaan penanaman modal (Tim monitoring evaluasi penanaman modal)

Jumlah objek ijin yang dibina dan diawasi 100 Objek ijin 100 objek ijin Fasilitasi penyusunan laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) Jumlah perusahaan yang dibina dan diawasi 20 Perusahaan/Thn 20 perusahaan/tahun Program Optimalisasi Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan

Persentase Indeks kepuasan masyarakat 82.50 82,50 Penyusunan indeks kepuasan masyarakat (IKM) Jumlah dokumen indeks kepuasan masyarakat 1 Dokumen 1 dokumen Peningkatan sumber daya manusia bagi pelayanan perizinan dan penanaman modal

Jumlah SDM Non PNS yang diberi pelatihan 25 Orang 25 orang Penyelenggaraan sosialisasi pelayanan publik Jumlah sosialisasi

pelayanan publik 1 Kegiatan

1 kegiatan Bimbingan teknis pelaksana pelayanan perizinan Jumlah operator pelayanan perizinan yang mengikuti bimbingan teknis 4 Orang 4 Orang Peningkatan kinerja koordinasi tim teknis perizianan dan non perizianan

Jumlah pemohon yang disurvay

250 Objek Ijin 250 Objek Ijin

2.12.01.12.16 2.12.01.12.16.15 2.12.01.12.16.16 2.12.01.12.16.17 2.12.01.12.16.18 2.12.01.12.16.19 2.12.01.12.16.20 2.12.01.12.18 2.12.01.12.18.01 2.12.01.12.18.02 2.12.01.12.18.03 2.12.01.12.18.04 2.12.01.12.18.05 2.12.01.12.03 2.12.01.12.04

(17)

Program pengawasan dan pengendalian

penanaman modal Persentase

penyelesaian kasus pengaduan pelayanan perizianan 100% 100% Penyusunan sistem informasi terhadap layanan publik Jumlah aplikasi perizianan yang dikembangkan 1 Aplikasi 1 Aplikasi Pengelolaan pengaduan/keluhan atas penyelenggaraan pelayanan perizianan dan non perizianan

Jumlah kasus penanganan masalah

perizinan 16 Objek 16 Objek

Penyuluhan layanan perizianan Jumlah kegiatan sosialisasi dan FGD dengan shatedolders investasi 2 Kegiatan 2 Kegiatan Penyusunan rencana kerja rancangan perundang-undangan Jumlah dokumen rancangan peraturan perundang-undangan 2 Macam 2 Macam Digitalisasi dokumen perizinan Jumlah dokumen perizinan yang discaning 60000 Lembar 60000 Lembar Pengendalian penanaman modal menuju proses sertifikasi ISO Jumlah dokumen SPP dan SOP 2 Jenis 2 Jenis 2.12.01.12.19.05 2.12.01.12.19.06 2.12.01.12.19 2.12.01.12.19.01 2.12.01.12.19.02 2.12.01.12.19.03 2.12.01.12.19.04

(18)

2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah

Bidang urusan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu adalah bidang penanaman modal. Bidang urusan ini secara umum dapat diukur melalui indikator jumlah investor, jumlah nilai investasi, daya serap tenaga kerja, dan kenaikan/penurunan nilai realisasi. Capaian Kinerja Perangkat Daerah sesuai dengan Renstra Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Tahun 2019-2023, dapat ditinjau dari beberapa indikator, yaitu Indeks Kepuasan Masyarakat, Sertifikasi ISO Manajemen mutu, dokumen perundang-undangan yang lengkap dan komprehensif, dan pemanfaatan teknologi informasi. Beberapa kelemahan dari indikator-indikator ini adalah pada renstra periode sebelumnya, indikator dirumuskan dalam bentuk persentase, sehingga mengalami kesulitan dalam hal pengukurannya. Seperti misalnya, indikator indeks kepuasan masyarakat, ditargetkan dalam bentuk persentase, padahal hasil dari survey kepuasan masyarakat adalah berupa indeks. Indikator Tahun 2020 dapat ditunjukkan pada tabel di bawah ini, dimana tahun 2020 adalah tahun ke 5 Renstra Perangkat Daerah periode 2015-2019. Rencana Strategis periode 2015-2019 merupakan renstra periode sebelumnya. Renstra yang diacu oleh Renja ini adalah Renstra Tahun 2019-2023. Pada tabel di bawah ini antara target dari indikator indeks kepuasan masyarakat pada tahun 2021 dan 2022 tidak ditargetkan dalam bentuk persentase, karena seharusnya indeks adalah berupa angka. Untuk Periode renstra 2019-2023 indikator-indikator dirumuskan lebih detail dalam bentuk indeks dan angka.

(19)

Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Thn (n-2) Thn (n-1) Thn (n) Thn (n+1) Thn (n-2) Than (n-1) Thn (n) Thn (n+1) -1 -2 -3 -4 -5 -6 -7 -8 -9 -10 -11 -12 -13 1 Indeks Kepuasan Masyarakat 81% 82.5% 83% 84.5% 80% 81.50% 83% 84.5% 2 Sertifikasi ISO manajemen mutu - - - -3 Dokumen perundang-undangan yang lengkap dan komprehensif 100% 100% 75% 80% 70% 70% 75% 80% 4 Pemanfaatan teknologi informasi 100% 100% 80% 85% 75% 75% 80% 85% 5 Nilai Realisasi 5.18% 10% 15% 20% 4% 5.18% 15% 20% 6 Jumlah investasi 300.707.538.487 303.778.292.335 349.345.036.185 419.214.043.422 372.063.689.582 - 349.345.036.185 419.214.043.422 7 Jumlah Investor 65 69 83 97 80 - 83 97 Tabel TC-30

Tabel Pencapaian Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah

Nama Perangkat Daerah : Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Indikator

No SPM/Stan dari

Nasional IKK Catatan Analisa

(20)

2.3 Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah

Isu-isu penting pada penyelenggaraan tugas dan fungsi perangkat daerah untuk Tahun 2021 didasarkan pada Renstra DPMPTSP dengan periode Tahun 2019-2023. Isu strategis tersebut ditentukan melalui penentuan masalah pokok, masalah dan akar masalah, serta menelaah visi misi Kepala Daerah. Dua permasalahan utama dalam pelayanan DPMPTSP adalah rendahnya pelayanan perizinan dan rendahnya pertumbuhan investasi. Keduanya mengerucut pada satu isu strategis yaitu pelayanan perizinan perlu ditingkatkan.

2.4 Review Terhadap Rancangan Awal RKPD

Rancangan awal RKPD yang menjadi bahan acuan untuk penyusunan renja ini adalah berpedoman dan selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Timur yaitu mengambil tema “Peningkatan Sumber Daya Manusia untuk meningkatkan kemandirian dan daya saing perekonomian daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tema renja perangkat daerah ini menjiwai dokumen-dokumen perencanaan maupun program kegiatan perangkat daerah, tidak terkecuali Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Daya saing perekonomian daerah akan ditopang melalui investasi dan penanaman modal. Itulah sebabnya Program Peningkatan Iklim dan Realisasi Investasi menjadi salah satu program prioritas renja tahun 2021. Demikian pula untuk peningkatan kemandirian masyarakat, dimana masyarakat harus didorong untuk meningkatkan skill usaha di bidang informal dengan memudahkan pelayanan perizinan.

Prioritas pembangunan Kota Mojokerto tahun 2021 berdasarkan tema RKPD Kota Mojokerto adalah sebagai berikut:

1. Pembangunan manusia melalui peningkatan kualitas dan akses layanan Pendidikan, kesehatan, dan Pengentasan Kemiskinan;

2. Pemerataan pembangunan dan pengembangan konektivitas infrastruktur yang mendukung pertumbuhan pusat-pusat pertumbuhan baru;

3. Pembangunan ekonomi kerakyatan melalui optimalisasi peran pasar tradisional, pengembangan pariwisata, ekonomi kreatif dan perluasan kesempatan kerja;

4. Peningkatan ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan hidup untuk pembangunan berkelanjutan; dan

5. Peningkatan Ketentraman dan Ketertiban.Umum serta Perlindungan Masyarakat

Dari lima prioritas pembangunan tersebut, yang menjadi fokus Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu adalah pembangunan ekonomi kerakyatan. Seluruh program dan kegiatan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu harus mengarah pada bagaimana dukungan pelayanan perizinan dapat lebih efektif untuk menjamin legalitas berusaha dan bagaimana kemudahan berinvestasi di Kota Mojokerto dapat semakin ditingkatkan.

(21)

2.5 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat

Program dan Kegiatan yang diusulkan oleh para pemangku kepentingan memiliki pengaruh besar terhadap perumusan program dan kegiatan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Tahun 2021. Pemangku kepentingan dikumpulkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Kota Mojokerto di Gedung Graha Mojokerto Service City (GMSC) Pada Hari Rabu Tanggal 8 April 2020. Pertemuan itu adalah untuk melakukan pembahasan Sidang Kelompok Musrenbang RPJMD Kota Mojokerto Tahun 2019-2023. Pemaparan dan pembahasan masing-masing perangkat daerah dikoordinasikan oleh Bappeko berupa sidang kelompok Bidang Ekonomi, Bidang Pemerintahan, Bidang Sosial Budaya, dan Bidang Fisik Prasarana. Bidang Urusan DPM PTSP termasuk ke dalam Bidang Ekonomi. Pemangku kepentingan yang hadir pada saat itu adalah perwakilan pemilik usaha kecil, mikro, maupun usaha menengah di Kota Mojokerto.

Perwakilan para pemilik usaha di Kota Mojokerto menyampaikan bahwa sudah sangat terpuaskan dengan pelayanan perizinan di DPMPTSP. Namun, beberapa hal terkait investasi juga disampaikan. Beberapa hal ini juga menjadi masukan bagi jenis-jenis program dan kegiatan yang akan direncanakan Pada Tahun 2021. Perusahaan yang belum pernah melakukan pelaporan LKPM, diharapkan secara periodic dan rutin memperbaiki laporannya. Hal ini sangat bermanfaat bagi pemerintah kota untuk monitoring pelaku usaha di Kota Mojokerto dan menindaklanjuti keberlanjutan usaha tersebut. Perwakilan pelaku usaha tidak menitipkan program dan kegiatan khusus dengan besaran usulan anggaran tertentu. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu menterjemahkan sendiri kebutuhan program dan kegiatan bagi peningkatan investasi, peningkatan pelayanan perizinan, dan monitoring evaluasi kegiatan penanaman modal di Kota Mojokerto.

(22)

BAB III

TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH 3.1 Telaahan terhadap Kebijakan Nasional

Pembangunan ekonomi sesuai dengan kebijakan perundang-undangan harus diupayakan secara berkelanjutan dengan berlandaskan oleh demokrasi ekonomi untuk mencapai tujuan bernegara. Pembangunan ekonomi tersebut terutama mendasari ekonomi kerakyatan yang melibatkan pengembangan bagi usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi. Untuk mempercepat pembangunan ekonomi nasional dan mewujudkan kedaulatan politik dan ekonomi Indonesia diperlukan peningkatan penanaman modal untuk mengolah potensi ekonomi menjadi kekuatan ekonomi riil dengan menggunakan modal yang berasal, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri; bahwa dalam menghadapi perubahan perekonomian global dan keikutsertaan Indonesia dalam berbagai kerja sama internasional perlu diciptakan iklim penanaman modal yang kondusif, promotif, memberikan kepastian hukum, keadilan, dan efisien dengan tetap memperhatikan kepentingan ekonomi nasional.

Penelaahan ini menyangkut arah kebijakan dan prioritas pembangunan nasional dan yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Kebijakan nasional yang terkait dengan penanaman modal terutama mengenai izin berusaha yang harus melalui sistem perizinan terintegrasi OSS. Filosofi sistem perizinan terintegrasi ini adalah bagaimana segala perangkat yang ada di DPMPTSP Provinsi maupun DPMPTSP Kabupaten/Kota agar pelayanan perizinan makin efektif dan terintegrasi. Aturan pusat melalui Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal RI No 7 Tahun 2018 mengatur mengenai pengendalian pelaksanaan penanaman modal agar investasi yang masuk di daerah makin luas dengan makin mudahnya sistem izin berusaha, termasuk pelayanan perizinan yang makin berkualitas dan dengan birokrasi yang lebih sederhana dan tidak berbelit.

3.2 Tujuan dan Sasaran Renja Perangkat Daerah

Tujuan dan sasaran pada rencana kerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Tahun 2021 harus mengacu secara menyeluruh pada rencana strategis DPM PTSP Tahun

2019-2023.

Tabel 3.1

Tujuan dan Sarana Jangka Menengah DPMPTSP TAHUN 2021 NO TUJUAN SASARAN INDIKATOR

TUJUAN /SASARAN TARGET KINERJA (1) (2) (3) (4) (5) 1 Meningkatkan kualitas pelayanan perizinan Indeks Kepuasan Masyarakat 83 Meningkatnya kualitas Indeks Kepuasan Masyarakat 83

(23)

pelayanan perizinan 2 Meningkatkan investasi daerah Pertumbuhan nilai investasi 10% Meningkatnya investasi daerah Prosentase peningkatan jumlah investor Harus diisi Prosentase peningkatan jumlah nilai investasi Harus diisi

3.3 Program dan Kegiatan

Program dan kegiatan pada renja DPM PTSP dirumuskan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan dan analisis mendalam. Program adalah kumpulan kegiatan yang sistematis dan terpadu yang dilaksanakan guna mencapai sasaran tertentu. Program merupakan perumusan nyata dari strategi dan arah kebijakan yang telah ditetapkan oleh perangkat daerah. Rumusan program dan kegiatan pada renja didasarkan atas:

1. Peran serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, sesuai dengan visi Walikota yaitu untuk mewujudkan Kota Mojokerto yang berdaya saing, mandiri, demokratis, adil, makmur, sejahtera, dan bermanfaat melalui misi ketiga dan keempat, yaitu mewujudkan pemerintahan daerah yang efektif, demokratis, bersih, profesional dan adil dalam melayani masyarakat (misi ketiga) dan mewujudkan ekonomi daerah yang mandiri, berdaya Saing, berkeadilan dan berbasis pada ekonomi kerakyatan melalui peningkatan fasilitas pembangunan infrastruktur daerah (misi keempat). Misi ketiga tersebut sangat berkaitan erat dengan pelayanan perizinan dan misi keempat terkait investasi daerah (penanaman modal).

2. Pencapaian Sustainable Development Goals. Kunci pencapaian SDG’s terutama bagi peningkatan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat adalah terletak pada arus keuangan dan investasi terbuka. Kegagalan Millennium Development Goals 2000-2015 menunjukkan bahwa kontribusi dari sektor swasta seringkali tidak ditangkap secara memadai oleh statistik pemerintah, yang biasanya berfokus pada program pemerintah. Sehingga, program dan kegiatan yang dimunculkan oleh DPMPTSP diharapkan dapat mempertemukan pemerintah, penanam modal, perusahaan, masyarakat dan akademisi secara lebih mudah.

3. Proses bisnis Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Dimana core bisnis dari DPM PTSP adalah peningkatan kualitas pelayanan perizinan dan peningkatan investasi. Maka, seluruh program dan kegiatan yang diampu oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu mengarah kepada kedua core bisnis tersebut.

4. Peraturan Presiden maupun Peraturan Kepala BKPM yang mengamanatkan DPMPTSP di

seluruh Indonesia agar lebih memudahkan para pelaku usaha dan penanam modal melalui sistem online terintegrasi OSS beserta pengendalian bagi investasi. Hal ini juga menjiwai

(24)

perumusan program dan kegiatan pada renja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Tahun 2021.

5. Pendayagunaan potensi Kota Mojokerto. Potensi Kota Mojokerto dengan luas administratif yang tidak terlalu besar, masyarakat kota lebih cenderung berusaha di bidang perdagangan dan jasa daripada pertanian maupun sektor-sektor lainnya. Apalagi potensi tersebut makin diperkuat oleh kebijakan-kebijakan pusat mengenai kawasan strategis nasional Gerbangkertosusila. Kondisi eksisting pun saat ini karena pengaruh jalan tol menunjukkan potensi pengembangan iklim investasi yang cukup besar yang harus didukung oleh program dan kegiatan yang tepat sasaran oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Sektor perdagangan dan jasa inilah yang mampu memberikan nilai tambah (value added) bagi sirkulasi perputaran perekonomian di Kota Mojokerto yang perlu didukung dengan program-program peningkatan efektifitas pelayanana perizinan dan pengembangan serta pengendalian penanaman modal.

6. Kebutuhan perubahan Struktur Organisasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan

Terpadu Satu Pintu. Untuk menyesuaikan tugas dan fungsi dinas dengan kebijakan nasional dan kebijakan pemerintah kota, serta kebutuhan peningkatan pelayanan dan peningkatan investasi/penanaman modal di Kota Mojokerto. Struktur organisasi yang mengalami perubahan, juga sangat mempengaruhi program dan kegiatan yang dijalankan pada Tahun 2021.

Melalui beberapa penjelasan tersebut di atas, maka program dan kegiatan yang akan dirumuskan pada tahun 2021 adalah sebagai berikut:

1. Program Pelayanan Kesekretariatan

Program ini bertujuan untuk mendukung pelaksanaan tugas dan administrasi pemerintahan secara efisien dan efektif serta terpadu. Sasaran Program adalah terciptanya kelancaran dalam pelaksanaan tugas dan administrasi pemerintahan yang efisien dan efektif serta terpadu.

2. Program Peningkatan Iklim Investasi dan Realisasi Investasi.

Program ini bertujuan untuk semakin meningkatkan minat pengusaha untuk berinvestasi di Kota Mojokerto.

3. Program Optimalisasi Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan

Program ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan perizinan dan non perizinan terutama yang harus diselesaikan melalui OSS (Online Single Submission).

4. Program Pengawasan dan Pengendalian Penanaman Modal.

Program ini bertujuan untuk mendukung penyelesaian setiap kasus perizinan yang harus diselesaikan.

Program dan Kegiatan yang akan dituangkan dalam rencana kerja Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Tahun 2020 adalah sebagai berikut:

1. Program : Pelayanan Kesekretariatan

(25)

- Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

2. Program : Peningkatan Iklim Investasi dan Realisasi Investasi

Kegiatan : -Updating Potensi Unggulan

-Promosi Investasi/Penanaman Modal

-Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Penanaman Modal (Tim Monitoring Evaluasi Penanaman Modal) -Fasilitasi Penyusunan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM)

3. Program : Optimalisasi pelayanan perizinan dan non

perizinan

Kegiatan : -Peningkatan Sumber Daya Manusia Bagi Pelayanan

Perizinan dan Penanaman Modal

-Peningkatan Kinerja Koordinasi Tim Teknis Perizinan dan Non Perizinan

4. Program : Pengawasan dan Pengendalian Penanaman Modal

Kegiatan : -Penyusunan Sistem Informasi Terhadap Layanan

Publik

-Pengelolaan Pengaduan/Keluhan Atas

Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan

-Penyuluhan Pelayanan Perizinan -Digitalisasi Dokumen Perizinan

-Pengendalian Penanaman Modal Menuju Proses Sertifikasi ISO

(26)
(27)

Lokasi Target Capaian Kinerja

Kebutuhan

Dana/Pagu Indikatif (Rp)

Sumber Dana Target Capaian Kinerja Kebutuhan Dana/Pagu Indikatif (Rp) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Urusan Wajib Bidang Urusan Penanaman Modal 0.00.2.12.01.12 Program Pe layanan Ke s e kre tariatan Pe rs e ntas e Re alis as i Anggaran DPM PTSP 87% 4.423.831.420 DAU 87% 4.483.316.243 0.00.2.12.01.12.01 Kegiatan Pelayanan Administrasi Perkantoran

Persentase sarana dan prasarana perangkat daerah yang tersedia secara cukup dan dengan kualitas baik

DPM PTSP 87% DAU 87%

Dana pembayaran listrik, telepon, dan internet

DPM PTSP 3 rekening DAU 3 Rekening

Pemeliharaan dan pemenuhan bahan bakar kendaraan dinas roda 4

DPM PTSP 2 unit mobil DAU 2 unit mobil

Honor petugas administrasi keuangan, tim teknis perizinan, dan belanja kesehatan aparatur

DPM PTSP 11 orang/bulan DAU 11 orang/bulan

Jumlah peralatan kantor

yg diperbaiki DPM PTSP 11 unit/tahun DAU 11 unit/tahun

Jumlah ATK kantor DPM PTSP 56 Macam DAU 56 Macam

Jumlah cetakan dan

penggadaan DPM PTSP 14 macam DAU 14 macam

Jumlah pembelian

komponen instalasi listrik DPM PTSP 12 macam DAU 12 macam

Jumlah langganan koran DPM PTSP 1 Macam DAU 1 Macam

Jumlah pembelian

logistik kantor DPM PTSP 25 Macam DAU 25 Macam

Jumlah mamin rapat DPM PTSP 520 Kotak DAU 520 Kotak

Jumlah perjalanan dinas

keluar daerah DPM PTSP 23 Orang DAU 23 orang

Honor petugas

kebersihan kantor DPM PTSP 28 Orang DAU 28 Orang

RUMUSAN RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PERANGKAT DAERAH TAHUN 2021 DAN PRAKIRAAN MAJU TAHUN 2022

KOTA MOJOKERTO Nama Perangkat Daerah : Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Lembar …….. Dari ……….

Prakiraan Maju Rencana Tahun 2022 Kode Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah dan Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program/Kegiatan Rencana Tahun 2021 Catatan Penting 2.590.851.150 2.595.346.565

(28)

0.00.2.12.01.12.02

Kegiatan Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Persentase sarana dan prasarana perangkat daerah yang tersedia secara cukup dan dengan kualitas baik

DPM PTSP 87% DAU 87%

Sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan administrasi dan pelayanan

DPM PTSP 1 Kegiatan DAU 1 Kegiatan

Jumlah Perlengkapan

Gedung Kantor DPM PTSP 6 unit DAU 6 unit

Jumlah peralatan gedung

kantor DPM PTSP 20 unit DAU 20 unit

Jumlah pegawai yang

dikirim diklat DPM PTSP 23 Orang DAU 23 Orang

Jumlah pembayaran jasa

petugas keamanan DPM PTSP 38 Orang DAU 38 Orang

Jumlah seragam khusus DPM PTSP 4 stel DAU 4 Stel

Jumlah bagian gedung

yang dipelihara DPM PTSP 4 Macam DAU 4 Macam

Jumlah kegiatan

penyelenggaraan MPP DPM PTSP 3 Jenis DAU 3 Jenis

2.12.2.12.01.16

Program

Pe ningkatan Iklim Inve s tas i dan Re alis as i Inve s tas i

Pe rs e ntas e pe rus ahaan yang te rtib me laporkan LKPM te pat waktu

DPM PTSP 50% 688.193.750 DAU 60% 694.500.000

Jumlah calon inve s tor yang dibina di Kota Mojoke rto DPM PTSP 100 DAU 120 2.12.2.12.01.16.16 Updating Potensi Unggulan Jumlah dokumen updating pengembangan potensi investasi

DPM PTSP 2 Dokumen 170.000.000 DAU 2 Dokumen 174.000.000

2.12.2.12.01.16.17

Promosi Investasi /Penanaman Modal

Jumlah pengunjung pameran (Offline) dan Jumlah promosi media (online)

DPM PTSP 48 Kali 182.193.750 DAU 48 Kali 183.000.000

2.12.2.12.01.16.19 Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Penanaman Modal (Tim Monitoring Evaluasi Penanaman Modal)

Jumlah objek ijin yang dipantau dan diawasi

DPM PTSP 120 Objek ijin 211.000.000 DAU 130 Objek ijin 211.500.000

2.12.2.12.01.16.20 Fasilitasi penyusunan laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) Jumlah perusahaan yang diberikan asistensi pelaporan LKPM DPM PTSP 30 perusahaan/thn 125.000.000 DAU 30 perusahaan/thn 126.000.000 1.832.980.270 1.887.969.678

(29)

2.12.2.12.01.18

Program Optimalisasi pelayanan

Perizinan dan Non Perizinan Persentase Indeks Kepuasan Masyarakat DPM PTSP 83% 373.860.000 DAU 84.50% 377.598.600 Prosentase perizinan yang diselesaikan

sesuai SOP DPM PTSP 100% DAU 100%

2.12.2.12.01.18.02

Peningkatan Sumber Daya Manusia Bagi Pelayanan Perizinan dan Penanaman Modal

Jumlah SDM

pelayanan yang diberi pelatihan

DPM PTSP 30 Orang 100.000.000 DAU 40 Orang 102.500.000

2.12.2.12.01.18.05

Peningkatan Kinerja Koordinasi Tim Teknis Perizinan dan Non Perizinan

Jumlah pemohon yang disurvey

DPM PTSP 260 Objek ijin 273.860.000 DAU 265 Objek ijin 275.098.600

2.12.2.12.01.19 Program Pengawasan dan Pengendalian Penanaman Modal Prosentase pengaduan perizinan yang diselesaikan sesuai SOP DPM PTSP 100% 675.000.000 DAU 100% 678.625.688 2.12.2.12.01.19.01 Penyusunan Sistem Informasi Terhadap Layanan Publik Jumlah Aplikasi Perizinan dan Pengaduan yang Dikembangkan

DPM PTSP 1 Aplikasi 160.000.000 DAU 1 Aplikasi 160.000.000

2.12.2.12.01.19.02 Pengelolaan Pengaduan/Keluhan Atas Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan

Jumlah Kasus

Penanganan Masalah Perizinan yang

ditangani DPM PTSP 16 Kali 80.000.000 DAU 16 Kali 81.000.000

2.12.2.12.01.19.03 Penyuluhan layanan perizinan Jumlah penyuluhan layanan perizinan kepada masyarakat

DPM PTSP 3 Kegiatan 205.000.000 DAU 3 Kegiatan 207.625.688

2.12.2.12.01.19.05 Digitalisasi Dokumen Perizinan Jumlah Dokumen Perizinan Yang Terdigitalisasi

DPM PTSP 60000 Lembar 80.000.000 DAU 60000 Lembar 80.000.000

2.12.2.12.01.19.06 Pengendalian Penanaman Modal Menuju Proses Sertifikasi ISO Jumlah dokumen persiapan ISO

DPM PTSP 4 Jenis 150.000.000 DAU 4 Jenis 150.000.000

6.160.885.170 6.234.040.531

(30)

BAB IV

RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH

Pada Bab IV ini, Rencana Kerja dan Pendanaan Perangkat Daerah akan menjabarkan setiap program dan kegiatan pada Tahun 2021 yang disesuaikan dengan tugas pokok dan fungsi Struktur Organisasi terbaru Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Rencana Kerja ini merupakan penjabaran dari program kegiatan yang berasal dari strategi dan kebijakan pada Rencana Strategis Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Tahun 2019-2023. Melalui penyesuaian ini, maka harmonisasi perencanaan program antar bagian dalam unit organisasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dapat dicapai.

Rencana Kerja (RENJA) merupakan acuan setiap perangkat daerah (PD) dalam mengoperasionalkan program dan kegiatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dalam rangka mencapai visi jangka menengah daerah. Dengan rencana kerja yang terukur dan didukung oleh pendanaan, maka menjadi suatu instrumen dan indikator yang digunakan dalam upaya mewujudkan pembangunan daerah agar lebih terarah.

Penyusunan Renja berpedoman pada renstra Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Penyusunan Renja bukanlah kegiatan yang berdiri sendiri, melainkan merupakan rangkaian kegiatan yang simultan dengan penyusunan RKPD, serta merupakan bagian dari rangkaian kegiatan penyusunan APBD. Rencana kerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu merupakan bagian yang utuh dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Keduanya merupakan penjabaran dari UU No 25 Tahun 2004, tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

(31)

Gambar

Tabel Pencapaian Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah Nama Perangkat Daerah : Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Referensi

Dokumen terkait

Penyusunan Rencana Kerja (RENJA) Badan Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu (BPMPT) Provinsi Jawa Barat Tahun 2017 mengacu kepada Rencana Pembangunan Jangka

Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut diatas Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Padang menyusun Rencana Kerja ( RENJA ) yang memuat Visi,

encana Kerja (Renja) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Klaten Tahun 2021 merupakan implementasi pelaksanaan Rencana

Rencana Kerja yang disusun oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bekasi merupakan dokumen perencanaan yang memuat program dan kegiatan

Jumlah program dan kegiatan yang direncanakan di Rencana Kerja Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten

Maksud penyusunan Renja Bappeda Kota Tangerang Selatan Tahun 2021 adalah untuk memenuhi kebutuhan akan adanya dokumen perencanaan tahunan yang menjadi acuan

Maksud Penyusunan Rencana Kerja (Renja) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Purwakarta sebagai arah dan pedoman untuk

Rencana Kerja (Renja) Tahun 2021 ini mengacu pada dokumen Rencana Strategis (Renstra) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tangerang