• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANCANGAN KAMPANYE SOSIAL "LITTLE PRENEUR" DALAM RANGKA MENANAMKANENTERPRENEURIAL MINDSET SEJAK INI - Unika Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "PERANCANGAN KAMPANYE SOSIAL "LITTLE PRENEUR" DALAM RANGKA MENANAMKANENTERPRENEURIAL MINDSET SEJAK INI - Unika Repository"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

PER

P

RANCANGA

D

ENTRE

PROGRAM

FAKU

UNIVER

AN KAMP

DALAM RA

EPRENEU

YUKE MA

0

M STUDI D

ULTAS AR

RSITAS KA

PANYE SO

ANGKA M

URIAL MIN

ARISKA D

9. 13. 001

DESAIN KO

SITEKTUR

ATOLIK SO

SIAL

“ LIT

MENANAM

NDSET

SEJ

ESYANA

1

OMUNIKA

R DAN DE

OEGIJAPR

TTLE PREN

KAN

JAK DINI

SI VISUAL

ESAIN

RANATA

ENEUR”

(2)

HALAMAN PENGESAHAN

Judul:

PERANCANGAN KAMPANYE SOSIAL

“LITTLE PRENEUR”

DALAM RANGKA MENANAMKAN

ENTREPRENEURIAL MINDSET

SEJAK DINI

Nama: Yuke Mariska Desyana

NIM: 09.13.0011

Program Studi: Desain Komunikasi Visual

Fakultas: Arsitektur dan Desain

Universitas: Universitas Katolik Soegijapranata

Semarang, 10 Juli 2013

Mengesahkan,

Dekan Fakultas Arsitektur dan Desain

Kaprogdi Desain

Komunikasi

Visual

Koordinator

Proyek

Akhir DKV

Ir. Tri Hesti Mulyani, M.T.

Ir. Robert Rianto Widjaja, MT.,IAI.

Ir. Robert Rianto Widjaja, MT.,IAI.

NPP. 058.1.1989.048

NPP.

058.1.1993.142

NPP. 058.1.1993.142

(3)

HALAMAN PENGESAHAN

Judul:

PERANCANGAN KAMPANYE SOSIAL

“LITTLE PRENEUR”

DALAM RANGKA MENANAMKAN

ENTREPRENEURIAL MINDSET

SEJAK DINI

Nama: Yuke Mariska Desyana

NIM: 09.13.0011

Program Studi: Desain Komunikasi Visual

Fakultas: Arsitektur dan Desain

Universitas: Universitas Katolik Soegijapranata

Semarang, 10 Juli 2013

Menyetujui,

Pembimbing

Ir. B. Pat Ristara Gandhi, MSA.

NPP. 058.1.1986.015

Penguji I

Penguji

II

Penguji

III

Ir. B. Pat Ristara Gandhi, MSA.

Ir. Supriyanto, MT.

Ir. Ign. Dono Sayoso, MS

(4)

PERNYATAAN ORISINALITAS

Nama : Yuke Mariska Desyana

NIM : 09.13.0011

Program Studi: Desain Komunikasi Visual

Fakultas: Arsitektur dan Desain

Universitas: Universitas Katholik Soegijapranata

Judul Proyek Akhir :

PERANCANGAN KAMPANYE SOSIAL

“LITTLE PRENEUR”

DALAM RANGKA MENANAMKAN

ENTREPRENEURIAL MINDSET

SEJAK DINI

Menyatakan bahwa Proyek Akhir ini beserta semua desain yang menyertainya merupakan hasil karya saya sendiri dan telah mengikuti peraturan akademik dalam melakukan

kutipan. Apabila di kemudian hari ditemukan bukti plagiasi, manipulasi, dan/atau pemalsuan data maupun bentuk-bentuk kecurangan yang lain dalam proyek ini, saya bersedia untuk menerima

sanksi setimpal dari Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang. Demi kepentingan akademis, saya bersedia dan menyetujui bentuk publikasi dari

hasil karya ilmiah ini.

Semarang, 10 Juli 2013

(5)

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena telah membantu dan menyertai penulis selama

pembuatan proyek akhir ini, sehingga di dalam waktu dan proses yang singkat, penulis tetap bisa

berjuang menyelesaikan semuanya. Penulis mengucapkan terimakasih juga kepada Bapak Ibu Dosen

DKV Unika Soegijapranata, teman-teman seperjuangan, segenap keluarga yang tidak bisa saya

sebutkan satu per satu atas dukungan, pembelajaran, dan semangat yang telah diberikan dari awal

semester menempuh kuliah hingga mencapai tahap proyek akhir ini. Berikut ulasan singkat dari proyek

akhir.

Dilatarbelakangi oleh keaadan negara Indonesia yang termasuk sebagai negara berkembang,

masih memiliki angka pengangguran yang cukup tinggi, jika ingin menjadi negara yang maju,

setidaknya memiliki jumlah entrepreneur sebesar 2% dari angka populasi penduduk. Hingga saat ini

Indonesia belum mencapai batas minimal tersebut. Makna entrepreneur sudah mencakup wilayah yang

lebih luas, yakni bukan harus seorang pengusaha, namun lebih ditekankan pada seseorang yang

mampu menambah nilai dari suatu apapun dan berinovasi. Indonesia membutuhkan bibit unggul

entrepreneur , yaitu jika dibiasakan dan ditanamkan sejak dini kepada anak-anak Indonesia akan

menghasilkan generasi bangsa yang berani, kreatif, serta berperan besar bagi kemajuan bangsa.

Adanya kampanye sosial bertujuan untuk mempopulerkan isu sosial ini, menyadarkan, dan

menginformasikan kepada masyarakat luas, juga sekaligus memberikan experience yang baru dan

tidak terlupakan.

Penulis menyadari masih memiliki banyak ketidaksempurnaan dalam penyusunan proyek akhir ini,

penulis terbuka akan kritik dan saran yang membangun. Semoga proyek akhir ini dapat menjadi

inspirasi dan semangat untuk terus berpartisipasi membangun masa depan anak bangsa Indonesia

dengan pengadaan program-program yang kreatif dan membangun. Dan kiranya kita semua juga dapat

ikut menerapkan prinsip entrepreneur dalam hidup sehari-hari, tidak hanya menunggu, tetapi bertindak,

tidak hanya pasrah, tetapi selalu berkarya, kreatif, dan berani menanggung resiko. Salam Entrepreneur.

Penulis

(6)

Istilah Entrepreneur sudah ada sejak abad ke 18 masehi dan mengalami perkembangan makna

ke arah yang lebih luas untuk semua bidang pekerjaan dan kegiatan. Sekarang makna entrepreneur

tidak hanya sekedar diartikan adalah seorang pengusaha sukses dan kaya, tetapi adalah seseorang

yang menciptakan nilai, memprakarsai perubahan, memiliki passion, berani menanggung resiko, dan

sebagainya. Pada intinya seorang entrepreneur tidak pernah hanya melakukan rutinitas, menunggu,

tetapi aktif menambah nilai dari suatu apapun.

Entrepreneurpun mampu memberikan sumbangsih yang besar bagi negara. Bila setidaknya

sebanyak 2% dari jumlah penduduk sudah menerapkan prinsip ini, akan memberikan pengaruh

terhadap perkembangan kota, bahkan negara karena kreativitas, dan kemauan untuk maju masyarakat

yang besar. Namun Indonesia belum mencapai angka tersebut, dan masih banyak ditemui

pengangguran di mana-mana. Terdapat faktor yang menghambat pertumbuhan entrepreneur

Indonesia, salah satunya adalah mindset dan budaya.

Adapun metode penelitian yang digunakan, yaitu studi pustaka dari berbagai sumber untuk

mendukung konsep dan alur pemikiran penelitian, interview dengan sampling anak Sekolah Dasar, dan

analisis konsep.

Kesimpulan akan perlunya penanaman mindset entrepreneur  sejak dini untuk memberikan

kebiasaan pada anak yang berguna di masa depannya, maka dirancanglah program kampanye sosial

dengan judul “Little Preneur” dengan target sasaran usia 8-12 tahun. Kampanye sosial ini bertujuan

untuk memberikan pemahaman mengenai arti entrepreneur dan mempopulerkan isu sosial ini.

Kampanye ini akan dikemas dalam bentuk permainan yang menyenangkan bagi anak-anak, dan

mempersuasi audience bahwa menjadi seorang entrepreneur itu sangat berguna dan menyenangkan.

Perancangan ini membutuhkan banyak pihak dan berbagai instansi maupun lembaga untuk

bekerjasama mempopulerkan entrepreneur di Indonesia mulai dari anak-anak sebagai generasi

bangsa. Jika dapat terlaksana dengan baik, maka dapat menciptakan masa depan cerah bagi

masyarakat dan terbukanya pikiran serta pemahaman akan manfaat dan dampak positif dari

entrepreneurship.          

The term Entrepreneur has existed since the 18th century AD and progressing toward meaning

wider for all areas of work and activities. Now the meaning of entrepreneur is not just defined is a

successful and wealthy businessman, but is someone who creates value, initiating change, have

passion, dare to risk, and so on. In essence, an entrepreneur is never just do the routine, waiting, but

actively add value to anything.

Entrepreneurpun able to give a great contribution to the country. When at least as much as 2% of

the population has been applying this principle, will give effect to the development of the city, even the

country because of the creativity, and the willingness of the community to come forward. However,

Indonesia has not reached that level, and unemployment is still easily found everywhere. There are

factors that inhibit the growth of Indonesian entrepreneurs, one of which is the mindset and culture.

The research methods used, the study of literature from a variety of sources to support the concept

and thought process of research, interviews with a sampling of elementary school children, and

analyzes the concept.

Conclusions will need planting entrepreneur mindset early on to give the children a useful habit in

the future, then designed the program of social campaign titled "Little preneur" with the target age 8-12

years. This social campaign aims to provide an understanding of the meaning of social

entrepreneurship and popularize this issue. This campaign will be packaged in the form of a fun game

for the kids, and persuade the audience that being an entrepreneur is very useful and fun.

This design requires a lot of parties and a variety of agencies and institutions to work together in

popularizing Indonesian entrepreneurs ranging from children as the future generation. If it can be done

well, it can create a bright future for the community and open mind and an understanding of the benefits

and the positive impact of entrepreneurship.

(7)

 

 

HALAMAN JUDUL

HALAMAN PENGESAHAN ... i

PERNYATAAN ORISINALITAS ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

ABSTRAK ... v

DAFTAR ISI ... vi

DAFTAR GAMBAR ... vii

DAFTAR TABEL ... vii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

I.1 Latar Belakang Masalah ... 1

I.2 Identifikasi Masalah ... 2

I.3 Pembatasan Masalah ... 2

I.4 Perumusan Masalah ... 2

I.5 Tujuan Penelitian ... 2

I.6 Manfaat Penelitian ... 3

I.7 Metode Penelitian ... 3

I.8 Sistematika Penulisan... 3

BAB II TINJAUAN UMUM ... 5

II.1 Kerangka Berpikir ... 5

II.2 Landasan Teori ... 5

II.3 Kajian Pustaka ... 14

II.4 Studi Komparasi... 19

          BAB III STRATEGI KOMUNIKASI ... 21

III.1 Data ... 21

III.2 Analisis Data ... 21

III.3 Sasaran Khalayak ... 23

III.4 Strategi Komunikasi ... 23

  BAB IV STRATEGI KREATIF ... 31

IV.1 Timeline ... 31

IV.2 Konsep Visual ... 31

IV.3 Konsep Verbal ... 36

BAB V PENUTUP ... 49

V.1 Kesimpulan ... 49

V.2 Saran ... 49

  DAFTAR PUSTAKA ... 50

 

LAMPIRAN 

 

(8)

 

 

II.1 Logotype Motorola (1947) dan Sony (1957) ... 6

II.2 Logogram Plamone dan Philipe Starck ... 6

II.3 Picture Mark dan Letter Mark ... 7

II.4 Picture Mark sekaligus Letter Mark ... 7

II.5 Letter Mark saja ... 7

II.6 Layout Elemen Teks ... 8

II.7 Layout Elemen Visual ... 9

II.8 Layout Margin ... 9

II.9 Layout Grid ... 10

II.10 Roman ... 11

II.11 Egyptian ... 11

II.12 Sans Serif ... 12

II.13 Script ... 12

II.14 Miscellaneous ... 12

III.1 AIDA... 25

III.2 Gambaran Awal Denah Kampanye Sosial ... 26

III.3 Gambaran Media Permainan dalam Kampanye ... 26

III.4 Gambaran Pengaplikasian Gimmick ... 27

III.5 Inspirasi Logo Letter Mark ... 28

III.6 Contoh Maskot Tokoh Kartun ... 28

III.7 Contoh Tipografi Sans Serif dan Miscellaneous ... 28

III.8 Inspirasi Gaya Ilustrasi untuk Anak ... 28

III.9 Inspirasi Warna ... 28

III.10 Pilihan Penataan Layout Dinamis ... 29

III.11 Inspirasi Visual berunsur Lokalitas ... 29

  IV.1 Bagan Logo ... 31

IV.2 Sketsa Logo... 32

IV.3 Alternatif Awal Logo... 32

IV.4 Alternatif Final Logo... 32

IV.5 Logo Black and White, Logo dengan Background Warna ... 32

IV.6 Maskot Little Preneur ... 33

IV.7 Bentuk Ilustrasi Kampanye Sosial Little Preneur ... 34

IV.8 Bentuk Ilustrasi dengan Unsur Lokalitas ... 34

IV.9 Grid Logo ... 35

IV.10 Teaser Passion ... 36

IV.11 Teaser Percaya Diri ... 36

IV.12 Teaser Pemimpin ... 37

IV.13 Tahap Promosi ... 37

IV.14 Inspirasi Kampanye Sosial Sabun Lifebuoy ... 38

IV.15 Uang Khusus Little Preneur ... 38

IV.16 Peta dan Stiker ... 39

IV.17 Sertifikat, Lencana, Plakat (Reward) ... 39

IV.18 Cocard ... 40

IV.19 Brosur ... 40

IV.20 Gimmick Buku ... 43

IV.21 Gimmick Kaos ... 43

IV.22 Gimmick Gantungan Kunci ... 43

IV.23 Gimmick Tas ... 44

IV.24 Gimmick Celengan ... 44

IV.25 Website ... 46

IV.26 Denah Lokasi Event di Mall Paragon ... 47

DAFTAR BAGAN II.1 Kerangka Berpikir ... 5

II.2 Bagan Klasifikasi Bentuk Logo ... 7

II.3 Bagan Teori Warna ... 9

II.4 Proses Komunikasi ... 14

DAFTAR TABEL III.1 Analisis Data ... 22

IV.1 Timeline Kampanye Sosial Little Preneur ... 30  

Referensi

Dokumen terkait

Nama pemegang hak yang baru (pembeli) ditulis pada halaman dan kolom yang tersedia pada buku tanah dan sertifikat, dengan dibubuhi tanggal pencatatan serta ditandatangani oleh

Alokasi persediaan yang sedikit dengan biaya penyimpanan yang rendah akan menimbulkan masalah pada penggunaan gudang yang banyak (atau pemesanan berkali-kali) dan pemilihan

Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah yang berjudul PENGHAYATAN SPIRITUALITAS HATI PARA SUSTER PUTRI BUNDA

Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis siswa untuk : (1) siswa guardian mampu memberikan argumen dengan tepat, dapat menganalisis

Secara internal, keorganisasian urusan pemerintah bidang keciptakaryaan, perlu mengembangkan hubungan fungsional sesuai dengan kompetensi dan kemandirian dalam melaksanakan

Dokumen RPI2JM bidang cipta karya Kabupaten Simeulue membutuhkan kajian pendukung dalam hal lingkungan dan sosial untuk meminimalkan pengaruh negatif pembangunan

Sedangkan sistem informasi yang penulis usulkan yaitu tersedianya fitur untuk mengintegrasikan data pendonor dan informasi stok darah antar cabang PMI di wilayah

Bantalan merupakan salah satu bagian dari elemen mesin yang memegang peranan cukup penting karena fungsi dari bantalan yaitu untuk menumpu sebuah poros agar