SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) Mata Kuliah : Teknologi Bahan Konstruksi
Kode Mata Kuliah : TSP-208
SKS : 3 SKS (2 Teori 1 Praktikum) )
Durasi Pertemuan : 100 menit Pertemuan ke : 1 (Satu) A. Kompetensi:
a. Umum : Mahasiswa mampu menjelaskan karakteristik material pada struktur bangunan dan perilaku mekanik material dan sifat-sifat fisik dan sifat lainnya. b. Khusus: Mahasiswa dapat menjelaskan tipe-tipe bangunan pada konstruksi sipil dan material yang digunakan pada bangunan minimum 90% benar. B. Pokok Bahasan
Pengenalan Tipe Bangunan Sederhana, Bangunan Tinggi, Infrastruktur Dan Material Yang Digunakan C. Sub Pokok Bahasan
Tipe bangunan sederhana Tipe bangunan tinggi Tipe infrastuktur
Jenis material pembentuk bangunan sipil D. Kegiatan Belajar Mengajar
Rincian Kegiatan Metode Media dan Alat Durasi Output
Pendahuluan
Dosen menjelaskan deskripsi singkat tentang mata kuliaTBK TIU, Jumlah SKS dan Buku yang digunakan.
Dosen menjelaskan silabus mata kuliah TBK
Dosen menjelaskan komposisi bobot penilaian mata kuliah TBK
- Ceramah - Diskusi - Laptop - LCD - White Board 15 menit Mahasiswa mengetahui tujuan mata kuliah TBK
Penyajian: Uraian
Dosen memberikan:
Penjelasan tentang tipe-tipe bangunan sederhana Penjelasan tentang tipe-tipe bangunan tinggi Penjelasan tentang tipe-tipe infrastuktur
Penjelasan tentang jenis material pembentuk bangunan sipil Contoh
Contoh-contoh tipe bangunan dan jenis infrastruktur dan material yang digunakan pada konstruksi tersebut. Latihan - - Ceramah - Diskusi - Laptop - LCD - White Board - White Board 45 menit 15 menit Mahasiswa dapat menjelaskan tentang jenis dari bangunan sederhana, tinggi, jenis infrastuktur dan jenis material pembentuk bangunan tersebut
Penutup Umpan Balik
Dosen mengajukan pertanyaan-pertanyaan sesuai dengan uraian. Tindak Lanjut
Dosen memberikan tugas kepada mahasswa untuk mencari material (mock up) pembentuk bangunan yaitu: besi beton, kayu dengan jenis kelas yang ada dipasaran dan membuat laporan tentang kriterial material tersebut, kemudian dikumpulkan pada pertemuan 2.
- Tanya-jawab - Ceramah - White Board - Laptop - LCD - White Board 15 menit 10 menit Mahasiswa dapat membedakan tentang jenis bangunan sederhana, tinggi, jenis infrastuktur dan jenis material pembentuk bangunan tersebut dengan tepat E. Evaluasi
Evaluasi dilakukan dengan cara dosen menilai hasil dari tugas pertemuan 1 tersebut. F. Daftar Pustaka (Referensi)
1. A.M.Neville, Properties of Concrete, 5th edition, 2011 2. M.S Shetty, Concrete Technology Theory and Practice 2010 3. Heinz Frick, Ilmu Konstruksi Bangunan Kayu, Kanisius, 2004
SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) Mata Kuliah : Teknologi Bahan Konstruksi
Kode Mata Kuliah : TSP-208
SKS : 3 SKS (2 Teori 1 Praktikum) )
Durasi Pertemuan : 100 menit Pertemuan ke : 2 (Dua)
A. Kompetensi:
a. Umum : Mahasiswa mampu menjelaskan karakteristik material pada struktur bangunan dan perilaku mekanik material dan sifat-sifat fisik dan sifat lainnya. b. Khusus : Mahasiswa dapat menjelaskan sifat semen dan material semen sebagai salah satu bahan pembentuk beton minimum 90% benar.
B. Pokok Bahasan
Pengenalan Tipe Bangunan Sederhana, Bangunan Tinggi, Infrastruktur Dan Material Yang Digunakan C. Sub Pokok Bahasan
Pembuatan Semen Portland (PC) Komposisi Kimia Pada Portland Cement Kehalusan Penggilingan Semen
Panas Hidrasi Jenis-Jenis Semen Penyimpanan Pengujian Semen
D. Kegiatan Belajar Mengajar
Rincian Kegiatan Metode Media dan Alat Durasi Output
Pendahuluan
Dosen membuka pertemuan dengan menyapa mahasiswa, kemudian: Kilas balik pertemuan ke-1 dan pembahasan tugas 1
Menjelaskan tujuan pertemuan hari ini
- Diskusi - Tanya-jawab - Laptop - LCD - White Board 15 menit Mahasiswa menunjukkan sikap positif terhadap materi Penyajian:
Uraian
Dosen memberikan:
Penjelasan tentang sejarah dan proses pembuatan Semen Portland (PC) Penjelasan tentang komposisi Kimia Pada Portland Cement
Penjelasan tentang pentingnya kehalusan Penggilingan Semen
Penjelasan tentang Panas Hidrasi pada semen yang bercampur dengan agregat dan air Penjelasan tentang Jenis-Jenis Semen
Penjelasan tentang penyimpanan semen yang benar Penjelasan tentang pengujian semen
Contoh
Contoh-contoh semen tipe I, II, III, IV dan V Latihan - - Ceramah - Diskusi - Laptop - LCD - White Board - Laptop - LCD - White Board 45 menit 15 menit Mahasiswa dapat menjelaskan tentang proses pembuatan PC, komposisi kimia PC, jenis-jenis semen, cara penyimpanan semen dan pengujian semen.
Penutup Umpan Balik
Dosen mengajukan pertanyaan-pertanyaan: Proses pembuatan semen dengan cara basah Semen OPC
Semen dengan ketahanan sulfat Jenis semen non hidrolis Tindak Lanjut
Dosen membeikan tugas tentang dua sumber senyawa/material yang memproduksi CO2 selama proses pembakaran pada pembuatan semen, komposisi kimia dari C2S dan empat senyawa pembentuk PC serta bahan dasar pembentuk PC
- Tanya-jawab - Ceramah - Laptop - LCD - White Board 15 menit 10 menit Mahasiswa dapat menjelaskan proses pembuatan semen dengan cara basah, tipe dari jenis OPC serta jenis semen dengan ketahanan sulfat yang tinggi tersebut dengan tepat.
E. Evaluasi
Evaluasi dilakukan dengan cara dosen menilai hasil dari tugas pertemuan 2 tersebut. F. Daftar Pustaka (Referensi)
4. A.M.Neville, Properties of Concrete, 5th edition, 2011 5. M.S Shetty, Concrete Technology Theory and Practice 2010
6. L.J Murdock, Bahan dan Praktek Beton, edisi keempat, 1999
7. Pedoman Pelaksanaan Praktikum Beton, Laboratorium Rekayasa Struktur FTSL ITB 2012 8. Dr. Ir. Dicky R Munaf, “Material Semen dan Beton”, Catatan Kuliah Penerbit ITB, 2002
SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) Mata Kuliah : Teknologi Bahan Konstruksi
Kode Mata Kuliah : TSP-208
SKS : 3 SKS (2 Teori 1 Praktikum) )
Durasi Pertemuan : 100 menit Pertemuan ke : 3 (Tiga)
A. Kompetensi:
a. Umum : Mahasiswa mampu menjelaskan karakteristik material pada struktur bangunan dan perilaku mekanik material dan sifat-sifat fisik dan sifat lainnya. b. Khusus : Mahasiswa dapat menjelaskan sifat agregat dan material agregat sebagai salah satu bahan pembentuk beton.
B. Pokok Bahasan Agregat
C. Sub Pokok Bahasan Klasifikasi Agregat Ukuran Agregat Bentuk Agregat
Klasifikasi Tekstur Agregat
Mekanisme Lekatan (bond) Antara Agregat dan Pasta Semen D. Kegiatan Belajar Mengajar
Rincian Kegiatan Metode Media dan Alat Durasi Output
Pendahuluan
Dosen membuka pertemuan dengan menyapa mahasiswa, kemudian: Kilas balik pertemuan ke-2 dan pembahasan tugas 2
Menjelaskan tujuan pertemuan hari ini
- Diskusi - Tanya-jawab - Laptop - LCD - White Board 15 menit Mahasiswa menunjukkan sikap positif terhadap materi Penyajian: Uraian Dosen memberikan:
Penjelasan tentang Klasifikasi Agregat Penjelasan tentang Ukuran Agregat Penjelasan tentang Bentuk Agregat
Penjelasan tentang Klasifikasi Tekstur Agregat
Penjelasan tentang Mekanisme Lekatan (bond) Antara Agregat dan Pasta Semen Contoh
Contoh-contoh ukuran agregat kasar, agregat halus Contoh bentuk agregat kasar
Contoh tektur agregat kasar Latihan - - Ceramah - Diskusi - Laptop - LCD - White Board - Laptop - LCD - White Board 45 menit 15 menit Mahasiswa dapat menjelaskan tentang klasifikasi agregat halus dan kasar, ukuran agregat halus dan kasar pada campuran beton, bentuk-bentuk agregat yang baik untuk campuran beton, klasifikasi tektur agregat dan mekanisme lekatan antara agregat dengan pasta semen.
Penutup Umpan Balik
Dosen mengajukan pertanyaan-pertanyaan:
Jenis dan ukuran yang baik untuk campuran beton Fungsi agregat pada campuran beton
Klasifikasi agregat menurut sumbernya Tindak Lanjut
Dosen memberikan tugas untuk mereview ulang materi pertemuan ke-3 dan membaca materi pertemuan ke-4 - Tanya-jawab - Ceramah - Laptop - LCD - White Board 15 menit 10 menit Mahasiswa dapat menjelaskan klasifikasi, ukuran agregat minimum dan maksimum pada canpuran beton dengan tepat.
E. Evaluasi
Evaluasi dilakukan dengan cara dosen memberikan pertanyaan-pertanyaan tentang materi pertemuan 3 tersebut. F. Daftar Pustaka (Referensi)
1. A.M.Neville, Properties of Concrete, 5th edition, 2011 2. M.S Shetty, Concrete Technology Theory and Practice 2010 3. L.J Murdock, Bahan dan Praktek Beton, edisi keempat, 1999
5. Dr. Ir. Dicky R Munaf, “Material Semen dan Beton”, Catatan Kuliah Penerbit ITB, 2002
SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) Mata Kuliah : Teknologi Bahan Konstruksi
Kode Mata Kuliah : TSP-208
SKS : 3 SKS (2 Teori 1 Praktikum) )
Durasi Pertemuan : 100 menit Pertemuan ke : 4 (Empat)
A. Kompetensi:
a. Umum : Mahasiswa mampu menjelaskan karakteristik material pada struktur bangunan dan perilaku mekanik material dan sifat-sifat fisik dan sifat lainnya. b. Khusus : Mahasiswa dapat menjelaskan sifat agregat dan material agregat sebagai salah satu bahan pembentuk beton.
B. Pokok Bahasan Agregat
C. Sub Pokok Bahasan Sifat Fisik Agregat
Sifat-Sifat Agregat Lainnya Analisa Saringan
Modulus Kehalusan (Fineness Modulus/ FM) Berat Jenis Relatif
Lost Angeles Test
D. Kegiatan Belajar Mengajar
Rincian Kegiatan Metode Media dan Alat Durasi Output
Pendahuluan
Dosen membuka pertemuan dengan menyapa mahasiswa, kemudian: Kilas balik pertemuan ke-3
Menjelaskan tujuan pertemuan hari ini
- Diskusi - Tanya-jawab - Laptop - LCD - White Board 15 menit Mahasiswa menunjukkan sikap positif terhadap materi Penyajian: Uraian
Dosen memberikan:
Penjelasan tentang Sifat Fisik Agregat
Penjelasan tentang Sifat-Sifat Agregat Lainnya Penjelasan tentang Analisa Saringan
Penjelasan tentang Modulus Kehalusan (Fineness Modulus/ FM) Penjelasan tentang Berat Jenis Relatif
Penjelasan tentang Lost Angeles Test Contoh
Nomor dan ukuran pada analisa saringan pada agregat halus dan agregat kasar Perhitungan Modulus kehalusan
Latihan
Menghitung Modulus kehalusan
Menghitung kekuatan agregat kasar pada alat LA mechine.
- Ceramah - Diskusi - Laptop - LCD - White Board - Laptop - LCD - White Board 45 menit 15 menit Mahasiswa dapat menjelaskan tentang sifat fisik agregat, analisa saringan dengan standar BS dan ASTM, dan dapat mengitung modulus kehalusan dan agregat kasar pada alat LA mechine.
Penutup Umpan Balik
Dosen mengajukan pertanyaan-pertanyaan: Sifat-sifat agregat
Fungsi analisa saringan
Fungsi LA mechine pada agregat kasar Tindak Lanjut
Dosen memberikan tugas tentang materi pertemuan 4
- Tanya-jawab - Ceramah - Laptop - LCD - White Board 15 menit 10 menit Mahasiswa dapat menjelaskan sifat fisik agregat, modulus kehalusan dan dapat menentukan kekuatan agregat kasar melalui metode LA test dengan tepat.
E. Evaluasi
Evaluasi dilakukan dengan cara dosen menilai tugas pertemuan ke 4 tersebut. F. Daftar Pustaka (Referensi)
1. A.M.Neville, Properties of Concrete, 5th edition, 2011 2. M.S Shetty, Concrete Technology Theory and Practice 2010 3. L.J Murdock, Bahan dan Praktek Beton, edisi keempat, 1999
4. Pedoman Pelaksanaan Praktikum Beton, Laboratorium Rekayasa Struktur FTSL ITB 2012 5. Dr. Ir. Dicky R Munaf, “Material Semen dan Beton”, Catatan Kuliah Penerbit ITB, 2002
SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) Mata Kuliah : Teknologi Bahan Konstruksi
Kode Mata Kuliah : TSP-208
SKS : 3 SKS (2 Teori 1 Praktikum) )
Durasi Pertemuan : 100 menit Pertemuan ke : 5 (Lima)
A. Kompetensi:
a. Umum : Mahasiswa mampu menjelaskan karakteristik material pada struktur bangunan dan perilaku mekanik material dan sifat-sifat fisik dan sifat lainnya. b. Khusus : Mahasiswa dapat menjelaskan sifat air dan material admixture sebagai salah satu bahan pembentuk beton
B. Pokok Bahasan
Air Semen Dan Bahan Campuran C. Sub Pokok Bahasan
Fungsi Air Pada Semen Syarat Umum Air Syarat Mutu Air Analisa Kimia
Bahan Campuran (admixture)
Bahan Kimia lainnya Pada Konstruksi Beton D. Kegiatan Belajar Mengajar
Rincian Kegiatan Metode Media dan Alat Durasi Output
Pendahuluan
Dosen membuka pertemuan dengan menyapa mahasiswa, kemudian: Kilas balik pertemuan ke-4
Menjelaskan tujuan pertemuan hari ini
- Diskusi - Tanya-jawab - Laptop - LCD - White Board 15 menit Mahasiswa menunjukkan sikap positif terhadap materi Penyajian: Uraian
Dosen memberikan:
Penjelasan tentang Fungsi Air Pada Semen Penjelasan tentang Syarat Umum Air Penjelasan tentang Syarat Mutu Air Penjelasan tentang Analisa Kimia
Penjelasan tentang Bahan Campuran (admixture)
Penjelasan tentang Bahan Kimia lainnya Pada Konstruksi Beton Contoh
Jenis-jenis Plasticizer, Retarder, accelerator Latihan - - Ceramah - Diskusi - Laptop - LCD - White Board - Laptop - LCD - White Board 45 menit 15 menit Mahasiswa dapat menjelaskan tentang Fungsi Air Pada Semen, pengaruh air pada beton, syarat mutu air menurut BS, Jenis-jenis Bahan Campuran (admixture) pada beton dan Bahan Kimia lainnya Pada Konstruksi Beton .
Penutup Umpan Balik
Dosen mengajukan pertanyaan-pertanyaan: Pengaruh jenis air terhadap beton
Tipe-tipe admixture yang digunakan pada beton (tipe A s.d Tipe E) Tindak Lanjut
Dosen memberikan tugas tentang materi pertemuan 5
- Tanya-jawab - Ceramah - Laptop - LCD - White Board 15 menit 10 menit Mahasiswa dapat menjelaskan tentang Fungsi Air Pada Semen, syarat mutu air dan jenis-jenis Bahan Campuran (admixture) pada konstruksi beton dengan tepat. E. Evaluasi
Evaluasi dilakukan dengan cara dosen menilai tugas pertemuan ke 5 tersebut. F. Daftar Pustaka (Referensi)
1. A.M.Neville, Properties of Concrete, 5th edition, 2011 2. M.S Shetty, Concrete Technology Theory and Practice 2010 3. L.J Murdock, Bahan dan Praktek Beton, edisi keempat, 1999
4. Pedoman Pelaksanaan Praktikum Beton, Laboratorium Rekayasa Struktur FTSL ITB 2012 5. Dr. Ir. Dicky R Munaf, “Material Semen dan Beton”, Catatan Kuliah Penerbit ITB, 2002
SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) Mata Kuliah : Teknologi Bahan Konstruksi
Kode Mata Kuliah : TSP-208
SKS : 3 SKS (2 Teori 1 Praktikum)
Durasi Pertemuan : 100 menit Pertemuan ke : 6 (Enam)
A. Kompetensi:
a. Umum : Mahasiswa mampu menjelaskan karakteristik material pada struktur bangunan dan perilaku mekanik material dan sifat-sifat fisik dan sifat lainnya. b. Khusus : Mahasiswa dapat menjelaskan perilaku beton segar
B. Pokok Bahasan Beton Segar C. Sub Pokok Bahasan
Workabilitas Segregasi Bleeding Slump Test
Compacting Factor Test
Vee-Bee Consistometer Test D. Kegiatan Belajar Mengajar
Rincian Kegiatan Metode Media dan Alat Durasi Output
Pendahuluan
Dosen membuka pertemuan dengan menyapa mahasiswa, kemudian: Kilas balik pertemuan ke-5
Menjelaskan tujuan pertemuan hari ini
- Diskusi - Tanya-jawab - Laptop - LCD - White Board 15 menit Mahasiswa menunjukkan sikap positif terhadap materi Penyajian: Uraian
Dosen memberikan:
Penjelasan tentang Workabilitas Penjelasan tentang Segregasi Penjelasan tentang Bleeding Penjelasan tentang Slump Test
Penjelasan tentang Compacting Factor Test Penjelasan tentang Vee-Bee Consistometer Test Contoh
Proses Slump Test dan cara pengujian Slump Test Latihan - - Ceramah - Diskusi - Laptop - LCD - White Board - Laptop - LCD - White Board 45 menit 15 menit Mahasiswa dapat menjelaskan tentang workabalitas beton segar, segregasi yang terjadi pada beton, bleeding pada beton setelah dicetak, proses pengujian Slump Test. . Penutup Umpan Balik
Dosen mengajukan pertanyaan-pertanyaan: Tahapan Slump Test
Alat-alat apa saja yang digunakan untuk pengujian Slump Test Tindak Lanjut
Dosen memberikan tugas tentang materi pertemuan 6
- Tanya-jawab - Ceramah - Laptop - LCD - White Board 15 menit 10 menit Mahasiswa dapat menjelaskan proses pengujian Slump Test dengan tepat.
E. Evaluasi
Evaluasi dilakukan dengan cara dosen menilai tugas pertemuan ke 6 tersebut. F. Daftar Pustaka (Referensi)
1. A.M.Neville, Properties of Concrete, 5th edition, 2011
2. M.S Shetty, Concrete Technology Theory and Practice 2010
3. L.J Murdock, Bahan dan Praktek Beton, edisi keempat, 1999
4. Sandor Popovics, Concrete Material “Properties, Specifications and Testing”, Second Edition, NOYES PUBLICATIONS, 1992 5. WWW.CE.BERKELEY.EDU/~PAULMONT/CE60New
SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) Mata Kuliah : Teknologi Bahan Konstruksi
Kode Mata Kuliah : TSP-208
SKS : 3 SKS (2 Teori 1 Praktikum)
Durasi Pertemuan : 100 menit Pertemuan ke : 7 (Tujuh)
A. Kompetensi:
a. Umum : Mahasiswa mampu menjelaskan karakteristik material pada struktur bangunan dan perilaku mekanik material dan sifat-sifat fisik dan sifat lainnya. b. Khusus : Mahasiswa dapat menjelaskan perilaku kuat beton
B. Pokok Bahasan Kekuatan Beton C. Sub Pokok Bahasan
Perbandingan Air Semen (Water/Cement Ratio) Kuat Hancur Beton
Kuat Tarik Beton
Efek Agregat Dengan Ukuran Maksimum Pada Kekuatan Beton Konsep Kematangan Beton
Hubungan antara Kuat Tekan dan Kuat Tarik Bond Strength
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kekuatan Beton D. Kegiatan Belajar Mengajar
Rincian Kegiatan Metode Media dan Alat Durasi Output
Pendahuluan
Dosen membuka pertemuan dengan menyapa mahasiswa, kemudian: Kilas balik pertemuan ke-6
Menjelaskan tujuan pertemuan hari ini
- Diskusi - Tanya-jawab - Laptop - LCD - White Board 15 menit Mahasiswa menunjukkan sikap positif terhadap materi Penyajian:
Uraian
Dosen memberikan:
Penjelasan tentang Perbandingan Air Semen (Water/Cement Ratio) Penjelasan tentang Kuat Hancur Beton
Penjelasan tentang Kuat Tarik Beton
Penjelasan tentang Efek Agregat Dengan Ukuran Maksimum Pada Kekuatan Beton Penjelasan tentang Konsep Kematangan Beton
Penjelasan tentang Hubungan antara Kuat Tekan dan Kuat Tarik Penjelasan tentang Bond Strength
Penjelasan tentang Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kekuatan Beton Contoh
Grafik perbandingan air dan semen an pengaruhnya terhadap mutu beton Grafik hubungan kuat tekan dan kuat tarik
Latihan - - Ceramah - Diskusi - Laptop - LCD - White Board - Laptop - LCD - White Board 45 menit 15 menit Mahasiswa dapat menjelaskan tentang pengaruh perbandingan air semen pada mutu beton, pengaruh agregat terhadap kekuatan beton.
Penutup Umpan Balik
Dosen mengajukan pertanyaan-pertanyaan: Konsep kematangan beton
Faktor-faktor yang mempengaruhi kekuatan dan mutu beton Tindak Lanjut
Dosen memberikan tugas tentang materi pertemuan 7
- Tanya-jawab - Ceramah - Laptop - LCD - White Board 15 menit 10 menit Mahasiswa dapat menjelaskan konsep kematangan beton dengan tepat. E. Evaluasi
Evaluasi dilakukan dengan cara dosen menilai tugas pertemuan ke 7 tersebut. F. Daftar Pustaka (Referensi)
1. A.M.Neville, Properties of Concrete, 5th edition, 2011
3. L.J Murdock, Bahan dan Praktek Beton, edisi keempat, 1999
SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) Mata Kuliah : Teknologi Bahan Konstruksi
Kode Mata Kuliah : TSP-208
SKS : 3 SKS (2 Teori 1 Praktikum)
Durasi Pertemuan : 100 menit Pertemuan ke : 8 (Delapan)
A. Kompetensi:
a. Umum : Mahasiswa mampu menjelaskan karakteristik material pada struktur bangunan dan perilaku mekanik material dan sifat-sifat fisik dan sifat lainnya. b. Khusus : Mahasiswa dapat menjelaskan metode pencampuran, pengangkutan, pengecoran dan pemadatan.
B. Pokok Bahasan
Proses Pengerjaan Beton C. Sub Pokok Bahasan
Pencampuran Beton Pengangkutan Beton Pengecoran Beton Pemadatan Beton
D. Kegiatan Belajar Mengajar
Rincian Kegiatan Metode Media dan Alat Durasi Output
Pendahuluan
Dosen membuka pertemuan dengan menyapa mahasiswa, kemudian: Evaluasi UTS
Menjelaskan tujuan pertemuan hari ini
- Diskusi - Tanya-jawab - Laptop - LCD - White Board 15 menit Mahasiswa menunjukkan sikap positif terhadap materi Penyajian: Uraian Dosen memberikan:
Penjelasan tentang metode Pencampuran Beton - Ceramah - Laptop
- LCD
Penjelasan tentang metode Pengangkutan Beton Penjelasan tentang metode Pengecoran Beton Penjelasan tentang metode Pemadatan Beton Contoh
Jenis-jenis alat pengangkut beton Jenis-jenis alat pemadatan beton
Latihan - - Diskusi - White Board - Laptop - LCD - White Board 15 menit menjelaskan tentang metode pengakutan yang benar pada proses pengerjaan beton dan proses pengecoran serta pemadatannya.
Penutup Umpan Balik
Dosen mengajukan pertanyaan-pertanyaan: Proses pemadatan yang benar Tindak Lanjut
Dosen memberikan tugas tentang materi pertemuan 8
- Tanya-jawab - Ceramah - Laptop - LCD - White Board 15 menit 10 menit Mahasiswa dapat menjelaskan proses proses pemadatan dengan tepat. E. Evaluasi
Evaluasi dilakukan dengan cara dosen menilai tugas pertemuan ke 8 tersebut. F. Daftar Pustaka (Referensi)
1. L.J Murdock, Bahan dan Praktek Beton, edisi keempat, 1999
SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) Mata Kuliah : Teknologi Bahan Konstruksi
Kode Mata Kuliah : TSP-208
SKS : 3 SKS (2 Teori 1 Praktikum)
Durasi Pertemuan : 100 menit Pertemuan ke : 9 (Sembilan)
A. Kompetensi:
a. Umum : Mahasiswa mampu menjelaskan karakteristik material pada struktur bangunan dan perilaku mekanik material dan sifat-sifat fisik dan sifat lainnya. b. Khusus : Mahasiswa dapat merencanakan campuran beton normal dan dapat melakukan pengecekan kualitas beton
B. Pokok Bahasan
Perencanaan Campuran Beton (Mix Design) C. Sub Pokok Bahasan
Mix Design Beton Normal D. Kegiatan Belajar Mengajar
Rincian Kegiatan Metode Media dan Alat Durasi Output
Pendahuluan
Dosen membuka pertemuan dengan menyapa mahasiswa, kemudian: Evaluasi Pertemuan 8
Menjelaskan tujuan pertemuan hari ini
- Diskusi - Tanya-jawab - Laptop - LCD - White Board 15 menit Mahasiswa menunjukkan sikap positif terhadap materi Penyajian: Uraian Dosen memberikan:
Penjelasan tentang metode Mix Design Beton Normal Contoh
Perhitungan beton normal
- Ceramah - Laptop
- LCD
- White Board
45 menit Mahasiswa dapat menghitung Mix Design Beton Normal.
Latihan
Perhitungan beton normal dengan kuatan rencana 20 s.d 25 MPA serta perbandigan komposisi
materialnya (semen, agregat dan air) - Diskusi
- Laptop - LCD - White Board 15 menit Penutup Umpan Balik
Dosen mengajukan pertanyaan-pertanyaan:
Mix Design Beton Normal dan hasil perhitungannya
Tindak Lanjut
Dosen memberikan tugas tentang materi pertemuan 9
- Tanya-jawab - Ceramah - Laptop - LCD - White Board 15 menit 10 menit Mahasiswa dapat menghitung Mix Design Beton Normal dengan tepat. E. Evaluasi
Evaluasi dilakukan dengan cara dosen menilai tugas pertemuan ke 9 tersebut. F. Daftar Pustaka (Referensi)
1. SNI 03-2847-2002 “ Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung, 2002
2. SNI 03-2834-2000 “Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal”, 2000 3. SNI 03-1974-1990 “Metode Pengujian Kuat Tekan Beton”
SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) Mata Kuliah : Teknologi Bahan Konstruksi
Kode Mata Kuliah : TSP-208
SKS : 3 SKS (2 Teori 1 Praktikum)
Durasi Pertemuan : 100 menit Pertemuan ke : 10 (Sepuluh)
A. Kompetensi:
a. Umum : Mahasiswa mampu menjelaskan karakteristik material pada struktur bangunan dan perilaku mekanik material dan sifat-sifat fisik dan sifat lainnya. b. Khusus : Mahasiswa dapat menjelaskan tahapan uji kuat tekan beton dan dapat menjeleskan metode NDT
B. Pokok Bahasan
Uji Kuat Tekan Beton Dan Non-Destructive Test Method C. Sub Pokok Bahasan
Rebound Hammer Test
Ultrasonic Pulse Velocity Pullout Test
The Maturity Method
Eddy Current Test Metode Uji Kuat Tekan D. Kegiatan Belajar Mengajar
Rincian Kegiatan Metode Media dan Alat Durasi Output
Pendahuluan
Dosen membuka pertemuan dengan menyapa mahasiswa, kemudian: Evaluasi Pertemuan 9
Menjelaskan tujuan pertemuan hari ini
- Diskusi - Tanya-jawab - Laptop - LCD - White Board 15 menit Mahasiswa menunjukkan sikap positif terhadap materi
Penyajian: Uraian
Dosen memberikan:
Penjelasan tentang metode Rebound Hammer Test Penjelasan tentang metode Ultrasonic Pulse Velocity Penjelasan tentang metode Pullout Test
Penjelasan tentang metode The Maturity Method Penjelasan tentang metode Eddy Current Test Penjelasan tentang metode uji kuat tekan Contoh
Video pengujian NDT dengan metode Rebound Hammer Test
Latihan - - Ceramah - Diskusi - Laptop - LCD - White Board - Laptop - LCD - White Board 45 menit 15 menit Mahasiswa dapat menjelaska tentang metode-metode uji kuat tekan dengan cara NDT, seperti metode Rebound Hammer Test, Ultrasonic Pulse Velocity Penutup Umpan Balik
Dosen mengajukan pertanyaan-pertanyaan: Metode Rebound Hammer Test
Tindak Lanjut
Dosen memberikan tugas tentang materi pertemuan 10
- Tanya-jawab - Ceramah - Laptop - LCD - White Board 15 menit 10 menit Mahasiswa dapat menjelaskan metode NDT yang umum digunakan di lapangan dengan tepat. E. Evaluasi
Evaluasi dilakukan dengan cara dosen menilai tugas pertemuan ke 10 tersebut. F. Daftar Pustaka (Referensi)
1. M.S Shetty, Concrete Technology Theory and Practice 2010
2. SNI 03-2847-2002 “ Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung, 2002
3. WWW.CE.BERKELEY.EDU/~PAULMONT/CE60New
SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) Mata Kuliah : Teknologi Bahan Konstruksi
Kode Mata Kuliah : TSP-208
SKS : 3 SKS (2 Teori 1 Praktikum)
Durasi Pertemuan : 100 menit Pertemuan ke : 11 (Sebelas)
A. Kompetensi:
a. Umum : Mahasiswa mampu menjelaskan karakteristik material pada struktur bangunan dan perilaku mekanik material dan sifat-sifat fisik dan sifat lainnya. b. Khusus : Mahasiswa dapat menjelaskan tentang elastisitas, durabilitas dan susut pada beton
B. Pokok Bahasan
Elastisitas, Durabilitas Dan Susut Beton C. Sub Pokok Bahasan
Elastisitas Durabilitas
Susut Beton/Shrinkage D. Kegiatan Belajar Mengajar
Rincian Kegiatan Metode Media dan Alat Durasi Output
Pendahuluan
Dosen membuka pertemuan dengan menyapa mahasiswa, kemudian: Evaluasi Pertemuan 10
Menjelaskan tujuan pertemuan hari ini
- Diskusi - Tanya-jawab - Laptop - LCD - White Board 15 menit Mahasiswa menunjukkan sikap positif terhadap materi Penyajian: Uraian Dosen memberikan:
Penjelasan tentang Durabilitas/ketahanan beton Penjelasan tentang Susut Beton/Shrinkage pada beton Contoh
Gambar-gambar akibat durabilitas yang buruk pada beton dan susut yang terjadi pada beton Latihan - - Diskusi - LCD - White Board - Laptop - LCD - White Board 15 menit menjelaska tentang durabilitas, susut dan elastisitas beton
Penutup Umpan Balik
Dosen mengajukan pertanyaan-pertanyaan: Faktor-faktor yang menentukan durabilitas beton Faktor-faktor yang mempengaruhi susut pada beton
Tindak Lanjut
Dosen memberikan tugas tentang materi pertemuan 11
- Tanya-jawab - Ceramah - Laptop - LCD - White Board 15 menit 10 menit Mahasiswa dapat faktor-faktor yang mempengaruhi durabilitas dan susut pada beton
dengan tepat.
E. Evaluasi
Evaluasi dilakukan dengan cara dosen menilai tugas pertemuan ke 11 tersebut. F. Daftar Pustaka (Referensi)
1. A.M.Neville, Properties of Concrete, 5th edition, 2011 2. M.S Shetty, Concrete Technology Theory and Practice 2010
SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) Mata Kuliah : Teknologi Bahan Konstruksi
Kode Mata Kuliah : TSP-208
SKS : 3 SKS (2 Teori 1 Praktikum)
Durasi Pertemuan : 100 menit Pertemuan ke : 12 (Duabelas)
A. Kompetensi:
a. Umum : Mahasiswa mampu menjelaskan karakteristik material pada struktur bangunan dan perilaku mekanik material dan sifat-sifat fisik dan sifat lainnya. b. Khusus : Mahasiswa dapat menjelaskan proses pembuatan beton pracetak (Jenis U girder, jenis Pondasi dalam)
B. Pokok Bahasan Field Trip Jaya Beton
C. Sub Pokok Bahasan
Kunjungan Jaya Beton (Proses pembuatan beton pracetak: tiang pancang, girder)
D. Kegiatan Belajar Mengajar
Rincian Kegiatan Metode Media dan Alat Durasi Output
Pendahuluan
Dosen membuka pertemuan dengan menyapa mahasiswa, kemudian: Menjelaskan tujuan pertemuan hari ini
- Diskusi - Tanya-jawab - 15 menit Mahasiswa menunjukkan sikap positif terhadap materi Penyajian: Uraian
Pembimbing dari Jaya beton memberikan:
Penjelasan tentang Proses pembuatan beton pracetak di Jaya Beton - Ceramah - White Board 45 menit Mahasiswa dapat
menjelaskan tentang Proses pembuatan beton pracetak yang
Contoh
Jenis-jenis tiang pancang dan girder yang dihasilkan oleh Jaya Beton Latihan
-
- Diskusi - White Board 15 menit
ada di pabrik Jaya Beton
Penutup Umpan Balik
Dosen mengajukan pertanyaan-pertanyaan:
Proses pembuatan Beton pracetak dan Jenis-jenis tiang pancang dan girder yang dihasilkan oleh Jaya Beton
Tindak Lanjut
Dosen memberikan tugas berupa laporan tentang kuliah lapangan pada pertemuan 12
- Tanya-jawab - Ceramah - Laptop - LCD - White Board 15 menit 10 menit Mahasiswa dapat menjelaskan tentang Proses pembuatan beton pracetak yang ada di pabrik Jaya Beton dan jenis-jenis beton yang
dihasilkannya dengan tepat.
E. Evaluasi
Evaluasi dilakukan dengan cara dosen menilai tugas pertemuan ke 12 tersebut. F. Daftar Pustaka (Referensi)
SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) Mata Kuliah : Teknologi Bahan Konstruksi
Kode Mata Kuliah : TSP-208
SKS : 3 SKS (2 Teori 1 Praktikum)
Durasi Pertemuan : 100 menit Pertemuan ke : 13 (Tiga belas)
A. Kompetensi:
a. Umum : Mahasiswa mampu menjelaskan karakteristik material pada struktur bangunan dan perilaku mekanik material dan sifat-sifat fisik dan sifat lainnya. b. Khusus : Mahasiswa dapat menjelaskan sifat-sifat mekanis baja dan menjelaskan perlindungan baja
B. Pokok Bahasan Material Baja C. Sub Pokok Bahasan
Klasifikasi Baja Karakteristik Baja
Standards and Selection of Building Steel. Perlindungan Baja dari Api dan Korosi D. Kegiatan Belajar Mengajar
Rincian Kegiatan Metode Media dan Alat Durasi Output
Pendahuluan
Dosen membuka pertemuan dengan menyapa mahasiswa, kemudian: Evaluasi pertemuan 12
Menjelaskan tujuan pertemuan hari ini
- Diskusi - Tanya-jawab - Laptop - LCD - White Board 15 menit Mahasiswa menunjukkan sikap positif terhadap materi Penyajian: Uraian Dosen memberikan:
Penjelasan tentang Klasifikasi Baja Penjelasan tentang Karakteristik Baja
- Ceramah - Laptop
- LCD
45 menit Mahasiswa dapat menjelaskan tentang
Penjelasan tentang Standards and Selection of Building Steel. Penjelasan tentang Perlindungan Baja dari Api dan Korosi
Contoh
Contoh-contoh perlindungan pada material baja Latihan - - Diskusi White Board - Laptop - LCD - White Board 15 menit
klasifikasi baja dan karakteristik baja
Penutup Umpan Balik
Dosen mengajukan pertanyaan-pertanyaan: Karakteristik baja
Jenisjenis perlindungan material baja
Tindak Lanjut
Dosen memberikan tugas tentang materi pertemuan 13
- Tanya-jawab - Ceramah - Laptop - LCD - White Board 15 menit 10 menit Mahasiswa dapat menjelaskan tentang karakteristik baja dan pencegahan baja dari korosi dengan tepat.
E. Evaluasi
Evaluasi dilakukan dengan cara dosen menilai tugas pertemuan ke 13 tersebut. F. Daftar Pustaka (Referensi)
1. Jaya Haimei Zhang, Building Material in Civil Engineering, Wood Head Publishing, Beijing, 2010 2. Sri Widharto, “Karat dan Pencegahannya”, PT. Pradnya Paramita, 2004
SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) Mata Kuliah : Teknologi Bahan Konstruksi
Kode Mata Kuliah : TSP-208
SKS : 3 SKS (2 Teori 1 Praktikum)
Durasi Pertemuan : 100 menit Pertemuan ke : 14 (Empat belas)
A. Kompetensi:
a. Umum : Mahasiswa mampu menjelaskan karakteristik material pada struktur bangunan dan perilaku mekanik material dan sifat-sifat fisik dan sifat lainnya. b. Khusus : Mahasiswa dapat menjelaskan jenis-jenis waterproofing untuk konstruksi beton
B. Pokok Bahasan Waterproof Material C. Sub Pokok Bahasan
Cementitious Water Proofing
Membrane Waterproofing Systems
Natural Clay Waterproofing System
D. Kegiatan Belajar Mengajar
Rincian Kegiatan Metode Media dan Alat Durasi Output
Pendahuluan
Dosen membuka pertemuan dengan menyapa mahasiswa, kemudian: Evaluasi pertemuan 13
Menjelaskan tujuan pertemuan hari ini
- Diskusi - Tanya-jawab - Laptop - LCD - White Board 15 menit Mahasiswa menunjukkan sikap positif terhadap materi Penyajian: Uraian Dosen memberikan: Cementitious Waterproofing
Membrane Waterproofing Systems
Natural Clay Waterproofing System
- Ceramah - Laptop
- LCD
White Board
45 menit Mahasiswa dapat menjelaskan tentang jenis dan tipe-tipe
Contoh
Contoh-contoh dan aplikasi Waterproofing Systems Latihan
-
- Diskusi - Laptop
- LCD
- White Board
15 menit Waterproofing yang digunakan pada konsrtruksi beton
Penutup Umpan Balik
Dosen mengajukan pertanyaan-pertanyaan:
Keuntungan penggunaan dengan Waterproofing jenis membrane dan semen Tindak Lanjut
Dosen memberikan tugas tentang materi pertemuan 14
- Tanya-jawab - Ceramah - Laptop - LCD - White Board 15 menit 10 menit Mahasiswa dapat menjelaskan tentang fungsi dan penggunaan Waterproofing pada konstruksi beton dengan tepat. E. Evaluasi
Evaluasi dilakukan dengan cara dosen menilai tugas pertemuan ke 14 tersebut. F. Daftar Pustaka (Referensi)