ANALISIS
ANALISIS
PEMBERIAN
PEMBERIAN
Bab ini membicarakan topik
Bab ini membicarakan topik
khusus, yaitu analisis pemberian
khusus, yaitu analisis pemberian
pinjaman
pinjaman
Bab ini akan menjelaskan beberapa
Bab ini akan menjelaskan beberapa
aspek pada pengambilan keputusan
aspek pada pengambilan keputusan
yang berkaitan dengan pemberian
yang berkaitan dengan pemberian
pinjaman dan analisis informasi yang
pinjaman dan analisis informasi yang
bisa dipakai untuk membantu
bisa dipakai untuk membantu
SUMBER INFORMASI
SUMBER INFORMASI
ANALISIS KREDIT
ANALISIS KREDIT
Informasi dari nasabah itu sendiri,
Informasi dari nasabah itu sendiri,
Informasi dari
Informasi dari
file
file
di bank,
di bank,
Informasi dari pihak eksternal,
Informasi dari pihak eksternal,
Informasi dari pasar modal,
Informasi dari pasar modal,
Informasi dari asosiasi perdagangan,
Informasi dari asosiasi perdagangan,
Laporan industri dan ekonomi
Laporan industri dan ekonomi
TAHAPAN DALAM PROSES
TAHAPAN DALAM PROSES
PINJAMAN
PINJAMAN
Persetujuan Pinjaman
Persetujuan Pinjaman
Monitor Pinjaman
Monitor Pinjaman
CONTOH KETENTUAN
CONTOH KETENTUAN
AFIRMATIF DALAM
AFIRMATIF DALAM
PERJANJIAN PINJAMAN
PERJANJIAN PINJAMAN
Menyediakan laporan keuangan
Menyediakan laporan keuangan
tahunan yang diaudit
tahunan yang diaudit
Menyediakan laporan kuartalan
Menyediakan laporan kuartalan
Mempunyai sistem akuntansi yang
Mempunyai sistem akuntansi yang
sesuai dengan GAAP (PAI)
sesuai dengan GAAP (PAI)
Memperbolehkan akses kecatatan
Memperbolehkan akses kecatatan
perusahaan di
perusahaan di
file
file
bank
bank
CONTOH KETENTUAN
CONTOH KETENTUAN
NEGATIF DALAM
NEGATIF DALAM
PERJANJIAN PINJAMAN
PERJANJIAN PINJAMAN
Modal Kerja dan
Modal Kerja dan
Rasio lancar mininum
Rasio lancar mininum
Modal Saham minimum
Modal Saham minimum
Batasan penggunaan hutang
Batasan penggunaan hutang
Pembatasan pada
Pembatasan pada
merger
merger
dan konsolidasi
dan konsolidasi
Pembatasan pada dividen
Pembatasan pada dividen
Pembatasan penjualan saham dan hutang
Pembatasan penjualan saham dan hutang
anak perusahaan
anak perusahaan
Pembatasan pada penjualan bagian
Pembatasan pada penjualan bagian
penting suatu as
RASIO KEUANGAN
RASIO KEUANGAN
DIANGGAP PENTING
DIANGGAP PENTING
1. Hutang/ Modal Saham
1. Hutang/ Modal Saham 8,718,71 2. Rasio Lancar
2. Rasio Lancar 8,258,25 3. Aliran Kas/Proporsi Hutang Jangka
3. Aliran Kas/Proporsi Hutang Jangka
Panjang yang jatuh tempo tahun iniPanjang yang jatuh tempo tahun ini 8,088,08 4.
4. Fixed charged CoverageFixed charged Coverage 7,587,58 5.
5. Profit marginProfit margin bersih sesudah pajak bersih sesudah pajak 7,567,56 6. Bunga bersih yang diperoleh
6. Bunga bersih yang diperoleh 7,507,50 7.
7. Profit Margin Profit Margin bersih sebelum pajakbersih sebelum pajak 7,437,43 8.
8. Degree of Financial LeverageDegree of Financial Leverage 7,337,33 9. Perputaran Persediaan dalam hari
9. Perputaran Persediaan dalam hari 7,257,25 10. Perputaran Piutang Dagang (hari)
% RASIO KEUANGAN
% RASIO KEUANGAN
DIMASUKKAN DALAM
DIMASUKKAN DALAM
PERJANJIAN KREDIT
PERJANJIAN KREDIT
1.
1.
Hutang/ Modal Saham
Hutang/ Modal Saham
95,5%
95,5%
2. Rasio Lancar
2. Rasio Lancar
90,0
90,0
3. Rasio pembayaran dividen
3. Rasio pembayaran dividen
70,0
70,0
4. Aliran Kas/Proporsi Hutang Jangka
4. Aliran Kas/Proporsi Hutang Jangka
Panjang yang jatuh tempo tahun ini
Panjang yang jatuh tempo tahun ini
60,3
60,3
5.
5.
Fixed charged Coverage
Fixed charged Coverage
55,2
55,2
6.
6.
Times Interest Earned
Times Interest Earned
52,6
52,6
7.
REKOMENDASI ANALIS
REKOMENDASI ANALIS
KREDIT
KREDIT
Lancar. Risiko yang normal
Lancar. Risiko yang normal
Diperhatikan secara khusus. Ada bukti‑bukti
Diperhatikan secara khusus. Ada bukti‑bukti
kelemahan pada kondisi keuangan nasabah atau
kelemahan pada kondisi keuangan nasabah atau
skedul pembayaran yang tidak realistis
skedul pembayaran yang tidak realistis
Dibawah Standar. Tren keuangan yang semakin
Dibawah Standar. Tren keuangan yang semakin
jelek, atau perkembangan manajerial, ekonomi,
jelek, atau perkembangan manajerial, ekonomi,
dan politik yang membutuhkan penanganan yang
dan politik yang membutuhkan penanganan yang
cepat
cepat
Meragukan. Pembayaran penuh hutang
Meragukan. Pembayaran penuh hutang
dipertanyakan. Beberapa kerugian sangat
dipertanyakan. Beberapa kerugian sangat
mungkin terjadi. Bunga pinjaman tidak
mungkin terjadi. Bunga pinjaman tidak
diperoleh.
diperoleh.
MODEL KUANTITATIF
MODEL KUANTITATIF
Yi
Yi
= ‑3,90 + 6,41DEi ‑ 1,12 FCCi +
= ‑3,90 + 6,41DEi ‑ 1,12 FCCi +
0,664 SDi
0,664 SDi
dimana
dimana
DEi = DEi = (Hutang jangka panjang + hutang (Hutang jangka panjang + hutang
lancar)/Total Aset
lancar)/Total Aset
FCCi = FCCi = Dana dari operasi/ (Biaya bunga + Dana dari operasi/ (Biaya bunga +
komitmen biaya sewa + rata‑rata hutang yang akan
komitmen biaya sewa + rata‑rata hutang yang akan
lunas dalam jangka waktu tiga tahun)
lunas dalam jangka waktu tiga tahun)
SDi = SDi = Jumlah tahun yang berurutan Jumlah tahun yang berurutan
perusahaan mengalami penurunan penjualan
perusahaan mengalami penurunan penjualan
BEBERAPA MASALAH DALAM
BEBERAPA MASALAH DALAM
PENGGUNAAN MODEL
PENGGUNAAN MODEL
KUANTITATIF
KUANTITATIF
Data antarindustri biasanya relatif heterogen. Data antarindustri biasanya relatif heterogen.
Analis bisa membuat data ini menjadi lebih
Analis bisa membuat data ini menjadi lebih
homogen dengan membuat angka‑angka relatif.
homogen dengan membuat angka‑angka relatif.
Kalau sampel dipilih dari Kalau sampel dipilih dari filefile perusahaan saat ini, perusahaan saat ini,
barangkali sampel tersebut tidak representatif
barangkali sampel tersebut tidak representatif
karena sampel tersebut hanya mewakili populasi
karena sampel tersebut hanya mewakili populasi
yang telah terseleksi oleh sistem yang ada saat ini
yang telah terseleksi oleh sistem yang ada saat ini
di perusahaan, bukan populasi secara
di perusahaan, bukan populasi secara
keseluruhan.
keseluruhan.
Pemilihan variabel juga menjadi masalah karena Pemilihan variabel juga menjadi masalah karena
saat ini masih sedikit teori yang dikembangkan
saat ini masih sedikit teori yang dikembangkan
Meskipun demikian teknik‑teknik kuantitatif Meskipun demikian teknik‑teknik kuantitatif
semakin berkembang, semakin banyak
semakin berkembang, semakin banyak
digunakan, terutama untuk analisis kredit
digunakan, terutama untuk analisis kredit
konsumen.
BEBERAPA ALASAN
BEBERAPA ALASAN
PEMILIHAN VARIABEL
PEMILIHAN VARIABEL
BEBAS UNTUK ANALISIS
BEBAS UNTUK ANALISIS
KEBANGKRUTAN
KEBANGKRUTAN
Pengalaman perusahaan pada masa lalu.
Pengalaman perusahaan pada masa lalu.
Penelitian‑penelitian terdahulu.
Penelitian‑penelitian terdahulu.
Metode pencarian model terbaik dengan
Metode pencarian model terbaik dengan
menggunakan teknik statistik, misal
menggunakan teknik statistik, misal
regresi atau diskriminan
ILUSTRASI: VARIABEL
ILUSTRASI: VARIABEL
PREDIKSI RISIKO KREDIT
PREDIKSI RISIKO KREDIT
KONSUMEN (UNIVARIATE)
KONSUMEN (UNIVARIATE)
Status Rumah
Status Rumah
Tabungan di Bank
Tabungan di Bank
Tujuan kredit
Tujuan kredit
Persyaratan kredit (jumlah
Persyaratan kredit (jumlah
ILUSTRASI: VARIABEL
ILUSTRASI: VARIABEL
PREDIKSI RISIKO KREDIT
PREDIKSI RISIKO KREDIT
KONSUMEN
KONSUMEN
(MULTIVARIATE)
(MULTIVARIATE)
Status Rumah (Sewa, beli)
Status Rumah (Sewa, beli)
Tabungan
Tabungan
Tujuan kredit
Tujuan kredit
Jumlah keluarga yang ditanggung
Jumlah keluarga yang ditanggung
Jumlah pembayaran bulanan
Jumlah pembayaran bulanan
Umur peminjam
Umur peminjam