• Tidak ada hasil yang ditemukan

01MKpI2006 Pej APBN 2006

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "01MKpI2006 Pej APBN 2006"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI

REPUBLIK INDONESIA

K E P U T U S A N M E N T E R I N E G A R A R I S E T D A N T E K N O L O G I NOMOR 01/M/Kp/I/2006

Tentang

P E N E T A P A N P E J A B A T P E N G E L O L A ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA (APBN) K E M E N T E R I A N N E G A R A R I S E T D A N T E K N O L O G I

TAHUN ANGGARAN 2006

MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA

M en imb an g

: a. b ah w a d ala m r an g k a p elak s an aan A n g g ar an P en d ap atan

clan Belanja Negara (APBN) khususnya bagian anggaran 42

Tahun Anggaran 2006 dipandang perlu menetapkan pejabat

pengelola Anggaran di lingkungan Kementerian Negara

Riset dan Teknologi Tahun Anggaran 2006 b ah w a d ala m

r an g k a p elak s an aan An g g ar an P en d ap atan d an Belanja

Negara (APBN) khususnya bagian anggaran 42 Tahun Anggaran

2006 dipandang perlu menetapkan pejabat pengelola Anggaran

di lingkungan Kementerian Negara Riset dan Teknologi

Tahun Anggaran 2006;

b.

bahwa sehubungan dengan itu mereka yang namanya

tercantum pada lajur 2 lampiran 1 Keputusan ini dianggap

memenuhi syarat untuk melaksanakan tugas tersebut, dalam

jabatan sebagaimana tercantum dalam lajur 6 lampiran 1

Keputusan ini;

Mengingat

: 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan

Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 47,

Tambahan Lembaran Negara Nomor 4287);

2. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan

Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5,

Tambahan Lembaran Negara Nomor 4355);

3. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan

Pengelolaan clan Tanggungjawab Keuangan Negara (Lembaran

Negara Republik Indonesia Nomor 66, Tambahan Lembaran

Negara Nomor 4400);

(2)

Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2006

(Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 133, Tambahan

Lembaran Negara Nomor 4571);

5. Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2004 tentang Penyusunan

Rencana. Kerja dan Anggaran Kementerian Negara / Lembaga;

6.

Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang

Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Kementerian Negara sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2005;

7.

Keputusan Presiden Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2005 Tentang Pe rubahan Ketiga atas Ke putusan Pre side n Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah;

8.

Keputusan Presiden Nomor 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pe la k s a n a an An g g a r a n P e n da p a t a n c l a n Be la n j a Ne ga r a sebagaimana diubah dengan Keputusan Presiden No. 72 Tahun 2004;

9.

Keputusan Menteri Keuangan Nomor 217/KMK.03/1990 tentang M e k a n i s m e P e m b a y a r a n D a l a m P e l a k s a n a a n A n g g a r a n Pendapatan dan Belanja Negara sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 53 1 /KMK.03/2000;

6.

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 96/PMK.06/2005 tentang Petunjuk Penyusunan, Penelaahan, Pengesahan clan Revisi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2006;

7.

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 134/PMK.06/2005 tentang

Pedoman Pembayaran dalam Pelaksanaan APBN;

8.

Pe raturan Menteri Negara Rise t dan Te knologi Re publik Indonesia Nomor 0l/M/PER/VIII/2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Negara Riset dan Teknologi;

MEMUTUSKAN

Menetapkan :

KEPUTUSAN MENTERI NEGARA RISET DAN

(3)

PERTAMA

:

Mengangkat mereka yang namanya tercantum pada lajur 2

lampiran 1 Keputusan ini sebagai pejabat pengelola anggaran di

lingkungan Kementerian Negara Riset dan Teknologi, yang

anggarannya termasuk bagian anggaran 42 Kementerian

Negara Riset dan Teknologi Tahun Anggaran 2006, dalam

jabatan seperti tercantum dalam lajur 6 lampiran 1 keputusan ini.

KEDUA

:

Para pejabat pengelola anggaran sebagaimana, dimaksud

dalam lajur 6 Lampiran I keputusan ini,

bertanggungjawab atas segala pelaksanaan tugas

masing-masing seperti tercantum dalam lajur 3 Lampiran

2 Keputusan ini.

KETIGA

:

Keputusan ini berlaku sejak tanggal 2 Januari 2006

sampai dengan tanggal 31 Desember 2006, dengan

ketentuan apabila di kemudian

hari terdapat

kekeliruan akan diadakan perubahan sebagaimana

mestinya.

SALINAN Keputusan ini disampaikan kepada Yth;

1.

Menteri Keuangan;

2.

Badan Pemeriksa Keuangan;

3.

Direktur Jenderal Anggaran dan Perimbangan Keuangan;

4.

Direktur Jenderal Perbendaharaan Negara;

5.

Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan;

6.

Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Jakarta I

PETIKAN Keputusan ini disampaikan kepada yang bersangkutan untuk diketahui dan

dipergunakan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Jakarta

Pada tanggal, 9 Januari 2006

MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI,

ttd.

(4)

LAMPIRAN 1

KEPUTUSAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI NOMOR 01/M/Kp/I/2006

Tanggal 3Januari 2006

PEJABAT PENGELOLA APBN KEMENTERIAN NEGARA RISTEK TAHUN ANGGARAN 2006

No

NAMA

NIP

Pangkat/Golongan

Jabatan

Sebagai

1

2

3

4

5

A

SATUAN KERJA MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI

1

Dr. Hudi Hastowo

330001103 Pembina

Utama

Madya /IV.d

Sekretaris Menteri Negara Riset dan

Teknologi

Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)

2

Drs. Bambang Wahju Hidayat

680000689 Penata Tk. I MIA

Kepala Sub Bagian Perbendaharaan,

Biro Perencanaan dan

Keuangan

Bendahara Pengeluaran (BP)

3

Drs.Mujianto

050053296 Pembina Tk.I /IV.b

Kepala Bagian Pembukuan dan

Perbendaharaan, Biro

Perencanaan dan Keuangan

Pejabat Penerbit Surat Perintah

Membayar

(SPM)

4

In Ihsan Mahyudin, M.T

680001310 Pembina IV/a

Kepala Bagian Verifikasi Anggaran,

Biro Perencanaan dan

Keuangan

Pejabat Penguji Surat Permintaan

Pembayaran

(SPP)

B

SATUAN KERJA KEDEPUTIAN BIDANG PERKEMBANGAN RIPTEK

1

Dr. In Bambang Sapto

Pratomosunu, M.Sc.

370000062 Pembina Utama

Madya/IV.d

Deputi Menteri Negara Ri

p

tek Bidang

Perkembangan Riptek

Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)

2

Drs. Sukimo,

NM

300000414 Pembina/IV.a

Kepala Sub Bidang Ilmu Hukum,

Deputi Bidang

Perkembangan Riptek

Bendahara Pengeluaran (BP)

3

Drs.Mujianto

050053296 Pembina Tk.I /IV.b

Kepala Bagian Pembukuan dan

Perbendaharaan, Biro

Perencanaan dan Keuangan

Pejabat Penerbit Surat Perintah

Membayar

(SPM)

4

Ir. Ihsan Mahyudin, M.T

680001310 Pembina IV/a

Kepala Bagian Verifikasi Anggaran,

Biro Perencanaan dan

Keuangan

Pejabat Penguji Surat Permintaan

Pembayaran

(SPP)

C

SATUAN KERJA KEDEPUTIAN BIDANG DINAMIKA MASYARAKAT

(5)

Firdausy,

MA, APU

IV.e

Bidang Dinamika Masyarakat

(KPA)

2

Ujang Atjep, S.Sos

180002074

Penata Muda Tk.

I/III.b

Staf Asdep Urusan

Pengembangan Budaya Iptek,

Deputi

Bidang Dinamika Masyarakat

Bendahara Pengeluaran (BP)

3

Drs.Mujianto

050053296

Pembina Tk.I

/IV.b

Kepala Bagian Pembukuan

dan Perbendaharaan, Biro

Perencanaan dan Keuangan

Pejabat Penerbit Surat

Perintah Membayar

(SPM)

4

Ir. Ihsan Mahyudin, M.T

680001310

Pembina IV/a

Kepala Bagian Verifikasi

Anggaran, Biro Perencanaan

dan

Keuangan

Pejabat Penguji Surat

Permintaan Pembayaran

(SPP)

D

SATUAN KERJA KEDEPUTIAN BIDANG PROGRAM RIPTEK

1

Dr. Ir. Bambang Setiadi,

MS

680000124

Pembina Utama

Madya

/IV.d

Deputi Menteri Negara Ristek

Bidang Program Riptek

Kuasa Pengguna Anggaran

(KPA)

2

Drs. Gatot Pancoro

050057962

Penata /III.c

Kepala Sub Bagian Data, Biro

Perencanaan dan Keuangan

Bendahara Pengeluaran (BP)

3

Drs.Mujianto

050053296

Pembina Tk.I

/IV.b

Kepala Bagian Pembukuan

dan Perbendaharaan, Biro

Perencanaan dan Keuangan

Pejabat Penerbit Surat

Perintah Membayar

(SPM)

4

Ir. Ihsan Mahyudin, M.T

680001310

Pembina IV/a

Kepala Bagian Verifikasi

Anggaran, Biro Perencanaan

dan

Keuangan

Pejabat Penguji Surat

Permintaan Pembayaran

(SPP)

E

SATUAN KERJA KEDEPUTIAN BIDANG PENGEMBANGAN SIPTEKNAS

I

Prof. Dr. Ir. Tien

Ruspriatin

Muchtadi, MS

130604331

Pembina Utama

Madya

/IV.d

Deputi Menteri Negara Ristek

Bidang Pengembangan

SIPTEKNAS

Kuasa Pengguna Anggaran

(KPA)

2

Dra. Nurlaila

050046459

Penata Tk.I/III.d

Kepala Sub Bagian Kas, Biro

Perencanaan dan Keuangan

Bendahara. Pengeluaran

(BP)

(6)

/IV.b

dan Perbendaharaan, Biro

Perencanaan dan Keuangan

Perintah Membayar

(SPM)

4 Ir. Ihsan Mahyudin, M.T 680001310 Pembina IV/a Kepala Bagian Verifikasi

Anggaran, Biro Perencanaan dan Keuangan

Pejabat Penguji Surat Permintaan Pembayaran (SPP)

F

SATUAN KERJA KEDEPUTIAN BIDANG PENDAYAGUNAAN DAN PEMASYARAKATAN IPTEK

1

Dr. In Idwan Suhardi

680000447 Pembina Utama

Muda/IV.c

Deputi Menteri Negara. Ristek

Bidang Pendayagunaan dan

Pemasyarakatan Iptek

Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)

2

Janu Kriswanto, BBM

180002892 Penata Tk.1/III.d

Kepala Sub Bidang Sosialisasi Iptek,

Asisten Deputi Kajian

Mekanisme Difusi Iptek

Bendahara Pengeluaran (BP)

3

Drs.Mujianto

050053296 Pembina Tk.I /IV.b

Kepala Bagian Pembukuan dan

Perbendaharaan, Biro

Perencanaan dan Keuangan

Pejabat Penerbit Surat Perintah

Membayar

(SPM)

4

In Ihsan Mahyudin, M.T

680001310 Pembina IV/a

Kepala Bagian Verifikasi Anggaran,

Biro Perencanaan dan

Keuangan

Pejabat Penguji Surat Permintaan

Pembayaran

(SPP)

G

SATUAN KERJA PUSAT PENELITIAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI

1

Dr. Ing. Surjatin Wiriadidjaja

680000267 Pembina Utama

Muda/

IV.c

Asisten Deputi Urusan PUSPIPTEK,

Deputi Bidang

Pengembangan SIPTEKNAS

Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)

2

Slamet Suranto

680003107 Pengatur Tk. I/II.d

Staf Bidang Umum, Asisten Deputi

Urusan PUSPIPTEK

Bendahara Pengeluaran (BP)

Ditetapkan di Jakarta

Pada tanggal, 9 Januari 2006

MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI, TTD.

(7)

LAMPIRAN II

KEPUTUSAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI

NOMOR 01/ /M/Kp/I/2006

Tanggal 3

Januari 2006

PEJABAT PENGELOLA APBN KEMENTERIAN NEGARA RISTEK TAHUN ANGGARAN 2006

No. Jabatan Tugas

1 2 3

1 Kuasa Pengguna Anggaran a. Menetapkan pejabat - pejabat pengelola anggaran di Satuan Kerja yang dipimpinnya

b. Menyusun Petunjuk Operasional Kegiatan (POK) pada Satuan Kerja yang dipimpinnya

c. Melakukan pengawasan terhadap tugas-tugas yang dilakukan/dilaksanakan oleh Pejabat pengelola anggaran di Satuan Kerja yang dipimpinnya.

d. Menyusun dan menyampaikan laporan keuangan/Neraca.

e. Menandatangani cek atas beban anggaran Satuan Kerja yang dipimpinnya

f. Bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan pada Satuan Kerja yang dipimpinnya kepada Pengguna Anggaran.

2 Bendahara Pengeluaran a. Menerima, menyimpan, membayarkan, menatausahakan, dan mempertanggungjawabkan uang untuk keperluan belanja negara dalam rangka pelaksanaan APBN atas anggaran yang dikelolanya.

b. Meneliti kelengkapan perintah pembayaran dari Kuasa Pengguna Anggaran

c. Menguji kebenaran perhitungan tagihan yang tercantum dalam perintah pembayaran

d. Menguji ketersediaan dana dalam DIPA pada Kegiatan dan MAK yang ditunjuk dalam SPP.

e. Wajib menolak perintah bayar dari Kuasa Pengguna Anggaran apabila persyaratan pada butir b,c,d tidak terpenuhi

f. Menandatangani kuitansi atas pembayaran yang dilakukan yang membebani anggaran yang dikelolanya.

g. Membukukan semua transaksi keuangan yang dikelolanya kedalam Buku Kas Umum dan Buku Pembantu lainnya.

(8)

i. Membuat laporan keadaan kas atas mutasi keuangan yang dilakukan setiap bulan

j. Menandatangani cek atas beban anggaran Satuan Kerja yang dipimpinnya

k. Bertanggungjawab secara pribadi atas pembayaran yang dilaksanakannya.

3 Bendahara Penerima a. Menerima, menyimpan, menerima, menatausahakan, dan mempertanggungjawabkan uang yang dikelolanya.

b. Membukukan semua transaksi keuangan yang dikelolanya kedalam Buku Kas Umum dan Buku Pembantu lainnya.

c. Membuat laporan penerimaan dan menyetorkannya ke kas negara

d. Membuat laporan keadaan kas atas mutasi keuangan yang dilakukan setiap bulan

e. Menandatangani cek atas beban anggaran Satuan Kerja yang dipimpin.

f Bertanggungjawab secara pribadi atas penerimaan dan penyetoran yang dilaksanakan.

4 Pejabat Penerbit Surat Perintah Membayar

a. Melakukan pengujian Substansi, meliputi:

1 Memeriksa kebenaran perhitungan tagihan yang tercantum dalam SPP

2 Memeriksa ketersediaan dana dalam DIPA pada Satuan Kerja yang ditunjuk dalam SPP tersebut.

3 Memeriksa kontrak/SPK pengadaan barang/jasa.

4 Memeriksa bukti pengeluaran dan/atau Surat Pernyataan Tanggungjawab Belanja (SPTB) dari Pejabat PembuatMemeriksa bukti pengeluaran dan/atau Surat Pernyataan Tanggungjawab Belanja (SPTB) dari Pejabat Pembuat

Komitmen terhadap kebenaran dan kelengkapan bukti pertanggungjawaban

Komitmen terhadap kebenaran dan kelengkapan bukti pertanggungjawaban

5 Memeriksa kebenaran perhitungan pajak beserta Surat Setoran Pajaknya

b. Melakukan Pengujian Formal, meliputi:

1 Memeriksa tanda tangan Pejabat Pembuat Komitmen dan Bendahara Pengeluaran/Pemegang Uang Muka

2 Memeriksa penulisan/pengisian jumlah uang dalam angka dan huruf dalam kuitansi

(9)

d. Menerbitkan Surat Perintah Membayar (SPM) apabila SPP telah memenuhi persyaratan, atau menolak SPP apabila belum sesuai dengan persyaratan.

5 Pejabat Penguji SPP a. Meneliti kelengkapan perintah pembayaran yang diterbitkan oleh Pengguna Anggaran / Kuasa Pengguna Anggaran;

b. Menguji kebenaran perhitungan tagihan atas beban APBN yang tercantum dalam perintah pembayaran;

c. Menguji ketersediaan dana dalam DIPA pada Kegiatan dan MAK yang ditunjuk dalam SPP.

d. Menolak pencairan dana, apabila perintah pembayaran yang diterbitkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen dan Bendahara Pengeluaran/Pemegang Uang Muka tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

6 Pejabat Pembuat Komitmen a Menyusun rencana pengadaan barang/jasa yang telah mendapat persetujuan Kuasa Pengguna Anggaran untuk disampaikan kepada panitia pengadaan barang/jasa guna proses lebih lanjut.

b Menetapkan dan mengesahkan hasil pengadaan panitia/pejabat pengadaan sesuai kewenangannya;

c Menyiapkan dan melaksanakan perjanjian/kontrak dengan pihak penyedia barang/jasa.

d Menandatangani perjanjian/kontrak dengan pihak penyedia barang/jasa;

e Menandatangani kuitansi yang berkaitan dengan surat bukti yang menjadi dasar pengeluaran atas kegiatan yang dikelolanya dan bertanggungjawab terhadap kebenaran material dan akibat yang timbul dari penggunaan surat bukti dimaksud;

f Mengendalikan pelaksanaan perjanjian/kontrak;

g Melaporkan pelaksanaan/penyelesaian pengadaan barang/jasa kepada Kuasa Pengguna Anggaran;

h Mengajukan Surat Permintaan Pembayaran (SPP): Penggantian Uang Persediaan (GU), Langsung (LS), kepada Kuasa Pengguna Anggaran;

i. Menyerahkan aset hasil pengadaan barang/jasa dan aset lainnya kepada Kuasa Pengguna Anggaran dengan berita acara penyerahan melalui Penanggungjawab Kegiatan;

j. Membuat laporan realisasi anggaran atas dana kegiatan yang dikelolanya kepada Kuasa Pengguna Anggaran gunaMembuat laporan realisasi anggaran atas dana kegiatan yang dikelolanya kepada Kuasa Pengguna Anggaran guna

penyusunan Neraca;

penyusunan Neraca;

k. Membuat laporan mutasi barang triwulanan yang disampaikan ke Kuasa Pengguna Anggaran melaluiMembuat laporan mutasi barang triwulanan yang disampaikan ke Kuasa Pengguna Anggaran melalui

Penanggungjawab Kegiatan dan tembusan disampaikan ke Sekretaris Menteri c.q. Biro Umum;

Penanggungjawab Kegiatan dan tembusan disampaikan ke Sekretaris Menteri c.q. Biro Umum;

(10)

m. Bertanggungjawab atas dokumen yang berkaitan dengan surat bukti yang menjadi dasar pengeluaran atas bebanBertanggungjawab atas dokumen yang berkaitan dengan surat bukti yang menjadi dasar pengeluaran atas beban

APBN, dan bertanggungjawab atas kebenaran material dan akibat yang timbul dari penggunaan surat bukti

APBN, dan bertanggungjawab atas kebenaran material dan akibat yang timbul dari penggunaan surat bukti

dimaksud .

dimaksud .

7 Unit Pelayanan Pengadaan Barang / Jasa

a Menyusun jadual dan menetapkan cara pelaksanaan serta lokasi pengadaan;

b Menyusun dan menyiapkan harga perkiraan sendiri (HPS);

c Menyiapkan dokumen pengadaan;

d Mengumumkan pengadaan barang/jasa melalui media cetak dan papan pengumuman resmi untuk penerangan umum, dan jika memungkinkan melalui media elektronik;

e. Menilai kualifikasi penyedia melalui pascakualifikasi atau prakualifikasi;

f. Melakukan evaluasi terhadap penawaran yang masuk;

g. Mengusulkan calon pemenang;

h. Membuat laporan mengenai proses dan hasil pengadaan kepada pengguna barang/jasa;

i. Menandatangani pakta integritas sebelum pelaksanaan pengadaan barang/jasa dimulai.

8 Tim Penerima Barang/Jasa a Mengecek dan menghitung volume barang/jasa sesuai dengan kontrak/SPK;

b Mencocokkan spesifikasi barang/jasa yang diterima dengan spesifikasi dalam kontrak/SPK;

c Membuat berita acara hasil pemeriksaan fisik barang/jasa yang diterima dan menyerahkan hasil pemeriksaan barang/jasa tersebut kepada Pejabat Pembuat Komitmen dengan tembusan disampaikan kepada Biro Umum c.q Bagian Rumah Tangga.

Ditetapkan di Jakarta

Pada tanggal, 9 Januari 2006

MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI,

ttd.

(11)

Referensi

Dokumen terkait

pelaksanaan transaksi baik pemasukan bahan baku yang berkaitan dengan data pemasukan bahan baku atau data pengeluaran bahan baku yang berkaitan dengan bukti pemakaian

Bukti pengeluaran serta akibat yang timbul dari surat bukti dimaksud, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Demikian surat pernyataan ini

Bukti pengeluaran serta akibat yang timbul dari surat bukti dimaksud, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Demikian surat pernyataan ini

Saya yang bertanda tangan dibawah ini menyatakan bahwa bertanggung jawab secara formal dan material atas kebenaran realisasi penerimaan dan pengeluaran Dana

yang mengesahkan tanggal berangkat/tiba, serta bendahara Pengeluaran bertanggungjawab berdasarkan peraturan-peraturan Keuangan Negara apabila negara menderita rugi akibat

(15) Pertanggungjawaban atas penggunaan dana kebutuhan BTT untuk bantuan sosial yang tidak dapat direncanakan sebelumnya dengan melampirkan bukti-bukti pengeluaran

Tidak ada formulir bukti keluar material atau BKB yang memiliki nomor formulir terurut dan juga sistem otorisasi pada formulir permintaan pengeluaran material atau FPB yang

Kegagalan prarenal terjadi akibat keadaan yang tidak berkaitan dengan ginjal, tetapi yang merusak ginjal dengan keadaan yang tidak berkaitan dengan ginjal, tetapi