UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS MIPA
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1
FRM/FMIPA/062-01 21 Maret 2012 1. Fakulltas/Program Studi : MIPA / Prodi Biologi
2. Mata Kuliah/Kode : Kultur Jaringan Tumbuhan / SBG 246
3. Jumlah SKS : Teori = 2
4. Semester dan Waktu : Semester VI, Waktu = 100 menit
5. Kompetensi Dasar : Memperoleh informasi dan pengertian manfaat kultur jaringan bagi kepentingan manusia, mengidentifikasi ilmu-ilmu yang mendasari kultur jaringan tumbuhan serta menentukan ruang lingkup kajian kultur jaringan tumbuhan
6. Indikator Pencapaian : Mahasiswa dapat menjelaskan tentang : 1. pengertian Kultur Jaringan Tumbuhan
2. manfaat Kultur jaringan Tumbuhan bagi kepenting- an manusia
3. ilmu-ilmu lain lainnya yang mendasari konsep- konsep Kultur Jaringan Tumbuhan
4. ruang lingkup Kultur Jaringan Tumbuhan 7. Materi Pokok/Penggalan Materi : Pendahuluan
8. Kegiatan Perkuliahan : Komponen
Langkah Uraian Kegiatan
Estimasi
waktu Metode Media
Sumber Bahan / Referensi
Pendahulu-an
1. Menjelaskan secara sing-kat pengertian dan materi perkuliahan Kul-tur Jaringan Tumbuhan yang akan diberikan selama satu semester 2. Kontrak Kuliah dan penjelasan hal-hal yang harus dilakukan maha-siswa selama mengikuti kuliah 10 menit Diskusi dan Perkuliah-an Tatap muka PPT,
boardmarker Pierik. 1987. In Vitro Culture of Higher Plants dan Hartman et al. 1997. Plant Propagation : Principles and Practice Penyajian Inti 1. Dosen menjelaskan ten-tang : pengertian Kultur Jaringan Tumbuh-an dTumbuh-an mafaatnya bagi kepentingan manusia, ilmu-ilmu dasar yang mendukung dan harus sudah dikuasai sebelum mempela-jari Kultur Jaringan Tumbuhan, 60 menit Perkuliah an Tatap Muka dan Diskusi PPT, animasi,
boardmarker Pierik. 1987. In Vitro Culture of Higher Plants dan Hartman et al. 1997. Plant Propagation : Principles and Practice
dan ilmu terapan lainnya yang memanfaatkan Kultur Jaringan Tumbuh-an dalam proses tekno-loginya
2. Dosen mengarahkan mahasiswa untuk me-nganalisis manfaat pe-nguasaan ilmu-ilmu da-sar untuk dapat mempe-lajari Kultur Jaringan Tumbuhan, dan men-cari contoh lain manfaat Kultur Jaringan Tumbuh-an bagi mTumbuh-anusia dTumbuh-an ka-itannya dengan ilmu te-rapan lainnya
15 menit
Diskusi, Presentasi
Penutup Dosen merangkum materi hari ini dengan melakukan tanya jawab
10 menit Perkuliah-an Tatap Muka PPT Tindak Lanjut
Dosen memberi tugas ke-pada mahasiswa untuk membaca buku atau jurnal tentang kul-tur jaringan tumbuhan untuk pendalaman ma-teri hari ini dan persi-apan materi minggu depan
5 menit
9. Evaluasi Soal Quiz :
1. Jelaskan yang dimaksud dengan Kultur Jaringan Tumbuhan
2. Jelaskan manfaat Kultur Jaringan Tumbuhan bagi kepentingan manusia Jawaban soal :
1. Kultur Jaringan Tumbuhan adalah suatu prosedur untuk menumbuhkan sel-sel tanaman (kalus, protoplas) atau organ tanaman (akar, batang, ambrio dll), secara aseptik (in vitro) 2. Manfaat Kultur Jaringan Tumbuhan antara lain memperbanyak tanaman dalam waktu yang relatif singkat dengan sifat yang sama dengan induknya, menumbuhkan tanaman yang tidak dapat dilakukan dengan cara yang biasa, dan menghasilkan tanaman dengan sifat baru
Mengetahui Yogyakarta,
Ketua Jurusan Dosen
Dr. Slamet Suyanto Victoria Henuhili, MSi .
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS MIPA
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 2
FRM/FMIPA/062-01 21 Maret 2012 1. Fakulltas/Program Studi : MIPA / Prodi Biologi
2. Mata Kuliah/Kode : Kultur Jaringan Tumbuhan / SBG 246
3. Jumlah SKS : Teori = 2
4. Semester dan Waktu : Semester VI, Waktu = 100 menit 5. Kompetensi Dasar : Memperoleh informasi tentang sejarah
perkembangan kultur jaringan dan prinsip-prinsip dasar kultur jaringan
6. Indikator Pencapaian : Mahasiswa dapat :
1. mengetahui sejarah kultur jaringan 2. menjelaskan tentang totipotensi sel
3. menjelaskan istilah-istilah dan prinsip dasar kultur jaringan
7. Materi Pokok/Penggalan Materi : Sejarah Perkembangan dan Prinsip Dasar Kultur Jaringan
8. Kegiatan Perkuliahan : Komponen
Langkah Uraian Kegiatan
Estimasi
waktu Metode Media
Sumber Bahan / Referensi
Pendahulu-an
Dosen menjelaskan perbedaan antara budi-daya tanaman secara konvensional dan se-cara in vitro, dan bagai-mana awal pemikiran tentang kultur jaringan
10 menit Diskusi dan Perkuliahan Tatap muka PPT, boardmarker Pierik. 1987. In Vitro Culture of Higher Plants dan Hartman et al. 1997. Plant Propagation : Principles and Practice Penyajian Inti 1. Dosen menjelaskan sejarah perkembangan Kultur Jaringan Tum-buhan, totipotensi sel, istilah-istilah yang di-pakai dalam kultur ja-ring-an tumbuhan, dan prinsip dasar dalam teknik Kultur Jaringan Tumbuhan. 60 menit Perkuliahan Tatap Muka dan Diskusi PPT, animasi, boardmark er Pierik. 1987. In Vitro Culture of Higher Plants dan Hartman et al. 1997. Plant Propagation : Principles and Practice
2. Dosen mengarah-kan mahasiswa meng-analisis mengapa terja-di kegagalan dalam perkembangan kultur jaringan, dan mengapa prinsip aseptik dan pe-milihan eksplan sangat penting dalam kultur jaringan
15 menit Diskusi, Presentasi
Penutup
Dosen merangkum materi hari ini dengan melakukan tanya jawab 10 menit Perkuliahan Tatap Muka PPT Tindak Lanjut Dosen memberi tugas ke-pada mahasiswa untuk membaca buku atau jurnal tentang kultur jaringan tumbuhan untuk penda-laman materi hari ini dan persiapan materi minggu depan
5 menit
9. Evaluasi Soal Quiz :
1. Pada sejarah perkembangan kultur jaringan, pada awalnya percobaan-percobaan kultur jaringan selalu mengalami kegagalan, jelaskan mengapa demikian!
2. Jelaskan yang anda ketahui tentang dengan totipotensi!
Jawaban soal :
1. Setelah diketahui auksin dan zat pengatur tumbuh lainnya sebagai bahan tambahan penting pada media kultur, percobaan-percobaan kultur jaringan tidak mengalami kegagalan lagi...
2. Totipotensi adalah kemampuan setiap sel tumbuhan untuk menjadi tanaman yang sempurna apabila berada pada lingkungan yang cocok.
Mengetahui Yogyakarta,
Ketua Jurusan Dosen
Dr. Slamet Suyanto Victoria Henuhili, MSi .
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS MIPA
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 3
FRM/FMIPA/062-01 21 Maret 2012 1. Fakulltas/Program Studi : MIPA / Prodi Biologi
2. Mata Kuliah/Kode : Kultur Jaringan Tumbuhan / SBG 246
3. Jumlah SKS : Teori = 2
4. Semester dan Waktu : Semester VI, Waktu = 100 menit
5. Kompetensi Dasar : Mengetahui kebutuhan ruang laboratorium kultur jaringan, persyaratan faktor fisik ruang kultur
jaringan, peralatan labo-ratorium kultur jaringan, dan metode sterilisasi alat & bahan
6. Indikator Pencapaian : Mahasiswa dapat :
1. mengetahui perbedaan antara laboratorium biologi pd umumnya & laboratorium kultur jaringan tumbuhn 2. menjelaskan syarat fisik laboratorium kultur jaring-an tumbuhjaring-an
3. menjelaskan macam-macam metode sterilisasi untuk ruangan, alat dan bahan
7. Materi Pokok/Penggalan Materi : Fasilitas laboratorium kultur jaringan dan prinsip sterilisasi
8. Kegiatan Perkuliahan :
Komponen
Langkah Uraian Kegiatan
Estima si waktu Metode Media Sumber Bahan / Referensi Pendahuluan
1. Tanya jawab pen-tingnya aseptik dlm kul-tur jaringan tumbuhan 2. Dosen menjelaskan yang dimaksud dengan laboratorium, praktikum dan kaitannya dengan teori matakuliah ybs, khususnya Kultur Ja-ringan Tumbuhan 10 menit Diskusi dan Perkuliah-an Tatap muka PPT, boardmarker Pierik. 1987. In Vitro Culture of Higher Plants dan Hartman et al. 1997. Plant Propagation : Principles and Practice Penyajian Inti Dosen menjelaskan: 1. perbedaan laborato-rium Kultur Jaringan Tumbuhan dengan la-boratorium biologi pada umumnya
2. ruang-ruang yg di-perlukan untuk labora-torium kultur jaringan
60 menit Perkuliah-an Tatap Muka dan Diskusi PPT, animasi, boardmarker Pierik. 1987. In Vitro Culture of Higher Plants Dan Hartman et al. 1997. Plant Propagation : Principles and
dan fungsi masing-masing ruang tersebut 3. persyaratan faktor fisik laboratorium kultur jaringan
4. metode sterilisasi alat, bahan & ruangan Dosen mengarahkan mahasiswa untuk me-nganalisis kebutuhan ruang laboratorium dan pentingnya aseptik da-lam teknik kultur jaring-an tumbuhjaring-an 15 menit Diskusi, Presentasi Practice Penutup Dosen merangkum materi hari ini dengan melakukan tanya jawab 10 menit Perkuliah-an Tatap Muka PPT Tindak Lanjut Dosen memberi tugas ke-pada mahasiswa untuk membaca buku atau jurnal tentang kultur jaringan tumbuhan untuk penda-laman materi hari ini dan persiapan materi minggu depan
5 menit
9. Evaluasi Soal Quiz :
1. Mengapa sterilisasi ruang laboratorium kultur jaringan dengan menggunakan sinar UV harus dilakukan dalam keadaan ruang tertutup dan kosong?
2. Mengapa lama waktu yang diperlukan untuk sterilisasi alat dan media menggunakan autoclav berbeda?
Jawaban soal :
1. Sinar UV merupakan mutagen fisik yang berbahaya bagi kulit manusia
2. Sterilisasi dengan menggunakan untuk alat lebih lama, ± 30 menit, sedangkan media ± 15 menit. Sterilisasi media yang terlalu lama dapat merusak media.
Mengetahui Yogyakarta,
Ketua Jurusan Dosen
Dr. Slamet Suyanto Victoria Henuhili, MSi .
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS MIPA
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 4
FRM/FMIPA/062-01 21 Maret 2012 1. Fakulltas/Program Studi : MIPA / Prodi Biologi
2. Mata Kuliah/Kode : Kultur Jaringan Tumbuhan / SBG 246
3. Jumlah SKS : Teori = 2
4. Semester dan Waktu : Semester VI, Waktu = 100 menit
5. Kompetensi Dasar : Memperoleh informasi tentang macam-macam media kultur jaringan, komposisi bahan kimia penyusunnya, dan macam eksplan yang ditanam, peranan hormon dalam kultur jaringan, modifikasi media kultur jaringan
6. Indikator Pencapaian : Mahasiswa dapat menjelaskan :
1. komposisi utama media kultur jaringan tumbuhan 2. fungsi garam anorganik, zat organik, bahan pema- dat dan bahan tambahan lainnya yang menyusun media kultur jaringan tumbuhan
3. syarat pH media dan pengaturannya
4. macam-macam media kultur jaringan, komposisi nutrisi, dan eksplan yang ditanaman
7. Materi Pokok/Penggalan Materi : Media kultur jaringan 8. Kegiatan Perkuliahan :
Komponen
Langkah Uraian Kegiatan
Estima si waktu Metode Media Sumber Bahan / Referensi Pendahulu-an
1. Tanya jawab tentang media untuk pertumbuhan ta-naman, fungsinya, dan kom-posisi nutrisi yang ha-rus ada sesuai tahap per-tumbuhannya
2. Dosen menjelaskan per-bedaan media tumbuh ta-naman pada umumnya de-ngan media kultur jaride-ngan
10 menit Diskusi Dan Perkuliah-an Tatap muka PPT, boardmarker Pierik. 1987. In Vitro Culture of Higher Plants dan Hartman et al. 1997. Plant Propagation : Principles and Practice Penyajian Inti Dosen menjelaskan : 1. macam media kultur jari-ngan dan fungsinya
2. komposisi utama media kultur jaringan
3. fungsi unsur-unsur
ma-60 menit Perkuliah-an Tatap Muka dan Diskusi PPT, animasi, boardmarker Pierik. 1987. In Vitro Culture of Higher Plants dan Hartman et al. 1997. Plant
kro, mikro, zat organik dan ho- mon pada media terha-dap pertumbuhan planlet 4. zat organik kompleks yg sering ditambahkan pada media kultur jaringan, kan-dungan dan fungsinya ter-hadap pertumbuhan planlet atau organ yang ditanam 5. syarat pH medium kultur jaringan
6. macam-macam media kul-tur jaringan, komposisi nutrisi dan eksplan yang ditanam
Dosen mengarahkan maha-siswa untuk menganalisis peranan unsur hara, penga-turan komposisi hormon, penambahan bahan organik kompleks dan pengaturan pH pada media 15 menit Diskusi, Presentasi Propagation : Principles and Practice
Penutup Dosen merangkum materi hari ini dengan melakukan tanya jawab
10 menit Perkuliah-an Tatap Muka PPT Tindak Lanjut
Dosen memberi tugas kepada mahasiswa untuk membaca buku atau jur-nal tentang kultur jaringan tumbuhan untuk penda-lam-an materi hari ini dan persiapan materi minggu depan
5 menit
9. Evaluasi Soal Quiz :
1. Mengapa garam anorganik lebih baik disimpan dalam bentuk stok larutan, kemudian disimpan dalam lemari pendingin?
2. Apakah komposisi utama media kultur jaingan tumbuhan?
Jawaban soal :
1. Garam anorganik yang disimpan dalam bentuk stok larutan dengan konsentrasi yang pekat dan di-simpan di lemari pendingin, bisa disimpan lebih lama dan lebih praktis dalam pembuatan media.
2. Komposisi utama media kultur jaringan tumbuhan adalah : (a) garam anorganik (unsur makro dan unsur mikro ), (b) zat organik (karbohodrat, vitamin, hormon, dan bahan tambahan lainnya seperti arang aktif dsb), (c) bahan pemadat
Mengetahui Yogyakarta,
Ketua Jurusan Dosen
Dr. Slamet Suyanto Victoria Henuhili, MSi .
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS MIPA
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 5
FRM/FMIPA/062-01 21 Maret 2012 1. Fakulltas/Program Studi : MIPA / Prodi Biologi
2. Mata Kuliah/Kode : Kultur Jaringan Tumbuhan / SBG 246 3. Jumlah SKS : Teori = 2 Praktikum = 1
4. Semester dan Waktu : Semester VI, Waktu = 100 menit
5. Kompetensi Dasar : Mengetahui pengaruh faktor-faktor internal tanaman yang dipakai sebagai sumber eksplan terhadap pertumbuhan & perkembangan secara in vitro 6. Indikator Pencapaian : Mahasiswa dapat menjelaskan :
1. syarat eksplan dan bagian tanaman yang dapat dijadikan eksplan
2. pengaruh sumber eksplan terhadap pertumbuhan dan perkembangan eksplan
3. masalah-masalah yang timbul pada pertumbuhan in vitro eksplan/planlet
7. Materi Pokok/Penggalan Materi : Pengaruh sumber eksplan terhadap pertumbuhan & perkem-bangan jaringan
8. Kegiatan Perkuliahan :
Komponen
Langkah Uraian Kegiatan
Esti masi
wak-tu
Metode Media Sumber Bahan / Referensi
Pendahulu-an
1. Tanya jawab tentang ba-gian tanaman pada umum-nya yang dapat tumbuh tu-nas dan atau akar, dan me-ngapa bisa terjadi pertum-buhan tersebut?
2. Dosen menjelaskan per-bedaan asal tumbuhnya tu-nas dan atau akar pada kultur jaringan tumbuhan 10 menit Diskusi dan Perkuliah-an Tatap muka PPT, boardmarker Pierik. 1987. In Vitro Culture of Higher Plants dan Hartman et al. 1997. Plant Propagation : Principles and Practice Penyajian Inti Dosen menjelaskan : 1. syarat eksplan untuk kultur jaringan
2. syarat tanaman seba-gai sumber eksplan
3. macam bagian
tanam-60 menit Perkuliah an Tatap Muka dan Diskusi PPT, animasi, boardmarker Pierik. 1987. In Vitro Culture of Higher Plants dan Hartman et al. 1997. Plant
an sebagai eksplan 4. pengaruh sumber eks-plan terhadap pertumbuh-an dpertumbuh-an perkembpertumbuh-angpertumbuh-an eksplan
5. masalah-masalah yang timbul pada pertumbuhan in vitro eksplan/jaringan
Dosen mengarahkan maha-siswa untuk
menganalisis persyaratan sumber eksplan dan keberhasilan pertumbuh-annya secara in vitro
15 menit Diskusi, Presen-tasi Propagation : Principles and Practice
Penutup Dosen merangkum materi hari ini dengan melakukan tanya jawab
10 menit Perkuliah-an Tatap Muka PPT Tindak Lanjut
Dosen memberi tugas ke-pada mahasiswa untuk membaca buku atau jurnal tentang kultur jaringan tumbuhan untuk penda-laman materi hari ini dan persiapan materi minggu depan
5 menit
9. Evaluasi Soal Quiz :
1. Mengapa tanaman yang mengalami etiolasi baik dipakai sebagai sumber eksplan? 2. Eksplan yang diambil dari tanaman dewasa sering mengalami browning pada waktu dikultur. Apa yang dimaksud dengan browning? bagaimana mengatasinya>
Jawaban soal :
1.Tanaman yg mengalami etiolasi mengandung hormon auksin, baik sebagai sumber eksplam
2. Browning terjadi karena eksplan mengeluarkan senyawa phenol, yang apabila terkena oksigen udara akan menghasilkan senyawa phenolik yang berwarna coklat. Untuk mengatasi pada media ditambahkan anti oksidan, misal arang aktif.
Mengetahui Yogyakarta,
Ketua Jurusan Dosen
Dr. Slamet Suyanto Victoria Henuhili, MSi . NIP 19620702 199101 1 001 NIP 19510328 198601 2 001