Hubungan Pengetahuan Gizi Dan Pola Makan Dengan Kejadian Anemia Pada Mahasiswi Fk Uisu Medan Tahun 2015
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hal tersebut dapat diketahui dari hasil penelitian yang menunjukkan bahwa kejadian anemia pada remaja putri dengan tingkat kecukupan gizi (energi, protein dan besi) pada
Menurut Budiyanto (2002), status sosial ekonomi merupakan faktor risiko kejadian gizi buruk dikarenakan rendahnya status sosial ekonomi akan berdampak pada daya beli pangan
Status gizi seseorang dipengaruhi oleh konsumsi pangan keluarga. Pendapatan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi. Data dari WHO pada tahun 2002 sampai 2005 terjadi
Menurut Purwati (2007) beberapa faktor yang menyebabkan seseorang memiliki berat badan lebih antara lain; faktor genetik, pola makan, pengetahuan, dan aktivitas
Remaja putri di MTs Ma’Arif Nyatnyono yang mempunyai pola makan dalam kategori baik tetapi mengalami anemia karena konsumsi gizi yang tidak tepat.. Terjadinya defisiensi
Zat gizi penting yang diperlukan untuk pembentukan protein
Tingkat pengetahuan gizi seseorang akan berpengaruh terhadap sikap dan perilaku dalam memilih makanan, Pengetahuan gizi yang baik diharapkan mempengaruhi konsumsi makanan
Remaja dengan aktivitas sosial yang tinggi akan memperlihatkan peran teman sebaya seperti berkumpul untuk makan di rumah makan yang menyajikan siap saji atau fast food yang pada umumnya