Nama : Vivin Anggraeni NIM : 2014017055 Kelas : 4 A2
Audit terhadap Siklus Jasa Personl : Pengujian
Pengendalian dan Pengujian Substantif
A. Deskripsi Siklus Jasa Personel
Siklus jasa personel terdiri dari 2 sistem informasi akuntansi berikut :
1. Sistem informasi akuntansi penggajian, yang terdiri dari jaringan prosedur berikut :
a. Prosedur pecatatan waktu akhir .
b. Prosedur pembuatan daftar gaji.
c. Prosedur pembuatan gaji .
d. Prosedur distribusi biaya gaji.
2. Sistem informasi akuntansi pengupahan, yang terdiri dari jaringan prosedur berikut :
a. Prosedur pencatatan waku hadir.
b. Prosedur pencatatan waktu kerja.
c. Prosedur pembuatan daftar upah.
d. Prosedur pembayaran biaya upah.
e. Prosedur distribusi upah.
Akun yang dipengaruhi oleh siklus jasa personel adalah :
1. Barang dalam proses – tenaga kerja langsung.
2. Biaya overhead pabrik sesungguhnya.
3. Biaya pemasaran.
4. Biaya administrasi dan umum.
5. Utang pajak penghasilan karyawan.
B. Tujuan Audit terhadap Siklus Jasa Personel
Kelompok Asersi Tujuan Audit terhadap Golongan Asersi Tujuan Audit terhadap Saldo Akun
Keberadaan / keterjadian
Biaya gaji & upah, biaya pajak atas gaji & upah karyawan yang tercatat berkaitan dengan
kompensasi jasa yang diserahkan oleh karyawan selama periode audit.
Saldo utang gaji & upah & utang pajak penghasilan karyawan mencerminkan jumlah yang terutang oleh perusahaan pada tanggal neraca.
Kelengkapan Semua biaya gaji & upah & biaya pajak atas gaji & upah mencakup semua biaya yang terjadi untuk jasa personel selama periode yang diaudit.
Saldo utang gaji & upah & utang pajak penghasilan karyawan mencakup semua kewajiban kepada personel & pemerintah pada tanggal neraca.
Hak & kewajiban Utang gaji & upah & utang
pajak penghasilan karyawan merupakan kewajiban pada tanggal neraca.
Penilaian / alokasi
Semua transaksi yang berkaitan dengan jasa personel telah dicatat dalam jurnal, diringkas &
diposting kedalam akun yang benar.
Biaya gaji & upah dan biaya pajak penghasilan karyawan telah dihitung dan dicatat dengan benar.
Penyajian dan pengungkapan
Rincian transaksi yang berkaitan dengan jasa personel mendukung penyajian akun yang berkaitan dalam laporan keuangan, baik klasifikasinya maupun
pengungkapannya.
Biaya gaji & upah dan biaya pajak penghasilan karyawan telah diidentifikasi dan diklasifikasi dengan semestinya dalam neraca.
C. Perancangan Program Audit untuk Pengujian Pengendalian terhadap Siklus Jasa Personel
1. Fungsi terkait.
2. Dokumen.
3. Catatan akuntansi.
4. Bagan alir sistem informasi akuntansi.
5. Salah saji potensial, aktivitas pengendalian, dan prosedur audit untuk pengujian
pengendalian .
7. Penyusunan program audit.
8. Penjelasan program audit.
Fungsi yang Terkait
1. Fungsi penerima pegawai
2. Fungsi pencatat waktu
3. Fungsi pembuat daftar gaji dan upah
4. Fungsi pembuat bukti kas keluar
5. Fungsi pembayar gaji dan upah
6. Fungsi akuntansi biaya
7. Fungsi akuntansi umum
Dokumen
Dokumen lengkap yang digunakan dalam siklus penggajian dan pengupahan adalah :
1. Dokumen pendukung perubahan gaji dan upah.
2. Kartu jam hadir.
3. Kartu jam kerja.
4. Daftar gaji dan datar upah.
5. Rekap daftar gaji dan rekap dafar upah.
6. Surat pernyataan gaji dan upah.
7. Amplop gaji dan upah.
8. Bukti kas keluar.
Catatan Akuntansi
Catatan akuntansi yang digunakan dalam siklus jasa personel adalah :
1. Jurnal umum.
2. Kartu kos produk.
3. Buku pembantu biaya
4. Kartu penghasilan karyawan.
Aktivitas Pengendalian yang Diperlukan dalam Siklus Jasa Personel 1. fungsi pencatatan waktu hadir harus terpisah dari fungsi oprasi.
a. Setiap orang yang namanya tercantum dalam daftar gaji & upah.
b. Setiap perubahan gaji dan upah karyawan karena perubahan pangkat,
perubahan tari gaji dan upah, tambahan keluarga.
c. Setiap potongan upah dan gaji karyawan selain dari pajak penghasilan
karyawan.
d. Kartu jam hadir.
e. Perintah lembur.
f. Daftar gaji dan upah.
g. Bukti kas keluar untuk pembayaran gaji dan upah.
h. Bukti memorial untuk pembebanan biaya tenaga kerja
3. Penggunaan formulir bernomor urut dan peenggunaanya dipertanggung jawabkan.
4. Pengecekan independen
5. Rekonsiliasi :
Perubahan dalam kartu penghasilan karyawan dengan daftar gaji dan upah karyawan.
Penghitungan pajak penghasilan karyawan dengan kartu penghasilan karywan. 6. Penggunaan kartu penghasilan karyawan sebagai tanda penerimaan gaji dan upah oleh
karyawan
7. Penggunaan panduan akun dan pelaporan biaya tenaga kerja pada waktu yang tepat.
D. Pengujian Substantif terhadap Saldo Akun yang Terkait dengan Siklus Jasa Personel
Saldo akun yang terkait dengan siklus jasa personel adalah :
1. Utang gaji dan upah.
2. Utang pajak penghasilan karyawan .
3. Utang dana pensiun.
4. Utang bonus.
5. Utang komisi
Pengujian substantif yang secara spesifik berlaku terhadap berbagai saldo akun yang
terkait dengan siklus jasa personel terletak pada :
1. Prosedur analitik.
2. Perhitungan kembali utang aji dan upah.
Prosedur analitik terhadap berbagai saldo utang yang berkaitan dengan siklus jasa
personel adalah
1. Perbandingan biaya karyawan gaji.
2. Perbandingan saldo utang yang berkaitan dengan siklus jasa personel yang tercantum
dalam neraca yang diaudit dengan saldo utang tersebut dalam neraca tahu
sebelumnya.
3. Perhitungan ratio biaya pajak penghasilan karyawan dengan total biaya karyawan dan
perbandingan ratio tersebut dengan ratio yang sama tahun sebelumnya.
4. Rekonsiliasi jumlah pajak penghasilan karyawan dengan jumlah yang tercantum
dalam SPT pajak penghasilan karyawan.
.