• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pelaporan Bisnis Keuangan Perusahaan Pertemuan 13

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Pelaporan Bisnis Keuangan Perusahaan Pertemuan 13"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS

ANALISIS

PEMBERIAN

PEMBERIAN

(2)

Bab ini membicarakan topik

Bab ini membicarakan topik

khusus, yaitu analisis pemberian

khusus, yaitu analisis pemberian

pinjaman

pinjaman

Bab ini akan menjelaskan beberapa

Bab ini akan menjelaskan beberapa

aspek pada pengambilan keputusan

aspek pada pengambilan keputusan

yang berkaitan dengan pemberian

yang berkaitan dengan pemberian

pinjaman dan analisis informasi yang

pinjaman dan analisis informasi yang

bisa dipakai untuk membantu

bisa dipakai untuk membantu

(3)

SUMBER INFORMASI

SUMBER INFORMASI

ANALISIS KREDIT

ANALISIS KREDIT

Informasi dari nasabah itu sendiri,

Informasi dari nasabah itu sendiri,

Informasi dari

Informasi dari

file

file

di bank,

di bank,

Informasi dari pihak eksternal,

Informasi dari pihak eksternal,

Informasi dari pasar modal,

Informasi dari pasar modal,

Informasi dari asosiasi perdagangan,

Informasi dari asosiasi perdagangan,

Laporan industri dan ekonomi

Laporan industri dan ekonomi

(4)

TAHAPAN DALAM PROSES

TAHAPAN DALAM PROSES

PINJAMAN

PINJAMAN

Persetujuan Pinjaman

Persetujuan Pinjaman

Monitor Pinjaman

Monitor Pinjaman

(5)

CONTOH KETENTUAN

CONTOH KETENTUAN

AFIRMATIF DALAM

AFIRMATIF DALAM

PERJANJIAN PINJAMAN

PERJANJIAN PINJAMAN

Menyediakan laporan keuangan

Menyediakan laporan keuangan

tahunan yang diaudit

tahunan yang diaudit

Menyediakan laporan kuartalan

Menyediakan laporan kuartalan

Mempunyai sistem akuntansi yang

Mempunyai sistem akuntansi yang

sesuai dengan GAAP (PAI)

sesuai dengan GAAP (PAI)

Memperbolehkan akses kecatatan

Memperbolehkan akses kecatatan

perusahaan di

perusahaan di

file

file

bank

bank

(6)

CONTOH KETENTUAN

CONTOH KETENTUAN

NEGATIF DALAM

NEGATIF DALAM

PERJANJIAN PINJAMAN

PERJANJIAN PINJAMAN

Modal Kerja dan

Modal Kerja dan

Rasio lancar mininum

Rasio lancar mininum

Modal Saham minimum

Modal Saham minimum

Batasan penggunaan hutang

Batasan penggunaan hutang

Pembatasan pada

Pembatasan pada

merger

merger

dan konsolidasi

dan konsolidasi

Pembatasan pada dividen

Pembatasan pada dividen

Pembatasan penjualan saham dan hutang

Pembatasan penjualan saham dan hutang

anak perusahaan

anak perusahaan

Pembatasan pada penjualan bagian

Pembatasan pada penjualan bagian

penting suatu as

(7)

RASIO KEUANGAN

RASIO KEUANGAN

DIANGGAP PENTING

DIANGGAP PENTING

1. Hutang/ Modal Saham

1. Hutang/ Modal Saham 8,718,71 2. Rasio Lancar

2. Rasio Lancar 8,258,25 3. Aliran Kas/Proporsi Hutang Jangka

3. Aliran Kas/Proporsi Hutang Jangka

Panjang yang jatuh tempo tahun iniPanjang yang jatuh tempo tahun ini 8,088,08 4.

4. Fixed charged CoverageFixed charged Coverage 7,587,58 5.

5. Profit marginProfit margin bersih sesudah pajak bersih sesudah pajak 7,567,56 6. Bunga bersih yang diperoleh

6. Bunga bersih yang diperoleh 7,507,50 7.

7. Profit Margin Profit Margin bersih sebelum pajakbersih sebelum pajak 7,437,43 8.

8. Degree of Financial LeverageDegree of Financial Leverage 7,337,33 9. Perputaran Persediaan dalam hari

9. Perputaran Persediaan dalam hari 7,257,25 10. Perputaran Piutang Dagang (hari)

(8)

% RASIO KEUANGAN

% RASIO KEUANGAN

DIMASUKKAN DALAM

DIMASUKKAN DALAM

PERJANJIAN KREDIT

PERJANJIAN KREDIT

1.

1.

Hutang/ Modal Saham

Hutang/ Modal Saham

95,5%

95,5%

2. Rasio Lancar

2. Rasio Lancar

90,0

90,0

3. Rasio pembayaran dividen

3. Rasio pembayaran dividen

70,0

70,0

4. Aliran Kas/Proporsi Hutang Jangka

4. Aliran Kas/Proporsi Hutang Jangka

Panjang yang jatuh tempo tahun ini

Panjang yang jatuh tempo tahun ini

60,3

60,3

5.

5.

Fixed charged Coverage

Fixed charged Coverage

55,2

55,2

6.

6.

Times Interest Earned

Times Interest Earned

52,6

52,6

7.

(9)

REKOMENDASI ANALIS

REKOMENDASI ANALIS

KREDIT

KREDIT

Lancar. Risiko yang normal

Lancar. Risiko yang normal

Diperhatikan secara khusus. Ada bukti‑bukti

Diperhatikan secara khusus. Ada bukti‑bukti

kelemahan pada kondisi keuangan nasabah atau

kelemahan pada kondisi keuangan nasabah atau

skedul pembayaran yang tidak realistis

skedul pembayaran yang tidak realistis

Dibawah Standar. Tren keuangan yang semakin

Dibawah Standar. Tren keuangan yang semakin

jelek, atau perkembangan manajerial, ekonomi,

jelek, atau perkembangan manajerial, ekonomi,

dan politik yang membutuhkan penanganan yang

dan politik yang membutuhkan penanganan yang

cepat

cepat

Meragukan. Pembayaran penuh hutang

Meragukan. Pembayaran penuh hutang

dipertanyakan. Beberapa kerugian sangat

dipertanyakan. Beberapa kerugian sangat

mungkin terjadi. Bunga pinjaman tidak

mungkin terjadi. Bunga pinjaman tidak

diperoleh.

diperoleh.

(10)

MODEL KUANTITATIF

MODEL KUANTITATIF

Yi

Yi

= ‑3,90 + 6,41DEi ‑ 1,12 FCCi +

= ‑3,90 + 6,41DEi ‑ 1,12 FCCi +

0,664 SDi

0,664 SDi

dimana

dimana

 DEi = DEi = (Hutang jangka panjang + hutang (Hutang jangka panjang + hutang

lancar)/Total Aset

lancar)/Total Aset

 FCCi = FCCi = Dana dari operasi/ (Biaya bunga + Dana dari operasi/ (Biaya bunga +

komitmen biaya sewa + rata‑rata hutang yang akan

komitmen biaya sewa + rata‑rata hutang yang akan

lunas dalam jangka waktu tiga tahun)

lunas dalam jangka waktu tiga tahun)

 SDi = SDi = Jumlah tahun yang berurutan Jumlah tahun yang berurutan

perusahaan mengalami penurunan penjualan

perusahaan mengalami penurunan penjualan

(11)

BEBERAPA MASALAH DALAM

BEBERAPA MASALAH DALAM

PENGGUNAAN MODEL

PENGGUNAAN MODEL

KUANTITATIF

KUANTITATIF

 Data antarindustri biasanya relatif heterogen. Data antarindustri biasanya relatif heterogen.

Analis bisa membuat data ini menjadi lebih

Analis bisa membuat data ini menjadi lebih

homogen dengan membuat angka‑angka relatif.

homogen dengan membuat angka‑angka relatif.

 Kalau sampel dipilih dari Kalau sampel dipilih dari filefile perusahaan saat ini, perusahaan saat ini,

barangkali sampel tersebut tidak representatif

barangkali sampel tersebut tidak representatif

karena sampel tersebut hanya mewakili populasi

karena sampel tersebut hanya mewakili populasi

yang telah terseleksi oleh sistem yang ada saat ini

yang telah terseleksi oleh sistem yang ada saat ini

di perusahaan, bukan populasi secara

di perusahaan, bukan populasi secara

keseluruhan.

keseluruhan.

 Pemilihan variabel juga menjadi masalah karena Pemilihan variabel juga menjadi masalah karena

saat ini masih sedikit teori yang dikembangkan

saat ini masih sedikit teori yang dikembangkan

 Meskipun demikian teknik‑teknik kuantitatif Meskipun demikian teknik‑teknik kuantitatif

semakin berkembang, semakin banyak

semakin berkembang, semakin banyak

digunakan, terutama untuk analisis kredit

digunakan, terutama untuk analisis kredit

konsumen.

(12)

BEBERAPA ALASAN

BEBERAPA ALASAN

PEMILIHAN VARIABEL

PEMILIHAN VARIABEL

BEBAS UNTUK ANALISIS

BEBAS UNTUK ANALISIS

KEBANGKRUTAN

KEBANGKRUTAN

Pengalaman perusahaan pada masa lalu.

Pengalaman perusahaan pada masa lalu.

Penelitian‑penelitian terdahulu.

Penelitian‑penelitian terdahulu.

Metode pencarian model terbaik dengan

Metode pencarian model terbaik dengan

menggunakan teknik statistik, misal

menggunakan teknik statistik, misal

regresi atau diskriminan

(13)

ILUSTRASI: VARIABEL

ILUSTRASI: VARIABEL

PREDIKSI RISIKO KREDIT

PREDIKSI RISIKO KREDIT

KONSUMEN (UNIVARIATE)

KONSUMEN (UNIVARIATE)

Status Rumah

Status Rumah

Tabungan di Bank

Tabungan di Bank

Tujuan kredit

Tujuan kredit

Persyaratan kredit (jumlah

Persyaratan kredit (jumlah

(14)

ILUSTRASI: VARIABEL

ILUSTRASI: VARIABEL

PREDIKSI RISIKO KREDIT

PREDIKSI RISIKO KREDIT

KONSUMEN

KONSUMEN

(MULTIVARIATE)

(MULTIVARIATE)

Status Rumah (Sewa, beli)

Status Rumah (Sewa, beli)

Tabungan

Tabungan

Tujuan kredit

Tujuan kredit

Jumlah keluarga yang ditanggung

Jumlah keluarga yang ditanggung

Jumlah pembayaran bulanan

Jumlah pembayaran bulanan

Umur peminjam

Umur peminjam

Besarnya kredit

Besarnya kredit

Referensi

Dokumen terkait

Untuk itu dibangun sistem informasi pengolahan data keuangan sederhana yang nantinya dapat membantu usaha kecil mengelola keuangan dengan mudah dan menghasilkan..

Untuk suatu segmen yang operasi utamanya di bidang jasa keuangan, pendapatan dan beban bunga dapat dilaporkan sebagai suatu jumlah neto untuk tujuan pelaporan segmen hanya

Selain itu, Kieso et al (2007:3) juga menjelaskan bahwa pelaporan keuangan adalah informasi keuangan perusahaan yang membantu pengguna untuk mengambil keputusan atas

Menggambarkan penerimaan dana-dana yang tidak boleh dipakai untuk Menggambarkan penerimaan dana dana yang tidak boleh dipakai untuk apapun dan harus dipelihara oleh

Informasi dalam laporan posisi keuangan yang digunakan bersama pengungkapan dan informasi dalam laporan keuangan lainnya, dapat membantu para penyumbang, anggota

Meningkatnya leverage dapat membantu manajer untuk menggunakan Internet Financial Reporting (IFR) dalam membantu menyebarluaskan informasi-informasi positif perusahaan kepada

Meningkatnya leverage dapat membantu manajer untuk menggunakan Internet Financial Reporting (IFR) dalam membantu menyebarluaskan informasi-informasi positif perusahaan kepada

Namun terlebih dahulu harus dilakukan analisis Analisis peluang usaha adalah suatu analisis untuk mengetahui berbagal kemungkinan dari berbagai macam kesempatan usaha, mana yang bisa