• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teknik Permainan Sarune Pakpak Oleh Bapak Kerta Sitakar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Teknik Permainan Sarune Pakpak Oleh Bapak Kerta Sitakar"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

v

ABSTRAKSI

Sarune Pakpak merupakan suatu instrumen musik tradisional yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia pada umunnya dan masyarakat Pakpak pada khususnya. Alat musik tersebut dapat dijumpai didaerah kabupaten Pakpak Bharat. Instrumen ini merupakan sebuah alat musik yang tergolong langka. Hal ini diakibatkan minimnya publikasi dan kesadaran masyarakat akan pentingnya mempertahankan alat musik tradisi ini.

Tidak menutup kemungkinan akan terjadi kepunahan jika alat musik tetap dibiarkan tanpa ada peningkatan kesadaran dan publikasi. Sekilas tentang alat musik ini, bahwa sarune merupakan alat musik yang sulit untuk dimainkan karena untuk memainkannya kita harus mengetahui teknik dasarnya. Hal lain yang membuat alat musik ini sulit untuk dimankan adalah karena para pendahulu (nenek moyang) masyarakat dulu hanya memilih orang tertentu unutk dapat diajari memainkannya itupun dengan cara otodidak (lisan). Bagi orang yang tahu bahasa Pakpak mungkin akan terbantu dalam mempelajarinya namun bagaimana jika ada orang diluar masyarakat Pakpak yang ingin mempelajari sarune ini?.

Fenomena inilah yang menjadi pendorong penulis untuk melakukan penelitian tentang teknik dasar memainkan sarune Pakpak dan menuliskannya kedalam bentuk karya ilmiah dengan harapan karya ilmiah ini dapat membantu maryarakat Pakpak maupun diluar Pakpak untuk dapat mempelajari alat musik ini.

Untuk itulah penulis memberikan judul tulisan ini dengan “Teknik Dasar Permainan Sarune Pakpak Oleh Bapak Kerta Sitakar”. Tulisan ini sekaligus

mengangkat biografi kerta sitakar yang dulunya adalah seorang seniman dan pemain sarune Pakpak.

Referensi

Dokumen terkait

Pulunama adalah teknik memainkan sarune Karo dengan cara menghirup udara melalui rongga hidung dan memasukkan udara ke rongga perut (diafragma), lalu mengeluarkan udara

Metode yang penulis gunakan dalam menjalankan penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif, yaitu menganalisis deskripsi organologi sarune

Untuk mengkaji instrumen sarune Pakpak, penulis mengacu pada teori Khasima Susumu (1978:74) yang mengatakan bahwa ada dua pendekatan (cara) yang dapat dilakukan

Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode ini untuk mengamati proses cara belajar penarune Karo dan teknik memainkan sarune didalam kebudayaan musik

Pulunama adalah teknik memainkan sarune Karo dengan cara menghirup udara melalui rongga hidung dan memasukkan udara ke rongga perut (diafragma), lalu mengeluarkan udara

Untuk seorang yang akan mempelajari memainkan alat musik bansi juga harus belajar circular breathing (Sirkulasi udara), karena didalam solo instrumen maupun ensambel