• Tidak ada hasil yang ditemukan

S KTP 1206316 Chapter5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S KTP 1206316 Chapter5"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

74 Nur Kholifah, 2016

UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA MELALUI MODEL COOPERATIVE LEARNING TEKNIK TIME TOKEN PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

BAB V

SIMPULAN DAN REKOMENDASI

A. Simpulan

Hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai penerapan model

cooperative learning teknik time tokenuntuk meningkatkan keaktifan belajar

siswa pada mata pelajaran TIK kelas VIII di SMP Negeri 1 Bandung. Yang

menjadi fokus penelitian ini adalah keaktifan siswa berdasarkan tiga aspek yaitu,

visual, oral, dan emotional activities. Secara umum dapat disimpulkan,

berdasarkan hasil analisis yang diperoleh dalam penelitian, terdapat pengaruh

yang signifikan terhadap penggunaan model cooperative learning teknik time

tokendenganmetode ceramah pada mata pelajaran TIK di Sekolah Menengah

Pertama.

Secara khusus, hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagaiberikut :

1) Model cooperative learning teknik time token efektif digunakan untuk

meningkatkan keaktifan siswa aspek visual activities yang signifikan pada

mata pelajaran TIK. Hal ini dapat dilihat dari perolehan hasil observasi dan

angket keaktifan siswa yang mengalami peningkatan yang dignifikan dari hasil

posttest setelah diberikan perlakuan model cooperative learning teknik time

token. Hal ini dikarenakan siswa dituntut untuk berpartisipasi aktif dalam

proses pembelajaran, dalam hal ini siswa lebih memperhatikan materi sehingga

siswa lebih mampu menyerap materi yang disampaikan.

2) Model cooperative learning teknik time token efektif digunakan untuk

meningkatkan keaktifan siswa aspek oral activities yang signifikan pada mata

pelajaran TIK. Hal ii dapat dilihat dari perolehan hasil observasi dan angket

keaktifan siswa yang mengalami peningkatan yang signifikan dari hasil

posttest setelah diberikan perlakuan model cooperative learning teknik time

token. Dengan penggunaan model cooperative learning teknik time tokendalam

kegiatan belajar mengajar, siswa mampu mengembangkan kemampuan

berbicara di depan orang lain, serta dapat bertanya atau menjawab pertanyaan

yang diajukan orang lain baik dalam kelompok diskusi ataupun

(2)

75

Nur Kholifah, 2016

UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA MELALUI MODEL COOPERATIVE LEARNING TEKNIK TIME TOKEN PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

3) Model cooperative learning teknik time token efektif digunakan untuk

meningkatkan keaktifan siswa aspek emotional activities yang signifikan pada

mata pelajaran TIK. Hal ini dapat dilihat dari perolehan hasil observasi dan

angket keaktifan siswa yang mengalami peningkatan yang dignifikan dari hasil

posttest setelah diberikan perlakuan model cooperative learning teknik time

token. Hal ini dikarenakan siswa dituntut untuk berpartisipasi langsung dalam

proses pembelajaran, sehingga siswa mempunyai motivasi dan dorongan yang

kuat pada dirinya dalam mengikuti pembelajaran TIK di kelas.

B. Rekomendasi

Berdasarkan hasil penelitian diatas peneliti merekomendasikan bahwa

model cooperative learning teknik time tokendapat menjadi salah satu model

pembelajaran yang dapat digunakan di sekolah yang dapat digunakan pada setiap

mata pelajaran yang syarat akan teori baik pada setiap siswa dan semua tingkat.

Oleh karena itu, dalam penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan

juga kontribusi berupa ide-ide. Semoga penggunaan model cooperative learning

teknik time tokendalam proses pembelajaran dapat menjadi inovasi atau alternatif

untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa. Berikut ini dikemukakan

rekomendasi kepada pihak-pihak yang terkait dengan penelitian ini diantaranya:

1) Bagi Siswa

Penggunaan model cooperative learning teknik time token diharapkan siswa

dapat memberikan kontribusi lebih dalam proses pembelajaran, dengan berani

menyampaikan pendapatnya, lebih memperhatikan materi yang disampaikan guru,

serta aktif dalam mengikuti diskusi bersama teman lainnya.

2) Bagi Guru

Penggunaan model cooperative learning teknik time token dapat

memberikan inovasi baru pada guru dalam menciptakan suasana belajar yang

menarik dan menyenangkan. Selain itu guru pun harus memperhatikan lebih

sering kepada siswanya dan lebih mendekatkan siswanya secara individu agar

(3)

76

Nur Kholifah, 2016

UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA MELALUI MODEL COOPERATIVE LEARNING TEKNIK TIME TOKEN PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

3) Bagi Peneliti Selanjutnya

Bagi peneliti seanjutnya diharapkan dapat mengembangkan lebih lanjut

variabel-variabel yang akan dikaji mengenai model cooperative learning teknik

time token terhadap keaktifan belajar siswa pada aspek lainnya. Selain itu, dalam

teknisnya bagi peneliti selanjutnya agar menyesuaikan kupon waktu berbicara

dengan jam pelajaran yang digunakan dalam penelitian, kegiatan pembelajaran

yang lebih tersusun dan pemberian tugas setiap kelompok harus lebih disesuaikan

Referensi

Dokumen terkait

Penggunaan Virtual Learning dengan Menggunakan Aplikasi Skype Terhadap Hasil Belajar Siswa Ranah Kognitif Aspek Mengingat (C1) pada Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN VIRTUAL LEARNING DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI SKYPE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI.. Universitas

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN E-LEARNING DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI EDMODOTERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN TIK DI SMA 8 PASUNDAN.. Universitas Pendidikan Indonesia |

Rancang Bangun Multimedia Pembelajaran Interaktif Game Labirin Berbasis Model Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran Jaringan Komputer. Universitas Pendidikan Indonesia |

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Universitas Pendidikan Indonesia

Visi mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yaitu agar siswa dapat menggunakan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi secara tepat dan optimal

Pengaruh Penggunaan Bahan Ajar Berprogram Tipe Branching Melalui Aplikasi Flash Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Teknologi Informasi Dan Komunikasi.

Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual pada Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi di SMP se-Kecamatan Sukasari Bandung. Universitas Pendidikan Indonesia |