• Tidak ada hasil yang ditemukan

39 Septiana Rahmawati G2C203098 A

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "39 Septiana Rahmawati G2C203098 A"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PENATALAKSANAAN DIET PENDERITA SIROSIS HATI DI RUANG

RAWAT INAP RSUD KOTA SEMARANG

(STUDI KASUS PENDERITA SIROSIS HATI)

Artikel Penelitian

disusun sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan studi

pada Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran

Universitas Diponegoro

disusun oleh :

SEPTIANA RAHMAWATI

G2C203098

PROGRAM STUDI ILMU GIZI (S1)

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS DIPONEGORO

SEMARANG

(2)

Penatalaksanaan Diet Penderita Sirosis Hati di Ruang Rawat Inap RSUD Kota Semarang (Studi Kasus Penderita Sirosis Hati)

Septiana Rahmawati 1 , Apoina Kartini 2 dan Hertanto Wahyu Subagio 3

ABSTRAK

Latar Belakang : Salah satu kegiatan yang dilakukan rumah sakit dalam pelayanannya adalah menyajikan dan menyediakan makanan bagi pasien rawat inap. Mutu makanan banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor mulai dari perencanaan menu sampai dengan penerimaan ke pasien. Sirosis hati adalah penyakit hati kronik berat dengan problema yang sangat komplek. Penurunan fungsi hati yang berlangsung cukup lama akan mempengaruhi status gizi. Bertitik tolak dari masalah tersebut maka perlu diketahui bagaimana penatalaksanaan diet penderita sirosis hati di ruang rawat inap RSUD Kota Semarang.

Tujuan : Mendiskripsikan penatalaksanaan penderita sirosis hati di ruang rawat inap RSUD Kota Semarang

Metoda : Desain penelitian adalah studi kasus di bidang gizi klinik dan pengambilan sampel penderita menggunakan metode Accidental Sampling (laki-laki atau perempuan, umur lebih dari 18 tahun, penderita mendapat diet makanan lunak atau biasa, terawat minimal 2 hari). Kepada penderita dilakukan wawancara untuk mengetahui riwayat makan dan daya terima makanan. Untuk asupan penderita, tingkat konsumsi energi dan zat gizi dan pengukuran status gizi dilakukan secara kuantitatif. Penatalaksanaan terapi diet rumah sakit yang terdiri dari 4 tahap yaitu pengkajian gizi, perencanaan gizi, pelaksanaan gizi dan evaluasi dilakukan secara kualitatif

Hasil : Sampel yang diperoleh adalah 4 orang. Pelayanan gizi penderita sirosis hati yang dirawat inap dalam pelaksanaannya belum memenuhi kebutuhan gizi penderita. Rata-rata pasien masih menyisakan makanan dan mengonsumsi makanan dari luar rumah sakit sehingga tingkat konsumsi energi dan lemak penderita rata-rata defisit namun rata-rata status gizi penderita selama dirawat normal. Hasil penilaian daya terima penderita terhadap cita rasa ( rasa, tektur, aroma, suhu), penampilan (warna, besar porsi) makanan yang disajikan rumah sakit rata-rata menyatakan cukup

Kesimpulan : Penatalaksanaan terapi diet yang terdiri dari 4 tahap yaitu pengkajian gizi, perencanaan gizi, pelaksanaan gizi hingga evaluasi masih belum diterapkan di RSUD Kota Semarang.

Kata Kunci : Diet Sirosis Hati

1 Mahasiswi Program Studi Ilmu Gizi S1, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

2 Staf Pengajar Fakultas Kesehatan Masyarakat Bagian Gizi, Fakultas Kesehatan Universitas Diponegoro 3

Referensi

Dokumen terkait

Kontrol tekanan darah merupakan dasar dalam penatalaksanaan terapi pada pasien dengan penyakit ginjal kronis dan sangat tepat diterapkan pada semua tahap penyakit ginjal

Terapi Gizi Medik adalah suatu proses pemberian makanan diet khusus kepada pasien yang bertujuan untuk penyembuhan pasien yang terdiri dari preskripsi diet dari dokter

5 Namun belum ada data tentang kesesuaian kandungan zat gizi dari tahap awal sampai tahap akhir pada pemberian terapi gizi medik, maka perlu dilakukan

Dari hasil intervensi, monitoring, dan evaluasi diet yang telah dilakukan hingga hari ketiga intervensi gizi, pasien belum dapat mengkonsumsi asupan sesuai target dengan

Kerangka kerja pengembangan ini memuat tahapan perencanaan hingga penerapan konsultasi publik elektronik yang terdiri atas empat tahap, yaitu 1 Tahap Inisiasi, yang terdiri atas

Tujuan Umum Mengetahui penatalaksanaan diet ditinjau dari kesesuaian komposisi zat gizi dengan standar diet yang digunakan pada pasien penyakit Jantung dengan Hipertensi di Rumah

Data Rencana Intervensi Gizi Data rencana intervensi gizi pasien penyakit jantung koroner dan hipertensi diperoleh dengan cara observasi perencanaan diet oleh ahli gizi rumah sakit

Proses asuhan gizi terstandar yang dilaksanakan di RSUD Kabupaten Jombang meliputi assesment atau pengkajian, diagnosis gizi, intervensi, monitoring dan evaluasi, serta pemberian