BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
Dari analisis data dan pembahasan secara deskriptif dan statistik, hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Penerapan Pendekatan Inkuiri Terbimbing efektif untuk diterapkan pada pembelajaran kimia, materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan peserta didik kelas XI IPA 4 SMAN 5 Kupang. Secara terperinci dapat disimpulkan sebagai berikut:
a. Guru mampu dalam mengelola kegiatan pembelajaran dengan menerapkan Pendekatan Inkuiri Terbimbing pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan yang ditunjukkan oleh skor rata-rata 3,76 termasuk dalam kategori baik dan rata-rata reliabilitas 94 %.
b. Ketuntasan Indikator hasil belajar dengan menerapkan Pendekatan Inkuiri Terbimbing meliputi:
1) Ketuntasan indikator hasil belajar sikap spiritual (KI-1) diperoleh dari rata-rata angket dan observasi sebesar 0.85 dan 0.88 dinyatakan tuntas.
2) Ketuntasan indikator hasil belajar sikap sosial (KI-2) diperoleh dari rata-rata angket dan observasi sebesar 0,85 dan 0,87 dinyatakan tuntas.
4) Ketuntasan indikator hasil belajar ketrampilan (KI-4) diperoleh dari rata-rata indikator presentasi, portofolio, psikomotor dan THB proses sebesar 0,87, 0,89, 0,83, dan 0,84 dinyatakan tuntas.
c. Ketuntasan hasil belajar dengan menerapkan Pendekatan Inkuiri Terbimbing meliputi:
1) Ketuntasan hasil belajar sikap spiritual (KI-1) dinyatakan tuntas dengan nilai rata-rata sebesar 87.
2) Ketuntasan hasil belajar sikap sosial (KI-2) dinyatakan tuntas dengan nilai rata-rata sebesar 86.
3) Ketuntasan hasil belajar pengetahuan (KI-3) dinyatakan tuntas dengan nilai rata-rata sebesar 87.
4) Ketuntasan hasil belajar keterampilan (KI-4) dinyatakan tuntas dengan nilai rata-rata sebesar 86.
5) Ketuntasan hasil belajar secara keseluruhan dinyatakan tuntas dengan nilai rata-rata sebesar 86.
2. Kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas XI IPA 4 SMAN 5 Kupang dengan presentase rata-rata tes kemampuan pemecahan masalah sebesar 80 % termasuk dalam kategori cukup tinggi.
3. Keterampilan proses peserta didik kelas XI IPA 4 SMAN 5 Kupang dengan presentase rata-rata tes Keterampilan proses sebesar 81% termasuk kategori cukup tinggi.
4. a. Ada hubungan yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah dengan hasil belajar kimia yang menerapkan Pendekatan Inkuiri Terbimbing pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan peserta didik kelas XI IPA 4 SMAN 5 Kupang tahun pelajaran 2015/2016 dengan korelasi pearson product moment diperoleh nilai rx1y = 0,81.
b. Ada hubungan yang signifikan antara keterampilan proses dengan hasil belajar kimia yang menerapkan Pendekatan Inkuiri Terbimbing pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan peserta didik kelas XI IPA 4 SMAN 5 Kupang tahun pelajaran 2015/2016 dengan korelasi Pearson Product Moment rx2y= 0,66.
c. Ada hubungan yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah dan keterampilan proses terhadap hasil belajar kimia yang menerapkan Pendekatan Inkuiri Terbimbing pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan peserta didik kelas XI IPA 4 SMAN 5 Kupang tahun pelajaran 2015/2016 dengan korelasi ganda diperoleh nilai rx1x2y = 0,84.
Pendekatan Inkuiri Terbimbing pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan peserta didik kelas XI IPA 4 SMAN 5 Kupang tahun pelajaran 2015/2016 yang diperoleh dari persamaan garis regresi sederhana
b. Ada pengaruh yang signifikan antara keterampilan proses terhadap hasil belajar kimia dengan menerapkan Pendekatan Inkuiri Terbimbing pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan peserta didik kelas XI IPA 4 SMAN 5 Kupang tahun pelajaran 2015/2016 yang diperoleh dari persamaan regresi sederhana .
c. Ada pengaruh yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah dan Keterampilan proses terhadap hasil belajar kimia dengan menerapkan Pendekatan Inkuiri Terbimbing pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan peserta didik kelas XI IPA 4 SMAN 5 Kupang tahun pelajaran 2015/2016 yang diperoleh dari persamaan garis regresi ganda .
B. Saran
1. Penerapan Pendekatan Inkuiri Terbimbing dalam mata pelajaran kimia materi kelarutan dan hasil kali kelarutan, sangat baik dan efektif dalam pembelajaran sehingga dapat diterapkan untuk materi pokok lain yang sesuai.
2. Dalam rangka penyempurnaan perangkat pembelajaran yang menerapkan Pendekatan Inkuiri Terbimbing dalam mata pelajaran yang menerapkan mata pelajaran kimia materi kelarutan dan hasil kali kelarutan, maka perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan pokok bahasan yang sesuai dengan model pembelajaran yang digunakan atau model pembelajaran lainnya.
3. Bagi para pengajar atau guru kimia, untuk materi kelarutan dan hasil kali kelarutan sebaiknya diterapkan model pembelajaran yang sesuai agar terciptanya pembelajaran yang berkualitas dan bermutu.
Anam, Khoiruil. 2015. Pembelajaran Berbasis Inkuiri . Celeban Timur. Pustaka Pelajar
Arifin, Mulyati, dkk. 2005. Strategi Belajar Mengajar Kimia. Malang: Penerbit Universitas Negeri Malang
Budiningsih. 2004. Belajar Dan Pembelajaran. Yogyakarta : Rineka Cipta Chang, Raimond. 2005. Kimia Dasar. Jakarta : Erlangga
Dahar Ratna, Wilis. 2011. Teori –Teori Belajar Dan Pembelajaran. Bandung : Erlangga
Djamarah, Syaiful Bahri dan Aswan Zain. 2006. Strategi Belajar Mengajar.Jakarta: Rineka Cipta Ekasari. 2014. Profil Kecerdasan Logika Matematika dan Linguistik Siswa Kelas vii smp dalam memecahkan masalah persamaan linear satu variabel ditinjau dari perbedaan jenis Kelamin. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika. Volume 3 No Tahun 2014 Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Fakultas Tarbiyah Dan
IlmuKeguruan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Margaretha, Dhiu. 2002. Pengantar Pendidikan. Ende : Nusa Indah
Marnita. 2013. Peningkatan Keterampilan Proses Sains Melalui Pembelajaran Kontekstual Pada Mahasiswa Semester I Materi Dinamika. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia 9 (2013) 43-52. ISSN: 1693-1246. Januari 2013
Munawaroh, dkk. 2014. Profil Metakognisi Siswa Dalam Memecahkan Masalah Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan Berdasarkan Gaya Kognitif Reflektif dan Impulsif. Unesa Journal of Chemical Education ISSN: 2252-9454 Vol. 3 ,No. 3,pp. 193-200 ,September 2014 193
Nana, Sudjana. 2011. Penialain Hasil Belajar Mengajar. Bandung : PT Remaja Rosdarkarya
Nurcahyani, D. 2014. Pengaruh Penerapan Pendekatan Pemecahan Masalah Terhadap Pemahaman Konsep Pada Pembelajaran Kimia Program Studi Pendidikan Kimia
Pengaruh Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan Multi Representasi terhadap Keterampilan Proses Sains dan Penguasaan Konsep IPA Siswa SMP.
Jurnal Pendidikan Sains Vol.2, No.3, September 2014, Hal 159-165. ISSN: 2338-9117.
Rachmawati, dkk. 2015. Toeri Belajar dan Proses Belajar yang Mendidik. Malang. Penerbit Gava Media
Rahardjo, Budi. 2014. Kimia SMA/ MA. Solo : PT. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri
Riduwan, dkk 2013. Pengantar Statistika. Bandung : Alfabeta.
Selvianti, Ramdani, dan Jusniar Alumni Jurusan Kimia Prodi Pendidikan Kimia ICP FMIPA Universitas Negeri Makassar Dosen Jurusan kimia FMIPA Universitas Negeri Makassar
Slameto. 2013. Belajar dan Faktor-Faktoryang Mempengaruhi. Jakarta. Rineka Cipta
Sugiyono. 2013. Penelitian pendidikan. Bandung : Alfabeta
Wahyudi. 2013. Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Pada Pokok Bahasan Kalor Untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains Terhadap Hasil Belajar Di SMA N 1 Sumenep. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika. Vol 02 No 02 Tahun 2013, 62 – 65 Rizal, M dkk . 2014.
Wardhani, dkk. 2010. Pembelajaran Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika di SD. Yogyakarta: PPPPTK Matematika Yogyakarta
Widayanto. 2009. Pengembangan Keterampilan proses dan Pemahaman Siswa Kelas X Melalui KIT Optik. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia 5 (2009) 1-7. ISSN: 1693-1246. Januari 2009
Widjajanti. 2009. Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Mahasiswa Calon Guru Matematika: Apa dan Bagaimana Mengembangkannya. Jurusan Pendidikan Matematika, FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta. ISBN : 978-979-163533-2
L
A
M
P
I
R
A
N
SILABUS MATA PELAJARAN KIMIA SEMESTER GENAP
(Peminatan Bidang MIPA) Satuan Pendidikan : SMA
Kelas : XI
Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif, dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi
Waktu
Sumber Belajar 1.1 Menyadari adanya keteraturan
dari sifat hidrokarbon, termokimia, laju reaksi, kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang
Perkembangan konsep asam dan basa Indikator pH asam lemah, basa lemah, dan pH asam kuat basa kuat
Mengamati (Observing)
Mencari informasi dengan cara membaca/ melihat/ mengamati dan menyimpulkan data
percobaan untuk memahami teori asam dan basa, indikator alam dan indikator kimia, pH (asam/basa lemah, asam/basa
Tugas Merancang percobaan indikator alam dan indikator kimia Merancang percobaan 3 mgg x 4 jp - Buku kimia kelas XI - Lembar kerja - Berbagai sumber lainnya Lampiran 1
berkaitan dengan adakah bahan-bahan disekitar kita yang dapat berfungsi sebagai indikator Apa perbedaan asam lemah
dengan asam kuat dan basa lemah dengan basa kuat Mengumpulkan data
(eksperimenting)
Menganalisis teori asam basa berdasarkan konsep Arrhenius, Bronsted Lowry dan Lewis Mendiskusikan bahan alam yang
dapat diguna-kan sebagai indikator
Merancang dan
mempresentasikan rancangan percobaan indikator alam dan indikator kimia, untuk
menyamakan persepsi
Melakukan percobaan indikator alam dan indikator kimia. Mendiskusikan perbedaan
asam/basa lemah dengan asam/basa kuat
Merancang dan
mempresentasikan rancangan percobaan membedakan asam/basa lemah dengan
Observasi Sikap ilmiah dalam melakukan percobaan dan presentasi, misalnya: melihat skala volume dan suhu, cara mengguna kan pipet, cara menimban g, keaktifan, kerja sama, komunikati f, dan peduli lingkungan , dsb) (memiliki rasa ingin tahu,
disiplin, jujur, objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.
2.2 Menunjukkanperilaku kerjasama, santun, toleran, cintadamai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.
2.3 Menunjukkan perilaku responsive dan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan
masalah dan membuat keputusan 3.1 Menganalisis sifat larutan
berdasarkan konsep asam basa dan/atau pH larutan.
4.10 Mengajukan ide/gagasan tentang penggunaan indikator yang tepat untuk menentukan keasaman asam/basa atau titrasi asam/basa.
asam/basa kuat yang
konsentrasinya sama dengan indikator universal atau pH meter untuk menyamakan persepsi Melakukan percobaan
membedakan asam/basa lemah dengan asam/basa kuat yang konsentrasinya sama dengan indikator universal atau pH meter Mengamati dan mencatat hasil
percobaan
Mengasosiasi (Associating) Menyimpulkan konsep asam
basa
Mengolah dan menyimpulkan data bahan alam yang dapat digunakan sebagai indikator. Menganalisis indikator yang
dapat digunakan untuk
membedakan asam dan basa atau titrasi asam dan basa
Memprediksi pH larutan dengan menggunakan beberapa
indikator.
Menyimpulkan perbedaan asam /basa lemah dengan asam/basa kuat
Menghitung pH larutan
asam/basa lemah dan asam/basa kuat Menghubungkan asam/basa Portofolio Laporan percobaan Tes tertulis uraian Pemahama n konsep asam basa Menghitun g pH larutan asam/basa lemah dan asam/basa kuat Menganali sis kekuatan asam basa dihubunga n dengan derajat ionisasi ( α ) atau tetapan ionisasi (Ka )
Mengkomunikasikan (Communicating)
Membuat laporan percobaan dan mempresen-tasikannya dengan menggunakan tata bahasa yang benar.
Mengkomunikasikan bahan alam yang dapat digunakan sebagai indikator asam basa
1.1 Menyadari adanya keteraturan dari sifat hidrokarbon,
termokimia, laju reaksi, kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.
Titrasi asam basa
Kurva titrasi
Mengamati (Observing)
Mencari informasi dari berbagai sumber tentang titrasi asam basa .
Menanya (Questioning)
Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan apa fungsi indikator dalam titrasi asam basa, Indikator apa yang tepat untuk titik titrasi asam basa, kapan titrasi dinyatakan selesai? Bagaimana menguji kebenaran
konsentrasi suatu
produk,misalnya cuka dapur 25%. Tugas Merancang percobaan titrasi asam basa Membuat kurva/grafi k titrasi Observasi Mengamati sikap ilmiah dalam melakukan percobaan dan 2 mgg x 4 jp - Buku kimia kelas XI - Lembar kerja - Berbagai sumber lainnya
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu,
disiplin, jujur, objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam
merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.
Mengumpulkan data
(Eksperimenting)
Merancang percobaan dan mempresentasikan hasil rancangan titrasi asam basa untuk menyamakan persepsi Memprediksi indikator yang dapat digunakan untuk titrasi asam basa
Melakukan percobaan titrasi asam basa.
Mengamati dan mencatat data hasil titrasi
Mengasosiasi (Associating) Mengolah data hasil percobaan Menentukan konsentasi pentiter
atau zat yang dititer
Menentukan kemurnian suatu zat Menganalisis kurva titrasi dan
menentukan titik ekivalen melalui titik akhir titrasi Mengkomunikasikan (Communicating)
Membuat laporan titrasi asam basa dan
mempresentasikannya dengan menggunakan tata bahasa yang benar
Menngkomunikasikan bahwa untuk menentukan kemurnian
presentasi, misalnya: merangkai alat titrasi melihat skala volume, cara mengisi buret, cara mengguna kan pipet, cara menimban g, keaktifan, kerja sama, komunikati f, dan peduli lingkungan , dsb) Portofolio Laporan percobaan Kurva titrasi Tes tertulis uraian Menentuka 2.2 Menunjukkanperilaku kerjasama,
santun, toleran, cintadamai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.
2.3 Menunjukkan perilaku responsifdan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan.
4.11 Menentukan konsentrasi/kadar asam atau basa berdasarkan data hasil titrasi asam basa.
4.11 Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan titrasi asam-basa.
yang dititer Menganali sis kurva titrasi dan menentuka n titik ekivalen melalui titik akhir titrasi 1.1 Menyadari adanya keteraturan
dari sifat hidrokarbon, termokimia, laju reaksi, kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.
Sifat garam yang terhidrolisis Tetapan hidrolisis (Kh) pH garam yang terhidrolisis Mengamati (Observing)
Mencari informasi dari berbagai sumber tentang hidrolisis garam Melakukan identifikasi pH garam
dengan menggunakan kertas lakmus atau indikator universal atau pH meter
Menanya (Questioning)
Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan sifat garam yang berasal dari:
- asam kuat dan basa kuat, - asam kuat dan basa lemah, - asam lemah dan basa kuat, - asam lemah dan basa lemah Mengumpulkan data Tugas Merancang percobaan hidrolisis garam Observasi Sikap ilmiah dalam melakukan percobaan dan presentasi, misalnya: cara mengguna 3 mgg x 4 jp - Buku kimia kelas XI - Lembar kerja - Berbagai sumber lainnya
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu,
disiplin, jujur, objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam
merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.
(Eksperimenting)
Merancang percobaan dan mempresentasikan hasil
rancangan identifikasi pH garam untuk menyamakan persepsi Melakukan percobaan
identifikasi garam.
Mengamati dan mencatat hasil titrasi
Mengasosiasi (Associating) Mengolah dan menganalisis data
hasil pengamatan
Menyimpulkan sifat garam yang terhidrolisis
Menganalisis rumus kimia garam-garam dan memprediksi sifatnya
Menentukan grafik hubungan perubahan harga pH pada titrasi asam basa untuk menjelaskan sifat garam yang terhidrolisis Menentukan tetapan hidrolisis
(Kh) dan pH larutan garam yang terhidrolisis melalui perhitungan Mengkomunikasikan
(Communicating)
Membuat laporan percobaan identifikasi garam dan
mempresentasikannya dengan menggunakan tata bahasa yang
kan kertas lakmus, indikator universal atau pH meter; melihat skala volume dan suhu, cara mengguna kan pipet, cara menimban g, keaktifan, kerja sama, komunikati f, dan peduli lingkungan , dsb) Portofolio Laporan percobaan Tes tertulis uraian Menganali 2.2 Menunjukkanperilaku kerjasama,
santun, toleran, cintadamai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.
2.3 Menunjukkan perilaku responsifdan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan
masalah dan membuat keputusan 3.12 Menganalisis garam-garam yang
mengalami hidrolisis. 4.12 Merancang, melakukan, dan
menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan untuk
menentukan jenis garam yang mengalami hidrolisis.
pada titrasi asam basa untuk menjelaska n sifat garam yang terhidrolisi s Menentuka n tetapan hidrolisis (Kh) dan pH larutan garam yang terhidrolisi s melalui perhitunga n
1.1 Menyadari adanya keteraturan dari sifat hidrokarbon,
termokimia, laju reaksi, kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil
Sifat larutan penyangga pH larutan penyangga Peranan larutan penyangga dalam tubuh Mengamati (Observing)
Mencari informasi dari berbagai sumber tentang larutan
penyangga, sifat dan pH larutan penyangga serta peranan larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup
Mencari informasi tentang darah
Tugas Merancang percobaan larutan penyangga Observasi Sikap 3 mgg x 4 jp - Buku kimia kelas XI - Lembar kerja - Berbagai sumber lainnya
pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.
makhluk hidup yang berhubungan dengan kemampuannya dalam
mempertahankan pH terhadap penambahan asam atau basa dan pengenceran
Menanya (Questioning) Mengajukan pertanyaan
bagaimana terbentuknya larutan penyangga
Mengapa larutan penyangga pHnya relatif tidak berubah dengan penambahan sedikit asam atau basa
Apa manfaat larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup
Mengumpulkan data
(Eksperimenting)
Menganalisis terbentuknya larutan penyangga
Menganalisis sifat larutan penyangga
Merancang percobaan untuk mengetahui larutan yang bersifat penyangga atau larutan yang bukan penyangga dengan
menggunakan indikator universal atau pH meter serta
mempresentasikan hasil racangan untuk menyamakan persepsi
ilmiah dalam melakukan percobaan dan presentasi, misalnya: cara mengguna kan kertas lakmus, indikator universal atau pH meter; melihat skala volume dan suhu, cara mengguna kan pipet, cara menim-bang, keaktifan, kerja sama, komunikati f, dan peduli lingkungan , dsb) 2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah
(memiliki rasa ingin tahu,
disiplin, jujur, objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.
2.2 Menunjukkanperilaku kerjasama, santun, toleran, cintadamai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.
2.3 Menunjukkan perilaku responsifdan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan
masalah dan membuat keputusan 3.13 Menganalisis peran larutan
penyangga dalam tubuh makhluk hidup.
4.13 Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan untuk
bukan penyangga dengan penambahan sedikit asam atau basa atau bila diencerkan serta mem-presentasikan hasil rancangan untuk menyamakan persepsi
Melakukan percobaan
Mengamati dan mencatat data hasil pengamatan
Mengasosiasi (Associating) Mengolah dan menganalisis data
untuk menyimpulkan larutan yang bersifat penyangga Menentukan pH larutan
penyangga melalui perhitungan Menentukan grafik hubungan
perubahan harga pH pada titrasi asam basa untuk menjelaskan sifat larutan penyangga Mengkomunikasikan (Communicating)
Membuat laporan percobaan identifikasi garam dan
mempresentasikannya dengan mengguna-kan tata bahasa yang benar
Mengkomunikasikan sifat larutan
percobaan Tes tertulis uraian Menganali sis data untuk menyimpul kan larutan yang bersifat penyangga Menghitun g pH larutan penyangga Menganali sis grafik hubungan perubahan harga pH pada titrasi asam basa untuk menjelaska n sifat larutan penyangga
penyangga dan manfaat larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup.
1.1 Menyadari adanya keteraturan dari sifat hidrokarbon,
termokimia, laju reaksi, kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.
Kelarutan dan hasilkali kelarutan Memprediksi terbentuknya endapan Pengaruh penambahan ion senama Mengamati (Observing)
Mencari informasi dari berbagai sumber dengan
membaca/mendengar/mengamati tentang kelarutan dan hasilkali kelarutan serta memprediksi terbentuknya endapan dan pengaruh penambahan ion senama
Menanya (Questioning)
Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan kelarutan dan hasilkali kelarutan.
Mengapa Kapur (CaCO3) sukar
larut dalam air ? Mengumpulkan data
(Eksperimenting)
Mendiskusikan reaksi kesetimbangan kelarutan Mendiskusikan rumus tetapan
kesetimbangan (Ksp)
Merancang percobaan kelarutan suatu zat dan mempresentasikan hasil rancangan untuk
menyamakan persepsi
Melakukan percobaan kelarutan
Tugas Merancang percobaan reaksi pengendap an Observasi Sikap ilmiah dalam melakukan percobaan dan presentasi, misalnya: melihat skala volume dan suhu, cara mengguna kan pipet, cara menimban g, keaktifan, kerja sama, 4 mgg x 4 jp - Buku kimia kelas XI - Lembar kerja - Berbagai sumber lainnya
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu,
disiplin, jujur, objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.
2.2 Menunjukkan perilaku kerjasama, santun, toleran, cintadamai dan peduli
lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.
masalah dan membuat keputusan Mengasosiasi (Associating) Diskusi informasi tentang
hubungan kelarutan dan hasil kali kelarutan
Diskusi informasi tentang pengaruh ion senama pada kelarutan.
Memprediksi kelarutan suatu zat Menghitung kelarutan dan hasil
kali kelarutan
Mengolah data hasil percobaan Mengkomunikasikan
(Communicating)
Membuat laporan percobaan dan mempresen-tasikannya dengan menggunakan tata bahasa yang benar. lingkungan , dsb) Portofolio Laporan percobaan Tes tertulis uraian Menghitun g kelarutan dan hasilkali kelarutan Mempredi ksi kelarutan suatu zat 3.14 Memprediksi terbentuknya
endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip kelarutan dan data hasil kali kelarutan (Ksp).
4.14 Mengolah dan menganalisis data hasil percobaan untuk
memprediksi terbentuknya endapan.
1.1 Menyadari adanya keteraturan dari sifat hidrokarbon,
termokimia, laju reaksi, kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang
Sistem koloid Sifat koloid Pembuatan koloid Peranan koloid dalam kehidupan sehari-hari dan Mengamati (Observing)
Mencari informasi dari berbagai sumber dengan
membaca/mendengar/mengmati tentang sistem koloid, sifat-sifat koloid, pembuatan koloid dan peranan koloid dalam kehidupan sehari-hari Tugas Membuat peta konsep tentang sistem koloid, sifat-sifat koloid, 3 mgg x 4 jp - Buku kimia kelas XI - Lembar kerja - Berbagai sumber lainnya
kebenarannya bersifat tentatif. industri Mencari contoh-contoh koloid yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari.
Menanya (Questioning)
Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan perbedaan larutan sejati, koloid dan suspensi, sistem koloid yang terdapat dalam kehidupan (kosmetik, farmasi, bahan makanan dan lain-lain) Mengapa piring yang kotor
karena minyak harus dicuci menggunakan sabun?
Mengumpulkan data
(Eksperimenting)
Mendiskusikan hasil bacaan tentang sistem koloid, sifat-sifat koloid, pembuatan koloid dan peranan koloid dalam kehidupan sehari-hari
Merancang percobaan pembuatan koloid dan mempresentasikan hasil rancangan untuk menyamakan persepsi
Melakukan percobaan pembuatan koloid
Mengamati dan mencatat data hasil percobaan
Mendiskusikan bahan/zat yang
pembuatan koloid dan peranan koloid dalam kehidupan sehari-hari dan memprese ntasi-kannya Merancang percobaan pembuatan koloid Observasi Sikap ilmiah dalam melakukan percobaan dan presentasi, misalnya: melihat skala volume/su hu, cara mengguna kan senter 2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah
(memiliki rasa ingin tahu,
disiplin, jujur, objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.
2.2 Menunjukkan perilaku kerjasama, santun, toleran, cintadamai dan peduli
lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.
2.3 Menunjukkan perilaku responsive dan pro-aktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan
masalah dan membuat keputusan 3.15 Menganalisis peran koloid
dalam kehidupan berdasarkan sifat-sifatnya
4.15 Mengajukan ide/gagasan untuk memodifikasi pembuatan koloid berdasarkan pengalaman
Mengasosiasi (Associating)
Menganalisis dan menyimpulkan data percobaan
Menghubungkan sistem koloid dengan sifat koloid
Diskusi informasi tentang koloid liofob dan hidrofob
Mengkomunikasikan (Communicating)
Mempresentasikan hasil rangkuman tentang sistem koloid, sifat-sifat koloid, pembuatan koloid dan peranan koloid dalam kehidupan sehari-hari
Membuat laporan percobaan dan mempresen-tasikannya dengan menggunakan tata bahasa yang benar
Mengkomunikasikan peranan koloid dalam industri farmasi, kosmetik, bahan makanan, dan lain-lain. kan pipet, menimban g, keaktifan, kerja sama, komunikati f, tanggung jawab, dan peduli lingkungan , dsb) Portofolio Laporan percobaan Tes tertulis uraian Pemahama n sistem koloid, sifat koloid, dan pembuatan koloid
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah : SMA Negeri 5 Kupang Mata Pelajaran : Kimia
Kelas /Semester : XI IPA/ II Tahun Ajaran : 2015/2016
Materi Pokok : Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan Pertemuan Ke : Satu
Alokasi Waktu : 2 x 45 Menit
A. Kompetensi Inti (KI)
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif, dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
keteraturan dari sifat hidrokarbon, termokimia, laju reaksi, kesetimbangan kimia, larutan dan koloid sebagai wujud kebesaran Tuhan YME dan
pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.
1.1.1 Mengagungkan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa dengan berdoa sebelum dan sesudah menjalankan proses pembelajaran kimia pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan
1.1.2 Mengagungkan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa dengan berdoa secara baik dan santun serta sesuai dengan ajaran agama yang dianut
1.1.3 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya dalam proses pembelajaran kimia pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan.
1.1.4 Menyadari bahwa ketentuan yang ditetapkan oleh Tuhan Yang Maha Esa adalah yang terbaik bagi kita melalui pembelajaran kimia pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan.
KD pada KI-2
2.1 Menunjukkan prilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, obyektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti,
bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif,
demokratis, komunikatif)
Indikator KD pada KI-2
2.1.1. Menunjukkan rasa ingin tahu dalam mengelola bahan ajar dan sumber informasi dari buku sumber lainnya dalam kegiatan pembelajaran mengenai materi kelarutan dan hasil kali kelarutan
2.1.2. Menunjukan sikap jujur dalam mengerjakan tugas-tugas dan kuis serta dalam menganalisis data
dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.
selama diskusi dan eksperimen yang berkaitan dengan kelarutan dan hasil kali kelarutan
2.1.3. Memiliki rasa tanggung jawab dalam berdiskusi kelompok, menyelesaikan tugas-tugas dan kegiatan praktikum yang diberikan berkaitan dengan kelarutan dan hasil kali kelarutan 2.1.4. Menunjukkan sikap toleransi dengan
cara menerima masukkan, kritik dan saran dari kelompok lain.
2.1.5. Menunjukkan sikap gotong-royong dengan cara membantu teman dalam melakukan praktikum dan menyelesaikan soal-soal yang diberikan.
2.1.6. Menunjukkan sikap santun dalam menanggapi dan memberikan saran ketika teman lain mempresentasikan hasil diskusi serta santun dalam memberikan ide selama diskusi. 2.1.7. Menunjukkan sikap ketelitian dalam
mengolah dan menganalisis data eksperimen yang berkaitan dengan kelarutan dan hasil kali kelarutan 2.1.8. Menunjukkan sikap keuletan dalam
mencari sumber pengetahuan yang mendukung penyelesaian masalah. 2.1.9. Menunjukan kerja sama kelompok
maupun individu dalam menyelesaikan tugas-tugas dan kegiatan praktikum yang diberikan berkaitan dengan kelarutan dan hasil
terbentuknya endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip kelarutan dan data hasil kali kelarutan (Ksp).
mempengaruhi kelarutan (s)
3.15.2 Menentukan persamaan Ksp suatu reaksi
3.15.3 Menentukan kelarutan dan hasil kali kelarutan
3.15.4 Menjelaskan makna hasil kali kelarutan
3.15.5 Memprediksi terbentuknya endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip kelarutan dan data hasil kali kelarutan (Ksp)
KD pada KI-4 4.14 Mengolah dan
menganalisis data hasil percobaan untuk memprediksi terbentuknya endapan. 4.14.1Ketrampilan (Psikomotor) Persiapan percobaan Pelaksanaan percobaan Kegiatan akhir percobaan 4.14.2Proses
Merumuskan masalah dalam percobaan yang berkaitan dengan materi kelarutan dan hasil kali kelarutan
Merumuskan hipotesis dalam percobaan yang berkaitan dengan materi kelarutan dan hasil kali kelarutan
Mengumpulkan data percobaan yang berkaitan dengan materi kelarutan dan hasil kali kelarutan Menganalisis data hasil
percobaan yang berkaitan dengan materi kelarutan dan hasil kali
kelarutan Ketrampilan
Membuat kesimpulan berdasarkan analisis data hasil percobaan yang berkaitan dengan materi kelarutan dan hasil kali kelarutan
C. Tujuan Pembelajaran KI-1
1. Mengagungkan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa dengan berdoa sebelum dan sesudah menjalankan proses pembelajaran kimia pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan
2. Mengagungkan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa dengan berdoa secara baik dan santun serta sesuai dengan ajaran agama yang dianut
3. Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya dalam proses pembelajaran kimia pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan.
4. Menyadari bahwa ketentuan yang ditetapkan oleh Tuhan Yang Maha Esa adalah yang terbaik bagi kita melalui pembelajaran kimia pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan.
KI-2
1. Menunjukkan rasa ingin tahu dalam mengelola bahan ajar dan sumber informasi dari buku sumber lainnya dalam kegiatan pembelajaran mengenai materi kelarutan dan hasil kali kelarutan 2. Menunjukan sikap jujur dalam mengerjakan tugas-tugas dan kuis
serta dalam menganalisis data selama diskusi dan eksperimen yang berkaitan dengan kelarutan dan hasil kali kelarutan
3. Memiliki rasa tanggung jawab dalam berdiskusi kelompok, menyelesaikan tugas-tugas dan kegiatan praktikum yang diberikan
5. Menunjukkan sikap gotong-royong dengan cara membantu teman dalam melakukan praktikum dan menyelesaikan soal-soal yang diberikan.
6. Menunjukkan sikap santun dalam menanggapi dan memberikan saran ketika teman lain mempresentasikan hasil diskusi serta santun dalam memberikan ide selama diskusi.
7. Menunjukkan sikap ketelitian dalam mengolah dan menganalisis data eksperimen yang berkaitan dengan kelarutan dan hasil kali kelarutan
8. Menunjukkan sikap keuletan dalam mencari sumber pengetahuan yang mendukung penyelesaian masalah.
9. Menunjukan kerja sama kelompok maupun individu dalam menyelesaikan tugas-tugas dan kegiatan praktikum yang diberikan berkaitan dengan kelarutan dan hasil kali kelarutan
KI-3
1. Menjelaskan faktor yang mempengaruhi kelarutan (s) 2. Menentukan persamaan Ksp suatu reaksi
3. Menentukan kelarutan dan hasil kali kelarutan 4. Menjelaskan makna hasil kali kelarutan
5. Memprediksi terbentuknya endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip kelarutan dan data hasil kali kelarutan (Ksp)
KI-4 1. Ketrampilan (Psikomotor) Persiapan percobaan Pelaksanaan percobaan Kegiatan akhir percobaan 2. Proses
Merumuskan masalah dalam percobaan yang berkaitan dengan materi kelarutan dan hasil kali kelarutan
Merumuskan hipotesis dalam percobaan yang berkaitan dengan materi kelarutan dan hasil kali kelarutan
Mengumpulkan data percobaan yang berkaitan dengan materi kelarutan dan hasil kali kelarutan
Menganalisis data hasil percobaan yang berkaitan dengan materi kelarutan dan hasil kali kelarutan Ketrampilan
Membuat kesimpulan berdasarkan analisis data hasil percobaan yang berkaitan dengan materi kelarutan dan hasil kali kelarutan
D. Materi Pembelajaran
1. Kelarutan (s) dan Hasil kali kelarutan (Ksp) 2. Hubungan Kelarutan dengan hasil kali kelarutan 3. Makna Hasil Kali Kelarutan
E. Pendekatan dan Metode Pembelajaran Pendekatan : Inkuiri Terbimbing
Metode : Diskusi, informasi, tanya jawab, eksperimen dan penugasan
F. Alat, Bahan, dan Sumber Belajar 1. Alat dan Bahan
Alat dan bahan praktikum sebagaimana yang tercantum pada LKPD 2. Sumber Belajar
Buku Kimia untuk Kelas XI Sekolah Menengah Atas Kelompok Peminatan Matematika Dan Ilmu Alam, Nana Sustresna 2013, penerbit Grafindo media pratama
Inkuiri
Waktu Pendahu
luan
Guru menyapa peserta didik (menanamkan sikap saling menghormati).
Guru meminta salah seorang peserta didik untuk memimpin doa sebagai wujud mengagungkan kebesaran Tuhan Guru mengecek kehadiran peserta didik (menerapkan kedisiplinan dalam mengikuti pembelajaran)
Guru mengecek kebersihan dan kerapian kelas (menanamkan sikap tanggung jawab terhadap kelas).
Guru menyampaikan bahwa pada pertemuan minggu ini kita bersama-sama akan mempelajari materi tentang kelarutan dan hasil kali kelarutan
Guru menyampaikan kompetensi dasar yang harus dicapai pada kegiatan pembelajaran kali ini.
Guru menyampaikan sistem penilaian yang akan dilakukan pada pertemuan kali ini seperti menilai sikap spiritual, sosial, ketrampilan lab peserta didik, tugas dan kuis
10 Menit
Inti
Mengamati
Guru memberikan motivasi dengan melakukan demostrasi dalam hal ini guru meminta 2 orang peserta didik untuk melakukan demonstrasi pelarutan
Kegiatan Langkah-Langkah Inkuiri Deskripsi Alokasi Waktu Merumuskan masalah
satu sendok teh kristal natrium klorida (NaCl) ke dalam segelas air dan diaduk. Kemudian ditambah lagi kristal tersebut kedalam gelas yang sama
Guru meminta peserta didik yang lain memperhatikan demonstrasi tersebut. (menanamkan sikap rasa ingin tahu dan ketelitian)
Menanya
Guru membimbing peserta didik dalam merumuskan masalah dengan memberi pertanyaan:
Joko hendak melakukan pengamatan dilaboratorium untuk membuktikan secara nyata terjadi tidaknya endapan jika dua larutan yang mengandung ion-ion yang sukar larut direaksikan dan membandingkannya dengan perkiraan yang terjadi secara teoritis. Perkiraan secara teoritis didasarkan pada perhitungan konsentrasi zat yang akan direaksikan dan dibandingkan dengan nilai Ksp sebagai berikut.
Ksp PbCl2 = 2,0 x 10 – 5
Ksp PbSO4 = 1,6 x 10 – 8
Ksp CaSO4 = 2,0 x 10 – 5
Larutan yang mengandung ion-ion yang sukar larut yang direaksikan oleh Joko adalah larutan Pb(NO3)2 dengan CaCl2;
Merumuska n Hipotesis
Mengumpu l kan data
dan CaCl2 dengan H2SO4 dengan
konsentrasi larutan masing-masing adalah 0,01 M. Menurut kalian berdasarkan percobaan yang dilakukan Joko apakah:
Campuran larutan-larutan tersebut membentuk endapan atau tidak jika dilihat secara teoritis?
Hasil pengamatan Joko sesuai dengan perkiraan secara teoritis? (menumbuhkan rasa ingin tahu dan berani mengemukakan pendapat) Guru membimbing peserta didik dalam
merumuskan hipotesis dengan melakukan perhitungan nilai Qsp dan diperoleh hasil
1. Pb(NO3)2 dengan CaCl2
Qsp PbCl2 > Ksp PbCl2 (Mengendap)
2. CaCl2 dengan H2SO4
Qsp CaSO4 < Ksp CaSO4 (Tidak
Mengendap)
Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok
Guru membagi LKPD, dan bahan ajar kepada setiap kelompok
Mengumpulkan data
Sebelum memulai kegiatan praktikum, guru memperkenalkan alat dan bahan yang hendak digunakan
Kegiatan Langkah-Langkah Inkuiri Deskripsi Alokasi Waktu menganalis is data
Guru memberitahukan beberapa hal yang berkaitan dengan keselamatan kerja laboratorium
Guru mempersilahkan peserta didik untuk bertanya hal-hal yang belum dipahami yang berkaitan dengan kegiatan praktikum yang hendak dilakukan
Guru menjelaskan hal-hal yang belum dipahami peserta didik yang berkaitan dengan kegiatan praktikum yang hendak dilakukan
Guru meminta peserta didik untuk menyiapkan alat dan bahan yang tertera dalam LKPD.
Peserta didik melakukan percobaan berdasarkan LKPD (menumbuhkan sikap tanggung jawab, kerja sama, teliti, gotong-royong).
Guru membimbing peserta didik untuk melakukan percobaan berdasarkan LKPD dan menjawab pertanyaan yang ada pada LKPD dalam kelompok masing- masing
Guru menilai ketrampilan peserta didik dalam melakukan percobaan
Mengasosiasi
Peserta didik melakukan diskusi untuk menganalisis data hasil percobaan yang
Membuat kesimpulan
mereka peroleh dengan membandingkan pada bahan ajar dan literatur terkait untuk membuktikan kebenaran hipotesis yang mereka buat. (menumbuhkan sikap kerja sama, dan rasa tanggung jawab)
Guru membimbing peserta didik memeriksa secara cermat benar atau tidaknya analisis data hasil percobaan dan jawaban pertanyaan yang ada pada LKPD (menanamkan sikap ketelitian). Guru membimbing peserta didik untuk
membuat kesimpulan dari hasil percobaan
Peserta didik mencatat semua hasil diskusi kelompoknya (menanamkan sikap keuletan)
Mengkomunikasikan
Peserta didik membuat laporan sementara atas hasil yang mereka peroleh untuk dipresentasikan (menanamkan sikap tanggung jawab) Masing-masing kelompok diwakili oleh
seorang peserta didik maju ke depan kelas dan membacakan hasil percobaan dan diskusi. Kemudian kelompok lain mendengar dan menanggapinya.
(menanamkan sikap toleransi, sikap santun dan tanggung jawab)
Kegiatan Langkah-Langkah Inkuiri Deskripsi Alokasi Waktu Guru memberikan tanggapan kepada
kelompok yang sudah tampil dan memberikan jawaban yang tepat
Guru memberi penilaian presentasi Guru memberikan kesempatan pada
peserta didik untuk bertanya mengenai materi yang kurang dipahami.
Guru menjelaskan kembali materi yang kurang dipahami peserta didik
Menilai
Guru memberikan Kuis kepada Peserta Didik
Penutup
Guru mempersilakan peserta didik untuk duduk kembali ke tempat semula. Guru membimbing peserta didik membuat rangkuman dari pembelajaran yang telah berlangsung
Guru memberikan tugas rumah kepada peserta didik
Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam penutup (menanamkan sikap spiritual dan saling menghargai).
10 Menit
1 Sikap Spiritual
- Angket - Lembar Angket
2 Sikap Sosial
- Observasi Kegiatan Diskusi
- Angket Penilaian Antar Peserta Didik - Lembar Observasi - Lembar Angket 3 Pengetahuan - Penugasan - Kuis - Ulangan - Soal Uraian - Soal Uraian - Soal Uraian 4 Keterampilan - Penilaian Praktik - Penilaian Presentasi - Penilaian Portofolio - Penilaian Proses - Lembar Observasi - Format Penilaian - Format Penilaian - THB proses
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah : SMA Negeri 5 Kupang Mata Pelajaran : Kimia
Kelas /Semester : XI IPA/ II Tahun Ajaran : 2015/2016
Materi Pokok : Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan Pertemuan Ke : Dua
Alokasi Waktu : 2 x 45 Menit A. Kompetensi Inti (KI)
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif, dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
B. Kompetensi Dasar dan Indikator KD pada KI-1
1.2 Menyadari adanya keteraturan dari sifat hidrokarbon, termokimia,
Indikator KD pada KI-1
1.1.5 Mengagungkan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa dengan berdoa sebelum dan sesudah menjalankan
Tuhan YME dan pengetahuan tentang adanya keteraturan tersebut sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.
1.1.6 Mengagungkan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa dengan berdoa secara baik dan santun serta sesuai dengan ajaran agama yang dianut
1.1.7 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya dalam proses pembelajaran kimia pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan.
1.1.8 Menyadari bahwa ketentuan yang ditetapkan oleh Tuhan Yang Maha Esa adalah yang terbaik bagi kita melalui pembelajaran kimia pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan.
KD pada KI-2
2.2 Menunjukkan prilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, obyektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti,
bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif,
demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.
Indikator KD pada KI-2
2.1.10. Menunjukkan rasa ingin tahu dalam mengelola bahan ajar dan sumber informasi dari buku sumber lainnya dalam kegiatan pembelajaran mengenai materi kelarutan dan hasil kali kelarutan
2.1.11. Menunjukan sikap jujur dalam mengerjakan tugas-tugas dan kuis serta dalam menganalisis data selama diskusi dan eksperimen yang berkaitan dengan kelarutan dan hasil kali kelarutan
2.1.12. Memiliki rasa tanggung jawab dalam berdiskusi kelompok,
menyelesaikan tugas-tugas dan kegiatan praktikum yang diberikan berkaitan dengan kelarutan dan hasil kali kelarutan
2.1.13. Menunjukkan sikap toleransi dengan cara menerima masukkan, kritik dan saran dari kelompok lain. 2.1.14. Menunjukkan sikap gotong-royong
dengan cara membantu teman dalam melakukan praktikum dan menyelesaikan soal-soal yang diberikan.
2.1.15. Menunjukkan sikap santun dalam menanggapi dan memberikan saran ketika teman lain mempresentasikan hasil diskusi serta santun dalam memberikan ide selama diskusi. 2.1.16. Menunjukkan sikap ketelitian
dalam mengolah dan menganalisis data eksperimen yang berkaitan dengan kelarutan dan hasil kali kelarutan
2.1.17. Menunjukkan sikap keuletan dalam mencari sumber pengetahuan yang mendukung penyelesaian masalah. 2.1.1. Menunjukan kerja sama kelompok
maupun individu dalam menyelesaikan tugas-tugas dan kegiatan praktikum yang diberikan berkaitan dengan kelarutan dan hasil kali kelarutan
KD pada KI-3 3.15 Memprediksi
Indikator KD pada KI-3
kelarutan dan data hasil kali kelarutan (Ksp). KD pada KI-4
4.15 Mengolah dan
menganalisis data hasil percobaan untuk memprediksi
terbentuknya endapan.
Indikator KD pada KI-4
4.15.1Ketrampilan (Psikomotor) Persiapan percobaan Pelaksanaan percobaan Kegiatan akhir percobaan 4.15.2Proses
Merumuskan masalah dalam percobaan yang berkaitan dengan materi kelarutan dan hasil kali kelarutan
Merumuskan hipotesis dalam percobaan yang berkaitan dengan materi kelarutan dan hasil kali kelarutan
Mengumpulkan data percobaan yang berkaitan dengan materi kelarutan dan hasil kali kelarutan Menganalisis data hasil percobaan
yang berkaitan dengan materi kelarutan dan hasil kali kelarutan Ketrampilan
Membuat kesimpulan berdasarkan analisis data hasil percobaan yang berkaitan dengan materi kelarutan dan hasil kali kelarutan
C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran diharapkan peserta didik mampu: KI-1
5. Mengagungkan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa dengan berdoa sebelum dan sesudah menjalankan proses pembelajaran kimia pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan
6. Mengagungkan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa dengan berdoa secara baik dan santun serta sesuai dengan ajaran agama yang dianut
7. Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya dalam proses pembelajaran kimia pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan.
8. Menyadari bahwa ketentuan yang ditetapkan oleh Tuhan Yang Maha Esa adalah yang terbaik bagi kita melalui pembelajaran kimia pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan.
KI-2
10. Menunjukkan rasa ingin tahu dalam mengelola bahan ajar dan sumber informasi dari buku sumber lainnya dalam kegiatan pembelajaran mengenai materi kelarutan dan hasil kali kelarutan 11. Menunjukan sikap jujur dalam mengerjakan tugas-tugas dan
kuis serta dalam menganalisis data selama diskusi dan eksperimen yang berkaitan dengan kelarutan dan hasil kali kelarutan
12. Memiliki rasa tanggung jawab dalam berdiskusi kelompok, menyelesaikan tugas-tugas dan kegiatan praktikum yang diberikan berkaitan dengan kelarutan dan hasil kali kelarutan
13. Menunjukkan sikap toleransi dengan cara menerima masukkan, kritik dan saran dari kelompok lain.
14. Menunjukkan sikap gotong-royong dengan cara membantu teman dalam melakukan praktikum dan menyelesaikan soal-soal yang diberikan.
15. Menunjukkan sikap santun dalam menanggapi dan memberikan saran ketika teman lain mempresentasikan hasil diskusi serta santun dalam memberikan ide selama diskusi.
16. Menunjukkan sikap ketelitian dalam mengolah dan menganalisis data eksperimen yang berkaitan dengan kelarutan dan hasil kali kelarutan
menyelesaikan tugas-tugas dan kegiatan praktikum yang diberikan berkaitan dengan kelarutan dan hasil kali kelarutan
KI-3
1. Menentukan pH berdasarkan nilai kelarutan (s) dan Ksp 2. Menentukan kelarutan suatu zat berdasarkan efek ion senama KI-4
3. Ketrampilan (Psikomotor) Persiapan percobaan Pelaksanaan percobaan Kegiatan akhir percobaan 4. Proses
Merumuskan masalah dalam percobaan yang berkaitan dengan materi kelarutan dan hasil kali kelarutan
Merumuskan hipotesis dalam percobaan yang berkaitan dengan materi kelarutan dan hasil kali kelarutan
Mengumpulkan data percobaan yang berkaitan dengan materi kelarutan dan hasil kali kelarutan
Menganalisis data hasil percobaan yang berkaitan dengan materi kelarutan dan hasil kali kelarutan Ketrampilan
Membuat kesimpulan berdasarkan analisis data hasil percobaan yang berkaitan dengan materi kelarutan dan hasil kali kelarutan
D. Materi Pembelajaran 4. Hubungan Ksp dengan pH 5. Efek Ion Senama
E. Pendekatan dan Metode Pembelajaran Pendekatan : Inkuiri Terbimbing
Metode : Diskusi, informasi, tanya jawab, eksperimen dan penugasan
3. Alat dan Bahan
Alat dan bahan praktikum sebagaimana yang tercantum pada LKPD 4. Sumber Belajar
Buku Kimia untuk Kelas XI Sekolah Menengah Atas Kelompok Peminatan Matematika Dan Ilmu Alam, Nana Sustresna 2013, penerbit Grafindo media pratama
Buku Kimia untuk SMA/MA Kelas XI, Unggul Sudarmo 2013, penerbit Erlangga
G. Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Langkah-Langkah Inkuiri Deskripsi Alokasi Waktu Pendahu luan
Guru menyapa peserta didik (menanamkan sikap saling menghormati).
Guru meminta salah seorang peserta didik untuk memimpin doa sebagai wujud mengagungkan kebesaran Tuhan Guru mengecek kehadiran peserta didik Guru mengecek kebersihan dan
kerapian kelas (menanamkan sikap tanggung jawab terhadap kelas).
Guru menyampaikan bahwa pada pertemuan kali ini kita bersama-sama akan mempelajari materi tentang efek ion senama terhadap kelarutan suatu zat Guru menyampaikan kompetensi dasar yang harus dicapai pada kegiatan pembelajaran kali ini.
Guru menyampaikan sistem penilaian yang akan dilakukan pada pertemuan kali ini seperti menilai sikap spiritual, sosial, ketrampilan lab peserta didik,
tugas dan kuis
Inti
Merumuskan masalah
Mengamati
Guru memberikan motivasi dengan melakukan demostrasi dalam hal ini guru meminta 2 orang peserta didik untuk melakukan demonstrasi pelarutan satu sendok teh kristal CaCO3 ke dalam
segelas air dan diaduk. Kemudian ditambah lagi kristal CaCl kedalam gelas yang sama
Guru meminta peserta didik yang lain memperhatikan demonstrasi tersebut (menanamkan sikap rasa ingin tahu dan ketelitian)
Menanya
Guru membimbing peserta didik dalam merumuskan masalah dengan memberi pertanyaan:
Telah diketahui bahwa jika suatu zat yang dilarutkan dalam air menghasilkan larutan elektrolit, zat yang terlarut akan terionisasi membentuk ion-ionnya. Dari kegiatan demonstrasi tersebut.
Bagaimana kelarutan CaCO3 dalam
air?
Apa yang terjadi ketika CaCl ditambah?
Apakah terbentuk endapan atau tidak? Mengapa demikian?
Kegiatan Langkah-Langkah Inkuiri Deskripsi Alokasi Waktu Merumuskan Hipotesis Mengumpul kan data
(menumbuhkan rasa ingin tahu dan berani mengemukakan pendapat) Guru membimbing peserta didik dalam
merumuskan hipotesis
CaCO3 sebagian larut dalam air
Ketika CaCl ditambahkan dalam larutan CaCO3 akan terbentuk
endapan. Hal ini dikarenakan terjadinya pergeseran
kesetimbangan ion dalam sistem tersebut yang diakibatkan oleh penambahan NaCl dimana pada CaCO3 dan CaCl terdapat ion yang
senama yaitu Cl-.
Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok
Guru membagi LKPD dan bahan ajar kepada setiap kelompok
Mengumpulkan data
Sebelum memulai kegiatan praktikum, guru memperkenalkan alat dan bahan yang hendak digunakan
Guru memberitahukan beberapa hal yang berkaitan dengan keselamatan kerja laboratorium
Guru mempersilahkan peserta didik untuk bertanya hal-hal yang belum dipahami yang berkaitan dengan kegiatan praktikum yang hendak
menganalisis data
dilakukan
Guru menjelaskan hal-hal yang belum dipahami peserta didik yang berkaitan dengan kegiatan praktikum yang hendak dilakukan
Guru meminta peserta didik untuk menyiapkan alat dan bahan yang tertera dalam LKPD.
Peserta didik melakukan percobaan berdasarkan LKPD (menumbuhkan sikap tanggung jawab, kerja sama, teliti, gotong-royong).
Guru membimbing peserta didik untuk melakukan percobaan berdasarkan LKPD dalam kelompok masing- masing
Guru menilai ketrampilan peserta didik dalam melakukan percobaan
Mengasosiasi
Peserta didik melakukan diskusi untuk menganalisis data hasil percobaan yang mereka peroleh dengan membandingkan pada bahan ajar dan literatur terkait untuk membuktikan kebenaran hipotesis yang mereka buat. (menumbuhkan sikap kerja sama, dan rasa tanggung jawab)
Kegiatan Langkah-Langkah Inkuiri Deskripsi Alokasi Waktu Membuat kesimpulan
memeriksa secara cermat benar atau tidaknya analisis data hasil percobaan dan jawaban pertanyaan yang ada pada LKPD (menanamkan sikap ketelitian). Guru membimbing peserta didik untuk
membuat kesimpulan dari hasil percobaan
Peserta didik mencatat semua hasil diskusi kelompoknya (menanamkan sikap keuletan)
Mengkomunikasikan
Peserta didik membuat laporan sementara atas hasil yang mereka peroleh untuk dipresentasikan (menanamkan sikap tanggung jawab) Masing-masing kelompok diwakili oleh
seorang peserta didik maju ke depan kelas dan membacakan hasil percobaan dan diskusi. Kemudian kelompok lain mendengar dan menanggapinya.
(menanamkan sikap toleransi, sikap santun dan tanggung jawab)
Guru memberikan tanggapan kepada kelompok yang sudah tampil dan memberikan jawaban yang tepat
Guru membimbing peserta didik untuk membuat kesimpulan dari hasil percobaan
Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk bertanya mengenai
materi yang kurang dipahami.
Guru menjelaskan kembali materi yang kurang dipahami peserta didik
Menilai
Guru memberikan Kuis kepada Peserta Didik
Penutup
Guru membimbing peserta didik membuat rangkuman dari pembelajaran yang telah berlangsung (rasa tanggung jawab)
Guru mempersilakan peserta didik untuk duduk kembali ke tempat semula. Guru menginformasikan materi pada
pertemuan berikutnya
Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam penutup (menanamkan sikap spiritual dan saling menghargai).
10 Menit
H. Penilaian
No Aspek Teknik Bentuk Instrumen
1 Sikap Spiritual - Observasi - Angket - Lembar Observasi - Lembar Angket 2 Sikap Sosial - Observasi Kegiatan Diskusi
- Angket Penilaian Antar Peserta Didik - Lembar Observasi - Lembar Angket 3 Pengetahuan - Penugasan - Kuis - Ulangan - Soal Uraian - Soal Uraian - Soal Uraian
4 Keterampilan - Penilaian Praktik - Penilaian Presentasi - Penilaian Portofolio - Penilaian Proses - Lembar Observasi - Format Penilaian - Format Penilaian - THB Proses
Nama Sekolah : SMA Negeri 5 Kupang Mata Pelajaran : Kimia
Kelas /Semester : XI IPA / II Tahun Ajaran : 2015/2016
Materi Pokok : Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan
1. Kelarutan
Kelarutan (solubility) suatu zat di dalam suatu pelarut menyatakan jumlah maksimum zat yang dapat larut dalam sejumlah tertentu pelarut. Biasanya dinyatakan dalam satuan gram / liter atau mol / liter.
Berdasarkan definisi tersebut, maka larutan dapat dibedakan menjadi 3 jenis yaitu :
a. Larutan Kurang Jenuh
Adalah larutan yang masih dapat melarutkan zat terlarut b. Larutan Jenuh
Adalah suatu larutan yang ketika zat terlarut di larutkan, ada sebagian yang tidak dapat larut
c. Larutan Lewat Jenuh
Adalah larutan yang sudah tidak dapat lagi melarutkan zat terlarut, sehingga menyebabkan terbentuknya endapan.
BAHAN AJAR PESERTA DIDIK RPP 1
Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan
Kelarutan zat dalam suatu pelarut dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu : d. Jenis Pelarut
Pelarut dibedakan menjadi dua yaitu pelarut polar dan non polar. Pada umumnya, senyawa polar mudah larut dalam pelarut polar dan senyawa non polar mudah larut dalam pelarut non polar.
Contoh pelarut polar : H2O dan NH3 cair.
Contoh pelarut non polar : C6H6 ( benzena ), minyak dan eter.
e. Suhu
Pada suhu yang semakin tinggi, umumnya suatu zat akan semakin mudah larut. Adanya kalor menyebabkan semakin renggangnya jarak antar partikel zat padat. Akibatnya, kekuatan gaya antar partikel menjadi lemah sehingga partikel mudah terlepas oleh adanya gaya tarik molekul-molekul dari pelarut. Namun ada beberapa zat yang justru berkurang kelarutannya jika suhu dinaikkan. Misalnya, zat-zat berwujud gas . Hal ini disebabkan suhu yang meningkat mengakibatkan gas yang terlarut akan terlepas meninggalkan pelarut.
2. Hasil Klai Kelarutan (Ksp)
Pada suatu larutan elektrolit, zat-zat yang terlarut akan terionisasi dan menghasilkan kation dan anion. Jika keadaan sudah lewat jenuh, akan terdapat padatan yang tidak larut (endapan). Jika ke dalam sistem tersebut ditambahkan air sebagai pelarut, padatan tersebut akan segera larut dan terionisasi. Sebaliknya, jika air dalam larutan tersebut diuapkan, ion-ion akan segera mengkristal (menjadi padatan). Dalam peristiwa ini terjadi sistem kesetimbangan antara zat padat dengan ion-ionnya di dalam larutan.
Misalkan yang ditunjukan pada gambar proses pelarutan perak klorida dalam pelarut air berikut :
Ag++ Cl- Ag++ Cl- Ag++ Cl
-AgCl AgCl AgCl
(a) (b) (c)
keterangan:
(a) Pada saat dilarutkan, sebagian AgCl larut dan sebagian tetap mengendap
(b) ke dalam larutan tersebut ditambahkan AgCl padat dan akan terus terjadi pengendapan (c) Pada saat ditambahkan air, sebagian AgCl yang masih mengendap akan terlarut dan terionisasi
Dimana, gambar diatas menunjukkan sejumlah AgCl dilarutkan ke dalam 100 mL air dan sebagian AgCl larut dan mengalami ionisasi:
AgCl (s) Ag+ (aq) + Cl- (aq)
Sedangkan AgCl yang tidak larut tetap sebagai padatan AgCl yang mengendap. Jika air diuapkan, terjadi penggabungan ion Ag+ dan ion Cl- menjadi padatan (endapan):
AgCl (s) Ag+ (aq) + Cl- (aq)
Proses sebaliknya, jika ke dalam pelarut tersebut ditambahkan air, endapan AgCl akan segera larut dan terionisasi:
AgCl (s) Ag+ (aq) + Cl- (aq)
Dengan demikian, di dalam larutan jenuh tersebut terdapat reaksi kesetimbangan:
AgCl (s) Ag+ (aq) + Cl- (aq)
Oleh karena konsentrasi zat padat selalu tetap, K[AgCl] akan menghasilkan nilai tetap, sehingga:
K[AgCl] = [Ag+] [Cl-]
Untuk larutan jenuh AgCl, konsentrasi ion Ag+ dan Cl- mempunyai nilai yang setara dengan nilai kelarutan AgCl dalam air sehingga nilai K pada kesetimbangan kelarutan disebut sebagai tetapan hasil kali kelarutan (Ksp), maka
Ksp AgCl = [Ag+] [Cl-]
Ksp itu sendiri merupakan hasil kali konsentrasi ion-ion (kation dan anion) dipangkatkan koefisiennya. Sehingga pada larutan jenuh senyawa ion AmBn di dalam
air akan menghasilkan reaksi kesetimbangan:
AmBn (s) mAn+ (aq) + nBm- (aq)
Berdasarkan pengertian Ksp, maka nilai hasil kali kelarutannya dapat dinyatakan dengan rumus:
Ksp AmBn = [An+]m [Bm-]n
1. Untuk senyawa ion sukar larut Ag2CrO4 dengan reaksi kesetimbangan:
Ag2CrO4 (s) 2Ag+ (aq) + CrO42- (aq)
Ksp Ag2CrO4 = [Ag+]2 [CrO42-]
Maka, rumusan Ksp dari reaksi tersebut sebagai berikut:
2. Untuk senyawa ion sukar larut Ca3(PO4)2 dengan reaksi kesetimbangan: