• Tidak ada hasil yang ditemukan

Manajemen Keuangan Agribisnis: JURNAL DAN POSTING

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Manajemen Keuangan Agribisnis: JURNAL DAN POSTING"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

Manajemen Keuangan Agribisnis:

JURNAL DAN POSTING

Dwi Retno Andriani, SP., MP

Lab. Manajemen Analisis Agribisnis- Universitas Brawijaya [email protected]

\

Diskripsi Modul

1.

Jurnal

2.

Posting

SEL

F-PROP

AG

ATIN

G

ENTR

EPRE

NEURI

A

L E

DUCATIO

N DEVE

LOP

ME

NT

(S

PEE

D)

2

MODUL

A. Deskripsi Modul

Modul ini menjelaskan bagaimana perusahaan melakukan pencatatan transaksi secara kronologis berdasarkan urutan waktu kejadiannya dengan menunjukkan rekening yang harus didebet dan dikredit beserta jumlah rupiahnya masing-masing sebelum dicatat dalam buku besar.Jurnal dan rekening-rekening buku besar mempunyai peranan yang tidak dapat dipisahkan didalam mencatat transaksi-transaksi perusahaan. Jurnal mencatat pengaruh dari tiap-tiap transaksi perusahaan terhadap persamaan akuntansi secara kronologis, sedangkan rekening-rekening buku besar mengelompokkan dan meringkas pengaruh transksi-transaksi terhadap aktiva, utang, modal, pendapatan dan biaya Dengan demikian jurnal tidaklah menggantikan kedudukan buku besar. Jurnal merupakan buku pertama yang digunakan untuk mencatat transaksi pada saat transaksi terjadi

(2)

Page 2 of 16

A. Kegiatan Belajar

Kegiatan Belajar 2 : Jurnal dan Posting

a.

Tujuan kegiatan pembelajaran

Setelah mempelajari bagiann ini, Saudara diharapkan dapat:

1. Mampu menjelaskan manfaat serta bentuk jurnal

2. Mampu membuat jurnal dari bukti-bukti transaksi dengan cermat dan teliti 3. Mampu melakukan posting dari jurnal ke buku besar dengan cermat dan teliti 4. Mampu menjelaskan tujuan pembuatan neraca saldo

5. Mampu menyusun neraca saldo dengan teliti

b. Uraian materi

JURNAL Definisi jurnal

Jurnal adalah alat untuk mencatat transaksi perusahaan yang dilakukan secara kronologis (berdasarakan urut waktu terjadinya) dengan menunjukkan rekening yang harus didebet dan dikredit beserta jumlah rupiahnya masing-masing. (Yusuf,Al Haryono, 1992)

Jurnal adalah merupkan titian (jembatan) untuk memudahkan pemindahan transaksi buku harian ke buku besar untuk menghindari kesalahan – kesalahan.

Manfaat

1. Jurnal merupakan alat pencatatan yang dapat memnggambarkan po-pos yang

terpengaruh oleh suatu transaksi.

2. Jurnal juga merupakan alat pencatatan yang memberi gambaran secara

kronologis (urut waktu terjadi transaksi).

3. Jurnal dapat dipecah – pecah menjadi beberapa jurnal khusus yang dikerjakan

oleh beberapa orang secara bersamaan.

4. Jurnal menyediakan ruang yang cukup untuk keterangan transaksi.

Hal- hal yang perlu diingat dalam memindahkan ayat – ayat buku harian ke buku besar, sebagai berikut:

 Keperkiraan mana harus dibukukan.

 Pada sisi debet atau kredi dilakukan pembukuannya.

 Tanggal berapa pembukuan dilaksanakan.

 Berapa jumlah uang yang dibukukan.

 Bagaimana uraian pembukuannya.

Dengan memakai jurnal, maka tiap – tiap transaksi dicatat secara utuh pada suatu tempat, sedangkan dalam buku besar sebagian dari transaksi dicatat pada suatu rekening dan sebagian lagi dalam rekening yang lain. Jurnal dan rekening – rekening mempunyai peranan yang tidak dapat dipisahkan di dalam mencatat transaksi – transaksi perusahaan. Jurnal mencatat pengaruh dari tiap-tiap transaksi perusahaan terhadap peramaan akuntan secara kronologis, sedangkan rekening-rekening buku besar mengelompokkan dan meringkas pengaruh transaksi-transaksi terhadap aktiva,utang, modal, pendapatan, dan biaya. Dengan demikian jurnal tidaklah menggantikan kedudukan buku besar.

Secara umum jurnal adalah buku pertama yang digunakan untuk mencatat transaksi pada saat transaksi terjadi, sedangkan buku besar merupakan buku terakhir di

(3)

Page 3 of 16

2012

Jurnal dan Posting

Brawijaya University

man pendebetan dan pengkreditan dari jurnla dipindahkan ke dalamnya, sehingga dapat dikumpulkan dalam rekening-rekening yang tepat.

Bentuk Jurnal

Dalam bab ini memakai jurnal yang paling sederhana,yang disebut jurnal dua kolom. Sebenarnya kolom yang terdapat dalam jurnal ini lebih dari dua buah, tetapi kolom yang tersedia untuk mencatat jumlah rupiahnya hanya dua, yaitu satu kolom untuk mencatat jumlah rupiah yang di debet, dan kolom lain untuk mencatat jumlah rupiah yang dikredit.contoh bentuk jurnal adalah sebagai berikut : Tanggal (1) Nama rekening dan keterangan (2) Nomor Rekening (3) Jumlah Debet (4) Kredit (5)

Pemakaian kolom-kolom dalam lembar jurnal adalah sebagi berikut:

Kolom (1) : untuk mencatat tanggal terjadinya transaksi. kolom ini terbagi atas dua bagian. bagian kiri digunakan untuk mencatat tahun dan bulan, sedangkan bagian kanan untuk mencatat tanggal.

Kolom (2) : untuk mencatat nama rekening yang didebet dan nama rekening yang dikredit. Dalam kolom ini dicatat juga keterangan atau uraian singkat tentang transaksi yang dicatat.

Kolom (3) : untuk mencatat nomor rekening yang didebet maupun rekening yang dikredit.

Kolom (4) : untuk mencatat jumlah rupiah yang harus didebetkan ke dalam rekening yang namanya telah tertulis pada kolom (2).

Kolom (5) : untuk mencatat jumlah rupiah yang telah tertulis pada kolom (2).

Proses mencatat suatu transaksi di dalam jurnal disebut menjurnal. Prosedur yang harus diperhatikan adalah :

1. Tahun ditulis pada baris pertama, tidak ditulis ulang bila tidak berganti bulan.

2. nama bulan ditulis untuk transaksi yang pertama terjadi dalam bulan, tidak ditulis ulang kecuali berganti nama bulan.

3. Tanggal untuk setiap transaksi dicatat pada kolom pertama, pada bagian kolom yang kecil.

4. Nama rekening yang didebet ditulis merapat ke pinggir sebelah kiri dalam kolom (2) dan jumlah pendebetan dimasukkan ke dalam sisi kiri atau kolom (4) dalam kolom jumlah.

5. Nama rekening yang ditulis dalam baris berikutnya pada kolom (2), dan ditulis sedikit masuk ke sebelah kanan bila dibandingkan dengan nama rekening yang didebet. Jumlah pengkreditan diocatat pada sisi kanan atau kolom (5) dalam kolom jumlah.

(4)

Page 4 of 16

6. Penjelasan atau keterangan ditulis pada baris berikutnya dalam kolom (2). Sebaiknya keterangan ditulis secara singkat tanpa mengabaikan informasi yang penting, dan dapat dipahami dengan jelas.

Nama rekening dalam jurnal

Semua transaksi yang terjadi harus dicatat dalam jurnal dengan menuliskan nama rekening yang didebet dan nama rekening yang dikredit, sesuai dengan peraturan pendebetan dan pengkreditan seperti telah diuraikan pada bab yang lalu. Nama rekening yang digunakan dalam menjurnal harus sama dengan nama rekening yang digunakan di dalam buku besar. Contoh lembar jurnal yang telag digunakan adalah sebagai berikut :

JURNAL Halaman: 1 Tanggal (1) Nama rekening dan keterangan (2) Nomor Rekening (3) Jumlah Debet (4) Kredit (5) 1 1 9 0 N o v 1 3 Kas Modal amir (setoran modal

dari tuan amir)

Peralatan kantor Kas (pembelian mesin tik) Rp.100.000.00 Rp. 25.000.00 Rp.100.000.00 Rp. 25.000.00

Jurnal yang dibuat untuk suatu transaksi disebut ayat jurnal. Tiap-tiap ayat jurnal dipisahkan dengan diberi jarak. Kolom rekening tidak diisi pada saat menjurnal.kolomharus diisi dengan nomor rekening setelah jurnal tersebut dicatat dalam rekening-rekening yang bersangkutan di buku besar. Dengan cara demikian maka akan dapat diketahui jurnal-jurnal yang telah dibukukan ke buku besar dan jurnal-jurnal mana yang belum di catat di buku besar.

POSTING

Proses memindahkan ayat-ayat jurnal yang telah dibuat dalam buku jurnal ke buku besar disebut posting, yaitu memindahkan jumlah dalam kolom debet jurnal kedalam sisi debet rekening dan memindahkam jumlah dalam kolom kredit jurnal ke dalam sisi kredit rekening. Nama rekening yng diposting di buku besar harus sesuai dengan nama rekening yang tertulis di dalam jurnal. Urut - urutan kegiatan memindahakan ke rekening buku besar ini harus sejalan dengan

(5)

urut-Page 5 of 16

2012

Jurnal dan Posting

Brawijaya University

urutan mendebit dan mengkredit dari jurnal. Cara mengerjakan posting apabila dikerjakan dengan cara manual adalah sebagai berikut :

1. Tanggal dan jumlah yang dicatat dalam jurnal dicatat kembali dalam rekening yang bersangkutan. Cara mencatat tahun, bulan dan tanggal, sama dengan yang dilakukan dalam jurnal.

2. Apabila posting telah dilakukan, maka nomor halaman jurnal harus dituliskan dalam kolom f (folio) di rekening.

3. Langkah berikutnya adalah menuliskan nomor rekening yang telah diposting pap kolom nomor rekening di dalam jurnal. Prosedur ini mempunyai dua tujuan, yaitu:

 Untuk menunjukkan bahwa jurnal tersebut telah diposting.

 Untuk menunjukkan hubungan antara jurnal dan rekening di buku besar.

Kode rekening

Jumlah rekening-rekening yang digunakan dalam perusahaan tergantung pada sifat operasi perusahaan, volume kegiatan perusahaan, dan sampai seberapa jauh dibutuhkan rincian. Apabila perusahaan membutuhkan informasi yang sangat rinci, maka jumlah rekening yang perlu disediakan akan semakin banyak. Lalu apabila rekening yang terdapat dalam buku besar cukup banyak jumlahnya, maka rekening biasnya diberi kode berupa nomor.

Rekening Saldo Berjalan

Rekening T sangat baik dipakai untuk keperluan menerangkan mekanisme pendebetan dan pengkreditan. Namun dalam praktik rekening T jarang sekali dipakai. Bentuk rekening yang banyak digunakan dalam praktik adalah rekening saldo berjalan. Rekening T adalah letaka kolom debet dan kolom kredit tidak berlawanan melainkan berdampingan dan kolom jumlah rupiah ditambah satu buah yaitu kolom untuk mencatat saldo rekening. Saldo rekening ditentukan setiap kali terjadi transaksi. Hal ini sangat bermanfaat karena rekening selalu menunjukkan saldo yang ada pada setiap saat. Contoh rekening saldo berjalan adalah sebagai berikut:

No. Rek : 1

Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit Saldo

1996

april 1 setoran modal Rp290.000,00 Rp290.000,00

2 pembayaran sewa Rp60.000,00 Rp230.000,00 4 penerimaan piutang Rp50.000,00 Rp280.000,00 6 biaya advertensi Rp15.000,00 Rp265.000,00 10 pembayaran utang Rp100.000,00 Rp165.000,00

(6)

Page 6 of 16 13 gaji pegawai Rp10.000,00 Rp155.000,00 16 pendapatan percetakan Rp900.000,00 Rp1.055.000,00 20 pembelian perlengkapan Rp350.000,00 Rp705.000,00 27 gaji pegawai Rp10.000,00 Rp695.000,00 30 pendapatan percetakan Rp850.000,00 Rp1.545.000,00

30 macam-macam biaya Rp2.000,00 Rp1.543.000,00

30 macam-macam biaya Rp1.000,00 Rp1.542.000,00

30

pengambilan

prive Rp5.000,00 Rp1.537.000,00

Namun dalam buki ini akan digunakan rekening bentuk T, karena tujuan utama buku ini adalah memberikan gambaran mengenai mekanisme pencatatan dengan metodapembukuan berpasangan. Untuk tujuan ini, rekening bentuk T akan lebih mudah difahami. Setelah pemakaian bentuk T difahami, para pembaca akan dapat mudah menggunakan rekening benttuk saldo berjalan.

Neraca Saldo

Saldo adalah selisih antar jumlah sisi debet dengan jumlah sisi kredit.

 Saldo debet = jumlah saldo rekening sisi debet > daripada jumlah sisi kredit.

 Saldo kredit = jumlah sisi saldo rekening sisi kredit > daripada jumlah sisi debet. Saldo menggambarkan jumlah yang tersisa pada suatu saat tertentu. Setiap akhir masa tertentu, perusahaan biasanya menyusun suatu daftar saldo rekening yang terdapat di buku besar yang disebut neraca saldo.Dalam perusahaan yang menggunkan rekening saldo berjalan, saldo rekening dapat diketahui setiap saat sehingga neraca saldo dapat disusun dengan mengutip jumlah saldo yang telah tersedia pada setiap rekening. Akan tetapi bila perusahaan menggunakan rekening bentuk T maka saldo rekening harus dihitung dahulu dan setelah itu disusun neraca saldo.

Langkah pertama di dalam menyusun neraca saldo pada perusahaan yang menggunakan rekening bentuk T adalah menjumlahkan kolom debet atau kredit yang mempunyai dua atau lebih pendebetan atau pengkreditan. Untuk rekening-rekening yang memilki jumlah debet dan jumlah kredit harus ditung saldonya. Contoh (lihat dibawah) rekening pada kas. Sisi debet dan sisi kredit dijumlahkan, kemudian saldonya (selisihnya) ditulis pada sisi yang besar sejajar dengan jumlah dari sisi yang besar tersebut.

(7)

BUKU BESAR

No.Rek:1

Kas

Tanggal Keterangan F jumlah Tanggal Keterangan F Jumlah

1996 April 1 1 Rp290.000,00 1996 a p ril 2 1 Rp60.000,00 4 1 Rp50.000,00 6 1 Rp15.000,00 16 2 Rp900.000,00 10 1 Rp10.000,00 30 2 Rp850.000,00 13 2 Rp10.000,00 20 2 Rp350.000,00 Rp1.537.000,00 Rp2.090.000,00 27 2 Rp10.000,00 30 2 Rp2.000,00 30 3 Rp1.000,00 30 3 Rp5.000,00 Rp553.000,00

(8)

Page 8 of 16

No.Rek:10

Piutang dagang

Tanggal Keterangan F Jumlah Tanggal Keterangan F Jumlah

1 1 Rp65.000,00 4 1 Rp50.000,00 30 2 Rp500.000,00 Rp515.000,00 Rp565.000,00 No.Rek:50 Perlengkapan

Tanggal Keterangan F Jumlah Tanggal Keterangan F Jumlah

1 1 Rp125.000,00

20 2 Rp350.000,00

(9)

Page 9 of 16

2012

Jurnal dan Posting

Brawijaya University

No.Rek:60

Sewa dibayar dimuka

Tanggal Keterangan F Jumlah Tanggal Keterangan F Jumlah

1 1 Rp60.000,00

No.Rek : 220

Mesin cetak

Tanggal Keterangan F Jumlah Tanggal Keterangan F Jumlah

1 1 Rp3.500.000,00

3 1 Rp1.800.000,00

(10)

Page 10 of 16

No.Rek : 400

Utang dagang

Tanggal Keterangan F Jumlah Tanggal Keterangan F Jumlah

10 1 Rp100.000,00 3 1 Rp1.800.000,00 Rp1.700.000,00 No.Rek : 600 Modal budi

Tanggal Keterangan F Jumlah Tanggal Keterangan F Jumlah

1 1 Rp3.980.000,00

No.Rek :601

Prive budi

Tanggal Keterangan F Jumlah Tanggal Keterangan F Jumlah

30 3 Rp5.000,00

(11)

Page 11 of 16

2012

Jurnal dan Posting

Brawijaya University

No.Rek : 700

Pendapatan percetakan

Tanggal Keterangan F Jumlah Tanggal Keterangan F Jumlah

16 2 Rp900.000,00 30 2 Rp850.000,00 30 2 Rp500.000,00 Rp2.250.000,00 No.Rek 840 Biaya advertensi

Tanggal Keterangan F Jumlah Tanggal Keterangan F Jumlah

6 1 Rp15.000,00

(12)

Page 12 of 16 Gaji pegawai

Tanggal Keterangan F Jumlah Tanggal Keterangan F Jumlah

13 2 Rp10.000,00

27 2 Rp10.000,00

Rp20.000,00

No.Rek 899

Macam-macam biaya

Tanggal Keterangan F Jumlah Tanggal Keterangan F Jumlah

30 2 Rp2.000,00

30 3 Rp1.000,00

(13)

Neraca saldo Perusahaan Melati Agro yang disusun dari buku besar di atas pada akhir April adalah sebagai berikut:

Perusahaan Melati Agro Neraca Saldo

30-Apr-1996

NAMA REKENING SALDO

DEBET KREDIT

Kas Rp1.537.000,00

Piutang dagang Rp515.000,00

Perlengkapan Rp475.000,00

Sewa dibayar di muka Rp60.000,00

Mesin cetak Rp5.300.000,00 Utang dagang Rp1.700.000,00 Modal,budi Rp3.980.000,00 Prive,budi Rp5.000,00 Pendapatan percetakan Rp2.250.000,00 Biaya advertensi Rp15.000,00 Gaji pegawai Rp20.000,00 Macam-macam pegawai Rp3.000,00 Rp7.930.000,00 Rp7.930.000,00 Kesalahan pembukuan

Kesalahan pembukuan bisa terjadi pada setiap tahapan dalam proses akuntansi. Kesalahan – kesalahan dapat ditemukan dengan cara:

 Melalui prosedur pemeriksaan pembukuan.

 Ditemukan secara kebetulan.

 Melalui neraca saldo.

Namun langkah-langkah untuk menelusur kembali adalah sebagai berikut:

 Periksa kebenaran penjumlahan kolom-kolom debet dan kredit neraca saldo dengan cara mengadakan penjumlahan.

 Membandingkan rekening di neraca saldo dan buku besar, mungkin ada rekening yang terlewatkan.

 Periksa kebenaran jumlah sisi debet dan sisi kredit,apakah seimbang.

 Membandingkan semua angka di buku besar dengan di buku jurnal, perhatikan apakah ada angka yang tidak sama.

(14)

Page 14 of 16

Koreksi kesalahan

 Kesalahan-kesalahan tidak boleh dikoreksi dengan cara menghapus,sebab bekas-bekas menghapus akan menimbulkan kecurigaan.

 Kesalahan – kesalahan bisa dilakukan dengan tinta merah.

 Kesalahan dibuat garis lurus agar terlihat rapi.

 Apabila kesalahan menjurnal sudah dibukukan ke buku besar, maka koreksi harus menggunakan dengan jurnal koreksi.

c. Tugas Kegiatan Belajar 1

1. Apa yang ada ketahui tentang jurnal dan posting? 2. Apa hubungan antara jurnal, posting dan buku besar?

3. Pada tanggal 1 september 1996, budiman membuka sebuah perusahaan Persewaan ALSIN (Alat & Mesin ) Pertanian dengan berbagai transaksi.

Transakasi – transaksinya sebagai berikut:

Setp 1 Budiman mempunyai uang sebesar Rp.2.000.000,00 dalam perusahaan. 2 Dibayar sewa took bulan September sebesar Rp.100.000,00

3 Dibeli sebuah hand traktor sebesar Rp.2.500.000,00 dari jumlah tersebut Rp.1.000.000,00 dibayar tunai dan sisanya dibayar dengan wesel berjangka waktu 6 bulan dengan tingkat bunga 12 %.

4 Dibayar premi asuransi dari surat kabar berita nasional untuk pemasangan iklan sebesar Rp.20.000,00.

20 Budiman mengambil uang untuk keperluan pribadi sebesar Rp.70.000,00.

30 Penerimaan kas dari penghasilan persewaan selama bulan September berjumlah rp.62.000,00

Diminta:

1. Buatlah jurnal untuk mencatat ransaksi-transaksi yang terjadi selama bulan September.

2. Buatlah rekening-rekening yang diperlukan dan lakukan posting atas transaksi-transaksi yang terjadi selama bulan September.

(15)

Page 15 of 16

2012

Jurnal dan Posting

Brawijaya University

PROPAGASI

1.TUJUAN TUGAS :

1. Meningkatkan pengetahuan tentang Jurnal dan posting 2. Memahami kegunaan Jurnal dan posting

3. Mampu menjelaskan dan mempresentasikan tahapan jurnal dan posting

2.URAIAN TUGAS :

a. Obyek garapan : Jurnal dan Posting

b. Yang harus dikerjakan dan batasan-batasan :

1.Melengkapi materi pada setiap kegiatan berlajar pada Modul 2 dengan bahan referensi dari sumber lain

2.Menyelesaikan semua soal latihan dan tugas yang terdapat pada Modul 2; yaitu pada uraian tugas kegiatan belajar dan latihan soal pada buku dasar Akuntansi Haryono Yusuf.

c. Metodologi/ cara pengerjaan, acuan yang digunakan

1.Bentuk kelompok kecil dengan anggota 5 orang Mahasiswa dari kelas yang sama. 2.Diskusikan jawaban setiap soal latihan yang terdapat pada Modul 2 di luar jadwal

pembelajaran (di luar kelas).

3.Setiap induvidu wajib membuat ringkasan materi sesuai topik modul 2

4.Setiap kelompok mempersiapkan materi modul 2 untuk di presentasikan dengan sumber referensi selain dari modul sebelum kelas berlangsung.

5.Jadwal presentasi sesuai dengan jadwal materi pada RKPS

6.Kumpulkan jawaban latihan soal yang individu untuk kegiatan 1 pada minggu berikutnya setelah pembahasan modul berakhir berakhir.

7. Pendalaman materi akan diberikan pada saat praktikum/tutorial

d. Kriteria luaran tugas yang dihasilkan/dikerjakan

1.Jawaban latihan soal (hard copy) sebelum maupun sesudah diskusi kelas

2.Penyajian presentasi dalam kelas dalam format power point

3.Outline pada tugas Project Based Learning.

3. KRITERIA PENILAIAN :

a. Kelengkapan dan kebenaran jawaban

b. Kreativitas tampilan power point (hanya menyajikan pointers) c. Kejelasan logika yang dipresentasikan

b. Kemampuan menjawab pertanyaan/sanggahan atau tanggapan dari audiences

c. Penilaian aspek kognitif & afektif dari mahasiswa bukan kelompok penyaji didasarkan pada partisipasi aktif dalam memberikan tanggapan, kritik dan pertanyaan).

(16)

Page 16 of 16

DAFTAR PUSTAKA

Jusup Al.Haryono. 1992. Dasar-dasar Akuntansi. Edisi 4. STIE YKPN Munandar. 2004. Prinsip Dasar Akuntansi. Edisi 1. BPFE. Yogyakarta Mulyadi. 1999. Akuntansi Biaya. Edisi 5. Aditya Media. Yogyakarta

Sanjaya, Ridwan & Inge, Berlian. 2003. Manajemen Keuangan. Jilid 1 & 2. Edisi ke empat. Literata Lintas Media.

Referensi

Dokumen terkait

Dengan menggunakan analisis rasio keuangan dan cash flow, maka diharapkan dapat diketahui kinerja koperasi khususnya dari hal keuangannya dan juga dapat diketahui secara

Secara umum mata kuliah ini memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk dapat: belajar memahami wacana lisan bahasa Jerman, menjadikan wacana lisan tersebut

dibandingkan posisi lainnya, 2) berdiri lebih meningkatkan kenyamanan dibandingkan berbaring atau duduk, 3) duduk lebih meningkatkan kenyamanan dibandingkan berbaring jika

Pengikatan air isomalt yang rendah menyebabkan air yang dapat diikat oleh isomalt tidak sebanyak air yang diikat oleh sukrosa sehingga semakin banyak air yang akan

Untuk subsektor arsitektur, pada tahun 2016 Jawa Timur adalah satu- satunya provinsi dengan laju pertumbuhan di atas laju pertumbuhan subsektor arsitektur PDB ekonomi kreatif

Melalui tayangan video animasi yang diterima via WA grup kelas, siswa mampu menyajikan laporan dalam bentuk peta pikiran hasil pengamatan tentang perubahan bentuk

Invensi yang dihasilkan ini adalah suatu atat pengukur elektronik tingkat kesegaran ikan yang menggunakan metode akustik frekuensi tinggi.. Metode yang digunakan

Ketiga, hasil dari beberapa contoh analisis data pada jenis data jumlah kecelakaan kendaraan bermotor di lalu lintas menunjukkan bahwa model regresi Poisson