BAB III
METODE PENELITIAN
3.1 Bentuk Penelitian
Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Menurut Sugiyono (2014:55) penelitian asosiatif adalah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih, mencari peranan, dan pengaruh, hubungan yang bersifat sebab akibat, yaitu antara variabel bebas dan variabel terikat. Menurut Juliandi (2013:14) penelitian dalam permasalahan asosiatif merupakan penelitian yang berupaya mengkaji bagaimana suatu variabel memiliki keterkaitan dan berhubungan dengan variabel lain, atau apakah suatu variabel menjadi penyebab perubahan variabel lainnya. Adapun variabel yang dihubungkan dalam penelitian ini adalah variabel yang terdiri dari variabel Store Atmosphere (X),terhadap loyalitas pelanggan (Y).
3.2 Lokasi dan Waktu Penelitian
3.3 Populasi dan Sampel 3.3.1 Populasi
Menurut Sugiyono (2012:115) menyatakan bahwa populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen pada Black White Centro Tea and Coffee Bar. Oleh karena itu, jumlah populasi dalama penelitian ini merupakan populasi yang tidak dapat diketahui secara pasti jumlah sebenarnya.
3.3.2 Sampel
Menurut Sugiyono (2012:116) menyatakan bahwa sampel adalah bagian dari jumlah karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Responden yang dipilih dalam penelitian ini adalah laki-laki dan perempuan di berbagai kalangan usia dan latar belakang yang berbeda-beda. Karena konsumen yang makan dan minum di Black White Centro Tea and Coffee Bar jumlahnya tidak diketahui maka untuk menghitung sampelnya digunakan rumus Supramono (2003:62).
Keterangan : n = ukuran sampel
Z = nilai standard normal yang jumlahnya tergantung α
bila α = 0.05 maka Z = 1.67
bila α = 0.01 maka Z = 1.96
P = estimasi proporsi populasi q = 1-p
d = penyimpangan yang ditolerir (10 %)
Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan Purposive sampling, yaitu peneliti menggunakan pertimbangan sendiri dengan cara sengaja dalam memilih anggota populasi yang dianggap dapat memberikan informasi yang diperlukan oleh peneliti (Sugiyono 2009:97). Yang menjadi pertimbangan pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah pelanggan yang mengunjungi Black White Centro Tea and Coffee Bar minimal sebanyak 2 (dua) kali.
3.4 Hipotesis
Berdasarkan perumusan masalah yang telah dikemukakan pada bab sebelumnya, maka hipotesis dari penelitian ini adalah:
: Tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas pelanggan pada Black White Centro Tea and Coffee Bar.
3.5 Definisi Konsep
Dalam penelitian ini, penulis merumuskan variabel yang akan memberikan gambaran bagaimana caranya untuk mengukur variabel bebas dan variabel terikat, dibawah ini adalah variabel bebas dan variabel terikat yang digunakan pada penelitian ini, yaitu sebagai berikut:
1. Store Atmosphere
Store Atmosphere merupakan penciptaan suasana toko melalui visual,
penataan, cahaya, musik dan aroma yang dapat menciptakan lingkungan pembelian yang nyaman sehingga dapat mempengaruhi persepsi dan emosi konsumen untuk melakukan pembelian (Levy, 2001:576)
2. Loyalitas Pelanggan
Menurut Oliver (dalam Ratih Hurriyati (2010:129) loyalitas pelanggan adalah komitmen pelanggan bertahan secara mendalam untuk berlangganan kembali atau melakukan pembelian ulang produk/jasa terpilih secara konsisten dimasa yang akan datang meskipun pengaruh situasi dan usaha-usaha pemasaran memiliki potensi untuk menyebabkan perubahan perilaku.
3.6 Definisi Operasional
Tabel 3.1
Definisi Operasional Variabel Penelitian Variabel Definisi
Operasional
Dimensi Indikator Skala
Loyalitas
Sumber: data diolah penulis, 2016
3.7 Teknik Pengumpulan Data
1. Data Primer
Merupakan pengumpulan data yang diperoleh melalui penelitian dengan turun langsung ke lokasi penelitian untuk mencari fakta yang berkaitan dengan masalah yang diteliti yaitu dilakukan dengan menggunakan kuesioner (angket) dan observasi (pengamatan):
a. Kuesioner (angket), yaitu suatu pengumpulan data dengan memberikan daftar pertanyaan berdasarkan indikator-indikator dari variabel penelitian dimana responden dibatasi dalam menjawab dengan memberikan daftar jawaban dan responden hanya bisa menjawab dengan memilih pilihan jawaban yang telah disediakan. Kuesioner diberikan kepada responden yang merupakan pelanggan dari Black White Centro Tea and Coffee Bar.
b. Observasi (pengamatan), yaitu dilakukan untuk menambah informasi tentang store atmosphere dan loyalitas pelanggan di Black White Centro Tea and Coffee Bar yang didasari pada realita di lokasi
penelitian. 2. Data Sekunder
a. Studi kepustakaan, yaitu pengumpulan data yang diperoleh dari
buku-buku, kaya ilmiah serta pendapat para ahli yang berkompetensi serta mamiliki relevansi dengan masalah yang akan diteliti.
b. Studi Dokumentasi, yaitu teknik pengumpulan data dengan menggunakan catatan-catatan atau dokumen-dokumen yang ada di lokasi penelitian yaitu dokumen atau daftar pelanggan Black White Centro Tea and Coffee Bar.
3.8 Teknik Penentuan Skor
Untuk menghasilkan data kuantitatif yang akurat, maka peneliti membutuhkan teknik penentuan skor. Teknik penentuan skor yan digunakan dengan Skala Likert untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang variabel penelitian. Dalam penelitian ini akan digunakan lima tipe alternatif jawaban yaitu sebagai berikut:
1. Untuk pilihan jawaban Sangat Setuju (SS) diberi skor 5 2. Untuk pilihan jawaban Setuju (S) diberi skor 4
3. Untuk pilihan jawaban Kurang Setuju (KS) diberi skor 3 4. Untuk pilihan jawaban Tidak Setuju (TS) diberi skor 2
5. Untuk pilihan jawaban Sangat Tidak Setuju (STS) diberi skor 1
3.9 Teknik Analisis Data
Metode yang digunakan adalah metode analisis korelasi dan regresi dengan bantuan program SPSS
3.9.1 Uji Instrumen
Uji instrumen untuk dapat memenuhi ketetapan dan kebenaran melalui dua persyaratan, yaitu uji validitas dan uji reliabilitas.
1. Uji Validitas
Uji validitas digunakan untuk mengetahui seberapa tepat suatu alat ukur mampu melakukan fungsi. Alat ukur yang digunakan dalam pengujian validitas dengan kuesioner. Suatu kuesioner dinyatakan valid jika pada pertanyaan kuesioner mampu mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut. Tingkat validitas dapat diukur dengan cara membandingkan nilai dengan menggunakan program SPSS versi
16.0, dengan kriteria sebagai berikut:
a. valid.apabila > (pada taraf signifikansi 5%), maka dapat
dikatakan item kuesioner tersebut valid
b. apabila < (pada taraf signifikansi 5%), maka dapat
dikatakan item kuesioner tersebut tidak valid. 2. Uji Realibilitas
sama akan menghasilkan data yang sama, atau jika jawaban seseorang terhadap pertanyaan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Uji ini juga digunakan untuk mengetahui sejauh mana pengukuran pada subjek yang sama atau dengan kata lain untuk menunjukkan adanya kesesuaian antara sesuatu yang diukur dengan alat pengukuran yang dipakai. Sesuatu konstruktur atau variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai Alpha Cronbach ≥ 0.60 (Gozhali, 2005).
3.9.2 Uji Asumsi Klasik
Menurut Juliandi (2013:174) ada beberapa metode uji persyaratan analisis sebelum dilakukam uji regresi. Untuk melakukan analisis regresi linier berganda, maka salah satu syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu adalah terpenuhi asumsi klasik, yaitu berdistribusi normal, tidak adanya multikolinieritas, dan tidak adanya heteroskedastisitas. Pengujian asumsi klasik akan diolah dengan aplikasi statistik SPSS 16.0. Berikut ini uji analisis tersebut :
1. Uji Normalitas
3.9.3 Analisis Regresi Linear Sederhana
Menurut Sugiyono (2008:270) ”Regresi sederhana didasarkan pada
hubungan fungsional ataupun kausal satu variabel independen dengan satu
variabel dependen”. Dengan demikian penelitian ini dilakukan untuk mengetahui
pengaruh Store Atmosphere (X) terhadap Loyalitas Pelanggan (Y). Persamaan Regresi Linier Sederhana :
Y = a + bX
Y = Loyalitas Pelanggan
a = Harga Y bila X = 0 (harga konstan) X = Store Atmosphere
3.9.4 Pengujian Hipotesis 1. Uji Parsial (Uji T)
Uji t pada dasarnya menunjukkan seberapa jauh pengaruh suatu variabel independen sacara individual menerangkan variasi variabel dependen. Hipotesis yang digunakan :
Ho: bi < 0, maka variabel independen (store athmosphere) tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen (loyalitas pelanggan). Ha: bi > 0, maka variabel independen (store athmosphere) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengaruh dependen (loyalitas pelanggan).
diterima dan Ha ditolak, sedangkan apabila t tabel < t hitung maka Ho ditolak dan Ha diterima.
2. Koefisien Determinasi (
Nilai koefesien determinasi adalah di antara nilai nol dan satu. Nilai yang kecil berarti kemampuan variabel-variabel independen menjelaskan variasi variabel dependen sangat terbatas. Nilai yang mendekati satu berarti variabel-variabel independen memberikan hampir semua informasi yang di butuhkan untun variasi variabel dependen. Pada intinya, koefesien determinasi mengukur seberapa jauh variabel independen menerangkan variasi variabel dependen. Nilai koefesien determinasi adalah antara nol dan
4.1 Deskripsi Objek Penelitian
4.1.1 Sejarah Singkat Black White Centro Tea and Coffee Bar
Black White Centro Tea and Coffee Bar berada di dalam komplek perumahan
yang cukup terkenal di Medan, yaitu Komplek Tasbi Blok C No. 7 yang berada di Jalan Setia Budi. Black White Centro Tea and Coffee Bar berdiri pada tanggal 8 Maret 2013, Awal didirikan Black White Centro Tea and Coffee Bar ini hanya untuk kumpul-kumpul teman. Seiring perkembangan Black White Centro Tea and Coffee Bar ini sendiri dan mulai banyaknya tamu yang datang ke tempat ini, maka Bapak
Rudi Pribadi dan Ibu Sonya Novita selaku Owner dari Black White Centro Tea and Coffee Bar mulai serius untuk mengembangkan usaha sebagai lahan mata
pencaharian. Sistem yang digunakan oleh kedua Owner tersebut sistem bagi hasil, dimana Bapak Rudi Pribadi sebagai pemilik gedung atau tempat sedangkan Ibu Sonya Novita yang mengelola.
daya tarik tersendiri yaitu Pasta Carbonara serta Nasi Goreng Spesial dan minumannya Smoothies menjadi menu wajib yang selalu dipesan oleh tamu serta juga harga yang ditawarkan sangat disesuaikan dengan apa yang akan didapat tamu yang datang. Di Black White Centro Tea and Coffe Bar tidak mengenal kata pelanggan, mereka sering menyebut Tamu bagi orang yang mampir Black White Centro Tea and Coffe Bar.
Black White Centro Tea and Coffe Bar beroperasi setiap hari mulai jam 15.00
sampe dengan 02.00 dini hari dan tidak memiliki perbedaan jam operasi saat hari libur dan hari biasa. Black White Centro Tea and Coffe Bar menawarkan banyak jenis makanan baik luar negri maupun dalam negri serta dengan konsep Bar yang tersedia juga terdapat makanan minuman yang sesuai dengan konsep Bar seperti Pasta dan Bir. Black White Centro Tea and Coffee Bar memiliki 8 karyawan terdiri dari 1
Leader.1 Barista, 3 kitchen, 3 waitress. Mereka Bekerja sama dengan baik untuk
memberikan hasil yang baik serta melayani tamu dengan baik. Karyawan tersebut juga diberi fasilitas penginapan yang berada di lantai 3 dari gedung tersebut.
4.1.2 Visi dan Misi Black White Centro Tea and Coffee Bar Visi
Misi
1. Selalu menjaga kualitas dan pelayanan sehingga tamu merasa dihargai 2. Selalu menjaga harga yang terjangkau bagi segala tamu
3. Selalu menjaga suasana cafe yang memiliki ciri khas vintage
4.1.3 Struktur Organisasi Black White Centro Tea and Coffee Bar Gambar 4.1
Struktur Organisasi
Sumber: Black White Centro Tea and Coffee Bar
OWNER
Rudi Pribadi & Sonya Novita
LEADER
4.1.4 Deskripsi Tugas dan Tanggung Jawab
Adapun tugas dan tanggung jawab setiap bidang di Black White Centro Tea and Coffee Bar disesuaikan dengan jabatan distruktur organisasi sebagai berikut :
1. Owner
Tugas dan tanggung jawab dari owner adalah sebagai berikut:
a. Memberi arahan serta informasi yang berkaitan dengan pengembangan
usaha.
b. Mengambil keputusan penting untuk kemajuan Black White Centro Tea and Coffee Bar.
c. Mengatur operasional kegiatan usaha. 2. Leader
Tugas dan tanggung jawab dari leader adalah sebagai berikut: a. Mengontrol karyawan dilapangan.
b. Perpanjangan tangan owner ke karyawan. 3. Barista
Tugas dan tanggung jawab dari barista adalah sebagai berikut: a. Membersihkan area bar saat masuk.
b. Menyiapkan bahan-bahan pendukung operasional.
c. mengecek stok dan diinformasikan ke leader. 4. Kitchen
b. Mengecek proses pengadaan dan pengolahan makanan sesuai standar yang
telah ditetapkan. 5. Waitress
Tugas dan tanggung jawab dari Waitress adalah sebagai berikut: a. Menyambut tamu pada saat datang.
b. Mempersilahkan tamu duduk. c. Menawarkan menu kepada tamu.
d. Menyajikan makanan dan minuman yang sudah dipesan. e. Mengambil piring-piring kotor atau gelas-gelas kotor. f. Membuat bon tagihan kepada tamu.
g. Mengucapkan terima kasih kepada tamu dan silahkan datang kembali
kepada tamu.
4.2 Penyajian Data
4.2.1 Deskripsi Data Responden
Responden dalam penelitian ini adalah pelanggan dari Black White Centro Tea and Coffee Bar. Penulis mendeskripsikan karakteristik responden berdasarkan:
Usia, Jenis Kelamin, Frekuensi Berkunjung
4.2.1.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia
Tabel 4.1
Karakteristik Responden Berdasarkan Usia
Usia
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid < 20 Tahun 52. 54.7 54.7 62.1
21 - 25 Tahun 7 7.4 7.4 7.4
26 - 30 Tahun 21 22.1 22.1 84.2
31 - 35 Tahun 7 7.4 7.4 91.6
> 35 Tahun 10 10.2 8.4 100.0
Total 97 100.0 100.0
Sumber : Hasil Olahan Software Statistik, 2016
4.2.1.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Tabel 4.2
Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid Wanita 38 40.0 40.0 40.0
Pria 59 60.0 60.0 100.0
Total 97 100.0 100.0
Sumber : Hasil Olahan Software Statistik, 2016
4.2.1.3 Karakteristik Reponden Berdasarkan Kunjungan
Tabel 4.3
Karakteristik Reponden Berdasarkan Kunjungan Frekuensi
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid 1 11 11.6 11.6 11.6
2 23 24.2 24.2 35.8
3 15 15.8 15.8 51.6
4 18 18.9 18.9 70.5
5 6 6.3 6.3 76.8
6 8 8.4 8.4 85.3
7 12 12.6 12.6 97.9
8 2 2.1 2.1 100.0
Total 95 100.0 100.0
Sumber : Hasil Olahan Software Statistik, 2016
4.2.2 Store Atmosphere pada Black White Centro Tea and Coffee Bar (X)
Untuk mengukur store atmosphere pada Black White Centro Tea and Coffee Bar
memiliki 4 dimensi yang kemudian dikembangkan menjadi 19 pernyataan.Adapun 4 dimensi
tersebut antara lain; Exterior, General Interior, store Layout, Display. Kemudian dimensi
tersebut dikembangkan menjadi 19 pernyataan.Dari pernyataan-pernyataan tersebut diperoleh
jawaban seperti pada tabel-tabel berikut ini.
Tabel 4.4
Desain Papan Nama Black White Centro Tea And Coffee Bar Menarik Dan Penempatan Nama Sudah Tepat
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 19 19,6
Setuju 63 64,9
Kurang Setuju 14 14,4
Tidak setuju 1 1
Sangat Tidak Setuju 0 0
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Berdasarkan pernyataan Desain papan nama Black White Centro Tea and Coffee Bar menarik dan penempatan nama sudah tepat. Berdasarkan kuesioner
setuju. karena desain dari papan nama tersebut memiliki ciri khas dalam penulisan dan papan nama tersebut berukuran besar sehingga menjadi daya tarik.
Tabel 4.5
Tata Letak Papan Nama Black White Centro Tea And Coffee Bar Memudahkan Anda Untuk Melihat Dan Membaca Nama Caffetaria
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 19 19,6
Setuju 64 66,0
Kurang Setuju 12 12,4
Tidak Setuju 2 2,1
Sangat Tidak Setuju 0 0
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Berdasarkan pernyataan Tata letak papan nama Black White Centro Tea and Coffee Bar mayoritas setuju memudahkan anda untuk melihat dan membaca
Tabel 4.6
Penempatan Pintu Masuk Black White Centro Tea And Coffee Bar Memudahkan Anda Keluar Masuk
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 19 19,6
Setuju 65 67,0
Kurang Setuju 10 10,3
Tidak setuju 3 3,1
Sangat Tidak Setuju 0 0
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Berdasarkan pernyataan Penempatan pintu masuk Black White Centro Tea and Coffee Bar memudahkan anda keluar masuk. Berdasarkan kuesioner yang
Tabel 4.7
Penempatan Pintu Masuk Black White Centro Tea And Coffee Bar Menarik Dan Penempatan Pintu Masuk Sudah Tepat
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 19 19,6
Setuju 68 70,1
Kurang Setuju 10 10,3
Tidak setuju 0 0
Sangat Tidak Setuju 0 0
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Berdasarkan pernyataan Penempatan pintu masuk Black White Centro Tea and Coffee Bar menarik dan penempatan pintu masuk sudah tepat. Berdasarkan
Tabel 4.8
Lokasi Parkir Black White Centro Tea And Coffee Bar Luas Dan Terjamin Keamanannya
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 20 20,6
Setuju 74 76,3
Kurang Setuju 3 3,1
Tidak setuju 0 0
Sangat Tidak Setuju 0 0
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Berdasarkan pernyataan Lokasi parkir Black White Centro Tea and Coffee Bar luas dan terjamin keamanannya. Berdasarkan kuesioner yang diberikan
Tabel 4.9
Warna Dinding Cafe Black White Centro Tea And Coffee Bar Menarik Dan Membuat Konsumen Nyaman
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 21 21,6
Setuju 58 59,8
Kurang Setuju 13 13,4
Tidak setuju 1 1,0
Sangat Tidak Setuju 4 4,1
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Berdasarkan pernyataan Warna dinding cafe Black White Centro Tea and Coffee Bar menarik dan membuat konsumen nyaman. Berdasarkan kuesioner
Tabel 4.10
Warna Cat Dinding Black White Centro Tea And Coffee Bar Sesuai Dengan Tema Yang Bernuansa Vintage Dengan Cafe Lainnya
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 24 24,7
Setuju 55 56,7
Kurang Setuju 14 14,4
Tidak setuju 0 0
Sangat Tidak Setuju 4 4,1
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Tabel 4.11
Aroma Dari Pewangi Ruangan Membuat Anda Betah Di Black White Centro Tea And Coffee Bar Dan Tidak Mengganggu Selera Makan Anda
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 22 22,7
Setuju 57 58,8
Kurang Setuju 14 14,4
Tidak setuju 0 0
Sangat Tidak Setuju 4 4,1
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Berdasarkan pernyataan Aroma dari pewangi ruangan membuat anda betah di Black White Centro Tea and Coffee Bar dan tidak mengganggu selera makan
anda. Berdasarkan kuesioner yang diberikan kepada responden, responden menjawab mayoritas setuju. Karena, pada dinding Black White Centro Tea and Coffee Bar ditempel pewangi yang secara otomoatis akan menyemprotkan
Tabel 4.12
Ruangan Cafe Black White Centro Tea And Coffe Bar Selalu Terjaga Keharumannya
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 21 21,6
Setuju 56 57,7
Kurang Setuju 14 14,4
Tidak setuju 2 2,1
Sangat Tidak Setuju 4 4,1
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Berdasarkan pernyataan Ruangan cafe Black White Centro Tea and Coffee Bar selalu terjaga keharumannya. Berdasarkan kuesioner yang diberikan kepada
Tabel 4.13
Suhu Udara Yang Ada Di Cafe Black White Centro Tea And Coffe Bar Sudah Sesuai Sehingga Memberikan Suasana Nyaman Sewaktu
Menikmatin Hidangan
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 23 23,7
Setuju 59 60,8
Kurang Setuju 9 9.3
Tidak setuju 6 6.2
Sangat Tidak Setuju 0 0
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Berdasarkan pernyataan Suhu udara yang ada di cafe Black White Centro Tea and Coffee Bar sudah sesuai sehingga memberikan suasana nyaman sewaktu
menikmatin hidangan. Berdasarkan kuesioner yang diberikan kepada responden, responden menjawab mayoritas setuju. Karena, pada ruangan cafe Black White Centro Tea and Coffee Bar terdapat alat pendingin (AC) yang sesuai dengan
Tabel 4.14
Alunan Music yang Diputar Oleh Pihak Cafe Black White Centro Tea and Coffee Bar Sangat Nyaman di Telinga Konsumen
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 23 23,7
Setuju 52 53,6
Kurang Setuju 16 16,5
Tidak setuju 6 6,2
Sangat Tidak Setuju 0 0
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Berdasarkan pernyataan Alunan musik yang diputar oleh pihak cafe Black White Centro Tea and Coffee Bar sangat nyaman di telinga konsumen.
Tabel 4.15
Tidak Ada Suara Lain Di Dalam Ruangan Yang Mengganggu Kenyamanan Anda Dalam Menyantap Hidangan
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 24 24,7
Setuju 51 52,6
Kurang Setuju 17 17,5
Tidak setuju 5 5,2
Sangat Tidak Setuju 0 0
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Tabel 4.16
Arus Lalu Lintas Tidak Menganggu Kenyamanan Para Konsumen Disaat Menikmatin Hidangan
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 21 21,6
Setuju 56 57,7
Kurang Setuju 15 15,5
Tidak setuju 1 1,0
Sangat Tidak Setuju 4 4,1
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Tabel 4.17
Jarak Antara Black White Centro Tea And Coffe Bar Dengan Lalu Lintas Sangat Strategis
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 20 20,6
Setuju 55 56,7
Kurang Setuju 17 17,5
Tidak setuju 1 1
Sangat Tidak Setuju 4 4,1
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Tabel 4.18
Jarak Antar Meja Dan Kursi Ditata Dengan Rapi Sehingga Konsumen Dapat Beraktifitas
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 23 23,7
Setuju 57 58,8
Kurang Setuju 11 11,3
Tidak setuju 6 6,2
Sangat Tidak Setuju 0 0
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Tabel 4.19
Jarak Toilet Dengan Meja Konsumen Sudah Sesuai Sehingga Tidak Mengganggu Selera Konsumen
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 23 23,7
Setuju 51 52,6
Kurang Setuju 17 17,5
Tidak setuju 0 6,2
Sangat Tidak Setuju 0 0
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Tabel 4.20
Dekorasi Black White Centro Tea And Coffee Bar Sesuai Dengan Tema Yang Sudah Ditentukan Oleh Pihak Cafe
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 23 23,7
Setuju 50 51,5
Kurang Setuju 16 16,5
Tidak setuju 8 8,2
Sangat Tidak Setuju 0 0
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Tabel 4.21
Dekorasi Black White Centro Tea And Coffee Bar Konsisten Dari Mulai Berdiri Sampai Sekarang
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 23 23,7
Setuju 51 52,6
Kurang Setuju 17 17,5
Tidak setuju 6 6,2
Sangat Tidak Setuju 0 0
Total 97 100
Sumber: dioleh oleh peneliti, 2016
Berdasarkan pernyataan Dekorasi Black White Centro Tea and Coffee Bar konsisten dari mulai berdiri sampai sekarang. Berdasarkan kuesioner yang diberikan kepada responden, responden menjawab setuju. Dekorasi dari pertama kali Black White Centro Tea And Coffee Bar tidak mengalami perubahan hanya saja fasilitas pendukung yang selalu ditingkatkan.
Tabel 4.22
Dekorasi Black White Centro Tea And Coffee Bar sesuai dengan ruangan sehingga konsumen merasa nyaman berada di dalam Cafe
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 23 23,7
Setuju 51 52,6
Kurang Setuju 17 18,6
Tidak setuju 6 5,2
Sangat Tidak Setuju 0 0
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Berdasarkan pernyataan Dekorasi Black White Centro Tea and Coffe Bar sesuai dengan ruangan sehingga konsumen merasa nyaman berada di dalam cafe. Berdasarkan kuesioner yang diberikan kepada responden, responden menjawab mayoritas setuju.
4.2.3 Loyalitas Pelanggan pada Black White Centro Tea and Coffe Bar (Y)
Untuk mengukur loyalitas pelanggan pada Black White Centro Tea and Coffee Bar
memiliki 4 dimensi yang kemudian dikembangkan menjadi 12 pernyataan. Adapun 4 dimensi
tersebut antara lain; Melakukan pembelian ulang, Membeli di luar lini produk/jasa,
dimensi tersebut dikembangkan menjadi 12 pernyataan. Dari pernyataan-pernyataan tersebut
diperoleh jawaban seperti pada tabel-tabel berikut ini.
Tabel 4.23
Anda Selalu Membeli Di Black White Centro Tea And Coffee Bar Secara Terus-Menerus
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 32 33,0
Setuju 47 48,5
Kurang Setuju 15 15,5
Tidak setuju 0 0
Sangat Tidak Setuju 3 3,0
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Berdasarkan pernyataan selalu membeli di Black White Centro Tea and Coffe Bar secara terus-menerus. Berdasarkan kuesioner yang diberikan kepada
Tabel 4.24
Ketika Berkunjung Saya Selalu Ingin Membeli Lebih Dari Satu Produk
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 23 23,7
Setuju 47 48,5
Kurang Setuju 21 21,6
Tidak setuju 3 3,1
Sangat Tidak Setuju 3 3,1
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Tabel 4.25
Saya Suka Menghabiskan Akhir Pekan Saya Di Black White Centro Tea And Cofee Bar Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 10 10,3
Setuju 59 60,8
Kurang Setuju 16 16,5
Tidak setuju 0 0
Sangat Tidak Setuju 12 12,4
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh penulis, 2016
Berdasarkan pernyataan menghabiskan akhir pekan di Black White Centro Tea and Coffe Bar, sebagai sarana berkumpul dan bertemu sapa dengan teman
Tabel 4.26
Saya Menggunakan Fasilitas Permainan Yang Disediakan Di Black White Centro Tea and Coffee Bar
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 31 32,0
Setuju 47 48,5
Kurang Setuju 16 16,5
Tidak setuju 0 0
Sangat Tidak Setuju 3 3,0
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Berdasarkan pernyataan menggunkan fasilitas permainan yang disediakan di Black White Centro Tea and Coffe Bar kepada responden, responden menjawab
Tabel 4.27
Saya Selalu Menggunakan Fasilitas Wifi Di Black White Centro Tea And Coffee Bar Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 29 29,9
Setuju 47 48,5
Kurang Setuju 17 17,5
Tidak setuju 1 1,0
Sangat Tidak Setuju 3 3,1
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Berdasarkan pernyataan selalu menggunakan fasilitas Wifi di Black White Centro Tea and Coffee Bar kepada konsumen. Berdasarkan kuesioner yang
Tabel 4.28
Saya Menikmati Semua Fasilitas Yang Terdapat Di Black White Centro Tea And Coffee Bar Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 23 23,7
Setuju 52 53,6
Kurang Setuju 16 16,5
Tidak setuju 6 6,2
Sangat Tidak Setuju 0 0
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Tabel 4.29
Anda Akan Merekomendasikan Black White and Coffee Bar Kepada Keluarga Atau Teman Anda
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 24 24,7
Setuju 51 52,6
Kurang Setuju 17 17,5
Tidak setuju 5 5,2
Sangat Tidak Setuju 0 0
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Berdasarkan pernyataan selalu merekomendasikan Black White Centro Tea and Coffe Bar kepada keluarga atau teman anda. Berdasarkan kuesioner yang diberikan
Tabel 4.30
Saya Menyarankan Teman Saya Untuk Menghabiskan Akhir Pekan Di Black White Centro Tea and Coffee Bar
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 21 21,6
Setuju 56 57,7
Kurang Setuju 15 15,6
Tidak setuju 1 1,0
Sangat Tidak Setuju 4 4,1
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Berdasarkan pernyataan menghabiskan akhir pekan di Black White Centro Tea and Coffe Bar, sebagai sarana berkumpul untuk mengisi waktu liburan, saya
Tabel 4.31
Saya Menyarankan Teman Saya Untuk Melakukan Pekerjaan Tambahan (Rapat, Pertemuan, dan atau Tugas Akhir)
Diluar Jam Kerja Normal di Black White Centro Tea and Coffee Bar
Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 20 20,6
Setuju 55 56,7
Kurang Setuju 17 17,6
Tidak setuju 1 1,0
Sangat Tidak Setuju 4 4,1
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Tabel 4.32
Anda Akan Merekomendasikan Black white Centro Tea and Cofee Bar Kepada Konsumen Lain Dikarenakan Black White Centro Tea and
Coffee Bar Lebih Nyaman dari Cafe Lain Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 23 23,7
Setuju 57 58,8
Kurang Setuju 11 11,3
Tidak setuju 6 6,2
Sangat Tidak Setuju 0 0
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Berdasarkan pernyataan merekomendasikan Black White Centro Tea and Coffee Bar kepada konsumen lain. Berdasarkan kuesioner yang diberikan kepada responden,
Tabel 4.33
Anda Pernah Menyampaikan Kepada Teman Anda Bahwa Citarasa Produk Di Black White Centro Tea and Coffee Bar lebih nikmat dari Cafe Lain Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 23 23,7
Setuju 51 52,6
Kurang Setuju 17 17,5
Tidak setuju 6 6,2
Sangat Tidak Setuju 0 0
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
Tabel 4.34
Anda Menyampaikan Kepada Orang Lain Bahwa Black White Centro Tea and Coffee Bar Adalah Cafe Terbaik Untuk Menghabiskan Akhir Pekan Pilihan Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 23 23,7
Setuju 52 53,6
Kurang Setuju 16 16,5
Tidak setuju 6 6,2
Sangat Tidak Setuju 0 0
Total 97 100
Sumber: Diolah oleh peneliti, 2016
4.3 Uji Validitas dan Reliabilitas
Hasil penelitian memilki tingkat kesahian atau validitas yang tinggi, maka setiap variabel yang digunakan harus diuji kecermatannya. Metode yang digunakan adalah dengan membandingkan antara nilai korelasi (r hitung) dengan r tabel. Berikut ini merupakan kriteria pengambilan keputusan validitas dan reliabilitas.
a. Untuk validitas tiap pertanyaan dalam kuesioner
Jika r hitung > dari r tabel, maka pertanyaan dikatakan valid Jika r hitung < dari r tabel, maka pertanyaan dikatan tidak valid b. Untuk reliabilitas tiap pertanyaan dalam kuesioner
Jika r Alpha Cronbach > 0.60, maka dikatakan reliabel Jika r Alpha Cronbach < 0.60, maka dikatakan tidak reliable. 4.3.1 Uji Validitas dan Reliabilitas Variabel Store Atmosphere (X)
Tabel 4.35
Hasil Uji Validitas Store Atmosphere (X) Corrected Item Total Corelation
r tabel Validitas ( r Hitung)
Butir 1 0.774 0.361 Valid
Butir 2 0.736 0.361 Valid
Butir 3 0.727 0.361 Valid
Butir 5 0.647 0.361 Valid
Butir 6 0.726 0.361 Valid
Butir 7 0.697 0.361 Valid
Butir 8 0.719 0.361 Valid
Butir 9 0.743 0.361 Valid
Butir 10 0.715 0.361 Valid
Butir 11 0.717 0.361 Valid
Butir 12 0.697 0.361 Valid
Butir 13 0.773 0.361 Valid
Butir 14 0.770 0.361 Valid
Butir 15 0.734 0.361 Valid
Butir 16 0.730 0.361 Valid
Butir 17 0.693 0.361 Valid
Butir 18 0.730 0.361 Valid
Butir 19 0.604 0.361 Valid
Kolom corrected item- total correlation menunjukan korelasi antara skor item dengan skor total item yang dapat digunakan untuk menguji validitas instrument. Uji kuesioner terhadap 97 responden penelitian. Pada signifikan 5% dengan derajat bebas df = n - k, df = 97 – 2, r tabel sebesar 0,361. Pada hasil dapat dilihat bahwa corrected item- total correlation (r hitung) lebih besar daripada r tabel, sehingga seluruh pertanyaan Store Atmosphere dinyatakan valid.
Pada pengujian reliabilitas pada tabel 4.36, maka berdasarkan kriteria pengambilan keputusan melalui perbandingan r alpha cronbach dengan 0.60.
Tabel 4.36
Hasil Reliabilitas Variabel Store Atmosphere (X) Reliability Statistics
Cronbach's
Alpha N of Items
.946 19
Sumber : Hasil Olahan Data Software Statistik, 2016
Nilai koefisien reliabilitas (Cronbach’s Alpha) diatas adalah sebesar 0.946.
4.3.2 Uji Validitas dan Reliabilitas Variabel Loyalitas Pelanggan (Y) Tabel 4.37
Hasil Uji Validitas Loyalitas Pelanggan (Y)
Corrected Item Total Corelation
kuesioner terhadap 97 responden penelitian. Pada signifikan 5% dengan derajat bebas df = n - k, df = 97 – 2, r tabel sebesar 0,361. Pada hasil dapat dilihat bahwa corrected item- total correlation (r hitung) lebih besar daripada r tabel, sehingga seluruh pertanyaan Loyalitas Pelanggan dinyatakan valid.
Pada pengujian reliabilitas pada tabel 4.38, maka berdasarkan kriteria pengambilan keputusan melalui perbandingan r alpha cronbach dengan 0.60.
Tabel 4.38
Hasil Reliabilitas Variabel Loyalitas Pelanggan (Y) Reliability Statistics
Cronbach's
Alpha N of Items
.854 12
Sumber : Hasil Olahan Data Software Statistik, 2016
Nilai koefisien reliabilitas (Cronbach’s Alpha) diatas adalah sebesar 0.854.
Dengan demikian maka nilai koefisien reliablitas sebesar 0.854 > 0.60 sehingga kesimpulannya adalah instrument Loyalitas Pelanggan merupakan instrument yang reliabel.
4.4 Uji Asumsi Klasik 4.4.1 Uji Normalitas
menguji apakah distribusi normal atau tidak, salah satunya dengan menggunakan analisis Probalitiy Plot. Berikut ini merupakan hasil uji normalitas
Gambar 4.2 Hasil Uji Normalitas
Sumber : Hasil Olahan Data Software Statistik, 2016
Dengan melihat tampilan gambar Probabilitas Plots dapat disimpulkan bahwa grafik histogram memberikan pola distribusi yang mendekati normal, dimana sebaran data berada disekitar garis diagonal.
4.5 Uji Analisis Regresi Linear Sederhana Tabel 4.39
Hasil Analisis Regresi Linear Sederhana Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized
Coefficients
t Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) 12.483 3.205 3.895 .000
Store_Atmosphere .484 .044 .747 10.937 .000
a. Dependent Variable: Loyalitas_Pelanggan
Sumber : Hasil Olahan Data Software Statistik, 2016
Persamaan structural dari hasil regresi diatas adalah sebagai berikut :
Y = 12.483+0.747 X + E
4.6 Uji Hipotesis 4.6.1 Uji T
Tabel 4.40 Hasil Uji T
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized
Coefficients
t Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) 12.483 3.205 3.895 .000
Store_Atmosphere .484 .044 .747 10.937 .000
a. Dependent Variable: Loyalitas_Pelanggan
Sumber : Hasil Olahan Data Software Statistik, 2016
Untuk menguji apakah hipotesis dalam penelitian ini diterima atau tidak maka diperlukan dilaksanakan pengujian hipotesis atau uji “t”. hasil uji t sebagai berikut:
Nilai ttabel diperoleh dengan cara:
Derajat bebas = n – k
= 97 – 2
= 95
sebesar 0.000 lebih kecil dari alpha 0.05. dari hasil tersebut maka diperoleh kesimpulan bahwa Store Atmosphere memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan dan diperoleh kesimpulan hipotesis alternatif diterima. 4.6.2 Uji Koefisien Determinasi
Tabel 4.41
Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summaryb
Model R R Square
Adjusted R
Square
Std. Error of the
Estimate
1 .747a .557 .553 4.370
a. Predictors: (Constant), Store_Atmosphere
b. Dependent Variable: Loyalitas_Pelanggan
Sumber : Hasil Olahan Data Software Statistik, 2016
Data pada tabel 4.41 di atas menunjukkan nilai R-Square sebesar 0,747. Hal ini berarti bahwa 74.7% nilai loyalitas pelanggan ditentukan oleh peran dari nilai Store Atmosphere. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kontribusi nilai Store
Atmosphere dalam mempengaruhi nilai loyalitas pelanggan adalah sebesar 74.7%
4.7 Pembahasan
4.7.1 Store Atmosphere
Menurut Utami (2010:98) “Suasana Toko (Store Atmosphere) merupakan
kombinasi dari karakteristik fisik toko seperti arsitektur, tata letak, pencahayaan, pemajangan, warna, temperatur, musik, aroma secara menyeluruh akan menciptakann
citra dalam bentuk konsumen”. Menurut Gilbert dalam Foster (2008:61)
mendefinisikan store atmosphere merupakan kombinasi dari pesan secara fisik yang telah direncanakan, store atmosphere dapat digambarkan sebagai perubahan terhadap perencanaan lingkungan pembelian yang menghasilkan efek emosional khusus yang dapat menyebabkan konsumen melakukan tindakan pembelian. Dari pengertian di atas, penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa store atmosphere adalah suatu karakteristik fisik dan sangat penting bagi setiap bisnis cafetaria, hal ini berperan sebagai penciptaan suasana yang nyaman untuk konsumen dan membuat konsumen ingin berlama-lama berada di dalam toko dan secara tidak langsung merangsang konsumen untuk selalu berkunjung.
4.7.2 Loyalitas Pelanggan
Menurut Lovelock (2007:338), loyalitas pelanggan yaitu kesediaan pelanggan untuk terus berlangganan pada sebuah perusahaan dalam jangka panjang, dengan membeli dan menggunakan barang dan jasanya secara berulang-ulang dan lebih baik lagi secara eksklusif,dan dengan sukarela merekomendasinya kepada pihak lain. Kesetiaan konsumen tidak terbentuk dalam waktu singkat tetapi melalui proses belajar dan berdasarkan hasil pengalaman dari konsumen itu sendiri dari pembelian konsisten sepanjang waktu. Bila yang didapat sudah sesuai dengan harapan,maka proses pembelian ini terus berulang. Hal ini dapat dikatakan bahwa telah timbul kesetiaan konsumen. Bila dari pengalamannya, konsumen tidak mendapatkan merek yang memuaskan maka ia tidak akan berhenti untuk mencoba merek-merek lain sampai ia mendapatkan produk atau jasa yang memenuhi kriteria yang mereka tetapkan.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh informasi bahwa responden atau pelanggan dalam penelitian ini termasuk pelanggan yang setia atau loyal terbukti dengan hasil kuesioner, dimana mayoritas responden telah berkunjung lebih dari 2 (dua) kali. Selain itu berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa reponden diperoleh informasi bahwa bahwa pelanggan sangat nyaman berkunjung dan membeli produk makanan dan minuman di Black White Centro Tea and Coffe Bar.
4.7.3 Pengaruh Store Atmosphere Terhadap Loyalitas Pelanggan
Menurut Lovelock (2007:338), loyalitas pelanggan yaitu kesediaan pelanggan untuk terus berlangganan pada sebuah perusahaan dalam jangka panjang, dengan membeli dan menggunakan barang dan jasanya secara berulang-ulang dan lebih baik lagi secara eksklusif, dan dengan sukarela merekomendasinya kepada pihak lain. Kesetiaan konsumen tidak terbentuk dalam waktu singkat tetapi melalui proses belajar dan berdasarkan hasil pengalaman dari konsumen itu sendiri dari pembelian konsisten sepanjang waktu. Bila yang didapat sudah sesuai dengan harapan,maka proses pembelian ini terus berulang. Hal ini dapat dikatakan bahwa telah timbul kesetiaan konsumen. Bila dari pengalamannya, konsumen tidak mendapatkan merek yang memuaskan maka ia tidak akan berhenti untuk mencoba merek-merek lain sampai ia mendapatkan produk atau jasa yang memenuhi kriteria yang mereka tetapkan.
Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi dalam penelitian ini diperoleh hasil bahwa nilai R-Square sebesar 0,747. Hal ini berarti bahwa 74.7% nilai loyalitas pelanggan ditentukan oleh peran dari nilai Store Atmosphere. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kontribusi nilai Store Atmosphere dalam mempengaruhi nilai loyalitas pelanggan adalah sebesar 74.7% sementara 25.3% adalah kontribusi variabel lain yang tidak termasuk di dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian lain yang telah dilaksanakan sebelum penelitian ini. Salah satunya
penelitian dari Rony Karter Togu Samosir, dengan judul penelitian : “Pengaruh Store
penelitian menunjukan bahwa store atmosphere mempunyai hubungan yang kuat terhadap loyalitas pelanggan pada Restoran Solaria, Bandung. Hasil uji regresi store Atmosphere terhadap loyalitas pelanggan memperoleh hasil y= 0,947 + 0,191X dengan GH 0,05. Hal ini terlihat dari hasil adjusted R square adalah sebesar 0,439
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis dalam penelitian ini, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut:
1. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan oleh dipenulis diperoleh informasi bahwa Store Atmosphere berada pada level baik terbukti dengan respon yang baik yang diberikan oleh responden atau konsumen terhadap Store Atmosphere. Selain itu berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilaksanakan oleh penulis diperoleh informasi bahwa pemilik menentukan Store Atmosphere yang dapat memberikan kenyamanan kepada setiap konsumen atau pelanggan dalam melaksanakan setiap aktivitasnya. 2. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh informasi bahwa responden atau
pelanggan dalam penelitian ini termasuk pelanggan yang setia atau loyal terbukti dengan hasil kuesioner, dimana mayoritas responden telah berkunjung lebih dari 2 (dua) kali. Selain itu berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa reponden diperoleh informasi bahwa bahwa pelanggan sangat nyaman berkunjung dan membeli produk makanan dan minuman di Black White Centro Tea and Coffee Bar.
masalah dalam penelitian ini yang berjudul “Pengaruh Store Atmosphere
Terhadap Loyalitas Pelanggan” (Studi Kasus pada Black White Centro Tea and Coffee Bar Jalan Setia Budi Square Blok C No. 7 Komp. Tasbi 1). “Apakah terdapat pengaruh Store Atmosphere terhadap loyalitas pelanggan Black White Centro Tea and Coffee Bar Jalan Setia Budi Square Blok C No. 7 Komp. Tasbi 1?”.
5.2 Saran
Berdasarkan kesimpulan tersebut maka penulis merumuskan saran sebagai berikut:
1. Agar Black White Centro Tea and Coffee Bar tetap menjaga kondisi terbaiknya seperti Store Atmosphere yang selalu berinovasi serta pelayanan dan menu yang selalu mengikuti trend terutama menarik perhatian para kaum remaja.
2. Untuk meningkatkan jumlah pelanggan yang datang berkunjung dan membeli produk makanan dan minuman di Black White Centro Tea and Coffee Bar, maka pemilik dan manajemen harus terus menciptakan inovasi dari produk makanan dan minuman dan Store Atmosphere.
3. Pihak Black White Centro Tea and Coffee Bar berani membuat hal-hal yang