BAB 4 HASIL PERCOBAAN DAN PEMBAHASAN
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil menunjukkan setelah pemberian oral ekstrak uji, hanya ekstrak air daun belimbing wuluh (45 mg/kg berat badan tikus) yang dapat memperbaiki gangguan tungkai
Campuran O1 masih dapat ditabletasi langsung akan tetapi campuran tidak homogen dan terjadi perubahan bobot tablet selama pencetakan (dosis tidak seragam sebagai akibat
Pemberian sari buah belimbing wuluh ( Averrhoa bilimbi L.) yang dicampur dengan sari buah jambu biji merah ( Psidium guajava L.) dengan dosis 21 ml/200grBB tikus/hari
Jus buah belimbing dosis 6,3 mg/kgBB, 12,6 mg/kgBB, dan 25,2 mg/kgBB lebih efektif dibandingkan dengan metformin dalam kemampuan menurunkan kadar glukosa darah tikus putih
Kesimpulan : Pemberian sari buah belimbing wuluh dengan dosis 2 ml/200gramBB/hari selama 14 hari berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah secara signifikan pada tikus yang
paniculata) dosis 60 mg/KgBB, rimpang temulawak (Curcuma xanthorriza) dosis 140 mg/Kg dan kayu manis (Cinnammomum burmannii) dosis 50 mg/KgBB secara oral pada
Pemberian dosis 2,5 mg/ kg bb, 5 mg/ kg bb dan 7,5 mg/ kg bb pada mencit mengalami penurunan berat feses yang tidak terlalu signifikan, kemungkinan pada pemberian ketiga dosis
Pengamatan biodistribusi ini dilakukan pada waktu satu jam setelah penyuntikan karena pada waktu tersebut menunjukkan perbedaan yang bermakna antara penimbunan relatif