• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

63 BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN

6.1 Kesimpulan

Berdasarkan pada hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya dapat diperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut ini.

1. Benda uji dengan substitusi sebagian agregat halus serbuk kaca dan filler menyebabkan kenaikan kuat tekan beton dengan substitusi 10% - 30% serbuk kaca bila dibandingkan dengan beton normal (tanpa substitusi serbuk kaca) sedangkan untuk substitusi 40% serbuk kaca mengalami sedikit penurunan dibanding beton normal yaitu tidak lebih dari 0,21 %, sehingga didapatkan titik optimum kuat tekan beton pada substitusi 10% penambahan serbuk kaca yaitu sebesar 39,18 MPa.

2. Benda uji dengan substitusi sebagian agregat halus serbuk kaca dan filler menyebabkan kenaikan nilai modulus elastisitas beton pada substitusi 10% -20% serbuk kaca bila dibanding dengan beton normal kemudian pada substitusi 30% - 40% serbuk kaca mengalami penurunan. Nilai modulus elastisitas beton mencapai titik optimum substitusi 10% serbuk kaca yaitu sebesar 33051,62 MPa.

3. Benda uji dengan substitusi sebagian agregat halus serbuk kaca dan filler sama seperti modulus elastisitas mengalami kenaikan nilai kuat tarik belah beton pada substitusi 10% -20% serbuk kaca bila dibanding dengan beton 6.1 Kesimpulannn

Berddasasasaarkkan pada hasill penpenenelelelitittiaiaian n n dadad n n n pepembm ahasan yyananang g telah diuraikan sebeluummnmnya dappat ddipipperereroololeheheh bebberapa kkesiimpulllananansssebebebagagagaai berikut inii.

1

1. BeBendndndaa a ujiujujii dengnggananan substitusi sebagian agreggatatat hhalus sssererrbubuk buk k kaca dddanaa filler me

me

mennynyebebabababkan kenaikan kuat tekan beton dengan sssububu sttitititusususi i i 101010%%% - 3033 % serbrbbuuk kaca bila dibandingkan dengan beton normal (tanpaaa ssububststitstititusususii seserbrbuukuk ka

ka

kaca) sedangkan untuk substitusi 40% serbuk kaca menggagalamimimi sssedede ikitt penurunan dibanding beton normal yaitu tidak lebih dari 0,21%, sesehhinggggagaga didapatkan titik optimum kuat tekan beton k pada substitusi 10% ppepenambmbbahanan n serbuk kaca yayayaititituuu sesesebebebesasasar 39,18 MPa..

2. Benda uji dengan substitusi seebab gian agregat halus serbuk kaca dddaanan fififilllllleer me

me

menynynyebebabababkakankann kekekenananaikikikananannnnilililaiaia modulululusususeeelalastlaststisisisitititasasasbbbetetetonononpadppadadaaa sususubsbstibstititututusisisi1110% -2

-2

-20%0%0% ssserererbububuk k kaca bilkaka la aa didbabandndndiining dedengande bbbetetetonono nnnororormamamalll kekekemumumudididiaaan pada substitusi 30% - 40% serbububuk kacaa mmmengalami penurunan. Nilai modulus elastisitas beton mencapaaiai titik optimimmum substitusi 10% serbuk kaca yaitu sebesar 33051,62 MPa.

(2)

normal kemudian turun pada substitusi 30% dan 40%. Nilai kuat tarik belah beton mencapai titik optimum substitusi 10% serbuk kaca.yaitu sebesar 4,04 MPa.

4. Benda uji dengan substitusi sebagian agregat halus serbuk kaca dan filler menyebabkan kenaikan nilai penyerapan air beton dibanding beton normal. Nilai penyerapan tertinggi pada beton substitusi 10% serbuk kaca yaitu 8,41 %. Pada pengujian beton 10% substitusi serbuk kaca seharusnya memiliki nilai penyerapan yang kecil karena mutu yang diperoleh pada pengujian kuat tekan, modulus elastisitas dan kuat tarik belah beton baik. Bila dalam pengujian penyerapan beton 10% substitusi serbuk kaca memiliki penyerapan yang tinggi mungkin terjadi kesalahan saat proses pembuatan benda uji karena pada saat proses pembuatan benda uji penyerapan air tidak menggunakan molen dan dilakukan dengan cara manual, sehingga adukan tidak homogen.

5. Dari hasil penelitian menunjukkan serbuk kaca layak digunakan sebagai alternatif substitusi agregat halus pada adukan beton dan sebagai filler. Hal ini ditunjukkan dengan hasil yang diperoleh bahwa beton substitusi agregat halus dan sebagai filler pada adukan beton nilai kuat tekan, modulus elastisitas dan kuat tarik belah mengalami kenaikan dengan tambahan substitusi 10% serbuk kaca.

6. Berdasarkan penelitian yang dilakukan direkomendasikan menggunakan substitusi 10% serbuk kaca karena nilai hasil pengujian kuat tekan, modulus MPa.

4. Benda ujujujiii dengan subststtiiitusi sebagian agregat halusus ssseree buk kaca dan filler me

me

mennyebabkaaan nnkekekenananaiki an nnnilililaiaiaipppenennyeyeyerararapapapann n aiaiairrr bebebetototon ndibandinnng g g beton normal. Nilai pepepenynynyere apan ttertiingngnggigigippada bdd bbetototon nnsususubsbb titusiii 10%%serssererbubb k kacacaa yyyaitu 8,41 %.

%.

%. PPPadadada apepepennngujian beton 10% substitusi serbuk kakakacac sseheheharararusususnynynya a mememimmliki ni

ni

nilal i pppenyerapan yang kecil karena mutu yang diperolololehehe padadada a pepep ngujujiaiai n ku

kuuaat tekan, modulus elastisitas dan kuat tarik belah beton bbbaiaiak. BBBililila a a ddadalammm p

pe

p ngujian penyerapan beton 10% substitusi serbuk kacacca memememmmililikikik penyerapan yang tinggi mungkin terjadi kesalahan saat prosesss ppembuuaaatannn benda uji karena pada saat proses pembuatan benda uji penyerapppananaaaiiir tiddakak k menggunanakkakan molllen ndadadannn dididilall kukakaann n dededenngangan cara mamannual, sehingga aduuukakakannn tidak homogen.

5. 5.

5 Dariri hhasilil pppeneneneleleliitiaitiann memenunuunjnjnjukukukkakakann n seserbrbukuk kkkacacaca a a lalayalayay k k digugunakakakan n n seseebbagai al

al

alteteternrnrnatatatififif substitusi agregattt halus papapada adukan betonndadadannn sesesebababagaggaii filler. Hal ini ditunjukkan dengan haaasil yang diippperoleh bahwa beton substitusi agregat halus dan sebagai fillerr pppada adduuukan beton nilai kuat tekan, modulus elastisitas dan kuat tarik bbbeleleahhh mengalami kenaikan dengan tambahan substitusi 10% serbuk kaca

(3)

65

elastisitas dan kuat tarik belah didapatkan nilai optimum kenaikan yaitu pada beton 10% substitusi serbuk kaca

6.2 Saran

Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan, dapat diberikan saran yang diharapkan dapat bermanfaat, antara lain adalah sebagai berikut ini.

1. Lingkup dari penelitian yang dilakukan hanya mencakup sifat mekanik beton saja, masih perlu penelitian lebih lanjut mengenai keawetan, stabilitas, kuat lentur dan lain-lain.

2. Bahan penyusun beton terutama agregat sebaiknya dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk memastikan apakah agregat tersebut memenuhi syarat atau memerlukan perbaikan mutu sebelum digunakan.

3. Pada proses pencampuran adukan beton sebaiknya diperhatikan beberapa hal, antara lain pengadukan jangan terlalu cepat dan sebaiknya pengadukan dilakukan menggunakan mesin molen supaya hasil yang didapat homogen. 6.2 Saran

Dari hasassililil penelitian yaaanngn telah dilaksanakan, dappatatt dddiberikan saran yang diharapkkananan dapat bererrmamamanfnfnfaaaaa t, antntntararara a a llalainininadaaadadalalaahhhsesesebababagagagaii ibeb rikut iniii.

1 1.

1. Linggkukukuppp dariii penelitittiaiaiannn yyayang dddilililakakakukukukanana hanya menenencacacakuk p p sifafaatt t mekanik be

be

betotoon n saajajaja, masih perlu penelitian lebih lannjujujut t memeengngngenenenaiaii keaawwwetan, s

stabbilililiitas, kuat lentur dan lain-lain.

2 2

2. BBaB han penyusun beton terutama agregat sebaiknya dilakukannn peemememeriririksksk aan n terlebih dahulu untuk memastikan apakah agregat tersebututt memenuhuhuhi syarat atau memerlukan perbaikan mutu sebelum digunakan.

3. Pada proses pencampuurararan n nadaa ukananan bbbeteteton sebaiknyaddiperhatikan bebeeerarar papapa hal, antara lain pengadukan jangan terlalu cepat dan sebaiknya pennngagagadududukakakan di

di

(4)

66

Eki, F. & Tanzil, G., 2013, Pengaruh Sulfat Terhadap Kuat Tekan Beton Dengan Variasi Bubuk KAca Substitusi Sebagian Pasir Dengan w/c 0,60 dan 0,65, Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol.1 No.1, Lampung.

Hanafiah, N., 2011, Pengaruh Penambahan Bubuk Kaca Sebagai Bahan Pengganti Sebagian Semen dengan Variasi 2%, 4%, ^%, dan 8% terhadap Kuat Tekan dan Nilai Slump, Yogyakarta: Tugas Akhir Jurusan Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

McCormac, J. C., 2002, Alih Bahasa Sumargo, Desain Beton Bertulang Edisi Kelima Jilid Pertama, Penerbit Erlangga, Jakarta.

Mulyono, T., 2005, Teknologi Beton, Penerbit Andi, Yogyakarta.

Murdock, L. J., Brook, K. M., dan Hindarko, S., 1999, Bahan dan Praktek Beton Edisi Keempat, Penerbit Erlangga , Jakarta.

PT. Sika Indonesia, 2005, Concrete Admixture Sikament LN.

Rikardus, 2013, Pengaruh Penggunaan Sebuk Kaca Sebagai Substitusi Agregat Halus Dengan Bahan Tambah Superplastilizer Terhadap Sifat Mekanik Beton, Yogyakarta: Tugas Akhir Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Setiawan, B., 2006, Pengaruh Penggunaan Agregat Kaca pada Beton Ditinjau dari Segi Kekuatan dan Shrinkage, Surabaya: Tugas Akhir Jurusan Teknik Sipil Universitas Kristen Petra.

SK SNI M-11-1989-F, Spesifikasi Bahan Bangunan bagian A, Yayasan LPMB, Bandung.

SK SNI T-15-1990-03, Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal, Yayasan LPMB, Bandung.

SK SNI 03-2491-2002, Metode Pengujian Kuat Tarik Belah Beton, Badan Standar Nasional.

SNI 03-2914-1990, Spesifikasi Beton Bertulang Kedap Air.

Eki, F. & Tanzil, G.G.G.,,22013, Pengaruh Sulfat TerhadappKKKuau t Tekan Beton Dengan Variasi Bubububukkk KAca Substtitititusi Sebagian Pasir Dengaan n w/ww c 0,60 dan 0,65, Jurnal TTTekekekninik Sipil dan LingngngkukukungngnganananVVVololol.1.1NNNo.o1, Lampungng.

Hanafifiiahahah, N., 2011, PePePengngngarararuh Penambbahah n BBubbubuk k k KaKaKacacaca Sebagai Bahahhaaan Pengganti S

Se

Sebbagiann SSSememe en dendd ngagan n VaVaVariririasasasi 2%ii 2%2%, 4%4%4%,,,^%, dadan n 8%% ttterererhah dap KuKuKuat Tekan dan NiNiNilalalai i i SlSluSlumump, ,YoYoYogggyakarta: Tugas Akhir Juruusausasan nTeknknknikikik SSSipipipili Uniiveveversitas Mu

Muuhahahammmmmmaadiyiyyahahah Yogyakarta.

MccCoCoCormrmrmaca , J.J.J. C., 2002, Alih Bahasa Sumargo, Desain BetonBerBBere tulaaangngng EEEddisi Ke

K

Kelilmaaa Jilid Pertama, Penerbit Erlangga, Jakarta. Mu

Mu

Mulylylyonnooo, T., 2005, Teknologi Beton, Penerbit Andi, Yogyakarta. Mu

Murdoocock, L. J., Brook, K. M., dan Hindarko, S., 1999,Bahan dan Praakaktek kBeBetonnn Edddisi Keempat, Penerbit Erlangga , Jakarta.

PT PT

PT..Siikkak Indonesia, 2005,Concrete Admixture Sikament LNNN.

Rikardus, 201313, PePePengngngarararuhuhuh PPPenenenggggggunuu aan SeSebuSebubukkk KaKaKacacaca SebSSebebagagagaiaai Substitusi Agrereregagagat Halus Dengan Bahan Tambah hSuSuSupepeperprprplastilizer Terhadap Sifat Mekanik BeBeBetotoonnn, Yogyakarta: Tugas Akhir Jurusan nTeT knik Sipil, Fakultas Teknik, Univeveersrssititasasas At

At

Ama Jaya Yogyakarta. Se

Se

Setititiawawa an, BB.B., 202020060606,,PengPePengngaararuhhPenPPenenggggggunununaaaanaann AgAgAgregagatt t KaKaKacacacapppadaaddaa BeBeBettotonDiDitititinjnjnjauauau dari Se

Se

SegigigiKKKekekekuauauatatatannndandadannShShShrinkinknkagagagee, SuSuSurararabbabayaya::TuTuTugassAkAkAkhihihir r JurJuJurururusasasan n TeTeTeknknknikikik SSSipil Un

Un

UniviverersitaiitassKrKrKriiisten Petra.

SK SNI M-11-1989-F, Spesifikasssii Bahan BaBaangunan bagian A, Yayasan LPMB, Bandung.

SK SNI T-15-1990-03, Tata Cara PPeP mbuauaatan Rencana Campuran Beton Normal, Yayasan LPMB, Bandung.

(5)

67

Suwignyo, G. A. L., 2014, Pengaruh Substitusi Sebagian Agregat Halus dengan Serbuk Kaca Terhadap Sifat Mekanik Beton, Yogyakarta: Tugas Akhir Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Tjokrodimuljo, K, 1992, Teknologi Beton, Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Gaja Mada, Yogyakarta. Wang, C. K. dan Salmon, C. G., 1994, Desain Beton Bertulang, Edisi Keempat. Jakarta : Penerbit Erlangga.

Wang C. K., Salmon, C. G., dan Binsar, H., 1994, Disain Beton Bertulang, Edisi Keempat, Penerbit Erlangga, Jakarta.

Wibowo, L., 2013, Pengauh Penambahan Serbuk Kaca dan Water Educing High Range Admixtures Terhadap Kuat Desak dan Modulus Elastisitas pada Beton, Yogyakarta: Tugas Akhir Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Yulianti, T., 2013, Pengaruh Penggunaan Serbuk Kaca Sebagai Substitusi Agregat Halus Terhadap Sifat Mekanik Beton, Yogyakarta: Tugas Akhir Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Tjokrodimuljo, K, 1992, Teknnnololologogi BeB ton, JuJuJurururusas n Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Gaja MMMadadadaa, Yogyakarta. Wang,g CCC.K.KK dan Salmon, C. G., 1994, Desain Beton BBBeerertut lang, Edisi Keempat. Jakarta :PPPenenenerbit Erlangga.

Wang C. K.,,,SSaSalml on, C. G., danannBBBinininsasas r,r,r HHH.,.,, 119999944,,DiDsain BetononnBBBertulang, Edisi Keemmmppat, Penerrrbibibt t t ErErErlalal nggagaa,,, JaJaJakakakartrtrta.a..

Wibobobowow , L., 20202013131 , PePenggaua h PePePenananambmmbahahanananSerSSerbuerbub k KaKacac dannnWatWWaaer Eduduuciccng High Rangge e e AdAdAdmimimixxtxturesesTTTeeerhadap Kuat Desak danModMMododuluus EEElalalastststisisisititas padadda aaBeton, Yo

Yogygygyakakakaararta: Tutt TuTugas Akhir Jurusan Teknik Sipil, FakukukultltlaasTTTekekeknininik,k,k,UUninveersrsr itas At

At

AtmamamaJJJayaya a YYYogyakarta. Yu

Yu

Yulililananttti, T.T.., 2013, Pengaruh Penggunaan Serbuk Kaca Sebagai SuSuSubsb titiitututusisisiAAgrgregegaata H

Ha

H lulusss Terhadap Sifat Mekanik Beton, Yogyakarta: Tugas Akhkhkhirirr JJJuururusu anann T

Referensi

Dokumen terkait

Secara khusus pendekatan holistik dalam sosiologi mempunyai dua aspek primer sebagai berikut. 1) Mencoba meninjau kebudayaan manusia sebagai jaringan tunggal yang

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Lempar Lembing Melalui Penguatan Umpan Balik Dengan Menggunakan Media Audio Visual Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1

[r]

[r]

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah penggunaan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan kreativitas belajar siswa dalam materi pokok

Nina Isnawati. Progam Studi Pendidikan Akuntansi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk

Cellular positioning using GSM and UMTS networks have also offered the development of advanced positioning methods where the geographic location of base stations

Qoyyumamin Aqtoris (UIN Malang, 2008), dalam skripsinya yang berjudul “Penggunaan Met ode Pengajaran Qiroati dalam Meningkatkan.. Baca Al- Qur’an di TPQ Wardatul