• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perlindungan Hukum Terhadap Efek Syari’ah Dalam Hukum Pasar Modal Di Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perlindungan Hukum Terhadap Efek Syari’ah Dalam Hukum Pasar Modal Di Indonesia"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

96

DAFTAR PUSTAKA

A. BUKU

Alwi, Iskandar Z. Pasar Modal Teori dan Aplikasi, Jakarta: Yayasan Pancur Siwah, 2003

Balfas, Hamud M , Hukum Pasar Modal di Indonesia ( jakarta: tatanusa,2006)

Haroen, Nasrun. Perdagangan Saham di Bursa Efek, Tinjauan Hukum Islam, Jakarta: Yayasan Kalimah, 2000

Hartono, Suryati. Penelitian Hukum di Indonesia pada akhir abad ke-20, Bandung :Alumni, 1994

Ibrahim, Jhonny. Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif, Bandung: Citra Aditya Bakti, 2007.

Iskandar, Irfan. Pengantar Hukum Pasar Modal Bidang Kustodian, Jakarta : Djambatan, 2001.

Koetin E.A, Analisis Pasar Modal, Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 1992

Nurul Huda dan Mohamad Heykal Investasi pada Pasar Modal Syariah, Jakarta : Kencana, 2008

Nasarudin, M.Irsan.Aspek Hukum Pasar Modal Indonesia, Jakarta : Kencana, 2008

Suharto, Endang D.Toto. Managemen Keuangan Syari’ah. Cirebon: Buku ajar IAIN Syekh Nurjati, 2013.

Suad, Husnan dan Enny Pudjiastuti. Dasar-Dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas. Yogyakarta : UPP-AMP YKPN, 1993.

Sutedi, Adrian. Segi-Segi Hukum Pasar Modal, Jakarta: Ghalia Indonesia,2009.

Soemitra, Andri. Bank Dan Lembaga Keuangan Syari’ah, Jakarta: Kencana 2015.

Soekanto, Soejono. Penelitian Hukum, Jakarta : UI Press. 1986.

Syahputra, Iman. Pengantar Hukum Pasar Modal, Jakarta: Harvarindo, 2012

(2)

97

Tunggal, Iman syahputra.Aspek Hukum Pasar Modal di Indonesia, Jakarta:Harvindo 2000.

Yuliati, Sri Handani . dkk. Manajemen Portofolio dan Analisis Investasi, Yogyakarta : Andi Offset, 1996

Paulus Effendie Lotulung,Beberapa Sistem Tentang Kontrol Segi Hukum Terhadap Pemerintah,Edisi ke-2, PT. Citra Aditya, Bandung, 1993, h. 25.

Satjipto Raharjo,Ilmu Hukum,(PT. Citra Aditya Bakti, Bandung, 2000 )hlm.55

B. Jurnal.

Mul irawan. Penguatan Kerangka Hukum Terkait Penyelesaian Sengketa Pasar Modal Syari’ah Pada Pengadilan Agama.Jurnal Hukum dan Peradilan, Volume 5, Nomor 3, November 2016 hal,359

Evawati: Kajian Yuridis Reksadana Dalam Hukum Islam Dan Hukum Nasional, Skripsi, Fakultas Huku m Universitas Mataram ,

M.Endang Junaedi “Pasar Modal dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah di Bidang Pasar Modal,jurnal, hal 7-8

Muhammad Khamil Zubair” Obligasi Dan Sukuk Perspektif Keuangan Islam”( Suatu Kajian Perbandingan Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, vol 46( no 1) hal 277

Ali amin Isfandiar, Akad muammalah di pasar modal syari’ah, Jurnal Hukum Islam (JHI) Volume 7, Nomor 1, Juni 2009 (89-105) hal 96

C. Peraturan Perundang-Undangan

Undang-Undang no 5 tahun 1980 tentang Pasar Modal

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan no 61 Tahun 2016 tentang Penerapan Prinsip

Syari’ah di Pasar Modal Pada Manager Investasi.

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan no 15 Tahun 2015 tentang Penerapan Prinsip

Syari’ah di Pasar Modal,

Referensi

Dokumen terkait

Perlindungan Hukum Terhadap Anak Yang Berkonflik Dengan Hukum Dalam Proses Persidangan di Pengadilan Negeri: Studi Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak di

“Tidak Berlakunya Nafkah Istri Akibat Nusyuz Dalam Kompilasi Hukum Islam Tinjauan Maqas{hid Syari>’ah ( Studi Kasus Di Desa Belikanget Kecamatan

forum penyelesaian sengketa alternatif (A lternative Dispute Resolution atau ADR ) berdasarkan hukum syariah yang juga terkait dengan pengadilan dalam lingkungan.. peradilan

TERHADAP ANGGOTA KLIRING ATAS KEGAGALAN DALAM PENYELESAIAN TRANSAKSI EFEK DALAM PASAR MODAL INDONESIA, yang ditulis sebagai salah satu syarat akademis untuk memperoeh gelar

Kliring Atas Kegagalan Dalam Penyelesaian Transaksi Efek Di Pasar Modal. Indonesia” yang diangkat menjadi judul skripsi ini adalah merupakan

upaya penyelesaian sengketa pasar modal syariah dilakukan melalui dukungan terhadap pengadilan agama sebagai satu-satunya lembaga peradilan yang memiliki kewenangan

Pasar modal merupakan pasar dalam pengertian abstrak yang mempertemukan calon pemodal (investor) dengan emiten (perusahaan yang menerbitkan surat berharga di pasar modal)

bertentangan dengan Prinsip-prinsip syariah. b) Emiten dan Perusahaan Publik yang tidak menyatakan dalam anggaran. dasarnya bahwa kegiatan usaha Emiten dan Perusahaan